Posts Tagged ‘Politik’

Jokowi versus Prabowo: Mengapa anda menang atau kalah dalam pertarungan?

Juli 22, 2014

 Prabowo-dan-Jokowi

 

Pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang. Vince Lombardi

Mengapa Pemenang Menang dan Pecundang Kalah

Dalam permainan cinta, yang kalah lebih dihargai daripada pemenang. MasonCooley

10525930_10200994129614945_724673631464096523_n

Ayam jago yang menarik diri dari arena sabung ayam tetap saja dinyatakan kalah.

Mundur sabung ayam

Yang membedakan pemenang dari pecundang adalah bagaimana seseorang bereaksi terhadap setiap sentuhan nasib yang baru. Donald Trump

1545234_10152177424694612_755636042_n

Sejarah menunjukkan bahwa pemenang yang paling terkenal biasanya menghadapi hambatan yang menyakitkan hati sebelum mereka menang. Mereka menang karena mereka menolak berkecil hati terhadap kekalahan mereka. B. C. Forbes

winner-vs-loser-w

Ada pemenang, ada pecundang dan ada orang yang belum belajar bagaimana agar bisa menang. Les Brown

Indonesia president election 2014

Pemenang memiliki kemampuan untuk mundur dari kanvas kehidupan mereka seperti seorang seniman untuk mendapatkan perspektif. Mereka membuat hidup mereka sebuah karya seni – sebuah karya agung (masterpiece) pribadi.DenisWaitley

0 Pemenang Vs Pecundang

Saya percaya ada sebuah kekuatan batin yang menciptakan pemenang atau pecundang. Dan, pemenang adalah orang yang benar-benar mendengarkan kebenaran hati mereka. Sylvester Stallone

 

winner looser2

Screen-Shot-2013-08-29-at-11.29.46-AM

Pemenang menciptakan kebiasaan membangun harapan positif mereka sendiri mendahului kejadian yang sebenarnya. Brian Tracy

Pecundang hidup di masa lampau. Pemenang belajar dari masa lalu dan bergairah bekerja di masa sekarang ke arah masa depan. Denis Waitley.

 

 Winners-compare-their-achievements-with-their-goals-while-losers-compare-their-achievements-with-those-of-other-people.-Nido-Qubein-700x525

 Pemenang membandingkan prestasinya dengan tujuan mereka, sedangkan pecundang membandingkan prestasinya dengan prestasi orang lain.

Pecundang membuat janji-janji yang sering mereka ingkari. Pemenang membuat komitmen yang selalu mereka jaga. Denis Waitley

  0

Prabowo tarik diri dari proses rekapitulasi Pilpres KPU: Pecundang adalah bagian dari masalah sedangkan pemenang bagian dari solusi.

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Para pemenang dalam kehidupan terus-menerus berpikir bahwa saya bisa, saya pasti akan, dan saya adalah saya. Pecundang, di sisi lain, memusatkan pikiran mereka pada apa yang seharusnya mereka miliki atau akan lakukan, atau apa yang tidak bisa mereka lakukan. Denis Waitley

 

shoe me a looser

Tunjukkan kepadaku seorang pecundang yang baik dan saya akan tunjukkan kepadamu siapa pecundang. Vince Lombardi

 

Lihat, pemenang merangkul kerja keras. louHoltz

 

Tanpa pecundang, bagaimana mungkin ada pemenang? Casey Stengel

 

zona

Tirulah selalu perilaku para pemenang bila anda kalah. George Meredith

 

Mutu estetika menunjukkan apa sebenarnya politik. Keaslian-lah yang membedakan pemenang dari pecundang, politik baik dari yang buruk, dan tipe pemimpin sejati dari anak boneka yang diarahkan konsultan. Thomas Frank

 

 tiff12-winner-losers

 

Saya senang melihat pemenang ketika mereka menangis, pecundang ketika mereka mencoba. Tom T. Balai

 

 winners-vs-losers

 

Dan, sekolah militer mengajarkan saya bahwa untuk menyesuaikan diri dalam hidup bermayarakat, anda tidak dapat hanya melakukan apa pun yang menjadi kehebatan anda karena itu hanya akan cocok dengan anda. Dan, jauh lebih baik berada bersama para pemenang daripada dengan para pecundang. Sam Donaldson

 

 born

Anda tidak dilahirkan sebagai seorang pemenang; anda tidak dilahirkan sebagai seorang pecundang. Anda dilahirkan sebagai seorang pemilih.

&

011EDC5448AC087A928B18B8AAC25CDAA2-main-article-6416

Pidato kemenangan Jokowi di atas kapal Phinisi di dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa dan salam 3 jari: Politik adalah permainan simbol.

20140723Pidato-Jokowi-JK-220714-wsj-3

Jokowi menang dan Prabowo kalah dalam Pilpres 2014: Politik sesungguhnya adalah permainan persepsi. Membuktikan kehebatan dan memoles citra adalah bagian dari membangun persepsi pemilih tentang sang calon. Kampanye hitam dan negatif adalah bagian dari permainan persepsi untuk menjatuhkan pesaing. Politik sesungguhnya adalah sebuah permainan. Terjun ke kancah politik sama dengan terjun bermain di arena labirin yang tak jelas lorong-lorongnya dan di mana batas akhirnya.

2ifes

Jokowi, Presiden Indonesia yang baru: Dari seorang tukang kayu yang sederhana dan rendah hati menjadi presiden dari negara demokrasi ketiga terbesar di dunia.

jokowi

Bapak Presiden Jokowi, kami rakyat Indonesia setia mendukungmu sapu bersih gurita korupsi di negeri ini, dari atas sampai ke bawah dalam berbagai lini kehidupan.

Jokowi penyapu

Siapa sebenarnya orang di balik kemenangan dan kekalahan Pilpres 2014?

Megawati mistressmind

 

 

 

 

Sumber: http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/winners.html

Advertorial

115137_ilustrasi-serangan-jantung_663_382

Sano di hutan

Untuk mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano cegah dan sembuhkan sakit jantung

Kartu nama Yuni 3

 

 

 

Iklan

Harta, tahta, dan wanita

Desember 11, 2008

Waktu berkuliah di Universitas Indonesia pada akhir dan awal tahun 1980-an, motto yang didengung-dengungkan teman-teman aktivis mahasiswa UI waktu itu adalah perjuangan melawan tiga ambisi penguasa Orde Baru, dengan slogan tiga anti, yaitu ANTI …

18harta


4

takhta, dan

w-038

wanita

Hampir 30 tahun kemudian, kini saya amati nasib untung dan malang teman-teman aktivis itu setelah berkarya dalam dunia nyata. Teman-teman yang tak tergiur, tak tergelincir, atau memang kebetulan beruntung tak terpapar oleh godaan harta, takhta, dan wanita kini masih bisa gigih berjuang dan vokal berpihak kepada rakyat dan masih terobsesi untuk memajukan Indonesia. Yang saya kenal adalah teman-teman yang kini menyandang gelar akademis tinggi, menjadi dosen, peneliti, pemerhati, dokter, psikolog, motivator, wartawan, pengusaha, dan banyak yang lain. Cukup banyaklah yang masih berkiprah mendorong lokomotif kereta api Indonesia yang kini terseok-seok.

Namun, sayang, kasihan, merasa empati, prihatin, dan aneka-perasaan bercampur baur tatkala kami mengikuti cerita bersambung teman-teman aktivis yang telah tergiur, tergelincir, atau terlalu lama terpapar godaan harta, takhta, dan wanita. Memang ketiga godaan ini saling terkait seperti konsep Molimo orang Jawa. Ibarat virus, terkena yang satu akan berjangkit ke yang lain. Sayang, idealisme waktu mahasiswa, yang menyoraki sikap mental “pesta pora” penguasa Orde Baru yang bergelimang harta, takhta, dan wanita, ternyata kemudian diikuti sendiri. Ibarat pepatah, menelan ludah sendiri.

tangan-panjang

Yang menelan ludah sendiri terbukti dari tindak korupsi yang dilakukan. Mencuri uang negara, uang rakyat seolah uang itu tak bernama, anonim, tak ada yang punya.

Nasib mereka ibarat cuaca yang berubah begitu cepat. Yang punya takhta berupa jabatan, posisi, kedudukan terhormat disuruh turun dari takhta dan diganti orang lain. Diharuskan mengembalikan uang negara yang dicuri. Jika tidak mampu dilakukan, hartanya disita untuk negara. Dipenjara sekian tahun. Runtuhlah semua kejayaan yang dibangun sekian lama. Habis, ludes, dan malu. Kalau takhta dan harta sudah tak ada mana mungkin terpikirkan menikmati wanita?

Memang, sungguh benar kata mutiara yang saya hafal “luar kepala” sejak SMP dulu: UANG DAPAT MEMBUKA SEMUA PINTU, kecuali …

35_stairway_to_heaven_by_jim_warren

pintu


6723360-lghttpphotonetphotodbphotophoto_id6723360

surga.

(The Door of Shiva: httpphoto.netphotodbphotophoto_id=6723360)

Iklan

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Daftar isi blog S Belen (sbelen)

September 12, 2008

"We are the champions!", kata anak-anak Pulau Bacan, Maluku Utara. Berilah mereka kebebasan berkreasi!

“We are the champions!”, kata anak-anak Pulau Bacan, Maluku Utara, “Berilah kami kebebasan berkreasi!”

Untuk menemukan judul yang dicari, Anda harus klik www.sbelen.wordpress.com

Anda akan temukan Sbelen’s Weblog. Browse dari sini dan carilah pada daftar Kategori. Jangan klik pada judul pada daftar di bawah ini. Terima kasih. Alternatif lain adalah melihat daftar judul seluruh posting saya sampai yang terakhir dengan mencari judul: Daftar judul posting S Belen (Daftar isi blog sbelen)

Berpose depan patung tokoh idolaku! Kenangan rekor menatar 1400 guru di Balai Sidang Bung Hatta.

Kata mutiara, peribahasa Latin, ungkapan populer

Speed up WordPress

WordPress now has support for Gears, which adds new features to your web browser.
More information…

After you install and enable Gears, most of WordPress’ images, scripts, and CSS files will be stored locally on your computer. This speeds up page load time.

Don’t install on a public or shared computer.

Install Now Cancel

Gears Status

Gears is installed on this computer, but is not enabled for use with WordPress.

To enable it click the button below.

However, Gears should not be enabled if this is a public or shared computer.

Enable Gears Cancel

Gears Status

Gears is installed and enabled on this computer. You can disable it from your browser’s Tools menu.

If there are any errors try disabling Gears, reloading the page, and re-enabling Gears.

Local storage status: Updating files:

Close

Gears Status

This web site is denied to use Gears.

To allow it, change the Gears settings from your browser’s Tools menu and reload this page.

However, Gears should not be enabled if this is a public or shared computer.

Cancel

Date

Title

2008/09/08

Kata mutiara tentang sahabat, harapan, amal, bahagia, muda, hak asasi manusia

2008/09/02

Kata mutiara hari ulang tahun perkawinan

2008/09/01

Kata bijak tentang kebahagiaan dan usaha

2008/09/01

Kata-kata bijak peribahasa Latin

2008/08/31

Ungkapan populer bahasa Latin

2008/08/13

Peribahasa Latin tentang cinta

2008/08/06

Mutiara kata dan pepatah tentang cinta dan perkawinan

2008/08/04

Kata mutiara cinta & perkawinan

2008/07/16

Kata mutiara perkawinan

2008/07/10

LOGIKA KEHIDUPAN

Tokoh sastra

2008/09/07

Kahlil Gibran: gaya bahasa, petualangan cinta & ”Surat-surat Cinta” dengan Mary Haskell

2008/09/04

Rudyard Kipling dan puisi “If” yang tersohor

2008/09/03

Kahlil Gibran, sang pengilham Libanon milik dunia: “Anakmu bukanlah milikmu”

Politk dan Ekonomi

2008/08/08

Apa kata mantan presiden Amerika Serikat tentang karakter?

2008/09/01

Multi-National Corporation (MNC), monster raksasa yang sulit dibendung

2008/08/13

Kontradiksi & korupsi: Penyakit tropis tidak teratasi, iklan politik melonjak, Austalia bangun 2000 sekolah untuk Indonesia

2008/08/08

Tuntutan karakter presiden Amerika, apa tuntutan kita untuk presiden 2009 – 2014?

2008/08/03

Politisi maling

2008/07/23

Bagaimana jika kita kontrak presiden dari negara lain untuk 2009?

2008/07/20

Apakah hotel berhak menutup akses masyarakat ke pantai dan laut?

2008/07/13

Politik kills, politik membunuh

2008/07/10

Kampanye Pemilu boros uang

Kiat hidup dan aneka tips

2008/08/31

Tips awet muda

2008/08/30

Perbanyak gunakan tangan kiri untuk mengembangkan otak kanan!

2008/08/23

Keinginan versus kebutuhan

2008/08/20

Mengapa kita harus coba tertawa?

2008/08/15

Bermuka dua penting untuk bertahan hidup

2008/08/11

Jangan taruh HP dekat kepala waktu tidur! Mengapa? Tips keamanan menggunakan HP dan alat-alat wireless lain

2008/08/06

Mengapa Anda harus mematikan lampu waktu tidur malam, termasuk lampu kamar mandi?

2008/08/03

Pembunuhan sadis di Menteng & tips menjaga keamanan rumah Anda

2008/07/09

Kisah ayah dan anak menunggang kuda

2008/07/12

Antara buah beringin dan buah semangka: TUHAN TIDAK ADIL

Otak manusia dan penerapannya pada belajar dan kehidupan

2008/08/12

Apa gaya belajarku? Otak kiri, otak kanan, atau kombinasi?

2008/08/12

Krisis kasih sayang, ujian Doktor, dan kembali menulis buku pelajaran

2008/08/07

Apa yang mendorong orang bertindak?

2008/07/26

Bingung membedakan cinta dan seks?

2008/07/22

Apakah otak laki-laki dan wanita berbeda? Apa impilikasinya?

2008/07/14

Gaya belajar otak kiri dan otak kanan

2008/07/09

Kinerja otak dan belajar aktif

Cinta dan perkawinan

2008/07/21

Hidup tanpa cinta ibarat bintang tanpa cahaya

2008/07/18

Life without love is like a star without light

2008/07/16

My friend’s reflection about his only child

2008/07/11

Perkawinan ibarat ritsleting?

2008/07/11

Sinbad, a sailor, seorang pelaut

2008/07/10

Kisah Sinbad sang pelaut dan dorongan perasaan

Pendidikan anak, tes, buku pelajaran, guru

2008/08/11

Jika ingin “menguasai” dunia, bacalah!

2008/08/01

Belajar aktif dalam Pelatihan Pendidikan di Masa Darurat: Oleh-oleh dari Makassar

2008/07/30

Tes remidial di SD, SMP, dan SMA salah kaprah

2008/07/28

Lestarikan lingkungan hidup, tidak hanya sekadar kampanye di sekolah ini

2008/07/27

Mengapa sekarang siswa dan orang tua sulit mendapatkan buku pelajaran bagi anaknya? Pertanyaan dan jawaban

2008/07/26

Alasan kami memilih pemenang Lomba Karya Tulis Guru ESIS 2008

2008/07/19

Anak bermain dengan benda alamiah atau dengan mainan pabrik?

2008/07/11

Berilah hak bicara kepada anak

2008/07/10

Guru yang tak puas dengan pekerjaannya

2008/07/09

Mengapa kita memaksa siswa mempelajari semua mata pelajaran?

2008/07/09

Ciri-ciri kreativitas Albert Einstein

2008/07/09

Albert Einstein bodoh?

Guyonan

2008/08/17

Gambar hari ini: Tentang rokok dan HP

2008/08/17

Guyonan hari ini: Tentang rokok

2008/07/30

Today’s joke. Guyon & gambar aneh hari ini.

Serba-serbi

2008/08/04

Rekaman pembicaraan pilot & copilot Adam Air: Bukti pesawat ini tidak meledak di udara


Daftar judul post yang baru dari tanggal 26 September s.d. 17 November 2008

Tanggal

Judul

Kategori

02/11/2008

Salam sukses bagi Barack Obama, presiden kulit hitam pertama Amerika Serikat!

Pemilu presiden, Politik

30/10/2008

Ada 15 toilet / kamar mandi di rumah Romo Mangun! Bisa masuk rekor MURI atau …?

Kiat hidup

24/10/2008

Mau tetap sehat? Ayunkan langkah kaki Anda!

Kiat hidup

22/10/2008

Pohon mangga di halaman rumahku: Sebuah renungan sampai ke politik

Pendidikan, Politik, karakter

20/10/2008

Mengapa Anda harus mematikan HP dalam pesawat terbang?

Kiat hidup, Penggunaan HP

13/10/2008

Beragam cara melihat

Kata bijak, Uncategorized

13/10/2008

Kata mutiara menggelitik tentang uang

Kata bijak, Uncategorized

13/10/2008

Kata mutiara: Uang, lagi-lagi uang

Kata bijak

13/10/2008

Kata mutiara tentang UANG

Kata bijak

12/10/2008

Gambar hari ini: Udang …

Gambar hari ini, Guyonan

11/10/2008

Gambar hari ini: Tiga nama tangan

Gambar hari ini, Guyonan

11/10/2008

Gambar hari ini: Tiga jenis mata

Gambar hari ini, Guyonan

11/10/2008

Gambar hari ini: Tiga yang pahit

Gambar hari ini

01/10/2008

SMS Lebaran: Yang kukirim dan yang dibalas teman-teman

Kata bijak, Uncategorized

28/09/2008

SD St Theresia Surabaya mendidik siswa mencintai lingkungan hidup

Pendidikan, lingkungan hidup

26/09/2008

Ibu Teresa, A Goddess of India

Cinta

26/09/2008

Kiat sukses dalam pekerjaan

Kiat hidup

26/09/2008

Erisaton yang rakus

Kiat hidup, lingkungan hidup

04/11/2008: Kematian nenek Obama, rahmat tersamar bagi sang cucu & data keluarga Obama

05/11/2008: Barack Obama sang presiden: Potensi kecerdasan otaknya berkembang pesat waktu di Jakarta

09/11/2008: Sekali lagi tentang sumbangan Indonesia dalam proses perkembangan potensi kecerdasan Barack Obama

17/11/2008: From Bacan with love: swimming children on the beach. Dari Bacan dengan cinta: anak-anak berenang di pantai

Flying to the future

Flying to the future


Multi-National Corporation (MNC), monster raksasa yang sulit dibendung

September 1, 2008

(Sumber: 2099.www.nextbillion.net)

Apa yang kita makan hari ini dan apakah kita akan makan besok ditentukan oleh Multi-National Corporation (MNC) yang beroperasi lintas benua dan lintas negara. Tempe dan tahu yang kita makan kini ditentukan oleh MNC. Mulai dari bibit unggul kedelai sampai dengan produksi kedelai dan penjualan di supermarket diatur oleh MNC. Tak usah heran jika kini kita bergantung dari impor kedelai. Kini kita mengalami krisis pangan. Itu gara-gara sepak terjang MNC.

Hongkong, salah satu kota penampung monster MNC

Susu yang diminum bayi-bayi Indonesia dari kota sampai ke desa kini diproduksi oleh tangan-tangan MNC yang tersebar seluas bumi ini. Ada kabar bahwa sapi dan ayam-ayam ras di luar negeri disuntik dengan hormon wanita, perempuan, agar memproduksi susu dan telur dalam volume yang melonjak dalam waktu singkat. Tak usah heran, jika di mana-mana kini kita melihat banyak remaja pria kita tampak kebencong-bencongan.

MNC membonceng tentara di Irak (Sumber: 20060430iraq_mcdonalds.i252.photobucket)

Dunia zaman globalisasi ini dilanda cocacolanisasi, macdonaldinasi, anlenisasi, nestlelisasi, dan dunkin-donatisasi. Bukan hanya itu, Dompet kita tiap hari terkuras oleh gelombang nokianisasi, samsungisasi, IBMisasi, microsoftisasi, canonisasi, sanyonisasi, walmartisasi, hondanisasi, toyotanisasi, boeingisasi, airbusisasi, siemensasi, adidasasi, googlelisasi, yahoonisasi, dan apa lagi. Silahkan Anda tambah sendiri.

Afganistan dilanda macdonaldisasi. Bahkan aspal pun diimpor dari Amerika untuk membangun jaringan jalan raya.

Kini kita memanggul derita krisis energi. Nah, itu gara-gara MNC, yang membuat kita masuk ke dalam jerat caltexisasi, shellisasi, exxonisasi, dan banyak yang lain. Rupiah yang kita belanjakan pada jam ini pada jam berikutnya mungkin sudah ditransfer ke sentra bisnis MNC di titik-titik strategis di bumi ini.

Jelaslah dalam sistem kapitalis yang berprinsip homo homini lupus (manusia menjadi serigala bagi manusia lain), berlaku hukum alam survival of the fittest, siapa yang kuat dialah yang menang. Multi-National Corporation adalah serigala itu. Yang jelas lebih dulu terpuruk adalah negara-negara sedang berkembang yang kalah soal modal, teknologi, sumber daya manusia, dan jejaring kerja. Negara-negara maju sebenarnya ikut menderita tapi deritanya hanya sedikit. Karena, negara-negara maju dan MNC bekerja sama dan bersinergi untuk mencaplok negara-negara sedang berkembang.

Inilah VOC era global yang menggurita

Multi-National Corporation bukan saja ‘negara’ dalam negara tapi menjadi wujud lintas bangsa dan negara. Sepak terjang dan operasi MNC tak terkontrol oleh institusi politik. Korporasi ini tak punya tanah air, tak punya presiden dan kabinet, dan tak dikontrol parlemen seperti dunia politik negara. Jika korporasi ini dihalangi dan dibendung oleh sebuah negara, dengan mudah dan cepat ia hengkang ke negara lain yang bersedia menerimanya. Jika ia membangun stasiun televisi untuk promosi produknya, tak perlu ia bangun di negara yang menolaknya. Ia bisa saja membangun di sebuah padang gurun sebuah negara miskin dan menyiarkan siaran TV-nya ke seantero jagad, tanpa ada yang bisa mengontrol. Bagaimana Anda bisa membendung gelombang elektromagnetik yang tak kelihatan tapi mengepung kita di mana-mana?

Kita terperangkap dalam puzzle monster MNC

Apa yang harus kita lakukan? Menerapkan slogan gaya Presiden Soekarno, berdikari, berdiri di atas kaki sendiri? Apakah kita perlu membangun aliansi strategis dengan Cina dan India untuk membendung MNC? Apakah mereka mau karena mereka pun sudah masuk ke dalam jaringan MNC dan sedang berlomba membangun MNC sendiri? Apakah kita ikut berlomba masuk dan menjadi bagian MNC yang ada? Apakah kita sendiri mendorong beberapa perusahaan swasta nasional untuk menjadi MNC? Di hadapan kita terbuka beragam alternatif. Betapa pun saya yakin, di dunia ini jumlah solusi lebih banyak dari jumlah masalah. Sudah terlambat, sudah amat terlambat. Marilah kita segera berbenah diri dan mengambil tindakan.

Mimpi tinggal mimpi?

Iklan

big love dance

Sakit amandel

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan amandel

Kartu nama Yuni

Kampanye Pemilu boros uang

Juli 10, 2008

MENYAMBUT KAMPANYE PEMILU 2009:

Kampanye pemilu: Bangsa kaya menghemat uang, bangsa miskin malah memboros uang

Tanggal 12 Juli 2008 s.d. 9 April 2009! Kampanye pemilu legislatif ini berlangsung selama 9 bulan 7 hari. Lamaaaa sekali. Hampir 1 tahun. Selain itu, sampai dengan 9 April 2009 rakyat tetap dibuat bingung mengikuti sekitar 100 kampanye Pilkada bupati, walikota, dan gubernur. Selama itu, konsentrasi kerja rakyat Indonesia diganggu. Elit politik tak berpikir dan mengerjakan hal lain kecuali membujuk rayu rakyat (‘ngapusi’, meminjam istilah Pak Harto).

Pada tahun 1992 saya berada di Inggris dan sempat menyaksikan pemilu perdana menteri, pertarungan antara John Major dari Partai Konservatif dan Neil Kinnock dari Partai Buruh. Kemudian, pada tahun 1996 saya menyaksikan juga kampanye pemilu perdana menteri antara John Major dan Tony Blair, walaupun tak menyaksikan hari pemungutan suara. Di antara kurun waktu itu, sejumlah pemilu tingkat kabupaten saya saksikan juga.

Yang menarik adalah kampanye pemilu amat sepi, seolah tak ada apa-apa. Di jalan-jalan raya yang ramai hanya terpampang satu-dua gambar perdana menteri dan calon perdana menteri. Bendera dan umbul-umbul tak tampak. Apalagi, mana ada rakyat yang mau pakai baju kaus partai? Malu! Rapat umum hampir tak tampak, paling-paling hanya terlihat 50 orang berbaris sepanjang satu-dua km dan bubar di sebuah taman.

Pertarungan antar-partai justru amat dominan tampak pada acara TV. Secara berkala debat di parlemen antara perdana menteri dan partai yang berkuasa dengan partai oposisi disiarkan TV. Talk show sering ditampilkan dalam acara TV. Selain itu, kita bisa juga membaca persaingan politik itu dalam berita surat kabar. Lain kata, kampanye itu direntang-sebarkan antara satu pemilu dan pemilu berikutnya, sehingga tidak perlu memboros uang untuk aktivitas yang pasti ditertawakan rakyat.

Tampak paradoks yang membuat kita tak percaya. Mengapa negara sekaya Inggris yang memiliki investasi terbesar di Amerika Serikat begitu paham dan brilyan menghemat dana politik. Tidak membiarkan rakyatnya ditipu dengan dana politik hasil siluman?

Mengapa kita belum sadar juga? Mengapa kita berbuat seolah-olah rakyat sedang hidup makmur, damai, sejahtera, gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja? Mengapa kita memboros uang selama kampanye di tengah rakyat yang kian menderita? Indonesia, oh Indonesia!

“Nak, ambil kepalamu! Biarlah kamu berpikir dengan kepala. Jangan seperti elit politik yang suka berpikir tanpa kepala. Lebih suka menghambur-hamburkan uang di tengah penderitaan rakyat daripada berjuang mensejahterakan rakyat.”