Posts Tagged ‘Thomas Alva Edison’

Mengapa Anda harus mematikan lampu waktu tidur malam, termasuk lampu kamar mandi?

Agustus 6, 2008

“Yang ini cuma patung, bukan benaran”

Andaikan Thomas Alva Edison diizinkan Tuhan datang ke bumi dan berkeliling dunia, jika menginap di hotel pastilah tidur malamnya terganggu. Bahkan, bisa terkena insomnia. Soalnya, pada zamannya orang tidur malam dalam keadaan gelap gulita dan sehat-sehatlah manusia pada zaman itu. Alam ini memang sudah mengatur, ada siang dan ada malam. Di malam hari bumi hanya disinari cahaya rembulan penuh di bulan purnama dan selanjutnya bumi gelap gulita.

Soal tidur baru dapat dijelaskan secara fisiologis pada tahun 1930-an. Lalu, setelah penemuan tentang gerak cepat mata (rapid eye movement atau REM) tahun 1950-an, terjadilah kemajuan besar dalam pemahaman kita tentang tidur.Tidur kita biasanya dibagi ke dalam beberapa fase, berdasarkan perbedaan aktivitas otak sepanjang malam. Selama fase-fase ini tubuh kita memperbaiki diri dan memori kita disusun (diorganisasi) kembali.

”Yang ini bermimpi masuk surga”

Dalam keadaan gelap gulita tubuh mengeluarkan hormon melatonin dalam sisten kekebalan tubuh kita. Melatonin pertama kali diidentifikasi setelah berhasil diisolasi sekitar 50 tahun lalu. Melatonin adalah zat kimia yang bertugas mengatur irama harian, yaitu pola terjaga dan tidur kita, fungsi imunitas, dan pencegahan kanker. Melatonin tidak langsung menyebabkan orang tertidur. Melatonin hanyalah “membuka pintu gerbang” untuk tidur.

Donna Gate dalam tulisannya “Sleep Starts in Your Brain” menyatakan, bahwa kelenjar kecil pineal di otak, terkadang disebut “mata ketiga”, adalah penghasil hormon melatonin. Kelenjar ini justru membutuhkan kegelapan untuk memproduksi melatonin. Melatonin-lah yang mengatakan kepada tubuh kita saatnya pergi tidur malam. Lagi-lagi, otaklah yang senyatanya mengendalikan hidup kita.

“Yang ini bantal imajinasi, tak bisa pulas tertidur”

(Sumber: http://www.blogiseverything.com.lap_pillow01)

Cahaya lampu sekecil apa pun di malam hari yang terpapar kepada tubuh kita akan mengganggu ritme harian serta produksi melatonin dan seratonin oleh kelenjar pineal di otak. Sebaiknya lampu kamar mandi pun dimatikan. Biarlah cahaya alami seperti cahaya bulan membuat Anda tidak terantuk atau menabrak-nabarak. Jika Anda ke kamar mandi waktu tidur malam, sekali Anda menyalakan lampu, terhentilah seluruh produksi melatonin yang membantu tidur Anda. (Joseph Mercola, 2008. 33 Secrets to a Good Night’s Sleep pada www.mercola.com). Nah, bersyukurlah orang-orang di kampung-kampung di seluruh negeri yang hidup sesuai kodrat alam. Mereka tidak menjadi korban kemajuan teknologi listrik.

“Yang ini posisi siap meloncat jika ada serangan mendadak”

(Sumber: http://www.sleepfoundation.orgg)

Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. (Lihat juga artikel A.F.Wiechmann, C.F.Chignell, dan Joan E Roberts, “The Influence of Dietary Melatonin on Photoreceptor Survival in the Rat Retina: An Ocular Toxicity Study”, Februari 2008, dalam www.pubmedcentral.nih.gov.articlerender.fcgi).

Joseph Mercola tidak menganjurkan orang mengkonsumsi tablet hormon melatonin yang dijual untuk merangsang rasa kantuk. Ia sarankan agar kita tingkatkan keterpaparan tubuh kita terhadap cahaya matahari di siang hari. Dan, pada malam hari tidur dalam keadaan benar-benar atau secara mutlak gelap gulita. (Wah, bisa nabrak sana-sini!) Karena itu, jika Anda ragu, pakailah penutup mata waktu tidur malam.

“Yang ini terpaksa pakai penutup mata”

(Sumber: http://www.wrapables.com)

Di samping membantu tidur malam, melatonin memainkan peran lain dalam tubuh kita. Ia adalah antioksidan yang berperan menurunkan risiko kanker dan meningkatkan imunitas tubuh yang sama ampuhnya dengan vitamin C. Kekurangan jumlah melatonin menyebabkan orang terkena risiko sulit tidur, badan lesu dan malas, depresi, penyakit, dan melemahkan sistem lain dalam tubuh. (Sumber: www.bodyecology.com). Berbagai studi terakhir menunjukkan bahwa orang yang cukup tidur cenderung berumur lebih panjang.

“Yang ini benar-benar tenggelam”

(Sumber: blogspot.com)

Mark Stibich (dalam www.longevity.about.com) menyatakan bahwa orang yang bekerja di malam hari berisiko lebih besar terkena kanker payudara dan usus besar. Para peneliti percaya bahwa kaitan ini disebabkan oleh tingkatan melatonin yang berbeda pada tiap orang yang terpapar cahaya waktu malam. Cahaya lampu di malam hari mengurangi tingkat melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk dan yang melindungi kita dari kanker. Melatonin tampaknya menekan pertumbuhan tumor.

“Yang ini mungkin belum tertidur. Wong tampang orang ketawa”

(Sumber: http://www.hibermate.comm)

Pine Street Foundation dalam “Avenues” tahun 2005 (www. PineStreetFoundation. org) menyatakan, beberapa studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan perubahan aktivitas sel imun tubuh. Satu studi tentang pertumbuhan tumor pada tikus menemukan, ukuran tumor mencapai puncak lebih cepat pada tikus yang kurang tidur. Mudah-mudahan studi lanjut akan memperjelas hubungan antara tidur dan peran sistem imunitas dalam mengontrol pertumbuhan dan ukuran tumor.

Percayakan Anda bahwa tidur malam tanpa lampu dalam keadaan gelap gulita membuat Anda lebih sehat dan bugar? Kalau percaya, selamat tidur bergelap ria!

(Sumber: Info Kesehatan 28 Maret 2007 halaman 14; www.mercola.com; www. pubmedcentral.nih.gov.articlerender.fcgi; www.bodyecology.com; Pine Street Foundation dalam “Avenues” tahun 2005: www.PineStreetFoundation.org)

Iklan

andy

Sakit kanker

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano serang sel kanker

Kartu nama Yuni Juni 2015.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Iklan

Albert Einstein bodoh?

Juli 9, 2008

Apakah Albert Einstein bodoh?

Inilah tokoh terkenal yang dianggap bodoh di sekolah!

Oleh S.Belen

Ada banyak cerita tentang orang-orang terkenal yang dianggap bodoh waktu masih kecil. Winston Churchill, perdana menteri Inggris di Perang Dunia II, pemimpin dan orator amat hebat abad ke-20, tampak bodoh waktu masih kecil. Dia mendapat nilai buruk di sekolah. Dia juga gagap kalau berbicara. Sampai-sampai ayahnya berpikir, bahwa bila dewasa ia tidak akan dapat hidup di Inggris.

Bethoven diremehkan gurunya karena ia tidak bisa membuat perkalian dan pembagian.

Charles Darwin, pendekar teori Evolusi, berprestasi amat buruk di sekolah. Teorinya amat hebat. Tahun lalu saya mendapatkan buku aslinya The Origin of Species, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Betapa hebat literatur dan hasil riset yang mendukung teorinya. Semua hasil riset dan opini yang berkembang 100 tahun lalu itu telah ditelusuri dan ditelaahnya. Tetapi, waktu masih duduk di bangku sekolah, ayahnya pernah mengatakan, ia hanya memalukan keluarga.

Rapor Stephen Hawking, astronom penemu lubang hitam (black hole), yang masih hidup sampai sekarang di University of Cambridge, Inggris, pada merah waktu di SMA. Ayahnya amat frustrasi.

G.E.Chesterton, penulis kenamaan, tidak dapat membaca sampai di kelas 3. Seorang gurunya pernah mengatakan kepada anak berbadan gemuk ini: “Jika saja kami dapat membelah kepalamu, mungkin kami tak akan menemukan otak di sana, kecuali segumpal lemak putih.” Emile Zola, sastrawan besar, mendapat nilai nol dalam ujian akhir sastra. Bahkan, seorang guru memukulnya karena menganggap ia suka “bingung” dan mengajukan terlalu banyak pertanyaan.

Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson bahkan belum bisa membaca sampai berusia 11 tahun.

Guru Thomas Alva Edison, penemu listrik, menyebutnyaanak dungu.

Namun kemudian si anak dungu menjadikan “bumi terang pada malam hari”. Ia mencoba 5000 lebih eksperimen berbeda tanpa hasil. Tapi, pada percobaannya yang ke-10 000, tiba-tiba cahaya muncul. Si anak dungu berhasil!

Pernah orang tua Albert Einstein amat cemas terhadap prestasi sekolah Einstein yang sangat rendah. Nilai yang baik hanya untuk pelajaran Matematika. Namun, awal SMA malah gagal dalam pelajaran ini. Ia suka melamun. Suatu saat gurunya memintanya berhenti sekolah:“Albert, kamu bodoh sekali. Kamu tak bakalan jadi orang nanti.” Waktu berusaha masuk Institut Politeknik Swiss, ia malah gagal tes dan harus pindah ke sebuah sekolah di kota kecil, dan indekos di rumah salah seorang gurunya. Setelah satu tahun belajar di sekolah itu, ia berhasil lolos tes masuk institut politeknik yang menjadi idamannya.

Lihatlah, betapa keliru penilaian guru dan orang tua terhadap potensi anak. Kazuo Murakami membuktikan, bahwa setiap orang punya gen-gen positif yang 90-95% di antaranya tertidur.

Gen-gen itu tetap tertidur, tak kunjung terbangunkan, karena stimulasi yang diberikan tidak cocok dengan gaya belajarnya.Para tokoh itu telah mengukirnamanya yang abadi dalam sejarah.

(Sumber: Diolah & ditambah dari Readers’ Digest, dalam tulisan Frank Michalic SVD dan foto-foto dari Internet)

Iklan

900x900px-LL-9edbea21_smooth-moves

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan asam urat anda

Kartu nama Yuni Juli 2015