Posts Tagged ‘potensi’

Leonardo da Vinci, jenius serba-bisa yang sulit tertandingi

November 29, 2008

copy-of-800px-study_of_a_tuscan_landscape

Lukisan awal Leonardo yang diketahui, Lembah Arno (1473)


leonardo-jenius1leonardo-jenius-2

Leonardo da Vinci sering saya gunakan sebagai ilustrasi tokoh yang menggambarkan betapa kreativitas otak manusia dapat dikembangkan tanpa batas. Ia memperlihatkan betapa otak manusia sebenarnya berpikir radial seperti sebuah bolham lampu yang memancarkan sinar ke segala arah.

Sejauh ini literatur tentang kemampuan otak manusia menyiratkan bahwa tokoh seperti Leonardo da Vinci dan Albert Einstein paling-paling mengembangkan potensi otaknya maksimal hanya sampai 5%. Terbanyak dari kita hanya mampu mengembangkan kapasitas otak kita sekitar 0,001%.

Melalui perkembangan studi ilmu dan teknologi di perguruan tinggi yang semakin terkotak-kotak, makin terkompartementalisasi, terkapling kecil-kecil, agaknya sulit bagi tokoh iptek dan seniman zaman globalisasi ini yang dapat menyamai prestasi Leonardo da Vinci. Sayang, padahal potensi kreativitas otak manusia itu tak berbatas, tak bertepi.

einsteini191photobucketcom

Otak Albert Einstein. “Satu bagian esensial kreativitas adalah tidak takut gagal”, kata Einstein.

Kehidupan Leonardo da Vinci penuh dengan inspirasi tetapi juga dengan ketakbahagiaan. Dalam seluruh hidupnya ia melewati waktu-waktu keputusasaan, namun ia juga menemukan kemuliaan ketika ia diterima di Florence sebagai seorang pelukis besar pada waktu itu. Sementara hanya beberapa karyanya saja yang dapat kita nikmati sampai sekarang, dan sementara hidupnya yang panjang sering terisi dengan kesedihan, kepada kita diwariskan karya-karya Leonardo yang amat indah. Beberapa lukisan Leonardo dan banyak tulisan / sketsanya tersebar ke berbagai tempat. Salah satu tulisannya Codex Leicester bahkan dibeli dengan harga $ 30 juta oleh milyuner Bill Gates. Meskipun kita tak dapat membeli karya-karyanya, namun cetakan dua karya agungnya, yaitu “Perjamuan Terakhir” dan ”Mona Lisa” dapat kita beli dan pasang di rumah kita.

wjajah-mona-lisa-leonardo-da-vinciLeonardo da Vinci (15 April14522 Mei1519) adalah seorang polymath, ahli beragam cabang ilmu. Ia dikenal sebagai ilmuwan, matematikawan, insinyur, penemu, anatom, pelukis, pematung, arsitek, botanis, musisi, dan penulis. Giorgio Vasari, penulis biografi Leonardo mengatakan, “Di mana saja, pikirannya beralih ke masalah-masalah sulit. Ini adalah suatu pengakuan terhadap sekian luas kemampuan Leonardo. Sekali telah menguasai seni lukis, ia bergerak ke anatomi, pembangunan jembatan, penerbangan, mesin perang, kartografi, arsitektur, matematika, geologi, biologi, sejarah alam, musik, filsafat, dan bahkan cerita tentang dongeng binatang.

Ia sering dilukiskan sebagai arketipe “Insan Renaisans”, orang yang memiliki rasa ingin tahu luar biasa yang dihiasi kehebatan penemuan. Ia dikenal luas sebagai salah seorang pelukis terhebat sepanjang masa dan mungkin seorang yang berbakat paling beragam yang pernah hidup. Helen Gardner mengatakan, ruang lingkup dan kedalaman minat-minatnya memang tanpa ada pendahulu…. Pikiran dan kepribadiannya tampak bagi kita seperti manusia super, orangnya sendiri misterius, dan tampaknya hidup terpencil di masa tuanya.

biografi-leonardo-da-vinci-1biografi-leonardo-da-vinci-2

copy-of-superstock_900-4788flying-machine-postersSebuah reka mesin terbang Leonardo da Vinci

Dari tahun 1513 sampai 1516, Leonardo hidup di Vatikan, Roma. Di sini ia membantu seniman Raphael dan Michelangelo yang juga amat tersohor waktu itu. Ia hadir dalam pertemuan antara Raja Francois I dari Prancis dan Paus Leo X. Ia ditugaskan membuat sebuah singa mekanis yang dapat berjalan maju, lalu membuka dadanya untuk menunjukkan seikat bunga lili.

Leonardo wafat di Clos Luce, Prancis2 Mei 1519. Sebagai teman, Raja Francois I memegang kepalanya pada lengannya saat ia menghembuskan napas terakhir. Pada hari-hari terakhirnya, ia memanggil seorang pastor untuk membuat pengakuan dosa dan menerima komuni. Sesuai dengan permintaannya, 60 pengemis mengikuti peti jenasahnya. Ia dikuburkan di kapel Saint-Hubert di kastil (benteng).

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Last_Supper_(Leonardo)

http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Leonardo_self.jpg

http://susanpolgar.blogspot.com

http://www.lairweb.org.nz/leonardo/life.html

httpbp2.blogger.com

httpwww.allposters.comgallery.aspstartat

httpwww.latifm.comartistsimageda

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Sakit kanker

Kunjungila posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-serang-sel-kanker

Kartu nama Yuni 2

Iklan

Barack Obama sang presiden: Potensi kecerdasan otaknya berkembang pesat waktu di Jakarta

November 5, 2008

obama-plays-bicyclehttpwwwindonesiamediacom20084midserba_serbiobamahtm

Obama kecil bersepeda. Bergerak dan bermain dalam suasana gembira memacu perkembangan otak anak.

Hari minggu 2 November 2008 saya terbitkan post berjudul “Salam sukses bagi Barack Obama, presiden kulit hitam pertama Amerika Serikat!” dan kemarin malam saya terbitkan lagi post berjudul “Kematian nenek Obama, rahmat tersamar bagi sang cucu & data keluarga Obama”. Dua tulisan ini jelas-jelas menyatakan bahwa yang pasti menang adalah si Berry (nama kecil Obama). Ya, itulah kata hatiku. Dan, betapa yakinlah aku setelah melihat wajah Obama yang berurai air mata waktu mengumumkan kematian neneknya di internet. That’s it! Si anak Menteng pasti menang! Orang Barat lebih cenderung tak peduli putih atau hitam, kaya atau miskin, kawan atau lawan, langsung melupakan perbedaan jika sudah menyangkut sikap dan ucapan turut berduka. Banyak yang masih ragu berbalik memilih Obama. Nah, ini kira-kira kunamakan “tear effect”, efek air mata.

Nah, sekarang agak ilmiah sedikitlah. Menurut pendapat saya, kecerdasan otak Obama justru bersemai, bertumbuh, dan berkembang di masa kecilnya di Jakarta. Hasil penelitian tentang otak antara lain menunjukkan hal-hal berikut:

Fakta menurut para ahli: masa-masakritis perkembangan otak terjadi pada 6 tahun pertama kehidupan (usia balita)

Pada usia 4 tahun, perkembangan fisik otak anak (hardware atau perangkat keras otak) mencapai kapasitas 80%

Pada usia 6 tahun, kapasitas fisik otak mencapai 90%

Sedangkan, perkembangan potensi kecerdasan / intelektual anak (software atau perangkat lunak otak) mencapai 50% pada usia 4 tahun

Lalu di usia 8 tahun, potensi kecerdasannya meningkat menjadi 80%

Sisa potensi kecerdasan 20% tinggal berkembang selama sisa hidup anak itu.

Berdasarkan data ini, masa perkembangan kritis Obama pada usia balita justru terjadi di Hawai. Dari riwayat hidupnya terlihat betapa menderita hidup Obama. Ketika berusia 2 tahun ayahnya meninggalkan dia dan ibunya. Pada usia 4 tahun bercerai dan pada usia 6 tahun ibunya menikah dengan Lolo Soetoro. Ibunya terpaksa menitipnya pada kakek dan neneknya.

Sewaktu tinggal di Jakarta barulah Obama benar-benar menikmati masa kanak-kanaknya. Jika disandingkan dengan data di atas, taruhlah perkembangan fisik otaknya telah mencapai 90% waktu menginjakkan kakinya di Jakarta. Jika perkembangan otaknya normal, kira-kira potensi intelektualnya mungkin telah mencapai 80% ketika bersekolah di Jakarta, tepatnya di SD Fransiskus Asisi. Selanjutnya sekitar 1 tahun bersekolah di Menteng, potensi kecerdasan ini berkembang pesat, mungkin telah mencapai lebih dari 80%. Potensi kecerdasan yang tersisa mungkin sekitar 20%. Yang sisa inilah yang kemudian berkembang di Hawaii, di Universitas Harvard dan selanjutnya sampai sekarang.

young-obamahttpwwwindonesiamediacom20084midserba_serbiimagesperuntunganyoung-obama

Obama remaja. Senang bermain bola kaki, basket memaksimalkan perkembangan otaknya.

Menurut hasil penelitian otak, perkembangan potensi otak anak bergantung kepada 4 makanan pokok, yaitu oksigen, makanan bergizi, informasi, dan kasih sayang. Semuanya relatif terpenuhi secara memadai untuk perkembangan otak Obama. Asupan makanan bergizi memadai karena pada zaman susah ketika itu, dari cerita teman-teman SD-nya, Obama senang makan tempe dan tahu yang kaya protein, kaya gizi. Informasi cukup ia peroleh di keluarga, di sekolah, dan dari pengalaman bermain di alam terbuka, terutama dalam bahasa anak-anak SD Fransiskus Asisi, di hutan yang mereka namakan hutan Asisi. Main perang-perangan. Ia pun senang menjadi pandu, istilah untuk pramuka waktu itu.

rully-dasaad-f_866_f_438httpwwwperspektifbarucomiartrully-dasaad-f_866_f_4382

Rully Dasaad, seorang teman Obama kecil di SD Besuki Menteng.

Otak Obama berkembang pesat karena ia banyak bergerak dan senang bermain sebagaimana layaknya anak-anak waktu itu. Permainan tradisional anak Jakarta cukup banyak yang ia alami, seperti bermain sepak bola, gundu (kelereng), gasing, petak umpet, dan permainan tradisional lain. Ia pun bersama teman-temannya suka memetik jambu biji yang masih banyak waktu itu di Jakarta. Ayah tirinya Lolo Soetoro senang memelihara burung dan binatang peliharaan lain dan Obama ikut memeliharanya. Memelihara binatang membuat anak menjadi manusia yang peka, ramah, lemah lembut, dan santun. Itulah ciri-ciri yang diakui teman-temannya.

httpenwikipediaorgwikimaya_soetoro-ng

Maya Soetoro-Ng, blasteran Jawa dan bule. Meraih tingkat akademis tertinggi dengan menggondol gelar Doktor (PhD) di bidang pendidikan. Obama meraih gelar Doktor. Ibunya juga meraih gelar Doktor dengan disertasi tentang budaya Indonesia. Keluarga ini adalah keluarga Doktor. Ayah Obama juga akademisi yang cerdas (kalau tak salah mungkin bergelar Doktor yang diraih di Universitas Harvard setelah menyelesaikan sarjananya di Universitas Hawaii. Lolo Soetoro juga dikenal sebagai ahli geografi Angkatan Darat. Menurut genetika, perkawinan antar-ras cenderung menurunkan gen-gen pintar, cerdas kepada anak-anak.

Ciri-ciri kepribadian Obama ini banyak dipengaruhi kepribadian ayah titinya yang diakui keluarga dan temannya sebagai seorang pribadi yang ramah, santun, dan mudah bergaul dengan orang lain. Makanan pokok otak yang amat penting, yaitu kasih sayang diperoleh Obama cukup bagus. Seperti diceritakan teman-temannya, ibunya mengasuh dia dengan cinta dan afeksi (love and affection). Dari ayah tirinya jelaslah kasih sayang diperoleh Obama. Ayahnya sering mengantar-jemput Obama ke sekolah dengan sepeda motor. Perilaku Lolo Soetoro kemudian berubah setelah menjadi konsultan perusahaan minyak Mobil Oil. Senang hidup jetzet masa itu dan akhirnya bercerai dengan ibu Obama dan kemudian kawin dengan Erna. Betapa pun perilakunya sebagaimana lumrah manusia biasa yang  mudah berbuat keliru, dialah seorang putra Indonesia  yang telah ikut memberikan sumbangan pendidikan karakter bagi Obama.

Menurut pendapatku, inilah sumbangan Indonesia yang terbesar bagi perkembangan otak dan kepribadian Obama. Kita tak perlu banyak berharap dan meminta dari Obama untuk Indonesia. Bukankah lebih mulia memberi daripada menerima?

Wahai para ayah dan ibu! Jika Anda inginkan anakmu menjadi presiden, menjadi tokoh besar, menjadi orang yang bermakna bagi orang lain dalam posisi apa pun, apakah yang dapat Anda lakukan?  Kiat-kiat murah bahkan gratis untuk mengembangkan potensi kecerdasan telah ditunjukkan lewat pengalaman Obama. Berilah kesempatan kepada anak Anda: bermain, bergerak, mandi di laut, sungai, bermain layang-layang, mandi hujan dan bermain lumpur, dan melakukan permainan tradisional lain. Batasi anak menonton dan duduk depan TV. dan bermain game  di komputer Jangan paksakan  dia mengambil kursus ini itu. Bilang kepada gurunya untuk menghentikan kebiasaan memberi PR. Jangan lupa berilah makanan bergizi. Yang murah tak apalah daripada makan junk food. Tempe dan tahu saja ternyata bisa membuat Obama menjadi presiden negara adidaya. Dan, yang terutama dan terpenting, curahkanlah kasih sayang sebanyak-banyaknya! Hope for your success!

obama-and-grandpahttpwwwindonesiamediacom20084midserba_serbiimagesperuntunganobama-and-grandpa

Obama di usia balita mendapatkan kesempatan emas mengembangkan potensi otaknya lewat bermain di pantai Hawaii dan mendapatkan curahan kasih sayang dari sang kakek dan nenek.

httpswaramuslimnetgalerybarackimgsd1

SD Besuki – Sekolah Obama kecil ini memberikan sumbangan berarti bagi perkembangan otak Obama.

Iklan

annie dancing

Kolesterol tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-kolesterol-tinggi

Kartu nama Yuni 2

Ciri-ciri kreativitas Albert Einstein

Juli 9, 2008

earliest-known-photo-einstein

Foto masa kanak-kanak Albert Einstein yang dikenal selama ini

Apakah Albert Einstein menunjukkan ciri-ciri manusia yang kreatif? Apakah ciri-ciri itu menunjukkan sejauh mana Einstein menggunakan potensi otak kanannya? Apakah potensi otak kirinya didukung gaya belajar otak kanan yang menyebabkan Einstein menjadi penemu hebat, ilmuwan terbesar pada millenium kedua?

KREATIVITAS EINSTEIN

Apa saja ciri kreativitas Einstein?

  1. SUKA BERKHAYAL,BERIMAJINASI

Albert Einstein di masa kecil terkenal lamban, suka berkhayal.

Ada selentingan, Einstein agak “terbelakang” waktu kanak-kanak. Ia lambat berbicara, tak banyak bicara sampai usia 3 tahun.

 

  1. SUKA MEMANIPULASI BENDA

Di usia 5 tahun waktu sakit, ia bermain dengan kompas. Ia takjub. Mengapa jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara? Ia tak percaya, lalu coba mengakali, agar jarumnya menunjuk ke arah lain. Tapi heran, kompas menolak permainannya!

Ia senang membangun ‘proyek’. Pernah ia membangun rumah dengan menyusun kartu-kartu sampai 14 lantai.

Ia lebih senang dengan proses belajar, bukan hasil akhir.

 

  1. SENANG BELAJAR SENDIRI (OTODIDAK)

Ia sering gagal ujian sejak SD sampai sekolah menengah.

Nilai bagus hanya untuk fisika dan matematika, yang sering dipelajari di rumah. Yang lain serba-anjlok.

 

  1. SENANG KEBEBASAN, ANTI-KEKUASAAN OTORITER

Ia malas belajar karena diajari guru berlagak bos, dan memaksa disiplin kaku.

Ia ‘memberontak’, karena kurang bebas berekspresi dan belajar sesuai minat. Waktu ujian, ia sering alami kesulitan.

Di usia 9 tahun, ia pindah ke gymnasium. Ia gemar bahasa Latin. Ia tekun belajar apa yang diminati & luar biasa menguasainya.

Di usia 12 tahun, Albert berteman dengan Max, mahasiswa kedokteran. Max pinjamkan buku geometri. Albert mendalami kalkulus. Akhirnya, Max sendiri tak bisa menandinginya. Max lalu meminjamkan buku filsafat Kant yang rumit & sulit. Biar ia pusing, menyerah, lalu senang pelajari biologi dan kedokteran. Ternyata Max keliru.

 

  1. SUKA BERTANYA

Ide demi ide merasuk otaknya. Ia tak betah duduk diam mendengarkan guru. Sejak kecil, pamannya memperkenalkan aljabar.

 

  1. KRITIS

Ia tidak senang di sekolah. Tidak disenangi guru dan kepala sekolah. Dicap bodoh.

Pada usia 15 tahun, ia tinggalkan sekolah. Gagal, tak mengantongi ijasah.

Dalam memoarnya, Einstein pernah menulis, KURIKULUM SEKOLAH ADALAH PEMBOHONGAN, TIDAK RELEVAN, MEMBOSANKAN.

Karena kemampuan matematika & fisikanya hebat, ia percaya diri. Dicap sombong & kurang ajar.

Ia menderita karena usaha ayahnya 2 x bangkrut. Keluarga pindah ke Munich di Jerman, dan kemudian ke Milan, Italia.

Tahun 1895, walaupun tanpa ijasah SMA, ia coba ikut tes masuk ETH           (Institut Politeknik Swiss) di Zurich. Tidak lulus!

Ia lalu masuk sekolah menengah di luar Zurich, persiapkan diri agar ‘tembus’ ke ETH.

3006-Young_Albert_Einstein3

 

7. SUKA BERPETUALANG, JUGA DALAM CINTA

Ia indekos di rumah gurunya. Bersama keluarga ini ia mendaki gunung.

Ia bermain biola, berduet dengan Marie, putri Pak kos yang bermain piano. Einstein tampan, berpakaian rapi, sopan, ramah. Marie jatuh cinta. Inilah pengalaman asmara pertama Einstein. Ia punya banyak teman wanita. Ia senang berlayar di Danau Zurich bersama Marie.

Berlayar dan merayu wanita adalah dua kegemarannya selama hidup. Ia gonta-ganti wanita, partner berlayarnya.

 

8. HUMORIS

Pada masa ini ia suka humor, tertawa terbahak-bahak, membuat olokan jenaka.

Dalam setahun, ia berhasil memperoleh sertifikat. Ia mencoba tes masuk lagi & diterima di ETH.

 

9. MENEKUNI APA YANG DISENANGI

Sejak 5 tahun ibunya mengajarkan bermain biola. Ia tertarik & berusaha bermain sebaik-baiknya. Sejak kecil ia senang menekuni apa yang disenangi. 4 tahun di ETH ia sering bolos. Seorang dosen menyebutnya “anjing malas.”

Ia lebih senang membaca & melakukan percobaan sendiri. Akhirnya, lulus juga, meski dengan nilai terendah di kelas.

Ia jatuh hati kepada Mileva Maric, satu-satunya mahasiswi Serbia di kelasnya. Tak begitu cantik, agak pincang, jarang tertawa. Tapi, ia teman diskusi & amat mandiri.

 

10. PANTANG MENYERAH, TAHAN BANTING

@ Einstein melamar jadi guru ETH tetapi ditolak. Akhirnya, jadi guru bantu di sekolah teknik. Gaji rendah. Terpaksa mengajar part time lain & memberi les privat.

@ Mileva hamil, mengungsi ke Serbia & melahirkan anak wanita, Lieserl. Ia sakit-sakitan,diadopsi orang lain & menghilang.

@ Tahun 1902, Einstein bekerja di kantor paten di Bern. Teknisi rendahan.

th.physik.uni-frankfurt.de.barcelona 1923

Ia pun bisa membiayai hidup & meneruskan penelitian mandiri. Ia terbitkan 3 makalah yang menghebohkan. Makalah tentang efek fotolistrik membuahkan hadiah nobel tahun 1921.

Tahun 1903, Einstein & Mileva menikah, tahun 1904 lahir Hans Albert.

Eduard, Mileva, Hans Einstein

Putri Einstein, Eduard, istirnya Mileva, dan putranya Hans

7 tahun bekerja di sana, tahun 1905 meraih gelar doktor dari Universitas Zurich. Tapi, masih susah meraih pekerjaan terhormat.

@ Tahun 1909 ia diterima jadi asisten profesor di Universitas Zurich, 1910 lahir putra kedua, Edouard, 1911 jadi dosen di Praha. Makin mashur.

Di sana ia bertemu saudara sepupunya,   Elsa Lowenthal, berusia 38 tahun, 5 tahun lebih tua, janda dengan 2 putri. Akhirnya, Einstein bercerai dengan Mileva, menikahi Elsa. Tapi, tetap senang merayu wanita. Suami yang tak setia!

elsa-einstein

Einstein dan istrinya Elsa

Ciri-ciri kreativitas inilah yang menghantar Einstein meraih yang melampaui gelar akademis apa pun.

Einstein membuktikan, betapa otak mampu menjangkau yang tak terbayangkan manusia!

Apakah Anda seorang yang kreatif?

  1. Apakah Anda suka berimajinasi?
  2. Apakah Anda suka memanipulasi objek?
  3. Apakah Anda senang belajar sendiri (otodidak)?
  4. Apakah Anda senang kebebasan, anti-kemapanan yang otoriter, melawan arus zaman, terdorong menjadi perintis?
  5. Apakah Anda suka bertanya?
  6. Apakah Anda kritis
  7. Apakah Anda suka bertualang?
  8. Apakah Anda humoris?
  9. Apakah Anda suka menekuni apa yang disenangi, dicita-citakan?
  10. Apakah Ada pantang menyerah, tahan banting?

 

th.physik.uni-frankfurt.de.einstein 1929

 

Bila anda ingin mendapatkan uraian ini dalam bentuk file powerpoint, silahkan klik dan download file ppt ini.

Kreativitas Einstein

 

 

Advertorial

900x900px-LL-ac6c238e_wtf-japan-gif-headbutt

Tekanan darah tinggi

Sano darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Gambar spanduk Sano

Kartu nama Yuni Juli 2015