Posts Tagged ‘Singapura’

Sirup herbal CV SANO unggul menyembuhkan 8 penyakit komplikasi sekaligus. Murah meriah

Maret 16, 2018

Image may contain: food

Bapak yang sudah sepuh di Cilacap menderita stroke dan sakit jantung koroner. Ia sudah mencoba pengobatan di rumah2 sakit terkenal di Semarang, Surabaya, Jakarta, Malaysia, Singapura, Guanzou di China. Sudah habis bermilyar rupiah. Tapi, semuanya tidak berhasil.

Akhirnya, ia mengenal sirup herbal kami. Eh, kondisi jantung dan stroke terus membaik. Sembuh akhirnya. Padahal, uang yang keluar hanya secuil. Tidak perlu milyaran rupiah.

Kini seluruh keluarga besar, teman, dan kenalannya mengkonsumsi sirup herbal kami.

Banyak testimoni di posting kami tentang aneka-keajaiban berkat 8 sirup herbal kami.

 

Ibu A, 54 tahun, di Jakarta Barat menderita 8 penyakit komplikasi. Mulai dari sakit diabetes, kemudian ke sakit jantung koroner, koleterol, asam urat, batu empedu, batu ginjal, darah tinggi, infeksi paru-paru (pneumonia).

Kondisinya melemah. Bernapas terasa berat. Berjalan pun harus dipapah.

Setelah minum LIBER 12 hari, hasil pemeriksaan di rumah sakit:

Darahnya sudah encer.

Kadar kolesterol total jadi normal.

Kadar gula darah puasa normal.

Kadar asam urat dari 9.0 turun menjadi 7.0. Kurang 1 poin normal.

Tensi darah, tensi jadi normal.

Jumlah denyut jantung per menit jadi normal.

Bernapas tidak terasa berat lagi. Kuat berjalan, tidak perlu dipapah lagi. Ia tampak segar, berwajah cerah, dan mulai mudah tersenyum. Para anggota keluarga gembira, tetangga heran.

Kini Ibu A terus rutin minum Liber.

Kunjungilah:

http://sanoherbal.id/web17/sbelen/

https://www.facebook.com/Sirup-SANO-1442545299377444/

https://sbelen.wordpress.com Carilah posting tentang 8 sirup herbal kami.

Iklan

SMA Selamat Pagi Indonesia: Model sekolah entrepreneur berasrama serba-gratis

Januari 26, 2016

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia mementaskan Pesona Sang Garuda

 

Adakah sekolah menengah umum, SMA di tanah air yang terfokus membekali siswa menjadi entrepreneur? Umumnya dapat dikatakan tidak ada. Kalau sekolah menengah kejuruan, SMK membekali siswa menjadi entrepreneur ya itu logis, masuk akal karena itulah satu tujuan SMK sebagai sekolah terminal, lulusan terjun ke dunia kerja.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI) di Kota Batu, Kabupaten Malang. Sekolah ini memiliki laboratorium entrepreneurship , sebagai sarana mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur.

SMA Selamat Pagi Indonesia Pentas 3

Inilah gedung utama SMA Selamat Pagi Indonesia di Batu, Malang

Adakah SMA di tanah air yang dapat dikatakan sebagai sekolah terminal terakhir yang tidak mendorong siswanya melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) tetapi memotivasi siswanya untuk merintis usaha menjadi entrepreneur, menjadi pebisnis belia? Tidak ada. Tujuan SMA adalah terutama menyiapkan siswa agar mampu melanjutkan pendidikan ke PT. Lulusan yang tidak melanjutkan ke PT biasanya karena orang tua tidak mampu membiayai pendidikan lanjutan anaknya.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur. Sekolah ini tidak melarang lulusannya melanjutkan pendidikan ke PT. Namun, mengingat lulusannya tidak lagi memiliki orang tua atau masih memiliki orang tua tapi tidak mampu, tampaknya hanya ada segelintir siswa yang akan melanjutkan ke PT. Ada lulusan yang telah bekerja atau punya usaha sendiri yang kemudian melanjutkan pendidikan ke PT atas biaya sendiri.

Adakah SMA tanpa bayar uang sekolah untuk sumbangan pembangunan pendidikan (SPP) yang disebut sekolah gratis? Ada, yaitu sekolah negeri. Namun, pakaian seragam, buku pelajaran harus tetap dibeli orang tua. Kegiatan ekskul (ekstrakurikuler) tetap harus dibiayai orang tua. Adakah SMA swasta di tanah air yang gratis, tanpa bayar SPP, tanpa bayar pakaian seragam dan tanpa bayar buku pelajaran, serta tanpa bayar kegiatan ekskul? Pada umumnya tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

Adakah SMA berasrama yang orang tuanya tidak membayar uang asrama? Ada sedikit sekolah terutama yang didirikan panti asuhan. Namun, adakah SMA berasrama yang gratis segala-galanya, termasuk tanpa bayar uang asrama tapi siswanya malah mendapatkan uang tabungan bulanan sebagai imbalan terhadap kerjanya? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Setiap bulan tiap siswa mendapatkan uang tabungan bulanan, yaitu di kelas I Rp 100 ribu dan di kelas II dan III Rp 150 ribu.

Adakah SMA serbagratis yang menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim piatu, dan anak dari keluarga miskin dari Sabang siswa Merauke , dari Sangir-Talaud siswa Rote dan mendidik mereka menjadi calon entrepreneur? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

?????????????

 

Seeing is believing

Tiga tahun ini dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pimpinan yayasan sekolah swasta, dalam pelatihan guru, dalam diskusi lewat milis, kami selalu mempromosikan SMA Selamat Pagi Indonesia. Agar omongan kami dipercaya, kami berpura-pura seolah-olah telah melihat langsung sekolah ini. Padahal, data yang kami gunakan hanya berbekal informasi dari internet dan cerita seorang ketua yayasan persekolahan di Palangkaraya ketika kami menatar guru-guru dan kepala sekolah yayasan ini di Palangkaraya. Agar lebih dipercaya, bila ada yang bertanya bagaimana meminta izin berkunjung ke sekolah ini, kami memberi nomor telepon sekolah, bahkan No. Hp pendirinya, yaitu Pak Julianto Eka Putra.

Sabtu, 16 Januari 2016, kesempatan berkunjung ke sekolah ini datang. Tanggal 15 s.d. 17 Januari, angkatan 1979 Fakultas Psikologi UI melakukan reuni di Surabaya, menjadi tamu Laksma A W Burhan dan Kolonel Mithra, dua teman angkatan kami yang bekerja di Dinas Psikologi Angkatan Laut di Sidoarjo. Laksma A W Burhan adalah Kepala Dinas Psikologi AL ini. Pada hari kedua Surabaya tour ini, kami berkunjung ke Malang, khususnya ke Kota Batu untuk mengunjungi Museum Angkut.

Ketika bus yang mengantar kami mendekati Museum Angkut di Kota Batu, tiba-tiba timbul niat saya untuk mengunjungi SMA Selamat Pagi Indonesia. Kunjungan ke Museum Angkut dapat dilakukan di waktu lain, bersama keluarga nanti. Langsung saya minta izin kepada ketua rombongan untuk memisahkan diri dari rombongan yang akan berkunjung ke Museum Angkut selama 2 jam. Setelah diizinkan saya menelepon temanku, seorang pengacara yang berdomisili di Kota Batu. Temanku yang masih muda ini bergerak cepat. Ketika bus rombongan tiba di Museum Angkut, temanku ini sudah tiba duluan di sana, siap mengantar saya ke SMA SPI.

 

 

?????????????

 

?????????????

Hamparan lahan 3,3 ha SMA Selamat Pagi Indonesia, dibatasi kali, anak sungai Brantas: Medan latihan kecakapan hidup dan entrepreneurship.

Setelah melapor ke Pos Satpam, kami dipersilahkan menemui Pak Didiek. Ketika berjalan menyusuri gedung-gedung sekolah ini mencari Pak Didiek, kami bertemu dengan seorang anak putri bernama Cika. Yang membuat saya heran, Cika menyapa kami, “Selamat pagi, Pak.” Dalam hati saya pikir, ah, anak ini salah. Masa’ siang dibilang selamat pagi. Waktu berjabat tangan, tangan kanan kami ditempelkan pada pipinya. Ia adalah seorang siswa kelas III, berusia 17 tahun, berasal dari Tobelo, Halmahera, Maluku Utara. Ayah dan ibunya telah berpisah.

Cika tampak ceria, lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan. Tidak ada rasa canggung berbicara dengan tamu. Ia tidak ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Cita-citanya menjadi pengusaha. Tiap bulan uang tabungannya bertambah Rp 150 ribu. Dengan uang yang terkumpul ia bisa berlibur ke Tobelo. Tapi, ia merasa tidak perlu berlibur. Ia betah terus belajar dan menimba kiat-kiat bisnis di sekolah ini. Berkali-kali ia menyelipkan kalimat “Semuanya ini karena kemurahan Tuhan.”

Waktu sedang diantar Cika, tiba-tiba seorang anak cowok berlalu. Cika memanggilnya untuk mendekat dan ia langsung mengucapkan selamat pagi, padahal hari telah siang. Kami berjabat tangan dan ia menempelkan tangan kanan kami ke pipinya. Melihat tampangnya sudah bisa kutebak, ah, anak ini pasti berasal dari Timor, dari “negeriku” NTT. Benar, dari SoE, Timor Tengah Selatan (TTS). Bilis anak yatim piatu. Ia kini berusia 16 tahun, kelas II. Iabetah di sini. Ia sudah bisa mengerti bahasa Jawa dan sekali-sekali menjawab dengan bahasa Jawa dalam percakapan dengan teman-temannya. Ia bernasib baik sampai ke sekolah ini karena didorong kepala SMP-nya di SoE agar melamar ke sekolah ini. Alekot (bagus), Bilis!

?????????????

Selalu selamat pagi. Ceria, gembira, sehat. Cika (kanan) dan Bilis (kiri).

 

Sekolah ini fenomenal karena gratis segala-galanya dan bahkan memberi uang kepada siswa sebagai imbalan latihan bekerja, latihan entrepreneurship. Sekolah ini hanya menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim-piatu termasuk yang orang tuanya cerai, anak keluarga miskin orang tua masih bersatu dan lengkap. Dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir-Talaud siswa Rote. Persentase siswa yang diterima menurut persentase penganut agama di Indonesia sambil mengikuti kuota daerah agar siswa dari kelima agama yang diakui resmi di Indonesia dan dari berbagai daerah di Indonesia terwakili. Di sekolah yang menampung siswa beragam agama dan suku bangsa ini ditumbuhkembangkan semangat persatuan sebagai bangsa Indonesia yang menghargai perbedaan dan melaksanakan toleransi. Selain itu ditumbuhkembangkan pula jiwa entrepreneurship sebagai bekal mencari nafkah dan berbuat bagi bagi masyarakat sekitar.

mencemoh

Julianto Eka Putra pendiri SMA SPI.

Julianto Eka Putra 2

Bersemangat. Julianto di tahun 2012

Julianto Eka Putra

Julianto Eka PutraL Belajar dari mengalami. Mewujudkan impian anak-anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan walau orang tuanya miskin.

Yenny Tantono

Yenny Tantono, istri Pak Julianto Eka Putra. Di belakang suami yang hebat ada istri yang hebat.

11825910_1130067353673595_5513002837954372967_n

Berlibur ke luar negeri bersama istri dan ketiga anak: Dari kiri ke kanan: Pak Julianto, Angeline, Bu Yenny Tantono, Jean, dan Stevanus. Anak-anak SMA Selamat Pagi Indonesia juga diberi kesempatan studi banding ke luar negeri.

 

Pendirinya adalah Julianto Eka Putra, pria asal Surabaya yang kini berusia 43 tahun. Masih muda. Ia bermimpi Indonesia menjadi bangsa yang saling menghargai perbedaan suku dan agama. Ia pun coba mewujudkan mimpi tersebut lewat SMA Selamat Pagi Indonesia, sekolah serbagratis yang dia bangun di Batu, Jawa Timur.

Sekolah yang mulai beroperasi pada 2007 ini unik. Siswa yang diterima di sekolah itu harus memenuhi syarat utama, yaitu yatim piatu atau punya orangtua tetapi amat miskin. Selama bersekolah, mereka tak mengeluarkan uang sedikit pun, bahkan mendapat uang saku Rp 100.000 – Rp 150.000 per bulan.

Tak hanya itu, dalam setiap penerimaan siswa baru, komposisi siswa yang diterima harus berasal dari sejumlah daerah, dari Sabang siswa Merauke. Proses seleksi semakin ketat karena siswa yang diterima per tahun harus mewakili kelima agama yang diakui di Indonesia.

Pada penerimaan siswa baru tahun 2007, sebanyak 27 siswa yang diterima dari kuota penerimaan 30 orang. Jumlah siswa sekolah ini tak sebanyak sekolah pada umumnya karena SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) bersistem asrama dengan tempat terbatas.

Ide spontan

Tahun 2000 Julianto memberikan motivasi bisnis di Surabaya. Waktu itu ia menjadi distributor sebuah produk kesehatan yang dipasarkan secara multi-level marketing (MLM). Pekerjaan yang ditekuninya sejak 1995.

”Tahun 2010 kita harus punya sebuah sekolah gratis,” kata Julianto waktu itu. Ia menyerukan kalimat itu secara spontan dan di luar naskah. Hadirin langsung bersorak. Namun, rekan dekat dan istri Julianto menganggap seruan spontannya itu sebagai keteledoran. Ia dianggap berbicara tanpa berpikir dulu.

Setelah itu dia baru bingung, bagaimana bisa membangun sebuah sekolah gratis, sementara penghasilannya sekitar Rp 20 juta per bulan.

Ia lalu mengajak rekannya berpartisipasi dengan menyumbang 5 persen dari pendapatan. Namun, uang yang terkumpul baru sekitar Rp 300 juta, masih jauh dari cukup.

Pendiri perusahaan tempat Julianto bekerja, Peter Chia, yang berada di Singapura, mendengar rencana pembangunan sekolah itu pada tahun 2003. Dia menghubungi Julianto dan menyatakan mau membantu. Peter meminta Julianto segera mencari tanah.

Batu dipilihnya karena daerah itu berhawa sejuk sehingga sekolah sekaligus asrama tak memerlukan banyak mesin pendingin ruangan. Biaya operasional bisa ditekan.

Julianto mendapat tanah 3,3 hektar seharga Rp 5,3 miliar. Tanah sudah ada, tetapi sekolah tak segera bisa dibangun karena dia sibuk dan biaya pembangunan gedung yang ditaksir Rp 7,5 miliar belum terkumpul.

Tahun 2005, selama tiga hari berturut-turut ia membaca berita tentang siswa yang bunuh diri karena tak punya uang untuk sekolah. Julianto berjanji dalam hati, jika esok hari masih mendapati berita serupa, artinya berita itu merupakan teguran dari Tuhan. Keesokan hari, ia membaca berita serupa.

Tanpa pikir panjang, Julianto mengumpulkan koleganya di Surabaya untuk membahas pembangunan sekolah. ”Apapun yang terjadi, sekolah itu harus dibangun sekarang,” katanya waktu itu.

Sekolah dan asrama itu pun dapat dibangun dengan dana sumbangan dari rekan-rekan Julianto dan uang pribadi. Kebetulan tahun 2001-2005 Julianto mendapat bonus 300 persen per tahun. Di perusahaan, Julianto kini menjadi distributor dengan tingkatan tertinggi, Royal Crown.

Saat sekolah itu berhasil dibangun lebih cepat dari yang diimpikan, Julianto merasa takjub. Ia menyebut sekolah yang berawal dari gagasan mustahil itu sebagai karya Tuhan.

Belajar hidup

Sistem pendidikan SMA SPI memakai kurikulum umum. Namun, siswa sebanyak mungkin tak belajar di kelas karena kelas akan memenjarakan imajinasi dan kreativitas siswa. Mereka banyak belajar di kebun atau pendopo di lingkungan sekolah.

Dengan misi menanamkan jiwa toleransi, ada lima guru agama berbeda di sini. Namun, dalam setiap perayaan hari besar agama, siswa yang tak merayakan ikut membantu. Mereka dilatih menghargai cara berdoa dan keyakinan pemeluk agama lain.

Keistimewaan lain yang dirasakan siswa adalah kesempatan studi banding ke luar negeri. Siswa diajak Julianto ke Singapura, China, Makao, dan Hongkong. ”Tak semua siswa ikut, hanya 13-17 siswa terpilih.”

Di luar negeri, siswa belajar melihat cara hidup orang lain. Misalnya, kerja keras para pedagang di China atau cara berjalan para pekerja di Singapura yang cepat. Julianto berharap, hal-hal positif itu dapat dicontoh dan kelak siswa pun menularkannya kepada masyarakat.

Setelah lulus, para siswa tak wajib menjadi entrepreneur. Mereka bebas menentukan profesi sesuai dengan bakat. Sekolah hanya memancing bakat mereka dan mengarahkan. Namun, banyak siswa yang lalu mengembangkan usaha seperti makanan ringan dan biro perjalanan.

Daya tarik SMA SPI itulah yang membuat banyak orang tua ingin menyekolahkan anaknya di sini. Pada penerimaan siswa baru angkatan pertama, tahun 2007, hanya ada 27 siswa. Mulai tahun 2012, kuota ditingkatkan menjadi 40 siswa, tetapi pendaftar mencapai 150 orang.

Penerimaan siswa juga dibantu jaringan Julianto dalam bisnis MLM yang tersebar di Indonesia. Sesuai namanya, sekolah itu bertujuan memberikan semangat dan harapan bagi anak yatim piatu dan tak mampu. SMA SPI juga mematahkan pola lama bahwa hanya anak pandai yang mendapatkan beasiswa. Jika sekolah seperti ini tersedia di banyak daerah, setiap pagi anak-anak akan berseru lantang, ”Selamat Pagi Indonesia!”

Sumber:

http://www.kaskus.co.id/thread/512aa7137e1243fa01000001/julianto-eka-putra-ajarkan-toleransi-lewat-sekolah-gratis/1

http://smaspi.blogspot.co.id/2012/06/kampoeng-kidz-julianto-eka-putras-story.html

http://hdabangherrys.blogspot.co.id/2010_11_01_archive.html

 

Sampai tahun 2011 tiap tahun sekolah ini menerima 30 anak, tahun 2012 – 2014 menerima 40 anak karena baru ada satu gedung tingkat yang menampung baik anak putra maupun putri. Tahun 2015 sekolah ini menerima 70 anak karena satu gedung tingkat baru untuk anak putri selesai dibangun. Kini menampung 142 anak dan 40 anak yang sudah lulus tapi tak tahu pulang ke kampung mau usaha apa. Ke-40 anak ini masih perlu bekal tambahan entrepreneurship.

 

?????????????

Latar belakang: Gedung bertingkat, asrama putri. Latar depan: lapangan dan fasilitas teater.

Angkatan I SMA SPI

Siswa angkatan I SMA SPI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. “Kami bersatu. Kami optimis menatap masa depan.”

 

Proporsi anak putri sekitar 55% dan anak putra 45%. Mengapa lebih banyak anak putri? Karena, lebih banyak anak putri yang melamar. Jumlah guru 23 orang. Jumlah anak yang masih bersekolah di SMA ini sebanyak 142 orang. Jumlah ini ditambah 40 anak yang telah lulus SMA tapi masih ingin memperdalam penguasaan soal entrepreneurship, soal bisnis agar lebih percaya diri merintis usaha setelah kembali ke kampung halamannya

Kriteria penilaian siswa

?????????????

Pak Didiek, wakil kepala sekolah yang kami temui dalam kunjungan singkat ini. Pak Didiek menjalani pendidikan tinggi selama 4 tahun di Solo, 2 tahun di Australia, lalu 2 tahun di Malang. Hidupnya didedikasikan untuk mendidik anak-anak bernasib kurang beruntung agar mengubah nasib masa depannya.

Menurut Pak Didiek, SMA SPI tetap melaksanakan Kurikulum 2006 (KTSP 2006). Sekolah ini kurang sepaham dengan Kurikulum 2013, khususnya soal penilaian siswa. Karena, guru dituntut menilai siswa selagi mengajar dan terlalu dibebani administrasi penilaian. Dari pengalaman mendidik siswa, sekolah ini berpendapat, menilai siswa sebaiknya menerapkan kriteria sesuai dengan tujuan sekolah ini. Penilaian pun dilakukan dalam rentang waktu yang panjang. Kriteria penilaian siswa disingkat dengan akronim PAKSA, yaitu Pray, Attitude, Knowledge, Skill, Action.

?????????????

 

?????????????

Akronim kriteria penilaian pada baju kaus: PAKSA

 

Pray: Anak dibiasakan berdoa pribadi dan bersama-sama. Tiap pagi dan malam, 2 x sehari anak-anak berdoa bersama menurut agamanya masing-masing. Ada 5 guru untuk tiap agama yang siap memberi bimbingan.

Attitude: Sikap dan nilai-nilai yang penting agar menjadi insan berkarakter.

Knowledge: Pengetahuan akademis yang dinilai dari rapor.

Skill: terutama yang penting untuk menjadi entrepreneur.

Action: Jangan suka omong tanpa tindakan. Yang penting rajin. Praktik. Kerja.

?????????????

Latar depan: Bangunan yang menampung asesori yang dibutuhkan untuk pentas teater. Sekolah ini menekankan seni drama, seni pentas teater. Banyak pentas yang menunjukkan semangat nasionalisme, cinta bangsa dan tanah air. Para siswa mengatur sendiri, menjadi koreografer aneka-pentas.

?????????????

Asesori teater

?????????????

Asesori teater

Sekolah ini menyediakan fasilitas dan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dan entrepreneurship dalam 12 divisi usaha, antara lain:

  • Pertanian, tanam-menanam
  • Peternakan kelinci, kambing, ayam, burung
  • Perikanan: ikan lele, ikan nila, dan jenis ikan lain
  • Restoran
  • Air isi ulang
  • Pemasaran
  • Merchandise: Jual suvenir dan oleh-oleh
  • Outbound
  • Event organizer (EO)
  • Tour & travel
  • Perhotelan: penginapan

Ke-12 divisi usaha itu dimaknai sebagai Laboratorium Enterpreneuership. Menurut Pak Julianto, hadangan ekonomi atau keuangan menjadi masalah bagi siswa SMA ini bila mereka ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Karena itu, pendidikan di SMA ini merupakan pendidikan terminal, terakhir untuk terjun ke dunia kerja. Karena itu, sekolah ini membekali siswa dengan kecakapan hidup (life skills), yaitu kemampuan untuk memenangkan kehidupan, dan entrepreneurship, yaitu kemampuan menjadi seorang pengusaha. Melalui cara ini, kata Pak Julianto, kami memiliki kerinduan uinuk bisa melihat adik-adik ini bisa membangun kehidupannya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Untuk keperluan PRAKTIK LIFE SKILLS dan ENTERPRENEURSHIP yang dipelajari, SMA SELAMAT PAGI mendirikan LABORATORIUM bernama KAMPOENG SUCCEZZ dan KAMPOENG KIDZ.

Melalui sarana laboratorium yang ada, para siswa bisa belajar mempraktikkan:

  1. Bagaimana menjadi customer service.
  2. Bagaimana menjadi seorang sales dan marketing.
  3. Bagaimana menjadi seorang petugas administrasi dan accounting.
  4. Bagaimana proses membangun dan mengelola sebuah kedai (kantin-tempat makan).
  5. Bagaimana menjadi seorang event organizer (EO) yang baik.
  6. Bagaimana melaksanakan hospitality (menerima tamu) melalui pengelolaan rumah tamu yang ada (guest house).
  7. Bagaimana melayani orang lain dengan baik.
  8. Bagaimana menjadi seorang team player yang baik.
  9. Bagaimana menjadi seorang supervisor yang baik.
  10. Bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.

Sumber: http://www.selamatpagiindonesia.org/?module=academic&ID=5

?????????????

Tulisan pada bagian belakang baju kaus menunjukkan bahwa SMA SPI menggembleng siswa agar menjadi lulusan yang nanti mampu menjadi insan yang berguna (a valuable person) bagi masyarakat sekitarnya.

Untuk itulah, sebagai bekal hidup mereka, SMA Selamat Pagi Indonesia  memberikan fasilitas pembelajaran selain akademis juga tidak kalah penting pada pembelajaran life skills. Sebagai bagian tak terpisahakan, Yayasan menyediakan laboratorium Entrepreneurship, yaitu Transformer Center yang merupakan wadah bagi siswa-siswi SMA Selamat Pagi untuk belajar dengan model Experiential Learning.

Dalam Transformer Center ada beberapa unit usaha, yang dibangun sejak tahun 2009. Beberapa unit usaha itu, antara lain:

1. KAMPOENG KIDZ : Penyedia program edukatif untuk anak-anak.

Gambar Kampoeng Kidz

2. KAMPOENG TEENZ : Penyedia program edukatif untuk remaja.

Gambar Kampoeng Teens3. KAMPOENG SUCCEZZ : Penyedia program edukatif untuk mahasiswa dan profesional.

Gambar Kampoeng Profezzional

?????????????

 

?????????????

Baju kaus Kampoeng Kidz

3. PRODUCTION : Bidang usaha penghasil produk snack dan  minyak angin aroma teraphy.

Gambar production

4. LEARNING CENTER ACCOMODATION : Usaha penginapan untuk keluarga dan akomodasi training.

Penginapan SMA SPI

 

5. EAGLE TOUR & TRAVEL : Penyedia perjalanan wisata (tour and travel).

Eagle Tour

 

6. MERCHANDISE : Outlet penjualan suvenir dengan ribuan jenis produk lokal dan impor.

?????????????

 

7. ZPRING : Usaha air minum isi ulang dengan standar keamanan resmi.

8. RESTO : Usaha kuliner makanan tradisional Indonesia.

9. PERTANIAN & PETERNAKAN : Budidaya ternak kelinci, unggas, kambing, dan merpati serta unit usaha budidaya tanaman sehat berupa sayuran dan buah-buahan.

Anak-anak peternakan

Anak-anak pengunjung bermain dengan kelinci

Bertani SMA SPI

Menanam, menanam, dan menanam guna mencapai cita-cita ketahanan pangan nasional.

 

Berbagai macam usaha ini menjadi bagian pendidikan karakter, karena dengan berbagai kondisi dan permasalahan yang ada, dapat menjadi medan latihan yang luar biasa bagi perkembangan pengetahuan dan kepribadian siswa. Dengan didampingi langsung oleh praktisi-praktisi usaha yang selalu mendukung dan membekali siswa dalam mengoperasionalkan seluruh unit usaha mereka, membuat siswa-siswi SMA Selamat Pagi Indonesia mempunyai bekal teori maupun praktik.

Selain itu, siswa pun dididik agar peduli kepada masyarakat sekitar, terutama orang miskin di lingkungan sekitar sekolah. Dengan berbagai cara mereka terjun berbaur ke masyarakat setempat dan membantu orang yang susah. Ada ibu yang dibantu merasa terharu. Karena, anak-anak ini adalah anak yatim piatu atau anak keluarga miskin namun berhati mulia masih ingin membantu kami yang susah.

Para siswa dididik untuk memberi dari kekurangan, bukan dari kelimpahan.

 

Keceriaan di SMA SPI

Keceriaan, kegembiraan memperlancar kerja otak

 

Sumber: http://kampoengkidz.com/study-banding/

?????????????

Sari yang mengantar kami

Sari adalah siswa kelas II, muslim, berasal dari Malang. Orang tuanya masih lengkap namun tergolong keluarga kurang mampu. Ia dipanggil Pak Didiek dan diminta tolong mengantar kami berkeliling melihat kegiatan dan fasilitas sekolah ini. Seperti telah diduga, ia mengucapkan selamat pagi padahal hari sudah siang menjelang sore. Berjabat tangan dan menempelkan tangan kanan kami ke pipi. Bicaranya lancar, ceria, percaya diri. Ia bercita-cita menjadi reporter. Sering terucap dari mulutnya: “Semua ini karena kemurahan hati Tuhan.” Kata Sari, “Teman-teman dari luar Jawa pada awalnya belum mengerti bahasa Jawa. Tapi, kemudian bisa mengerti dan akhirnya bisa juga berbahasa Jawa.”

Waktu hendak berpisah, kami ingin memberi uang sekadarnya tapi ditolak dengan halus. Kemudian, kami tahu bahwa para siswa di sekolah ini dididik untuk tidak menerima uang dari orang lain. Walau berasal dari keluarga miskin, mereka dididik untuk tidak bergantung kepada pemberian orang. Harus percaya diri untuk mencari uang dengan kemampuan sendiri, melalui bekerja, melalui berwirausaha, melalui usaha berbisnis. Luar biasa!

20160116_161537

 

20160116_154707

Fasilitas kantin. Tiap anak yang datang untuk belajar dan bermain di Kampoeng Kidz, Kampoeng Teens atau Kampoeng Succezz membayar Rp 150 ribu, termasuk makan siang di kantin ini.

?????????????

Rumah produksi. Di rumah produksi ini siswa belajar antara lain membuat keripik snack dan minyak angin untuk terapi.

 

20160116_154851

 

20160116_154902

20160116_155344

20160116_154925

20160116_154920

Fasilitas budidaya burung puyuh

20160116_155333

Budidaya merpati

?????????????

 

?????????????

Budidaya anggsa dan mentok (sejenis ayam)

20160116_155243

20160116_155234

?????????????

Budidaya ayam negeri

 

20160116_155516

 

?????????????

 

?????????????

Budidaya ikan

 

?????????????

Tempat orang tua atau pengantar anak duduk santai ketika anak belajar sambil bermain

 

20160116_155105

20160116_155057

Budidaya kambing

 

20160116_155035

20160116_155031

Budidaya kelinci sekaligus menjadi ajang anak-anak pengunjung belajar memberi makan kepada kelinci dan bermain-main dengan kelinci.

20160116_154940

20160116_154937

Budidaya burung gelatik

 

?????????????

Kolam pada latar depan kiri adalah kolam yang dimanfaatkan untuk kegiatan bertualang, adventure anak-anak pengunjung yang ingin belajar sambil bermain.

20160116_160936

20160116_160932

Pertanda jalinan kerja sama dengan perusahaan. Isi tulisan ini adalah ucapan terima kasih dari anak-anak SMA SPI kepada kakak-kakak AO BCA yang menyumbang anakan pohon jambu, sebagai perwujudan cinta dan kasih sayang kepada mereka. Berharap pohon jambu ini bakal berbuah lebat dan dapat dinikmati banyak orang.

20160116_161107

20160116_155504

20160116_161318

Bercocok tanam dengan teknik pertanian organik

20160116_161002

Budidaya cendawan

20160116_162155

Kolam ikan dan kolam sebagai arena adventure (petualangan) anak-anak pengunjung

20160116_161923

Anak-anak pengunjung dapat belajar menangkap ikan

20160116_161916

Budidaya pohon buah-buahan

20160116_161709-1

Dua siswa putra: Kiri: dari Jogja. Kanan: dari Madura. Sehat, ceria, optimis menatap masa depan.

 

20160116_161612

Fasilitas rumah ibadah yang sedang dibangun. Untuk tiap agama dari 5 agama dibangun satu rumah ibadah.

 

20160116_161149

Dalam perjalanan keliling diantar Sari, kami bertemu dengan Wayan yang berasal dari Lampung, telah lulus SMA tapi masih ingin belajar lebih banyak tentang marketing (pemasaran) di sekolah ini. Sari tertawa, kok bisa ya ketemu kamu yang pakai baju kaus yang sama. Hahaha.

20160116_154833

Tempat anak-anak pengunjung belajar bercocok tanam

20160116_155758

Kedua siswa ini berpraktik melayani konsumen di Kidz Corner. Anak-anak pengunjung mengambil “uang” Kampoeng Kidz untuk membeli alat dan bahan, lalu membuat desain dan membuat karya seni dan kerajinan sendiri, seperti lukisan, bingkai lukisan, kalung dan gelang hiasan, tas, topi, dan rumah-rumahan 3 dimensi. Hasil karya ini dijual dengan harga yang ditentukan kedua siswa ini.

20160116_161801

Siswa ini menjelaskan cara dan proses mengambil “uang” Kampoeng Kidz kepada anak pengunjung, menciptakan desain atau karya buatan sendiri, lalu dijual. Kerja siswa ini dihargai dengan diberi imbalan uang yang dihitung untuk menambah tabungan Rp 100 000 – Rp 150 000 per bulan. Betapa indah belajar mencari uang untuk pemenuhan kebutuhan pribadi. Dari tabungan ini, siswa dapat mengirim uang kepada orang tua atau saudaranya ataupun mengirim ke adiknya agar bisa bersekolah di kampung halaman. Luar biasa!

 

Craft 4

Craft 3

Craft

Alat dan bahan untuk membuat desain dan karya sendiri

 

20160116_161033

20160116_161115

Anak-anak ini bermain memanen buah-buahan didampingi siswa SMA ini dan orang tua anak yang memakai topi petani.

 

Adventure di SMA SPI

20160116_161051

20160116_161048

Tempat anak-anak pengunjung belajar bertualang (adventure).

 

20160116_160745

Wishing Garden, taman harapan. Pengunjung dapat mengungkapkan harapannya di waktu mendatang atau masa depan. Siswa dan pengunjung yang beragama yang sama berdoa bersama menurut agama masing-masing agar harapan dikabulkan Tuhan.

 

20160116_160815

Agama Islam

 

20160116_160811

Agama Katolik

 

20160116_160805

Agama Hindu

 

20160116_160751

Agama Buddha

 

20160116_160757

Agama Kristen

20160116_162033

Tempat kasir

 

20160116_162030

Belajar menjual, bagaimana melayani pembeli dengan ramah.

 

20160116_160407

Kiri: Fang Fang dari Selat Panjang, sebuah pulau di Kepulauan Riau. Kanan: Clara Rima dari Blitar. Ceria, gembira, ramah, optimis. Belajar menjual, melayani konsumen. Ketika uang kembalian dibilang untuk adik saja, mereka menolak dengan halus. Belajar mencari uang dengan keringat sendiri. Tidak bergantung kepada belas kasihan orang dalam perjuangan kehidupan.

 

20160116_160335

Born to be great”. Setiap anak dilahirkan dengan potensi menjadi orang hebat. Sekolah ini menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan potensi anak agar mengubah nasib di masa depan.

20160116_155843

 

20160116_155902

Kae Gita yang berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan, belajar melayani konsumen yang ingin membeli suvenir dan oleh-oleh. Orang tua masih lengkap tapi kurang mampu secara ekonomis untuk menyekolahkan anaknya. Percaya diri untuk berjuang mengubah nasib.

 

20160116_161944

“Hall berkat” ini adalah gedung pertemuan untuk menampung kegiatan seminar, lokakarya, dan training perusahaan atau instansi apapun.

 

20160116_160927

Pak Julianto sedang berbicara memberi motivasi dalam acara di dalam gedung pertemuan ini.

 

20160116_230002

Bagian depan baju kaus sekolah ini: Selamat Pagi Indonesia. Membawa fajar semangat persatuan bangsa.

20160116_230028

20160116_230052

Bagian belakang baju kaus sekolah ini: Menjadi jembatan persatuan bangsa Indonesia dari beragam suku dan agama.

 

Pengumuman pendaftaran siswa baru lewat email dan WhAtsup

Selamat Pagi….

Tahun ajaran 2016-2017 Sekolah Gratis SMA SELAMAT PAGI INDONESIA-Kota Batu kembali membuka pendaftaran siswa baru.

Bagi rekan-rekan dapat merekomendasikan anak-Anak Yatim piatu/yatim/piatu dan tidak mampu di sekitar Anda untuk dapat mengikuti seleksi tahun ajaran ini.
Sedikit hal yang kita bisa lakukan untuk dapat ikut memastikan anak-anak bangsa yang benar-benar sangat membutuhkan pendidikan setingkat SMA, tapi hal itu akan sangat berharga bagi mereka. Kami menerima pendaftaran untuk siswa-siswi dari 5 agama dan dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekolah gratis SMA Selamat Pagi Indonesia akan membiayai mereka dalam pendidikan berikut dengan biaya hidup di asrama Selama 3 tahun.
Informasi selengkapnya dapat menghubungi:

Didik Tri Hanggono 081233005205
Abdy Riskiyanto 085933088017
Risna amalia 081233199919
atau langsung unduh formulir pendaftarannya di www.selamatpagiindonesia.org

Graha Belajar SMA SPI.
Jl. Raya Pandanrejo No. 2 Bumiaji-Kota Batu-Jawa Timur
Telp. 0341-512743

Pentas seni teater

Sekolah ini amat menekankan pendidikan seni drama, seni pentas teater. Perlengkapan dan asesori pentas teater disediakan sekolah. Koreagrafi teater dikembangkan siswa sendiri dan penanganan teater diatur siswa sendiri. Belajar mengorganisasi dan mengembangkan kreativitas.

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Pentas Pesona Sang Garuda

The Chipmunks Penampilan gerak dan lagu enerjik dan lucu

The Chipmunks: Penampilan gerak dan lagu yang enerjik dan lucu

 

My transformation pentas kisah anak-anak SMA SPI

My transformation: Pentas kisah anak-anak kurang beruntung bertransformasi di SMA SPI

 

Studi banding ke luar negeri

Anak-anak yang semula tampak bernasib kurang beruntung mendapatkan kesempatan mengubah nasib melalui pendidikan di SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini memiliki program studi banding bagi para siswa yang memenuhi kriteria untuk mengunjungi negeri-negeri lain, seperti ke Hongkong, Makau, dan Shenzhen di China. Para siswa pun melakukan studi banding dengan menumpangi kapal pesiar terbesar di Asia, yaitu Mariner of the Seas 6 hari 5 malam, untuk mengunjungi Garden by the bay, Orchad Road di Singapura, Penang dan Langkawi di Malaysia, dan James Bond Island, Phuket di Thailand. Pada kesempatan ini siswa melakukan panjat tebing (rock climbing), bermain golf mini, bermain basket, melakukan aktivitas kebugaran fitness, berendam di kolam air panas Jacuzzi, dan makan enak (fine dinning) di atas kapal pesiar Mariner of the Seas. Kata siswa waktu makan enak di atas kapal itu, “Baru tahu bagaimana merasa seperti orang kaya.”

Rasanya seperti mimpi menjadi kenyataan. Bahkan, waktu kecil mereka pesiar ke luar negeri mungkin tak mampir dalam mimpi mereka. Meskipun demikian, di sekolah ini ditekankan:

A dream doesn’t become reality

through magic.

It takes sweat, faith, determination, hard work

and miracles.

(Sebuah mimpi tidak menjadi kenyataan melalui magi. Ia menuntut keringat, iman, ketekunan, kerja keras, dan mujizat).

Kunjungan luar negeri akan membuka wawasan siswa dan diberi peluang mengaati bagaimana kenyataan hidup di negeri orang.

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 3

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 2

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 1

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 4

Dunia tidak selebar daun kelor. Peluang bisnis terbuka lebar asalkan kita jeli membaca dan memanfaatkan peluang.

Amati video

Inilah gambar 5 siswa SMA Selamat Pagi Indonesia yang kami ambil dari Video Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video).

 

Ona dari Maluku SMA SPI

“Saya Ona. Saya berasal dari Maluku. Sejak saya lahir sampai sekarang ini, saya belum pernah melihat wajah ayah saya. Ayah saya sudah meninggal.”

Fatkha dari Jombang SMA SPI

“Saya Fatkha dari Jombang. Sejak ibu saya meninggal, saya terpaksa menjadi pembantu rumah tangga. Supaya saya tetap bisa bersekolah.”

Olfa dari Poso SMA SPI

“Saya Olfa dari Poso. Saat kerusuhan itu terjadi di tanah saya, saya merasa sangat takut. Sejak saat itu, saya mengalami trauma yang sangat dalam. Saat saya berusia 13 tahun, saat itulah ayah saya dipanggil Tuhan.”

Keller dari Papua SMA SPI

“Saya Keller dari Papua. Untuk bisa ke sekolah, saya harus berlari melewati enam sungai dan tiga gunung dan pernah dikejar macan.”

Ien dari Medan SMA SPI

“Saya Ien dari Medan. Orang tua saya sudah tidak ada. Sekarang saya tidak punya siapa-siapa lagi.”

Guna mengenal lebih jauh tentang SMA yang fenomenal ini, bagaimana rasanya menjadi siswa di sekolah ini, dan pengalaman mereka, amatilah video berikut ini:

Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=fpxWEmSfcZM

Our Story 2015 (SMA Selamat Pagi Indonesia). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=c9feXmlsU4k

SMA Selamat Pagi Indonesia Explore with Mariner of The Seas – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=Yv8GwiV-X9M

The Kitchen of Kampoeng Kidz – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=0eEPWcs8D7k

.

Advertorial

Logo CV Sano

CV SANO, Jatibening, Bekasi telah memproduksi dan menjual 4 produk sirup herbal ke seluruh Indonesia dan bahkan Malaysia.

Dari Sano ke Xanthi

Sano mampu menyembuhkan sekitar 50 penyakit (harga per botol 125 mili Rp 60 ribu dari kami sebagai produsen untuk 30 sendok makan atau konsumsi 30 hari; tiap hari hanya 1 sendok makan), Fides sekitar 70 penyakit (Rp 75 ribu), VCO Plus (Rp 85 ribu)  dan Xanthi (Rp 85 ribu) masing-masing sekitar 100 penyakit. Harga pada tingkat agen dinaikkan untuk menutupi ongkos kirim dan kurir, biaya promosi, dan sedikit keuntungan dari jasa melayani konsumen.

Ekstrak kulit manggis kombinasi - Copy

.

Kartu nama Yuni Juli 2015

Daun sirsak + daun nangka = kanker sembuh

Februari 12, 2011

Buah dan daun sirsak

Daun sirsak

Catatan: Karena banyak pertanyaan pembaca diajukan kepada kami, kami berusaha menambah informasi pada posting ini. Terutama, menyangkut efek samping dan herbal pendamping lain selain daun sirsak. Seluruh tambahan itu dimasukkan pula dalam file ppt yang bisa di-download. Kami harapkan juga agar pertanyaan pembaca dapat pula dijawab oleh dokter dan herbalis yang kompeten serta oleh pasien yang telah mempraktikkan terapi sirsak atau anggota keluarga atau teman yang memiliki informasi tentang apa yang dialami pasien kanker. Terima kasih. SB

Temanku terserang kanker ginjal. Ia telah menjalani berbagai jenis kemoterapi, mulai dari kemoterapi dalam negeri sampai ke rumah sakit di Guangzou, China dan Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura selama 2 tahun ini. Pernah di-scan di Guangzou, sel-sel kanker dalam tubuhnya telah sirna. Ia dinyatakan telah kembali sehat.

Karena girangnya, ia mengurangi kadar herbal kemoterapi dengan cara terbaik menurut pengobatan China. Akibatnya sel-sel kanker kambuh dan bangkit lagi, dan semakin ganas. Akhirnya, tim dokter memesan obat dari China seharga Rp 67 juta. Inilah obat terakhir. Namun, obat ini akan membunuh sel-sel kanker dan sel-sel sehat. Setelah dikonsumsi obat manjur terakhir ini sekitar seperempat dari seluruh dosis yang disarankan, ternyata kondisinya malah memburuk.

Bersamaan dengan keputusasaan itu, terbit artikel pada Majalah Trubus, 10 – 17 Januari 2011 yang menandaskan bahwa terapi sirsak berkhasiat 10 ribu kali keampuhan kemoterapi.

Akhirnya, temanku ini memilih mengikuti terapi daun dan buah sirsak. Pada waktu ia mulai mengikuti terapi ini, temanku dari Paraguay mengirim email menceritakan bahwa Presiden Paraguay Fernando Lugo terserang kanker tapi kini telah sembuh total karena mengikuti terapi sirsak dan terapi nangka.

Mengapa? Karena air daun sirsak membunuh sel-sel kanker sedangkan air daun nangka menumbuhkan sel-sel baru, meremajakan sel-sel tubuh yang telah rusak.

Karena itu, kombinasi yang manjur adalah mengikuti terapi air daun sirsak dan terapi air daun nangka. Buah sirsak dan buah nangka juga dimakan. Bahkan air rebusan akar dan kulit batang sirsak juga dikonsumsi.

Inilah resep air daun sirsak yang diikuti temanku:

1. Ambil 10 lembar daun sirsak yang matang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Pada satu tangkai daun sirsak, ambillah daun urutan ke- 4, 5 atau 6.

2. Rebuslah dengan air 3 gelas sampai tersisa 1 gelas. Minumlah 3 x 1 gelas per hari. Kalau ingin masak sekaligus untuk sehari, ya ambil 30 lembar daun sirsak, rebus dengan air 9 gelas sampai tersisa 3 gelas. Simpanlah dalam kulkas.

3. Makan juga buah sirsak. Bisa juga buah sirsak ini dibuat jus. Pak Bambang Ismawan, pendiri dan Pemimpin Umum Majalah Trubus, yang telah mendalami khasiat sirsak ini selama puluhan tahun, bercerita berikut ini. Ketika ikhwal khasiat daun Sirsak itu saya kemukakan kepada seorang penyembuh Akupresure, dia menyatakan  pengetahuan tentang khasiat Sirsak sudah kita ketahui lama, sebenarnya yang  ampuh itu buah sirsak muda, dengan diparut dan diperas. Airnya diminum bagi penderita diabetes karena airnya berkkasiat mengendalikan diabetes.

Khasiat sirsak dari penelusuran kami tidak hanya untuk membunuh sel-sel kanker tapi juga untuk menyembuhkan berbagai penyakit lain. Inilah daftar khasiat sirsak.

1. Membunuh sel-sel kanker pankreas, paru-paru, ginjal, payudara, prostat, dan usus besar, leukemia.
2. Mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan dalam tubuh, dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah.
3. Menyembuhkan peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien, dan diabetes.
4. Mencegah dan menyembuhkan asam urat
5. Menyembuhkan penyakit kadar kolesterol jahat yang tinggi.
6. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh.

Karena sirsak berguna juga untuk menjaga ketahanan tubuh, orang yang sehat disarankan minum air daun sirsak dan makan buah sirsak.

Walaupun saya sehat tapi saya minum juga air daun sirsak yang direbus dan teh daun sirsak dari daun yang sudah dikeringkan. Reaksi awal yang saya alami adalah cepat dan berkali-kali kencing. Baik pasien kanker maupun orang sehat cenderung mengalami reaksi awal yang berbeda-beda secara individual setelah mengikuti terapi air daun sirsak. Ada yang merasa tidak nyaman, panas-dingin, perut nyeri, diare, punggung panas, perut terasa mual, nafsu makan tiba-tiba hilang.

Ini adalah reaksi awal. Jangan panik dan jangan menyerah, lalu mempersalahkan air daun sirsak yang menjadi gara-gara. Jika air daun sirsak mulai menyerang sel-sel kanker, sel-sel yang mati ibarat racun yang harus dikeluarkan dari tubuh. Jelaslah keseimbangan tubuh diganggu, sehingga tubuh otomatis mencari keseimbangan baru. Puing-puing sisa sel-sel kanker yang mati pastilah berpengaruh kepada organ tubuh yang lain. Tubuh bereaksi, misalnya suhu tubuh meningkat tajam, badan berkeringat banyak, otot-otot terasa nyeri, metabolisme tubuh seolah “terganggu”, pencernaan mulai menyesuaikan diri. Kalau kita sering kencing atau diare sehingga sering ke toilet, pikirkan saja bahwa sel-sel mati dan racun dalam tubuh kita dikeluarkan melalui air kencing dan faeces (tahi).

Teruskan terapi air daun sirsak. Secara bertahap tubuh akan menyesuaikan diri sehingga konsumsi air daun sirsak menjadi kebiasaan. Cepat atau lambat gejala-gejala awal itu akan berkurang dan menghilang.

Dosis daun sirsak bagi pasien kanker tidak bisa berlaku umum untuk semua orang. Dosis seorang pasien berbeda dengan pasien lainnya sesuai dengan kondisi individual tiap pasien. Sebagai pegangan dapatlah digunakan gambaran umum yang dikemukakan para herbalis. Herbalis Valentina Indrajati, Lina Mardiana, dan dr Paulus Wahyudi Halim menyatakan bahwa dosis daun sirsak bergantung kepada stadium kanker pasien. Lihat ilustrasi di bawah ini yang menggambarkan jumlah daun sirsak basah yang direbus sesuai dengan stadium kanker pasien Daun sirsak yang dikeringkan juga bisa dipakai. Perbedaan dengan daun sirsak segar hanyalah pada daun segar ada air sedangkan pada daun kering air sudah tidak ada. Dosis untuk daun sirsak kering adalh 1,5 kali daun basah. Misalnya jumlah daun basah 10, berarti untuk daun kering berjumlah 15.

.

Dosis menurut stadium kanker

.

Untuk stadium pemula: Mulailah dengan 10 lembar daun sirsak. Lalu, naikkan jumlah daun sirsak 3 – 5 lembar tiap bulan. Pada bulan ke-3 maksimal 21 lembar. Rebus air 3 gelas hingga mendidih dan tersisa 1 atau 1,5 gelas.

Untuk stadium 1 – 3: Mulailah dengan 15 lembar daun sirsak. Lalu, tambahkan 3 – 5 daun sirsak tiap 1 bulan. Pada bulan ke-3 maksimal 31 lembar. Rebus air 4 gelas hingga mendidih dan tersisa 3 gelas.

Untuk stadium di atas 3: Mulailah dengan 21 lembar daun sirsak. Lalu, pada bulan ke-3 digunakan 41 – 50 daun sirsak. Rebus air 5 gelas hingga mendidih dan tersisa 3 gelas. Penggunaan daun sirsak maksimal 70 lembar jika tidak dicampur herbal lain. (Sumber: Sardi Duryatmo / Peliput Desi S Rahimah, “Khasiat dan Aman Sejalan” dalam Majalah TRUBUS 498, Mei 2011 / XLII, halaman 14).

Pohon nangka

Daun nangka

Untuk menyembuhkan pasien sakit kanker, resep daun sirsak saja tidaklah cukup. Perlu juga diikuti resep air daun nangka karena air ini menumbuhkan sel-sel baru dan meremajakan sel-sel yang telah rusak.

Berdasarkan informasi dari Martin Bhisu yang mendapatkan informasi dari Presiden Fernando Lugo, temanku itu kini mengikuti resep air daun nangka sbb: 1. Ambil 10 lembar daun nangka yang matang (tidak terlalu muda).

2. Rebuslah dengan air satu setengah liter (setara 1 botol aqua besar).

3. Didihkan sampai sekitar 70 derajat Celsius, jangan terlalu lama, tak perlu sampai daun itu masak benar.

4. Ambil air yang tersisa, tuang ke sebuah mangkok besar, lalu tutuplah mangkok itu agar uap air daun nangka itu tidak menguap dan terbuang ke luar. Simpanlah sampai air itu dingin.

5. Minumlah 3 x sehari tiap setengah jam sebelum makan.

Daftar khasiat nangka disajikan berikut ini.

1. Daun untuk menyembuhkan kanker.
2. Daun digunakan sebagai terapi anti-diabetes (pengobatan ayurveda India).
3. Daun pohon nangka juga dapat digunakan sebagai pelancar ASI, borok (obat luar), dan luka (obat luar).
4. Biji nangka digunakan sebagai obat batuk dan tonik.
5. Buah nangka yang mengandung kalium cukup besar berguna mengatasi hipertensi dan mencegah infeksi.
6. Getah kulit kayu juga telah digunakan sebagai obat demam, obat cacing dan sebagai anti-inflamasi.
7. Kandungan kalsiumnya yang tinggi, fosfor, dan mineral lainnya seperti zat besi sangat baik sebagai anti-oksidan, anti-kanker, untuk memperkuat tulang dan gigi, dan melancarkan pencernaan.
8. Nangka juga dikenal dapat membantu menyembuhkan bisul dan gangguan pencernaan.
9. Bioaktivitas nangka terbukti secara empirik sebagai anti-kanker, anti-virus, anti-inflamasi, diuretil, dan anti-hipertensi.
Karena nangka berkhasiat untuk mempertahankan ketahanan dan kesehatan tubuh melalui peremajaan sel, orang yang sehat pun disarankan mengkonsumsi air daun nangka dan buah nangka.
Agar Anda mendapatkan gambaran lengkap mengenai khasiat sirsak dan nangka, terutama untuk menyembuhkan pasien kanker (termasuk kista dan tumor), klik dan save file powerpoint berikut ini!
Khasiat sirsak & nangka dan herbal lain (2)
.
.
Untuk menjamin kesehatan Anda dan membuang jauh kekhawatiran terserang penyakit kanker, biasakanlah minum teh daun sirsak dan teh daun nangka. Simaklah cerita temanku berikut ini.

Cerita temanku Martin Bhisu asal Flores yang kini berkarya di Paraguay:

Hari ini saya berada di kebun sambil menyaksikan pohon kelor (marungge), kacang panjang, dan dua hektar nenas serta beberapa hektar wijen yang tumbuh subur.
Untuk mengobati kanker, kuncinya adalah sirsak, yang tidak hanya lebih dahyat dari kemoterapi kanker, tapi juga mencegah banyak penyakit, termasuk diabetes. Kalau perlu ketimbang minum teh atau kopi lebih baik minum teh daun sirsak. Nggak usah rumit-rumit buat resep segala. Jadikan kebiasaan minum minuman ini. Minum tiap hari dan kapan saja. Bukan hanya daun sirsak tapi juga akar dan kulit batang berkhasiat membunuh sel-sel kanker. Presiden Paraguay Fernando Lugo bilang dia minum tidak kenal waktu dan ukuran. Untuk meremajakan sel, konsumsi juga air daun nangka.
Perlu kami tambahkan saran temanku, Noor Indrastuti, seorang biolog sebagai berikut: “Pak Belen, thanks info-infonya tentang khasiat daun sirsak dan daun nangka. Saran saya… bila minum obat herbal apa pun sebaiknya terus diikuti dengan minum air putih yang agak banyak. Ini untuk mengurangi dampaknya terhadap ginjal. Obat herbal cenderung agak lambat diproses tubuh dibandingkan dengan obat-obatan kimia.”
.
&
.
Jenis kanker daun sirsak
&
Efek samping daun sirsak 1
&
.
Efek samping daun sirsak 2
&
.
Herbal pendamping 1
&
.
Herbal pendamping 2
&
.
Herbal pendamping 3
&
.
Makanan pantangan pasien kanker
&
.
Buah anti kanker
&
.
Buah anti kanker 2
&
.
.
Ramuan herbal Sano yang kami buat
.
Dari pengalaman saya dan istri membuat ramuan herbal daun sirsak dan daun nangka untuk mencegah dan menyembuhkan kanker, daun kelor (marungge) untuk mencegah dan mengobati beragam penyakit, dan juga untuk menambah stamina, air daun mayana untuk menyembuhkan batuk, akhirnya kami sampai ke membuat ramuan herbal Sano. Bahan ramuan ini adalah cairan sari bawang putih, jahe, dan lemon ditambah cuka apel dan madu. Istri membuat ramuan ini untuk saya konsumsi sebagai penderita sakit jantung koroner, namun ternyata berkhasiat mencegah dan menyembuhkan juga kolesterol tinggi, darah tinggi, asam urat, flu, infeksi, maag, asma, obesitas, diabetes, sakit ginjal, ambeien, bronkitis, amandel, herpes, migren dan vertigo, pneumonia (infeksi paru-paru), prostat, Parkinson, Alzheimer, osteoporosis, pengapuran tulang, hepatitis, dan kanker. Beragam jenis kanker dapat disembuhkan, terutama kanker payudara, usus besar, kerongkongan, kulit, perut, dan prostat. Ibu A (34) di Cimanggis, Depok menderita kanker payudara. Baru 2 minggu konsumsi Sano terasa payudaranya seperti disayat-sayat pada minggu pertama dan di akhir minggu kedua payudaranya yang semula keras kini telah lembek.
.
.
Untuk “adik kanker” yaitu tumor, beberapa penderita tumor telah sembuh. Ada tumor berupa benjolan-benjolan di tangan dapat sembuh, kulit jadi mulus setelah minum 2 botol. Ada ibu berusia 40-an tahun yang menderita tumor pada kedua matanya. Dokter sudah angkat tangan. Dan, ternyata setelah rutin minum Sano, tumor mata kiri dan kanan dapat sembuh.
.
bahan SANO
&
.
nature is the real healer - Compressed.
Inilah ramuan herbal yang kami beri nama SANO, diambil dari peribahasa Latin “Mens sana in corpore sano” (Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat)
Silahkan kunjungi 2 posting kami berikut ini.

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

.

Bacalah juga posting kami berjudul: https://sbelen.wordpress.com/2014/10/05/soda-kue-madu-kanker-sembuh/

Pembaca yang budiman. Pertanyaan yang diajukan kepada kami amat banyak dengan aneka-persoalan yang kebanyakan di luar pengetahuan dan pengalaman kami. Karena menyangkut penyakit kanker, tentu saja kami tak boleh menjawab tanpa dasar yang kuat. Karena itu, perkenankan kami mengimbau pembaca yang memiliki pengetahuan dan pengalaman serta dokter dan ahli herbal berkenan memberi jawaban dan komentar untuk mencerahkan pembaca yang amat membutuhkan informasi yang relevan dan berguna.

Secara khusus patut kami mengucapkan terima kasih berlimpah kepada Pak Suwondo yang sering memberikan jawaban kepada pembaca yang bertanya. Kebaikan Pak Suwondo ini luar biasa. Beliau memberi jawaban berdasarkan keahlian dan pengalamannya yang luas.
Terima kasih untuk semua rekan yang berperan serta menolong sesama kita yang berseru dalam rintihan kepedihan diri atau keluarganya hanya untuk mendapatkan informasi yang tepat pada waktu yang tepat.
Janganlah lupa: daun sirsak + daun nangka + doa = kanker sembuh.
Salam kami. (S Belen)
.
weird-science-magic-2-o
&
.
madonna-like-a-prayer-o
Advertorial
Khasiat FIDES & HP pemesanan
Kunjungilah:
https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Ganti sistem ujian nasional dengan menerapkan sistem open book test dan tes terstandar

Mei 8, 2010

Sistem ujian nasional kita hanya menjatuhkan sanksi tidak lulus kepada siswa tapi para guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan provinsi, dan kabupaten / kota serta ketua yayasan pendidikan swasta terbebas dari sanksi.

Tiap anak dilahirkan dengan potensi otak menjadi manusia brilyan. Namun, cara mengajar dan mendidik guru yang kuno dan satu arah mengakibatkan siswa hanya duduk, dengar, catat, dan hafal. Sistem ujian nasional kita justru mendukung cara mengajar kuno ini melalui penggunaan model soal pilihan ganda yang kurang mendorong kreativitas berpikir dan kemampuan memecahkan masalah.

Di dunia ini tidak ada masalah belajar. Yang ada adalah masalah mengajar. Mengapa yang salah mengajar dan mengelola pendidikan tidak terkena sanksi apa pun. Mengapa hanya siswa yang menangis malu dan histeris lalu pingsan mendengarkan namanya termasuk dalam daftar peserta yang tidak lulus diberi sanksi tidak lulus? Adilkan ini?

Sistem ujian nasional sebenarnya mudah sekali diubah untuk menghindari tim sukses yang terdiri dari guru dan kepala sekolah serta pengawas memberikan jawaban kepada siswa setelah soalnya dikerjakan pendidik itu. Atau, siswa mendapatkan bocoran soal sebelum ujian nasional. Pakai saja bentuk soal uraian atau esai. Siswa diperbolehkan membawa buku pelajaran dan membukanya, juga rumus-rumus Matematika dan Fisika. Jika soal esai  yang disusun menuntut penalaran siswa, walaupun ia membuka buku pelajaran dan rumus tak ada gunanya ia membuka buku  karena tuntutan penalaran untuk menjawab soal. Mudah sekali, bukan?

Alternatif solusi yang lain adalah menerapkan tes terstandar (standardized test) yang juga dipakai di Amerika Serikat dan Inggris. Di tengah semester atau setelah satu semester atau satu tahun, di kelas-kelas tertentu di SD, SMP, dan SMA siswa diwajibkan mengerjakan tes terstandar yang dikerjakan dan diterbitkan serta didistribusi Pusat Penilaian Pendidikan Nasional Balitbang Kemdiknas. Dengan memeriksa hasil tes ini, guru dapat mendiagnosis kelemahan siswa dan selanjutnya melakukan perbaikan dalam proses belajar-mengajar.

Pada akhir tiap jenjang SMA siswa mengikuti ujian nasional namun tiap siswa diberi kebebasan memilih mengikuti ujian mata pelajaran yang dia kuasai dan sesuai dengan rencana studinya di perguruan tinggi. Ujian nasional ini hendaknya terdiri dari ujian tulis dan praktik. Jika ia ingin masuk fakultas kedokteran misalnya, ia hanya memilih mengikuti ujian mata pelajaran Kimia, Biologi, dan Matematika. Jika ia ingin masuk fakultas teknik, ia hanya ikut ujian Fisika, Matematika, dan mungkin Bahasa Inggris. Jika ia ingin masuk fakultas sastra, program studi sastra Inggris, ia hanya memilih ikut ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Sejarah, dan Antropologi atau Sosiologi. Dengan mengantongi nilai kelulusan mata-mata pelajaran tertentu ini, lulusan SMA langsung diperbolehkan mendaftar di perguruan tinggi. Apa susahnya sih menempuh alternatif solusi ini?

Karena konsep kita soal UN ini tidak matang dan tidak cerdas, tiap tahun kita saksikan tragedi siswa merasa gagal, kasus pembocoran soal dan jawaban, dan sederet masalah yang membuat siswa merasa trauma dan konsep kegagalan telah kita tanamakan dalam hati sanubarinya. Karena kita kurang cerdas berpikir, tiap tahun tak kunjung berhenti polemik tentang relevan atau tidak relevannya ujian nasional dipertahankan. Jika kami amati betapa susah dan keteter Mendiknas menjawab gugatan anggota DPR dan pertanyaan wartawan. Demikian pun, anggota DPR juga dibuat pusing mempersoalkan sistem ujian yang diskriminatif ini. Seharusnya think tank di Kemdiknas-lah yang mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki sistem ujian nasional yang buruk ini. Namun, tampaknya tidak ada think tank itu. BSNP juga bingung hendak berbuat apa dan daripada memikirkan solusi yang lain, lebih baik jalankan sistem yang rutin. Sampai kapan kita terkurung dan tersandera oleh pola pikir konvensional ini?

Sebenarnya, contoh yang baik dari berbagai negara sudah ada. Kita tinggal belajar dari negara-negara itu. Tahun ini India mereformasi sistem ujiannya dan bentuk soal pilihan ganda itu telah mereka kuburkan dalam kubur tradisi pendidikan yang kuno. Sistem ujian nasional Singapura dan Malaysia jauh lebih baik karena ada ujian praktik di samping ujian tulis. Mengapa kita tidak cerdas dan seolah tak bisa melihat negeri tetangga dan meniru yang baik dari mereka? Quo vadis dunia pendidikan Indonesia?

Silahkan baca juga goresan puisi berikut ini!

TANPA JUDUL 192

Oleh Martin Bhisu

Negeriku Indonesia
negeri tumpah darah,
serta air mata rakyat jelata
di sana indahnya bentangan pulau
bersama gunung-gunung yang tinggi dan buas,
tumpukan revolusi anti-korupsi.

Negeriku Indonesia
negeri siang dan malam penuh teror
bayang-bayang kejahatan hingga melacuri mimpi
tentang darah dan keringat rakyat jelata yang mengalir
tumpah ruah di lautan duka,
anakmu menangis, tiada air mata
berjuang hingga tumpah darah, darah tiada.

Negeriku Indonesia
negeri anak-anak suka nyontek
pemerintah dan guru-guru dengan dedikasi yang luntur
menabur benih-benih korupsi sejak dini
hidup enak di negeri ini tanpa kerja keras
mengajar melukis garis-garis pembatas
agar generasi baru selalu berada di bawah garis kemiskinan.

Guayaybi, Paraguay, 07 de mayo de 2010

Kunjungilah posting yang berkaitan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/20/bagaimana-ujian-nasional-un-di-belanda/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/17/sedih-menyaksikan-amburadulnya-ujian-nasional-un-tahun-ini/

https://sbelen.wordpress.com/2008/12/29/belajar-aktif-pakem-ujian-nasional-un-ibarat-air-dengan-minyak/

https://sbelen.wordpress.com/2011/08/08/mengapa-mutu-pendidikan-finlandia-terbaik-di-dunia/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/15/mengapa-peringkat-kelulusan-un-2011-siswa-smantt-tetap-di-nomor-buntut/

https://sbelen.wordpress.com/2011/01/11/3-tahun-banyak-siswa-tak-lulus-un-pecat-guru/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/30/tes-remidial-di-sd-sma-dan-sma-itu-salah-kaprah/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/09/mengapa-kita-memaksa-siswa-mempelajari-semua-mata-pelajaran/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/16/hasil-un-ntt-jeblok-tas-anak-sekolah-ntt-kempes/

 

 

Iklan

Rumah

Tekanan darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni 3