Posts Tagged ‘makan’

Serangan jantung: Pertanyaan yang sering diajukan. Seks. Merokok

April 28, 2014

fred-heart-attack-o 2

Jika anda pernah terkena serangan jantung, perlu perubahan radikal dalam pola hidup agar jangan sampai terulang lagi,

Berikut ini disajikan gambar slide tentang beragam pertanyaan yang sering diajukan pasien sakit jantung yang telah terkena serangan jantung, termasuk tentang hubungan seks dan merokok. Gambar-gambar ini diambil dari file powerpoint Robin Behar berjudul:

HEART ATTACK, TUTORIAL 14
Frequently Asked Questions
Sex . Smoking

Pertanyaan yang sering 1

&

Pertanyaan yang sering 2

&

Pertanyaan yang sering 3

&

Pertanyaan yang sering 4

&

Pertanyaan yang sering 5

&

Pertanyaan yang sering 6

&

Pertanyaan yang sering 7

&

Pertanyaan yang sering 8

&

Pertanyaan yang sering 9

&

Pertanyaan yang sering 10

&

Pertanyaan yang sering 11

&

Pertanyaan yang sering 12

&

Pertanyaan yang sering 13

&

Pertanyaan yang sering 14

&

Pertanyaan yang sering 15

&

Pertanyaan yang sering 16

&

Pertanyaan yang sering 17

&

Pertanyaan yang sering 18

&

Pertanyaan yang sering 19

&

Pertanyaan yang sering 20

&

Pertanyaan yang sering 21

&

Pertanyaan yang sering 22

&

Pertanyaan yang sering 23

&

Pertanyaan yang sering 24

&

Pertanyaan yang sering 25

&

Pertanyaan yang sering 26

&

Pertanyaan yang sering 27

&

Pertanyaan yang sering 28

&

Pertanyaan yang sering 29

&

Pertanyaan yang sering 30

&

Pertanyaan yang sering 31

&

Pertanyaan yang sering 32

&

Pertanyaan yang sering 33

&

Pertanyaan yang sering 34

&

Pertanyaan yang sering 35

&

Pertanyaan yang sering 36

&

Pertanyaan yang sering 37

&

Pertanyaan yang sering 38

&

Pertanyaan yang sering 39

&

Pertanyaan yang sering 40

&

Pertanyaan yang sering 41

&

Pertanyaan yang sering 42

&

Pertanyaan yang sering 43

&

Pertanyaan yang sering 44

&

Pertanyaan yang sering 45

&

Pertanyaan yang sering 46

&

Pertanyaan yang sering 47

Jika Anda ingin menyimpan slides ini dalam bentuk file powerpoint, silahkan download file berikut ini:

Tutorial 14 Serangan jantung Pertanyaan yang sering diajukan. Seks, merokok

Bacalah juga posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/18/informasi-apa-yang-paling-penting-tentang-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/17/serangan-jantung-kolesterol-waktu-bertahan-hidup-tutorial-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/dapatkah-anda-prediksi-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/gejala-serangan-jantung-yang-harus-anda-hafal/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/bagaimana-menyikapi-serangan-jantung-diam-diam-tanpa-gejala/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/21/tahukah-anda-17-faktor-risiko-sakit-jantung-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/26/inilah-11-cara-praktis-mencegah-sakit-jantung-dan-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/14/perlukah-operasi-pasang-ring-atau-bypass-jantung/

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

.

 

Iklan

Tahukah anda 17 faktor risiko sakit jantung & serangan jantung?

April 21, 2014

heart-attack-o 3

Kejadian seperti ini sering tak terduga. Karena itu penyakit jantung sering disebut penyakit yang diam-diam mematikan (silent killer).

Berikut ini disajikan gambar slide tentang 17 faktor risiko sakit jantung dan serangan jantung yang perlu anda ketahui sebelum semuanya terlambat. Gambar-gambar ini diambil dari file powerpoint Robin Behar berjudul:

HEART ATTACK, TUTORIAL 8, Heart Attack
Risk Factors dan

HEART ATTACK, TUTORIAL 9, Risk Factors
Continued

Faktor risiko serangan jantung 1

&

Serangan jantung informasi terpenting 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 3

&

Serangan jantung informasi terpenting 5

&

Faktor risiko serangan jantung 6

&

Faktor risiko serangan jantung 7

&

Faktor risiko serangan jantung 8

&

Faktor risiko serangan jantung 9

&

Faktor risiko serangan jantung 10

&

Faktor risiko serangan jantung 11

&

Faktor risiko serangan jantung 12

&

Faktor risiko serangan jantung 13

&

Faktor risiko serangan jantung 14

&

Faktor risiko serangan jantung 15

&

Faktor risiko serangan jantung 16

&

Faktor risiko serangan jantung 17

&

Faktor risiko serangan jantung 18

&

Faktor risiko serangan jantung 19

&

Faktor risiko serangan jantung 20

&

Faktor risiko serangan jantung 21

&

Faktor risiko serangan jantung 22

&

Faktor risiko serangan jantung 23

&

Faktor risiko serangan jantung 24

&

Faktor risiko serangan jantung 25

Faktor risiko serangan jantung 26

&

Faktor risiko serangan jantung 27

&

Faktor risiko serangan jantung 28

&

Faktor risiko serangan jantung 29

&

Faktor risiko serangan jantung 30

&

Faktor risiko serangan jantung 31

&

Faktor risiko serangan jantung 32

&

Faktor risiko serangan jantung 33

&

Faktor risiko serangan jantung 34

&

Faktor risiko serangan jantung 35

&

Faktor risiko serangan jantung 36

&

Faktor risiko serangan jantung 37

&

Faktor risiko serangan jantung 38

&

Faktor risiko serangan jantung 39

&

Faktor risiko serangan jantung 40

&

Faktor risiko serangan jantung 41

&

Faktor risiko serangan jantung 42

&

Faktor risiko serangan jantung 44

&

Faktor risiko serangan jantung 45

&

Faktor risiko serangan jantung 46

&

Faktor risiko serangan jantung 47

&

Faktor risiko serangan jantung 48

&

Faktor risiko serangan jantung 49

&

Faktor risiko serangan jantung 50

&

Faktor risiko serangan jantung 51

&

Faktor risiko serangan jantung 52

&

Faktor risiko serangan jantung 53

&

Faktor risiko serangan jantung 54

&

Faktor risiko serangan jantung 55

&

Faktor risiko serangan jantung 56

&

Faktor risiko serangan jantung 57

&

Faktor risiko serangan jantung 58

&

Faktor risiko serangan jantung 59

&

Faktor risiko serangan jantung 60

&

Faktor risiko serangan jantung 61

&

Faktor risiko serangan jantung 62

&

Faktor risiko serangan jantung 63

&

Faktor risiko serangan jantung 64

&

Faktor risiko serangan jantung 65

&

Faktor risiko serangan jantung 66

&

Faktor risiko serangan jantung 67

&

Faktor risiko serangan jantung 68

&

Faktor risiko serangan jantung 69

&

Faktor risiko serangan jantung 70

&

Faktor risiko serangan jantung 71

&

Faktor risiko serangan jantung 72

&

Faktor risiko serangan jantung 73

&

Faktor risiko serangan jantung 74

&

Faktor risiko serangan jantung 75

&

Faktor risiko serangan jantung 76

&

 Faktor risiko serangan jantung 77

&

Faktor risiko serangan jantung 78

&

Faktor risiko serangan jantung 79

&

Faktor risiko serangan jantung 80

&

Faktor risiko serangan jantung 81

&

Faktor risiko serangan jantung 82

&

Faktor risiko serangan jantung 83

&

Faktor risiko serangan jantung 84

&

Faktor risiko serangan jantung 85

&

Faktor risiko serangan jantung 86

&

Faktor risiko serangan jantung 87

&

Faktor risiko serangan jantung 88

&

Faktor risiko serangan jantung 89

&

Faktor risiko serangan jantung 90

&

Faktor risiko serangan jantung 91

&

Faktor risiko serangan jantung 92

&

Faktor risiko serangan jantung 93

&

Faktor risiko serangan jantung 94

&

Faktor risiko serangan jantung 95

&

Faktor risiko serangan jantung 96

&

Faktor risiko serangan jantung 97

&

Faktor risiko serangan jantung 98

&

Faktor risiko serangan jantung 99

&

Faktor risiko serangan jantung 100

&

Faktor risiko serangan jantung 101

&

Faktor risiko serangan jantung 102

&

Faktor risiko serangan jantung 103

&

Faktor risiko serangan jantung 104

&

Faktor risiko serangan jantung 105

&

Faktor risiko serangan jantung 106

&

Faktor risiko serangan jantung 107

&

Faktor risiko serangan jantung 108

&

Faktor risiko serangan jantung 109

&

Faktor risiko serangan jantung 110

&

Faktor risiko serangan jantung 111

&

Faktor risiko serangan jantung 112

&

Faktor risiko serangan jantung 113

&

Faktor risiko serangan jantung 114

&

Faktor risiko serangan jantung 115

Jika Anda ingin menyimpan slides ini dalam bentuk file powerpoint, silahkan download file berikut ini:

Tutorial 8 dan 9 Faktor-faktor risiko sakit jantung & serangan jantung

 

 

Bacalah juga posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/18/informasi-apa-yang-paling-penting-tentang-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/dapatkah-anda-prediksi-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/gejala-serangan-jantung-yang-harus-anda-hafal/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/bagaimana-menyikapi-serangan-jantung-diam-diam-tanpa-gejala/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/21/tahukah-anda-17-faktor-risiko-sakit-jantung-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/26/inilah-11-cara-praktis-mencegah-sakit-jantung-dan-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/28/serangan-jantung-pertanyaan-yang-sering-diajukan-seks-merokok/

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/14/perlukah-operasi-pasang-ring-atau-bypass-jantung/

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

.

 

 

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano cegah dan sembuhkan sakit jantung

Kartu nama Yuni 3

Kata-kata bijak peribahasa Latin

September 1, 2008

Sebuah peribahasa Latin tampak relevan dengan dunia global kini yang disesaki barang serba-sintetis, serba-instan. Quod natura non sunt turpia. Sesuatu yang alamiah tak dapat dibilang buruk. Sesuatu yang tak melawan alam cenderung mempertahankan hal yang baik sepanjang zaman.

Selain itu, manusia mencoba menanggapi kehidupan di dunia ini dengan perilakunya yang rasional dan tindakannya yang bersumber kepada kehendak bebas. Namun, tampaknya tak ada yang baru di bawah sinar mentari. Sejarah sering terulang. Karena itu Cicero mengatakan, Historia magistra vitae, sejarah adalah guru kehidupan. Versi lebih lengkap: Historia est testis temporum, lux veritatis, vita memoria, magistra vitae, nuntia vetustatis. (M. Tullius Cicero, De Oratore 2.36). Sejarah adalah tanda zaman, cahaya kebenaran, kehidupan ingatan, guru kehidupan, utusan zaman purba.

(Sumber foto: Fujiono. Perahu depan Kota Makassar)

Berdasarkan jalan pikiran ini, perkenankan kami sajikan kepada pembaca sejumlah peribahasa Latin, terbanyak berasal dari abad pertengahan.

(Sumber foto: panoramablack.evans-experientialism.freewebspace)

Bella gerant allii, tu felix Austria nube.Silahkan orang lain memimpin perang, dikau Austria yang berbahagia, kawinlah.”

Bellum se ipsum alet. Perang akan memenuhi kebutuhannya sendiri.

Bene diagnoscitur, bene curatur.Yang didiagnosis dengan baik akan diobati dengan baik.

Bene qui latuit bene vixit. (Ovid, Tristia, III.iv.25). Yang hidup baik adalah orang yang hidupnya tak menjadi pusat perhatian orang.”

Bis dat, qui cito dat. (Publilius Syrus). Siapa yang memberi tepat waktu memberi dua kali.

Bis repetita non placent. (Horace, Ars Poetica 365). Pengulangan (repetisi) tidak diterima dengan baik.

Bona diagnosis, bona curatio.Diagnosis baik, pengobatan baik.

(Sumber foto: crb720038.images.inmagine)

Bona valetudo melior est quam maximae divitiae. Kesehatan yang baik lebih berharga daripada kekayaan terbesar.

(Sumber: en.wikiquote.org)

Damnant quod non intellegunt. (Anonim, tapi lihat Quintillian Institutions 10.1.20). Mereka mempersalahkan apa yang mereka tidak mengerti.

Eget semper qui avarus est.(St. Jerome).Orang yang rakus selalu menginginkan lebih banyak. Orang yang serakah tak pernah terpuaskan kebutuhannya.

Feliciter sapit qui periculo alieno sapit. (Plautus, Mercator 4.7.40). Orang bijak bergembira karena belajar dari bahaya yang dialami orang lain.

Improbe Neptunum accusat qui iterum naufragium facit. (Publilius Syrus, Sententia 264). Orang yang menenggelamkan kapal dua kali mempersalahkan (dewa energi) Neptunus secara tak wajar.

(Sumber foto: Sinking_Ship.bp1.blogger)

Iracundiam qui vincit, hostem superat maximum. (Publilius Syrus, 251). Orang yang menaklukkan kemarahannya menang atas musuh terbesar.

Ius summum saepe summa est malitia. (Terrence, Timoroumenos, 796). Hukum yang tertinggi sering menimbulkan keburukan yang terbesar.

Male secum agit aeger, medicum qui heredem facit. (Publilius Syrus, Sententia 626). Buruklah bagi seorang yang sakit yang memilih dokter menjadi ahli warisnya.

Non bene flat flammam qui continent ore farinam. (Abad Pertengahan). Orang yang tidak tidak meniup api dengan baik adalah yang mengunyah tepung di mulutnya.

(Sumber gambar: brueghel_icarus.traumwerk.stanford.edu)

Non omnes qui habent cithram sunt citharoedi. (Varro, De Re Rustica, 2.1.3). Bukan semua yang memiliki sitar adalah pemain sitar.

Occasio aegre offertur, facile amittitur. (Publilius Syrus, Sententia 449). Kesempatan yang tepat jarang datang dan gampang terlepas (kita mudah kehilangan kesempatan yang tepat itu).

Pericla timidus etiam quae non sunt videt. (Publilius Syrus, Sententia 452). Orang yang takut bahkan melihat bahaya yang tidak ada.

Qui fugit molam, fugit farinam.(Anonim). Orang yang lari dari penggiling akan meninggalkan pula tepung. Artinya, orang yang tak mau bekerja tak akan memperoleh nafkah.

(Sumber gambar: plowman.traumwerk.stanford.edu)

Quot campo lepores, tot sunt in amore dolores.(Abad Pertengahan). Ada sama banyak masalah dalam percintaan seperti jumlah kelinci di ladang.

(Sumber foto: rabbit-3D.KI8Q4605.www.astronomy-images)

Se damnat iudex, innocentem qui opprimit. (Plublilius Syrus, Sententia (614). Hakim yang menghukum orang yang tak bersalah merasa salah sendiri.

Spina etiam grata est, ex qua spectatur rosa. (Publilius Syrus, Sententia 610). Bahkan melalui semak berduri terlihat bunga mawar.

Stultus nil celat; quod habet sub corde revelat. (Abad Pertengahan). Orang yang bodoh tak menyembunyikan apa pun, ia mengungkapkan semua isi hatinya.

Sua multi amittunt, cupide dum aliena appetunt. (Anonim). Mereka yang menginginkan milik orang lain kehilangan miliknya sendiri.

Thesaurum in sepulchro ponit, qui senem heredem facit. (Publilius Syrus, Sententia 626). Seorang yang memilih orang tua sebagai ahli warisnya menaruh hartanya di dalam kubur.

(Sumber foto: grave.fme.sincerethought.org)

Ubi iudicat qui accusat, vis, non lex, valet. (Publilius Syrus, Sententia 692). Di mana orang yang menuduh juga menjadi hakim, pemenangnya bukanlah hukum tapi kekuasaan.

Vespere promittunt multi quod mane recusant.(Abad Pertengahan). Mereka yang membuat banyak janji di malam hari mengingkarinya di pagi hari.

(Sumber: http://www.latinproverb.com with Bob Patrick dan www.righthandpointing)

************************

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/12/kata-mutiara-bahasa-latin-tentang-kesehatan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/06/kata-mutiara-latin-tentang-keadilan-uang-korupsi-hukum-kesehatan-penguasa-cinta-perang-pidato-i-have-a-dream-martin-luther-king-jr/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

Gladiator_Thumb_Down_01

 

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Pneumonia

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-pneumonia

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Keinginan versus kebutuhan

Agustus 23, 2008

Air dalam gelas adalah kebutuhan kita. Sisa ruang dalam gelas adalah keinginan kita. Yang kita butuhkan untuk memuaskan dahaga adalah air dalam gelas. Selebihnya hanyalah keinginan untuk minum air lebih banyak lagi padahal dahaga sudah terpuaskan. Hidup kita sebenarnya adalah pertarungan tiada henti antara keinginan dan kebutuhan.

Kebutuhan si A adalah makan 3 x sehari. Tetapi, keinginannya adalah lebih sering makan di restoran mahal, menyantap makanan kesukaan.

Kebutuhan si B adalah memiliki satu rumah untuk keluarga. Tetapi keinginannya selalu mendorong untuk membeli rumah kedua, ketiga, dst.

Kebutuhan si C adalah memiliki sebuah motor untuk transportasi ke tempat kerja. Tetapi keinginannya adalah membeli mobil, kalau bisa yang lebih mahal, agar tak kalah dengan tetangga.

Kebutuhan si C adalah mendapatkan modal untuk usaha kecil-kecilan. Tetapi keinginannya mendorong untuk mendapatkan modal besar agar keuntungan besar cepat diraih. Ia terpaksa berhutang, usahanya bangkrut, dan terperangkaplah dia ke dalam jerat hutang.

Kebutuhan si D adalah memiliki modal untuk berjuang menjadi wakil rakyat. Tetapi, keinginannya adalah meraup uang lebih banyak jika sudah menjadi wakil wakyat, tidak hanya agar modal kembali, namun bisa hidup bak selebriti.

Kebutuhan si E adalah mendapatkan istri yang cantik dan pandai berdandan, suka merawat suami dan anak, dan pandai mencari uang. Tetapi keinginannya adalah kalau bisa tiga istri yang masing-masing memiliki kelebihan itu dan ketiga-tiganya tidak saling mengenal.

Dikatakan bahwa kita gunakan separuh hidup kita untuk mengumpulkan harta milik, dan separuh lainnya untuk memberi kepada orang lain. Hal ini benar bagi kebanyakan orang.

Nikki Willhite (www.allthingsfrugal.com) mengatakan, bahwa mengapa kita harus memiliki sedemikian banyak harta? Mengapa kita membeli barang hanya untuk singgah di rumah kita lalu terpaksa menjualnya di loakan dengan harga amat murah? Kita tidak hanya membeli terlalu banyak, tetapi sering kita jatuh ke dalam hutang. Pengendalian diri soal uang umumnya rendah. Anak-anak kita agaknya bepikir bahwa mereka harus memiliki setiap barang yang telah kita miliki, sambil mengabaikan kenyataan bahwa beberapa harta milik itu memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkannya atau sampai kita mampu membelinya.

Sebelas tahun saya belajar di asrama yang tak memiliki fasilitas telepon, dan kegiatan studi kami lancar-lancar saja. Sama sekali tak ada kebutuhan berkomunikasi dengan orang tua lewat telepon. Hanya melalui surat, paling sekali sebulan. Dan tiap surat yang dikirim dapat dibaca bapak asrama. Dialah yang memasukkan ke dalam amplop dan mengirimnya. Itu sudah aturan dan kami tak merasa sebagai beban.

Sekarang jika sebuah keluarga memiliki 4 anak, dalam rumah ada 7 HP. Karena suami, istri, tiap anak, dan pembantu masing-masing memiliki HP. Dulu pengeluaran untuk telepon rumah sedikit, sekarang berapa biaya pulsa yang dibeli seluruh anggota keluarga. Lalu, rumah itu penuh sesak dengan aliran gelombang elektromagnetik yang dalam jangka panjang berbahaya bagi kesehatan. Baca juga post saya pada www.sbelen.wordpress.com dengan judul: Jangan taruh HP dekat kepala waktu tidur! Mengapa? Tips keamanan menggunakan HP dan alat-alat wireless lain

Jika kami berlokakarya di Puncak sering saya ledek teman yang begitu rajinnya mencuci dan mengelap mobil setiap pagi. Istri Anda tak pernah Anda mandikan, tapi mobil dimandikan tiap hari. Ada keluarga yang memiliki lebih dari satu mobil dan untuk itu dibangun garasi besar. Lalu, suami, istri, dan anak-anak tidur bersesak-sesakan di sebuah kamar sempit. Ada keluarga yang punya dua mobil mahal tetapi masih tinggal di rumah kontrakan. Banyak bapak yang sudah pensiun menyesali keputusannya merenovasi rumahnya menjadi besar dan bertingkat. Untuk mengepel saja ia dan istrinya tak mampu karena anak-anak sudah mentas dan tinggal di rumah masing-masing.

Hidup kita dewasa ini telah terkepung iklan. Ke mana pun Anda pergi And akan selalu terpapar dengan iklan. Iklan suratkabar, majalah, billboard dan TV akan mendorong Anda bertindak sesuai dengan keinginan yang selalu meningkat dan berubah-ubah. Ribuan, jutaan perusahaan di dunia setiap hari memikirkan bagaimana mengubah keinginan Anda menjadi kebutuhan. Apa yang sebebarnya bukan kebutuhan lama-lama terkondisi oleh iklan menjadi kebutuhan. Waktu hidup di kampung, jika perut sakit, ada sekian banyak ramuan tradisional tersedia dan tinggal dibuatkan. Sekarang, bahkan di kampung, kalau terkena diare, yang terpikir oralit dan sekian obat diare yang dibombardir ke kepala kita tiap hari di media massa.

Mungkin kata-kata mutiara ini berguna sebagai bekal untuk membedakan apa yang sebenarnya merupakan kebutuhan dan apa yang sebenarnya hanya keinginan yang membuat hidup ini malah tak nyaman.

Orang yang pintar adalah orang yang membuat masalah besar menjadi kecil dan masalah kecil menjadi bukan masalah sama sekali.

Ketika sebuah kebiasaan mulai mengeluarkan uang, kebiasaan itu dibilang hobi.

Berdoalah agar Anda tak pernah harus memikul semua yang tak dapat Anda tanggung.

Kita kehilangan hal-hal yang pasti, waktu kita mencari hal-hal yang tak pasti.

Kecuali apa yang kita lakukan berguna, kemuliaan hanya sia-sia.

Amat pasti bahwa Anda tak memperoleh apa pun jika yang Anda lakukan melebihi kegunaan ekonomis dari apa yang sebenarnya sudah Anda miliki.

(Sumber: www.creativeproverbs.com)

Apakah diperlukan keseimbangan antara keinginan dan kebutuhan?

Beberapa kata mutiara dalam bahasa Latin:

In medio stat virtus.Kebajikan berada di tengah, tidak di posisi ekstrim.

Dosis facit venemon. Dosislah yang membuat racun.

Qui multum habet, plus cupit. Orang yang memiliki banyak menginginkan lebih banyak. (Seneca)

Semper inops quicumque cupit. Orang yang selalu ingin akan selalu merasa miskin. (Claudian)

Nihil tam munitum quod non expugnari pecunia possit. Tak ada yang sedemikian kuatnya yang tak dapat ditaklukkan dengan uang. (Cicero)

Major e longinquo reverentia.Dilihat dari jauh, apa pun indah.(Tacitus, annals 1,47)

(Sumber: en.wikiquote.org)

Iklan

Ganggam style

Sakit herpes

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-herpes

Kartu nama Yuni 2

LOGIKA KEHIDUPAN

Juli 10, 2008

Teman-teman, ini adalah kata-kata yang tertulis pada dua pajangan kain di sebuah rumah makan di Ruteng, sebuah kota kecil yang sejuk di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT. Saya catat pada tanggal 1 November 2007. Semoga berguna. Salam hangat.

KURANGI DAN PERBANYAK

Dalam hidup ini …
Kurangi ucapan yang mendendam, perbanyak ucapan yang mengasihi.
Kurangi ucapan yang mengejek, perbanyak kata-kata yang menghargai.
Kurangi kata-kata yang melemahkan, perbanyak kata-kata yang mendorong.
Kurangi perkataan yang menuduh, perbanyak perkataan yang memperhatikan.

Kurangi kata-kata kritik, perbanyak kata-kata yang membangun.
Kurangi kata-kata yang sia-sia, perbanyak kata-kata yang mendatangkan inspirasi.
Kurangi kata-kata yang kasar, perbanyak kata-kata yang lemah lembut.

MAKIN BANYAK

Dalam hidup ini …
Makin banyak belajar makin banyak tahu.
Makin banyak tahu, makin banyak khawatir.
Makin banyak khawatir, makin banyak pikiran.
Makin banyak pikiran, makin banyak pekerjaan.
Makin banyak pekerjaan, makin banyak penghasilan.
Makin banyak penghasilan, makin banyak pengeluaran.
Makin banyak pengeluaran, makin banyak makan.
Makin banyak makan, makan banyak penyakit.
Makin banyak penyakit, umur jadi tidak panjang.

Hati Anda-lah yang menentukan!