Posts Tagged ‘sirup’

Surat penderita sakit jantung koroner tentang sirup herbal yang kami buat

Juni 24, 2015

Katerisasi jantung

Proses katerisasi pembuluh arteri koroner

 

EMAIL DARI MELATI

 

12 Juni 2015

Melati

to me

Dear Pak S Belen,
Perkenalkan nama saya Melati, usia 42 tahun. Saya baca blog bapak tentang perlukah operasi pasang ring dan bypass, dan tertarik untuk mengetahui tentang Sano.  Apakah Sano memang bermanfaat untuk jantung seperti yang bapak ceritakan? Mohon maaf apabila saya bertanya ini, karena saya hanya ingin memastikan. Saya baru saja dari dokter jantung dengan keluhan ringan seperti dada kadang terasa berat, nafas kadang pendek. tapi tidak berat sama sekali. Setelah tes treadmill, katanya terdapat penyempitan pembuluh darah dan disarankan untuk kateter dan tindakan-tindakan selanjutnya. Saya sangat terpukul, karena saya baru awal 40, tidak gemuk, tidak merokok. Memang kolesterol agak tinggi, sekitar 220 total. Anak-anak saya juga masih kecil-kecil. Orang tua dan nenek saya pun baik-baik saja dan tidak ada masalah jantung.

Tindakan invasif yang disarankan membuat saya stres, karena tentunya bukan tanpa risiko. Saya kan mencari second dan third opinions.   Tentu saja saya ingin sembuh.. Saya mencari alternatif cara lain yang cukup aman tapi dapat menyembuhkan. Cerita bapak di blog cukup membuat saya optimis, masih ada cara lain yang lebih alami.

Mohon share bapak lebih lanjut dan di Jakarta Selatan di mana saya bisa mendapatkan Sano.

Terima kasih banyak

Salam
Melati

Treadmill pasien sakit jantung

Tes treadmill pasien sakit jantung koroner

 

 

S Belen
Jun 13
to Melati

Terima kasih, mbak Melati. Membaca email mbak saya merasa trenyuh. Masih muda, anak-anak masih kecil, lalu masuk ke perangkap tipu-tipu rumah sakit.

Apa yang saya tulis di blog itu berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil-hasil riset di mancanegara dengan sampel ribuan orang.

Sejak mengalami serangan jantung saya lebih percaya rumah sakit dan dokter. Dari rumah sakit Mitra Keluarga, ke rumah sakit Haji, dan akhirnya mendarat di rumah sakit terkenal di Jakarta setelah mendapatkan informasi bahwa rumah sakit ini menerima pasien Askes (saya PNS di Balitbang Kemdikbud). Karena amat percaya rumah sakit terkenal ini saya menjalani operasi pasang ring 2 x dan tanpa sengaja, kebetulan terbebas dari operasi bypass atas saran dokter di rumah sakit itu. Benar kata mbak, perlu sekali kita mendapatkan second, third, bahkan fourth opinions. Jangan percaya satu dokter saja. Dokter yang menangani saya di rumah sakit terkenal di Jakarta menyarankan pasang ring sampai 2 x, lalu karena tersumbat lagi disarankan bypass. Prof Dr X, dokter spesialis jantung di rumah sakit yang sama menyarankan operasi transplantasi jantung. Dokter S di rumah sakit yang sama yang mencegah sehingga batal operasi bypass. Akhirnya saya mengikuti opinion dokter S. Sekarang malah dokter S langsung mendorong pasiennya untuk membeli Sano ke Jatibening. Hehehe. Beliau tahu perjuangan saya mengatasi sakit jantung saya.

Untuk mendapatkan gambaran lengkap mbak bisa membaca 5 posting saya di blog:
https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/11/apa-saja-rahasia-khasiat-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-lemon-jahe-cuka-apel-madu/

https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

Banyak sekali penderita sakit jantung yang membeli Sano dan semuanya terbebas dari operasi pasang ring atau bypass jantung. Hanya seorang ibu yang ngotot operasi pasang ring di rumah sakit Pertamina karena gratis. Mungkin suaminya karyawan Pertamina. Padahal risiko mati dalam operasi jantung itu di dunia sekitar 5% pasien.

Pada posting https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

pada bagian akhir kami sampaikan tentang dokter jantung yang menyarankan pasiennya mengkonsumsi Sano.

Bisnis kami ini didorong oleh motivasi membantu sesama yang menderita. Karena saya sudah hampir putus asa dalam derita sakit jantung ini dan kemudian membuat racikan sirup herbal ini yang ternyata membuat jantung saja bekerja dengan bagus, kabar baik ini saya siarkan kepada orang-orang lain agar terbantu dan bisa lolos dari operasi yang berisiko.

Bisnis kami berdasarkan integritas, kejujuran dalam meramu herbal. Kejujuran pula yang kami tekankan kepada karyawan kami. Di Jakarta Selatan ada 4 agen Sano:
Reni Jaya Lama dekat Pamulang: Vindy, HP 0812 8950 0585

Pondok Labu, Jakarta Selatan: Ibu Rini, HP 0856 9226 6088

Ciputat dan Bintaro: Ibu Sembiring, HP 0821 1423 7026

Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan: Bapak Iqbal, HP 0812 9800 8881

Semoga mbak cepat sembuh dan terbebas dari operasi.

Salam kami,

S Belen

 

Melati    
Jun 16
to me

Dear pak Belen

Terima kasih atas kesediaan bapak membalas email saya.  Saya senang dapat share hal ini dengan bapak, karena merasa ada yang memahami kekhawatiran saya.  Saya telah mendapatkan Sano dari agen di Jakarta Selatan dan sudah mulai meminumnya.  Saya sudah membaca seluruh link yang bapak kirim, sangat berguna dan informatif.  Saya pelajari di presentation slide bapak bahwa ternyata gejala untuk wanita memang tidak begitu jelas dan spesifik seperti halnya gejala bagi laki-laki.
Saya sudah mencari second opinion dari dokter yang senior yang mengkonfirmasi pendapat dokter yang pertama.  Saya dan keluarga memutuskan untuk memastikan diagnosis dokter dengan melakukan sebatas kateterisasi saja, dengan pertimbangan untuk memberi kepastian sehingga dapat mengukur risiko dan melakukan hal-hal sesuai dengan risiko yang mungkin ada.  Misalnya, harus menjaga makanan, jenis olah raga, pembatasan aktivitas (kalau diperlukan), dll.  Yang jelas saya akan meminum Sano untuk menyembuhkan, dan obat-obat dokter saja.  Saya tidak akan melakukan tindakan-tindakan invasif lainnya.  Semoga bapak tidak berkeberatan apabila saya bertanya-tanya atau sekadar sharing dengan bapak.

Semoga bapak selalu sehat dan dilimpahkan berkah oleh Tuhan YME, karena bapak telah banyak membantu orang dan memiliki motivasi untuk membantu sesama.

 

Terima kasih

Melati

 Cari pendapat kedua

Demi tenteramnya pikiran anda, carilah pendapat kedua dari dokter lain

 

 

S Belen
                             Jun 16 (7 days ago)
to Melati

Dear Mbak Melati,

Terima kasih atas balasan email kami. Syukurlah, mbak sudah menemukan solusi untuk beban derita yang sedang dihadapi. Dalam mengatasi masalah pribadi kita, informasi itu amat penting. Sering terjadi dalam hidup ini, informasi penting dan benar tidak kita dapatkan pada waktu yang tepat saat kita membutuhkan. Informasi yang benar justru datang setelah kita memilih solusi yang kemudian ternyata bertolak belakang dengan informasi sebelumnya, yang menjadi dasar pengambilan keputusan kita waktu itu.

Jika informasi dari dokter ketiga, Pak dokter S yang menyarankan berobat jalan saja, Pak mungkin sekali mati jika menjalani operasi bypass, saya dapatkan pada tahap awal, tentu saja saya tidak bakalan setuju operasi pasang ring, bahkan sampai 2 x.

Informasi benar yang tepat bila disampaikan oleh orang yang tepat (kompeten) pada waktu yang tepat amat membantu kita dalam memecahkan masalah pribadi yang kita hadapi.

Waktu saya sedang berjuang mengatasi masalah sakit jantung saya yang mengancam nyawa, semua buku dan tulisan tentang penyakit jantung saya baca dengan teliti. Bahkan, hasil-hasil pemeriksaan lab dan echocardiography dalam istilah kedokteran yang sulit dan tidak lazim saya usahakan memahami dengan membuka semua kamus yang ada di rumah (dalam bahasa Latin dan Inggris). Waktu itu internet belum marak seperti sekarang. Saya tidak bisa mencari informasi melalui membaca literatur tentang sakit jantung dan pengobatannya di internet, terutama dalam bahasa Inggris.

Andaikan waktu itu akses internet mudah didapatkan, lalu saya baca hasil-hasil riset tentang risiko operasi pasang ring dan bypass jantung, pastilah saya tidak dengan mudah mengiyakan rekomendasi dokter untuk operasi pasang ring, bahkan sampai 2 x, dan kemudian mengiyakan rekomendasi operasi bypass, yang dicegah oleh Pak dokter S.

Semoga mbak cepat pulih setelah minum Sano. Perkenankan kami mohon izin memasukkan isi komunikasi email ini dalam posting kami di blog (dengan memakai inisial saja). Apa yang mbak alami dengan keprihatinan ini pasti juga dialami sama saudara kita yang lain di tempat lain. Melalui sharing pengalaman mbak kepada orang lain, mereka akan terbantu dalam mengambil keputusan menyangkut kelangsungan hidupnya.

Salam sehat, salam optimisme,

S Belen

 

 Pemeriksaan jantung di rumah sakit

Sakit jantung tidak punya sistem alarm. Kondisi jantung yang sebenarnya hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dokter dengan alat.

.

Second opinion

Jangan percaya satu dokter, carilah pendapat kedua, ketiga, keempat. Karena, kini banyak dokter yang kurang kompeten.

 

 

Melati
to me

Dear Pak Belen,

Terima kasih atas email balasannya.  Prinsipnya saya tidak keberatan untuk sharing isi email ini di blog, asal jangan menyebutkan nama asli saya.  Siapa tahu ada yang memiliki pengalaman yang sama dengan saya.  Membaca pengalaman bapak dengan penyakit jantung bapak telah menginspirasi saya, bahwasanya apa yang saya alami belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pengalaman bapak dan usaha bapak untuk “menaklukan” penyakit ini.

Minggu lalu saya sudah dikateterisasi Pak, dengan hasil normal. Tidak ada penyempitan atau penyumbatan apapun sebagaimana hasil EKG dan treadmill.  Prosesnya katerisasi sangat menegangkan menurut saya, tidak terbayang apabila saya harus mengalami pasang ring, dll.  Menurut dokter, hasil EKG dan tes treadmill-nya salah, karena hasil kateter ini yang paling akurat.  Hal ini bisa saja terjadi, meskipun cukup jarang.   Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dengan hasil ini. Rasa optimisme dan semangat saya timbul kembali. Saya bertekad akan hidup lebih sehat lagi, demi keluarga saya.

Dengan hasil yang normal ini, apakah menurut bapak saya masih perlu meminum Sano? Apabila ya, berapa dosisnya? Fyi, setahun terakhir ini saya memiliki hipertensi karena turunan dari ibu dan nenek saya.  Keduanya masih sehat wal afiat dengan obat-obat hipertensi. Hipertensi saya terkontrol karena minum obat dokter.  Kolesterol total saya sekitar 220 sebelum minum obat kolesterol. Kedua faktor inilah yang membuat dokter yakin bahwa saya menderita penyempitan pembuluh darah, apalagi ditunjukkan dengan hasil EKG dan treadmill.  Apabila saya tetap minum Sano, apakah tidak sayang Pak.. mungkin saja suatu saat saya benar-benar mengalami penyempitan pembuluh darah, sehingga Sano baru saya minum.  Tapi saya juga ingin melepaskan diri .. paling tidak mengurangi obat-obat dokter terkait hipertensi.  Mohon petunjuknya.

Terima kasih, semoga bapak dan keluarga sehat-sehat selalu.

Salam

Melati

 

S Belen
       June 24
to Melati

Dear Mbak Melati,

Terima kasih atas balasan email mbak. Terima kasih juga atas kesediaan mbak mengizinkan saya mempublikasikan email-email kita ini.

Saya turut bergembira membaca hasil katerisasi jantung mbak. Benar, hasil EKG tidak menjamin akurasi bahwa kita terkena sakit jantung koroner. Karena itu, biasanya para dokter spesialis jantung menyarankan kita menjalani treadmill. Kalau masih ragu-ragu atas hasil treadmill dokter biasanya menyarankan kita menjalani katerisasi.

Katerisasi bukan tanpa risiko kematian. Karena itu, sebelum menjalani katerisasi, kita sendiri dan seorang anggota keluarga harus menandatangani sebuah surat pernyataan kesediaan menjalani katerisasi. Hasil katerisasi dipandang lebih akurat. Namun, dari bacaan literatur dalam bahasa Inggris di internet ada dokter ahli penyakit jantung yang mengatakan, bahwa hasil katerisasi bahwa seseorang tidak menderita penyumbatan pembuluh koroner tidak berarti sepenuhnya atau 100% ia terbebas dari sakit jantung koroner. Ada pasien yang dinyatakan tidak menderita sakit jantung koroner tahu-tahu kemudian terkena serangan jantung. Betapapun canggih alat medis kedokteran, jantung manusia masih menyimpan banyak misteri yang belum terungkap sepenuhnya.

Akhir-akhir ini saya rajin browse dan membaca hasil-hasil riset yang diterbitkan di Google Scholar tentang khasiat jintan hitam atau habbatussauda. Lima puluh tahun terakhir ini ilmuwan dunia Barat giat mempelajari kehebatan jintan hitam. Dan, 20 tahun terakhir ini mereka lebih intensif mempelajari jintan hitam. Ada yang bekerja sama dengan ilmuwan dari Mesir, Arab Saudi, Maroko, Pakistan, India. Hasil riset demi riset menguak rahasia jintan hitam. Ada yang sampai mencoba untuk mengobati penyakit yang mematikan ikan. Dan, ternyata sedikit biji atau bubuk jintan hitam yang dicampur denan pakan ikan membuat ikan sehat. Ikan saja bisa sehat apalagi manusia. Namun, dari hasil-hasil sekian banyak riset selama setengah abad baru terungkap sedikit rahasia kehebatan jintan hitam.

Kalau kita renungkan lebih mendalam, ternyata para dokter mendiagnosis penyakit orang dan meresepkan terapi tindakan dan obat dengan bekal pengetahuan medis yang relatif masih minim. Ini masuk akal bila kita bandingkan dengan betapa gelapnya misteri tubuh manusia. Dunia kedokteran makin maju setelah ditemukan dan digunakan alat-alat canggih, diungkapkan sedikit tentang rahasia gen dan DNA. Namun, misteri manusia sebagai ciptaan Tuhan masih tetap misterius.

Sekitar 85% faktor penyebab hipertensi atau penyakit darah tinggi tidak diketahui. Bayangkan dunia medis kedokteran modern dengan alat-alat semakin canggih belum mampu menguak rahasia penyebab hipertensi. Kalau kita tidak tahu secara tepat penyebab hipertensi, bagaimana bisa kita memecahkan masalah hipertensi?

Ramuan herbal Sano ternyata bisa mengurangi sumbatan pada pembuluh arteri koroner, bahkan menghilangkannya. Dokter spesialis jantung sering mengatakan obat dokter tidak bisa, hanya bisa membantu. Karena itu, disarankan pasien menjalani operasi pasang ring atau bypass. Namun, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa ini bukanlah solusi signifikan. Karena, pasien yang menjalani obat jalan malah cenderung berumur lebih panjang daripada yang menjalani operasi ini. Sano ternyata mampu menyembuhkan penyakit asma kronis selama 25 tahun. Padahal, belum ada obat dokter yang ampuh menyembuhkan sakit asma. Sano bisa menyembuhkan penyakit vertigo yang diderita belasan tahun. Padahal, belum ada obat dokter yang manjur menyembuhkan sakit vertigo. Dunia kedokteran belum sepenuhya dapat menjelaskan fakta ini. Begitu pula dengan khasiat jintan hitam. Dunia kedokteran baru bisa menjelaskan sedikit dari rahasia khasiat jintan hitam.

Kembali ke pertanyaan mbak Melati, apakah perlu tetap minum Sano atau berhenti minum. Kalau menyangkut penyakit jantung koroner tampaknya tidak perlu minum Sano karena hasil katerisasi telah memastikan tidak menderita penyakit jantung koroner. Namun, karena Sano berfungsi memperlancar aliran darah, mungkin baik bila tetap konsumsi agar tak ada hambatan aliran darah ke dan dari jantung. Mempertimbangkan gejala hipertensi mbak karena faktor keturunan dan kadar kolesterol yang terkadang masih tinggi mungkin lebih baik tetap minum Sano. Karena Sano menyembuhkan pula hipertensi dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, dari catatan testimoni yang masuk, Sano mampu menyembuhkan 51 penyakit. Dan, yang lebih penting, Sano meningkatkan sistem imunitas tubuh dan stamina sehingga kita terhindar atau tercegah dari penyakit-penyakit berbahaya.

Dalam keluarga besar kami, sering kami motivasi anggota keluarga agar konsumsi Sano agar tubuh tetap sehat dan tidak terkena penyakit-penyakit berbahaya. Seluruh karyawan kami tiap bulan diberi Sano 1 botol agar kesehatannya tetap terjaga. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Kalau mau minum, dosisnya tetap 1 sendok makan yang diminum hanya 1 x antara waktu setelah bangun tidur dan waktu makan pagi. Minimal 30 menit setelah minum Sano baru boleh minum air atau makan pagi. Dalam 24 jam sehari-semalam, waktu yang tepat minum Sano adalah waktu lambung / perut masih kosong. Kalau dihitung, ya sekali minum per hari biayanya hanya Rp 2 ribuan atau 3 ribuan. Jangan lihat Sano sebagai obat, tapi anggap saja ini minuman sirup jus, hasil olahan bumbu-bumbu dapur. Sama seperti bangun pagi kita minum jus jeruk nipis aau lemon untuk detoks racun-racun dalam tubuh dan menambah Kalsium untuk meningkatkan imunitas tubuh, agar terhindar dari serangan penyakit berbahaya.

Namun, keputusan bergantung kepada pertimbangan mbak Melati. Tanpa minum Sano tapi pola hidup sehat tetap dijalankan menjadi kunci solusi. Makan makanan yang sehat dan bergizi, sering makan sayuran dan buah-buahan, sering melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan, istirahat yang cukup adalah contoh pola hidup sehat. Dan, yang terpenting bisa mengendalikan stres.

Salam optimisme. Tiap masalah apapun dalam hidup ini pasti ada solusinya. Bahkan, jumlah solusi dalam hidup di dunia ini jauh lebih banyak dari jumlah masalah.

Slalu smangat pagi.

Salam kami,

S Belen

 

Melati                                     29 June

to me

Dear Pak Belen,

Terima kasih atas balasan dari bapak.  Sekedar ingin menambah info, ada beberapa hal yang saya ingin tanyakan:

  1. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan bapak berpenyakit jantung? Apakah bapak ada faktor turunan atau tidak menjaga pola hidup sehat?
  2. Mengapa dokter memvonis usia bapak 3 bulan saja?
  3. Mengenai hipertensi, sebelum minum Sano, berapakah tensi bapak sebelumnya dan umur berapa bapak terdeteksi memiliki hipertensi?

Terima kasih dan salam sehat sejahtera selalu.

Melati

 

 

S Belen                                     30 June

to Melati

Dear Mbak Melati,

1. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan bapak berpenyakit jantung? Apakah bapak ada faktor turunan atau tidak menjaga pola hidup sehat?

JAWABAN:

Faktor penyebab sakit jantung saya pertama adalah faktor keturunan. Ayah saya meninggal akibat serangan jantung waktu naik sepeda di Jakarta, dari Jalan Gunung Sahari ke Tanah Abang tempat lembaga pendidikannya pada tahun 1954. Waktu itu mama dan anak-anak masih di Kupang. Ayah sedang mencari rumah untuk mendatangkan kami. Karena ayah meninggal dan dikuburkan di Jakarta, kami tetap tinggal di Kupang.

Kakak saya, Lambert Belen meninggal akibat serangan jantung di Atambua, Timor tahun 1994.

Adik saya Paul Belen meninggal juga akibat serangan jantung di Adonara, Flores tahun 2010. Ia datang untuk menguburkan adik sepupu yang meninggal di kampung akibat serangan jantung. Satu minggu setelah penguburan adik sepupu, adik kandungku terkena serangan jantung dan langsung meninggal.

Melihat kerja katup jantung yang tak beres, saya berpendapat bahwa ini sudah bawaan sejak lahir.

Faktor kedua, setelah hidup di Jakarta sejak tahun 1979 saya tidak pernah berolahraga, kurang aktivitas fisik, banyak duduk menulis. Pola makan sehat tak bisa sepenuhnya dijalankan karena sering makan enak waktu seminar dan lokakarya di luar kota dan juga makan di restoran, terutama restoran Padang, waktu bertugas di luar kota. Selain itu, saya juga punya kebiasaan jelek merokok sejak mahasiswa di Malang.

2. Mengapa dokter memvonis usia bapak 3 bulan saja?

JAWABAN:

Dokter memvonis usia tinggal 3 bulan karena di samping sakit jantung, saya terkena sakit liver. Penyakit hepatitis ini juga entah hepatitis B, C atau D, dokter pun tidak bisa memastikan karena hasil pemeriksaan darah di lab tidak menemukan virus penyebab hepatitis.

3. Mengenai hipertensi, sebelum minum Sano, berapakah tensi bapak sebelumnya dan umur berapa bapak terdeteksi memiliki hipertensi?

JAWABAN:

Perlu saya koreksi, bukan hipertensi tapi hipotensi (darah rendah). Sebelum serangan jantung tahun 2001 (usia 51 tahun) saya tidak hafal, tidak ingat tensi darah saya. Sejak serangan jantung, tensi saya selalu rendah sehingga saya mengira saya termasuk orang berdarah rendah (hipotensi). Kadang-kadang tensi bisa mencapai 90/ 50, bahkan 70 / 35 tapi saya tenang saja karena yakin saya termasuk orang yang bertekanan darah rendah (hipotensi). Setelah minum Sano 4 bulan tahun 2013 tiba-tiba saya terkaget-kaget karena tensi darah saya baru pertama kali mencapai 120/80. Belum pernah tensi darah setinggi itu sejak tahun 2001. Sampai sekarang tensi darah berkisar 110/70 – 120/80, kadang-kadang bisa 125/80. Ini berarti sebenarnya saya termasuk orang yang memiliki tensi darah normal.

Makanan Penambah Darah Rendah

Tensi darah yang rendah selama 12 tahun ini disebabkan oleh rusaknya banyak sel otot jantung yang mengakibatkan kinerja pompa jantung tidak maksimal, sumbatan pada pembuluh koroner masih ada, dan katup jantung bekerja tidak lancar (darah mengalir kembali). Setelah minum Sano 4 bulan, tensi darah yang kembali normal ini menunjukkan bahwa persentase sel otot jantung yang mati telah berkurang, sumbatan telah banyak terkikis, dan kinerja katup jantung membaik.

Buah Penambah Darah untuk penderita anemia

Anemia adalah penyakit kurang darah

Tiap hari selama 2 tahun saya minum Sano. Setelah eksperimen ramuan Fides (habbatussauda atau jintan hitam yang didukung bawang putih, jahe, lemon, dan madu) semakin intensif saya beralih mengkonsumsi Fides. Walaupun kinerja jantung semakin bagus berkat Sano, saya tidak mau teledor. Secara berkala, tiap 3 sampai 6 atau 9 bulan saya selalu check up jantung di rumah sakit.

Soal tensi darah, Sano menaikkan tensi darah orang yang berdarah rendah dan menurunkan tensi darah orang yang berdarah tinggi. Ramuan ini mengatur sendiri. Mungkin gejala ini dominan dipengaruhi bawang putih yang berkemampuan menaikkan atau menurunkan tensi darah ke arah tensi yang seimbang dengan kebutuhan tubuh.

Sebelum kami menemukan resep komposisi dan cara membuat Sano, sebelum minum Sano, saya paling khawatir bila terkena flu. Karena pasti berkembang ke batuk-batuk yang bisa berlangsung lama. Sejak minum Sano terkadang masih terkena flu tapi cenderung tidak lama dan tiap kali tidak mesti berkembang sampai ke batuk-batuk. Walaupun sampai batuk tapi tidak berlangsung lama. Ini adalah tanda bahwa imunitas tubuh saya meningkat. Stamina juga meningkat. Menatar guru-guru ke daerah-daerah selama 1 hari – 6 hari (tiap hari dari Pukul 8.00 pagi s.d. Pukul 16.00 sore), terkadang 2 minggu stamina tetap terjaga. Walau harus bekerja dari pagi sampai malam sering saya tidak merasa capek. Imunitas dan stamina tubuh yang baik mampu mencegah kita terserang berbagai penyakit berbahaya.

Salam sehat bersama Sano,

S Belen

Fides 5 bahan

Setelah sirup herbal Sano berusia 2 tahun lebih, pada tanggal 11 Juni 2015 CV SANO launching produk kedua, yang diberi nama Fides (dalam bahasa Latin berarti percaya)

.

 Operasi pasang ring jantung

Operasi pasang ring jantung

 

RIKA BERTANYA TENTANG SAKIT JANTUNG

 

Pada posting kami berjudul “Perlukah operasi pasang ring atau bypass jantung?” kemarin Rika bertanya sebagai berikut:

Pak S Belen,

Mohon info. Papa saya terkena jantung koroner, kena serangan jantung dan disarankan pasang ring. Setelah baca beli Sano, hari ini menurut hasil echo jantung papa saya ada satu sisi yang mati. Mohon info apa Sano bisa perbaiki jantung juga pak?
Terima kasih pak.

Berikut ini JAWABAN kami:

Dear Rika,

Terima kasih atas pertanyaan Rika. Menurut hasil echo jantung papa ada satu sisi yang mati mungkin dimaksudkan ada klep pada serambi atau bilik jantung yang tidak bekerja buka tutup dengan baik dan rapat, sehingga darah yang sudah mengalir ke satu serambi atau bilik mengalir kembali.

Ada satu sisi yang mati mungkin saja dimaksudkan dokter adalah matinya sekian persen sel-sel otot jantung yang membuat kinerja pompa jantung kurang baik. Kalau pompa jantung bekerja kurang maksimal ya jantung kita lemah. Aliran darah ke dan dari jantung menjadi kurang lancar.

Sirup herbal Sano mampu menyembuhkan 51 jenis penyakit. Dari jumlah penyakit yang banyak itu, yang membuat Sano jadi populer adalah kemampuannya memperbaiki jantung dan kinerjanya sehingga hampir semua penderita sakit jantung macam-macam terbebas dari operasi pasang ring atau operasi bypass jantung. Para penderita sakit jantung itu terhindar dari serangan jantung yang kedua atau terhindar pula dari stroke.

Masalah jantung yang mungkin papa dari Rika alami juga saya alami. Setelah mengalami serangan jantung 2 x, sekitar 40% sel otot jantung saya mati sehingga kinerja jantung jadi sulit, terhambat. Ini akibat dokter pada klinik 24 jam mengatakan bahwa maag saya kambuh, bukan serangan jantung. Dan, sialnya pada serangan jantung kedua, dokter pada klinik 24 jam yang lain mengatakan hal yang sama, maag kambuh.

Karena tidak langsung ditangani oleh dokter spesialis jantung di rumah sakit, akibatnya adalah 40% sel otot jantungku mati. Selain itu, dari hasil pemeriksaan echocardiografi di RSCM dan di Rumah Sakit Harapan Kita, ternyata klep jantung saya ada yang rusak, tidak bisa buka tutup dengan baik. Akibatnya darah mengalir kembali ke bilik / serambi jantung.

Tindakan medis yang dijalani adalah operasi pasang ring sampai 2 x dan setelah tiap kali pasang ring, 3 bulan kemudian dokter jantungku mengatakan pembuluh koroner jantung saya sudah tersumbat lagi. Akhirnya direkomendasikan operasi bypass jantung. Untung tanpa disengaja, tanpa direncanakan, seorang dokter spesialis jantung di rumah sakit yang sama menyarankan agar jangan operasi bypass. Karena, kalau operasi bypass kemungkinan besar saya akan mati. Solusinya adalah ikut dokter itu, obat jalan saja. Nah, nyawaku ditolong oleh seorang dokter yang benar-benar ahli.

Selain dengan obat dokter, 8 tahun saya bertahan dengan minyak bawang putih, yang kemudian didukung oleh dokter penyelamat nyawaku itu. Teruskan konsumsi minyak bawang putih. Setelah kami meracik Sano, yang satu bahannya bawang putih, minyak bawang putih itu saya tinggalkan. Setelah minum Sano 4 bulan kinerja jantung saya jadi bagus. Tensi darah saya menjadi normal. Itu berarti kinerja pompa jantung, masalah klep jantung yang membuat jantung ‘bocor’ relatif telah teratasi.

Saran dari hati tulus kami, bukan dengan motif agar Sano laku adalah papa Rike konsumsi saja Sano secara rutin. Ada harapan yang bisa dipegang, ada solusi yang bisa didambakan. Dan, buktinya sudah ribuan orang tertolong oleh Sano. Bahkan sejumlah dokter di tanah air dan Malaysia menyarankan pasien jantungnya mengkonsumsi Sano. Tidak hanya sampai di situ, sejumlah dokter yang sakit jantung atau stroke membeli dan mengkonsumsi Sano.

Mungkin Tuhan masih mengizinkan saya hidup agar bisa membuat ramuan untuk menolong sesama yang menderita sakit jantung dan berbagai penyakit lainnya. Itu, saya lihat sebagai tugas hidup saya, setelah sempat hampir putus asa menanggung beban derita sakit jantung.

Agar mendapatkan informasi dan uraian yang lebih jelas, saya sarankan Rika membaca minimal 2 posting kami berikut ini:

https://sbelen.wordpress.com/…/bawang-putih-cuka-apel-madu…/

https://sbelen.wordpress.com/…/tanya-jawab-tentang-ramuan-…/

Terima kasih. Optimis berharap, papa Rika pasti pulih, pasti sembuh.

 Kartun bisnis rumah sakit

Jangan sampai anda jadi korban bisnis komersial rumah sakit

 

PERTANYAAN TENTANG APAKAH ORANG YANG TELAH DIOPERASI PASANG RING BOLEH MINUM SANO

Ibu saya penderita jantung koroner selama 1,5 tahun ini dan disuruh dokter untuk operasi ring jantung. Apakah boleh mengkonsumsi obat ini? (Puspita Sari)

JAWAB:

Dear Puspita Sari,

Tentu saja ibunya Puspita boleh mengkonsumsi ramuan Sano ini. Sudah banyak kesaksian pelanggan yang sakit jantung koroner yang sembuh berkat ramuan ini. Dari laporan yang masuk dari para pelanggan yang sakit jantung melalui sms dan telepon kepada kami dan melalui informasi dari reseller dan agen, semuanya batal operasi pasang ring atau bypass arteri koroner jantung setelah konsumsi Sano.

Hari ini melalui agen di Pamulang kami mendapatkan informasi tentang Pak Anto. Dua bulan yang lalu Pak Anto membeli 4 botol Sano dan mengkonsumsinya 2 x sehari, sebelum makan pagi dan menjelang tidur malam. Sebulan yang lalu ia dirujuk dari Rumah Sakit Mitra Keluarga ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita agar dilakukan katerisasi untuk mengetahui seberapa penyumbatan pada arteri koroner jantungnya. Ternyata ada 2 sumbatan sebesar 70% dan 80%. Dokter menyarankan tindakan medis operasi pasang ring. Dua hari yang lalu, ia ke Rumah Sakit Harapan Jantung Harapan Kita untuk operasi pasang ring. Sebelumnya dokter memeriksa dan merasa heran karena satu sumbatan telah hilang dan sumbatan yang lain telah turun menjadi 40%. Dokter memutuskan batal operasi pasang ring. Pak Anto sendiri terheran-heran dan seolah tak percaya, masa’ dalam satu bulan perkembangan begitu hebat sampai batal operasi. Dokter bertanya kepada Pak Anto ada minum apa selama 1 bulan ini. Ia jawab, saya minum obat dokter dan ramuan Sano, berupa racikan bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon. Tanggapan dokter, oh bisa juga ya ramuan itu.

Kemarin ia langsung datang ke agen di Pamulang dan mengucapkan terima kasih sambil membeli 2 botol Sano lagi. Ia katakan, saya mau sebarkan pengalaman saya ini kepada teman-teman, saudara, dan kenalan siapa saja yang sakit jantung untuk mengkonsumsi Sano. Silahkan mbak masukkan kesaksian saya ini di internet agar banyak orang tahu. Nanti saya fotokopi dokumen medis hasil katerisasi dan hasil pemeriksaan terakhir dan memberinya kepada mbak.

Begitulah ceritanya. Silahkan Puspita berbicara dengan ibu dan saran saya adalah kalau ibu masih kuat, minum saja Sano agar terhindar dari operasi pasang ring. Semoga berhasil. Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini kalau kita berusaha dan percaya.

Batuk berdarah

.

YANG TELAH DIOPERASI BYPASS APAKAH BOLEH MINUM SANO

Sejumlah pelanggan bertanya apakah orang yang telah dioperasi bypass jantung boleh minum Sano?

 

JAWAB: Sama seperti jawaban saya mengenai orang yang telah dioperasi pasang ring, orang yang telah dioperasi bypass boleh, bahkan dianjurkan minum Sano. Ramuan ini membantu menyembuhkan sakit jantung anda dan mencegah anda mengalami serangan jantung kedua.

Operasi bypass jantung

Operasi bypass jantung

 

PERTANYAAN DEVI MURDIANI TENTANG BATUK BERDARAH SETELAH MINUM SANO

Pagi Bu / Pak, saya baru membeli Sano untuk ayah saya dan baru diminum 2 hari. Sebelumnya ayah saya terkena sakit jantung (penyumbatan pembuluh darah pada jantung) dan sudah minum obat jantung hampir setahun belakangan ini. Namun kemudian ayah saya batuk sebulan ke belakang ini dan batuknya menjadi berdarah 3 hari ini. Ayah saya minum sano, per tanggal 12 April 2015, efeknya ayah saya sesak dan malam tidak bisa tidur, serta batuknya masih ada darahnya. Bagaimana ya Pak? (Murdiana)

JAWAB:

Dear Devi Murdiani,

Pertama-tama kami ikut berbela rasa dengan derita yang dialami ayah. Dari informasi terbatas dari penjelasan ibu tampaknya ayah mengalami penyakit jantung koroner dan batuk yang sampai mengeluarkan darah. Penyebab batuk berdarah bisa infeksi akibat TBC, abses paru, pneumonia (infeksi paru-paru karena terkumpulnya bakteri dan kuman pada paru-paru), jamur atau penyebab lain. Bisa juga batuk berdarah disebabkan oleh penyakit jantung, yaitu stenolis mitralis atau aneurisma aorta. Bisa juga penyebabnya adalah gangguan pada saluran pernapasan pada bronkus atau ada pembuluh darah dari paru-paru dan saluran pernapasan yang pecah. Untuk itu, kita hendaknya memeriksakan diri ke dokter ahli atau berpengalaman, tidak boleh menganggap enteng batuk berdarah.

Bila ayah baru minum Sano 2 hari berarti masih dalam proses detoks atau pembersihan racun-racun dalam tubuh. Tampaknya Sano juga sudah mulai bekerja untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang ada, terlihat dari rasa sesak napas dan tidak bisa tidur pada malam hari karena sesak napas itu. Tampaknya penyakit-penyakit ayah telah berlangsung relatif lama dan perlu waktu bagi tubuh melakukan adaptasi dengan dimulainya konsumsi Sano. Tiap orang berbeda soal daya tanggap terhadap kinerja Sano yang bergantung pula pada intensitas penyakit yang diderita dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Karena itu, dampak penyembuhan Sano ada yang cepat dan ada yang lambat. Dalam kasus ayah ibu, Sano mampu menyembuhkan penyakit jantung koroner dan bisa juga radang bronkus dan pneumonia yang mungkin mengakibatkan batuk berdarah itu. Namun, yang jelas, perlu pemeriksaan dokter agar diagnosis penyebab batuk berdarah itu tepat, tidak berdasarkan dugaan atau perkiraan orang awam.

Biasanya penderita sakit jantung koroner itu akan lebih menderita bila terserang flu yang disertai batuk. Bisa berlangsung lama dan konsumsi obat batuk juga harus hati-hati, jangan minum obat batuk yang dilarang bagi penderita sakit jantung. Ayah ibu perlu sabar dan tabah dalam proses penyembuhan karena pemulihan sakit jantung itu berlangsung perlahan dan bertahap. Kalau penyebab batuk itu adalah bertumpuknya cairan pada dada, paru-paru karena kurang lancarnya kinerja jantung biasanya dokter memberikan obat untuk mengeluarkan cairan itu, yang biasanya disebut orang awam sebagai obat kencing. Cairan itu dikeluarkan melalui air seni yang frekuensinya meningkat dalam waktu relatif singkat. Bila ayah mengkonsumsi obat dokter diberi jarak waktu 2 – 3 jam setelah / sebelum minum Sano. Semoga ayah ibu cepat pulih dan menjalani kehidupan ini dengan tenang dan bahagia.

Bisnis rumah sakit

Bisnis rumah sakit

 

PERTANYAAN PAK FAUZI TENTANG EFEK DAN WAKTU YANG AMAN MINUM SANO

Apakah tidak ada efek yang berbahaya dari kombinasi ramuan ini dan obat dokter?

Kalau memang boleh berapa lama waktu yang aman untuk minum ramuan tradisional – sarapan – obat dokter?

 

Fauzi dari NTB berTANYA: Yth pak S.Belen. Saya baru saja terkena serangan jantung pada tgl 10/9/2014 dan dirawat 8 hari. Menurut dokter saya harus ke Jakarta untuk katerisasi. Sebelum ke Jakarta saya mencoba ramuan ini…. Masalahnya adalah karena saya juga mengkonsumsi obat dari dokter yaitu 7 macam (3 pagi, 1 siang, dan 3 malam). Yang ingin saya tanyakan:

  • Apakah tidak ada efek yang berbahaya dari kombinasi ramuan ini dan obat dokter?
  • Kalau memang boleh berapa lama waktu yang aman untuk minum ramuan tradisional – sarapan – obat dokter?

Terima kasih. Balas

Obat herbal versus obat dokter

Ramuan herbal versus obat kimia dokter

JAWAB:

Dear Pak Fauzi, Membaca pertanyaan bapak saya merasa prihatin dan ikut berbela rasa dengan cobaan yang sedang bapak hadapi karena saya sendiri telah mengalami serangan jantung 2 x sejauh yang saya ketahui. Mungkin juga lebih dari 2 x tapi karena kurangnya pengetahuan tentang serangan jantung saya tidak tahu apakah serangan hebat yang pernah dialami termasuk serangan jantung.

Perkenankan saya sampaikan pengalaman anggota keluarga besar saya, pria yang berusia 60 tahun. Namanya Leo Leba. Ia terkena serangan jantung dan dilarikan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Ia dirawat di ruang ICU. Kami mengunjunginya di sana dan membawa 2 botol Sano. Tapi, kami sarankan, ikuti saja dulu advis dokter dan minum saja obat yang diberikan. Nanti setelah pulang ke rumah baru minum Sano, 1 x per hari 1 sendok makan sebelum makan pagi. Ia dirawat 1 minggu dan boleh pulang tanpa dikaterisasi, tanpa tindakan medis  pemasangan ring atau bypass. Selanjutnya tak ada kabar berita tahu-tahu setelah 1 bulan kami baca status facebook anaknya bahwa ia, ibu, dan ayahnya (yang sakit jantung) pagi terbang dari Jakarta dan sore sudah mendarat di Flores.

Kami menelepon kepada saudara yang sakit jantung ini kok berani-beraninya terbang ke Flores. Apakah sudah pulih dari sakit jantung? Ia jawab, sudah pulih, dan merasa badannya fit untuk berlibur ke kampung mengunjungi bapaknya yang sudah amat tua dan sakit-sakitan. Pemulihan dari serangan jantung ini membuat tetangganya heran akan khasiat Sano dan ramai-ramai mereka minta saudaraku ini memesan untuk mereka. Akhirnya, kini ia menjadi agen Sano di wilayah tempat tinggalnya. Ternyata sejak keluar dari rumah sakit, ia tidak minum obat dokter lagi, hanya mengandalkan Sano. Bahkan, dalam renovasi rumahnya ia bisa mengangkat dan membawa adukan semen dan pasir tanpa merasa capek.

Minum ramuan tradisional ini dapat dilakukan bersamaan dengan konsumsi obat dokter. Obat dokter dapat tetap dikonsumsi tapi harus diberi jarak 2 – 3 jam sebelum atau sesudah minum ramuan ini. Sebelum makan pagi pak bisa minum ramuan ini dan setelah 2 – 3 jam baru konsumsi obat dokter. Kalau ingin minum menjelang tidur malam haruslah 2 – 3 jam setelah minum obat dokter.

Patokan ini kami tetapkan berdasarkan pengalaman kami dan juga berdasarkan bacaan hasil riset yang dibrowse di Google Scholar di internet. Pendapat ahli kita juga sejalan dengan hasil riset di luar negeri. Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Apt, guru besar farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia yang juga menjadi Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alam UI a.l. menegaskan bahwa tanaman herbal tetap bisa digunakan bersama-sama dengan penggunaan obat sintetis (obat dokter). Hanya, penggunaannya sebaiknya diberi selang waktu beberapa jam setelah menelan obat dokter. (http://pustakaalbayaty.wordpress.com/2009/10/11/herbal-bagi-diabetes/)

Selain cerita tentang saudara kami yang pulih dari serangan jantung dalam waktu relatif singkat, para pelanggan Sano yang sakit jantung pada akhirnya batal operasi pasang ring atau bypass jantung melalui pemeriksaan dan persetujuan dokter dan ada yang tak ke dokter lagi. Ada yang tetap mengkonsumsi obat dokter dan ada yang sudah tidak minum obat dokter lagi. Hal itu bergantung kepada kondisi dan keputusan tiap individu.

Bagi Pak Fauzi, keputusan berada di tangan bapak demi pemulihan dan kesembuhan dari sakit jantung karena bapak dan keluarga yang paling tahu tentang kondisi dan kebutuhan bapak. Semoga bapak cepat pulih dan akhirnya kembali sehat.

Buku ramuan herbal berasal dari kebun Tuhan

Inilah kover buku yang menjelaskan, ‘obat’ herbal berasal dari Tuhan, diambil dari kebun Tuhan. Ada sindiran terhadap obat dokter dibandingkan dengan obat tradisional. Obat tradisional berasal dari Tuhan sedangkan obat dokter berasal dari manusia karena sudah diutak-atik melalui rekayasa manusia.

Surat-surat yang lain

 Jika pembaca ingin membaca surat-surat lain yang berisi pertanyaan tentang Sano, silahkan kunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

Iklan

Refleksi lewat stiker Sano (ramuan bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon)

Februari 17, 2015

 

botol sano copy - Copy

Apa itu SANO? Sano adalah racikan ramuan bumbu dapur yang terdiri dari 5 bahan, yaitu bawang putih, cuka apel, madu, jahe (halia), dan lemon. Siapa menyangka kombinasi 5 bahan ini mampu menyembuhkan beragam penyakit sekaligus juga mampu mencegah kita terserang penyakit-penyakit berbahaya?

bahan-sano

Ramuan tradisional itu berbeda dari obat dokter. Untuk membuat obat dokter, orang mengambil zat-zat tertentu saja dari tumbuhan, mengekstrak senyawa kimiawi tertentu saja dan menjadikannya sebagai obat untuk menyembuhkan satu penyakit spesifik, khusus. Karena itu, zat-zat pada obat dokter langsung menuju organ tubuh yang hendak disembuhkan dan bekerja membereskan penyakit khusus itu. Karena itu, kinerja obat dokter itu cespleng. Tapi, dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan.

Sebaliknya, semua unsur atau zat-zat pada tumbuhan yang berkhasiat diracik dan diramu menjadi ramuan tradisional. Seperti Sano, semua unsur / zat kmiawi pada bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon tidak diseleksi tapi langsung dicampur menjadi satu ramuan. Karena itu, ramuan tradisional menyembuhkan tubuh secara holistik, keseluruhan. Cara kerjanya seperti autopilot. Guna menyembuhkan tubuh secara keseluruhan, zat-zat yang tak diseleksi itu yang masuk ke dalam tubuh langsung menuju organ-organ tubuh yang bermasalah dan membereskannya. Ada organ yang menunjukkan gejala kesembuhan duluan sedangkan organ lain menyusul belakangan.

Perbedaan inilah yang menyebabkan ramuan tradisional itu sebenarnya tidak bisa diklaim sebagai obat untuk penyakit spesifik tertentu saja, seperti obat dokter ada obat batuk, obat jantung, obat ginjal, obat diabetes. Ramuan tradisional cenderung mampu menyembuhkan beragam penyakit. Bila orang tidak mengerti perbedaan antara obat dokter dan herbal, mungkin orang dapat berpikir, ah bohong, masa’ ramuan ini diklaim mampu menyembuhkan sederet penyakit.

Penyakit apa saja yang dapat disembuhkan Sano sesuai dengan kesaksian (testimoni) yang kami peroleh dari para pengguna yang didukung hasil penelitian dan literatur yang telah kami telusuri? Lihatlah daftar berikut ini.

Penyakit sembuh dengan Sano 1Penyakit sembuh dengan Sano 2Penyakit sembuh dengan Sano 3Penyakit sembuh dengan Sano 4Penyakit sembuh dengan Sano 5

Tampaknya daftar penyakit yang mampu disembuhkan Sano akan bertambah. Mengapa? Kulit manggis saja menunjukkan sekian banyak manfaat. Habbatussauda (Nigella Sativa) atau jintan hitam saja dikatakan dapat menyembuhkan segala macam penyakit, kecuali kematian.  Sirsak disebut memiliki “sejuta” manfaat. Pohon Nimba (disebut pohon obat Neem di India mendapat julukan “penyembuh dari segala penyakit” karena di India penggunaannya amat luas, baik digunakan sendirian maupun digabung dengan tanaman / bahan lain. Yang paling hebat adalah pohon kelor. National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan kelor (moringa oleifera).

Jika anda ingin mendapatkan daftar penyakit yang disembuhkan Sano untuk di-print atau di-fotokopi, silahkan download file berikut ini.

Daftar penyakit yang mampu disembuhkan SANO

.

Sano ajaib 2

Bila anda ingin mengenal lebih jauh tentang Sano, kunjungilah 4 posting utama pada blog kami, yaitu:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/#comment-4836

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/11/apa-saja-rahasia-khasiat-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-lemon-jahe-cuka-apel-madu/

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut, anda dapat mengunjungi Fanspage pada Facebook kami pada:

https://www.facebook.com/pages/Sirup-SANO/1442545299377444

Dari pengalaman meracik dan membantu sesama yang menderita sakit, juga penyembuhan sakit kami sendiri, hasil refleksi kami dituangkan dalam kalimat-kalimat stiker berikut ini.

Sano dan stamina copy

sticker 14 - Copy copy

sticker Sano 1

sticker Sano 2

sticker Sano 3

sticker Sano 4

sticker Sano 5

sticker Sano 6

sticker Sano 7

sticker Sano 8

sticker Sano 9

sticker Sano 10

sticker Sano 11

sticker Sano 12

sticker Sano 13

sticker Sano 14

sticker Sano 15

sticker Sano 16

sticker Sano 17

sticker Sano 18

sticker Sano 19

sticker Sano 20

sticker Sano 21

sticker Sano 22

sticker Sano 23

Advertorial

high_heels

Jangan pernah menyerah! Bangkitlah dari keterpurukan! Siapa sangka racikan bumbu dapur mampu mencegah dan menyembuhkan beragam penyakit? Dapur adalah apotek dalam rumah anda. Bukalah mata anda dan lihatlah sekeliling, lalu manfaatkan demi kesehatan tubuh anda!

waterproof_eyeliner

Izin Depkes

Kartu nama Yuni 3

Apa saja rahasia khasiat ramuan herbal Sano? (Bawang putih + lemon + jahe + cuka apel + madu)

April 11, 2014

alam penyembuh compressed (2).

Berikut ini dikemukakan hasil studi khasiat tiap bahan yang biasa digunakan untuk membuat ramuan yang diminum, yaitu: bawang putih, lemon, jahe, cuka apel, dan madu.

  1. Bawang putih
  2. Lemon
  3. Jahe (halia)
  4. Cuka apel
  5. Madu

gambar hati - Copy

 

Bawang putih

bawang putih

Bagian yang digunakan: Isi / umbi siung bawang putih.

Komponen:
Minyak atsiri, kandungan alicin, vitamin ajoene, vitamin kelompok B, vitamin C, enzim dan sumber mineral unggul termasuk fosfor, zat besi, dan potasium

Aksi farmakologis:

Anti-bakteri dan anti-virus, anti-peradangan, anti-trombotik (penggumpalan darah), anti-obesitas, vasodilator (pelancar aliran darah), penurun tekanan darah, pemurni darah, pengontrol kadar gula darah, penambah energi / stamina, imunitas tubuh, penghilang rasa mual, pembakar / pengontrol lemak, antioksidan,  pelancar pencernaan dan metabolisme, ekspektoran (pembersih), pelindung tubuh dari keracunan, dan pengatur aktivitas saraf.

Umbi bawang putih berkhasiat anti-bakteri yang kuat terhadap organisme penyakit seperti disentri shigella (dysenterrica shigella), tifus salmonella (tiphus salmonella), infeksi streptococcus, dan infeksi stephlococci.

Bawang putih memiliki agen anti-trombotik karena kandungan bahan yang mencegah penggumpalan darah. Sebagai vasodilator (pelancar aliran darah) bawang putih menurunkan tekanan darah tinggi karena membersihkan pembuluh darah.

Bawang putih berdampak signifikan terhadap darah dan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol baik (HDL). Bawang putih mengontrol juga produksi kolesterol jahat LDL pada liver (hati).

Bawang putih meningkatkan kekebalan dan meredakan pembengkakan tulang, jaringan, sendi, dan tulang rawan.

Digunakan untuk pengobatan apa saja?

Bawang putih adalah satu jenis pengobatan tradisional tertua di dunia. Digunakan untuk menyembuhkan penyakit infeksi, seperti tifus, disentri, bronkitis, pneumonia, flu dan batuk, serta usus buntu. Dianjurkan untuk mengobati penyakit gangguan jantung, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan , emboli paru-paru, dan obesitas. Digunakan juga untuk menyembuhkan penyakit reumatik, asam urat, dan kaku sendi.

Toksitas (indikasi keracunan):

Tidak ada efek samping yang dilaporkan

 

LEMON (SITRUN)

 

lemon

Bagian yang digunakan: Jus buah, kulit, dan minyak esensial.

Komponen:
Minyak esensial mengandung 2.5% pektin, limonene, flavonoide citro, vitamin C, dan kalcium.

Aksi farmakologis:

Mendinginkan, menambah energi, berfungsi aromatik (menimbulkan aroma yang diinginkan), meningkatkan kekebalan tubuh, penangkal bakteri, kuman, dan virus, anti-peradangan, pelancar aliran darah, anti-obesitas, penambah energi / stamina, pengurang rasa sakit (analgesik), penghilang rasa mual, penyembuh bercak kulit, jerawat, sariawan, kapalan, bisul, pelancar pencernaan / metabolisme, pelindung tubuh dari keracunan, dan pengatur aktivitas saraf, penenang.

Jus lemon memberikan “kolagen antar-semen cellecular” zat untuk membangun struktur jaringan pembuluh darah otot, tulang, dan tulang rawan. Ini menghasilkan fleksibilitas pada pembuluh darah dan mencegah terbentuknya plak aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), dan meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan pembuluh koroner jantung.

Digunakan untuk pengobatan apa saja?

Jus lemon berkhasiat meningkatkan energi, memberi kesegaran, dan menghilangkan kelelahan dan depresi. Digunakan untuk mengobati gangguan pembuluh darah, seperti wasir varises, iskemia miokard (kondisi kekurangan oksigen karena terhentinya aliran darah dari arteri koroner yang mengakibatkan matinya sel-sel jantung), jantung berdebar, dan tekanan darah tinggi. Dianjurkan untuk mengobati penyakit reumatik akut, asam urat, dan sakit saraf. Digunakan juga untuk mengatasi gusi berdarah dan mencegah muntah-muntah, mual, dan vertigo.

Toksitas (indikasi keracunan):

Tidak ada efek samping yang dilaporkan.

 

JAHE (HALIA)

jahe

Bagian yang digunakan: Rimpang jahe.

Komponen:
Minyak atsiri pada kandungan jahe.

Aksi farmakologis:

Anti-peradangan, penangkal bakteri, kuman, dan virus, anti-penggumpalan darah, penahan rasa sakit (analgesis), pelancar aliran darah, mengurangi tekanan darah tinggi, pemurni darah, karminatif (mengeluarkan udara), anti-obesitas, penambah kekebalan / imunitas, penghilang rasa mual, pembakar / pengontrol lemak, antioksidan, pelancar pencernaan / metabolisme, dan pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu.

Jahe menghilangkan hambatan kolesterol pada pembuluh darah, mencegah pembekuan darah dan melindungi organ dari penyumbatan dan dampak merusak seperti aterosklerosis (penyumbatan). Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Jahe meredakan kondisi radang jaringan tulang, sendi, dan tulang rawan, serta meningkatkan fungsi sendi.

Jahe mengatasi gangguan pencernaan pada kontraksi lambung. Satu gram jahe menekan asam lambung dan sekresi (pengeluaran), mencegah limbung, rasa muntah, dan nyeri perut.

Digunakan untuk pengobatan apa saja?

Jahe digunakan secara intensif untuk mengobati penyakit reumatik, radang sendi, kaku sendi, dan asam urat. Dianjurkan untuk mengobati tekanan darah tinggi, ateroklerosis (penyumbatan pembuluh koroner), alergi hidung, bronkitis, asma, gangguan irama jantung, gangguan pencernaan, diare (muntah berak), perut kembung, dan nyeri perut. Digunakan juga untuk menurunkan berat badan.

Toksitas (indikasi keracunan):

Tidak ada efek samping yang dilaporkan.

 

CUKA APEL

 

cuka apel

Bagian yang digunakan: Buah apel.

Komponen:

Cuka apel mengandung pektin, pyridoxine, asam organik, sumber kaya mineral, seperti potasium, kalium, kalcium, tembaga, magnesium, besi, dan fosfor.

Aksi farmakologis:

Pemurni darah, pembakar lemak, penangkal infeksi, anti-peradangan, anti-bentol atau bintik-bintik pada kulit, memperlancar air kencing (diuretik), penambah nafsu makan, anti-penggumpalan darah, anti-obesitas, pelancar aliran darah, pengontrol kadar gula darah, penambah energi / stamina, penambah kekebalan / imunitas, penurun tekanan darah tinggi, pemurni darah, pembakar / pengontrol lemak, pelancar pencernaan /metabolisme, dan pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu.

Cuka apel amat mempengaruhi serum darah. Membantu menetralkan keasaman akibat keasaman uric, dan melindungi kondisi rawan seperti reumatik dan asam urat.

Cuka apel amat bermanfaat sebagai pembakar lemak, lendir lemak, dan cadangan dahak sehingga memperlancar metabolisme dan mengurangi berat badan, dan memperbaiki fungsi organ-organ vital.

Cuka apel berdampak diuretik (membilas) pada nephron sebagai bagian ginjal yang memproduksi air seni, meningkatkan produksi air seni. Mengeluarkan produk limbah (sisa) melalui air seni seperti asam urat dan batu ginjal.

Cuka apel mempengaruhi metabolisme glukosa (gula), mengurangi kadar gula darah. Juga mengoksidasi dan mengencerkan darah. Mempertahankan sirkulasi darah, dan meningkatkan kesehatan dan fungsi organ-organ vital.

Digunakan untuk pengobatan apa saja?

Cuka apel meningkatkan energi dan kemampuan menyembuhkan dan diajurkan untuk mengobati gangguan jantung, seperti hipertensi (darah tinggi), iskemia miokard (kondisi kekurangan oksigen karena terhentinya aliran darah dari arteri koroner yang mengakibatkan matinya sel-sel jantung), hiperlipidemia (penyakit yang disebabkan meningkatnya lipid atau molekul darah abnormal dalam darah), dan obesitas. Digunakan untuk mengobati radang sendi, asam urat, osteoporosis (pengeroposan tulang), nyeri sendi, dan otot terjepit. Bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes, sembelit, dan gangguan pencernaan.

Toksitas (indikasi keracunan):

Tidak ada efek samping yang dilaporkan.

 

MADU

 

madu lebah

Sumber atau asal: Lebah

 Kandungan madu

Aksi farmakologis:

Anti-bakteri, kuman, virus, penangkal infeksi, antioksidan, melancarkan pencernaan, mengurangi rasa sakit, berfungsi pencahar, anti-penggumpalan darah, penurun tekanan darah tinggi, anti-obesitas, pelancar aliran darah, penambah energi / stamina, penambah kekebalan / imunitas, pengurang rasa sakit / analgesik, penyembuh bercak kulit, jerawat, sariawan, kapalan, bisul, penambah nafsu makan, antioksidan, pelancar pencernaan / metabolisme, pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu, dan mengawetkan.

Madu mengatur sekresi (pengeluaran) kelenjar dan meningkatkan metabolisme kalcium, dan membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi anak-anak. Mempengaruhi gerakan usus dan mengurangi rasa sakit. Madu melancarkan saluran pencernaan pada usus, merangsang sekresi pencernaan alami, mengontrol sekresi pencernaan alami, mengontrol HCI, dan meningkatkan proses pencernaan. Membawa efek perubahan generatif pada pembuluh darah dan jaringan penghubung, serta mempertahankan fungsinya. Madu memiliki nilai gizi tinggi yang memberi energi kepada otot-otot, terutama otot jantung dan organ vital. Membangun antibodi dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Sebagai zat anti-bakteri, madu menghalangi pertumbuhan bakteri karena kandungan antibodi dan imunitasnya. Sebagai zat anti-obesitas, madu mengendalikan kolesterol dan mengurangi berat badan.

Digunakan untuk pengobatan apa saja?

Madu adalah obat alami, digunakan baik untuk mengobati gangguan penyakit melalui pengobatan dari dalam maupun di luar tubuh.

Dianjurkan untuk mengobati gangguan saluran pencernaan usus, seperti gangguan pencernaan, bisul perut, sembelit, ambeien, dan hilangnya nafsu makan.

Madu secara intensif digunakan untuk mengobati infeksi paru-paru, seperti bronkitis, pneumonia, influenza, kerongkongan gatal, dan pengobatan batuk kering. Juga digunakan untuk mengobati gizi buruk, mengobati penyakit tulang, osteoporosis (pengeroposan), kelelahan, dan depresi. Digunakan juga untuk mengobati penyakit kardiovaskular, seperti darah tinggi, varises, dan penyempitan pembuluh darah.

Digunakan dari luar:
Sebagai penangkal infeksi, madu digunakan untuk mengobati kulit terbakar, gatal-gatal, eksim, ruam-ruam pada tangan, kaki, puting susu, dan kulit.

REFERENSI:

R.C. Wren, F.L.S., Potter’s new cyclopaedia of Botanical Drugs & Preparations, Published by C.W. Danel Co Ltd, England 1973.

Dr. K.M. Nadkarni, Indian Materia Medico, Published by Bombnay Popular, Prakashan 1976.

Herbal Remedies & Homeopath, Published by Strathearn Book Ltd., Toronto, Canada, 2001.

Dr. John Heinerman, Healing Power of Herb, Published by Globe Mini Mags, Globe communication corp, New York, 1993.

Dr. R.N. Choprer, Indigenous Drugs of India, Calcuta, 1958.

E. Nasir, Flora of West Paskistan, Karachi. 1972.

Sumber:

http://sudeshi.com/jameshaffa_pro.php

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Berdasarkan seluruh uraian terutama mengenai aksi farmakologis ini serta penelusuran literatur yang relevan, beragam khasiat kelima bahan ini dapat dirangkum pada tabel berikut ini.

Tabel khasiat Sano

Tabel ini menunjukkan bahwa khasiat kelima bahan ini amat beragam dan menunjukkan kesamaan khasiat antar-lima, empat, tiga atau minimal dua bahan.Tiap bahan memiliki mekanisme kerja berbeda-beda. Kalau kelima bahan ini digabungkan akan lebih memberikan manfaat bagi pengobatan dan pencegahan aneka-penyakit. Satu sama lain saling mendukung sehingga menimbulkan efek yang baik bagi tubuh. Inilah yang mendasari mengapa racikan rampuran kelima bahan ini amat manjur mencegah dan menyembuhkan banyak penyakit. Karena itu, tidak mengherankan jika hasil penelitian mengenai ramuan ini oleh berbagai lembaga menyimpulkan bahwa ramuan ini bersifat magic, ajaib atau dengan istilah bahasa Inggris disebut sebagai a miracle ingredient (ramuan mujizat).

sticker Sano 8

 

 

Ramuan Sano

 

bahan-sano

sticker Sano 5

 

Hasil studi ini mendukung khasiat ramuan sirup yang telah kami racik yang terdiri dari 5 bahan, yaitu bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon. Ramuan hasil racikan ini kami beri nama Sano, diambil kata “sano” dalam peribahasa Latin “Mens sana in corpore sano” (Jiwa sehat dalam tubuh yang sehat). Testimoni / kesaksian yang masuk dari para pengguna membuktikan kebenaran hasil studi ini, mengungkapkan rahasia khasiat ramuan ini. Kesaksian ini sejalan pula dengan pengalaman penyembuhan dan pencegahan penyakit di berbagai negara lain di muka bumi ini.

 

alam penyembuh compressed (1)

Khasiat:

Herbal Sano (mens sana in corpore sano) berwujud sirup ini meningkatkan kesehatan, kekebalan & stamina tubuh; menambah kesuburan wanita / pria; serta mencegah / menyembuhkan sakit jantung, kolesterol tinggi, darah tinggi, stroke, asam urat, flu, infeksi, asam lambung, maag, sinusitis, asma, keputihan, obesitas, diabetes, kista, miom, tumor, kanker, sakit ginjal, ambeien, bronkitis, amandel, herpes, migren & vertigo, pneumonia (infeksi paru-paru), prostat, parkinson, Alzheimer, osteoporosis, osteoartritis (kerusakan tulang rawan sendi), saraf terjepit, hepatitis, darah rendah, alergi, eksim, tifus, disentri, batu empedu, kencing berdarah, tiroid (gondok), gangguan haid, pencernaan, dan libido, penyakit yang disebabkan kuman, bakteri, dan virus tertentu, dll.

sticker Sano 2

Dengan Sano penyempitan / sumbatan pembuluh darah jantung akan terbuka. Tidak diperlukan lagi operasi pembalonan / bypass jantung.

Komposisi ramuan ini berfungsi menyehatkan tubuh manusia secara holistik, menyeluruh. Khasiat Sano tidak hanya menyembuhkan beragam penyakit tapi terutama mencegah anda terserang aneka-penyakit.

sticker Sano 7

Bahan: ● Bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon. Tidak pakai zat pengawet dan pewarna. Bahkan, air putih setetes pun tidak dipakai. Botol yang dipakai adalah botol beling yang bening karena kami tak mau mengecoh konsumen. Produk ini halal 100%.

Netto 125 ml (± 30 sendok makan biasa yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu cekung serta menuangkan Sano hati-hati agar tidak sampai tumpah dari sendok). Botol tidak diisi penuh karena jika terjadi perbedaan tekanan udara ekstrim antara yang di dalam dan di luar botol, tutup botol atau botol dapat pecah, terutama sebagai dampak memuainya kandungan madu dalam ramuan.

Saran penyajian / minum: 1 x sehari (sebelum makan pagi)

● Dewasa: 1 sendok makan biasa

● Anak-anak: 1 sendok teh biasa

Alasan minum sebelum makan pagi: Setelah bangun pagi perut kita masih kosong. Sirup herbal ini akan langsung diproses dalam lambung dan zat-zat berkhasiat akan segera disalurkan ke seluruh tubuh. Selain itu, dari tradisi pengobatan herbal timur, sirup herbal Sano yang tergolong ‘obat’ tonik karena menyegarkan dan memulihkan kesehatan, energi, dan vitalitas pada prinsipnya dikonsumsi waktu perut masih kosong. Bila diminum setelah makan, khasiatnya akan berkurang karena tercampur dengan makanan yang kita makan. Paling cepat setengah jam setelah minum Sano barulah kita makan atau minum. Makin lama anda menunda makan pagi makin baik. Biarlah zat-zat ramuan ini selesai diproses dalam lambung, dikirim ke liver (hati) lalu didistribusi ke dalam aliran darah, lalu masuk ke dalam proses metabolisme tubuh.

Dalam waktu 24 jam sehari-semalam, saat perut kita benar-benar kosong adalah setelah bangun tidur sebelum makan pagi. Berdasarkan alasan ini dengan logika yang mendukungnya, kami menetapkan sirup herbal Sano hanya diminum 1 x sehari sebelum makan pagi. Janganlah pola konsumsi ‘obat’ herbal disamakan dengan pola konsumsi obat dokter yang cenderung lebih banyak dikonsumsi 3 x sehari dan lebih banyak setelah makan. Obat dokter diambil dari senyawa kimiawi dari tumbuhan dan hewan dan dikhususkan untuk menyembuhkan satu organ khusus tubuh. Dampak kinerja bisa cespleng, langsung membereskan organ khusus yang dituju. Sedangkan, ‘obat’ herbal diramu dari berbagai bahan tanpa pemilahan sehingga cenderung mampu menyembuhkan beragam penyakit secara bertahap, berlangsung relatif lama dalam jangka panjang. Karena itu, sering dikatakan bahwa ‘obat’ herbal menyembuhkan tubuh secara menyeluruh, holistik.

Bagi pengguna Sano yang sakit maag atau asam lambung yang sudah parah, Sano dapat diminum pagi hari setelah makan sedikit (jangan banyak-banyak) agar enzim-enzim dalam tubuh dikeluarkan dulu untuk memproses sirup herbal Sano dalam lambung. Setelah makan sedikit, tunggu minimal 15 menit barulah anda minum Sano. Setelah sakit maag atau asam lambung relatif pulih, sebaiknya anda kembali ke minum sano waktu bangun pagi sebelum makan pagi.

Lalu, mengapa hanya 1 sendok makan? Mengapa bukan 2 atau 3 sendok? Alasan 1 sendok makan adalah bila tubuh kita sakit, porsi 1 sendok makan yang hanya sedikit itu sudah cukup. Organ tubuh yang sakit amat dipengaruhi zat-zat penyembuh dalam ramuan ini walaupun porsi tiap zat sedikit sekali. Bila tubuh kita tidak sakit, 1 sendok ramuan ini tidak berpengaruh menyembuhkan tapi berpengaruh meningkatkan stamina dan imunitas tubuh sehingga kita terhindar dari serangan penyakit-penyakit berbahaya.

Kocok dahulu sebelum diminum.

Jika masih mengkonsumsi obat dokter, diberi jarak waktu 2 – 3 jam setelah atau sebelum minum Sano.

Obat dokter dan Sano jarak waktu

Konsumsi Sano tidak boleh berbarengan dengan obat dokter. Harus diberi jarak 2 – 3 jam setelah atau sebelum minum Sano

Peringatan! Dilarang bagi wanita hamil dan anak di bawah lima tahun (balita).

Gejala awal bagi pemula: 

Mungkin anda merasa pusing, mual, bahkan perut sakit (diare) atau badan terasa panas-dingin atau berkeringat. Ada yang terserang rasa mengantuk berlebihan. Ada yang terus-menerus kentut. Ada yang ingin makan berkali-kali. Ada yang merasa tetap kenyang dan tak ingin makan. Ada yang merasa sakit ulu hati, bahkan dada seperti terbakar (nyeri dada). Gejala awal berbeda-beda pada tiap orang dan ada orang yang tak merasakan gejala awal sama sekali.

Jika anda mengalami reaksi tubuh seperti ini, itu pertanda ramuan ini mulai bekerja, membersihkan racun-racun (detoksifikasi) dalam tubuh. Janganlah berhenti mengkonsumsi karena gejala awal ini. Kalau anda merasa khawatir, terutama kalau mengalami diare yang dapat berakibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), ya berhenti untuk satu-dua hari lalu mulai lagi mengkonsumsi. Teruskan dan gejala itu akan menghilang sejalan dengan proses penyembuhan.

Gejala dalam proses penyembuhan:

Sejak awal pengguna minum, proses penyembuhan langsung berjalan. Dalam proses penyembuhan penderita yang sakit maag / asam lambung mungkin merasa ulu hatinya nyeri atau sakit. Ini adalah pertanda ramuan ini sedang “membereskan” organ yang sakit. Ramuan ini bekerja seperti autopilot. Misal pengguna mengalami gangguan maag tapi tak tahu sedang sakit asma yang masih pada tahap awal sehingga belum mengganggu. Setelah minum ramuan herbal ini, tahu-tahu muncul gejala sesak napas. Ini pertanda ramuan ini sedang menyembuhkan pula sakit asma yang tak diketahui pengguna.

Contoh lain, tiba-tiba muncul gejala batuk-batuk keras. Mungkin saja pengguna sakit pneumonia atau infeksi paru-paru tapi tidak diketahui. Ramuan ini ikut juga menyembuhkan pneumonia. Contoh lain, pengguna malah merasakan sakit pinggang yang amat nyeri. Mungkin saja ada masalah pada ginjal (sakit ginjal) atau bisa juga ada sakit batu ginjal yang tidak diketahui karena belum parah. Inilah pertanda bahwa ramuan ini langsung membereskan ginjal yang sedang bermasalah yang selama ini tidak diketahui pengguna.

Prinsipnya adalah mungkin saja organ anda yang sakit atau bermasalah akan terasa sakit dan anda mungkin berburuk sangka, “Ah, minum ramuan ini malah membuat penyakit saya tidak sembuh, malah kambuh.” Ini pikiran yang keliru. Ini adalah gejala ramuan ini sedang bekerja mengatasi masalah penyakit anda.

Itulah cara kerja ramuan herbal. Sebenarnya ramuan tradisional itu tidak mempunyai nama penyakit seperti obat dokter (obat batuk, obat flu, obat TBC, obat ginjal, obat liver atau obat diabetes). Sekali masuk ke dalam tubuh, ramuan ini akan mendatangi dan menangani organ-organ yang sakit atau bermasalah yang dapat ia sembuhkan.

Karena itu, orang yang kurang mengenal ciri-ciri khas ramuan tradisional terkadang tak percaya, kok satu ramuan bisa menyembuhkan sekian banyak jenis penyakit. Inilah perbedaannya dengan obat dokter yang sudah amat spesifik menyembuhkan satu jenis penyakit tertentu. Berbeda dengan obat dokter yang menargetkan atau menyasar satu organ atau jenis penyakit tertentu, ramuan ini menargetkan penyehatan tubuh seorang individu secara holistik, menyeluruh.

Testimoni / kesaksian:

“Ukuran riil manfaat sebuah produk herbal tidak ditemukan dalam pengukuran di latoratorium, tapi pada sebaik apa produk itu bekerja dalam kehidupan nyata. Penelitian atau studi itu baik dilakukan, tapi dalam riwayat kasus yang aktual atau testimoni mengungkapkan apa yang terjadi dalam kehidupan riil bagi orang-orang riil dalam dunia riil”, tandas DR Bruce Fife dalam bukunya Virgin Coconut Oil, Nature’s Miracle Medicine, Colorado Springs: Picadilly Books, Ltd., 2006).

Ibu S (50 tahun) penyiar TV nasional batal operasi bypass jantung setelah konsumsi Sano 1 bulan sedangkan Pak Sembiring di Jakarta juga batal operasi bypass setelah konsumsi 5 bulan. Bapak B (56) di Bekasi batal operasi pasang ring setelah konsumsi 2 bulan. Bapak C (68) di Cilincing, Jakarta Utara dua bulan yang lalu melakukan pemeriksaan jantung dan hasil katerisasi menunjukkan ada 5 sumbatan di pembuluh koroner. Setelah minum Sano 2 bulan ia terbebas dari sesak napas dan memutuskan tak menjalani operasi pasang ring.

Pak O (45) di Jakarta Barat menderita sakit jantung dan infeksi paru-paru. Hanya 2 hari minum Sano, selang oksigen yang dipasang di hidungnya langsung dilepas. Setelah konsumsi 1 bulan, bengkak kakinya kempes, tak sesak napas, dan bisa berbicara lancar. Pak Maman (55) di Garut sakit jantung sampai kaki, tangan, dan wajahnya bengkak-bengkak dan ia sampai tidak bisa bicara. Ia pun sering mengalami sesak napas. Seluruh keluarga dipanggil karena diperkirakan hari ajalnya sudah dekat. Pak Dedi ponakannya yang bekerja di Tangerang datang ke Garut sambil membawa Sano. Baru di hari kedua setelah minum Sano 2 x (berarti 2 sendok makan dalam 2 hari), bengkak di tangan, kaki, dan wajahnya mulai mengempis dan Pak Maman sudah bisa berbicara (ngobrol) dan menggerakkan kaki dan mengangkat dua tangannya ke atas dengan bangga. Tidak jadi meninggal. Terjadi mujizat bagi Pak Maman. Sekarang Pak Maman sudah bebas berjalan ke mana-mana, bahkan tak masalah naik-turun tangga di rumahnya yang berlantai 2.

Minggu kedua April 2015 saya dan istri menatar guru-guru SMK Pertanian Bitauni, di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT . Kamis, 9 April, menjelang maghrib, Romo Vinsen Manek PR, kepala sekolah dipanggil satu keluarga untuk memberi sakramen minyak suci kepada seorang kakek berusia 95 tahun yang hampir meninggal. Kakek ini sudah lama menderita sakit jantung dan tidak bisa tidur tertelentang lagi. Ia hanya bisa tidur sambil duduk. Kami memberi 1 botol Sano kepada kakek ini dan meminta ia langsung minum 1 sendok makan. Besok pagi minum 1 sendok makan lagi, dan seterusnya. Selasa 14 April kami mendapatkan berita dari keluarga ini bahwa kakek itu tidak jadi meninggal dan sekarang mulai pulih, sudah tak sesak napas dan bisa tidur terlentang. Ia dan keluarga besarnya kembali optimis. Hari Minggu 12 April malam, seorang siswa kelas III sakit kepala pusing berat dan badannya lemas. Romo Vinsen memberi dia minum Sano 1 sendok makan. Setelah 5 menit gejala kepala pusing hilang dan dia kembali belajar. Para guru dan siswa heran atas kinerja ramuan herbal ini.

Pak Irzon Azwir (61) di Bekasi mengalami komplikasi sakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat tinggi. Setelah dikaterisasi di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta, dokter menyatakan bahwa terdapat 5 sumbatan (80%, 80%, 70%, 70%, dan 60%) pada pembuluh koroner jantungnya. Dokter menganjurkan operasi bypass.  Namun, setelah minum Sano 2 bulan, ia sudah tak sesak napas lagi, bisa mandi tanpa menimbulkan rasa capek, dan bisa berjalan tanpa ngos-ngosan. Ia yakin bisa terhindar dari operasi bypass.

Irzon Azwir sembuh jantung

Bapak Irzan Azwir

Pak Irzan Azwir (61) di Bekasi mengalami komplikasi sakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat tinggi. Setelah dikaterisasi di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta, dokter menyatakan bahwa terdapat 5 sumbatan (80%, 80%, 70%, 70%, dan 60%) pada pembuluh koroner jantungnya. Dokter menganjurkan operasi bypass.  Namun, setelah minum Sano 2 bulan, ia sudah tak sesak napas lagi, bisa mandi tanpa menimbulkan rasa capek, dan bisa berjalan tanpa ngos-ngosan. Ia yakin bisa terhindar dari operasi bypass.

Romo Karel Jande PR

Romo Karel Jande PR

Temanku Romo Karel Jande PR (56) tinggal di Kramat, Jakarta Pusat. Suatu hari Romo Karel menelepon dan mengatakan bahwa dia dirawat di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta Pusat. Dokter menyarankan agar ia menjalani operasi bypass jantung. Ia memesan Sano karena paham benar khasiat Sano untuk pasien sakit jantung dan penyakit lainnya. Selama ini ia mempromosikan Sano kepada orang sakit yang ia jumpai. Saya dan istri segera bersiap untuk bezuk Romo Karel dan menelepon untuk menanyakan nomor kamar. Ternyata ia telah pulang dari rumah sakit. Kurir langsung mengantar Sano. Selama 1 bulan ia rutin minum Sano. Waktu saya tanyakan perkembangan sakit jantungnya, ia mengatakan jantungnya drastis membaik dan terbebas dari operasi bypass. Syukurlah, temanku yang setia mengkonsumsi Sano terbebas dari operasi.

TESTIMONI Ibu E, 45 tahun, di Bumi Serpong Damai (BSD) tentang kesembuhan dari sakit jantung: Pak Belen, Sabtu sore 16 April 2016, saya periksa ke dokter jantung dengan membawa hasil lab. Dokter tercengang melihat hasil lab saya sambil berkata, menakjubkan, dan harus bersyukur. Jantung saya sudah kembali normal. Untuk membuktikannya saya disuruh check USG, Echocardiogram, EKG saat itu juga…. Alhamdulillah semua hasilnya bagus.

Dokter masih penasaran. Minggu depan saya disuruh cek CT Scan … untuk membuktikan benar-benar sudah sehat. Dokter bilang jantung saya sudah kembali normal. Dahulu hanya 40%. Syukur alhamdulillah, setelah konsumsi Sano rutin selama 4 bulan, jantung saya kembali normal. Saya akan tetap minum Sano agar jantungku tetap sehat.

GARA-GARA SANO, DUA DOKTER AHLI JANTUNG BERDEBAT

Reni Haryati Gunarjo (3)

Ibu Reni Hartati yang sembuh dari sakit jantung koroner setelah 4 bulan minum Sano dan suaminya Pak Gunarjo

Saya hanya ingin sekadar berbagi pengalaman tentang Sano. Bukan cerita orang lain tapi kisah nyata yang dialami istri saya, sekaligus latar belakang saya jadi agen CV SANO di Palembang.

Tepat dua tahun lalu, sekitar Desember 2013, istri saya Reni Haryati, usia 46 tahun, mengalami sesak napas, sakit dada, dan darah tinggi serta sinusitis. Kami ke dokter yang melakukan pemeriksaan. Ternyata sakit jantung koroner. Lalu, istri diopame di rumah sakit selama 9 hari. Di rumah sakit itu dia menjalani pemeriksaan, perawatan dan setelah minum obat akhirnya bisa keluar dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan dengan tetap kontrol ke dokter, sambil minum obat. Termasuk minum obatyang ditaruh di bawah lidah. Kalau obat dokter tak diminum, napasnya sesak kembali, begitu seterusnya.

Bulan Januari 2014 istri saya browse di internet dan ketemulah yang namanya herbal Sano. Waktu saya ke Jakarta, saya cari dan membeli 4 botol sesuai arahan Bu Yuni dan Pak Belen.

Istri saya minum sesuai dengan petunjuk, 1 x sehari di pagi hari 1 sendok makan waktu perut masih kosong. Setelah minum Sano 4 botol, belum membeli lagi, istri memeriksakan diri ke dokter. Pada bulan Juni, istri saya mau menjalani operasi polip di gigi, ada daging tumbuh. Jadi darah, jantung, dll. harus diperiksa. Hasil pemeriksaan membuat selisih paham antara dua dokter ahli jantung. Dokter ahli jantung yang pertama kali memeriksa istri saya memvonis ia terkena sakit jantung koroner. Namun, ternyata setelah diperiksa dokter kedua, kok dia bilang, siapa yang bilang sakit jantung. Ini normal semua. Dokter pemeriksa pertama dan kedua berdebat, lalu mereka mencari data yang lama.

Reni Haryati Gunarjo (1) - Copy

Hasil pemeriksaan: Istriku terkena sakit jantung koroner

Lalu, istri saya bilang kepada dua dokter ahli jantung itu, “Dok, saya konsumsi obat herbal, namanya Sano. Lalu dokter bilang, mungkin juga ya. Karena, berdasarkan hasil pemeriksaan yang kedua tidak ada lagi penyakit jantung koroner. Semua clear. Lihat foto di bawah ini.

Reni Haryati Gunarjo (2) - Copy

Hasil pemeriksaan kedua, semuanya normal. Istriku sembuh dari sakit jantung koroner.

Kemudian saya bilang istri saya, saya mau telepon Ibu Yuni, mengabarkan bahwa istri saya telah sembuh total berkat Sano 4 botol. Lalu, saya menelepon ibu Yuni menyampaikan berita gembira ini. Istri terus mengkonsumsi Sano sampai hari ini, karena kata dokter, orang yang sakit jantung harus minum obat seumur hidup. Akhirnya, setelah 6 bulan saya menjadi agen CV SANO di Palembang.

Saya beritahu teman-teman yang terkena sakit jantung koroner dan Alhamdulillah sudah banyak orang yang terbantu.

Jadi kepada konsumen yang baru, saya berpesan, jangan ragu tentang khasiat Sano. Bila anda mengalami gejala-gejala setelah minum Sao itu efek, detoks, pembersihan racun sebagai bagian dari proses penyembuhan.

BAPAK 50 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG STENT (RING), BERKAT SANO

no-drug-no-surgery

Kemarin mbak Sh, temanku, mengirim kabar gembira melalui WA.

Mau ucapkan terima kasih kepada Pak Belen untuk herbal Sano-nya. Suamiku semakin hari semakin sehat. Hasil pemeriksaan oleh dokter dan Lab Prodia dua minggu lalu menunjukkan hasil yang luar biasa. Jantungnya normal lagi. Kolesterol dll. juga normal. Puji Tuhan untuk semua rahmat dan kesembuhan dan berkat pertolongan Pak Belen.

Tanggapanku via WA: Syukur kepada Allah, mbak Sh. Ini berita gembira pagi ini sekaligus sebagai pelipur lara atas wafatnya seorang penasihat rohani kami baru-baru ini akibat serangan jantung.

Dalam chatting kami, akhirnya saya meminta mbak Sh menulis terstimoni tentang kesembuhan suaminya setelah rutin dan tekun minum Sano.

Inilah testimoni itu:

Suami saya namanya S (50 tahun). Menurut hasil pemeriksaan dokter kardio melalui kateter lengan (Agustus 2016), ada penyumbatan arteri ke jantung 99%. Harus dipasang stent (ring).
Saya istrinya tidak mau, meski akan ditanggung oleh asuransi. Suamiku bekerja di sebuah perusahaan BUMN yang mengikutkan karyawannya pada asuransi kesehatan.

Terbayang efek samping dari obat-obat kimia. Setelah pemasangan stent tentu akan memberatkan kerja fungsi hati dan ginjal. Maka, suami dan saya putuskan beralih ke obat-obatan herbal, yaitu Sano.

Selama ini suamiku disiplin. Pada tiap Pukul 5.00 pagi minum Sano (dalam kondisi perut kosong) sebanyak 1 sendok makan. Sarapan pagi Pukul 7.00. Baru 3 botol besar dikonsumsi, hasilnya kondisi suami saya berangsur membaik.

Keringat normal, tidak ada bau badan, tidur tidak mendengkur, berat badan turun 12 kg (perut tidak buncit lagi), tidak pernah batuk dan pilek. Padahal, dia sering pulang malam dan kehujanan naik motor, menempuh jarak stasiun KRL – rumah lumayan jauh.

Suami saya tidak konsumsi minyak / lemak / santan & gula. Banyak makan sayuran kukus dan pisang & buah-buahan, tapi tidak makan buah durian, nangka, lengkeng, rambutan.

Sekarang suami sudah kuat berlari dan naik-turun tangga 4 lantai. Terima kasih Pak Belen untuk Sano-nya. Bagi kami, ini adalah rahmat penyembuhan dari Tuhan.

Tanggapanku: Terima kasih, mbak Sh atas testimoni yang bagus. Saya terkena serangan jantung tahun 2001 pada usia 51 tahun. Tampaknya kondisi jantung Pak S lebih baik dari saya dulu. Kondisi otot jantung masih bagus sehingga pemulihan bisa cepat.

PAK KHRIS HARTANTO 44 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG RING DAN BERAT BADAN TURUN BERKAT SANO.

Pak Khris Hartanto, 44 tahun, dari Cileduk, Tangerang sekarang fanatik konsumsi Sano. Dadanya terasa tertikam dan dikaterisasi di Rumah Sakit Harapan Kita. Skor Calciumnya mencapai angka 700. Ini pertanda dinding otot jantung mengeras akibat plak di pembuluh koroner dan berisiko amat besar terkena serangan jantung atau stroke. Skor Calcium 400 saja sudah berbahaya, apalagi ini sudah mencapai 700.

Ia khawatir disarankan dokter nanti untuk menjalani operasi pasang ring. Ia pun mencari-cari ramuan herbal, khawatir mengkonsumsi obat dokter yang bisa berdampak buruk terhadap ginjalnya.

Ia terdampar di sebuah klinik kesehatan dan rela mengeluarkan biaya Rp 5 juta untuk konsumsi herbal yang menurut pendapatnya tidak terfokus ke menyembuhkan sakit jantung. Di samping itu ia kemudian rajin minum konsentrat nanas dan tomat.

Akhirnya, ia mengenal Sano setelah searching di internet. Setelah konsumsi 3 bulan, ia merasa badannya enteng dan dadanya sudah tak terasa tertikam-tikam lagi. Terbebas dari operai pasang ring. Berat badannya juga turun 6 kg, dari 98 kg menjadi 92 kg. Ia tetap minum Sano dan menyarankan orang lain mengkonsumsi Sano dan sirup herbal lainnya.

.

syukur

Selama ini banyak pelanggan setia yang berisiko operasi pasang ring atau bypass jantung batal menjalani tindakan medis ini. Yang telah menjalani tindakan medis ini “menyesal” karena terlambat mengenal ramuan Sano.

BAPAK USIA 62 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT DARAH TINGGI SELAMA 6 TAHUN BERKAT SANO

Pak Hermawan, usia 62 tahun dari Kranggan, Kota Bekasi menderita sakit darah tinggi selama 6 tahun. Ia telah berobat ke dokter di mana-mana tapi sakit darah tingginya tak kunjung sirna. Ia pun telah mencoba berbagai ramuan herbal tanpa hasil nyata.

Masalah yang dihadapi adalah tingginya tensi darah dan terutama selisih tekanan sistolik dan diastolik hanya 30.

Sudah dua tahun ini ia rutin minum Sano. Dan, kini sakit darah tingginya telah terkendali dan telah mencapai angka normal, yaitu 120 / 80. Kadar kolesterolnya juga selalu bagus.

Ia tetap rutin minum Sano, karena sakit darah tinggi itu penyakit degeneratif, tak bakalan pulih 100%. Dokter mengatakan bagi penderita sakit darah tinggi (hipertensi) harus minum obatt seumur hidup. Ia memilih mengkonsumsi Sano karena harganya murah, dibandingkan dengan harga obat dokter.

?????????????

Pak Hermawan, 62 tahun, dari Kota Bekasi

.

IBU 70 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT DARAH TINGGI & VERTIGO DENGAN SANO

Ibu Lili Halimah, 70 tahun, di Rawa Lumbu, Bekasi bolak-balik berobat ke dokter tapi sakit darah tinggi (hipertensi) dan vertigo-nya tak kunjung sembuh.

Setelah mengenal Sano ia mencoba. Setelah habis 2 botol kecil selama 2 bulan, tensi darahnya jadi normal, pertanda ia telah pulih dari hipertensi.

Selain itu, biasanya dalam 2 minggu ia pasti terkena vertigo. Setelah 2 bulan minum Sano, sampai sekarang vertigo tidak pernah kumat lagi.

Ia rutin minum Sano sudah berjalan 8 bulan ini.

Sekarang terkadang ia merasa kepala sakit dan sedikit masalah pada lambung. Ia pun kini mulai mencoba sirup herbal Credo.

Ke mana-mana bertemu dengan keluarga dan teman, mereka selalu bilang, Bu Lili kok sekarang tampak sehat, ceria, dan bersemangat. Kenapa sih? Ia pun menanggapi, mau tahu rahasianya? Minumlah Sano. Hehehe.

.

Pemuda R (29) di Pancoran sembuh pulih sakit stroke setelah 1 bulan konsumsi. Ibu B (61) di Cinere yang terkena stroke sudah bisa berjalan tanpa perlu menyeret kaki setelah konsumsi 2 bulan. Bapak S (50-an) di Galaxy Bekasi selama ini tidak minum obat dokter dan mencoba bermacam-macam ramuan herbal. Ia pulih dari derita kaki bengkak, sesak napas, dan tidak bisa bicara karena stroke setelah minum Sano beberapa hari. Bapak Z (70) di wilayah Depok 7 tahun menderita stroke. Terbanyak waktu dilewatkan hanya dengan berbaring di tempat tidur. Kalau berjalan harus dibopong atau dituntun di kursi roda. Setelah 2 minggu minum Sano, ia sudah berani berjalan sendiri walaupun masih memakai tongkat.  Kini ia rutin minum Sano. Ibu Juju (58), Bekasi Timur, terkena stroke mata ringan. Mata sebelah “berkabut”. Dua bulan minum Sano, pandangan mata kembali normal, tidak kabur lagi.

Para pelanggan setia yang menderita stroke telah banyak terbantu. Dampak stroke kepada fisik tubuh relatif cepat pulih. Hanya pemulihan ingatan (kemampuan kognitif) memerlukan waktu lebih lama.

Bapak U berusia 55 tahun di Bandung 6 bulan menderita kelumpuhan saraf. Seluruh badannya lemah, tidak bisa berjalan dan terpaksa terus berbaring. Kalau hendak berjalan harus dipapah orang lain dan tertatih-tatih berjalan. Waktu memeriksakan diri di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, profesor ahli saraf otak menyarankan bapak ini minum Sano saja. Beliau bilang cari alamatnya di internet dan bisa pesan online. Bapak U mengikuti saran profesor. Setelah habis minum 1 botol, tangannya sudah bisa memegang sesuatu. Setelah habis 3 botol ia sudah bisa berjalan sendiri. Sampai sekarang ia masih rutin mengkonsumsi Sano.

Bapak M (55) di Grogol penderita asam urat sampai tangannya bengkak kembali merasa segar setelah konsumsi 1 botol. Ibu S (38) dari Manado yang mengunjungi anaknya di BSD Serpong mulai pulih dari gangguan darah tinggi, asam urat dan kolesterol tinggi serta gejala stroke sebelum habis mengkonsumsi 1 botol. Pundak, tangan, dan kaki sudah tak terasa sakit lagi dan sudah bisa pakai sepatu hak tinggi. Buang air besar jadi lancar padahal sebelumnya hanya 1 x dalam 5 hari. Ibu Aan (60-an) di Garut mengalami sakit darah tinggi dan asam urat. Baru dua hari minum Sano bengkak di lututnya mengempis dan tensi darahnya turun jadi normal.

Seorang kakek usia 70 tahun dari Jatiasih dibopong ke agen kami di Bekasi Selatan untuk membeli sirup herbal Sano. Kakinya bengkak dan tidak bisa berjalan. Terpaksa dibopong.

Ia mengkonsumsi sirup herbal Sano pada pagi hari waktu perut masih kosong dan waktu malam menjelang tidur. Belum sebulan berlalu, bengkak kakinya telah kempes. Ia sudah bisa berjalan pelan-pelan. Setelah dua bulan, ia sudah bisa menyetir mobil kembali.

Setelah empat bulan ia bisa naik motor, datang membeli di agen tersebut. Katanya, obat herbal ini bekerja pelan tapi ternyata saya bisa sembuh.

Ibu Jua (72) di Bandung sembuh dari sakit darah tinggi (hipertensi) sejak usia belia setelah minum Sano 6 botol. Putrinya Lilis (43) juga menderita sakit darah tinggi karena faktor keturunan. Setelah minum Sano 3 botol, ia sembuh dari penyakit kronis ini. Dokter yang memerika Ibu Jua dan Ibu Lilis sampai bingung menyaksikan perkembangan bagus mengatasi masalah darah tinggi.

Ruben di AS sembuh dari sakit asma 40 tahun setelah konsumsi ramuan ini satu setengah bulan. Walau bepergian dengan teman-teman, 2 di antaranya flu berat, ia tak terinfeksi. Ibu di India sembuh dari sakit asma 12 tahun setelah konsumsi ramuan ini 3 bulan. (http://ridinouttherecession.com/?p=1617). Rian (11), anak SD di Pondok Petir, Reni Jaya sakit asma dari kecil. Setelah rutin minum Sano kini ia tak diganggu asma lagi. Bapak T (36) di Pasar Minggu setelah minum 1 botol sesak napas berkurang dan sudah tak pakai obat penyemprot lagi. Bapak Rendra Baiin (55) di Kampung Sawah yang 25 tahun menderita asma sembuh setelah rutin minum Sano.

Ibu S (30-an) di Kendari sembuh dari keputihan setelah rutin konsumsi Sano selama 3 bulan. Gadis F (22) di wilayah Depok dekat Pamulang bertahun-tahun menderita sakit keputihan, sampai telah berobat juga ke dokter ahli, namun tak kunjung sembuh. Setelah rutin konsumsi Sano, kini keputihan tidak mengganggunya lagi.

Elizabeth di AS sembuh dari infeksi sinus setelah konsumsi ramuan ini 1 minggu. (http://thinkliz.com/2010/02/16/garlic-salt-lemon-ginger-honey-and-apple-cider-vinegar/).

Rizka sembuh sinusitis

Rizka (18) di Bekasi sembuh dari sakit sinusitis setelah minum Sano 7 hari. Ia memeriksakan diri ke dokter di Rumah Sakit Awal Bross dan dinyatakan sakit sinusitisnya telah sembuh.

Berat badan Machfud (45) di Bekasi yang menderita obesitas turun 11 kg, dari 100 kg ke 89 kg setelah konsumsi 1 bulan. Ibu Lus (53) di Kupang yang kegemukan berlebihan kini berhasil mencapai bobot ideal setelah konsumsi 3 bulan.

Bapak K di Bekasi (55) yang sakit diabetes kadar gula darahnya normal setelah konsumsi 10 hari dan kejantanannya bangkit lagi. Pak N (69) dari Flores menderita diabetes. Baru saja minum Sano 1 sendok sebelum makan, ia ke rumah sakit dan kadar gula darahnya diperiksa. Selama ini ia ketat diet dan biasanya kadar gula darahnya 250. Ia herheran-heran karena kadar gula darah acaknya hanya 146 setelah minum 1 sendok Sano. Ibu Sri (50-an) di Semarang sakit diabetes yang sudah parah sehingga tiap kali 15 menit sebelum makan ia harus disuntik insulin. Belum habis konsumsi Sano 1 botol kadar gula darahnya turun sehingga ia berani mengambil keputusan berhenti disuntik insulin dan tak mau lagi minum obat dokter karena sebenarnya ia termasuk orang yang tidak percaya obat dokter. Bapak R (51) dari Bekasi mengalami kemajuan pesat dari sakit diabetes setelah konsumsi 1 bulan. Kadar gula darah turun, bengkak di kaki mengempis, dan luka di kaki sembuh.

Ibu Zalmi, 56 tahun, sembuh dari diabetes setelah 4 bulan

Ibu Zalmi (56) di Jatimakmur, Pondok Gede menderita diabetes 3 tahun. Gula darahnya biasanya di angkat 300. Setelah minum Sano 4 bulan (4 botol), kadar gula darah jadi normal dan stabil. Luka basah yang memerah kering. Padahal, sebelumnya ia rutin berobat ke dokter. Namun, kadar gula darah naik-turun tidak stabil. Luka hanya diberi salep dan tidak sembuh-sembuh.

Ibu S (36) di Jakarta yang mengalami obesitas (berat badan 100 kg lebih) dan sakit diabetes karena keturunan mengalami kemajuan berarti setelah rutin mengkonsumsi. Berat badan terus menurun, kadar gula darah menjadi normal. Sebelumnya bekas gigitan nyamuk bisa menjadi luka yang menghitam dan sulit sembuh sekarang gigitan nyamuk tak mengakibatkan luka dan luka yang ada cepat sembuh.

Ibu P (33) di Bekasi sembuh dari kista di rahim setelah minum 1 botol. Ibu E (38) di Jakarta Pusat terus merasa sakit di perut setelah operasi miom di peranakan. Setelah 4 hari minum rasa sakit berkurang. Setelah minum 1 minggu rasa sakit hilang. Pak A  (40-an) di Depok sembuh dari benjolan-benjolan tumor yang timbul pada tubuhnya setelah 2 bulan mengkonsumsi Sano. Ibu S (40-an) di Jakarta Timur menderita tumor mata yang telah merusak saraf mata. Sering terjadi pendarahan pada matanya. Dokter sudah angkat tangan tak mampu menyembuhkan. Setelah minum Sano 2 botol tumornya sirna dan mata ibu ini membaik. Ibu N (59), Pamulang, sakit tumor otak dan stroke melumpuhkan bagian kanan badan. Ia harus tidur, tak bisa duduk. Setelah 3 bulan, ia sudah bisa sholat sambil duduk dan bisa berjalan walau masih dipegang.

Gadis Nisa (17) di Pangkalan Jati, Jakarta Timur menderita sakit paru-paru basah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di rumah sakit melalui city-scan menggunakan gelombang ultrasonik ternyata ada massa berwarna putih yang menyelimuti paru-parunya. Dokter menyatakan bahwa ia menderita tumor tapi tidak ganas. Ada benjolan di tenggorokannya yang terasa terganjal bila ia batuk. Setelah minum Sano 2 botol, benjolan di tenggorokan mengecil dan kondisinya kini mendingan. Ia terus minum Sano agar tumor jinak pada paru-parunya bisa sembuh.

Ibu A (34) di Cimanggis, Depok menderita kanker payudara dan kista pada rahimnya. Pada fase detox (pembersihan racun) pada minggu pertama minum Sano, payudaranya terasa seperti disayat-sayat. Pada akhir minggu kedua payudaranya yang semula keras menjadi. Setelah 1 bulan kista pada rahimnya telah hilang. Setelah 2 bulan kini benjolan pada payudaranya telah mengecil. Pada bulan ketiga, benjolannya sudah amat mengecil, tinggal sebesar seujung kuku.

Ibu B (45) di Mbai, Flores menderita kanker payudara stadium 4. Setelah 4 minggu minum Sano, ia merasa mules dan mengeluarkan semua kotoran akibat kanker yang telah hancur. Setelah itu ia memeriksakan diri ke rumah sakit dan dokter membatalkan operasi pengangkatan payudara. Setelah rutin minum Sano, kini ia telah sembuh dari kanker yang sekian lama mendera.

Ibu N (29) di sebuah kota di Kalimantan Timur menderita kanker rahim. Ia telah mengikuti advis dokter dan minum semua obat yang diresepkan dokter. Ia pun sudah mencoba berbagai herbal lain tapi kurang efektif. Obat-obat yang mahal-mahal telah ia konsumsi tapi penyakit kankernya tak kunjung memperlihatkan tanda-tanda kesembuhan. Ia merasa amat takut. Ia pun tak mau lagi memeriksakan diri ke dokter karena khawatir disarankan operasi atau kemoterapi. Setelah mencoba Sano selama 3 bulan, ia merasa kondisi kesehatannya membaik, ditandai dengan pusing kepala menghilang, menstruasi lancar, jari-jari kedinginan sampai menggigil menghilang, sudah tidak mengalami kram waktu duduk. Benjolan-benjolan yang diperkirakan benjolan kanker pada tubuhnya terasa mengecil. Ia menilai bahwa ia mulai sembuh. Padahal, menurut pendapatnya ramuan Sano ini murah sekali dibandingkan dengan harga obat-obat yang telah ia coba. Selama minum Sano ia hentikan konsumsi semua herbal lain.

Pak F Panggul (46) di Manggarai Flores batal cuci darah setelah konsumsi 1 botol. Terry H (70) menderita encok serta gagal jantung dan gagal ginjal dan telah cuci darah 2 tahun. Setelah konsumsi ramuan ini 18 bulan, ia terbebas dari 3 penyakit ini. (http://www.buzzle.com/articles/health-benefits-apple-cider-vinegar.html). Pak Dani Sudrajat, 52, dari Bandung telah menjalani operasi pengambiblan satu ginjalnya tahun 1988. Ginjalnya yang tinggal satu jadi lemah karena dipaksa kerja keras. Sakit ginjalnya kambuh bila kecapekan. Belum selesai minum Sano 5 botol, ia diperiksa dokter yang menyatakan kinerja ginjalnya bagus. Dokter bertanya, Pak konsumsi apa dan ia langsung menunjukkan 1 botol Sano yang isinya tinggal separuh. Dokter terheran-heran dan langsung meminta botol Sano yang isinya tinggal separuh. Setelah selesai minum, dokter itu langsung memesan 10 botol pada agen di Bandung.

?????????????

Pak Dani Sudrajat optimis bertahan hidup dengan 1 ginjal

TERBEBAS DARI BATU GINJAL BERKAT SANO

pak-bayu-ibu

Pak Bayu & istrinya Bu Neti

batu-ginjal-pak-bayu

Batu ginjal berukuran sekitar 0,5 cm dengan ketebalan sekitar 0,4 cm yang keluar melalui air seni

Pak Bayu, 52 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan telah mengkonsumsi sirup herbal Sano 2 tahun ini. Tujuannya adalah menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima dan terhindar dari beragam penyakit berbahaya.

Meskipun demikian, telah lebih dari 10 tahun ia sering mengalami sakit pinggang tapi tidak dipedulikan.

Baru-baru ini ia coba minum sirup herbal Credo. Baru minum 2 hari atau 2 sendok makan,tiba-tiba batu ginjal keluar melalui air seni tanpa terasa sakit sama sekali. Batu ginjal itu berukuran sekitar 0,5 cm dengan ketebalan sekitar 0,4 cm.

Sebelumnya, waktu kencing telah terasa butir-butir kecil seperti pasir keluar melalui air seni.

Kini ia sadar mengapa pinggangnya sering terasa sakit. Sejak minum Sano dan sekarang Credo, syukurlah selama 2 tahun ini ia tidak pernah terserang flu atau pilek.

Ibu Nita, istri Pak Bayu, berusia 51 tahun juga rutin minum Sano selama 2 tahun ini. Dulu setelah 3 bulan minum Sano, keluar batu ginjal melalui air seni. Batu ginjal itu tipis saja, tidak terlalu besar. Ia merasa sakit sekali waktu batu itu keluar. Sebelumnya waktu kencing, air seni tampak hitam seperti kopi dan keruh dan terasa ada serbuk-serbuk kecil yang keluar bersama air seni itu.

Dulu sebelum minum Sano, ia langganan flu (pilek) hampir tiap minggu. Obat favoritnya adalah Paramex. Sekarang ia telah terbebas dari flu yang amat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bapak N (70), di Matraman yang telah lama menderita sakit ambeien sampai keluar darah dari dubur sembuh setelah minum 4 botol. Gadis V (21) di Pamulang tak diganggu sakit ambeien lagi setelah rutin mengkonsumsi Sano. Bapak R (29) di Pasar Minggu mengalami kemajuan, daging anus yang keluar sudah jauh berkurang.

Pak Charles Temu (46) di Caman, Bekasi cukup lama menderita sakit ambeien. Bila mengendarai sepeda motor ia amat tersiksa. Setelah minum Sano 5 botol, ia lega mengucapkan “Good bye, ambeien.”

?????????????

Charles Temu mengucapkan “Selamat tinggal, ambeien!”

Ibu S (60) di Bekasi sembuh dari herpes setelah konsumsi 2 botol. Bapak R (55) di Banten sembuh dari penyakit herpes yang telah diderita 4 tahun setelah minum Sano 2 bulan.

Pak Rahmat (49) di Matraman saat dirawat di rumah sakit di Jakarta Pusat minum Sano yang diberi seorang teman yang bezuk. Hanya minum dua hari, ia langsung keluar dari rumah sakit. Setelah menghabiskan 1 botol ia merasa terbebas dari vertigo. Ibu Yuniwati (50) pada tahun 1999 pernah menderita vertigo. Tahun 2011 dan 2012 pernah muncul lagi sakit vertigo ini. Tahun 2013 ia pernah terserang vertigo, ia minum Sano 1 sendok makan dan langsung kembali sehat setelah 10 menit. Karena rutin mengkonsumsi ramuan ini sekarang ia telah terbebas dari vertigo. Pak Tomi (38) selama 4 tahun ini menderita vertigo. Baru 6 bulan bekerja di Jepang ia terpaksa pulang karena penyakit vertigo. Ke mana-mana ia selalu mencari informasi tentang obat vertigo dan menemukan bahwa belum ada obat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit ini. Tiap bulan rata-rata ia terserang vertigo 2 x. Seorang temannya memberinya 1 botol Sano. Syukurlah selama 1 bulan ini ia tak mengalami vertigo. Ia membeli 15 botol dan ada yang ia bagi-bagikan kepada rekan-rekan kerjanya.

Pak S Belen (62) di Bekasi sembuh dari pneumonia setelah konsumsi 4 bulan. Pak Kasiran (45) di Tanjung Duren, Jakarta Barat menderita infeksi paru-paru sampai pasang oksigen di rumah. Baru 2 hari konsumsi selang oksigen sudah bisa dilepas.

Pak Y (70), Cengkareng pulih dari dampak sakit jantung, prostat, dan insomnia setelah konsumsi 4 bulan. Pak Santoso (72) di Kampung Sawah sembuh dari sakit prostat parah hanya dalam sebulan. Kelenjar prostatnya membesar dan menekan salurah kemih sehingga sulit kencing. Kencing pun tidak tuntas sehingga dalam sehari ia terpaksa bolak-balik ke toilet untuk kencing. Dari rumah sakit di Jati Sampurna ia dirujuk ke rumah sakit di Pasar Rebo, lalu dirujuk lagi ke rumah sakit Fatmawati. Selama sakit sudah tiga kali dipasang kateter untuk menyalurkan air seni. Dokter menyarankan agar prostatnya diperiksa dengan alat seperti USG dan paru-parunya dironsen. Ia menolak karena khawatir berdasarkan hasil pemeriksaan dokter akan menyarankan operasi prostat. Kebetulan melalui sahabat ia mendapatkan ramuan Sano. Karena sakitnya sudah parah, sahabatnya bertanya kepada kami apakah boleh minum Sano dua kali sehari. Jawaban kami adalah boleh dua kali tapi jika sudah membaik ya cukup sekali saja. Ternyata setelah minum 2 botol selama 1 bulan, kelenjar prostat yang bengkak telah mengecil dan kateter dicabut. Sekarang ia bisa kencing secara normal. Bapak M (70) di Kampung Sawah sembuh dari penyakit prostat setelah konsumsi 3 botol dan obat dokter sudah bisa dilepas.

Pak Zaki (64) di Pekayon, Pasar Rebo menderita sakit prostat sampai harus pasang kateter. Telah ditetapkan hari operasi tapi setelah minum Sano 5 hari ia diperiksa dokter dan dinyatakan tidak perlu operasi. Ia pun menderrita sakit gastritis kronis yang menyebabkan ia harus buang air besar 8 s.d. 10 kali sehari. Ia juga menderita sakit perut karena ada daging (tumor) yang tumbuh di luar dinding usus. Setelah 3 minggu minum Sano prostat mulai membaik, buang air besar menjadi 3 x sehari, dan sudah tak terganggu sakit perut akibat tumor.

20141205_152500

Pak Zaki yang terbebas dari operasi prostat

Ibu I (76), Padalarang menderita penyakit osteoartritis (kerusakan tulang rawan sendi). Ia pernah terjatuh dan tulangnya retak. Ia harus terus-menerus dalam posisi tidur, tidak bisa bangun. Dokter tidak bisa melakukan tindakan operasi karena usia ibu ini telah terlalu tua. Hanya diberi obat penahan nyeri. Seminggu setelah minum Sano, ibu ini bisa bangun dari tempat tidur.

Pak Udin, 53 tahun, di Bekasi lebih setahun menderita pengapuran tulang atau osteoarthritis. Semakin hari semakin susah berjalan, sendi-sendi pada sakit dan terkadang ngilu. Setelah konsumsi 3 bulan, dia mulai bisa bergerak dan berjalan normal. Sudah bisa menyapu halaman dan membantu istri mencuci piring. Ia rutin minum sudah 7 bulan sampai sekarang. Ia berharap gerakan dan kemampuan berjalannya semakin baik agar ia bisa menyetir mobil sendiri.

SANO MENGATASI MASALAH TIDAK DATANG HAID 7 BULAN & VERTIGO IBU BIDAN DI JAKARTA TIMUR

Ibu AD, seorang bidan, 32 tahun, di Ciracas, Jakarta Timur pada usia 26 tahun mengalami kelumpuhan total. Ia terpaksa duduk di kursi roda. Ternyata sakit lain menderanya. Selama 7 bulan ia tidak mendapatkan haid. Ia pun mengkonsumsi Sano. Barusan minum 5 hari langsung ia mendapatkan haid, yang keluar berupa gumpalan-gumpalan darah.

Selain itu, ia pun terkena vertigo terutama saat ia merasa lehernya tegang. Setelah rutin minum Sano, vertigonya tidak kambuh lagi.

Suaminya adalah pribadi yang luar biasa. Dalam kondisi kelumpuhan total istrinya, suaminya tabah dan setia merawat, sampai memandikan dan mengurut-urut badannya bila terasa nyeri di sendi-sendi dan otot. Suaminya sampai belajar memijat untuk membantu istrinya. Selain itu, ia pun harus merawat dan menjaga putra satu-satunya yang kini berusia 8 tahun.

Ibu AD mau mengkonsumsi Sano lagi. Ya, ini karena ia sudah amat percaya khasiat Sano. Namun, untuk mengatasi kelumpuhannya yang mungkin disebabkan oleh stroke yang tidak disadari dan saraf otaknya yang bermasalah sesuai dengan pemeriksaan MRI, dan osteoartritis yang kini dialami, selain Sano ia kini mencoba mengkonsumsi Credo.

Semoga Credo dapat mengatasi kelumpuhannya agar ia bisa kembali menjalankan profesi bidannya dan hidup normal lagi.

Ibu Linda yang masih belia yang lama mendambakan momongan menelepon bahwa setelah mengkonsumsi Sano ia tidak mendapatkan menstruasi lagi. Setelah diperiksa dokter ia dinyatakan positif hamil. Ibu Ti (40-an) dari Surabaya dan suaminya mendambakan momongan. Keduanya sama-sama mengkonsumsi Sano. Setelah habis 1 botol ibu ini langsung hamil. Pak Heru (30) di Jakarta Timur menghadapi masalah dengan kesuburannya.Ia mulai mengkonsumsi menjelang pernikahannya. Setelah menikah, belum genap 2 bulan istrinya tak mendapatkan menstruasi. Setelah memeriksakan diri ke dokter, istrinya dinyatakan positif hamil. Ketiga ibu yang hamil ini langsung berhenti minum Sano karena Sano dapat menggugurkan janin dalam kandungan.

Ibu Ning (31) di Bogor telah satu kali mengalami keguguran dan sering telat haid tapi ternyata belum hamil juga. Bersama suaminya ia minum Sano. Setelah minum 1 botol, ia telat haid dan hasil pemeriksaan dokter menyatakan ia hamil. Kini usia kehamilannya menjelang bulan ke-8.

Eliske Purwaningrum (34), anak sulung kami mengalami kista di rahimnya sejak SMA. Melalui berbagai upaya akhirnya kista dapat diberantas menjelang pernikahan. Dalam kehidupan rumah tangganya selama hampir 5 tahun ia dan suaminya berjuang untuk mendapatkan momongan. Dua kali hamil berakhir dengan keguguran. Pada masa nifas (40 hari setelah keguguran dan dikuret), ia minum Sano untuk membersihkan rahim sekaligus memperkuat kandungan. Kemudian, ia berhasil hamil untuk yang ketiga kalinya. Kali ini ternyata kandungannya kuat selama 9 bulan dan pada tanggal 11 November 2014 berhasil melahirkan bayi laki-laki secara alami, tidak di-caesar.

Cucu lelaki dari anak pertama Eliske sesaat setelah partus

Eliske dan bayinya, Ananta Nugroho (yang berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga) sesaat setelah melahirkan.

Para ibu di Amerika Serikat, Finlandia, Inggris, Israel, Nigeria, dan Thailand berhasil hamil karena terutama mengkonsumsi cuka apel, bawang putih, dan lemon serta ada yang mengkombinasikannya dengan madu, jahe, dan terkadang kayu manis.

Seorang ibu di Ghana, Afrika berkali-kali memeriksakan diri ke dokter dan mengkonsumsi macam-macam obat tapi penyakit hepatitis B yang dideritanya tak kunjung sembuh. Setelah minum Sano empat hari, bengkak-bengkak dari kaki sampai wajah dan perutnya yang membuncit lebih besar dari waktu ia hamil mengempis. Setelah menjalani pemeriksaan lab, dokter menyatakan bahwa virus hepatitis B pada livernya telah hilang. Akhirnya ibu ini sembuh. Ibu Amsiyah, usia 39 tahun di Bandingan, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah menderita sakit hepatitis B sejak tahun 2012. Perutnya membesar seperti orang hamil 9 bulan. Ia mulai minum Sano sejak Juni 2014. Setelah minum Sano 11 botol, virus hepatitis lenyap dan perutnya kembali normal seperti sediakala dan napasnya normal kembali.

Intan (29) di Lubang Buaya, Jakarta Timur masuk ke sebuah rumah sakit di Jakarta Timur karena terserang tifus (typhus). Karena banyak nyamuk di rumah sakit itu ia takut terjangkit sakit demam berdarah dari pasien lain. Ia putuskan tak jadi opname. Setelah minum Sano dua hari kesehatannya pulih dan pada hari ketiga ia masuk kerja seperti biasa.

TERKENA DEMAM BERDARAH TAK PERLU OPNAME KARENA KONDISI DARAH BAGUS BERKAT SANO & XANTHI

Ibu Rini (54) dari Pondok Labu, Jakarta Selatan (Foto 1) pada tanggal 12 Juli tiba-tiba merasa demam dan punggung terasa pegal-pegal dan ngilu gak karuan sampai hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Tapi, ia paksakan diri ke dokter. Dokter bilang mungkin karena capek setelah mudik. Dia beri obat. Ini dokter langganan keluarga selama 29 tahun ini, sejak anaknya masih bayi. Dokter mengatakan, kalau sampai Kamis masih demam, ibu balik lagi.

Ibu Rini - Copy

Ibu Rini

Karena hari Kamis masih demam, ia menyuruh saya cek darah. Dari hasil lab diketahui ada gejala typhus (tifus) dan terkena demam berdarah (DB). Tapi, dokter heran, trombosit darah atau komponen sel darah yang berfungsi menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan masih di atas 200 000, tepatnya 205 000. Padahal, menurut dokter, biasanya di bawah 200 ribu, malah di bawah batas angka normal terbawah 150 000. Leukosit atau sel darah putih yang berfungsi membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi ternyata bagus, normal. Kekentalan darah bagus.

Pemeriksaan darah lengkap

.

Hasil lab Ibu Rini 1 - Copy

Hasil pemeriksaan lab Ibu Rini yang pertama

.

Hasil lab Ibu Rini 2 - Copy

Hasil pemeriksaan lab Ibu Rini yang kedua

Karena kondisi tubuh masih bagus sesuai dengan hasil pemeriksaan darah, terutama trombosit masih bagus, dokter memutuskan Ibu Rini tidak perlu opname. Dan, disarankan agar banyak minum air putih.

Ibu Rini sadar betapa selama ini ia rutin minum Sano dan dua bulan terakhir ini minum Xanthi. Dampaknya kondisi darah bagus sehingga bila terkena sakit akut mendadak seperti demam berdarah ini, ia tidak perlu dirawat inap di rumah sakit.

Cerita Ibu Rini mirip dengan pengalaman seorang bapak di Pekanbaru (70). Bapak ini rutin minum Sano dan ketika terserang demam berdarah, ia cepat sekali sembuh. Hanya dirawat inap 2 hari langsung dinyatakan sembuh oleh dokter dan boleh pulang ke rumah.

Pak N (69) dari Flores barat 4 tahun menderita telapak kaki dan jari-jari kaki bengkak dan nyeri serta timbul bercak-bercak hitam. Setelah konsumsi Sano 5 hari dan mengoles ramuan Sano pada bagian kaki yang sakit, bengkak  menurun dan bercak-bercak hitam mulai hilang. Pak Agung (31) di Bekasi menderita eksim pada tangan dan jari-jari tangan dan kaki sejak SMP. Bolak-balik ia berobat ke dokter kulit tapi tak kunjung sembuh. Dokter sendiri pun tidak dapat menyebut jenis eksim apa yang ia derita. Baru saja konsumsi 1 botol, eksimnya mulai hilang dan menunjukkan kemajuan luar biasa. Sekarang ia rutin minum Sano.

Ibu W (46) di Jatibening, Bekasi menderita penyakit aneh yang dokter pun bingung, tidak bisa menyebut penyakit apa. Jari tangannya jadi pucat dan putih seperti jari mayat. Setelah minum Sano 2 bulan, jari tangannya berangsur pulih dan akhirnya sembuh. Bapak A (70-an) di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur lama menderita terkelupasnya jari-jari tangan. Dugaannya sebagai tukang batu tangannya terkena air kapur tembok. Setelah konsumsi Sano 4 bulan, jari-jari tangannya kembali pulih, menjadi halus.

Seorang anak SMP berusia 14 tahun di Kampung Sawah rutin mengkonsumsi Sano mengikuti teladan orang tuanya. Sekali ia menjalani pemeriksaan darah di lab. Perawat terheran-heran melihat betapa bening warna merah darah anak ini. Perawat bertanya kepada orang tuanya, mengapa kualitas dan warna darah anak ini amat bagus. Orang tuanya mengatakan, ia rutin minum Sano selama 9 bulan ini. Akhirnya perawat itu memesan pula Sano.

Ibu N (49) di Jakarta Selatan menderita sakit gondok (hipertiroid). Setelah konsumsi 2 bulan, gondoknya mulai mengecil. Anak bernama H (7), siswa kelas I SD sakit gondok. Ada 3 benjolan sekitar telinga dan leher. Setelah 1 bulan konsumsi Sano, tiap pagi 1 sendok teh, 2 benjolan telah hilang. Tinggal 1 benjolan yang terbawa sejak lahir yang diharapkan bisa hilang.

.

IBU 50 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT GONDOK / TIROID BERKAT SANO

Ibu Sunaya, 50 tahun, di Jatiasih, Kota Bekasi menderita sakit gondok atau tiroid yang membesar ke luar selama lebih dari 2 tahun. Dampaknya antara lain ia sering merasa pusing, mual-mual dan muntah. Berobat ke dokter terus dilakukan tapi tak berhasil.

Akhirnya ia mengenal Sano dan bisa sembuh setelah konsumsi 6 bulan. Guna mencegah terserang berbagai penyakit lain dan menjaga imunitas dan stamina tubuh, ia rutin minum Sano selama dua setengah tahun ini.

Lihat 3 foto terbaru Ibu Sunaya. Agar terlihat lehernya, ditampilkan juga foto tanpa jilbab. Terima kasih, Bu Sunaya.

.

IBU 54 TAHUN DI SEMARANG SEMBUH DARI SAKIT GONDOK, DAGING TUMBUH, DAN DARAH TINGGI BERKAT SANO

dwi-untoro-bersama-ayah-dan-ibu

Dwi Untoro pada hari wisuda setelah menyelesaikan studi electrical engineering, didampingi ayah dan ibu (Harni)

Ibu Harni, 54 tahun, di Semarang sakit darah tinggi tak kunjung sembuh. (Lihat foto di atas). Sudah diobati oleh beberapa dokter dan sudah berganti dokter tidak kunjung sembuh. Selain darah tinggi, ibu juga menderita batuk kering.

Dulu, sebelum minum Sano, tensi mencapai 190 (obat dari dokter pun tidak manjur, masih sama 190). Akhirnya setelah minum Sano tensi berangsur turun walaupun bertahap. Sekarang sudah turun ke angka 140.

Nah, alhamdulillah juga gondok yang lumayan besar di leher ibu yang timbul waktu batuk kering dulu tak sengaja sembuh dan kempes, padahal tidak sengaja mengobati gondok itu.

Selain itu, ibu juga memiliki benjolan daging hidup di siku tangannya (orang Jawa menyebutnya uci-uci). Benjolan itu sudah ada sejak masih kecil. Sebenarnya tidak mengganggu tapi lama-lama semakin tumbuh membesar. Sempat bapak pernah bilang ini bakal dioperasi nantinya. Nah, Alhamdulillah tidak disadari, daging tumbuh itu berangsur hilang. (Dikisahkan oleh Dwi Untoro, putra Ibu Harni)

Ibu Nurlaila (68) di Perumnas II Bekasi Barat menderita komplikasi penyakit diabetes, ginjal bengkak, jantung, paru-paru basah, kolesterol tinggi, dan asam urat. Bolak-balik ia dirawat di rumah sakit, dan di rumah pun tidak leluasa berjalan. Untuk urusan buang air besar ia harus dipapah ke toilet. Setelah konsumsi Sano 2 minggu ia sudah bisa berjalan sendiri dan bisa buang air besar sendiri tanpa perlu ditolong. Setelah 3 menghabiskan 3 botol, ia memeriksakan diri secara menyeluruh di rumah sakit. Kadar gula darah sewaktu dan puasa kini telah normal, ginjalnya sudah tak bengkak, kondisi jantung membaik, paru-paru basah telah pulih, kadar kolesterol dan asam urat mengalami kemajuan. Ibu Nurlaila seolah mengalami mujizat. Keluarga besar dan tetangga pada heran karena kondisinya membaik dan tampak lebih segar bugar setelah 3 bulan.

?????????????

Kalangan artis juga telah mengkonsumsi Sano

Pak Edy Oglek yang kini sedang populer dalam sinetron “Tukang Bubur Naik Haji” sebagai Haji Kardun Altajirun, mantan suami Bos Romlah. Dia sudah beberapa kali datang membeli Sano ke rumah. Saat pertama kali datang, Nenty karyawan yang bertugas menemui konsumen, langsung berlari ke dalam rumah karena mengenal, ah, ini Haji Kardun sambil ketawa. Istri keluar menyapa dan menanyakan, ah, bapak ini Haji Kardun di sinetron itu ya. Hahaha. Pernah dia datang beli 30 botol, pasti untuk dibagi-bagikan kepada bintang-bintang film dan crew sinetron.

Suatu kali saya menyapa, “Pak Edy ini mainnya bagus di sinetron, yang ada pesta kawin lalu ada petugas khusus yang harus mengawasi jangan sampai pak ini muncul. Eh, ternyata pak berlagak seperti orang kurang waras dan berhasil mengacaukan dan membatalkan pernikahan itu.” Pak Ey berlatih drama waktu muda di Gelanggang Remaja di Otista, Jakarta Timur. Ia bersedia diambil foto untuk dimuat di posting di internet. Semua yang ada di rumah pada ketawa. Hahaha. Pak Edy mengacungkan jari jempol untuk keampuhan Sano. Terima kasih, Pak Haji Kardun, eh Pak Edy Oglek.

?????????????

Ada juga presenter terkenal di TV nasional yang melalui orang lain membeli Sano dari agen di Senayan.

Ibu Yeni Rimawati, 44 tahun, di Waingapu, Sumba, NTT lama menderita sakit kepala yang sering mengganggu. Setelah konsumsi Sano 3 bulan, hampir tidak pernah sakit kepala lagi. Ibu ini rutin minum Sano sampai sekarang. Badan terasa kian fresh, segar dan kulit tambah terang dan halus.

Yeni Rimawati

Ibu Yeni Rimawati sembuh dari sakit kepala bertahun-tahun

KAKEK 85 TAHUN DI KUPANG SEMBUH DARI INFEKSI PARU-PARU, SAKIT JANTUNG, DAN GAGAL GINJAL DENGAN SANO SELAMA 8 BULAN DAN KEMUDIAN FIDES MENJELANG 8 BULAN SEKARANG

Suami teman saya juga konsumsi Sano. Setelah kontrol di Rumah Sakit Harapan Kita,..lokasi penyumbatan berubah. Sumbatan lama bersih… tapi ada sumbatan di tempat lain. Mungkin saja karena pola makan tidak dijaga.

Kalau ayah saya (Thomas Ke Lele) saat ini sudah berusia 85 tahun. Tahun 2010 divonis menderita infeksi paru-paru, sakit jantung, dan gagal ginjal. Dari tahun 2010 – 2015 ayah saya gunakan obat alternatif. Ginjal dan paru-paru membaik tapi beberapa kali masuk-keluar rumah sakit karena jantungnya…tiba-tiba nyeri sampai rasa seperti sesak napas. Berdasarkan hasil EKG, ayah saya menderita pembengkakan otot jantung. Terus disarankan untuk dirujuk ke RS Harapan Kita, karena peralatan masih kurang di rumah sakit di Kupang.

Tetapi, karena pertimbangan faktor umur, kami tidak mau ayah dirujuk ke Jakarta. Hasil lab: kolesterol dan juga gula darah tinggi. Waktu menjenguk suami teman saya yang baru pulang dari RS Harapan Kita, dia bercerita kalau dia lagi minum Sano. Saya tertarik karena dari sisi harga terjangkau, dibandingkan dengan obat yang selama ini saya berikan kepada ayah saya.

Akhirnya kami sekeluarga rutin konsumsi Sano dan kemudian Fides. Sampai sekarang ayah saya tidak pernah masuk rumah sakit lagi. Keluhan nyeri dada juga tidak pernah lagi.

Sekarang kami beralih ke Fides. Kami sekeluarga konsumsi Sano sejak April 2015 lalu beralih ke Fides. Lupa persisnya kapan, tapi seingat saya satu bulan setelah launching Fides. Waktu itu jarang on line, kurang infor kalau ada produk baru. Kami beralih ke Fides karena ayah saya telah mengalami komplikasi tiga macam penyakit dan jintan hitam (habbatussauda) pada Fides dapat menolong ayah saya yang telah sakit sekian lama.

Teman-teman lain di Kupang kini mengikuti jejak ayah saya, konsumsi Sano atau Fides. Namun, ada pengguna sirup herbal ini yang hanya minum 2 botol dirasa tidak ada perubahan, langsung berhenti atau beralih ke produk lain yang iklannya menjanjikan kesan seolah-olah cepat sekali sembuh, padahal jamu kan berbeda dengan obat dokter.

Kiriman Yumi Ke Lele, Dinas Kesehatan Kupang

Dokumen medis waktu rawat inap di rumah sakit pada tahun 2009 karena gagal ginjal, infeksi paru-paru, dan jantung koroner tidak diarsipkan.

Berikut ini data dokumen medis yang bisa dikemukakan.

Hasil lab ayah 1 Juli 2010

Sebelum minum Sano: Hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele tanggal 1 Juli 2010: Bilirubin direct tinggi, cholesterol tinggi (210), LDL tinggi (142), dan gula darah puasa juga tinggi (167).

Hasil lab ayah 28 Oktober 2010

Setelah 3 bulan, hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele tanggal 28 Oktober 2010: Kolesterol (218) dan gula darah masih agak tinggi (154).

Pengantar pulang ayah 2011

Bapak Thomas Ke Lele terpaksa dirawat inap di rumah sakit tahun 2011 karena sakit jantung koronernya parah. Inilah surat pengantar pulangnya.

Hasil lab ayah 4 April 2013

Hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele 4 April 2013: Kolesterol masih tinggi (288).

SETELAH MINUM SANO

Hasil lab 4 Juni 2015

Setelah 2 bulan minum Sano sejak April 2015, pada tanggal 4 Juni 2015 hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele benar-benar bagus: SGOT, SGPT, ureum, creatinin, asam urat, kolesterol, trigliserida, HDL, LDL, gula darah puasa semuanya dalam batas normal. Sungguh ajaib.

LALU, SETELAH BERALIH KE MINUM FIDES:

Hasil lab ayah 9 Mei 2016

Karena sebelumnya, Bapak Thomas Ke Lele menderita komplikasi pneumonia, sakit jantung koroner, dan gagal ginjal serta ada gejala diabetes, ia beralih mengkonsumsi Fides secara rutin. Hasil pemeriksaan lab pada tanggal 9 Mei 2016: SGOT, SGPT, ureum, creatinin, asam urat, kolesterol, trigliserida, HDL, LDL, gula darah puasa semuanya dalam batas normal. Amat menggembirakan.

Mama ibu Yumi Ny. Alberthina Dima, 75 tahun menderita kolesterol tinggi. Setelah rutin minum Sano dan kemudian Fides, kini ia sudah kembali sehat, tak diganggu kolesterol lagi.

Suami ibu Yumi, Bapak Alexius Leka, 41 tahun, di-diagnosis dokter menderita hepatitis B. Hasil pemeriksaan lab menunjukkan fungsi hati tinggi, SGPT dan SGOT di atas normal, pemeriksaan imuno serologi: HBSAG reaktif. Bapak Alexius Leka juga sudah sembuh dari hepatitis B. Fungsi hati telah normal, kolesterol pun sudah turun.

Hasil pemeriksaan lab Bapak Alexius Leka sebelum minum Sano dan Fides:

Hasil lab suami 3 Sept 2012

Hasil pemeriksaan lab Bapak Alexius Leka tanggal 3 September 2012: Fungsi hati, SGPT dan SGOT di atas normal.

Hasil lab suami 24 Nov 2012

Hasil pemeriksaan lab, imuno serologi Bapak Alexius Leka sekitar 2 bulan kemudian, pada tanggal 24 November 2012: HBSAG reaktif.

Kedua hasil pemeriksaan lab ini menunjukkan bahwa Bapak Alexius Leka menderita penyakit hepatitis B.

SETELAH MINUM SANO 7 BULAN DAN FIDES MENJELANG 7 BULAN SEKARANG:

Hasil lab suami 9 Mei 2016

Hasil pemeriksaan lab pada tanggal 9 Mei 2016: SGOT dan SGPT telah normal, fungsi hati telah normal, dan kadar kolesterol telah turun.

Dengan demikian, kesimpulannya adalah Bapak Alexius Leka telah sembuh dari penyakit hepatitis B  setelah rutin minum Sano dan kemudian Fides.

.

Testimoni TaiwanTestimoni Taiwan 2

Testimoni Taiwan 3.

Testimoni Paraguay

5 DOKTER PERCAYA DAN KONSUMSI SANO

Dari satu agen di Bekasi kami mendapatkan informasi bahwa lima dokter membeli dan mengkonsumsi sirup herbal Sano. Kelima dokter itu berusia 40-an, 50-an, dan 60-an tahun. Ada bapak dokter dan ada juga ibu dokter.

Ada yang malah membeli Sano botol besar 600 mili untuk dikonsumsi seluruh keluarga. Ada yang meyakinkan saudara dan kerabatnya, bahkan rekan dokter seangkatannya sehingga mereka pun membeli dari agen tersebut.

Setelah akrab, agen kami ini bertanya kepada seorang dokter yang sudah senior. Pak dokter kan ahli obat. Apa gak salah nih, Pak dokter minum Sano. Katanya, ah, obat dokter itu kan obat kimia. Setelah obat farmasi itu habis, badan kok malah lemah.

Seorang ibu dokter yang juga membeli malah menunjukkan jempol ke arah botol Sano, sambil berujar, ramuan herbal ini bagus sekali. Kerja jantung saya jadi tambah bagus.

.

DOKTER SARANKAN PASIENNYA KONSUMSI SANO

Seorang ibu usia 55 tahun di Bandung disarankan dokter ahli penyakit jantung mengkonsumsi Sano. Yang menceritakan hal ini adalah suaminya dan anak mantunya yang membeli Sano pada agen di Bekasi.

Yang menjadi agen ini menanggapi, kok aneh, biasanya dokter memberi resep obat farmasi. Jawaban keduanya adalah kata dokter obat farmasi itu membuat pasien tampak cepat sembuh tapi cepat pula sakit jantung itu kambuh lagi. Lagian, obat farmasi suka merusak ginjal. Kata dokter itu, sirup herbal Sano bekerja perlahan, lebih lama tapi pasti sembuh.

Ibu yang sakit jantung itu minum Sano sekitar 3 botol, lalu memeriksakan diri ke dokter tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kerja jantungnya mulai bagus. Ia mulai pulih. Hampir setahun ini ibu ini mengkonsumsi Sano dan kini sakit jantungnya tak kambuh lagi.

Tetangga pada heran menyaksikan perkembangan pulihnya ibu ini dan mulai tertarik membeli Sano. Akhirnya, keluarga ini menjadi reseller sirup herbal Sano. Menjual Sano tidak hanya kepada tetangga tapi juga kenalan dan orang-orang lain yang mendengar cerita tentang kesembuhan ibu ini.

Ternyata dokter ahli jantung yang menyarankan minum Sano ini sekeluarga telah lebih duluan mengkonsumsi Sano. Terima kasih, Pak Dokter.

.

BAPAK 68 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG RING BERKAT SANO, NAMUN BERHENTI MINUM, DAN DAMPAKNYA TERJADI PENYEMPITAN KORONER LAGI

Bapak Nai

Pagi ini, Pak Nai, 68 tahun, tinggal di Matraman, Jakarta Timur, yang diberkahi 5 anak yang semuanya sudah menikah dan memberinya 15 cucu, muncul lagi di pondok kami.

Ia bercerita. Lebih dua tahun lalu, ia memeriksakan diri di sebuah rumah sakit swasta di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Dokter ahli jantung memeriksanya dengan alat echo dan echocardiogaphy (sering disebut juga USG jantung) dan disarankan menjalani operasi pasang ring. Sakit jantung koronernya ini merupakan dampak sakit diabetes yang telah dideritanya selama 6 tahun.

Ia menolak operasi pasang ring. Dokter yang menanganinya marah dan langsung pergi meninggalkannya, padahal dadanya masih terbuka, belum mengenakan baju.

Langsung ia ke pondok kami dan membeli 4 botol Sano, diminum 1 sendok makan tiap pagi setelah bangun tidur. Setelah 4 bulan ia memeriksakan jantungnya di Rumah Sakit Budi Asih di Cawang, Jakarta Timur.

Dokter ahli jantung yang memeriksanya terheran-heran karena kondisi jantungnya bagus, tidak ada penyumbatan. Paru-parunya juga dinyatakan bersih. Kadar gula darahnya telah normal. Kata dokter itu, Pak harus bikin selamatan karena sakit jantungnya sudah sembuh, tidak perlu operasi pasang ring.

Ia pun kemudian melakukan ibadah umroh di Tanah Suci.

Lalu, ia berhenti minum Sano. Dua tahun berlalu dan pagi ini tiba-tiba ia muncul lagi di pondok kami. Karena ia merasa sesak napas dan sakit asam lambung dan nafsu makannya hilang, ia memeriksakan diri di Rumah Sakit Carolus di Jakarta Pusat.

Dokter ahli jantung yang memeriksanya menyatakan telah terjadi penyempitan lagi di pembuluh koronernya. Karena itu, ia langsung datang untuk membeli Sano lagi.

Kami katakan, sakit jantung koroner dan sakit diabetes itu adalah dua penyakit yang tergolong penyakit degeneratif. Penurunan fungsi organ jantung dan pankreas dan fungsi organ-organ itu tidak mungkin pulih lagi ke 100% seperti sebelum sakit. Karena itu, dokter selalu menyarankan bagi penderita sakit jantung koroner dan diabetes agar minum obat seumur hidup.

Sano ini pun sebagai sirup herbal sebaiknya diminum terus agar sakit jantung dan sakit diabetes bapak tidak kambuh lagi.

Sekarang baru dia sadar. Syukurlah. Ia tampak optimis. Dan, ia masih berani mengendarai motor, bahkan dari Jakarta ke Jawa pp.

.

SANO MENYEMBUHKAN SAKIT GIGI

Sakit gigi sering secara berkala datang menyiksa saya. Biasanya saya minum obat penahan sakit dan memeriksakan diri ke dokter gigi. Bila tiba-tiba sakit gigi menyerang, saya membeli obat sakit gigi dan obat penahan sakit di apotek. Satu saaat ketika gigiku sakit karena infeksi pada gigi yang berlubang, istriku menyarankan minum Sano 1 sendok makan, ditahan di mulut pada bagian gigi yang sakit, kumur-kumur lalu ditelan. Benar saja, hanya dalam 5 menit, sakit gigiku sirna, dan saya merasa lega. Sejak saat itu saya tidak bingung lagi bila sakit gigi menyerang. Ada Sano yang jadi andalan saya.

Pak Miko, 43 tahun dari Cakung, Jakarta Timur mengirim kabar berikut ini.

Menuang pengalaman …. semalam aku sakit gigi kira-kira Jam 9 malam. Rasanya sakit buaanget… Saya langsung gosok gigi ..dan sampai Jam 1 malam sakit tidak kunjung sembuh…. Akhirnya saya minum Sano 3 sendok makan. Saya kumur-kumur selama kurang lebih 3 menit…. Setelah itu saya telan.Di mulut terasa panas dan pedas….sakit gigiku langsung mereda… sampai saya tertidur dan ketika bangun pagi harinya sakit gigiku sudah hilang. Wau…senang sekali hatiku…. Aku berterima kasih sama Tuhan … dan herbal Sano…. Mantap.

SAKIT AMANDEL ANAK 8 TAHUN SIRNA SETELAH MINUM SANO 3 MINGGU

Rama, anak SD kelas II, berusia 8 tahun dari Pondok Petir, Depok, dekat Pamulang, menderita sakit amandel. Amandel-nya radang, bengkak, jadi sulit makan. Ibunya memberi dia minum Sano. Tapi, namanya anak-anak ya sulit disuruh minum Sano tiap hari.

Berhenti minum radang amandelnya kambuh, karena sembarangan makan dan minum. Tiga kali terulang siklus yang sama: minum Sano – stop – radang amandel kambuh – minum Sano lagi.

Mengamati anaknya tak sembuh-sembuh, ibunya mulai bertindak tegas, harus minum rutin tanpa bolong sehari. Setelah 3 minggu rutin minum, syukurlah sakit amandelnya sirna.

Sekarang Rama malah menuntut minum Sano tiap hari. Takaran minumnya tidak sesuai dengan yang tertulis di label, untuk anak-anak hanya satu sendok teh. Ia