Posts Tagged ‘korupsi’

Jokowi versus Prabowo: Mengapa anda menang atau kalah dalam pertarungan?

Juli 22, 2014

 Prabowo-dan-Jokowi

 

Pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang. Vince Lombardi

Mengapa Pemenang Menang dan Pecundang Kalah

Dalam permainan cinta, yang kalah lebih dihargai daripada pemenang. MasonCooley

10525930_10200994129614945_724673631464096523_n

Ayam jago yang menarik diri dari arena sabung ayam tetap saja dinyatakan kalah.

Mundur sabung ayam

Yang membedakan pemenang dari pecundang adalah bagaimana seseorang bereaksi terhadap setiap sentuhan nasib yang baru. Donald Trump

1545234_10152177424694612_755636042_n

Sejarah menunjukkan bahwa pemenang yang paling terkenal biasanya menghadapi hambatan yang menyakitkan hati sebelum mereka menang. Mereka menang karena mereka menolak berkecil hati terhadap kekalahan mereka. B. C. Forbes

winner-vs-loser-w

Ada pemenang, ada pecundang dan ada orang yang belum belajar bagaimana agar bisa menang. Les Brown

Indonesia president election 2014

Pemenang memiliki kemampuan untuk mundur dari kanvas kehidupan mereka seperti seorang seniman untuk mendapatkan perspektif. Mereka membuat hidup mereka sebuah karya seni – sebuah karya agung (masterpiece) pribadi.DenisWaitley

0 Pemenang Vs Pecundang

Saya percaya ada sebuah kekuatan batin yang menciptakan pemenang atau pecundang. Dan, pemenang adalah orang yang benar-benar mendengarkan kebenaran hati mereka. Sylvester Stallone

 

winner looser2

Screen-Shot-2013-08-29-at-11.29.46-AM

Pemenang menciptakan kebiasaan membangun harapan positif mereka sendiri mendahului kejadian yang sebenarnya. Brian Tracy

Pecundang hidup di masa lampau. Pemenang belajar dari masa lalu dan bergairah bekerja di masa sekarang ke arah masa depan. Denis Waitley.

 

 Winners-compare-their-achievements-with-their-goals-while-losers-compare-their-achievements-with-those-of-other-people.-Nido-Qubein-700x525

 Pemenang membandingkan prestasinya dengan tujuan mereka, sedangkan pecundang membandingkan prestasinya dengan prestasi orang lain.

Pecundang membuat janji-janji yang sering mereka ingkari. Pemenang membuat komitmen yang selalu mereka jaga. Denis Waitley

  0

Prabowo tarik diri dari proses rekapitulasi Pilpres KPU: Pecundang adalah bagian dari masalah sedangkan pemenang bagian dari solusi.

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Para pemenang dalam kehidupan terus-menerus berpikir bahwa saya bisa, saya pasti akan, dan saya adalah saya. Pecundang, di sisi lain, memusatkan pikiran mereka pada apa yang seharusnya mereka miliki atau akan lakukan, atau apa yang tidak bisa mereka lakukan. Denis Waitley

 

shoe me a looser

Tunjukkan kepadaku seorang pecundang yang baik dan saya akan tunjukkan kepadamu siapa pecundang. Vince Lombardi

 

Lihat, pemenang merangkul kerja keras. louHoltz

 

Tanpa pecundang, bagaimana mungkin ada pemenang? Casey Stengel

 

zona

Tirulah selalu perilaku para pemenang bila anda kalah. George Meredith

 

Mutu estetika menunjukkan apa sebenarnya politik. Keaslian-lah yang membedakan pemenang dari pecundang, politik baik dari yang buruk, dan tipe pemimpin sejati dari anak boneka yang diarahkan konsultan. Thomas Frank

 

 tiff12-winner-losers

 

Saya senang melihat pemenang ketika mereka menangis, pecundang ketika mereka mencoba. Tom T. Balai

 

 winners-vs-losers

 

Dan, sekolah militer mengajarkan saya bahwa untuk menyesuaikan diri dalam hidup bermayarakat, anda tidak dapat hanya melakukan apa pun yang menjadi kehebatan anda karena itu hanya akan cocok dengan anda. Dan, jauh lebih baik berada bersama para pemenang daripada dengan para pecundang. Sam Donaldson

 

 born

Anda tidak dilahirkan sebagai seorang pemenang; anda tidak dilahirkan sebagai seorang pecundang. Anda dilahirkan sebagai seorang pemilih.

&

011EDC5448AC087A928B18B8AAC25CDAA2-main-article-6416

Pidato kemenangan Jokowi di atas kapal Phinisi di dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa dan salam 3 jari: Politik adalah permainan simbol.

20140723Pidato-Jokowi-JK-220714-wsj-3

Jokowi menang dan Prabowo kalah dalam Pilpres 2014: Politik sesungguhnya adalah permainan persepsi. Membuktikan kehebatan dan memoles citra adalah bagian dari membangun persepsi pemilih tentang sang calon. Kampanye hitam dan negatif adalah bagian dari permainan persepsi untuk menjatuhkan pesaing. Politik sesungguhnya adalah sebuah permainan. Terjun ke kancah politik sama dengan terjun bermain di arena labirin yang tak jelas lorong-lorongnya dan di mana batas akhirnya.

2ifes

Jokowi, Presiden Indonesia yang baru: Dari seorang tukang kayu yang sederhana dan rendah hati menjadi presiden dari negara demokrasi ketiga terbesar di dunia.

jokowi

Bapak Presiden Jokowi, kami rakyat Indonesia setia mendukungmu sapu bersih gurita korupsi di negeri ini, dari atas sampai ke bawah dalam berbagai lini kehidupan.

Jokowi penyapu

Siapa sebenarnya orang di balik kemenangan dan kekalahan Pilpres 2014?

Megawati mistressmind

 

 

 

 

Sumber: http://www.brainyquote.com/quotes/keywords/winners.html

Advertorial

115137_ilustrasi-serangan-jantung_663_382

Sano di hutan

Untuk mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano cegah dan sembuhkan sakit jantung

Kartu nama Yuni 3

 

 

 

Iklan

Peribahasa, kata bijak tentang politik, demokrasi, partai politik, politisi, kampanye, presiden, wakil rakyat

April 1, 2014

 secrets-lies-politics-sex-o

Politisi dan popok (pempers) bayi harus sering diganti dan keduanya dilakukan karena alasan yang sama. ~José Maria de Eça de Queiroz, penulis realis Portugis yang terkenal.

Kita hidup di sebuah dunia di mana politik telah mengganti filsafat. ~Martin L. Gross, penulis kritis Amerika Serikat (AS) yang terkenal, A Call for Revolution, 1993.

Ada banyak manusia yang punya prinsip di partai-partai politik di sebuah negara, tapi tidak ada partai yang punya prinsip. ~Alexis de Tocqueville, sejarawan dan pemikir politik Prancis.

Kita semua yang prihatin terhadap perdamaian dan kemenangan penalaran dan keadilan harus benar-benar sadar betapa kecil pengaruh penalaran dan kemauan baik yang tulus mempengaruhi peristiwa dalam dunia politik. ~Albert Einstein, ilmuwan terhebat millenium ke-2.

Di bawah payung demokrasi satu partai selalu mencurahkan energinya yang terbesar untuk mencoba membuktikan bahwa partai lain tidak cocok untuk memerintah – dan keduanya umumnya sukses, dan benar. ~H.L. Mencken, wartawan dan kritikus budaya AS.

Lihatlah politisi kita: mereka adalah sekumpulan yoyo. Merebut posisi presiden sekarang adalah satu persilangan antara kontes popularitas dan debat anak SMA, dengan ensiklopedi yang terutama berisi kata-kata klise. ~Saul Bellow, sastrawan AS peraih hadiah nobel sastra.

politics-o 5

Inilah politik

Untuk menjadi tuan, politisi menampilkan diri seperti pelayan. ~Charles de Gaulle, Presiden Prancis.

Mereka yang terlalu cerdas untuk terlibat dalam politik dihukum melalui pemerintahan oleh mereka yang lebih bodoh. ~Plato, filsuf Yunani.

Politisi itu sama saja di mana-mana. Mereka berjanji membangun jembatan bahkan di tempat yang tidak ada sungai. ~Nikita Khrushchev, Perdana Menteri Uni Soviet.

dancing-russian-president-o

Presiden Rusia menari

George Washington adalah satu-satunya presiden yang tidak mempersalahan rezim pemerintahan sebelumnya atas masalah-masalah yang tak terselesaikan. ~Anonim

Untuk Indonesia, Soekarno adalah satu-satunya presiden yang tidak mempersalahkan rezim pemerintahan sebelumnya atas masalah yang tak terselesaikan. (Karena Bung Karno adalah presiden pertama Indonesia merdeka) ~ S Belen

Kebenaran tidak ditentukan oleh pilihan mayoritas. ~Doug Gwyn, guru Quaker Studies.

Pemilihan umum datang lagi. Perdamaian universal dikumandangkan, dan rubah (anjing utan) menunjukkan satu minat yang tulus untuk memperpanjang hidup unggas (yang menjadi santapannya). ~George Eliot, novelis Inggris, Felix Holt.

Politik adalah seni melihat masalah, menemukannya terlepas dari masalah itu ada atau tidak ada, mendiagnosisnya secara tidak tepat, dan menerapkan resep yang salah. ~Ernest Benn, penulis politik Inggris.

Hal terberat dalam kampanye politik apa pun adalah bagaimana menang tanpa membuktikan bahwa anda tidak layak untuk menang. ~Adlai Stevenson, Wakil Presiden AS.

Saya memberi musuhku satu tawaran: jika mereka berhenti mengatakan kebohongan kita, saya akan berhenti mengatakan kebenaran tentang mereka. ~Adlai Stevenson, pidato kampanye, 1952.

Alasan kurangnya politisi perempuan adalah terlalu banyak kesulitan memoles (make up) dua wajah. ~Maureen Murphy, aktor dan pelawak Australia yang terkenal di AS.

Politik adalah seni halus mendapatkan suara dari orang miskin dan dana kampanye dari orang kaya, dengan menjanjikan melindungi satu dari yang lain. ~Oscar Ameringer, penulis dan aktivis sosialis turunan Jerman di AS.

 

this-is-democracy-manifest-o

Inilah demokrasi

 

Mengapa membuang uang untuk menelusuri pohon keluargamu; terjun ke politik dan lawan-lawanmu akan melakukan hal itu untuk anda. ~Anonim

Akhirnya saya sampai kepada kesimpulan bahwa politik adalah soal yang terlalu serius untuk dibiarkan untuk dipercayakan kepada para politisi. ~Charles de Gaulle

Politisi mengatakan mereka akan meningkatkan ekonomi kita. Kebanyakan tidak bisa membedakan daging sapi dari daging babi. ~Harold Lowman

Manusia tidak pernah akan melihat berakhirnya kesulitan sampai … pencinta kebijaksanaan mendapatkan kekuasaan politik, atau pemegang kekuasaan… menjadi pencinta kebijaksanaan. ~Plato

Hal terbaik tentang kelompok calon wakil rakyat atau presiden ini adalah hanya satu dari mereka yang akan menang. ~Will Rogers, aktor film cowboy AS.

Para anggota Kongres (DPR) harus dipaksa memakai seragam seperti penyelam NASAR, sehingga kita dapat mengenali perusahaan sponsornya. ~Caroline Baum, wartawan dan penyiar radio dan TV Australia.

Beberapa orang mengubah partainya demi kepentingan prinsip; yang lain mengubah prinsip untuk kepentingan partainya. ~Winston Churchill.

Semua orang dilahirkan sama – kecuali para politisi. ~Groucho Marx, bintang film AS.

Sejarah hanyalah gosip. Tetapi skandal adalah gosip yang dibuat membosankan oleh moralitas.

Politik dianggap sebagai profesi tertua kedua (yang pertama adalah pelacur). Saya akhirnya menyadari bahwa ia adalah cermin yang amat dekat dengan yang pertama. ~Ronald Reagan.

Politik: Sebuah perjuangan kepentingan yang berkedok pertarungan prinsip. Tindakan kepentingan umum untuk kepentingan diri. ~Ambrose Bierce, wartawan dan penulis AS, The Devil’s Dictionary,1911.

Kalau pemilihan umum mengubah segala sesuatu, ia akan dinyatakan ilegal. ~Emma Goldman, filsuf politik.

Betapa tak masuk akal kita memilih hanya dari dua orang untuk menjadi presiden dan 50 untuk Miss America? ~ Anonim

top-10-miss-indonesia-o

Pemilihan Miss Indonesia

 

Kita punya banyak kepercayaan di negeri ini, tapi kita kekurangan sekali orang baik untuk ditempatkan pada kepercayaan kita. ~Will Rogers

Kita menggantung pengutil barang atau pencuri ayam dan mengangkat orang-orang besar di kantor pemerintah, ~Aesop, penulis Yunani kuno.

Politik – saya tidak tahu mengapa, tapi mereka tampaknya memiliki kecenderungan memecah belah kita, memisahkan kita satu sama lain, semenara alam selalu merupakan usaha menyatukan kita bersama-sama. ~Sean O’Casey, dramawan Irlandia.

Bukanlah hakikat politik bahwa orang terbaik harus terpilih. Orang yang terbaik malah tak berpolitik karena tidak mau mengatur para pengikutnya. ~George E. MacDonald, penulis dan penyair Skotlandia.

Kita bilang wanita bicara terlalu banyak. Jika anda pernah bekerja di DPR, anda akan tahu bahwa pidato panjang justru ditemukan oleh pria. ~Clare Boothe Luce, duta besar AS dan penulis drama.

mussolini-o

Mussolini, pemimpis fasis Italia berpidato

Seorang politisi adalah manusia yang hanya duduk dan berpikir, terbanyak hanya duduk. ~Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat,

Selama kampanye, angin terisi penuh dengan pidato-pidato – dan sebaliknya pidato hanya berisi angin. ~ Anonim

Pejabat yang jelek dipilih oleh warga negara yang baik yang tidak ikut pemilihan umum. ~ George Jean Nathan,, editor dan kritikus drama.

american-politics-o

Inilah politik Amerika Serikat

Demokrasi membiarkan orang memilih calon yang ia paling kurang tidak suka. ~Robert Byrne, penulis.

Kampanye politik dirancang untuk pesta pora emosional yang berusaha menarik perhatian dari isu-isu riil, dan mereka sebenarnya melumpuhkan apa yang kekuatan upacara remeh temeh yang dapat secara normal diupayakan manusia. ~James Harvey Robinson, sejarawan AS, The Human Comedy, 1937.

Seorang politisi berpikir tentang pemilihan umum berikutnya; seorang negarawan berpikir tentang generasi yang akan datang. ~James Freeman Clarke, teolog dan pengarang, Sermon.

Politik hampir sama menggairahkan seperti perang, dan hampir sama berbahayanya. Dalam perang anda dapat hanya membunuh satu kali, tapi dalam politik banyak kali. ~Winston Churchill

Politik adalah perang tanpa pertumpahan darah, sementara perang adalah politik dengan pertumpahan darah. ~ Mao Zedong, pendiri dan pemimpin RRC.

Sumber: http://www.quotegarden.com/politics.html

Surat suara lebih kuat dari peluru. (The ballot is stronger than the bullet). ~ Abraham Lincoln, Presiden AS.

Paling kurang dua pertiga kemalangan kita berasal dari kebodohan manusia, kebencian manusia, dan para motivator dan hakim penentu kebencian dan kebodohan, idealisme, dogmatisme, dan penyepuhan label atas nama berhala agama atau politik. ~ Aldous Huxley, sastrawan Inggris.

Bila kita secara buta menerima sebuah agama, sebuah sistem politik, kita menjadi robot. Kita berhenti bertumbuh. ~ Anais Nin, wartawan dan penulis Prancis keturunan Kuba.

Saya selalu mengatakan bahwa dalam politik, musuh-musuhmu tak dapat menyakiti kamu, tapi teman-temanmu akan membunuhmu. ~ Ann Richards, politisi dan Gubernur Texas.

mr-president-o

Manusia dari kodratnya adalah binatang yang berpolitik. ~ Aristoteles, filsuf Yunani.

Di antara politisi penghargaan terhadap agama itu membawa keuntungan; prinsip agama itu menyulitkan. ~ Benjamin Whichcote, pendidik dan rohaniwan Cambridge, Inggris.

Ide-ide adalah anak-anak panah yang hebat, tapi harus ada sebuah busur. Dan politik adalah busur idealisme. ~ Bill Moyers, wartawan dan tokoh media AS.

Keadidlan tanpa paksaan adalah ketakberdayaan; paksaan tanpa keadilan adalah tirani. ~ Blaise Pascal, fisikawan dan filsuf Prancis.

Damai dan kesejahteraan warga negara Amerika generasi kini dan yang akan datang akan aman hanya jika kita bergantung kepada slogan patriotisme yang benar: “Negeri kita – jika benar tetap benar; jika salah dibilang benar.” ~ Carl Schurz, politisi dan Menteri Dalam Negeri AS.

global-politics-in-15-seconds-o

Arti politik global

Berpikir tentang perubahan sosial yang mendalam, kaum konservatif selalu mengharapkan bencana, sementara kaum revolusioner dengan percaya diri mengharapkan utopia. Keduanya salah. ~ Carolyn Heilbrun, tokoh feminis.

Guna mengatur dunia, pertama-tama kita harus mengatur bangsa; mengatur bangsa, pertama-tama kita harus mengatur keluarga; mengatur keluarga, pertama-tama kita harus mengembangkan kehidupan pribadi kita; pertama-tama kita harus menempatkan hati kita secara benar. ~ Konfusius, filsuf China.

Seseorang yang amat menginginkan kursi presiden sehingga ia menggunakan dua tahun mengorganisasi dan membuat kampaye untuk itu tidak boleh dipercaya untuk merebut posisi itu. ~ David Broder, wartawan, penulis, dosen.

Dua hambatan terbesar demokrasi di Amerika Serikat adalah, pertama, khayalan yang tersebar antara orang miskin bahwa kita memiliki demokrasi, dan kedua, teror kronis di antara orang kaya, paling kurang yang akan kita dapatkan. (1941). ~ Edward Dowling, sejarawan dan rohaniwan Aglikan.

winston-churchill-o

Orator ulung Perang Dunia II Perdana Menteri Inggris Winston Churchill

Mungkin baik bahwa sarana kita cukup terbatas dan kemampuan kita terbatas ketika kita hendak menekan pemerintah kita. Tapi apakah itu menjadi alasan untuk tidak melakukan apa pun? Putus asa juga bukanlah jawaban. Demikian pula pemecatan (pemakzulan). Pemecatan hanya menggiring ke sikap acuh tak acuh, yang bukanlah hanya sebuah dosa tetapi sebuah hukuman. ~ Elie Wiesel, dosen dan aktivis politik.

Pemilihan umum tak dapat memberikan kepada sebuah negeri satu perasaan terarah (a sense of direction) yang kuat jika hanya memiliki dua atau lebih partai politik nasional yang hanya berbeda nama tapi mirip dalam prinsip dan tujuan mereka seperti dua biji kacang pada satu polong. ~ Franklin Delano Roosevelt, Presiden AS.

Terlepas dari rasionalisasi etis dan kepura-puraan filosofis, sebuah kejahatan adalah sesuatu yang satu kelompok yang berkuasa memilih untuk melarang. ~ Freda Adler, kriminolog dan pendidik.

pidato-soekarno-o

Bung Karno, orator ulung yang membawa bangsa Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan

Kegilaan itu jarang terjadi pada individu – tapi dalam kelompok, partai politik, bangsa, dan zaman itu adalah sebuah kebiasaan (aturan). ~ Friedrich Nietzsche, filsuf.

Amat buruk bahwa semua orang yang benar-benar tahu mengurus negeri ini sibuk mengendarai taxi dan menggunting rambut. ~ George Burns, aktor, pelawak, penulis.

Pada masa pembohongan di mana-mana, mengatakan kebenaran adalah sebuah tindakan revolusioner. ~ George Orwell, sastrawan Inggris.

Apa yang diajarkan pengalaman dan sejarah adalah ini – bahwa rakyat dan pemerintah tidak pernah belajar sesuatu dari sejarah, atau bertindak berdasarkan prinsip. ~ George Wilhelm Hegel, filsuf Jerman.

party-in-the-usa-o 3

Acara kampanye di mana-mana sama saja. Di sana disco, di sini dangdut.

Tidak ada maaf bagi ilmuwan yang menyiksa binatang; biarkanlah mereka membuat percobaan dengan wartawan dan politisi. ~ Henrik Ibsen, sastrawan dan dramawan Norwegia.

Orang yang mengatakan “Saya tidak berpolitik” berada dalam bahaya besar…. Hanya yang paling kuat yang akan bertahan hidup, dan yang paling kuat adalah orang-orang yang mengerti politik kantornya. ~ Jean Hollands, pelatih kepemimpinan.

Banyak hal dalam politik terjadi lebih karena kebetulan atau kelelahan daripada karena konspirasi. ~ Jeff Greenfield, wartawan TV dan penulis.

Dalam politik, satu minoritas yang terorganisasi adalah satu mayoritas politik. ~ Jesse Jackson, aktivis HAM.

Kewajiban yang menyedihkan dalam politik adalah memperjuangkan keadilan dalam dunia yang penuh dosa. ~ Jimmy Carter, Presiden AS.

Saya mesti belajar politik dan perang agar anak-anak saya mendapatkan kebebasan untuk belajar matematika dan filsafat. Anak-anak saya harus studi matematika dan filsafat, geografi, sejarah alam, arsitektur laut, navigasi, perdagangan dan pertanian agar mewariskan hak kepada anak-anaknya untuk belajar melukis, puisi, musik, arsitektur, pembuatan patung, pembuatan kue, dan porselin. ~ John Adams, Presiden AS.

Ada bahaya dari semua manusia. Satu-satunya peribahasa tentang sebuah pemerintahan yang bebas haruslah tidak percaya kepada seorang pun yang hidup dengan kekuasaan yang membahayakan kemerdekaan publik. ~ John Adams.

Jika sebuah masyarakat bebas tidak dapat menolong banyak orang miskin, ia tidak dapat menyelamatkan segelintir orang kaya. ~ John F. Kennedy, Presiden AS.

Warga negara dapat menghidupkan kembali institusi politik dan pemerintahan, membuat mereka bertanggung jawab dan akuntabel, dan membuat mereka jujur. Tidak ada orang lain yang dapat melakukannya. ~ John Gardner, penulis.

Politik adalah seni kemungkinan. Ia terdiri dari memilih antara yang membawa bencana dan hal yang tak menyenangkan. ~ John Kenneth Galbraith, ekonom.

party-in-the-usa-o

Sembilan puluh delapan persen orang dewasa di negeri ini adalah terhormat, pekerja keras, dan jujur. Hanya sekitar dua persen yang jelek yang mendapatkan publikasi. Tetapi, kemudian kita memilih mereka. ~ Lily Tomlin, aktris, pelawak, penulis, produser film.

Satu kejelekan demokrasi yang merasuk adalah tirani partai yang sukses, dengan kekerasan atau penipuan, dalam menyelenggarakan pemilihan umum. ~ Lord Acton, sejarawan, politisi, dan penulis Inggris.

Bahwa orang miskin tidak kelihatan adalah satu hal paling penting tentang mereka. Mereka tidak hanya ditolak dan dilupakan seperti dalam retorika lama tentang reformasi; yang lebih buruk, mereka tidak dilihat. ~ Michael Harrington, aktivis politik, penulis, ilmuwan politik.

Mereka yang mengatakan agama tidak ada urusan dengan politik tidak tahu apa itu agama. ~ Mahatma Gandhi, Pemimpin India, Guru Perdamaian.

Negara bukanlah agen moral. Rakyat-lah agen moral, dan dapat memaksa standar modal kepada institusi yang berkuasa. ~ Noam Chomsky, linguis, filsuf, ilmuwan kognitif, aktivis politik.

my-date-with-the-president-s-d-o

Bersiap untuk kencan dengan sang presiden

Kekuasaan adalah pengaruh yang cenderung menyimpang, disalahgunakan atau tergelincir ke korupsi. Kantor presiden atau perdana menteri atau diktator sepanjang hayat bisa mengundang seseorang dengan nafsu berkuasa yang menduduki tahta kekuasaan untuk memulai penyimpangan itu. Kalau penyimpangan dimulai, mulailah awal masalah bagi yang bersangkutan. Menurut Perdana Menteri Inggris di era Perang Dunia II Winston Churchill, kekuasaan manusia telah berkembang ke segala arah, pada tiap lingkup, kecuali kepada dirinya sendiri. Kekuasaan yang melebar ke segala arah ini termasuk ke arah menguasai atau menaklukkan wanita. Kekuasaan ini dapat disalahgunakan oleh sang penguasa pria pemimpin dunia yang memiliki dorongan seks menyimpang atau yang tidak lazim, seperti memiliki banyak wanita simpanan, pesta seks, menyandera dan menggilir wanita pilihannya. Pemimpin dunia yang tergelincir ke skandal seks yang tak diketahui publik atau yang disiarkan media massa dapatlah menjadi hal yang paling sulit dikendalikan. Delapan contoh pemimpin dunia yang terlibat skandal seks menghebohkan: (1) Silvio Berlusconi, Perdana Menteri Italia, (2) Idi Amin, Presiden Uganda, (3) Moammar Gaddafi, Pemimpin Libya, (4) Kim Jong-il, Pemimpin Korea Utara, (5) Uday Hussein, putra Saddam Hussein yang disiapkan mengganti ayahnya, (6) Mao Zedong, Pemimpin RRC, (7) Moshe Katsav, Presiden Israel, dan (8) Vaclav Klaus, Presiden dan Perdana Menteri Republik Ceko. Michael Gibson pada http://www.ranker.com/list/the-sexcapades-of-the-world_s-most-corrupt-leaders/michael-gibson

Gaddafi and female bodyguards 1

Muammar Gaddafi dan pengawal pribadinya. Gadis-gadis cantik yang masih perawan dipilih dan dihujani hadiah sepatu mewah, intan permata, dan make-up mahal, dicuci otaknya, dan berjanji hidup tidak kawin, kecuali melayani nafsu seks Gaddafi dan melindungi keselamatannya.

 

Dalam sejarah nasional (AS) kita yang singkat, kita telah menembak empat presiden kita, menyusahkan lima presiden sampai mati, memakzulkan satu dan mengusir yang lain dari kursi kepresidenan. Dan bila semua yang lain gagal, kita melakukan pemilihan umum dan membunuh karakter mereka. ~ P J O’Rourke, wartawan dan penulis politik.

john-f-kennedy-assassination-o

Tertembaknya Presiden AS John F Kennedy

Mencuci tangan dari konlik antara yang berkuasa dan yang tak berkuasa berarti berpihak kepada yang berkuasa, bukan bersikap netral. ~ Paulo Freire, filsuf dan aktivis politik Brasil.

Politik mungkin adalah satu-satunya profesi yang untuk mendapatkannya tampaknya  tak perlu persiapan. ~ Robert Louis Stevenson, sastrawan dan penulis pariwisata Skotlandia.

Segala sesuatu berubah. Orang melihat komedi dengan serius dan politisi dengan lelucon. ~ Will Rogers.

Tak ada bagian pendidikan untuk seorang politisi yang lebih diperlukan daripada berjuang dalam pemilihan umum. ~ Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris.

Sumber: http://ceomagazine.biz/hrmproverbs/politicsproverbs.htm

paris-for-president-o

Paris for President

Bellum omnium contra omnes, perang semua orang melawan semuanya. ~ Thomas Hobbes, filsuf.

Mengapa orang selalu mengharapkan pengarang menjawab pertanyaan? Saya adalah seorang pengarang karena saya ingin mengajukan pertanyaan. Jika saya punya semua jawaban, berarti saya adalah seorang politisi. ~ Eugene Ionesco, dramawan Prancis kelahiran Rumania.

Ayahku adalah seorang negarawan, saya adalah seorang wanita yang berpolitik. Ayahku adalah seorang santo. Saya bukan. ~ Indira Gandhi, Perdana Menteri India.

Pemilihan umum dimenangkan oleh pria dan wanita terutama karena kebanyakan orang memilih lebih untuk melawan seseorang daripada demi seseorang. ~ Franklin P Adams, wartawan dan kolumnis.

Kita tahu bahwa para perdana menteri dikawinkan dengan kebenaran, tapi seperti pasangan kawin yang lain, mereka kadang-kadang hidup terpisah. ~ Hector Hugh Munro (Saki), sastrawan Inggris, “The Unbearable Bassington”

Penggunaan kekerasan langsung adalah sebuah solusi yang buruk terhadap suatu masalah, itu umumnya dilakukan hanya oleh anak-anak kecil dan bangsa yang besar. ~ David Friedman, ekonom.

Sumber: http://www.dedicatio.com/categories/politics_diplomacy/

miley-cyrus-party-in-usa-o

Politik ibarat tidur sebantal, mimpi lain-lain

Kalau takut dilambung ombak, jangan berumah di tepi pantai

Kuman di seberang tampak, gajah depan mata tak tampak

kuasa_rakyat

Perut yang kosong tidak baik bagi penasihat politik. ~  Albert Einstein

“Gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. … Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil sikap nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya.” (Pidado Soekarno sebelum membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia)

Proklamasi-presiden-soekarno-saat-pembacaan-teks-proklamasi-kemerdekaan-ri

Dalam banyak kesempatan, Bung Hatta mengingatkan, persatuan jangan sampai dimaksudkan sebagai persatean. Setidaknya, hal itu ia ungkapkan saat berseberang pendapat dengan kalangan borjuis atau ningrat ketika itu. Di saat itu, ia menyatakan, rakyat menjadi kian bingung lantaran pergerakan nasional dimabuk persatuan. Selama ini apa yang disebut persatuan, sesungguhnya tidak lain merupakan persatean. Suku-suku bangsa seolah diibaratkan daging kerbau, daging sapi, dan daging kambing yang bisa disate menjadi satu. Ini tentu tidak benar. (http://pipitimoet.blogdetik.com/page/3/)

Moh Hatta

Bung Hatta, tokoh pendiri bangsa yang sederhana, jujur, pekerja keras, dan konsisten

Duit panas dekat dengan perempuan panas

Politikus berkata saya akan melakukan ini, orang intelek berkata anda harus melakukan ini. Dan, rakyat jelata berkata: saya cuma ingin hidup dengan nyaman.

Dalam kampanye pemilihan umum legislatif, presiden, dan kepala daerah, para politisi paling getol menjual “AKAN”: AKAN membangun infrastruktur, AKAN menggratiskan sekolah, AKAN menggratiskan biaya pengobatan dan rumah sakit, AKAN membuka lapangan kerja, AKAN memberantas korupsi, AKAN mensejahterakan petani, AKAN membangun kedaulatan pangan, AKAN membangun kedaulatan energi, AKAN mempercepat pertumbuhan ekonomi, AKAN menegakkan hukum, AKAN menjamin pembangunan rumah ibadah, AKAN meningkatkan mutu pendidikan. Jualan “AKAN” ini telah saya dengar berkali-kali dalam kampanye pemilihan umum dari dulu sampai sekarang dan bahkan diucapkan oleh politisi yang sama dari partai politik yang sama. Kalau jualan “AKAN” ini benar-benar dilaksanakan, Indonesia kini telah menjadi negara adidaya yang mengalahkan Amerika Serikat dan RRC. (S Belen)

Politik adalah permainan. ~  Martin Bhisu, misionaris, aktivis politik dan sosial.

Perkenankan merenungkan puisi berikut ini:

 

Tanpa Judul

Oleh Martin Bhisu

Pada lahar-lahar Lapindo terpancang batu nisan

peristirahatan terakhir  korban takdir ulah investor

aritmatika kapitalis lebih unggul dari jiwa manusia bernasib sial

tidak lebih tidak kurang, seperti kata Khairil Anwar:

“1 x 1 moga-moga = 1”

dan hanya satulah pemenang tunggal.

 

Pada laras-laras senapan Papua adalah taruhan

nyawa-nyawa, di gunung, di sungai, dan hutan

korban dari senyawa antara militerisme dan kediktatoran

dan ketika macan tua kehilangan gigi di istana

engkau lari minta suaka sementara waktu

di bawah payung yang teduh buatan Paman Sam

dan sekarang engkau adalah ahli slogan kerakyatan

menegakkan benang basah,

dalam air bercampur oli

dan petani adalah kegelapan.

 

Masih dari Cikeas dengan cerita tentang Century,

untuk memenangkan periode kedua

tanpa rekam jejak yang baik,

kecuali maju dari korupsi ke korupsi

hingga mengimpor beras dari Vietnam

mengisi perut para petani sawah dan ladang.

 

Sekarang  ramai-ramai blusukan

hanya ketika ada bencana dan kelaparan

tapi kamu tak pernah penjadi korban

kecuali rakyat korban politik yang  busuk.

 

Guayaybi, Paraguay, 3 April 2014

 

Dampak-Lumpur-Lapindo-blog.fachrudin.web_.id_

Dampak Lumpur Lapindo

mud-o

122368_620

Sebelum kemerdekaan: “Kami adalah debu-debu ….”

Zaman kemerdekaan: “Kami adalah lumpur-lumpur ….”

Bank Century skandal

kasus century semakin menyusut_thumb[2]

 

Advertorial

Sano nature healer

Desain polo shirt putih crop 2

Apa itu Sano? Sano adalah ramuan herbal alami yang mujarab mencegah dan menyembuhkan beragam penyakit. Guna mengenal lebih jauh, perkenankan mengunjungi posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Kartu nama Yuni pemesanan 2.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Ganti sistem ujian nasional dengan menerapkan sistem open book test dan tes terstandar

Mei 8, 2010

Sistem ujian nasional kita hanya menjatuhkan sanksi tidak lulus kepada siswa tapi para guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan provinsi, dan kabupaten / kota serta ketua yayasan pendidikan swasta terbebas dari sanksi.

Tiap anak dilahirkan dengan potensi otak menjadi manusia brilyan. Namun, cara mengajar dan mendidik guru yang kuno dan satu arah mengakibatkan siswa hanya duduk, dengar, catat, dan hafal. Sistem ujian nasional kita justru mendukung cara mengajar kuno ini melalui penggunaan model soal pilihan ganda yang kurang mendorong kreativitas berpikir dan kemampuan memecahkan masalah.

Di dunia ini tidak ada masalah belajar. Yang ada adalah masalah mengajar. Mengapa yang salah mengajar dan mengelola pendidikan tidak terkena sanksi apa pun. Mengapa hanya siswa yang menangis malu dan histeris lalu pingsan mendengarkan namanya termasuk dalam daftar peserta yang tidak lulus diberi sanksi tidak lulus? Adilkan ini?

Sistem ujian nasional sebenarnya mudah sekali diubah untuk menghindari tim sukses yang terdiri dari guru dan kepala sekolah serta pengawas memberikan jawaban kepada siswa setelah soalnya dikerjakan pendidik itu. Atau, siswa mendapatkan bocoran soal sebelum ujian nasional. Pakai saja bentuk soal uraian atau esai. Siswa diperbolehkan membawa buku pelajaran dan membukanya, juga rumus-rumus Matematika dan Fisika. Jika soal esai  yang disusun menuntut penalaran siswa, walaupun ia membuka buku pelajaran dan rumus tak ada gunanya ia membuka buku  karena tuntutan penalaran untuk menjawab soal. Mudah sekali, bukan?

Alternatif solusi yang lain adalah menerapkan tes terstandar (standardized test) yang juga dipakai di Amerika Serikat dan Inggris. Di tengah semester atau setelah satu semester atau satu tahun, di kelas-kelas tertentu di SD, SMP, dan SMA siswa diwajibkan mengerjakan tes terstandar yang dikerjakan dan diterbitkan serta didistribusi Pusat Penilaian Pendidikan Nasional Balitbang Kemdiknas. Dengan memeriksa hasil tes ini, guru dapat mendiagnosis kelemahan siswa dan selanjutnya melakukan perbaikan dalam proses belajar-mengajar.

Pada akhir tiap jenjang SMA siswa mengikuti ujian nasional namun tiap siswa diberi kebebasan memilih mengikuti ujian mata pelajaran yang dia kuasai dan sesuai dengan rencana studinya di perguruan tinggi. Ujian nasional ini hendaknya terdiri dari ujian tulis dan praktik. Jika ia ingin masuk fakultas kedokteran misalnya, ia hanya memilih mengikuti ujian mata pelajaran Kimia, Biologi, dan Matematika. Jika ia ingin masuk fakultas teknik, ia hanya ikut ujian Fisika, Matematika, dan mungkin Bahasa Inggris. Jika ia ingin masuk fakultas sastra, program studi sastra Inggris, ia hanya memilih ikut ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Sejarah, dan Antropologi atau Sosiologi. Dengan mengantongi nilai kelulusan mata-mata pelajaran tertentu ini, lulusan SMA langsung diperbolehkan mendaftar di perguruan tinggi. Apa susahnya sih menempuh alternatif solusi ini?

Karena konsep kita soal UN ini tidak matang dan tidak cerdas, tiap tahun kita saksikan tragedi siswa merasa gagal, kasus pembocoran soal dan jawaban, dan sederet masalah yang membuat siswa merasa trauma dan konsep kegagalan telah kita tanamakan dalam hati sanubarinya. Karena kita kurang cerdas berpikir, tiap tahun tak kunjung berhenti polemik tentang relevan atau tidak relevannya ujian nasional dipertahankan. Jika kami amati betapa susah dan keteter Mendiknas menjawab gugatan anggota DPR dan pertanyaan wartawan. Demikian pun, anggota DPR juga dibuat pusing mempersoalkan sistem ujian yang diskriminatif ini. Seharusnya think tank di Kemdiknas-lah yang mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki sistem ujian nasional yang buruk ini. Namun, tampaknya tidak ada think tank itu. BSNP juga bingung hendak berbuat apa dan daripada memikirkan solusi yang lain, lebih baik jalankan sistem yang rutin. Sampai kapan kita terkurung dan tersandera oleh pola pikir konvensional ini?

Sebenarnya, contoh yang baik dari berbagai negara sudah ada. Kita tinggal belajar dari negara-negara itu. Tahun ini India mereformasi sistem ujiannya dan bentuk soal pilihan ganda itu telah mereka kuburkan dalam kubur tradisi pendidikan yang kuno. Sistem ujian nasional Singapura dan Malaysia jauh lebih baik karena ada ujian praktik di samping ujian tulis. Mengapa kita tidak cerdas dan seolah tak bisa melihat negeri tetangga dan meniru yang baik dari mereka? Quo vadis dunia pendidikan Indonesia?

Silahkan baca juga goresan puisi berikut ini!

TANPA JUDUL 192

Oleh Martin Bhisu

Negeriku Indonesia
negeri tumpah darah,
serta air mata rakyat jelata
di sana indahnya bentangan pulau
bersama gunung-gunung yang tinggi dan buas,
tumpukan revolusi anti-korupsi.

Negeriku Indonesia
negeri siang dan malam penuh teror
bayang-bayang kejahatan hingga melacuri mimpi
tentang darah dan keringat rakyat jelata yang mengalir
tumpah ruah di lautan duka,
anakmu menangis, tiada air mata
berjuang hingga tumpah darah, darah tiada.

Negeriku Indonesia
negeri anak-anak suka nyontek
pemerintah dan guru-guru dengan dedikasi yang luntur
menabur benih-benih korupsi sejak dini
hidup enak di negeri ini tanpa kerja keras
mengajar melukis garis-garis pembatas
agar generasi baru selalu berada di bawah garis kemiskinan.

Guayaybi, Paraguay, 07 de mayo de 2010

Kunjungilah posting yang berkaitan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/20/bagaimana-ujian-nasional-un-di-belanda/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/17/sedih-menyaksikan-amburadulnya-ujian-nasional-un-tahun-ini/

https://sbelen.wordpress.com/2008/12/29/belajar-aktif-pakem-ujian-nasional-un-ibarat-air-dengan-minyak/

https://sbelen.wordpress.com/2011/08/08/mengapa-mutu-pendidikan-finlandia-terbaik-di-dunia/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/15/mengapa-peringkat-kelulusan-un-2011-siswa-smantt-tetap-di-nomor-buntut/

https://sbelen.wordpress.com/2011/01/11/3-tahun-banyak-siswa-tak-lulus-un-pecat-guru/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/30/tes-remidial-di-sd-sma-dan-sma-itu-salah-kaprah/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/09/mengapa-kita-memaksa-siswa-mempelajari-semua-mata-pelajaran/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/16/hasil-un-ntt-jeblok-tas-anak-sekolah-ntt-kempes/

 

 

Iklan

Rumah

Tekanan darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni 3

Pemimpin membalikkan sumpah?

Maret 20, 2010

Banyak  pemimpin yang berani membuat sumpah jabatan setelah dipilih, kemudian membalikkan sumpahnya itu menjadi suatu kebohongan besar bagi rakyat. Di bawah ini bunyi sumpah yang diucapkan sekelompok partai pemenang pemilu. Pada saat sumpah mereka mengucapkan sebagaimana tertulis di bawah ini, setelah sumpah, beberapa orang membacanya kembali dari bawah ke atas. . .ada yang setuju bahwa kalau membalikkan janji sama seperti membalikkan teks sumpah ini. . . setelah membacanya secara teliti, cobalah baca dari bawah ke atas. . hehehehe

Pada saat Sumpah;

Partai kami akan melaksanakan apa yang kami janjikan

Hanya orang-orang bodoh yang percaya bahwa

Kami tidak akan berjuang melawan korupsi.

Karena yang pasti bagi kami,

Kejujuran dan transparansi  merupakan hal yang paling mendasar

Untuk melaksanakan  cita-cita kami

Kami mau tunjukkan bahwa adalah suatu kebodohan, bila  percaya bahwa

Mafia kepemimpinan akan berlanjut, seperti dulu.

Dijamin seratus persen bahwa

Keadilan sosial akan menjadi semboyan dari perjuangan kami

Selain itu, ada orang sinting yang membayangkan bahwa

Kami akan memimpin dengan gaya politikus-politikus lama.

Ketika kami memegang tampuk pimpinan, kami akan berbuat sebisa-bisanya agar

Bisa mengakhiri korupsi, kolusi, dan nepotisme

Kami tidak menginginkan bahwa

Anak-anak harus menderita busung lapar sampai mati mampus

Kami akan melaksanakan program-program kami, meskipun

Keadaan ekonomi negara hancur

Kami akan menjalankan kepercayaan yang sudah diberikan sampai

Kamu yakin bahwa

Kami adalah politikus-politikus berwajah baru.

Kiriman Adam Mare SVD dari Brasil

Apa yang kau cari Pansus Century? Cari barang hilang di terik mentari pakai pelita!

Januari 26, 2010

Pansus Century ibarat orang melihat anjing di depan mata pakai keker

Mencari keadilan seperti mencari jarum di rimba hukum Nusantara

apa yang kau cari?

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

apa yang kau cari?

pembuat salah atau penjahat?

bila pembuat salah

pergilah ke gedung-gedung pejabat

akan kau dapati beberapa pejabat

yang tidak pernah diam

yang tidak hanya sibuk wacana

yang melakukan terobosan

menghancurkan belenggu-belenggu jahanam

menghalau mitos-mitos kekuasaan

yang selalu mendapat benturan

perlawanan dan kemungkinan salah

atau dipersalahkan sangat besar

itulah pejabat yang berani mendobrak

yang berpeluang melakukan kesalahan

melalui keputusan-keputusan yang ia tandatangani

salahkah ia?

jahatkah ia?

janganlah kau terjebak dalam mencari-cari kesalahannya

dengan senjata rasionalitas yang kau gunakan

pembuat salah dan penjahat bedanya besar

kesalahan melekat pada hakikat ciptaan

mengalirkan energi pembangkit asa

kejahatan sebaliknya: merenggut kehidupan

percuma kau mencari-cari pembuat salah

sementara penjahat berkeliaran di kamar-kamar hotel mewah

menari-nari mereguk keuntungan

di lorong-lorong kota dan mancanegara

nyaman duduk di kursi-kursi empuk

menikmati anggaran tanpa menggunakannya dengan prakarsa mendobrak

supaya aman dan terpilih lagi di periode kedua

—————————————————————

janganlah kau lupa akan satu hal:

bersyukurlah atas hal-hal yang lebih besar!

bahwa kesalahan yang dibuatnya tidak merembet ke mana-mana

tanpa kau harus membenarkan kesalahannya

janganlah sekali-kali bibirmu berhenti melantunkan mazmur syukur

syukurmu mengalirkan asa

mengarungi hari-hari yang cerah

taman aries, 20-01-‘10

(saat Pansus Century terlalu sibuk mencari-cari kesalahaan pembuat kebijakan dan lupa akan hal yang lebih besar).

Menjerat koruptor di Indonesia sebenarnya seperti anak SD memakai kaca pembesar melihat bunga di depan mata. Namun, politisi membuat labirin sehingga apa yang jelas menjadi semakin tak jelas, lalu tenggelam dalam alam kelupaan di dasar laut. Mau jadi apa bangsa ini?

Rakyat menuding tepat sasaran. Dengan hati nuraninya, rakyat tahu siapa yang salah dan siapa yang benar, siapa yang merampok uang rakyat dengan seribu dalih.

Uang dapat membuka semua pintu

Januari 5, 2009

pengadilan-terakhir-surga-22

Harta, tahta, dan wanita

Desember 11, 2008

Waktu berkuliah di Universitas Indonesia pada akhir dan awal tahun 1980-an, motto yang didengung-dengungkan teman-teman aktivis mahasiswa UI waktu itu adalah perjuangan melawan tiga ambisi penguasa Orde Baru, dengan slogan tiga anti, yaitu ANTI …

18harta


4

takhta, dan

w-038

wanita

Hampir 30 tahun kemudian, kini saya amati nasib untung dan malang teman-teman aktivis itu setelah berkarya dalam dunia nyata. Teman-teman yang tak tergiur, tak tergelincir, atau memang kebetulan beruntung tak terpapar oleh godaan harta, takhta, dan wanita kini masih bisa gigih berjuang dan vokal berpihak kepada rakyat dan masih terobsesi untuk memajukan Indonesia. Yang saya kenal adalah teman-teman yang kini menyandang gelar akademis tinggi, menjadi dosen, peneliti, pemerhati, dokter, psikolog, motivator, wartawan, pengusaha, dan banyak yang lain. Cukup banyaklah yang masih berkiprah mendorong lokomotif kereta api Indonesia yang kini terseok-seok.

Namun, sayang, kasihan, merasa empati, prihatin, dan aneka-perasaan bercampur baur tatkala kami mengikuti cerita bersambung teman-teman aktivis yang telah tergiur, tergelincir, atau terlalu lama terpapar godaan harta, takhta, dan wanita. Memang ketiga godaan ini saling terkait seperti konsep Molimo orang Jawa. Ibarat virus, terkena yang satu akan berjangkit ke yang lain. Sayang, idealisme waktu mahasiswa, yang menyoraki sikap mental “pesta pora” penguasa Orde Baru yang bergelimang harta, takhta, dan wanita, ternyata kemudian diikuti sendiri. Ibarat pepatah, menelan ludah sendiri.

tangan-panjang

Yang menelan ludah sendiri terbukti dari tindak korupsi yang dilakukan. Mencuri uang negara, uang rakyat seolah uang itu tak bernama, anonim, tak ada yang punya.

Nasib mereka ibarat cuaca yang berubah begitu cepat. Yang punya takhta berupa jabatan, posisi, kedudukan terhormat disuruh turun dari takhta dan diganti orang lain. Diharuskan mengembalikan uang negara yang dicuri. Jika tidak mampu dilakukan, hartanya disita untuk negara. Dipenjara sekian tahun. Runtuhlah semua kejayaan yang dibangun sekian lama. Habis, ludes, dan malu. Kalau takhta dan harta sudah tak ada mana mungkin terpikirkan menikmati wanita?

Memang, sungguh benar kata mutiara yang saya hafal “luar kepala” sejak SMP dulu: UANG DAPAT MEMBUKA SEMUA PINTU, kecuali …

35_stairway_to_heaven_by_jim_warren

pintu


6723360-lghttpphotonetphotodbphotophoto_id6723360

surga.

(The Door of Shiva: httpphoto.netphotodbphotophoto_id=6723360)

Iklan

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Pohon mangga di halaman rumahku: Sebuah renungan sampai ke politik

Oktober 22, 2008


Ini adalah pohon mangga gadung yang ditanam di halaman rumahku pada Desember 2003. Tak tahu motif apa di benakku, tiba-tiba saya ingin sekali membeli anakan mangga pada hari wisuda putriku yang kedua. Hari wisuda yang kuhadiri tanpa istri yang sudah meninggal di bulan April 2003. Adikku dari luar Jawa mengganti tempat istriku agar anak tak merasa sedih tak didampingi ibunya. Adikku selalu siap datang ke Jakarta setiap kali peran pengganti seperti ini dibutuhkan. Barusan di malam inaugurasi SMA putra bungsuku adikku mendampingiku lagi sebagai pengganti ‘ibu’.

Antara hari wisuda dan hari inaugurasi terentang jangka waktu 4 ½ tahun. Adikku yang pertama kali berhak memetik buah mangga pertama yang sudah ranum. Lama sekali menunggu mangga gadung ini berbuah. Sejak dibeli penjualnya sendiri tak tahu ini mangga cangkokan atau tidak. Ia tumbuh sendiri di dekat parit air di lahan tanaman hias itu. Tiap kali kerabat dan kenalan ‘memarahi’ pohon ini, “Mangga kok lama sekali tak berbuah!” Saya sabar saja. Bahkan, ada yang menyarankan dicabut dan diganti dengan anakan yang lain. Tapi, prinsipku: sekali kutanam biarlah ia tetap tertanam di sana. Berapa tahun pun aku tetap menunggu ia berbuah. Dalam hati aku percaya, pasti akan tiba waktunya pohon mangga kenangan ini berbuah.

Tiap kali saya memandang pohon mangga yang telah berbuah ini timbul macam-macam pikiran. Tiap hari kuamati buahnya yang terbawah turun makin mendekat ke tanah. Terkenang di masa kecil waktu SD dulu. Waku itu memang zaman susah. Jarang kita sarapan pagi. Ya, karena lapar kita cari sarapan sendiri. Ya buah apa saja entah jambu air, ceri, ‘kom’, pepaya, atau mangga kita petik untuk mengisi perut keroncongan. Karena lapar tak dibedakan lagi pohon liar atau pohon milik orang. Buah mangga di pohon besar dan tinggi milik orang lain, kita curi dengan melempar batu. Syukur kalau kena, mangga yang masih muda itu pecah. Kita langsung makan dengan menggigit. Enak sekali. Memang lebih enak buah yang dicuri daripada buah yang dibeli atau terhidang di meja makan.

Sekali dengan kawanku berdua yang sudah beberapa kali mencuri mangga dikejar bapak si empunya mangga sambil berteriak mengacung-acungkan parang. Kawanku berlari di depan, saya menyusul di belakang. Karena sudah tak kuat berlari saya berhenti sambil menyerah dan berpikir wah kepalaku bakal melayang. Matilah aku! Tapi heran bin terpana, kepalaku ternyata selamat. Bapak itu ternyata mengincar kawanku. Mungkin ada sedikit dendam antar-keluarga atau menurut pendapat bapak itu, si kampiun anak nakal adalah kawanku. Kawanku tokh tak sampai tertangkap.


Mangga ini mengingatkan betapa lama petani buah menunggu tanaman jangka panjangnya berbuah. Tanaman buah mendidik petani untuk bersabar menunggu hasil. Tanaman buah atau tanaman apa pun membiasakan petani untuk memulai suatu pekerjaan, memelihara, bersabar, tabah, dan memanen hasil pada waktunya. Pekerjaan menanam membiasakan petani untuk memulai dan menyelesaikan pekerjaan. Pekerjaan apa pun ada awal, ada proses, dan ada hasil. Anak harus dididik tidak hanya untuk memulai sesuatu pekerjaan tetapi juga melanjutkan proses sampai menyelesaikan pekerjaan itu.

Buah mangga hasil tanaman sendiri rasanya nikmat sekali. Lebih nikmat dari buah yang dicuri. Pohon manggaku mengajarkan aku falsafah hidup. Jauh lebih nikmat ‘buah’ hasil karya kita sendiri daripada membeli atau mencuri ‘buah’ hasil karya orang lain! Padahal, buah mangga yang dibeli, dicuri, dan ditanam sendiri in concreto kan sebenarnya rasanya sama enak. Berarti rasa enak sebenarnya ditentukan oleh hati kita, dan kata hati adalah apa yang dibisikkan otak kita.

Mengapa banyak orang zaman sekarang cenderung tak sabar dan tak tabah menunggu hasil? Ada jarak waktu antara waktu tanam dan waktu panen. Alam sudah mengatur. Ada prasyarat jangka waktu antara apa yang anak pelajari sampai terbentuk kemampuan atau kompetensi sebagai hasil belajar yang bermakna. Mengapa orang tua cenderung mengharapkan simsalabim, memaksa anak mengikuti bimbingan belajar agar lulus ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi? Apakah keterampilan berbahasa Inggris bisa disulap melalui kursus singkat? Apakah ada ahli matematika yang dihasilkan melalui bimbingan belajar atau kursus tanpa proses otodidak?

Mengapa banyak orang ingin cepat kaya dengan simsalabim, lewat jalan pintas korupsi? Mengapa petinggi partai politik cenderung mengkarbitkan istri-anak-kakak-adik-keponakan-ipar ke urutan calon legislatif (caleg) nomor jadi, padahal jam terbangnya di partai baru seumur jagung? Mengapa kerabat penguasa diterjunkan bebas dan merampas kursi jabatan di pemerintahan dengan mencuri buah karya pegawai yang meniti karier dari bawah? Mengapa mereka didorong mencuri buah karya orang lain yang sudah lama malang melintang di dunia politik dan dunia pemerintahan? Yang meniti karier dari anak tangga terbawah? Mengapa kompetisi sehat dikalahkan nepotisme, oleh jalan pintas menikmati hak istimewa, fasilitas, dan bonus negara-bangsa? Tiadanya persaingan sehat mengakibatkan kerabat menikmati keuntungan di atas pengorbanan dan penderitaan orang lain. Ini sama saja dengan penumpang becak yang berbahagia di atas penderitaan, jerih payah tukang becak. Di manakah moralitas kita ditaruh? Petinggi partai seperti ini menunjukkan bahwa mereka adalah pemimpin yang tak berkarakter. Really, he or she is not a person of character! Janganlah menyia-nyiakan satu suaramu dalam pemilu untuk mendukung partai yang tak berkarakter, partai tukang ngapusi (tipu)!

Slogan politik dan iklan politik semisal “Indonesia bisa!” “Kita memang bisa!” “Seperti burung garuda, Indonesia bisa kembali terbang tinggi!” “Pendidikan gratis!” “Kesehatan gratis!” Ini kan sama saja dengan sikap ingin memaksa pohon mangga cepat berbuah. Ini kan sikap menerabas, ingin jalan pintas. Sikap simsalabim.

Every thing has its own time; the time to plant, the time to grow, the time to  care and the time to harvest. There’s no bypass.