Posts Tagged ‘Karakter’

SMA Selamat Pagi Indonesia: Model sekolah entrepreneur berasrama serba-gratis

Januari 26, 2016

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia mementaskan Pesona Sang Garuda

 

Adakah sekolah menengah umum, SMA di tanah air yang terfokus membekali siswa menjadi entrepreneur? Umumnya dapat dikatakan tidak ada. Kalau sekolah menengah kejuruan, SMK membekali siswa menjadi entrepreneur ya itu logis, masuk akal karena itulah satu tujuan SMK sebagai sekolah terminal, lulusan terjun ke dunia kerja.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI) di Kota Batu, Kabupaten Malang. Sekolah ini memiliki laboratorium entrepreneurship , sebagai sarana mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur.

SMA Selamat Pagi Indonesia Pentas 3

Inilah gedung utama SMA Selamat Pagi Indonesia di Batu, Malang

Adakah SMA di tanah air yang dapat dikatakan sebagai sekolah terminal terakhir yang tidak mendorong siswanya melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) tetapi memotivasi siswanya untuk merintis usaha menjadi entrepreneur, menjadi pebisnis belia? Tidak ada. Tujuan SMA adalah terutama menyiapkan siswa agar mampu melanjutkan pendidikan ke PT. Lulusan yang tidak melanjutkan ke PT biasanya karena orang tua tidak mampu membiayai pendidikan lanjutan anaknya.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur. Sekolah ini tidak melarang lulusannya melanjutkan pendidikan ke PT. Namun, mengingat lulusannya tidak lagi memiliki orang tua atau masih memiliki orang tua tapi tidak mampu, tampaknya hanya ada segelintir siswa yang akan melanjutkan ke PT. Ada lulusan yang telah bekerja atau punya usaha sendiri yang kemudian melanjutkan pendidikan ke PT atas biaya sendiri.

Adakah SMA tanpa bayar uang sekolah untuk sumbangan pembangunan pendidikan (SPP) yang disebut sekolah gratis? Ada, yaitu sekolah negeri. Namun, pakaian seragam, buku pelajaran harus tetap dibeli orang tua. Kegiatan ekskul (ekstrakurikuler) tetap harus dibiayai orang tua. Adakah SMA swasta di tanah air yang gratis, tanpa bayar SPP, tanpa bayar pakaian seragam dan tanpa bayar buku pelajaran, serta tanpa bayar kegiatan ekskul? Pada umumnya tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

Adakah SMA berasrama yang orang tuanya tidak membayar uang asrama? Ada sedikit sekolah terutama yang didirikan panti asuhan. Namun, adakah SMA berasrama yang gratis segala-galanya, termasuk tanpa bayar uang asrama tapi siswanya malah mendapatkan uang tabungan bulanan sebagai imbalan terhadap kerjanya? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Setiap bulan tiap siswa mendapatkan uang tabungan bulanan, yaitu di kelas I Rp 100 ribu dan di kelas II dan III Rp 150 ribu.

Adakah SMA serbagratis yang menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim piatu, dan anak dari keluarga miskin dari Sabang siswa Merauke , dari Sangir-Talaud siswa Rote dan mendidik mereka menjadi calon entrepreneur? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

?????????????

 

Seeing is believing

Tiga tahun ini dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pimpinan yayasan sekolah swasta, dalam pelatihan guru, dalam diskusi lewat milis, kami selalu mempromosikan SMA Selamat Pagi Indonesia. Agar omongan kami dipercaya, kami berpura-pura seolah-olah telah melihat langsung sekolah ini. Padahal, data yang kami gunakan hanya berbekal informasi dari internet dan cerita seorang ketua yayasan persekolahan di Palangkaraya ketika kami menatar guru-guru dan kepala sekolah yayasan ini di Palangkaraya. Agar lebih dipercaya, bila ada yang bertanya bagaimana meminta izin berkunjung ke sekolah ini, kami memberi nomor telepon sekolah, bahkan No. Hp pendirinya, yaitu Pak Julianto Eka Putra.

Sabtu, 16 Januari 2016, kesempatan berkunjung ke sekolah ini datang. Tanggal 15 s.d. 17 Januari, angkatan 1979 Fakultas Psikologi UI melakukan reuni di Surabaya, menjadi tamu Laksma A W Burhan dan Kolonel Mithra, dua teman angkatan kami yang bekerja di Dinas Psikologi Angkatan Laut di Sidoarjo. Laksma A W Burhan adalah Kepala Dinas Psikologi AL ini. Pada hari kedua Surabaya tour ini, kami berkunjung ke Malang, khususnya ke Kota Batu untuk mengunjungi Museum Angkut.

Ketika bus yang mengantar kami mendekati Museum Angkut di Kota Batu, tiba-tiba timbul niat saya untuk mengunjungi SMA Selamat Pagi Indonesia. Kunjungan ke Museum Angkut dapat dilakukan di waktu lain, bersama keluarga nanti. Langsung saya minta izin kepada ketua rombongan untuk memisahkan diri dari rombongan yang akan berkunjung ke Museum Angkut selama 2 jam. Setelah diizinkan saya menelepon temanku, seorang pengacara yang berdomisili di Kota Batu. Temanku yang masih muda ini bergerak cepat. Ketika bus rombongan tiba di Museum Angkut, temanku ini sudah tiba duluan di sana, siap mengantar saya ke SMA SPI.

 

 

?????????????

 

?????????????

Hamparan lahan 3,3 ha SMA Selamat Pagi Indonesia, dibatasi kali, anak sungai Brantas: Medan latihan kecakapan hidup dan entrepreneurship.

Setelah melapor ke Pos Satpam, kami dipersilahkan menemui Pak Didiek. Ketika berjalan menyusuri gedung-gedung sekolah ini mencari Pak Didiek, kami bertemu dengan seorang anak putri bernama Cika. Yang membuat saya heran, Cika menyapa kami, “Selamat pagi, Pak.” Dalam hati saya pikir, ah, anak ini salah. Masa’ siang dibilang selamat pagi. Waktu berjabat tangan, tangan kanan kami ditempelkan pada pipinya. Ia adalah seorang siswa kelas III, berusia 17 tahun, berasal dari Tobelo, Halmahera, Maluku Utara. Ayah dan ibunya telah berpisah.

Cika tampak ceria, lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan. Tidak ada rasa canggung berbicara dengan tamu. Ia tidak ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Cita-citanya menjadi pengusaha. Tiap bulan uang tabungannya bertambah Rp 150 ribu. Dengan uang yang terkumpul ia bisa berlibur ke Tobelo. Tapi, ia merasa tidak perlu berlibur. Ia betah terus belajar dan menimba kiat-kiat bisnis di sekolah ini. Berkali-kali ia menyelipkan kalimat “Semuanya ini karena kemurahan Tuhan.”

Waktu sedang diantar Cika, tiba-tiba seorang anak cowok berlalu. Cika memanggilnya untuk mendekat dan ia langsung mengucapkan selamat pagi, padahal hari telah siang. Kami berjabat tangan dan ia menempelkan tangan kanan kami ke pipinya. Melihat tampangnya sudah bisa kutebak, ah, anak ini pasti berasal dari Timor, dari “negeriku” NTT. Benar, dari SoE, Timor Tengah Selatan (TTS). Bilis anak yatim piatu. Ia kini berusia 16 tahun, kelas II. Iabetah di sini. Ia sudah bisa mengerti bahasa Jawa dan sekali-sekali menjawab dengan bahasa Jawa dalam percakapan dengan teman-temannya. Ia bernasib baik sampai ke sekolah ini karena didorong kepala SMP-nya di SoE agar melamar ke sekolah ini. Alekot (bagus), Bilis!

?????????????

Selalu selamat pagi. Ceria, gembira, sehat. Cika (kanan) dan Bilis (kiri).

 

Sekolah ini fenomenal karena gratis segala-galanya dan bahkan memberi uang kepada siswa sebagai imbalan latihan bekerja, latihan entrepreneurship. Sekolah ini hanya menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim-piatu termasuk yang orang tuanya cerai, anak keluarga miskin orang tua masih bersatu dan lengkap. Dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir-Talaud siswa Rote. Persentase siswa yang diterima menurut persentase penganut agama di Indonesia sambil mengikuti kuota daerah agar siswa dari kelima agama yang diakui resmi di Indonesia dan dari berbagai daerah di Indonesia terwakili. Di sekolah yang menampung siswa beragam agama dan suku bangsa ini ditumbuhkembangkan semangat persatuan sebagai bangsa Indonesia yang menghargai perbedaan dan melaksanakan toleransi. Selain itu ditumbuhkembangkan pula jiwa entrepreneurship sebagai bekal mencari nafkah dan berbuat bagi bagi masyarakat sekitar.

mencemoh

Julianto Eka Putra pendiri SMA SPI.

Julianto Eka Putra 2

Bersemangat. Julianto di tahun 2012

Julianto Eka Putra

Julianto Eka PutraL Belajar dari mengalami. Mewujudkan impian anak-anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan walau orang tuanya miskin.

Yenny Tantono

Yenny Tantono, istri Pak Julianto Eka Putra. Di belakang suami yang hebat ada istri yang hebat.

11825910_1130067353673595_5513002837954372967_n

Berlibur ke luar negeri bersama istri dan ketiga anak: Dari kiri ke kanan: Pak Julianto, Angeline, Bu Yenny Tantono, Jean, dan Stevanus. Anak-anak SMA Selamat Pagi Indonesia juga diberi kesempatan studi banding ke luar negeri.

 

Pendirinya adalah Julianto Eka Putra, pria asal Surabaya yang kini berusia 43 tahun. Masih muda. Ia bermimpi Indonesia menjadi bangsa yang saling menghargai perbedaan suku dan agama. Ia pun coba mewujudkan mimpi tersebut lewat SMA Selamat Pagi Indonesia, sekolah serbagratis yang dia bangun di Batu, Jawa Timur.

Sekolah yang mulai beroperasi pada 2007 ini unik. Siswa yang diterima di sekolah itu harus memenuhi syarat utama, yaitu yatim piatu atau punya orangtua tetapi amat miskin. Selama bersekolah, mereka tak mengeluarkan uang sedikit pun, bahkan mendapat uang saku Rp 100.000 – Rp 150.000 per bulan.

Tak hanya itu, dalam setiap penerimaan siswa baru, komposisi siswa yang diterima harus berasal dari sejumlah daerah, dari Sabang siswa Merauke. Proses seleksi semakin ketat karena siswa yang diterima per tahun harus mewakili kelima agama yang diakui di Indonesia.

Pada penerimaan siswa baru tahun 2007, sebanyak 27 siswa yang diterima dari kuota penerimaan 30 orang. Jumlah siswa sekolah ini tak sebanyak sekolah pada umumnya karena SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) bersistem asrama dengan tempat terbatas.

Ide spontan

Tahun 2000 Julianto memberikan motivasi bisnis di Surabaya. Waktu itu ia menjadi distributor sebuah produk kesehatan yang dipasarkan secara multi-level marketing (MLM). Pekerjaan yang ditekuninya sejak 1995.

”Tahun 2010 kita harus punya sebuah sekolah gratis,” kata Julianto waktu itu. Ia menyerukan kalimat itu secara spontan dan di luar naskah. Hadirin langsung bersorak. Namun, rekan dekat dan istri Julianto menganggap seruan spontannya itu sebagai keteledoran. Ia dianggap berbicara tanpa berpikir dulu.

Setelah itu dia baru bingung, bagaimana bisa membangun sebuah sekolah gratis, sementara penghasilannya sekitar Rp 20 juta per bulan.

Ia lalu mengajak rekannya berpartisipasi dengan menyumbang 5 persen dari pendapatan. Namun, uang yang terkumpul baru sekitar Rp 300 juta, masih jauh dari cukup.

Pendiri perusahaan tempat Julianto bekerja, Peter Chia, yang berada di Singapura, mendengar rencana pembangunan sekolah itu pada tahun 2003. Dia menghubungi Julianto dan menyatakan mau membantu. Peter meminta Julianto segera mencari tanah.

Batu dipilihnya karena daerah itu berhawa sejuk sehingga sekolah sekaligus asrama tak memerlukan banyak mesin pendingin ruangan. Biaya operasional bisa ditekan.

Julianto mendapat tanah 3,3 hektar seharga Rp 5,3 miliar. Tanah sudah ada, tetapi sekolah tak segera bisa dibangun karena dia sibuk dan biaya pembangunan gedung yang ditaksir Rp 7,5 miliar belum terkumpul.

Tahun 2005, selama tiga hari berturut-turut ia membaca berita tentang siswa yang bunuh diri karena tak punya uang untuk sekolah. Julianto berjanji dalam hati, jika esok hari masih mendapati berita serupa, artinya berita itu merupakan teguran dari Tuhan. Keesokan hari, ia membaca berita serupa.

Tanpa pikir panjang, Julianto mengumpulkan koleganya di Surabaya untuk membahas pembangunan sekolah. ”Apapun yang terjadi, sekolah itu harus dibangun sekarang,” katanya waktu itu.

Sekolah dan asrama itu pun dapat dibangun dengan dana sumbangan dari rekan-rekan Julianto dan uang pribadi. Kebetulan tahun 2001-2005 Julianto mendapat bonus 300 persen per tahun. Di perusahaan, Julianto kini menjadi distributor dengan tingkatan tertinggi, Royal Crown.

Saat sekolah itu berhasil dibangun lebih cepat dari yang diimpikan, Julianto merasa takjub. Ia menyebut sekolah yang berawal dari gagasan mustahil itu sebagai karya Tuhan.

Belajar hidup

Sistem pendidikan SMA SPI memakai kurikulum umum. Namun, siswa sebanyak mungkin tak belajar di kelas karena kelas akan memenjarakan imajinasi dan kreativitas siswa. Mereka banyak belajar di kebun atau pendopo di lingkungan sekolah.

Dengan misi menanamkan jiwa toleransi, ada lima guru agama berbeda di sini. Namun, dalam setiap perayaan hari besar agama, siswa yang tak merayakan ikut membantu. Mereka dilatih menghargai cara berdoa dan keyakinan pemeluk agama lain.

Keistimewaan lain yang dirasakan siswa adalah kesempatan studi banding ke luar negeri. Siswa diajak Julianto ke Singapura, China, Makao, dan Hongkong. ”Tak semua siswa ikut, hanya 13-17 siswa terpilih.”

Di luar negeri, siswa belajar melihat cara hidup orang lain. Misalnya, kerja keras para pedagang di China atau cara berjalan para pekerja di Singapura yang cepat. Julianto berharap, hal-hal positif itu dapat dicontoh dan kelak siswa pun menularkannya kepada masyarakat.

Setelah lulus, para siswa tak wajib menjadi entrepreneur. Mereka bebas menentukan profesi sesuai dengan bakat. Sekolah hanya memancing bakat mereka dan mengarahkan. Namun, banyak siswa yang lalu mengembangkan usaha seperti makanan ringan dan biro perjalanan.

Daya tarik SMA SPI itulah yang membuat banyak orang tua ingin menyekolahkan anaknya di sini. Pada penerimaan siswa baru angkatan pertama, tahun 2007, hanya ada 27 siswa. Mulai tahun 2012, kuota ditingkatkan menjadi 40 siswa, tetapi pendaftar mencapai 150 orang.

Penerimaan siswa juga dibantu jaringan Julianto dalam bisnis MLM yang tersebar di Indonesia. Sesuai namanya, sekolah itu bertujuan memberikan semangat dan harapan bagi anak yatim piatu dan tak mampu. SMA SPI juga mematahkan pola lama bahwa hanya anak pandai yang mendapatkan beasiswa. Jika sekolah seperti ini tersedia di banyak daerah, setiap pagi anak-anak akan berseru lantang, ”Selamat Pagi Indonesia!”

Sumber:

http://www.kaskus.co.id/thread/512aa7137e1243fa01000001/julianto-eka-putra-ajarkan-toleransi-lewat-sekolah-gratis/1

http://smaspi.blogspot.co.id/2012/06/kampoeng-kidz-julianto-eka-putras-story.html

http://hdabangherrys.blogspot.co.id/2010_11_01_archive.html

 

Sampai tahun 2011 tiap tahun sekolah ini menerima 30 anak, tahun 2012 – 2014 menerima 40 anak karena baru ada satu gedung tingkat yang menampung baik anak putra maupun putri. Tahun 2015 sekolah ini menerima 70 anak karena satu gedung tingkat baru untuk anak putri selesai dibangun. Kini menampung 142 anak dan 40 anak yang sudah lulus tapi tak tahu pulang ke kampung mau usaha apa. Ke-40 anak ini masih perlu bekal tambahan entrepreneurship.

 

?????????????

Latar belakang: Gedung bertingkat, asrama putri. Latar depan: lapangan dan fasilitas teater.

Angkatan I SMA SPI

Siswa angkatan I SMA SPI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. “Kami bersatu. Kami optimis menatap masa depan.”

 

Proporsi anak putri sekitar 55% dan anak putra 45%. Mengapa lebih banyak anak putri? Karena, lebih banyak anak putri yang melamar. Jumlah guru 23 orang. Jumlah anak yang masih bersekolah di SMA ini sebanyak 142 orang. Jumlah ini ditambah 40 anak yang telah lulus SMA tapi masih ingin memperdalam penguasaan soal entrepreneurship, soal bisnis agar lebih percaya diri merintis usaha setelah kembali ke kampung halamannya

Kriteria penilaian siswa

?????????????

Pak Didiek, wakil kepala sekolah yang kami temui dalam kunjungan singkat ini. Pak Didiek menjalani pendidikan tinggi selama 4 tahun di Solo, 2 tahun di Australia, lalu 2 tahun di Malang. Hidupnya didedikasikan untuk mendidik anak-anak bernasib kurang beruntung agar mengubah nasib masa depannya.

Menurut Pak Didiek, SMA SPI tetap melaksanakan Kurikulum 2006 (KTSP 2006). Sekolah ini kurang sepaham dengan Kurikulum 2013, khususnya soal penilaian siswa. Karena, guru dituntut menilai siswa selagi mengajar dan terlalu dibebani administrasi penilaian. Dari pengalaman mendidik siswa, sekolah ini berpendapat, menilai siswa sebaiknya menerapkan kriteria sesuai dengan tujuan sekolah ini. Penilaian pun dilakukan dalam rentang waktu yang panjang. Kriteria penilaian siswa disingkat dengan akronim PAKSA, yaitu Pray, Attitude, Knowledge, Skill, Action.

?????????????

 

?????????????

Akronim kriteria penilaian pada baju kaus: PAKSA

 

Pray: Anak dibiasakan berdoa pribadi dan bersama-sama. Tiap pagi dan malam, 2 x sehari anak-anak berdoa bersama menurut agamanya masing-masing. Ada 5 guru untuk tiap agama yang siap memberi bimbingan.

Attitude: Sikap dan nilai-nilai yang penting agar menjadi insan berkarakter.

Knowledge: Pengetahuan akademis yang dinilai dari rapor.

Skill: terutama yang penting untuk menjadi entrepreneur.

Action: Jangan suka omong tanpa tindakan. Yang penting rajin. Praktik. Kerja.

?????????????

Latar depan: Bangunan yang menampung asesori yang dibutuhkan untuk pentas teater. Sekolah ini menekankan seni drama, seni pentas teater. Banyak pentas yang menunjukkan semangat nasionalisme, cinta bangsa dan tanah air. Para siswa mengatur sendiri, menjadi koreografer aneka-pentas.

?????????????

Asesori teater

?????????????

Asesori teater

Sekolah ini menyediakan fasilitas dan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dan entrepreneurship dalam 12 divisi usaha, antara lain:

  • Pertanian, tanam-menanam
  • Peternakan kelinci, kambing, ayam, burung
  • Perikanan: ikan lele, ikan nila, dan jenis ikan lain
  • Restoran
  • Air isi ulang
  • Pemasaran
  • Merchandise: Jual suvenir dan oleh-oleh
  • Outbound
  • Event organizer (EO)
  • Tour & travel
  • Perhotelan: penginapan

Ke-12 divisi usaha itu dimaknai sebagai Laboratorium Enterpreneuership. Menurut Pak Julianto, hadangan ekonomi atau keuangan menjadi masalah bagi siswa SMA ini bila mereka ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Karena itu, pendidikan di SMA ini merupakan pendidikan terminal, terakhir untuk terjun ke dunia kerja. Karena itu, sekolah ini membekali siswa dengan kecakapan hidup (life skills), yaitu kemampuan untuk memenangkan kehidupan, dan entrepreneurship, yaitu kemampuan menjadi seorang pengusaha. Melalui cara ini, kata Pak Julianto, kami memiliki kerinduan uinuk bisa melihat adik-adik ini bisa membangun kehidupannya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Untuk keperluan PRAKTIK LIFE SKILLS dan ENTERPRENEURSHIP yang dipelajari, SMA SELAMAT PAGI mendirikan LABORATORIUM bernama KAMPOENG SUCCEZZ dan KAMPOENG KIDZ.

Melalui sarana laboratorium yang ada, para siswa bisa belajar mempraktikkan:

  1. Bagaimana menjadi customer service.
  2. Bagaimana menjadi seorang sales dan marketing.
  3. Bagaimana menjadi seorang petugas administrasi dan accounting.
  4. Bagaimana proses membangun dan mengelola sebuah kedai (kantin-tempat makan).
  5. Bagaimana menjadi seorang event organizer (EO) yang baik.
  6. Bagaimana melaksanakan hospitality (menerima tamu) melalui pengelolaan rumah tamu yang ada (guest house).
  7. Bagaimana melayani orang lain dengan baik.
  8. Bagaimana menjadi seorang team player yang baik.
  9. Bagaimana menjadi seorang supervisor yang baik.
  10. Bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.

Sumber: http://www.selamatpagiindonesia.org/?module=academic&ID=5

?????????????

Tulisan pada bagian belakang baju kaus menunjukkan bahwa SMA SPI menggembleng siswa agar menjadi lulusan yang nanti mampu menjadi insan yang berguna (a valuable person) bagi masyarakat sekitarnya.

Untuk itulah, sebagai bekal hidup mereka, SMA Selamat Pagi Indonesia  memberikan fasilitas pembelajaran selain akademis juga tidak kalah penting pada pembelajaran life skills. Sebagai bagian tak terpisahakan, Yayasan menyediakan laboratorium Entrepreneurship, yaitu Transformer Center yang merupakan wadah bagi siswa-siswi SMA Selamat Pagi untuk belajar dengan model Experiential Learning.

Dalam Transformer Center ada beberapa unit usaha, yang dibangun sejak tahun 2009. Beberapa unit usaha itu, antara lain:

1. KAMPOENG KIDZ : Penyedia program edukatif untuk anak-anak.

Gambar Kampoeng Kidz

2. KAMPOENG TEENZ : Penyedia program edukatif untuk remaja.

Gambar Kampoeng Teens3. KAMPOENG SUCCEZZ : Penyedia program edukatif untuk mahasiswa dan profesional.

Gambar Kampoeng Profezzional

?????????????

 

?????????????

Baju kaus Kampoeng Kidz

3. PRODUCTION : Bidang usaha penghasil produk snack dan  minyak angin aroma teraphy.

Gambar production

4. LEARNING CENTER ACCOMODATION : Usaha penginapan untuk keluarga dan akomodasi training.

Penginapan SMA SPI

 

5. EAGLE TOUR & TRAVEL : Penyedia perjalanan wisata (tour and travel).

Eagle Tour

 

6. MERCHANDISE : Outlet penjualan suvenir dengan ribuan jenis produk lokal dan impor.

?????????????

 

7. ZPRING : Usaha air minum isi ulang dengan standar keamanan resmi.

8. RESTO : Usaha kuliner makanan tradisional Indonesia.

9. PERTANIAN & PETERNAKAN : Budidaya ternak kelinci, unggas, kambing, dan merpati serta unit usaha budidaya tanaman sehat berupa sayuran dan buah-buahan.

Anak-anak peternakan

Anak-anak pengunjung bermain dengan kelinci

Bertani SMA SPI

Menanam, menanam, dan menanam guna mencapai cita-cita ketahanan pangan nasional.

 

Berbagai macam usaha ini menjadi bagian pendidikan karakter, karena dengan berbagai kondisi dan permasalahan yang ada, dapat menjadi medan latihan yang luar biasa bagi perkembangan pengetahuan dan kepribadian siswa. Dengan didampingi langsung oleh praktisi-praktisi usaha yang selalu mendukung dan membekali siswa dalam mengoperasionalkan seluruh unit usaha mereka, membuat siswa-siswi SMA Selamat Pagi Indonesia mempunyai bekal teori maupun praktik.

Selain itu, siswa pun dididik agar peduli kepada masyarakat sekitar, terutama orang miskin di lingkungan sekitar sekolah. Dengan berbagai cara mereka terjun berbaur ke masyarakat setempat dan membantu orang yang susah. Ada ibu yang dibantu merasa terharu. Karena, anak-anak ini adalah anak yatim piatu atau anak keluarga miskin namun berhati mulia masih ingin membantu kami yang susah.

Para siswa dididik untuk memberi dari kekurangan, bukan dari kelimpahan.

 

Keceriaan di SMA SPI

Keceriaan, kegembiraan memperlancar kerja otak

 

Sumber: http://kampoengkidz.com/study-banding/

?????????????

Sari yang mengantar kami

Sari adalah siswa kelas II, muslim, berasal dari Malang. Orang tuanya masih lengkap namun tergolong keluarga kurang mampu. Ia dipanggil Pak Didiek dan diminta tolong mengantar kami berkeliling melihat kegiatan dan fasilitas sekolah ini. Seperti telah diduga, ia mengucapkan selamat pagi padahal hari sudah siang menjelang sore. Berjabat tangan dan menempelkan tangan kanan kami ke pipi. Bicaranya lancar, ceria, percaya diri. Ia bercita-cita menjadi reporter. Sering terucap dari mulutnya: “Semua ini karena kemurahan hati Tuhan.” Kata Sari, “Teman-teman dari luar Jawa pada awalnya belum mengerti bahasa Jawa. Tapi, kemudian bisa mengerti dan akhirnya bisa juga berbahasa Jawa.”

Waktu hendak berpisah, kami ingin memberi uang sekadarnya tapi ditolak dengan halus. Kemudian, kami tahu bahwa para siswa di sekolah ini dididik untuk tidak menerima uang dari orang lain. Walau berasal dari keluarga miskin, mereka dididik untuk tidak bergantung kepada pemberian orang. Harus percaya diri untuk mencari uang dengan kemampuan sendiri, melalui bekerja, melalui berwirausaha, melalui usaha berbisnis. Luar biasa!

20160116_161537

 

20160116_154707

Fasilitas kantin. Tiap anak yang datang untuk belajar dan bermain di Kampoeng Kidz, Kampoeng Teens atau Kampoeng Succezz membayar Rp 150 ribu, termasuk makan siang di kantin ini.

?????????????

Rumah produksi. Di rumah produksi ini siswa belajar antara lain membuat keripik snack dan minyak angin untuk terapi.

 

20160116_154851

 

20160116_154902

20160116_155344

20160116_154925

20160116_154920

Fasilitas budidaya burung puyuh

20160116_155333

Budidaya merpati

?????????????

 

?????????????

Budidaya anggsa dan mentok (sejenis ayam)

20160116_155243

20160116_155234

?????????????

Budidaya ayam negeri

 

20160116_155516

 

?????????????

 

?????????????

Budidaya ikan

 

?????????????

Tempat orang tua atau pengantar anak duduk santai ketika anak belajar sambil bermain

 

20160116_155105

20160116_155057

Budidaya kambing

 

20160116_155035

20160116_155031

Budidaya kelinci sekaligus menjadi ajang anak-anak pengunjung belajar memberi makan kepada kelinci dan bermain-main dengan kelinci.

20160116_154940

20160116_154937

Budidaya burung gelatik

 

?????????????

Kolam pada latar depan kiri adalah kolam yang dimanfaatkan untuk kegiatan bertualang, adventure anak-anak pengunjung yang ingin belajar sambil bermain.

20160116_160936

20160116_160932

Pertanda jalinan kerja sama dengan perusahaan. Isi tulisan ini adalah ucapan terima kasih dari anak-anak SMA SPI kepada kakak-kakak AO BCA yang menyumbang anakan pohon jambu, sebagai perwujudan cinta dan kasih sayang kepada mereka. Berharap pohon jambu ini bakal berbuah lebat dan dapat dinikmati banyak orang.

20160116_161107

20160116_155504

20160116_161318

Bercocok tanam dengan teknik pertanian organik

20160116_161002

Budidaya cendawan

20160116_162155

Kolam ikan dan kolam sebagai arena adventure (petualangan) anak-anak pengunjung

20160116_161923

Anak-anak pengunjung dapat belajar menangkap ikan

20160116_161916

Budidaya pohon buah-buahan

20160116_161709-1

Dua siswa putra: Kiri: dari Jogja. Kanan: dari Madura. Sehat, ceria, optimis menatap masa depan.

 

20160116_161612

Fasilitas rumah ibadah yang sedang dibangun. Untuk tiap agama dari 5 agama dibangun satu rumah ibadah.

 

20160116_161149

Dalam perjalanan keliling diantar Sari, kami bertemu dengan Wayan yang berasal dari Lampung, telah lulus SMA tapi masih ingin belajar lebih banyak tentang marketing (pemasaran) di sekolah ini. Sari tertawa, kok bisa ya ketemu kamu yang pakai baju kaus yang sama. Hahaha.

20160116_154833

Tempat anak-anak pengunjung belajar bercocok tanam

20160116_155758

Kedua siswa ini berpraktik melayani konsumen di Kidz Corner. Anak-anak pengunjung mengambil “uang” Kampoeng Kidz untuk membeli alat dan bahan, lalu membuat desain dan membuat karya seni dan kerajinan sendiri, seperti lukisan, bingkai lukisan, kalung dan gelang hiasan, tas, topi, dan rumah-rumahan 3 dimensi. Hasil karya ini dijual dengan harga yang ditentukan kedua siswa ini.

20160116_161801

Siswa ini menjelaskan cara dan proses mengambil “uang” Kampoeng Kidz kepada anak pengunjung, menciptakan desain atau karya buatan sendiri, lalu dijual. Kerja siswa ini dihargai dengan diberi imbalan uang yang dihitung untuk menambah tabungan Rp 100 000 – Rp 150 000 per bulan. Betapa indah belajar mencari uang untuk pemenuhan kebutuhan pribadi. Dari tabungan ini, siswa dapat mengirim uang kepada orang tua atau saudaranya ataupun mengirim ke adiknya agar bisa bersekolah di kampung halaman. Luar biasa!

 

Craft 4

Craft 3

Craft

Alat dan bahan untuk membuat desain dan karya sendiri

 

20160116_161033

20160116_161115

Anak-anak ini bermain memanen buah-buahan didampingi siswa SMA ini dan orang tua anak yang memakai topi petani.

 

Adventure di SMA SPI

20160116_161051

20160116_161048

Tempat anak-anak pengunjung belajar bertualang (adventure).

 

20160116_160745

Wishing Garden, taman harapan. Pengunjung dapat mengungkapkan harapannya di waktu mendatang atau masa depan. Siswa dan pengunjung yang beragama yang sama berdoa bersama menurut agama masing-masing agar harapan dikabulkan Tuhan.

 

20160116_160815

Agama Islam

 

20160116_160811

Agama Katolik

 

20160116_160805

Agama Hindu

 

20160116_160751

Agama Buddha

 

20160116_160757

Agama Kristen

20160116_162033

Tempat kasir

 

20160116_162030

Belajar menjual, bagaimana melayani pembeli dengan ramah.

 

20160116_160407

Kiri: Fang Fang dari Selat Panjang, sebuah pulau di Kepulauan Riau. Kanan: Clara Rima dari Blitar. Ceria, gembira, ramah, optimis. Belajar menjual, melayani konsumen. Ketika uang kembalian dibilang untuk adik saja, mereka menolak dengan halus. Belajar mencari uang dengan keringat sendiri. Tidak bergantung kepada belas kasihan orang dalam perjuangan kehidupan.

 

20160116_160335

Born to be great”. Setiap anak dilahirkan dengan potensi menjadi orang hebat. Sekolah ini menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan potensi anak agar mengubah nasib di masa depan.

20160116_155843

 

20160116_155902

Kae Gita yang berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan, belajar melayani konsumen yang ingin membeli suvenir dan oleh-oleh. Orang tua masih lengkap tapi kurang mampu secara ekonomis untuk menyekolahkan anaknya. Percaya diri untuk berjuang mengubah nasib.

 

20160116_161944

“Hall berkat” ini adalah gedung pertemuan untuk menampung kegiatan seminar, lokakarya, dan training perusahaan atau instansi apapun.

 

20160116_160927

Pak Julianto sedang berbicara memberi motivasi dalam acara di dalam gedung pertemuan ini.

 

20160116_230002

Bagian depan baju kaus sekolah ini: Selamat Pagi Indonesia. Membawa fajar semangat persatuan bangsa.

20160116_230028

20160116_230052

Bagian belakang baju kaus sekolah ini: Menjadi jembatan persatuan bangsa Indonesia dari beragam suku dan agama.

 

Pengumuman pendaftaran siswa baru lewat email dan WhAtsup

Selamat Pagi….

Tahun ajaran 2016-2017 Sekolah Gratis SMA SELAMAT PAGI INDONESIA-Kota Batu kembali membuka pendaftaran siswa baru.

Bagi rekan-rekan dapat merekomendasikan anak-Anak Yatim piatu/yatim/piatu dan tidak mampu di sekitar Anda untuk dapat mengikuti seleksi tahun ajaran ini.
Sedikit hal yang kita bisa lakukan untuk dapat ikut memastikan anak-anak bangsa yang benar-benar sangat membutuhkan pendidikan setingkat SMA, tapi hal itu akan sangat berharga bagi mereka. Kami menerima pendaftaran untuk siswa-siswi dari 5 agama dan dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekolah gratis SMA Selamat Pagi Indonesia akan membiayai mereka dalam pendidikan berikut dengan biaya hidup di asrama Selama 3 tahun.
Informasi selengkapnya dapat menghubungi:

Didik Tri Hanggono 081233005205
Abdy Riskiyanto 085933088017
Risna amalia 081233199919
atau langsung unduh formulir pendaftarannya di www.selamatpagiindonesia.org

Graha Belajar SMA SPI.
Jl. Raya Pandanrejo No. 2 Bumiaji-Kota Batu-Jawa Timur
Telp. 0341-512743

Pentas seni teater

Sekolah ini amat menekankan pendidikan seni drama, seni pentas teater. Perlengkapan dan asesori pentas teater disediakan sekolah. Koreagrafi teater dikembangkan siswa sendiri dan penanganan teater diatur siswa sendiri. Belajar mengorganisasi dan mengembangkan kreativitas.

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Pentas Pesona Sang Garuda

The Chipmunks Penampilan gerak dan lagu enerjik dan lucu

The Chipmunks: Penampilan gerak dan lagu yang enerjik dan lucu

 

My transformation pentas kisah anak-anak SMA SPI

My transformation: Pentas kisah anak-anak kurang beruntung bertransformasi di SMA SPI

 

Studi banding ke luar negeri

Anak-anak yang semula tampak bernasib kurang beruntung mendapatkan kesempatan mengubah nasib melalui pendidikan di SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini memiliki program studi banding bagi para siswa yang memenuhi kriteria untuk mengunjungi negeri-negeri lain, seperti ke Hongkong, Makau, dan Shenzhen di China. Para siswa pun melakukan studi banding dengan menumpangi kapal pesiar terbesar di Asia, yaitu Mariner of the Seas 6 hari 5 malam, untuk mengunjungi Garden by the bay, Orchad Road di Singapura, Penang dan Langkawi di Malaysia, dan James Bond Island, Phuket di Thailand. Pada kesempatan ini siswa melakukan panjat tebing (rock climbing), bermain golf mini, bermain basket, melakukan aktivitas kebugaran fitness, berendam di kolam air panas Jacuzzi, dan makan enak (fine dinning) di atas kapal pesiar Mariner of the Seas. Kata siswa waktu makan enak di atas kapal itu, “Baru tahu bagaimana merasa seperti orang kaya.”

Rasanya seperti mimpi menjadi kenyataan. Bahkan, waktu kecil mereka pesiar ke luar negeri mungkin tak mampir dalam mimpi mereka. Meskipun demikian, di sekolah ini ditekankan:

A dream doesn’t become reality

through magic.

It takes sweat, faith, determination, hard work

and miracles.

(Sebuah mimpi tidak menjadi kenyataan melalui magi. Ia menuntut keringat, iman, ketekunan, kerja keras, dan mujizat).

Kunjungan luar negeri akan membuka wawasan siswa dan diberi peluang mengaati bagaimana kenyataan hidup di negeri orang.

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 3

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 2

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 1

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 4

Dunia tidak selebar daun kelor. Peluang bisnis terbuka lebar asalkan kita jeli membaca dan memanfaatkan peluang.

Amati video

Inilah gambar 5 siswa SMA Selamat Pagi Indonesia yang kami ambil dari Video Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video).

 

Ona dari Maluku SMA SPI

“Saya Ona. Saya berasal dari Maluku. Sejak saya lahir sampai sekarang ini, saya belum pernah melihat wajah ayah saya. Ayah saya sudah meninggal.”

Fatkha dari Jombang SMA SPI

“Saya Fatkha dari Jombang. Sejak ibu saya meninggal, saya terpaksa menjadi pembantu rumah tangga. Supaya saya tetap bisa bersekolah.”

Olfa dari Poso SMA SPI

“Saya Olfa dari Poso. Saat kerusuhan itu terjadi di tanah saya, saya merasa sangat takut. Sejak saat itu, saya mengalami trauma yang sangat dalam. Saat saya berusia 13 tahun, saat itulah ayah saya dipanggil Tuhan.”

Keller dari Papua SMA SPI

“Saya Keller dari Papua. Untuk bisa ke sekolah, saya harus berlari melewati enam sungai dan tiga gunung dan pernah dikejar macan.”

Ien dari Medan SMA SPI

“Saya Ien dari Medan. Orang tua saya sudah tidak ada. Sekarang saya tidak punya siapa-siapa lagi.”

Guna mengenal lebih jauh tentang SMA yang fenomenal ini, bagaimana rasanya menjadi siswa di sekolah ini, dan pengalaman mereka, amatilah video berikut ini:

Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=fpxWEmSfcZM

Our Story 2015 (SMA Selamat Pagi Indonesia). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=c9feXmlsU4k

SMA Selamat Pagi Indonesia Explore with Mariner of The Seas – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=Yv8GwiV-X9M

The Kitchen of Kampoeng Kidz – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=0eEPWcs8D7k

.

Advertorial

Logo CV Sano

CV SANO, Jatibening, Bekasi telah memproduksi dan menjual 4 produk sirup herbal ke seluruh Indonesia dan bahkan Malaysia.

Dari Sano ke Xanthi

Sano mampu menyembuhkan sekitar 50 penyakit (harga per botol 125 mili Rp 60 ribu dari kami sebagai produsen untuk 30 sendok makan atau konsumsi 30 hari; tiap hari hanya 1 sendok makan), Fides sekitar 70 penyakit (Rp 75 ribu), VCO Plus (Rp 85 ribu)  dan Xanthi (Rp 85 ribu) masing-masing sekitar 100 penyakit. Harga pada tingkat agen dinaikkan untuk menutupi ongkos kirim dan kurir, biaya promosi, dan sedikit keuntungan dari jasa melayani konsumen.

Ekstrak kulit manggis kombinasi - Copy

.

Kartu nama Yuni Juli 2015

Iklan

Makna cinta di hari ulang tahun perkawinan untuk suami dan istri

April 29, 2014

love1

“Saya tidak berpura-pura tahu apa itu cinta bagi setiap orang, tapi saya dapat mengatakan kepada anda apa itu cinta bagiku; cinta adalah tahu semuanya tentang seseorang, dan masih ingin bersamanya lebih dari orang lain, cinta adalah mempercayainya sedemikian cukup sehingga anda berani menceritakan semuanya tentang diri anda, termasuk hal-hal yang mungkin memalukan; cinta adalah perasaan nyaman dan aman bersama seseorang, namun ternyata lutut anda masih lemah ketika ia masuk ke dalam kamar dan tersenyum kepada anda.”

“Tiada perasaan yang lebih menghibur dan menenangkan daripada mengetahui anda tepat berada di sebelah orang yang anda cintai.”

“Yang paling indah dari semua hal dalam kehidupan, saya percaya, adalah penemuan seorang manusia lain dengan siapa hubungan seseorang memiliki kedalaman, keindahan, dan sukacita yang berrtumbuh sejalan dengan tahun-tahun yang terus bertambah. Kemajuan cinta dalam hati antara dua insan adalah hal yang paling luar biasa; ia tidak dapat ditemukan melalui upaya mencarinya atau melalui kerinduan penuh gairah terhadapnya. Ini adalah semacam “kecelakaan” ilahi, dan hal yang paling indah dari semua hal dalam hidup.”

“Cinta adalah apa yang membuat dua orang duduk di tengah-tengah sebuah bangku ketika ada banyak ruang di kedua ujungnya.”

 

amy-adams

“Cinta adalah keadaan di mana kebahagiaan orang lain adalah yang terpenting (esensial) bagi anda sendiri.”

“Hari ulang tahun perkawinan kita adalah saat untuk melihat kembali waktu-waktu yang indah yang telah berlalu dan saat untuk melihat ke depan untuk menghidupi mimpi kita bersama.”

“Sebuah kehidupan perkawinan yang sukses menuntut jatuh cinta berkali-kali, tapi selalu kepada orang yang sama.”

 

“Cinta itu ada bila kedua insan lebih peduli kepada yang lain daripada kepada dirinya sendiri.”

“Jika saya memiliki hanya sekuntum bunga tiap kali saya memikirkanmu, saya dapat berjalan selamanya di kebunku.” (“If I had a single flower for every time I think about you, I could walk forever in my garden.”)

 

“Kadang-kadang, bila hanya satu orang yang hilang, dan seluruh dunia terasa sepi.”

“Cinta adalah minuman penyegar terbaik dalam hidup.” (“Love is the best refreshment in life.”)

 snuggie

“Tidak ada lelaki atau perempuan yang benar-benar tahu apa itu cinta yang sempurna sampai mereka bersama-sama dalam hidup perkawinan selama seperempat abad.”

“Rahasia kehidupan perkawinan yang baik adalah mengerti bahwa perkawinan itu haruslah total, perkawinan itu haruslah permanen, dan perkawinan itu haruslah setara.”

“Tak masaah ke mana anda pergi dalam kehidupan, apa yang anda lakukan … yang menjadi masalah adalah siapa yang anda miliki di samping anda.”
“Kita telah berubah selama tahun-tahun berlalu, namun kilau di matamu tetaplah seterang sebelumnya, dan cintaku kepadamu bahkan bertambah kuat.” (“We have changed over the years, but the sparkle in your eyes is as bright as ever, and my love for you is even stronger.”)

“Selalu berdampingan – Tahun demi tahun.” (“Side by side – Year by year.”)

 

The-Obamas

“Kesulitan dalam hidup perkawinan adalah bahwa kita jatuh cinta kepada sebuah kepribadian, tetapi harus hidup dengan sebuah karakter.”

“Cinta dimulai suatu saat, bertumbuh dari waktu ke waktu, dan berlangsung sampai keabadian.”

“Apakah kita bukan seperti dua volume dari satu buku?”

“Pesta perak perkawinan – Sebuah perayaan cinta seterang dan seawet perak.” (“25th Anniversary – A celebration of love as bright and enduring as silver.”)
“Dunia semakin curiga terhadap segala sesuatu yang terlihat seperti kehidupan perkawinan yang bahagia.”
“Kisah cinta sejati tidak pernah berakhir.” (“True love stories never end.”)
“Hari ulang tahun perkawinan: Adalah waktu merayakan keindahan, pemberian, dan berkat dari cinta yang bertahan.”

“Tahu bahwa kamu akan selalu bersamaku pada semua hari esokku, membuat “hari ini”-ku begitu indah.” (“Knowing you will be with me in all my tomorrows, makes my today so wonderful.”)

“Pada hari ulang tahun perkawinan kita ini, kita mungkin tidak punya harta, tetapi kita benar-benar saling memiliki dan itu lebih bernilai daripada apa pun di dunia.”

“Hari ulang tahun perkawinan adalah perayaan cinta, kepercayaan, kemitraan, toleransi, dan ketabahan. Perintah ini berbeda-beda tiap tahun.”

nick-miller-knife

“Aku tidak akan mencintaimu selama sisa hidupmu, tapi selama sisa hidupku.” (“I will not love you for the rest of your life, but for the rest of my life.”)

“Perkawinan adalah memilih seseorang lagi dan lagi untuk dicintai dan dihargai setiap kali fajar menyingsing.”

 

Sumber: http://quotesnphrases.blogspot.com/2006/11/anniversary-sayings.html

 

“Cinta yang teruji melalui pendampingan dan bantuan yang tulus kepada pasangan yang sakit berat bertahun-tahun adalah cinta yang sejati.” (S Belen)

Perkawinan yang awet menuju tujuan hidup dikendalikan “supir mobil” yang selalu menatap ke depan lewat kaca depan yang besar dan hanya sekali-sekali melihat ke belakang melalui dua kaca spion yang kecil. (S Belen)

Cinta itu anggur. Anggur yang baru tidak terlalu nikmat tapi anggur yang sama itu jika semakin lama dijaga dan dipelihara akan terasa semakin nikmat. (S Belen)

cougar-town

“Cinta itu api. Namun apakah ia bakal menghangatkan hatimu atau membakar habis ‘rumahmu’, Anda tak pernah dapat mengatakannya.”
(Jason Jordan)

Bee10

Topik posting yang berhubungan:

Sign of love

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/02/06/kotak-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

 

Advertorial

Sano nature healer - Compressed

Desain polo shirt putih crop 2

Guna lebih mengenal ramuan herbal Sano, kunjungilah posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano bikin awet muda

Kartu nama Yuni 3

.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Analisis SWOT Kurikulum 2013 Semua Jenjang & Solusi Kita

Januari 16, 2014

Anak tendang guru

Guru kencing berdiri, siswa kencing berlari

Perkembangan kurikulum Indonesia

Sejak merdeka sampai sekarang telah berlaku 10 kurikulum di Indonesia. Menurut pendapat saya, kurikulum terbaik adalah Kurikulum 1947 yang berorientasi dan menekankan model sekolah kerja (Arbeit Schule, Do School). Contoh sekolah kerja yang terkenal di tanah air adalah Indonesische Nederland School (INS) di Kayu Tanam (sekitar 60 km utara Kota Padang di pinggir jalan dari Padang menuju Bukittinggi) yang didirikan Mohamad Syafei pada tanggal 31 Oktober 1926.  Pelajaran di sekolah ini menggunakan bahasa Melayu (kemudian menjadi bahasa Indonesia) dan bahasa Inggris. Visi M Syafei adalah bangsa Indonesia bisa memenangkan persaingan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Model sekolah seperti inilah yang dicita-citakan para penyusun Kurikulum 1947 seperti tampak pada dokumen kurikulum yang amat tipis tapi kaya gagasan dan amat substantif menatap masa depan Indonesia. Pelaksanaan belajar aktif pada model sekolah kerja tidak hanya terbatas pada pelajaran rutin tapi sampai kepada menghasilkan produk kerajinan tangan dan prakarya oleh siswa sendiri di bawah bimbingan guru. Implementasi Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 dan desain Kurikulum 2013 tidak menganut orientasi ini. Hanya terbatas pada belajar aktif dalam pelajaran rutin. Sedangkan, pendidikan kewirausahaan sebagai wadah praktik konsep sekolah kerja kurang ditekankan. Gagasan sekolah kerja ternyata masih konsisten dilaksanakan di Finlandia. Siswa belajar membuat kerajinan tangan, menjahit, membuat makanan, membuat barang dari logam, mengutak-atik mesin, belajar fotografi, membuat kreasi dengan menggunakan teknologi informasi. Model sekolah kerja yang telah dimodifikasi sesuai dengan tuntutan zaman menyebabkan prestasi siswanya unggul dalam tes-tes internasional. Strengths (Kekuatan) Kurikulum 2013

  • Pendekatan tematik dilanjutkan ke kelas IV – VI SD. Penetapan ini tepat karena siswa usia SD masih berpikir holistik dan dampaknya adalah penghematan waktu dan tenaga serta pengurangan pengulangan dan tumpang tindih. Hanya harus diingat: Tetap ada mata pelajaran tersendiri karena tidak semua kompetensi dasar (KD) dapat seutuhnya diajarkan melalui pendekatan tematik. Mata pelajaran tersendiri, terutama Bahasa Indonesia dan Matematika harus diajarkan tersendiri juga karena tidak semua KD dapat seutuhnya diajarkan melalui pendekatan tematik. Jika semua KD diajarkan melalui pendekatan tematik, akan terjadi pendangkalan penguasaan kompetensi, terutama kompetensi membaca dan menulis siswa akan lemah. Inilah pelajaran atau hikmah dari implementasi KTSP 2006 yang melalaikan pelajaran tersendiri terutama untuk Bahasa Indonesia dan Matematika.
  • SMP: IPA dan IPS diajarkan / dipelajari secara terpadu. Tidak seluruh KD mata pelajaran dapat diajarkan secara terpadu. Ada KD yang tak bisa dipadukan. Perlu diajarkan tersendiri sebagai mata pelajaran terpisah. Tampaknya pembelajaran terpadu ini sulit dilaksanakan karena guru hanya disiapkan mengajar satu mata pelajaran selama studi di lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK).
  • Penjurusan (dengan istilah peminatan pada Kurikulum 2013) di SMA langsung dimulai dari awal kelas I (kelas X). Kebijakan ini memungkinkan siswa lebih mendalami mata-mata pelajaran jurusan. Namun, porsi jam pelajaran per minggu pada Kelompok A (Wajib) dan Kelompok B (Wajib) yang bersifat umum (bukan peminatan / jurusan) mencapai  24 jam atau 50% dari seluruh beban jam pelajaran per minggu (48 jam). Porsi jam pelajaran per minggu Kelompok C (Peminatan) adalah 24 jam atau 50% dari total jam pelajaran per minggu di SMA. Maksud penjurusan sejak awal untuk mengurangi beban belajar siswa ternyata tidak tercapai.
  • Dimasukkan Pancasila sehingga Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada KTSP berubah nama menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
  • Pelajaran Sastra di SMA dan SMK lebih diperhatikan.
  • Pramuka ditekankan.
  • Imbauan dan dorongan melaksanakan kurikulum melalui belajar aktif karena kurikulum ini menekankan proses.
  • Pendidikan kewirausahaan masuk di SMA dan SMK dalam mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dengan porsi waktu 2 jam pelajaran per minggu.

Senam push up

Weaknesses (Kelemahan) Kurikulum 2013

  • Penekanan pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran. Padahal yang paling efektif melalui proses peneladanan dan pembiasaan, bukan melalui proses pembelajaran. Betapa pun, hal ini cukup baik agar guru tak lupa memperhatikan pengembangan karakter siswa.
  • Mengapa jam pelajaran agama ditambah? Di SD dari 3 menjadi 4 jam dan di SMP, SMA, dan SMK dari 2 menjadi 3 jam. Padahal, seperti pendidikan karakter, pendidikan agama lebih efektif dilakukan melalui proses peneladanan dan proses pembiasaan. Proses pembelajaran hanya mendukung kedua proses itu. Karena itu, sebenarnya untuk pembelajaran agama cukup 2 jam karena hanya dibatasi pada kegiatan belajar agar siswa lebih mendalami ajaran agama. Praktiknya lebih terfokus kepada proses peneladanan dan proses pembiasaan.
  • Memperkuat mata pelajaran perekat bangsa -> OK setuju. Tapi mengapa hanya dibatasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKn, Agama, dan Matematika? Mengapa IPS, terutama Sejarah tidak masuk? Malah digabungkan ke PPKn? Kalau Matematika sebagai mata pelajaran universal yang berlaku untuk semua bangsa di dunia masuk, mengapa IPA tak dimasukkan padahal IPA adalah mata pelajaran universal juga?
  • Alasan Mendikbud mengubah kurikulum (KTSP 2006) adalah deradikalisasi bangsa Indonesia yang terjebak dalam konflik vertikal dan horisontal dan ancaman terorisme. Namun, penekanannya justru kepada mata-mata pelajaran “perekat bangsa” tanpa didukung dan diikat oleh konsepsi substantif, seperti pendidikan lintas budaya atau pendidikan multikultural (multicultural education). Tak mungkin tercipta kehidupan yang damai di Indonesia jika masih ada konflik antar-agama dan konflik antar-aliran dalam satu agama.  Motif deradikalisasi malah dilakukan melalui penambahan jam pelajaran agama, bukan melalui membuka peluang bagi siswa untuk mengenal tradisi agama-agama lain selain agamanya agar menghargai agama lain. Bahkan, Kompetensi 1 yang harus mewarnai berbagai KD semua mata pelajaran malah menekankan agar siswa menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang dikutip dari Kakawin Sutasoma karangan Mpu Tantular sekitar abad ke-14 Masehi justru mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha. Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali? Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal. Terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran. Apakah isi kurikulum pendidikan agama 2013 menekankan toleransi dengan penganut agama lain?
  • Menambah jumlah jam pelajaran per minggu: SD 4 jam, SMP 6 jam, SMA 2 jam, dan SMK menjadi 48 jam per minggu (24 jam atau 50% untuk kelompok mata pelajaran A dan B) -> Alasan tak jelas. Perbandingan antar-negara tidak jelas. Finlandia malah nomor I di dunia padahal jumlah jam pelajarannya sedikit. Yang penting pelajaran menyenangkan atau tidak. Faktor metodologi lebih penting daripada lamanya waktu. Indonesia: Jumlah hari belajar efektif termasuk yang tertinggi di dunia, sama dengan Korea Selatan.
  • Jumlah mata pelajaran masih banyak. Dikurangi tapi mengapa jumlah jam per minggu ditambah menjadi tertinggi di dunia? Di SD jumlah mata pelajaran dikurangi dari 10 menjadi 8 tapi jumlah jam per minggu ditambah dari 32 menjadi 36 jam (ditambah 4 jam di kelas IV, V, dan VI). Kalau tambahan 4 jam ini dikonversi dengan patokan 1 mata pelajaran 2 jam per minggu, jadinya jumlah mata pelajaran dalam pelaksanaan konkret di lapangan ditambah 2 mata pelajaran sehingga sama saja dengan 10  mata pelajaran dalam KTSP 2006. Jadinya bertambah 2 mata pelajaran dari sudut pandang waktu dalam Kurikulum 2013. Di SMP jumlah mata pelajaran dikurangi dari  12 menjadi 10 mata pelajaran tapi jumlah jam per minggu ditambah dari 32 menjadi 38 jam (ditambah 6 jam). Kalau tambahan 6 jam ini dikonversi dengan patokan 1 mata pelajaran dengan 2 jam per minggu, jadinya jumlah mata pelajaran dalam pelaksanaan konkret di lapangan ditambah 3 mata pelajaran sehingga sama saja dengan 13 mata pelajaran. Jadinya bertambah 1 mata pelajaran dari sudut pandang waktu dalam Kurikulum 2013. Di SMA jumlah mata pelajaran dikurangi dari  18 menjadi 16 dan 15 mata pelajaran tapi jumlah jam per minggu ditambah dari 38 menjadi 42 jam di kelas II dan III (ditambah 4 jam). Kalau tambahan 4 jam ini dikonversi dengan patokan 1 mata pelajaran 2 jam per minggu, jadinya jumlah mata pelajaran dalam pelaksanaan konkret di lapangan ditambah 2 mata pelajaran sehingga menjadi 18 dan 17 mata pelajaran. Jadinya di SMA sebenarnya jumlah mata pelajaran hampir sama dari sudut pandang waktu dalam Kurikulum 2013. Di SMK jumlah jam pelajaran per minggu bertambah dari 42 atau 44 menjadi 48 jam per minggu (ditambah 6 atau 4 jam). Kalau dikonversi jadinya bertambah 3 atau 2 mata pelajaran.

Total jam pelajaran berbagai negara

Total jam pelajaran di Finlandia sedikit, nomor 2 tersedikit namun prestasi siswanya unggul di peringkat atas pada tes-tes internasional. Non multa sed multum (makin sedikit makin baik) Mengapa Kurikulum 2013 menambah jam pelajaran? Apakah dengan belajar lebih lama anak Indonesia akan lebih pintar?

Finnish lessons

Pelajaran dari Finlandia:

“Lebih sedikit tes, lebih banyak belajar”

“Lebih banyak kreativitas, lebih kurang standardisasi”

“Pencegahan, bukan perbaikan”

“Anak-anak harus bermain”

  • Dengan dihapuskannya muatan lokal pada Kurikulum SD 2013, jam muatan lokal yang biasa diisi dengan pelajaran bahasa Inggris kehilangan kapling. Ini adalah satu kemunduran karena semakin banyak negara di dunia telah memasukkan pelajaran bahasa Inggris sejak SD, seperti Korea Selatan, Jepang, RRC, Arab Saudi, Suriah, Israel, Belanda, Prancis, dan Jerman.
  • Khusus mengenai bahasa asing kedua atau bahasa asing lainnya di SMA, pada Kurikulum 2006 bahasa asing lain selain bahasa Inggris, seperti bahasa Jerman, bahasa Prancis, Bahasa Jepang atau bahasa Mandarin diajarkan selama tiga tahun, dari kelas X s.d. XII. Sayang, dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa asing lainnya itu dihilangkan Hanya diajarkan untuk peminatan bahasa. Ini amat merugikan negeri kita dalam persaingan global di abad ke-21. Di negara lain yang selama ini memenangkan persaingan ekonomi global, bahasa asing kedua, bahkan ketiga diajarkan selama 3 tahun di SMA. Dampak lainnya adalah pemecatan guru-guru bahasa asing lain di SMA. Nanti jika kurikulum berubah, sekolah sulit lagi mencari guru bahasa asing lain.
  • Pada sejumlah mata pelajaran, umumnya materi / kompetensi cenderung“sama” dengan Kurikulum 2006 (KTSP). Pertanyaan yang wajar diajukan adalah mengapa diganti?
  • Dari segi jumlah KD pada KTSP 2006 dalam Kurikulum 2013 terjadi “pembengkakan” jumlah KD. Jumlah KD total menjadi bertambah sebagai akibat digantikannya standar kompetensi dengan 4 kompetensi inti.
  • Kompetensi inti I yang berciri religius, yaitu menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya harus tercermin pada beragam KD mata-mata pelajaran membawa konsekuensi yang serius. Misalnya, contoh KD Biologi SMA. Kelas X: 1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem, dan lingkungan hidup. Kelas XI: 1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang struktur dan fungsi sel, jaringan, organ penyusun sistem dan bioproses yang terjadi pada makhluk hidup. Kelas XII: 1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang struktur dan fungsi DNA, gen dan kromosom dalam pembentukan dan pewarisan sifat serta pengaturan proses pada makhluk hidup. Dalam pembelajaran Biologi misalnya dibahas tentang teori evolusi Charles Darwin yang berkaitan dengan asal usul manusia. Dari mana manusia berasal? Bagaimana proses penciptaan manusia? Nah, di sini bisa timbul persoalan jika guru Biologi membawa interpretasi agama guru yang bersangkutan. Kita tahu bahwa ajaran tentang penciptaan manusia itu berbeda-beda menurut agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Siswa yang tidak kritis dapat mengalami konflik kognitif karena terpengaruh oleh pandangan agama guru yang berbeda agama.
  • Kewirausahaan kurang ditekankan. Hanya eksplisit di SMA dan SMK dengan alokasi waktu 2 jam per minggu. Tidak tergambar dalam tujuan jenjang sekolah, tujuan kurikuler mata pelajaran. Walaupun hanya 2 jam per minggu pendidikan kewirausahaan sebenarnya dapat diintegrasikan dengan mata-mata pelajaran yang relevan. Misalnya, siswa memelihara ikan, ayam, kambing. Atau, siswa menanam sayur mayur atau tanaman penghasil buah. Praktik pendidikan kewirausahaan dapat diambil dari jam pelajaran Biologi dan Kimia sebagai aplikasi proses biologis dan kimiawi, dari jam pelajaran Ekonomi dan Akuntansi sebagai aplikasi konsep kebutuhan dan harga, promosi produk, dan pembukuan, serta jam pelajaran Matematika untuk menghitung selisih modal dan keuntungan. Orientasi ini tidak tampak dalam KD berbagai mata pelajaran.
  • Di SD penggabungan IPA ke terutama Bahasa Indonesia dan IPS ke terutama PPKn di kelas I – III bermasalah karena mengurangi penguasaan kompetensi siswa dalam mata pelajaran IPA dan IPS. Pengintegrasian semua mata pelajaran ke dalam tema-tema dengan menganut pendekatan tematik dari kelas I s.d. VI baik untuk mengurangi pengulangan dan tumpang tindih KD yang tak perlu. Namun, karena pemilihan tema dilakukan Pusat dan tema-tema yang dipilih masih umum serta tema-tema itu dituangkan ke dalam buku pelajaran, adaptasi dengan tema-tema dari lingkungan sekitar siswa menjadi terhambat. Padahal, di berbagai Negara pemilihan tema konkret dilakukan guru kelas atau guru mata pelajaran.
  • Mata pelajaran IPA dan IPS SMP yang terintegrasi menurunkan penguasaan siswa. Padahal, gurunya adalah spesialis mata pelajaran terpisah sesuai dengan jurusan studinya di fakultas keguruan universitas. Seharusnya dibenahi lebih dulu kurikulum di lembaga pendidikan tenaga kependidikan barulah dilakukan perubahan di lapangan.

tz-intro-o

Albert Einstein pernah tidak lulus ujian nasional SMA sehingga ia terpaksa tinggal kelas. Ketika berbaring di sakit ia diberi hadiah sebuah kompas. Dari sini bermula rasa ingin tahu Einstein tentang hukum yang mengatur alam semesta dan akhirnya mengantarnya meraih hadiah nobel Science dan menemukan Teori Relativitas yang menjadikannya sebagai tokoh ilmuwan terhebat selama milineum kedua. Sanggupkah kita menumbuhkembangkan “ilmuwan muda” (young scientist) jika kurikulum IPA kurang mendapatkan prioritas di SD dan SMP?

  • Pendekatan komunikatif pembelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sejak Kurikulum 1994 sampai dengan KTSP 2006 diganti dengan pendekatan teks, padahal pendekatan teks itu adalah satu bagian dari pendekatan komunikatif. Dampaknya adalah penguasaan keterampilan-keterampilan berbahasa akan menurun. Padahal, di berbagai negara yang maju di bidang pendidikan, pendekatan komunikatif tetap dipakai.
  • Keberatan silabus kembali disusun oleh Pusat dalam pengembangan Kurikulum 2013 adalah wajar. Mengapa tugas guru mengembangkan silabus diambil alih oleh Pusat? Padahal, pada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2003 dan KTSP 2006 telah 10 tahun guru dibiasakan. Di berbagai negara yang maju di dunia silabus tidak disusun Pusat tapi diserahkan kepada guru agar disesuaikan dengan kemampuan dan konteks siswa.
  • Instruktur Kurikulum 2013 SMK di DIY, Aragani Mizan Zakaria menyatakan, banyak guru SMK menilai isi materi buku pelajaran Bahasa Indonesia dan Sejarah terlalu sederhana. Guru SMK kelas X untuk 2 mata pelajaran ini menilai isi buku itu tidak sebanding dengan tujuan pembelajaran. Para guru dituntut mendorong siswa SMK membangun pola pikir untuk memecahkan masalah, mengelola kelompok kerja, dan menginisiasi penemuan baru. “Mereka menilai isinya terlalu biasa-biasa saja,” kata Kepala SMKN 2 Depok, Sleman. (http://koran.tempo.co/konten/2013/07/30/317395/Guru-Kritik-Panduan-Kurikulum-2013)

1243328602_school-abuse

Opportunities (Peluang) Kurikulum 2013

  • Kurikulum 2013 melanjutkan penekanan kepada metodologi belajar aktif yang telah dimulai sejak Kurikulum 1984, diteruskan pada Kurikulum 1994, Kurikulum Berbasis Kompetensi 2003, dan KTSP 2006. Kompetensi inti ketiga dan keempat mewadahi penekanan ini yang tercermin pada rumusan KD berbagai mata pelajaran. Kalau pendekatan ini konsisten dilakukan guru dari TK, SD sampai dengan SMA / SMK, para guru sebagai pemegang monopoli informasi dalam paradigma  pembelajaran berpusat kepada guru akan beralih ke peran guru sebagai fasilitator dalam paradigma pembelajaran berpusat kepada siswa. Harapan ini bisa tercapai jika lembaga pendidikan tenaga kependidikan menerapkan metodologi belajar aktif dan para guru dibina secara berkelanjutan melalui inservice training yang menekankan praktik langsung tanpa teori berlebihan.
  • Penetapan IPA dan IPS di SMP diajarkan / dipelajari secara terpadu dalam jangka panjang akan mendorong fakultas keguruan mengubah kurikulumnya agar calon guru IPA dan IPS disiapkan sebagai guru bidang studi, bukan guru spesialis mata pelajaran tersendiri.
  • Pejurusan di SMA dari awal kelas I (kelas X) memungkinkan siswa lebih mendalami mata-mata pelajaran peminatan. Yang masih mengganggu adalah porsi mata-mata pelajaran Kelompok A dan B yang bersifat umum yang masih mencakup 50% waktu. Saran kami adalah kepala sekolah dan guru dapat memodifikasi alokasi waktu yang ditetapkan secara nasional dalam Kurikulum 2013 dan dapat pula mengajarkan dengan sistem blok, misalnya Sejarah diajarkan secara intensif dalam waktu 1 – 2  bulan saja sehingga waktu yang tersisa dapat digunakan untuk memperdalam penguasaan mata pelajaran peminatan.
  • Penekanan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka amat efektif untuk mengembangkan karakter siswa asalkan dilaksanakan secara serius dan konsisten.
  • Munculnya kewirausahaan dalam mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMA dan SMK merupakan langkah awal agar sekolah mulai memperhatikan pendidikan kewirausahaan yang dapat dilakukan dengan melibatkan guru-guru mata pelajaran yang relevan, seperti Biologi, Kimia, Ekonomi dan Akuntansi, dan Matematika serta mata-mata pelajaran yang relevan di SMK.

4a962ca7_771382cf_4a94a84d_58770434_1245515314_200906210131032906222601_01

Threats (Ancaman) Kurikulum 2013

  • Yang terpenting adalah pembenahan sistem pendidikan secara menyeluruh. “Quality is the result of the system”. Mutu adalah hasil dari sistem. (Edward Demings). Kalau sistem pendidikan guru, rekrutmen guru, prioritas alokasi dana bagi daerah dan sekolah yang tertinggal, manajemen kepala sekolah dan dinas pendidikan, format evaluasi dan ujian nasional, inservice training bagi guru tidak dibenahi, perubahan kurikulum hanyalah isapan jempol, akan sia-sia.
  • Peningkatan mutu pendidikan, prestasi belajar siswa tidak hanya bergantung kepada perubahan kurikulum. Yang lebih penting adalah mengubah mindset guru, paradigma dan kebiasaan guru dari guru sebagai pusat menjadi siswa sebagai pusat dalam proses pembelajaran. Harapan ini akan tercapai jika induksi inovasi ditekankan pada lembaga pendidikan tenaga kependidikan dan sistem inservice training guru dan kepala sekolah dilakukan secara kontinu dengan menekankan praktik dan dilanjutkan dengan inhouse training guru dan kepala sekolah di tiap unit sekolah.
  • Kurikulum yang dikendalikan buku teks (textbook-driven curriculum) dalam pelaksanaan yang selama ini dianut sampai dengan pencetakan buku pelajaran pemerintah yang berbarengan dengan pengembangan kurikulum akan membuat guru kurang kreatif, hanya berperan sebagai penyampai isi buku pelajaran. Padahal, implementasi kurikulum yang berhasil didukung oleh pemanfaatan beragam sumber belajar, seperti pengalaman siswa, lingkungan sekitar, produk cetakan, program audiovisual, serta internet. Buku pelajaran hanyalah satu sumber belajar.
  • Format ujian nasional yang masing berkutat kepada bentuk soal pilihan ganda akan mengkerdilkan capaian kurikulum. Karena, guru cenderung memilih jalan termudah dengan menekankan hafalan dan latihan soal kepada siswa. Belajar aktif yang didengungkan Kurikulum 2013 akan ditinggalkan para guru demi mengejar target lulus ujian nasional. Hanya kompetensi pada tingkat kognitif rendah yang ditekankan para guru. Pengembangan kompetensi psikomotor serta sikap dan nilai akan diselepekan para guru.
  • Walaupun guru adalah ujung tombak pendidikan, tanpa kepala sekolah yang baik ujung tombak itu akan tumpul dan tak akan mengenai sasaran. Tanpa pemberdayaan kemampuan kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah, inovasi yang dibawa Kurikulum 2013 hanyalah isapan jempol. Tanpa dukungan manajemen berbasis sekolah yang menekankan transparansi, akuntabilitas, sikap demokratis, kerja sama, dan saling percaya, implementasi kurikulum akan berakhir pada capaian pas-pasan (mediocre).

Struktur program kurikulum Berikut ini disajikan perbandingan struktur program kurikulum SD, SMP, SMA, dan SMK menurut KTSP 2006 dan Kurikulum 2013.

Perbandingan struktur program kurikulum SD 2006 dan 2013

Struktur kurikulum SD 2006 dan 20013

Jumlah mata pelajaran berkurang dari 10 menjadi 8 tetapi jumlah jam pelajaran per minggu bertambah 4, 5, dan 6 jam. Pendekatan tematik yang sebelumnya hanya di kelas I, II, dan III kini diteruskan di kelas IV, V, dan VI. Yang mengkhawatirkan kemampuan berkompetisi di dunia glogal adalah dimasukkannya Ilmu Pengetahuan Alam terutama ke Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial terutama ke Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas I – III SD. Tak ada negara di dunia yang mengambil kebijakan konyol seperti ini.

conquest-of-space2-1954-o

Perbandingan struktur program kurikulum SMP 2006 dan 2013

Struktur kurikulum SMP 2006 dan 2013

Jumlah mata pelajaran berkurang dari 12 menjadi 10 tetapi jumlah jam pelajaran per minggu bertambah 6 jam.

Struktur program kurikulum SMA menurut KTSP 2006

Mata pelajaran SMA Kelas 1 KTSP 2006

Jumlah mata pelajaran 18 dan jumlah jam pelajaran per minggu 38.

Mata pelajaran SMA Jurusan IPA Kelas XI dan XII

Mata pelajaran SMA Jurusan IPS Kelas XI dan XII

Mata pelajaran SMA Jurusan Bahasa Kelas XI dan XII

Mata pelajaran SMA Jurusan Keagamaan Kelas XI dan XII

Khusus mengenai bahasa asing, Kurikulum 2006 mewajibkan siswa SMA mempelajari bahasa asing kedua di samping bahasa Inggris. Mata pelajaran bahasa asing kedua ini hilang dalam Kurikulum 2013. Apakah ini adalah dampak kerja terburu-buru menyusun Kurikulum 2013?

science-o 5

Struktur program kurikulum sekolah menengah Kurikulum 2013

Mata pelajaran pendidikan menengah

7621300-looking-at-difficult-complex-mathematics-equation-on-balckboard

Struktur program Kurikulum 2013 SMA

Struktur program Kurikulum SMA 2013

Struktur program peminatan Kurikulum SMA 2013

Di SMA jumlah mata pelajaran dikurangi dari  18 menjadi 16 dan 15 mata pelajaran tapi jumlah jam per minggu ditambah dari 38 menjadi 42 jam di kelas II dan III (ditambah 4 jam). Kalau tambahan 4 jam ini dikonversi dengan patokan 1 mata pelajaran 2 jam per minggu, jadinya jumlah mata pelajaran dalam pelaksanaan konkret di lapangan ditambah 2 mata pelajaran sehingga menjadi 18 dan 17 mata pelajaran. Jadinya di SMA sebenarnya jumlah mata pelajaran hampir sama dari sudut pandang waktu dalam Kurikulum 2013.

Struktur program Kurikulum 2013 SMK 3 tahun

Mata pelajaran umum SMK 3 tahun Kurikulum 2013

Struktur program Kurikulum 2013 SMK 4 tahun

Mata pelajaran umum SMK 4 tahun Kurikulum 2013

Di SMK jumlah jam pelajaran per minggu bertambah dari 42 atau 44 menjadi 48 jam per minggu (ditambah 6 atau 4 jam). Kalau dikonversi jadinya bertambah 3 atau 2 mata pelajaran. Proporsi waktu untuk mata pelajaran umum (Kelompok A dan B) 24 jam dan untuk kelompok C peminatan 24 jam. Perbandingannya 50% : 50%.

Struktur program Kurikulum 2013 SMK bidang keahlian teknologi dan rekayasa

Mata pelajaran bidang keahlian teknologi dan rekayasa

Struktur program Kurikulum 2013 SMK bidang keahlian teknologi dan informasi

 Mata pelajaran bidang keahlian teknologi dan informasi

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian kesehatan

Mata pelajaran bidang keahlian kesehatan

weird-science-o 4 Kesehatan

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian agribisnis dan agriteknologi

Mata pelajaran bidang keahlian agribisnis dan agriteknologi

296

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian perikanan dan kelautan

 Mata pelajaran bidang keahlian perikanan dan kelautan

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian bisnis dan manajemen

Mata pelajaran bidang keahlian bisnis dan manajemen

education-connection-o 2

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian pariwisata

 Mata pelajaran bidang keahlian pariwisata

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian seni rupa dan kriya

Mata pelajaran bidang keahlian seni rupa dan kriya

high-school-musical-3-1-o

Struktur program SMK Kurikulum 2013 bidang keahlian seni pertunjukan

 Mata pelajaran bidang kealian seni pertunjukan

  Apa solusi kita?

Rincian berikut ini bukanlah peluang Kurikulum 2013. Walaupun kurang ditekankan atau dilalaikan dalam dokumen Kurikulum 2013, sekolah dapat menciptakan sendiri peluang sesuai dengan tuntutan zaman. Ini adalah contoh berpikir di luar kotak (thinking outside the box).

  • Orientasi kepada berpikir kritis dan memecahkan masalah, komunikasi dan kolaborasi, rasa ingin tahu dan imajinasi, kreativitas dan inovasi, inisiatif dan kewirausahaan, serta pengembangan karakter melalui proses peneladanan dan proses pembiasaan.
  • Peralihan dari time-based education kepada penekanan metodologi belajar aktif. Alokasi waktu dalam struktur program Kurikulum 2013 dapat dimofikasi kepala sekolah dan guru guna memenuhi kebutuhan dan kepentingan belajar siswa. Caranya dengan mengurangi jam pelajaran mata pelajaran tertentu dan menambah jam pelajaran lain dan juga memunculkan mata pelajaran yang dinilai amat penting yang tidak ada dalam Kurikulum 2013.
  • Dari orientasi ilmu kepada kecakapan hidup (life skills).
  • Dari pencari kerja ke pencipta kerja melalui integrasi pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum yang berlaku.
  • Dari mendidik anak menjadi konsumen ke arah menjadi produsen.
  • Dari pengajaran berbasis buku teks ke beragam sumber belajar, termasuk teknologi informasi dan komunikasi.
  • Dari penekanan potensi otak kiri ke penekanan potensi otak kanan melalui pengembangan kreativitas sebagai hasil sinergi otak kiri dan kanan.
  • Penerapan hasil penelitian otak ke arah belajar berbasis otak (brain-based learning).
  • Grup perusahaan besar pun diharapkan ikut terlibat merancang kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). “Misalnya kita kontak Astra. Kita nggak mau SMK kita belajar sesuatu yang tidak dipakai pabrik otomotif di sini. Lebih baik kontak dengan mereka kamu pengen kurikulum seperti apa,” jelas Ahok di Balai Kota DKI, Selasa (20/8/2013).
  • Ahok: Bagian Pemprov DKI menyediakan sekolah dan guru. Kurikulumnya diserahkan kepada grup perusahaan otomotif, disesuaikan dengan kebutuhannya. “Daihatsu, Toyota, mobil Eropa seperti apa. Kelas ini urusan Toyota misalnya. Kita adakan kurikulum SMK,” lanjutnya.
  • Kurikulum yang ada masih terlalu umum. Perusahaan masih harus mengadakan pelatihan kepada pekerja barunya.
  • http://news.detik.com/read/2013/08/20/092739/2334759/10/ahok-ingin-gandeng-perusahaan-besar-untuk-rancang-kurikulum-smk
  • Penerapan konsep link & match bisa lebih ditingkatkan dalam penerapan kurikulum SMK.

Berantam

Pendidikan karakter & perkembangan otak Pada Kurikulum 2013 tampak penekanan berlebihan kepada proses pembelajaran sebagai wahana pendidikan karakter. Kurang ditekankan pendidikan karakter melalui proses peneladanan dan proses pembiasaan kepada siswa. Padahal, menurut hasil riset otak terbaru, perkembangan otak anak itu dimulai dari belakang, dari cerebellum untuk koordinasi fisik, lalu ke tengah, yaitu nucleus accumbens untuk memunculkan motivasi dan kemudian amygdala sebagai pusat emosi, dan terakhir prefrontal cortex yang berperan melakukan penilaian dan keputusan benar-salah dan baik-buruk.

 perkembangan otak mulai dari belakang

Otak dan bagiannya

Perkemangan otak judgment terakhir

Perkemangan otak 24 tahun seimbang

Seorang muslim ketika dewasa rajin melakukan sholat dan taat berpuasa pada bulan puasa. Mengapa ia mampu melakukan perbuatan baik itu? Karena, sejak kanak-kanak ia telah dibiasakan melakukan sholat dan belajar berpuasa. Proses pembiasaan ini didukung oleh teladan orang tua. Dari kebiasaan barulah secara bertahap muncul motivasi dan perasaan senang melakukan kebiasaan ini. Hal ini berlaku untuk kebiasaan beribadah pada semua agama.

Perubahan perilaku mulai dari kaki sesuai otak

Apakah anak TK, siswa SD dan SMP telah menyadari kebaikan perbuatan ini? Menurut hasil penelitian otak, pada umumnya orang mampu menilai dan mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan benar-salah dan baik-buruk secara sadar baru pada usia 24 tahun. Ini berarti setelah menjadi sarjana dan mulai bekerja. Karena itu, pendidikan karakter melalui proses pembelajaran bisa terpeleset ke kebiasaan guru memberi nasihat berulang kali kepada siswa agar melakukan perbuatan baik, kebiasaan baik yang dituntut pendidikan karakter. Yang lebih penting adalah siswa dibiasakan melakukan perbuatan dan kebiasaan yang mencerminkan nilai-nilai karakter yang baik. Pembiasaan ini akan berhasil jika didukung teladan dari guru, kepala sekolah, dan orang tua. Dalam dokumen Kurikulum 2013 banyak sekali nilai-nilai pendidikan karakter yang diharapkan ditumbuhkembangkan dalam diri siswa. Kompetensi inti – diambil contoh kompetensi inti 1 dan 2 SMP – tampak penekanan kepada pendidikan karakter. 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. Kompetensi religius (kompetensi inti pertama) mengandung banyak sekali nilai-nilai religius pada tiap agama. Kompetensi sosial (kompetensi inti kedua) menekankan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri. Hal ini dapat menyulitkan guru karena dalam pikirannya berseliweran sekian banyak nilai dan bisa bingung mau menerapkan nilai yang mana. Guna memudahkan guru, kami melakukan simulasi dengan para guru dengan latar belakang agama yang berbeda. Kami gunakan 12 nilai kehidupan (living values) yang digunakan di banyak negara di dunia. Dengan guru-guru yang beragama yang sama, dilakukan curah pendapat nilai mana yang merupakan sebab dan nilai mana yang merupakan akibat. Ditarik garis panah dari nilai penyebab ke nilai akibat.

Hubungan sebab akibat antar nilai kehidupan

Cinta inti nilai kehidupan

Hasil simulasi dengan kelompok guru beragama Islam, kelompok guru beragama Kristen, kelompok guru beragama Katolik, kelompok guru beragama Buddha, kelompok guru beragama Hindu, dan kelompok guru beragama Konghucu ternyata sama. Nilai cinta terpilih sebagai nilai hakiki yang menjadi penyebab, pendorong berkembangnya 11 nilai kehidupan yang lain. Ini berarti guru tak perlu bingung dengan sekian banyak nilai yang dituntut. Asalkan guru dan sekolah terfokus kepada tumbuh-kembang nilai cinta sebagai nilai hakiki, proses tumbuh kembang nilai-nilai karakter yang lain akan lebih mudah dan akan tertanam lebih kuat dalam diri siswa. Pendidikan lintas budaya Karena Kurikulum 2013 tidak berorientasi kepada pendidikan lintas budaya atau multikultural, kepala sekolah dan guru dapat mengintegrasikan kompetensi-kompetensi dasar pada mata-mata pelajaran yang relevan dengan menggunakan pendekatan pendidikan lintas budaya. Tiap siswa tidak hanya belajar mengenal identitas dirinya seperti agama dan budayanya tetapi juga mengenal identitas temannya yang berbeda agama dan budaya dengannya. Selanjutnya, pengenalan ini ditingkatkan melalui proses peneladanan dan proses pembiasaan menghargai agama dan budaya orang lain melalui tindakan dan praktik konkret di sekolah. Saling mengenal dan menghargai orang yang berbeda agama dan budaya dapat tercapai jika siswa memahami dan menyadari bahwa toleransi, persatuan, dan perdamaian tak mungkin dicapai tanpa keadilan dan kasih sayang. Keadilan adalah memberi hak kepada orang yang berhak sedangkan kasih sayang adalah memberi apa yang bukan menjadi hak orang lain.

Apa kata Panda

kucing hitam putih asia

Membenci dan menghina agama lain, apalagi melakukan kekerasan terhadap penganut agama lain itu absurd.  Saya ini juga putih, hitam, dan Asia. Tiap orang mengasihi saya. Wahai manusia, hentikan saling membenci dan mulailah saling mencintai.

anjing dan kucing 5

Kami, kucing dan anjing sering mendengar hardikan antar-manusia, “Eh, kamu kayak kucing dan anjing!” Kamu, manusia berpikir bahwa dari kodratnya kami ini bermusuhan. Siapa bilang? Kami, kaum binatang bisa saling menyayangi melalui peneladanan dan pembiasaan. Wahai manusia, belajarlah dari kami!

kucing dan anjing 4

“Kami bisa saling menolong. Belajarlah gotong royong dan Bhinneka Tunggal Ika dari kami!”

Belajar aktif Belajar aktif sebagai metodologi mengajar ditekankan sejak Kurikulum 1984. Tetapi, sampai sekarang metodologi ini belum tertanam sebagai kebiasaan di dunia persekolahan Indonesia. Kurikulum 2013 kembali menekankan proses pembelajaran aktif. Guru pun tidak bisa melaksanakan belajar aktif jika tidak ditatar dengan metodologi belajar aktif. Demikian pula, harapan belajar aktif menjadi kebiasan hanyalah khayalan belaka jika lembaga pendidikan guru tidak menerapkan belajar aktif dalam proses perkuliahan.

Belajar efektif = mengalami

Dari pengalaman kami mengembangkan sekolah model dan menatar para guru di berbagai daerah, belajar aktif mengandung unsur-unsur seperti terlihat pada gambar berikut ini.

Unsur belajar aktif

Belajar aktif yang berciri learning is fun tidak mengorbankan kedalaman penguasaan materi dan kompetensi siswa. Bahkan, belajar aktif mendorong penguasaan siswa yang mendalam, mendorong pencapakain hasil belajar yang bermutu.

 Hasil belajar bermutu

Hasil belajar bermutu 3

Hasil belajar bermutu 2

 

Agar menjadi kebiasaan belajar aktif tak mungkin dilaksanakan guru hanya melalui satu-dua kali penataran. Harus dilakukan penataran berkala secara berkelanjutan. Penataran pun tidak boleh satu arah yang diisi ceramah sambil menayangkan slides powerpoint dan dilanjutkan dengan diskusi dan tugas membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Penataran harus diisi dengan porsi kegiatan praktik lebih banyak, termasuk praktik mengajar dengan siswa. Berikut ini dikemukan gambar dari pelatihan belajar aktif bagi guru SD dan praktik belajar aktif siswa di Flores.

 Guru Flores mengubah diri

Belajar di luar kelas

Belajar matematika dengan gerakan 2

Belajar di alam 2

Melayang terapung tenggelam

School assembly anak Flores

Belajar aktif disesuaikan dengan konteks daerah, sekolah, dan siswa. Berikut ini dikemukakan foto contoh praktik belajar aktif siswa di sekolah di wilayah perkotaan, dalam hal ini TK, SD, SMP, dan SMA Kristoforus di Grogol, Jakarta Barat dan di Palem, Cengkareng. Belajar aktif bisa diterapkan persekolahan ini karena yayasan melihat tantangan agar sekolah bertahan adalah melalui peningkatan mutu. Yayasan mengalokasikan dana untuk pelatihan guru. Bersama pembina yayasan kami membantu mendampingi inovasi metodologi belajar guru dan mendorong kepala sekolah agar mendukung proses inovasi.

Belajar aktif TK Kristoforus Grogol

Anak-anak TK senang belajar sambil bermain

Belajar aktif TK Kristoforus Grogol 2

Belajar yang manjur bagi anak TK adalah melalui melakukan, memanipulasi benda, bermain dengan beragam benda alamiah dan buatan pabrik

Belajar aktif TK Kristoforus Palem Cengkareng

Bernyanyi sambil bergerak berirama

Belajar aktif TK Kristoforus Palem Cengkareng 2

Belajar aktif TK dan SD Kristoforus Grogol School Assembly

School assembly TK dan SD Kristoforus

Belajar aktif TK dan SD Kristoforus Grogol School Assembly 2

School assembly TK dan SD Kristoforus. School assembly sebagai wahana pengembangan karakter siswa yang umum dilakukan di negara-negara Barat kami introduksi di sekolah-sekolah yang kami bina, seperti di Tapanuli Utara, Jakarta, Yogyakarta, NTT, Maluku, Maluku Utara sampai di Merauke, Papua.

Belajar aktif IPS SD Kristoforus Grogol

Anak SD membuat peta timbul dengan koran dan kanji

Belajar aktif SD Kristoforus Grogol

Anak SD belajar tentang daun dalam kelompok

Belajar aktif SMP Kristoforus Grogol 2

Belajar aktif siswa SMP

Belajar aktif SMP Kristoforus Grogol

Belajar aktif siswa SMP

Belajar aktif SMA Kristoforus Grogol

Belajar aktif Kimia siswa SMA

Belajar aktif SMA Kristoforus Grogol 2

Belajar aktif SMA Kristoforus Grogol 3

Observasi membandingkan ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil

Creativity and success

Guna memudahkan guru dalam melaksanakan belajar aktif, guru hendaknya menyadari bahwa hakikat dan inti belajar aktif itu adalah kreativitas. Jika kita ingin menyiapkan anak-anak kita menghadapi tantangan globalisasi abad ke-21, satu jalan yang paling manjur adalah berorientasi dan menekankan kreativitas dalam seluruh aktivitas sekolah.

Kreativitas berbagai bidang

Kreativitas sebagai pensinergi otak kiri dan kanan akan berhasil jika sekolah menekankan hal-hal seperti tertulis pada gambar ini.

Kecerdasan majemuk dan kreativitas

Kreativitas adalah pensinergi potensi otak kiri dan otak kanan siswa yang tercermin pada multi-kecerdasan menurut Howard Gardner, yaitu kecerdasan bahasa (word smart), kecerdasan  logika-matematika (logic smart), kecerdasan visual-spasial (picture smart), kecerdasan kinestetik (body smart), kecerdasan musikal (music smart), kecerdasan natural (nature smart), kecerdasan antarpribadi (people smart), dan kecerdasan intrapribadi (self smart). Dalam pembelajaran dan seluruh aktivitas sekolah, guru hendaknya menerapkan pengembangan tidak hanya kecerdasan intelektual tapi semua jenis kecerdasan dalam konsepsi multi-kecerdasan.

tototo-o

Tanpa imajinasi, kreativitas siswa tidak berkembang. Sejauh mana guru-guru kita mendorong daya imajinasi siswa?

Pendidikan kewirausahaan Satu langkah maju dalam Kurikulum 2013 adalah munculnya mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMP, SMA, dan SMK. Sayang tidak muncul secara eksplisit di SD. Sejak beberapa tahun lalu, kami masukkan gagasan unit produksi yang biasa dilakukan d SMK pada sekolah umum, mulai dari TK, SD, SMP sampai dengan SMA. Unit produksi merupakan wadah praktik wirausaha siswa, bukan hanya melalui mata pelajaran keterampilan, prakarya, atau kewirausahaan saja. Tetapi juga, diterapkan dalam kaitan dengan mata-mata pelajaran yang relevan dan dalam kerja sama dengan guru mata pelajaran seperti IPA, Biologi, Kimia, Fisika, IPS, Ekonomi dan Akuntansi, Kesenian dan dalam beragam kegiatan ekstrakurikuler yang relevan. Berikut ini dikemukakan gambar dari pelatihan unit produksi bagi guru-guru di Flores dan di Yogya.

Guru Flores membuat telur

Guru Flores membuar pocari sweat

Guru Flores membuat kripik

Guru Flores membuar abon ikan

Guru Flores membuar jagung titi emping

Guru Flores membuat ikan asin

Guru SD Mangunan membuat pupuk organik

Guru SD Mangunan membuat pupuk kompos

Guru SD Mangunan membuat menanam dalam polibag

Menanam di pot hidroponik

Wirausaha menanam pohon uang

Bacalah posting terkait:

https://sbelen.wordpress.com/2014/12/08/kelemahan-struktural-kurikulum-2013-kritik-kami-di-tweeter-facebook/

.

Advertorial

Dodgeball-tricking-headshot

Tifus

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

gambar-spanduk-sano

Sano sembuhkan tifus

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Sekali lagi tentang sumbangan Indonesia dalam proses perkembangan potensi kecerdasan Barack Obama

November 9, 2008

1

obama-plays-bicyclehttpwwwindonesiamediacom20084midserba_serbiobamahtm1

Bocah Berry (Barack Obama) gembira pertama kali bersepeda roda tiga.

Posting saya tanggal 5 November 2008 berjudul “Barack Obama sang presiden: Potensi kecerdasan otaknya berkembang pesat waktu di Jakarta.” Isinya tentang bagaimana kebutuhan ‘makanan pokok’ otak anak, dalam hal ini Obama kecil selama hidup 4 tahun di Jakarta, yaitu oksigen, makanan bergizi, informasi, dan kasih sayang. Selain itu, fokus tulisan adalah tentang bagaimana peran gerakan dan permainan, terutama permainan tradisional Indonesia, khususnya anak-anak Jakarta masa itu, dalam perkembangan otak Obama kecil. Terakhir, saya tunjukkan jasa ayah tirinya Lolo Soetoro dalam memenuhi kebutuhan perkembangan otak Obama. Itulah sumbangan Indonesia bagi Obama yang diberikan ayah tirinya. Hal itu berdasarkan pengakuan Obama sendiri dalam buku memoarnya.

Post ini antara lain dikomentari Ricky sbb: “Judul yang bagus sekali, tetapi jangan dilupakan bahwa obama pada dasarnya memang sudah mempunyai intelegensi yang tinggi. Mudah-mudahan kita sebagai orang Indonesia jangan terlalu Ge Er karena sudah disinggahi Obama selama 4 tahun, karena bapak tirinya dan adik tirinya orang Indonesia, atau ada Hussein di nama tengahnya (bagi yang muslim) walau ia seorang christian. Semua itu background beliau, nggak ada yang tahu secara pasti kan Obama jadi seperti sekarang karena Indonesia, (kecuali dia bilang sendiri bahwa dia bisa jadi presiden karena dulunya pernah di Indonesia). Obama menjadi saat ini karena dia “adalah Obama”, bisa jadi kita (Indonesia) hanya sebagian kecil saja dari berbagai hal penting yang ada dalam benaknya.”

Menanggapi komentar ini perlu saya memberikan latar belakang pendapat saya. Saya telah tunjukkan juga gambaran inteligensi Obama yang tinggi karena kebetulan ayah dan ibunya memperlihatkan tanda-tanda inteligensi yang tinggi, dan ayah tirinya pun demikian seperti tergambar pada kecerdasan Maya Soetoro. Hal itu disinggung pada keterangan di bawah foto Maya Soetoro. Karena itu, belum saya jelaskan bagaimana kemungkinan terjadinya pewarisan itu. Menurut teori genetika, IQ anak lelaki diperoleh dari gen IQ ibunya. Jadi, jika IQ ibu kandungnya Ann Dunham misalnya superior, kemungkinan besar IQ Obama diturunkan dari ibunya, kecuali gen ibunya resesif IQ Obama diperoleh dari gen ayahnya yang dominan. Pewarisan IQ dari ayahnya tampaknya tak terjadi karena ternyata IQ ibunya tinggi. Salah satu evidensi yang terlihat adalah kemampuan ibunya meraih gelar PhD (Doktor). Dalam family tree Obama terlihat juga bahwa turunan jauh Obama dari pihak ibunya ada yang pernah menjadi tokoh politik. Hal ini akan saya telusuri lebih jauh.

Taraf IQ Lolo Soetoro kemungkinan besar tinggi juga antara lain terlihat dari prestasi belajarnya sebagai mahasiswa Geografi UGM yang bagus sampai kemudian dikirim Dinas TNI Angkatan Darat mengambil master di University of Hawaii. Yang lebih jelas terlihat adalah evidensi IQ Maya Soetoro yang kemungkinan besar tinggi karena ia berhasil juga meraih gelar Doktor walaupun sudah berkeluarga. Jadi, kemungkinan besar IQ Maya diwariskan dari gen ayahnya Lolo Soetoro. Pendapat saya ini dapat divalidasi dengan mengamati hasil tes IQ Obama, ayah dan ibunya, Maya, dan Lolo Soetoro. Jika di Indonesia masa itu data ini tak ada karena belum populernya tes IQ masa itu. Mungkin juga hal ini terjadi di Amerika Serikat. Dari keluarga ini, yang masih hidup hanyalah Obama dan Maya. Jika belum ada data IQ, tes masih bisa dilakukan sekarang. Data IQ Obama tidak dapat dianggap sahih berdasarkan pernyataan atau cerita Obama.

610xhttpwwwyauhuinetmasa-kecil-obama-sempat-tumbuh-besar-di-indonesia

Obama di tengah-tengah teman-temannya di SD Besuki, Menteng. Betapa pun kecil, mereka telah turut menyumbang proses pembentukan karakter Obama. Presiden AS yang terkenal adalah yang menunjukkan diri sebagai manusia yang berkarakter, a man of character.

Menurut teori genetika, anak yang terlahir dengan IQ tinggi (katakanlah genius), belum tentu perkembangan potensi kecerdasannya maksimal tercapai jika faktor lingkungan (environment) tidaklah mendukung. Banyak genius yang menjadi gelandangan karena faktor lingkungan tidak mendukung. Dalam tulisan itu, saya gambarkan bagaimana faktor lingkungan keseharian Obama di Jakarta mendukung proses perkembangan potensi kecerdasannya. Faktor lingkungan itu saya soroti dari segi makanan pokok otak, terutama yang menyangkut makanan bergizi (tahu dan tempe) dan kasih sayang. Perihal kasih sayang yang diperoleh Obama dari ibu dan ayah tirinya Lolo Soetoro terungkap dalam buku memoar “The dreams from my Father” dan cerita teman-temannya di SD Fransiskus Asisi dan SD Besuki. Berita koran hari-hasi ini mengemukakan cerita keluarga, Noeke Soegio,keponakan Lolo Soetoro yang tinggal bersama keluarga pamannya Lolo Soetoro di Menteng Dalam, dan dua anak Lolo Soetoro, Yusuf Aji yang lahir tahun 1981 dan Ayu Soetoro yang lahir tahun 1984, hasil perkawinannya dengan Erna Kustina, mahasiswa Fakultas Hukum Undip. Tak tampak fakta kurangnya kasih sayang Lolo Soetoro kepada Obama seperti gejala umum tentang kejamnya ayah tiri. Perlu diingat pula bahwa dalam tradisi pengasuhan orang Jawa, tak ada kebiasaan orang tua Jawa memukul dan menyiksa anak-anaknya.


31063810ari3ffileswordpresscom1

Lolo Soetoro, yang melatih Obama bertinju untuk tampil berani membela diri, Ibu Obama yang memangku Maya, dan sang bocah bonsor Berry (Barack Obama) di Jakarta. Si Berry senang menggoda teman-teman wanita dengan menunjukkan ulat bulu dan teman-teman laki-laki dengan menunjukkan anak buaya berukuran 70 cm.

Dari tulisan posting itu, saya menunjukkan juga benang merah kasih sayang yang diperoleh Obama dari kakek dan neneknya di Hawaii dengan yang diperolehnya di Jakarta. Dalam posting saya sebelumnya berjudul “Kematian nenek Obama, rahmat tersamar bagi sang cucu & data keluarga Obama”, saya juga menunjukkan kasih sayang yang diperoleh Obama dari kakek dan terutama neneknya di Hawaii sejak Obama dikirim ibunya untuk diasuh kakek ke Hawaii tahun 1971.

Dalam berbagai postingku tentang Obama saya sama sekali tidak mengharapkan Indonesia mendapatkan balas jasa Obama sebagai presiden. Andaikan dalam masa pemerintahannya, Indonesia benar-benar menganggu kepentingan AS dalam kadar semisal Afganistan dan Irak, bisa saja Obama memerintahkan menyerang Indonesia. Variabel bahwa ia pernah 4 tahun hidup di Indonesia tak dapat dianggap signifikan untuk tak menyerang Indonesia. Bahkan, jika Kenya pun menghalangi kepentingan strategis AS, Kenya pun akan diserang. Sepak terjang AS menunjukkan negara-negara mana saja yang mengganggu kepentingan AS dalam kadar yang serius, presiden-presiden AS tak segan-segan memerintahkan penyerangan atau invasi militer.

httpwwwkansasprairienetkansasprairieblogwp-contentuploads200712copy-of-285859101

Maya Soetoro yang berdarah Indonesia memeluk abangnya yang baru lulus SMA di Hawaii. Turunan blasteran Kenya dan ‘bule’ merangkul adiknya yang blasteran Indonesia dan ‘bule’. Lambang hubungan tiga ras yang diharapkan dunia disumbangkan Obama dalam masa pemerintahannya untuk membuat umat manusia tidak saling mendikriminasi.Peace is beautiful.

Saya tak setuju jika kita mengharapkan balas jasa Obama kepada Indonesia karena ia pernah hidup di Indonesia. Naiknya Obama menjadi presiden diharapkan menguntungkan Indonesia. Tetapi, mengharapkan yang berlebihan, apalagi dianakemaskan, menurut saya naif. Yang penting, kita sudah memberi melalui Lolo Soetoro dan teman-temannya di SD Fransiskus Asisi dan SD Besuki Menteng, pars pro toto, yang mewakili masyarkat Indonesia. Memberi lebih terhormat dan mulia daripada mengharapkan balas jasa. Jika balas jasa itu kita tuntut hilanglah makna pemberian itu.

Salam hangat dari Pulau Bacan (8 jam pelayaran dari Ternate), Maluku Utara!

Iklan

Obama sepatu roda jabat tangan

Sakit herpes

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-herpes

Kartu nama Yuni 2

Tuntutan karakter presiden Amerika, apa tuntutan kita untuk presiden 2014 – 2019?

Agustus 8, 2008

Barack Obama, kandidat Partai Demokrat

Jika rakyat Amerika menuntut presiden mendatang sebagai pribadi yang jujur yang memiliki kepemimpinan yang kuat, apa tuntutan rakyat Indonesia? Karakter macam apa yang kita kehendaki ditunjukkan calon presiden kita pada pemilu 2014?

Semakin dekat pemilu presiden semakin gencar dan hiruk pikuk pendapat yang dilontarkan tentang ciri-ciri presiden Indonesia mendatang. 

Aneh tapi nyata, pemilu presiden AS seolah diikuti manusia sejagat. Lihat saja perjalanan Obama dalam rangka kampanye pemilu. Di beberapa negara, beliau diterima seolah-olah sudah menjadi presiden dan disambut masyarakat yang berjejal-jejal di jalan raya. Dari dulu cukup banyak orang Indonesia lebih suka mengikuti hiruk pikuk proses pemilihan kandidat Partai Republik dan Partai Demokrat Amerika dibandingkan dengan pemilu presiden di negeri sendiri.

McCain, kandidat presiden Partai Republik

Apakah perlu sejak sekarang kita memikirkan ciri-ciri karakter presiden kita mendatang? Tampaknya kita mendambakan presiden sebagai a person of strong character, seorang pribadi yang memiliki karakter yang kuat di tengah-tengah masa pancaroba yang belum juga berlalu.

Sebagai bahan refleksi, perkenankan kami memaparkan hasil survei lembaga jajak pendapat AS yang terkenal, GALLUP. Mudah-mudahan lembaga jajak pendapat kita, seperti LSI, IRI, dan IFES serta Kompas melakukan hal serupa sejak sekarang.

Itulah dua ciri utama tuntutan rakyat Amerika terhadap presiden mendatang. Sedangkan, pengalaman di pemerintahan federal Washington tak dianggap penting. Survei Gallup menggunakan dua jenis pertanyaan. Pertama, pertanyaan terbuka dan responden diperbolehkan mengisi dengan kata-kata sendiri. Dan, kedua, pertanyaan tertutup dengan meminta responden memberi rating / menentukan skala penilaian terhadap 16 ciri-ciri yang berbeda. Survei dilakukan pada 26 – 29 Maret 2007 terhadap 1600 responden sebagai anggota panel rumah tangga yang representatif secara nasional.

Sebagai tambahan dua ciri utama itu, warga Amerika menekankan pentingnya kompetensi manajerial. Mayoritas juga mengatakan bahwa adalah esensial presiden mendatang terfokus kepada persatuan nasional. Warga menganggap kurang penting pengalaman kandidat presiden, termasuk apakah ia bekerja dalam pemerintahan federal Washington.

Kualitas terpenting presiden mendatang

Pertanyaan terbuka poll sebagai berikut:

Sekarang, pikirkan ke depan ke tahun pemilihan presiden 2008 – dapatkah Anda katqakan kepada saya dengan kata-katamu sendiri kualitas apa yang paing penting yang Anda inginkan dari presiden mendatang?

”Kejujuran” adalah tema yang muncul paling menonjol dari data — 33% mengatakan mereka menginginkan seorang presiden yang jujur dan berterus terang. Banyak warga Amerika yang memberi komentar tentang kualitas ini, seperti presiden mendatang harus memiliki integritas (10%), memiliki karakter moral yang baik (5%), dapat dipercaya (4%), dan berperilaku terhormat (4%).

Kepemimpinan adalah jawaban yang paling umum pada data, disebut oleh 16% responden.

Sebagai tambahan, 10% mendambakan kompetensi atau kemampuan memerintah secara efektif, 9% menghendaki presiden yang lebih mewakili rakyat daripada kepentingan khusus atau partainya, dan 8% menginginkan presiden mendatang lebih memprioritaskan urusan dalam negeri daripada luar negeri.

26-29 Mar 2007

%

Kejujuran/berterus terang

33

Kepemimpinan yang kuat

16

Kompeten/mampu/dapat memerintah secara efektif

10

Integritas

10

Mendengarkan/mewakili rakyat dan bukan kepentingan partai

9

Mendahulukan AS/fokus kepada isu-isu dalam negeri

8

Kecerdasan

5

Karakter moral yang baik/nilai-nilai keluarga

5

Visi untuk negeri

5

Dapat dipercaya

4

Memenangkan/mengakhiri perang di Irak

4

Berperilaku terhormat

4

Pandangan tentang ekonomi baik

3

Pengalaman kebijakan luar negeri

3

Kristen

3

Pembangun consensus/mempersatukan negeri

2

Konservatif

2

Pandangan tentang isu terorisme baik

1

Pengalaman (umum)

1

Akal sehat

1

Karisma

*

Lain-lain

4

Tak ada yang khusus

1

Tak berpendapat

3

* = Kurang dari 0.5%
Catatan: Persentase ditambah menjadi lebih dari 100% karena ada yang menjawab berkali-kali.

Karakter esensial presiden mendatang

Kepemimpinan dan 15 ciri khas lain ditanyakan Gallup kepada publik untuk memilih rating (skala penilaian): ”Esensial secara mutlak”, ”penting”, atau ”tak terlalu penting” dimiliki presiden mendatang. 75% warga Amerika mengatakan, adalah esensial presiden mendatang menjadi ”pemimpin yang kuat dan tegas (bukan peragu) dalam mengambil keputusan”. Kejujuran tidak dimasukkan ke dalam daftar secara khusus, tetapi 68% mengatakan adalah esensial presiden mendatang memiliki ”karakter moral yang baik.” Dua butir lain yang dipandang esensial oleh mayoritas warga Amerika adalah: menjadi manajer yang efektif (63%) dan terfokus mempersatukan negeri (59%).

Berikut ini saya akan membaca daftar kualitas dan ciri khas. Untuk masing-masing, silahkan katakan betapa penting menurut pendapat Anda hal itu harus dimiliki presiden mendatang – esensial secara mutlak, penting, tidak esensial, atau tidak terlalu penting?


Esen-

sial

Penting, tak esensial

Tak terlalu penting

Tak ber-pen-dapat

%

%

%

%

Seorang pemimpin yang kuat & tak peragu

77

22

1

*

Memiliki karakter motal yang baik

68

29

2

*

Seorang manajer yang efektif

63

34

3

*

Terfokus mempersatukan negeri

59

35

5

*

Amat konsisten dengan pandangannya tentang isu yang selama ini dianut

47

46

6

*

Memiliki pengalaman menangani kebijakan luar negeri pada level pemerintah

46

48

5

*

Memperhatikan opini publik bila mengambil keputusan

43

43

14

*

Setia kepada suami atau istri

37

40

22

1

Memiliki banyak pengalaman dalam pemerintahan

34

50

15

*

Orator yang memberi ilham

24

56

20

*

Kukuh memegang prinsip-prinsip partainya

22

45

33

*

Berpengalaman menjalankan bisnis

19

47

34

*

Tak pernah menggunakan obat-obatan terlarang

19

39

42

*

Menghadiri ibadah religius secara teratur

18

38

44

*

Telah lama bekerja di pemerintahan Washington

10

35

54

*

Mengabdi di bidang militer

7

36

57

*

* = Kurang dari 0.5%

Walaupun pengalaman kerja umumnya dipandang sebagai kualitas yang diinginkan, rakyat Amerika pada umumnya tidak memandang hal ini sebagai satu keharusan bagi presiden mendatang. Hanya 34% mengatakan bahwa adalah esensial presiden mendatang memiliki banyak pengalaman dalam pemerintahan. Rakyat Amerika sedikit lebih menilai pentingnya pengalaman politik luar negeri (46% mengatakan itu esensial), tetapi melihat pengalaman pemerintahan federal kurang menjadi pertimbangan penting (hanya 10% mengatakan adalah esensial lama bekerja di pemerintahan Washington; 54% mengatakan tidak terlalu penting).

Dalam penilaiannya, rakyat Amerika menunjukkan keinginan tentang siapa yang harus diperhatikan presiden dalam pengambilan keputusan. Lima puluh empat persen mengatakan adalah esendial presiden mendatang memberi perhatian kepada opini publik bila mengambil keputusan. Ini hampir 2 x persentase orang yang mengatakan bahwa adalah esensial presiden “berpegang teguh kepada prinsip-prinsip partainya.”

Metode survei

Hasil studi panel ini berdasarkan wawancara telepon dengan 1006 warga negara dewasa, berusia 18 tahun atau lebih, dilakukan tanggal 26-29 Maret 2007. Responden dipilih secara random dari panel rumah tangga yang representatif secara nasional. Tingkat kepercayaan 95%, margin sampling error sekitar 3%.(Sumber: Jeffrey M. Jones, GALLUP, 4 April 2007, www.gallup.com & www.suarapembaruan.com).

Nah, rakyat Indonesia tentu harus hati-hati memilih presiden mendatang. Apakah calon-calon yang telah menyatakan maju ke pemilu presiden 2014 memiliki karakter yang kuat, a person of strong character? Lima tahun adalah waktu yang lama untuk menentukan nasib bangsa ini dan ke mana bangsa ini mau dibawa. 

Sumber foto: www.unimondo.org; www.barackobama.net; upload.wikimedia.org; upload.wikimedia.org; www.etan.org; newsimg.bbc.co.uk)

Advertorial

296

Awet muda

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano bikin awet muda

Kartu nama Yuni

Politisi maling

Agustus 3, 2008

Hamka Yandhu, anggota DPR dari Fraksi Golkar bernyanyi. Senandungnya membuat kalang kabut Menteri Kehutanan MS Kaban dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional / Ketua Bappenas Paskah Suzetta, dan 50 nama anggota DPR yang disenandungkan terlibat menerima uang aliran dana ilegal Bank Indonesia. Semakin banyak sang tersenandung berbicara, dan semakin gencar Pak Yusuf Kalla membela kadernya, semakin terasa lucu ucapan mereka. Sekali Anda berbohong, Anda harus terus konsisten berbohong dan semakin Anda konsisten berbohong, semakin lucu dan geli rakyat mendengarnya. Memang benar prinsip Lawrence, salah satu hak istimewa pemerintah adalah berbohong.

V.A. Jayaprakash mengatakan, ‘Politik itu tidak kotor, yang kotor adalah politisinya.’ Bernard Shaw, seorang sastrawan dan penulis drama terkenal mendefinisikan, ‘Politik adalah tempat terakhir (last resort) para penipu.’ Jayaprakash menambahkan, ”Uang adalah oksigen politik, dan mammon (kekayaan, sic) adalah dewa politik.”

Politisi busuk ini tetap menghirup kenikmatan privelese dan mengikuti beberapa prinsip berikut ini:

  • Menipu sudah berakar. Dimulai dengan mengalahkan partai lain, dan kemudian melecehkan pemilihnya dan menelantarkan kepercayaan mereka.
  • Menerima tendangan balasan adalah bagian dari deal.
  • Membunuh, membuat kejahatan, membunuh karakter orang, menyudutkan orang dan mengusir lawan politik adalah trik-trik perdagangan ‘nasional’.
  • Tetap di dunia politik itu ibarat ketiban rezeki nomplok. Anda tak perlu melakukan apa pun. Yang penting tetaplah bertahan dalam lintasan lari jarak jauh.
  • Pendidikan atau kualifikasi apa pun tak penting, sama dengan diskualifikasi. Lupakanlah karakter dan budaya, nilai-nilai moral dan kepatutan.
  • Politisi tak perlu bekerja atau mencari nafkah. Ia telah disusui oleh sistem atau menyusui sistem.
  • Memiliki suara hati atau sadar nurani sudah kuno, sudah bukan mode dalam politik.
  • Masuk penjara dan berjuang merebut kekuasaan, keluar dari penjara dan mengikuti mosi percaya atau mosi tidak percaya. Itulah, semuanya adalah bagian dari permainan.
  • Sekali anda berada di dalamnya, sulitlah untuk keluar.

(Sumber: http://www.indiainfoline.com).

Waktu di SMP saya hafal kata mutiara yang selama ini sejauh pengamatanku terbukti benar. ”Uang dapat membuka semua pintu, kecuali pintu surga.” Uang dapat membuka pintu hati anak yang ngambek, membuka pintu sekolah mahal, membuka pintu universitas mahal, membuka pintu hati wanita, membuka pintu bisnis bergengsi, dan pintu apa saja. Silahkan Anda tambah sendiri.

Banyak politisi era reformasi benar-benar mahfum. Untuk membuka pintu Istana Presiden, pintu Gedung DPR di Senayan, atau pintu gedung DPRD, Anda perlu punya banyak duit. Untuk membuka pintu jabatan Menteri, gubernur, bupati, walikota, bahkan kepala desa, Anda harus punya uang.

Kalau uang Anda halal, Anda tak perlu khawatir, Tetapi, jika uang Anda haram hasil merampok uang rakyat, nama baik Anda hanya bergantung nasib, tertangkap atau tak ketahuan. Kalau tak ketahuan dan tak tertangkap, jika meninggal jasad Anda mungkin diistirahatkan di taman makam pahlawan, diiringi tembakan salvo dan upacara protokoler yang mulia yang dibiayai dengan uang rakyat.

Kerinduan mendapatkan pemimpin rakyat yang berkarakter, yang hidup bersahaja seperti Bung Hatta tinggal impian? Bayangkan, selama menjadi wakil presiden beliau tak berhasil menabung uang untuk membeli sepatu Bally idamannya. April lalu ketika saya berkunjung ke rumah kediaman Bung Hatta waktu kecil di Bukittinggi, ibu penjaga rumah itu mengatakan, cerita Ibu Meutia, bahwa setelah Bung Hatta meninggal benar-benar tak ada uang yang diwariskan, Yang diwariskan hanyalah buku bertumpuk-tumpuk.

Inilah sepeda yang dipakai Bung Hatta selama belajar di Bukittinggi. Ia mendapatkan sebuah kamar kecil, dilengkapi tempat tidur, meja dan kursi belajar di rumah pamannya. Tiap malam ia tidur di surau dekat rumahnya.

Foto Bung Hatta ketika manjadi mahasiswa di Belanda. Setiba di Belanda, Bung Hatta menerima uang buku sebagai bagian beasiswa. Ia membeli amat banyak buku lalu menatanya di rak buku di kamarnya. Lalu, duduklah ia termenung, menerawang, sambil berucap, ”Wah, sekarang saya benar-benar kaya.”

Mata banyak politisi kita sekarang sudah tak mampu melihat. Matanya sudah tertutup lembaran uang. Politisi maling berkata, ”Saya tidak peduli, Yang penting saya menjadi wakil rakyat atau kalau nasib lagi baik menjadi menteri.” Untuk mendapatkan jabatan terhormat, saya telah mengeluarkan banyak uang. Setelah menjadi wakil rakyat atau pejabat, tidak hanya modal harus kembali tetapi harus berlipat ganda, untuk mempertahankan jabatan ini atau kalau mujur merebut posisi lebih tinggi.”

(Sumber foto: http://www.igotnewsforyou.com)

Iklan

Pegang ikan

Osteoartritis pengapuran tulang

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan pengapuran tulang

Kartu nama Yuni 2