Posts Tagged ‘Polandia’

Air rendaman ampas kopi bisa membuat Anda lepas kacamata baca atau kacamata rabun jauh?

Mei 11, 2018
Hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 Sr Fronsi Leha SSpS asal Flores, misionaris di Polandia lama bertelepon dengan kami. Dia mau menolong rekan suster asal Timor, misionaris di Roma, yang pulang cuti ke tanah air, eh terdeteksi terkena kanker payudara. Sudah dioperasi di RKZ Surabaya April lalu dan akan menjalani kemoterapi. Ia tanya apakah ada sirup herbal kami yang bisa membuat suster itu tidak perlu menjalani kemo.

Omong-omong melenceng ke soal minum kopi dan risiko sakit jantung. Sebelumnya kukirim artikel kami bahwa minum kopi justru menguatkan jantung. Lihat Banyak orang takut minum kopi, padahal khasiat kesehatannya luar biasa” pada http://sanoherbal.id/web17/sbelen/2017/10/05/banyak-orang-takut-minum-kopi-padahal-khasiat-kesehatannya-luar-biasa/

Dia setuju, karena orang tuanya hidup di Hokeng, Flores Timur, produsen kopi. Mamanya paling tidak suka dokter yang melarangnya minum kopi. Dia bilang dari kecil sampai tua saya minum kopi tidak sakit. Buktinya mamanya meninggal di usia 101 tahun dan kakeknya dari pihak ayah meninggal di usia 119 tahun. Hehehe.

Mama Martina Sareng, mama dari Sr Fronsi Leha, yang terbiasa mencuci mata dengan air rendaman ampas kopi, sampai meninggal pada usia 101 tahun tidak pernah pakai kacamata

Nenek Martina Sareng berkulit putih sehingga di kalangan keluarga dan di kampung dipanggil Inang bule

Suster Fronsi bercerita lagi. Mama Martina Sareng suka mencampurkan air hangat ke ampas kopi di gelas. Direndam sampai dingin, lalu dia ambil air rendaman itu dan basuh wajahnya dan mencuci matanya. Sampai wafat mamanya tidak pakai kacamata.

Barusan seorang bapak kerabat suster di Flores yang lama pakai kacamata baca mencoba resep mamanya suster. Eh, lama-lama pandangan mata makin jelas dan sekarang dia sudah lepas kacamata. Syukurlah.

Sudah 33 tahun saya pakai kacamata untuk mata minus agar bisa membaca. Tidak pernah lepas, kecuali waktu mandi dan tidur.

Guna meyakinkan hati untuk mencoba, iseng-iseng kami membaca hasil riset di Google Scholar dan di link lain yang cenderung mendukung bahwa kafein berkhasiat menyehatkan mata.

Riset terhadap penderita glaukoma menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara makin tinggi konsumsi kopi, makin berkurang tekanan darah pada lensa mata. (https://journals.lww.com/glaucomajournal/Abstract/2005/12000/Effects_of_Caffeine_on_Intraocular_Pressure__The.16.aspx)

Studi yang dilaporkan pada link ini menunjukkan bahwa kafein membantu menghambat stres oksidatif terhadap lensa mata. Konsekuensinya, melemahkan atau mengurangi proses terbentuknya katarak. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2845664/)

Riset dengan tikus yang dilakukan Cornell University tahun 2014 menunjukkan bahwa asam klorogenat sebagai unsur utama pada kopi dapat mencegah memburuknya penglihatan dan kemungkinan mata jadi buta karena degenerasi (mengausnya) retina akibat glaukoma, penuaan atau diabetes. (https://www.aoa.org/news/inside-optometry/could-your-morning-coffee-be-good-for-your-eyes)

 

Nah, dua hari ini saya mulai mencoba resep nenek Martina Sareng. Saya gunakan kopi arabica campuran kopi Wamena, Manggarai, Bajawa, dll. yang diberi teman pengusaha kopi.

Sebaiknya kita gunakan kopi bermerk yang biasanya dijual di supermarket atau kopi asli yang dibikin di kampung. Kopi arabica atau kopi robusta dapat digunakan. Mungkin kurang baik jika kita gunakan kopi suset karena mungkin dicampur dengan bahan lain bukan kopi.

Sebaiknya digunakan ampas kopi yang diminum tanpa gula, kopi pahit, agar tidak tercampur dengan glukosa pada gula. Andaikan Anda belum terbiasa minum kopi pahit, ya setelah selesai kopi dibuat dengan air mendidih, pisahkan air kopi dengan ampas. Air kopi tanpa gula dimasukkan ke cangkir atau gelas lain lalu dicampur dengan gula. Ampas kopi yang tersisa di cangkir atau gelas dicampurkan dengan air hangat, dibiarkan sampai dingin, barulah digunakan untuk mencuci mata.

Air rendaman kopi saya gunakan untuk mencuci kedua mataku. Ampasnya saya oles ke bagian wajah lain. Siapa tahu ya ada keajaiban. Jika berhasil, berarti ada peluang bisnis bagi entrepreneur membuat obat tetes mata dengan bahan utama air rendaman ampas kopi. Paling tidak bisa membantu sesama. Hehehe.

Jangan lupa ya, siapa pun yang mencoba resep terapi nenek Martina Sareng ini beri kabar agar kita bisa siarkan ke seluruh penjuru mata angin. Agar, orang tidak perlu pakai kacamata. Yang sudah pakai kacamata, ya bisa melepaskan kacamata yang sering mengganggu. Kita gunakan saja dua bola mata anugrah Sang Mahapencipta. (S Belen)

Iklan

Otak lebih senang warna-warni daripada hitam-putih

Februari 6, 2012

Pada kesempatan keempat kali kami ke Inggris, barulah kami sadar betapa banyak dedaunan pohon di sana didominasi warna hijau tua pucat. Berbeda dengan di Indonesia, dedaunan pepohonan kita menunjukkan spektrum warna hijau yang amat lebar, mulai dari hijau tua yang beragam sampai dengan hijau muda yang juga beragam. Mungkin inilah salah satu daya tarik bawah sadar para turis dari Eropa berkunjung ke Indonesia.

Kalau kita amati warna pakaian orang Barat dan orang Asia tampak sekali perbedaan warna pakaian. Warna pakaian orang Barat cenderung kurang bervariasi sedangkan warna pakaian orang Asia, terutama di wilayah tropis amat beragam. Alam mempengaruhi pilihan warna pakaian.

Foto rusa hitam-putih

Foto rusa yang sama disaputi warna yang lain tapi dengan gradasi yang berbeda.

Bandingkan kedua gambar rusa ini! Yang mana yang lebih menarik mata Anda?

Gambar perahu hitam-putih

Gambar perahu yang sama dalam warna-warni

Bandingkan kedua gambar ini! Gambar yang mana yang lebih indah?

Gambar wajah wanita bercadar

Gambar wanita bercadar yang sama dalam warna-warni

Menurut kesan Anda, gambar yang mana yang tampak lebih indah?

Otak manusia cenderung lebih tertarik kepada foto warna-warni daripada foto hitam-putih. Otak pun cenderung lebih mengingat tulisan warna-warni daripada tulisan hitam-putih. Demikian pula, otak manusia lebih mengingat gambar berwarna-warni daripada gambar hitam-putih.

Karena itu, dalam latihan membuat mindmap kepada para siswa dan guru, selalu kami sarankan agar tulisan kata-kata kunci pada mindmap yang dibuat hendaknya digunakan crayon atau spidol warna-warni. Pada mindmap itu juga siswa membuat gambar warna-warni. Warna-warni lebih menstimulasi otak dan memudahkan siswa mengingat apa yang dipelajari. Siswa hendaknya dibiasakan membuat catatan waktu mendengarkan penjelasan guru dalam bentuk mindmap. Demikian pula, siswa hendaknya didorong membuat mindmap waktu belajar mandiri di rumah.

Jika Anda ingin melihat gambar-gambar lain, silahkan klik file pps ini!

Indahnya warna warni

Selamat menikmati!

Kiriman rekan Greg Atulolon dari Polandia.

Iklan

funny-gifs-gets-sick-of-the-sea

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-serang-sel-kanker

Kartu nama Yuni 6

alison-brie-high-five

Puisi untuk Like & Wahyu di hari bahagianya

April 9, 2010

Putri pertamaku, Like dan Wahyu suaminya

Menuju saat janji sehidup-semati

Menuju masa depan

Langkah anggun tangan bergandeng

Oleh Ronny Mng

Gerimis mengundang

Hujan rahmat

Sirami benih-benih cinta

Yang tersemai sekian waktu

Tumbuh subur,

Mekar berbunga

Warnai taman baru ini.

——————————–

Langkah anggun, tangan bergandeng

Satu hati, cerita cinta

Senyum terukir lirikan mata

Pada irama angklung tua

Paduan nada salam bahagia

Menuju pelaminan ucap janji

“Kita bukan lagi dua”

“Kita satu dalam cinta”

———————————

Di Taman Mini ini

Cerita cinta kita teguh erat

Dalam jamuan penuh persaudaraan

Ulurkan tangan berucap salam

Berpotret bersama

Kenangan nanti

Bahagia ini tak terlupakan

————————————-

Salam Bahagia

Ronny Nmg

Asunción-Paraguay

Bergandengan tangan

Pa Sil, ini untuk keluarga baru: LIKE WAHYU

Lembaran hidup baru dimulai
Ibarat bahtera yang mulai didayung
Kemudi hanya ada pada-Nya
Engkau Tuhan, bersama mereka

Walau kehadiranku tidak kelihatan
Apa daya kita berjauhan
Hanya Doa dan Ekaristi suci
Yang kupersembahkan di hari itu
Untukmu berdua, bahagialah selamanya!

——————————————————-
Atulolon from Poland
(Coretan LIKE WAHYU di atas lahir dari cerita berfoto yang dikirim, terima kasih berat buat bapaknya, banyak proficiat buat anaknya!).

Bersandar kepada doa

Mengikat janji

Selamat untuk Like dan Wahyu. Selamat atas jabatan barumu:  pemimpin. Wahyu jadi pemimpin untuk Like dan anak-anak kemudian. Like jadi pemimpin untuk Wahyu dan anak-anak kemudian. Selain selama ini, kamu sudah jadi pemimpin untuk hidupmu sendiri. Selamat saling memimpin! Sebuah kewajiban mulai karena saling memberi arah.  Gemes membayangkan, jika di tahun-tahun mendatang, ketika kamu dikaruniai anak, ‘jagoanmu’ ini tiba-tiba di suatu saat  meminta kepada kalian agar dia jadi bupati atau presiden, tanpa pilkada, tanpa KPU, tanpa seleksi, tanpa kampanye. Pokoknya, mau jadi bupati. Presiden! Pemimpin. Alasan ‘jagoanmu’: “saya kan dilahirkan untuk jadi pemimpin!” Apa jawaban kamu? Mungkin syair-syair berikut menyediakan sesuatu….! Untuk ‘jagoanmu’ kelak. Untuk dirimu berdua. Atau panggil om Gerard di Tmn Aries, nanti aku bisikkan syair-syair ini ke telinganya: ayo jagoan, pandanglah langit!”

Broer-gerardus bibang, svd-a, seanggota serikat dengan ayahmu, Cyril, svd-a:

Optimis menatap ke depan

Keluarga besar Belen di Jakarta

pandanglah langit

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

———

seorang anak bertanya kepada ayahnya:

“saya mau jadi pemimpin

tanpa pilkada

tanpa kampanye

karena aku dilahirkan sebagai pemimpin!”

sambil memegang pundak anaknya

memandang ke langit angkasa

berkatalah ayah:

“anakku,

lihatlah langit!

memandanglah seperti  langit!

segalanya tanpa batas

tanpa pengkotakan

buatlah keputusan tanpa beban

tidak ada tempat bagi keragu-raguan

pemimpin dilahirkan untuk bertindak

supaya kemiskinan, ketidakadilan dan kebodohan segera dibabat

tanpa terang langit

kau akan seperti serdadu yang menembak kesetanan ke segala arah!”

mendengar itu

anak bertanya lagi:

“bagaimana kalau aku mau jadi koruptor?”

hidup enak, kaya raya!”

sambil mengusap keringat di dagunya

memandang ke bumi

berkatalah ayah:

“anakku,

pandanglah bumi!

bertindaklah membumi!

laksanakanlah hukum bumi :

bila menanam ketela, yah, dapatnya ketela

bila menanam mangga, yah, buahnya mangga

bila korupsi , yah, akan dicaci!

bila mengabdi, yah, akan dihormati

bila pura-pura, yah, akan dihujat!

bila ragu-ragu, yah, akan  di-wlungku*!

—————————————————

kata ayah lagi:

“anakku

memandanglah seperti langit!

bertindaklah seperti bumi!”

——————————————

tmn aries, 30/01/10 (sabtu sebelum misa natal/thn baru KKM)

catatan:

·         wlungku = tonjok

jari jemari saya menari-nari di atas kata-kata di bawah ini karena kata-kata seorang sahabat yang bernama: Syukur. hidupnya tidak pernah tanpa kata. kata-kata-nya memberi kehidupan. untuk orang lain. juga untuk dirinya. Syukur, kau luar biasa! ‘Syukur-Syukur’ lain, banyak. tidak hanya di pang lembor, waemata, malang, lekeba’i atau ndu’a ria. banyak. syukurku bagimu Syukur-Syukur! lantas saya tersadar: “hidupku tidak ada bedanya dengan Syukur. tiada hidup tanpa kata. maka, hati-hatilah dengan kata!” sebuah harapan timbul: semoga kata demi kata yang terucap setiap hari ‘menghidupkan orang lain. sanggen tedeng len, ameng (=sampai selama-lamanya, amin!).

broer- gb

Piala perjanjian menuju piala perjuangan

Syukur kepada-Mu, ya Tuhan. Kami serahkan diri kami ke dalam kasih setiaMU

kata untuk syukur

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

awal mulanya kata

kata yang tinggal di antara kita

di hati dan lidah pengucap kata

katamu seberkas asa

justru di saat-saat serasa tidak punya harapan

katamu secercah cahaya

justru di saat-saat serasa tidak ada jalan ke luar

serasa terhanyut dalam arus lorong-lorong gulita

syukur bagimu kata

kita memang selalu tergantung pada kata

dari kata ke kata

merangkai harap dan cinta

mengolah suka dan duka

melintasi lima benua

menari-nari bersama mentari

yang datang dan pergi setiap hari

——————————————–

awal mulanya kata

kata itu di antara kita

—————————————————

tmn aries, 03/02/’10

Majulah dengan optimisme

Keluarga besar Jogjakarta

Keluarga besar Kediri

Keluarga besar Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas

Keluarga besar Penerbit Erlangga

Merangkai harap & cinta

Aku dan 4 anak bersama kakek Turijan dan Andri serta ponakan dari Malang

Lustra Wodne, Pesona pantulan air

Januari 26, 2010

Pantulan air atau lustra wodne dalam bahasa Polandia sering membuat manusia takjub terhadap keindahan alam yang asli tanpa dibuat-buat seperti keindahan manusia.

Jika Anda ingin melihat foto-foto pantulan air, silahkan klik file ini!

Lustra wodne – pantulan air

Sumber: Kiriman Greg Atulolon dari Polandia

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Kartu nama Yuni 6