Posts Tagged ‘guru’

Titik biru pucat di alam semesta, refleksi tentang bumi rumah kita

November 27, 2015

buzz-aldrin-moon-landing-easep-apollo-11

Tanggal 20 Juli 1969, Neil Amstrong dan Buzz Aldrin adalah dua manusia yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan. Keduanya berada hanya dua setengah jam di luar pesawat ruang angkasa yang dipiloti Michael Collins. Keduanya berhasil mengumpulkan material bulan seberat 21,5 kg untuk dibawa pulang ke Bumi. Di sebuah museum Geologi di London, pernah kami lihat satu batu bulan sekecil kuku jari kelingking, secercah bagian dari material yang dibawa ketiga astronot itu ke bumi.

Apollo_11_first_step

Ada astronom yang mengingatkan bahwa pada missi luar angkasa yang menghebohkan itu, baru pertama kali manusia bisa melihat Bumi dari luar angkasa, dari bulan. Itulah prestasi umat manusia yang luar biasa.

Delapan tahun kemudian, NASA mengirimkan pesawat robot ruang angkasa Voyager 1, yang diluncurkan pada 5 September 1977 (berat 722 kg) untuk missi mempelajari luaran sistem surya dan akhirnya ruang antar-bintang.

Voyager 1

 

Dua puluh satu tahun sejak manusia pertama kali mampu melihat Bumi dari bulan, pada tanggal 14 Februari 1990, pesawat ruang angkasa Voyager 1 dapat mengambil foto Bumi, sebagai bagian dari seri foto keluarga sistem surya dari jarak sekitar 6 milyar km dari Bumi.

Tatkala Voyager 1 yang telah menyelesaikan misi utamanya sedang meninggalkan sistem tata surya, pesawat robot ruang angkasa itu diperintahkan NASA untuk membalikkan kameranya dan mengambil satu foto terakhir Bumi di hamparan mahaluas jagat raya, atas permintaan astronom dan penulis Carl Sagan.

Bagaimana Bumi tampak pada foto itu? Bumi hanya tampak seperti A Pale Blue Dot, satu titik biru pucat di jagat raya. Inilah pertama kali manusia dapat melihat Bumi melalui foto yang diambil dari luar tata surya.

Pada foto ini, ukuran Bumi tampak lebih kecil dari 1 pixel (1 noktah pada foto); planet ini tampak seperti satu titik kecil dalam kemahaluasan ruang alam semesta, di antara berkas-berkas cahaya mentari yang tersebar oleh optik kamera.

Pale_Blue_Dot

.

Pada gambar di atas, garis elips berwarna hijau menunjukkan lokasi Voyager 1 yang terdekat saat foto Bumi itu diambil.

.

Voyager blue dot svg

.

Dari foto yang dikirim dari jarak sekitar 6 milyar km dari Bumi, Bumi tampak seperti satu titik kecil (titik putih kebiruan sekitar separuh jalur coklat sebelah kanan) dalam kegelapan jagat raya.

PaleBlueDot

Sagan menekankan, “semua sejarah manusia terjadi pada satu noktah kecil”, terlihat pada lingkaran biru pada gambar, “yang merupakan satu-satunya rumah kita.” (pidato di Universitas Cornell, 13 Oktober 1994).

Carl Sagan memberi judul kepada bukunya yang terbit tahun 1994 “Pale Blue Dot: A Vision of the Human Future in Space. (“Titik Biru Pucat: Sebuah Visi Masa Depan Manusia di Alam Semesta). Dalam buku ini, ia mengekspresikan pandangannya tentang makna lebih mendalam foto itu. Inilah hasil refleksi Carl Sagan.

.

TITIK BIRU PUCAT DI ALAM SEMESTA

 

Dari sudut pandang manfaat yang jauh ini,

Bumi mungkin sama sekali tidak menarik perhatian.

Tapi bagi kita, hal itu berbeda.

Perhatikan lagi titik itu.

Yang ada di sini.

Itulah rumah.

Itulah kita.

Di sini setiap orang yang Anda cintai,

setiap orang yang Anda ketahui,

setiap orang yang pernah Anda dengar,

setiap manusia yang pernah ada,

menghidupi kehidupannya.

Segenap sukacita dan penderitaan,

ribuan agama, ideologi, dan doktrin ekonomi yang diyakini,

setiap pemburu dan penjelajah,

setiap pahlawan dan pengecut,

setiap pencipta dan perusak peradaban,

setiap raja dan petani,

setiap pasangan belia yang jatuh cinta,

setiap ibu dan ayah,

anak pemberi harapan,

penemu dan penjelajah,

setiap guru moral,

setiap politisi korup,

setiap “superstar,”

setiap “pemimpin tertinggi,”

setiap orang kudus dan pendosa

dalam sejarah spesies kita

tinggal di sana – pada setitik debu

yang melayang pada secercah sinar mentari.

######################################

Bumi adalah satu panggung amat kecil

di gelanggang kosmik yang luas.

Pikirkan tentang sungai-sungai darah

yang ditumpahkan para jenderal dan kaisar

sehingga dalam kemuliaan dan kemenangan

mereka bisa menjadi tuan sesaat pada satu bagian kecil titik itu.

Pikirkan tentang kekejaman tanpa akhir

yang dialami penghuni salah satu sudut noktah gambar ini

yang hampir tak bisa dibedakan dari penghuni suatu sudut yang lain.

Betapa sering terjadi kesalahpahaman antar-mereka,

betapa bernafsunya mereka saling membunuh,

betapa keji kebencian mereka.

Sikap kita, bayangan kehebatan diri kita,

khayalan bahwa kita memiliki kedudukan istimewa di alam semesta,

ditantang oleh titik pucat ini.

Planet kita adalah setitik sepi

dalam selimut kegelapan kosmik yang besar.

Dalam kekaburan kita – pada semua kemahaluasan ini –

tiada petunjuk bahwa bantuan akan datang dari tempat lain

untuk menyelamatkan kita dari diri kita sendiri.

###########################################

Bumi adalah satu-satunya dunia yang dikenal, sejauh ini,

untuk menopang kehidupan.

Tiada tempat lain, setidaknya di masa depan yang dekat,

ke mana spesies kita dapat bermigrasi.

Berkunjung? Ya.

Menetap? Belum.

Suka atau tidak, untuk saat ini, Bumi adalah tempat kita berpijak.

Telah dikatakan bahwa astronomi adalah sebuah pengalaman

yang membuat kita rendah hati

dan pengalaman pembinaan karakter.

Mungkin tiada cara yang lebih baik untuk menunjukkan

betapa bodohnya kesombongan manusia

daripada gambar tampilan jauh dunia kecil kita.

Bagi saya, hal itu menggarisbawahi tanggung jawab kita

agar saling peduli lebih ramah

dan untuk melestarikan dan menghargai titik biru pucat,

satu-satunya rumah yang pernah kita kenal.

 

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Pale_Blue_Dot

https://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_11

Terjemahan S Belen

#############################################

Bila Anda ingin mengamati video untuk melihat ilustrasi dan mendegar suara Carl Sagan membacakan hasil refleksi bak puisi ini, silahkan kunjungi video pada Youtube

Carl Sagan – The Pale Blue Dot [Indonesian Sub] .mp4

Klik: https://www.youtube.com/watch?v=Zb-XHHn1fPQ

 

 

 

Iklan

Apa saja ‘batu karang’, ‘batu kerikil’, ‘pasir’ dalam kehidupan Anda?

November 20, 2015

Tumpukan batu karang

Batu karang

Kerikil batu

Batu kerikil

Tumpukan pasir

Tumpukan pasir

.

Guru berdiri di depan kelas …

beberapa benda di depannya.

Sambil diam, ia mengambil ember besar, kosong …

ember kosong

Kemudian, ia mulai mengisinya dengan batu-batu karang sampai penuh. Ia bertanya kepada siswa, “Apakah ember sudah penuh?” Siswa menjawab, “Iya!”

Guru lalu memasukkan batu-batu kerikil ke dalam ember.

Ia menggoyang-goyang ember …. Batu-batu kerikil mengisi ruang-ruang kosong dalam ember. Para siswa tersenyum, beberapa tertawa. Guru lalu bertanya lagi, “Apakah ember sudah penuh?” Para siswa menjawab, “Iya!” Ember itu benar-benar penuh sekarang.

Batu kerikil pasir

.

 

Guru lalu menuangkan pasir ke

dalam ember … yang jelas akan mengisi

semua ruang kosong di mana pun dalam

ember.

toples berisi batu dan pasir

 

“Sekarang!”, kata guru, “Saya ingin membayangkan bahwa inilah KEHIDUPANMU.”

Batu karang adalah hal-hal PENTING dalam kehidupanmu … keluarga, kesehatan, pendidikan, teman, mitra, anak-anak, … hal-hal yang SEDEMIKIAN penting bagi Anda. Jika hal-hal itu hilang, Anda bisa saja hancur, berantakan, tak bahagia yang menyedihkan, tak bisa bergerak dalam hidup … trauma emosional yang dalam.

Batu kerikil adalah hal-hal lain dalam kehidupan yang penting, tetapi dalam skala yang lebih kecil… mewakili hal-hal seperti pekerjaan, rumah, mobil, hewan piaraan, liburan, investasi properti untuk disewarkan, reksadana, saham di perusahaan go public, asuransi, studi lanjut S3, menulis buku.

batu pasir

Pasir adalah segala sesuatu dalam hidupmu … ‘hal-hal tetek bengek’ … komputer, handphone, sepatu, pakaian, i-pad, televisi, alat transpor, gerak tari, main internet, membaca koran & majalah, operasi plastik, perhiasan emas, parfum, kolam ikan, mode rambut.

Mode busana

Jika pertama kali Anda memasukkan pasir atau kerikil ke dalam ember, tak ada ruang untuk batu karang. Hal yang sama berlaku dalam kehidupanmu. Jika Anda menggunakan waktu dan energi Anda untuk ‘hal-hal yang remeh-temeh’ (tetek bengek) … Anda tak akan pernah memiliki ruang untuk hal-hal yang benar-benar amat penting. Tangani lebih dahulu BATU KARANG.

Operasi plastik

Operassi plastik

.

3D Illustration of a Bucket of Sand

3D Illustration of a Bucket of Sand

‘Karena itu … berilah perhatian kepada hal-hal yang kritis dalam dan bagi kehidupanmu. Jaga kesehatan … lakukan check up … makanlah makanan yang sehat … lakukan senam. Bermainlah dengan anak-anak … usahakan cari waktu untuk membacakan cerita menjelang tidurnya. Perlakukan istri … manjakan suami … nikmatilah kehidupan keluargamu … gunakan waktu bersama mereka … jangan abaikan mereka atau teman-temanmu.

Tangga dalam hidup

Rawatlah kehidupan rohanimu dengan beribadah, berdoa, melakukan refleksi atau meditasi, membaca buku-buku spiritual.

Pilihlah sekolah yang bermutu bagus yang relevan sebagai bekal mempersiapkan anak untuk kehidupan masa depan. Usahakanlah membeli buku pelajaran bermutu, buku bacaan yang mendidik. Penuhilah kebutuhan pendidikan anakmu.

Selalu ada waktu untuk bekerja, main internet, menelepon perusahaan asuransi, berpesta, membersihkan rumah, menonton TV.

sibuk main hp

Pertimbangkanlah makna cerita ini. Pikirkan tentang baru karang, kerikil, dan pasir dalam kehidupan Anda. Bahaslah dengan pasangan hidup atau teman yang baik.

Buatlah daftar dalam 3 kolom. Kolom pertama: Tulislah contoh-contoh “batu karang” (hal-hal penting yang menentukan kebahagiaan, kedamaian hati, dan ketenangan hidup Anda). Kolom kedua: Tulislah contoh-contoh “batu kerikil” (hal-hal penting tapi dalam skala lebih kecil dalam hidup Anda). Kolom ketiga: Tulislah contoh-contoh “pasir” (hal-hal tetek bengek yang menyita perhatian, waktu, dan uang Anda).

Bacalah daftar ini berkali-kali dan renungkan apakah yang Anda lakukan selama ini sudah benar dan tepat! Misalnya:

Hal-hal apakah yang paling gampang diubah?

Apakah Anda ingin mengubah suatu hal besar (“batu karang”)?

Mengapa ada hal-hal yang berbeda sebagai “batu karang” bagi orang yang berbeda?

Apakah hal yang sama dapat menjadi sebuah “batu karang”, sebuah “kerikil” atau sebutir “pasir” bagi orang yang berbeda?

Apakah mungkin menangani kehilangan atau perubahan beberapa “batu karang” dalam kehidupan?

Yang terpenting adalah take action, bertindak untuk menata hidup Anda secara bertahap menurut prioritas Anda.

Sumber: Robert Fisher, Story for Thinking dalam File ppt Filsafat untuk Anak, P4C, Philosophy for Children, Diolah S Belen

Stories for thinking

 

 

 

 

Kata mutiara Latin tentang keadilan, uang, korupsi, hukum, kesehatan, penguasa, cinta, perang & Pidato “I have a dream” Martin Luther King Jr

April 6, 2014

fly-to-your-heart-selena-gomez-o

Ab honesto virum bonum nihil deterret – Tak ada yang menakutkan (menggetarkan) orang baik yang melaksanakan kewajiban / tugasnya dengan jujur.

Abite nummi, ego vos mergam, ne mergar a vobis – Pergilah wahai uang, saya akan menenggelamkan kamu, sehingga kamu tidak bisa menenggelamkan saya.

Accipere quam facere praestat injuriam –Lebih baik menerima dampak kesalahan orang lain apa adanya daripada sendiri melakukan kesalahan itu. Lebih baik menderita ketidakadilan daripada berbuat ketidakadilan.

Ad astra per aspera – Mencapai bintang melalui pengorbanan, rintangan, kesulitan.

Ad augusta per angusta – Mencapai tempat tinggi melalui jalan-jalan sempit.

Ad maiorem dei gloriam (AMDG) – Untuk kemuliaan Allah yang lebih besar.

Ad praesens ova cras pullis sunt meliora – Telur sekarang lebih baik daripada anak ayam besok. Contoh yang mirip: Seekor burung di tangan lebih berharga daripada dua ekor burung di semak-semak, hutan.

Altissima quaeque flumina minimo sono labi – Aliran sungai yang terdalam mengalir tenang (dengan bunyi terkecil).

Amantium irae amoris integratio est – Amarah antar-kekasih memadukan, mempersatukan cinta. Pertengkaran antar-kekasih memperbarui cinta. (Terence)

Amare et sapere vix deo conceditur – Bahkan dewa pun sulit mencintai dan bijaksana sekaligus (pada waktu bersamaan).

Amor animi arbitrio sumitur, non ponitur – Cinta dipilih melalui pertimbangan pikiran, tidak berlaku untuk berhenti mencintai. Saya memilih mencintai, tapi saya tidak memilih untuk berhenti mencintai. (Publilius Syrus)

Amor est vitae essentia – Cinta adalah hakikat kehidupan. Cinta adalah esensi kehidupan. (Robert B Mackay)

Amor ordinem nescit – Cinta tidak mengenal aturan. (St. Jerome)

Animus facit nobilem – Semangat melahirkan hal yang mulia.

Astra inclinant, non necessitant – Bintang mengarahkan, tidak menentukan.

Audio, video, disco – Saya dengar, saya lihat, saya belajar.

Audio, video, facio, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya membuat, saya mengerti. (S Belen)

Audio, video, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya mengerti. (S Belen)

Avarus animus nullo satiatur lucro – Pikiran rakus tidak puas dengan keuntungan berapa pun.

Bellum omium contra omnes – Perang semua orang melawan semua orang. (Thomas Hobbes)

secretary-of-education-gun-o

Si vis pacem, para bellum. Jika anda menginginkan perdamaian, siapkan perang.

Beneficium accipere libertatem est vendere – Menerima kebaikan sama dengan menjual kebebasan. (Publilius Syrus)

Bis repetita placent – Apa pun yang menyenangkan diulangi dua kali. Yang menyenangkan menuntut pengulangan. (Horatius)

Bis vincit qui se vincit in victoria – Siapa yang menang atas dirinya menang dua kali. (Syrus)

conquest-of-space2-1954-o

Manusia mampu menaklukkan ruang angkasa melalui pendaratan manusia di bulan dan pengiriman pesawat sampai ke planet Mars, tapi manusia jauh lebih sulit menaklukkan dirinya.

Bis vivit qui bene vivit – Siapa yang hidup baik hidup dua kali.

Bonum vinum laetificat cor hominis – Anggur yang baik menyenangkan hati manusia.

Caeca invidia est – Iri hati itu buta. (Livy)

Caeci caecos ducentes – Orang buta membimbing orang buta.

Caelum non animum mutant qui trans mare currunt – Siapa yang menyeberangi laut mengubah langit, bukan jiwanya. (Horatius)

selena-gomez-fly-to-your-heart-o

Mengubah langit atau mengubah jiwa?

Canis timidus vehementius latrat quam mordet – Anjing penakut menggonggong lebih keras dari gigitannya. (Curtius Rufus)

Cave ab homine unius libri – Hati-hati dengan orang yang hanya memiliki atau membaca satu buku. (Latin Epigram)

Cave quid dicis, quando, et cui – Berhati-hatilah terhadap apa yang anda katakan, dan kepada siapa.

Commune periculum concordiam parit – Bahaya bersama membawa harmoni.

Concordia res parvae crescent – Kesepakatan menumbuhkan yang kecil menjadi besar. Bekerja sama menghasilkan lebih banyak.

Coniecturalem artem esse medicinam – Pengobatan adalah seni menebak. (Medicine is the art of guessing). (Aulus Cornelius Celsus)

Corruptio est extraordinarium crimen. Corruptio est incredibile crimen. (S Belen). Korupsi adalah kejahatan luar biasa.

Corruptio optimi pessima – Korupsi apa yang terbaik itu amat buruk.

Cotidie damnatur qui semper timet – Yang tiap hari menuduh adalah orang yang selalu takut. Orang yang selalu takut (penakut) tiap hari menuduh. (Syrus)

Credite amori vera dicenti – Percayalah bahwa cinta mengatakan hal-hal yang benar. Percayalah, cinta mengatakan kebenaran. (St. Jerome)

Credula vitam spes fovet et melius cras fore semper dicit – Harapan yang dilandasi kepercayaan mendukung kehidupan dan selalu mengatakan bahwa hari esok akan lebih baik. (Tibullus)

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang. Semakin banyak mendapatkan uang, semakin bertambah cinta anda kepada uang. (Juvenalis)

Crudelius est quam mori semper timere mortem – Lebih kejam selalu takut mati daripada kematian itu sendiri. Selalu takut mati lebih buruk daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Cui peccare licet peccat minus – Siapa yang diizinkan berdosa, dosanya lebih kecil. (Ovid)

fry-mud-o

Tradisi menyakiti diri dalam perlawanan tanpa kekerasan kepada penguasa juga masih hidup pada beberapa etnis di Indonesia, termasuk bergolek dalam lumpur.

Cuiusvis hominis est errare; nullius nisi insipientis in errore perseverare – Manusia siapa pun berbuat salah; hanya orang yang tidak bijaksana (bodoh) yang terus saja berbuat salah.

Cum audio, obliviscor, cum video, memoro, et cum facio, intellego. Bila Saya dengar, saya lupa; bila saya lihat, saya ingat, dan bila saya melakukan saya mengerti. (S Belen)

Cum catapultae proscriptae erunt tum soli proscript catapultas habebunt – Bila katapel dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki katapel.

Cum tacent, clamant – Bila mereka diam, sebenarnya mereka berteriak. Diam adalah teriakan dalam bentuk lain. Diam berbicara lebih keras dari kata-kata. (Cicero)

Cum tormenta proscripta erunt tum soli proscript tormenta habebunt – Bila senjata dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki senjata. (S Belen)

De duobus malis, minus est semper eligendum – Dari dua hal yang jahat, harus selalu dipilih yang kurang jahat. (Thomas a Kempis)

De minimis non curat praetor – Walikota tidak mempedulikan hal yang paling sedikit. Penguasa (raja, ratu, presiden) tidak mempedulikan hal-hal yang tidak penting. (Prinsip “De minimis non curat praetor” sering digunakan di bidang hukum. Misalnya, hakim menolak mengadili si terdakwa yang hanya mencuri seekor ayam. Atau, pengadilan menolak perkara gugatan kekurangan Rp 100 000 dalam perjanjian jual-beli 1 milyar rupiah).

De mortuis nil nisi bonum – Tentang orang mati, bicaralah hal-hal yang baik saja. (Chilon)

Deus et natura non faciunt frusta – Tuhan Allah dan alam tidak membuat potongan-potongan terpisah. Kerja Tuhan dan alam tidak bertentangan. Kerja Tuhan dan alam tidaklah sia-sia.

Difficile est longum subito deponere amorem – Sulitlah tiba-tiba menghentikan cinta yang telah lama berlangsung. (Catullus)

Draco dormiens nunquam titillandus – Jangan mengganggu (kili-kili) naga yang sedang tidur. (Motto di alma mater Harry Potter)

Dulce bellum inexpertis – Perang itu harum (‘enak’) bagi yang belum mengalaminya. (Pindaros)

Dulce et decorum est pro patria mori – Harum dan mulia mati demi tanah air. (Horatius)

Eventus stultorum magister – Kejadian, peristiwa adalah guru orang-orang bodoh. Pengalaman adalah guru orang-orang bodoh.

Facilius est multa facere quam diu – Lebih gampang membuat banyak hal daripada satu hal dalam jangka panjang. (Quintilianus)

Facta, non verba – Perbuatan, bukan kata-kata. (Actions speak louder than words, tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata).

Falsus in uno, falsus in omnibus – Salah dalam satu hal, salah semuanya.

Fama crescit eundo – Rumor (gosip, kabar burung) berkembang, menyebar ke mana-mana. (Vergilius)

Fama nihil est celerius – Tak ada yang lebih cepat daripada rumor (gosip, kabar burung).

Fama volat – Rumor (gosip, kabar burung) terbang. Rumor (gosip, kabar burung) memiliki sayap-sayap. (Vergilius)

Fas est et ab hoste doceri – Tepatlah diajarkan bahkan oleh musuh. Tepatlah belajar bahkan dari musuh. (Ovid)

Fiat justitia (et ruat caelum) – Biarlah keadilan tegak (walaupun langit runtuh).

Fortes fortuna adiuvat – Nasib baik, keberuntungan menolong orang yang kuat. Nasib baik, keberuntungan berpihak kepada orang yang berkuasa. (Terence)

Fortiter in re, suaviter in modo – Tegas dalam masalah (substansi), lembut dalam cara.

Gutta cavat lapidem, non vi sed saepe cadendo – Tetesan air menghilangkan batu, bukan dengan kekuatan tapi dengan sering jatuh menimpa. (Ovid)

117ah5v

Hukum Tuhan dan hukum alam tidak bertentangan karena hukum alam diciptakan Tuhan.

Historia est vitae magistra – Sejarah adalah guru kehidupan.

Hoc est vivere bis vita posse priore frui – Orang yang mengambil hikmah dari hidup sebelumnya hidup dua kali.

Hoc tempore obsequium amicos, veritas odium parit – Pada zaman sekarang, orang mendapatkan teman melalui pemberian pelayanan (service), kebenaran malah menimbulkan kebencian. (Terence)

Homines libenter quod volunt credunt – Orang lebih mudah percaya apa yang mereka inginkan. (Terentius)

Honores mutant mores – Gila hormat mengubah perilaku.

Ignorantia juris neminem excusat – Ketidaktahuan hukum tidak memaafkan siapa pun.

Imperium in imperio – Pemerintah dalam pemerintah. Dalam bahasa populer sering dikatakan “negara dalam negara.”

In alio pediculum, in te ricinum non vides – Anda melihat kutu pada orang lain, tidak melihat kerudung pada dirimu. (Petronius). Mirip pepatah: Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.

900x900px-LL-118f1987_Shock

Mata adalah pelita hati

In dubiis non est agendum – Dalam kebimbangan janganlah bertindak.

In medio stat virtus – Kebajikan berada di tengah. (Horatius)

In medio tutissimus ibis – Anda aman jika berada di tengah. Aman mengambil jalan tengah. (Ovid)

In necessariis unitas, in dubiis libertas, in omnibus caritas – Dalam keadaan terjepit, persatuan, dalam kebimbangan, kebebasan, dalam semuanya cinta kasih.

Iniqua nunquam regna perpetuo manent – Kerajaan yang tidak adil tidak pernah bertahan selamanya. (Seneca)

Inter arma silent leges – Di antara senjata, diamlah hukum. Di waktu perang hukum tidak berlaku.

Inter caecos regnat strabo – Di antara orang buta, orang bermata juling-lah yang memerintah. (Erasmus)

fall-from-chair-o

Hidup manusia penuh risiko. Musibah datang tiba-tiba, tanpa diundang.

Ius est ars boni et aequi – Hukum adalah seni kebaikan dan keadilan.

Labor omnia vincit – Kerja mengalahkan semuanya. (Virgilius)

Legum servi sumus ut liberi esse possimus – Kita adalah hamba hukum agar kita menjadi orang bebas. Kita adalah budak hukum agar kita dapat meraih kebebasan. (Cicero)

Libertas inaestimabilis res est – Kebebasan adalah sesuatu yang tak ternilai (harganya tak terhitung). (Corpus Iuris Civilis)

Lupus est homo homini – Manusia adalah serigala bagi manusia lain.

Mater artium necessitas – Kebutuhan adalah ibu kesenian

Mea mihi conscientia pluris est quam omnium sermo – Hati nurani saya bernilai lebih banyak daripada semua kotbah. (Cicero)

Medicus curat, natura sanat – Dokter merawat, alam menyembuhkan.

science-blows-minds-o

Mendacem memorem esse oportet – Pembohong harus memiliki ingatan yang kuat. (Quintilianus)

Multi famam, conscientiam pauci verentur – Banyak orang takut nama baik (reputasi), hanya segelintir orang yang takut suara hatinya. (Pliny)

Nam et ipsa scientia potestas es – Pengetahuan adalah kekuatan, kekuasaan. Knowledge is power. (Sir Francis Bacon)

Natura in minima maxima – Alam itu mahabesar pada hal-hal yang amat kecil.

Natura nihil fit in frustra – Alam itu satu kesatuan, tidak terpisahkan

Natura, artis magistra – Alam, guru kesenian.

Nec mortem effugere quisquam nec amorem potest – Tak ada orang yang dapat melarikan diri dari kematian dan cinta.

Nemo autem regere potest nisi qui et regi – Tak ada orang yang mampu memerintah sekarang kalau ia tidak pernah diperintah. (Seneca)

Nemo propheta in patria sua – Tak ada nabi di tanah airnya sendiri.

Nemo surdior est quam is qui non audiet – Tak ada yang lebih tuli daripada orang yang tidak mendengarkan.

Nemo timendo ad summum pervenit locum – Tak ada penakut yang mencapai puncak, tempat tertinggi. (Syrus)

b-a-s-e-jump-o

Nervos belli, pecuniam. (Nervus rerum.) – Saraf perang, uang. Uang adalah saraf perang. (Cicero)

Nihil sub sole novum – Tak ada yang baru di bawah matahari

Nihil tam munitum quod non expugnari pecunia possit – Tiada benteng yang sedemikian kuat yang tidak dapat ditaklukkan dengan uang. (Cicero)

Non est ad astra mollis e terris via – Tak ada jalan mulus dari bumi ke bintang-bintang. (Seneca)

Non est vivere sed valere vita est – Hidup itu sia-sia jika tidak bermakna.

Non mortem timemus, sed cogitationem mortis – Kami tidak takut kematian tapi takut pikiran tentang kematian. Pikiran tentang kematian lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Non omne quod nitet aurum est – Tidak semua yang berkilau itu emas.

Non omnes qui habemt citharam sunt citharoedi – Tidak semua yang memiliki sitar adalah pemain sitar. Tidak semua orang yang memiliki alat musik adalah musisi. (Bacon)

Non teneas aurum totum quod splendet ut aurum – Jangan anggap emas setiap benda yang bersinar seperti emas.

science-o 3

Jangan terjebak menilai kemilau emas, intan, dan permata tanpa menyelidiki keasliannya. Jangan menilai orang dari penampilan lahiriahnya.

Non uno die roma aedificata est – Roma tidak dibangun dalam satu hari.

Nulla regula sine exceptione – Tidak ada peraturan tanpa kekecualian.

Nullum magnum ingenium sine mixtura dementiae – Tak ada kejeniusan hebat tanpa tercampur dengan kegilaan.

Nullum saeculum magnis ingeniis clausum est – Tak ada generasi yang berakhir tanpa orang jenius yang hebat. (Seneca)

Numquam aliud natura, aliud sapientia dicit – Tak pernah alam berkata lain dan kebijaksanaan berkata lain.

Omnia vincit amor; et nos cedamus amori – Cinta menaklukkan semua hal; marilah kita pun menyerah kepada cinta. (Vergilius)

Pecunia est non omnis in omnibus sed sine pecunia inveniemus difficultates in omnibus. Uang bukan segala-galanya tapi tanpa uang susah segala-galanya. (S Belen)

mm-democracy-o

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang.

Pecunia potest aperire omnia ostia nisi ostium caeli. Uang dapat membuka semua pintu, kecuali pintu surga. (S Belen)

Primus edere deinde philosophari. Pertama-tama makan dulu baru berfilsafat.

poland-apple-o

Perut lapar tak bisa berfilsafat

Primus laborare deinde philosophari. Pertama-tama bekerja dulu baru berfilsafat. (S Belen)

Tantum eruditi sunt liberi – Hanya orang terdidik yang bebas. (Epictetus)

Tantum religio potuit suadere malorum – Betapa hebatnya agama sampai bisa mendorong orang melakukan perbuatan jahat. (Lucretius)

Tempora mutantur, nos et mutamur in illis – Waktu berubah, dan kita berubah bersamanya. (John Owen)

Timor mortis conturbat me – Rasa takut mati membuat saya kacau (bangkrut)

Ubi amor, ibi oculus – Di mana ada cinta, di situ ada mata. Di mana ada cinta, di situ orang mampu melihat kecantikan / kegantengan / kebaikan orang yang dicintai.

Sumber: http://www.inrebus.com/latinphrases_t.php

snsd-run-devil-run-o

Mater artium necessitas est – Kebutuhan adalah ibu kesenian

E pluribus unum – Dari yang banyak, satu. Persatuan dari banyak yang beranekaragam. (Motto Amerika Serikat). Mirip “Bhinneka Tunggal Ika.

Bangsa Amerika Serikat (AS) membutuhkan ratusan tahun untuk mewujudkan motto ini. Banyak tokoh yang berhasil menoreh tonggak perjuangan menegakkan kesamaan hak warga negara. Tokoh yang menonjol adalah Presiden Abraham Lincoln yang menghapus sistem perbudakan.

Di zaman modern tokoh pejuang hak asasi manusia yang melegenda adalah Martin Luther King Junior.

martin-luther-king-jr

Martin Luther King Jr (15 Janauari 1929 – 4 April 1968), pendekar perjuangan hak-hak sipil warga kulit hitam AS dengan menggunakan strategi pembangkangan sipil tanpa kekerasan. mengucapkan pidato yang terkenal “I have a dream” pada tanggal 28 Agustus 1963 di Washington DC, di hadapan ratusan ribu pencinta keadilan yang berdemonstrasi menuntut pemenuhan hak-hak sipil. Pidato bersejarah ini menobatkan Martin Luther King sebagai seorang orator ulung AS.

Tanggal 14 Oktober 1964 King menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perjuangan tanpa kekerasan menentang diskriminasi rasial. Pada akhir hidupnya King memperluas fokus perjuangan dengan memasukkan isu kemiskinan dan Perang Vietnam. Tahun 1968  King merencanakan pendudukan Washington DC dengan sebutan Poor People’s Campaign ketika ia dibunuh pada 4 April 1968 di Memphis, Tennessee.  Pembunuhannya memicu kekacauan di banyak kota besar AS. Pengadilan tahun 1999 menetapkan bahwa pembunuhnya James Earl Ray merencanakan bersama agen-agen pemerintah dalam konspirasi melawan King.

I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: ‘We hold these truths to be self-evident: that all men are created equal.’

I have a dream that one day on the red hills of Georgia the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at the table of brotherhood.

I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character.

I have a dream today.
I have a dream that one day, down in Alabama, with its vicious racists, with its governor having his lips dripping with the words of interposition and nullification; one day right there in Alabama, little black boys and black girls will be able to join hands with little white boys and white girls as sisters and brothers.

I have a dream today.

 

Terjemahan pidato:

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan menghidupi makna kepercayaannya (kredonya): “ Kita memegang kebenaran yang sudah jelas: bahwa semua manusia diciptakan setara.”

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari di bukit merah Georgia anak-anak mantan budak dan anak-anak mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di meja persaudaraan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari negara bagian Mississippi, sebuah negara bagian yang diteriki panas ketidakadilan, diteriki panas penindasan, akan ditransformasi ke dalam sebuah oase kebebasan dan keadilan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa empat anak kecilku suatu hari akan hidup dalam sebuah bangsa di mana mereka tidak akan dinilai menurut warna kulitnya tapi menurut isi karakternya.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari, nun di Alabama, dengan para rasis yang ganas, dengan gubernur yang bibirnya mengeluarkan kata-kata penempatan dan pembatalan; suatu hari tepat di sana di Alabama, anak kecil lelaki dan perempuan hitam akan dapat berjabat tangan dengan anak kecil lelaki dan perempuan putih sebagai saudari dan saudara.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

(Terjemahan S Belen)

martin-luther-king-jr-o 3

 Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther_King,_Jr.

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/12/kata-mutiara-bahasa-latin-tentang-kesehatan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Sano adalah ramuan herbal pencegah dan penyembuh beragam penyakit. Kunjungilah posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Kartu nama Yuni Juni 2015

.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah: https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Teladan + pembiasaan = karakter

Mei 5, 2011

Tentang Budi Pekerti

Yang Utama Adalah Keteladanan

Kamis, 5 Mei 2011 | 03:18 WIB

KUPANG, POS-KUPANG.COM —Pendidikan budi pekerti sebagai mata pelajaran tersendiri hanya punya sejarah yang amat singkat dalam kurikulum di alam Indonesia merdeka, yaitu dari Kurikulum 1947 sampai dengan Kurikulum 1964. Yang paling dibutuhkan sebetulnya bukan mata pelajaran budi pekerti, tetapi keteladanan dan pembiasaan perilaku hidup yang baik dan mencerminkan nilai-nilai moral.

Demikian pendapat Dr. Sirilus Belen,  peneliti dan pegiat pendidikan, menjawab pertanyaan Pos Kupang melalui email, Rabu (4/5/2011), menanggapi pentingnya budi pekerti membangun karakter anak-anak sekarang. Dr. Sirilus Belen menghabiskan masa tugasnya sebagai PNS di Pusat Kurikulum Depdiknas Pusat, Jakarta. Dia meraih gelar master dan doktor di London. Saat ini, putra NTT ini berkeliling Indonesia memberi pelatihan kepada para guru untuk mengembangkan sekolah-sekolah model.

Menurut Sirilus, sejak hilang dari kurikulum pendidikan, budi pekerti diintegrasikan ke dalam pendidikan Kewarganegaraan, kemudian Pendidikan Moral Pancasila (PMP), dan kini Pendidikan Kewarganegaraan (Kurikulum KTSP 2006).

Sirilus mengingatkan, kurikulum hendaknya tidak dilihat secara sempit hanya berupa mata pelajaran. “Kurikulum adalah seluruh pengalaman anak, pengalaman siswa di sekolah,” katanya.

Menurutnya, pengajaran nilai-nilai moral dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang mengandung nilai-nilai budi pekerti dewasa ini cenderung tidak efektif karena materi dan kompetensi dalam kurikulum terlalu bersifat kognitif dan diajarkan secara teoritis, verbalistis, cenderung menekankan nasihat tanpa penegakan imbalan dan sanksi dalam pelaksanaan nasihat.

Dia juga melihat perilaku anak-anak sekarang yang cenderung kasar dan gampang terlibat dalam aksi kekerasan karena terjadi kemerosotan keteladanan guru di sekolah dan suburnya kasus-kasus kejahatan yang diperankan orangtua dan dilihat anak-anak. “Di sekolah-sekolah di negara maju, tidak ada mata pelajaran pendidikan moral, tidak ada pendidikan budi pekerti sebagai mata pelajaran tersendiri, namun nilai-nilai moral siswa seperti kejujuran, sopan-santun, kasih sayang, adil dipraktikkan karena terjadi proses peneladanan dan pembiasaan dalam seluruh suasana dan aktivitas sekolah, termasuk dalam proses belajar-mengajar,” jelasnya.

Pentingnya proses peneladanan dalam menumbuhkembangkan budi pekerti siswa. Proses peneladanan adalah cara terpenting. Yang juga penting adalah proses pembiasaan. Prinsip peneladanan dan pembiasaan tidak menekankan nasihat karena menurut para ahli, 25% anak memperhatikan nasihat, 18% melakukan yang sebaliknya, dan 57% tidak melakukan apa pun. Hanya 1 dari 4 anak yang memperhatikan nasihat orangtua dan guru.

Menurutnya, proses peneladanan dan pembiasaan harus dimulai dari ‘kaki’, kemudian menyentuh ‘hati’, dan terakhir barulah ‘pikiran’. Perubahan perilaku individu dimulai dari kaki, dalam arti mulai bertindak, melakukan, berbuat, walaupun dalam tindakan kecil dan sederhana. Pada tahap berikutnya setelah anak terbiasa melakukan, ia mulai tertarik, termotivasi. Ia mulai ‘jatuh hati’ terhadap tindakan-tindakan yang biasa ia lakukan. Barulah, pada tahap terakhir perubahan perilaku individu dipengaruhi konsep, pikiran, pandangan di benaknya mengenai perilaku mana yang baik dan mana yang buruk. (len)

Editor : Bildad Lelan

Sumber: http://kupang.tribunnews.com/read/artikel/61260/kupangnews/senibudaya/2011/5/5/yang-utama-adalah-keteladanan

Iklan

Semprot

Hepatitis

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-hepatitis

Kartu nama Yuni 2

Siapa saja benalu di “pohon” pendidikan Indonesia?

November 16, 2010

 

Bill Gates: 11 aturan yang tidak dipelajari anak Anda di sekolah

September 12, 2010

Baru-baru ini Bill Gates berbicara depan para siswa sebuah sekolah menengah di Amerika Serikat. Ia mengemukakan 11 aturan (eleven rules) yang tidak pernah anak-anak Anda pelajari di sekolah. Inilah rangkuman ekspresi dari refleksi Bill Gates, salah seorang terkaya di muka bumi ini, tentang makna sekolah bagi pekerjaan dan sukses seseorang dalam hidup ini. Silahkan klik file powerpoint Aturan Bill Gates berikut ini!

Aturan Bill Gates

Aturan 1: Hidup ini tidak fair, tidak adil – biasakan diri dengannya!

Aturan 2: Dunia tidak peduli dengan rasa harga dirimu. Dunia mengharapkan Anda menyelesaikan sesuatu SEBELUM Anda merasa baik tentang diri Anda.

Aturan 3: Anda TIDAK akan mendapatkan uang $ 60 000 (Rp 600 000 000) setahun setelah Anda tamat sekolah menengah. Anda tidak akan menjadi wakil direktur dengan sebuah telepon mobil sampai Anda mendapatkan kedua-duanya (penghasilan sebesar itu dan jabatan seperti itu).

Aturan 4: Jika Anda pikir gurumu keras, tunggulah sampai Anda mendapatkan seorang bos.

Aturan 5: Pekerjaan hina dengan penghasilan  rendah tidaklah mengurangi kehormatan Anda. Kakek-nenekmu punya istilah berbeda untuk pekerjaan seperti itu: mereka menyebutnya kesempatan.

Aturan 6: Jika Anda gagal, itu bukanlah kesalahan orang tuamu. Karena itu, janganlah sesali kesalahanmu, belajarlah dari kesalahan itu.

Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan

Aturan 7: Sebelum Anda lahir, orang tuamu tidak merasa sebosan sekarang. Mereka bosan karena membayar rekening tagihan untukmu, mencuci pakaianmu, dan mendengarkan ocehanmu tentang betapa dinginnya udara. Karena itu, sebelum Anda selamatkan hutan tropis dari parasit generasi orang tuamu, cobalah bersihkan kloset (WC) di kamarmu sendiri.

Aturan 8: Sekolahmu mungkin telah menentukan siapa pemenang dan pecundang (yang kalah), tapi hidup TIDAKLAH DEMIKIAN. Di beberapa sekolah, mereka telah menghapus nilai gagal dan mereka akan memberimu BANYAK KESEMPATAN sesuai dengan keinginanmu untuk mendapatkan jawaban yang benar. Ini sama sekali tidak menggambarkan APA PUN dalam kehidupan nyata.

Aturan 9: Kehidupan tidak dibagi ke dalam semester demi semester. Anda tidak mendapatkan liburan tahunan dan hanya segelintir majikan yang berminat membantu Anda MENDAPATKAH LIBURAN. Lakukan itu dengan mengatur waktu Anda sendiri.

Aturan 10: Televisi BUKANLAH kehidupan yang nyata. Dalam kehidupan nyata sesungguhnya orang harus meninggalkan kedai kopi dan pergi bekerja.

Aturan 11: Berbaik-baiklah dengan orang yang tidak mampu atau bodoh. Bisa terjadi suatu waktu kelak Anda terpaksa bekerja pada salah seorang seperti itu.

Ayo klik file powerpoint ini jika Anda belum mengkliknya tadi, karena 11 aturan menurut Bill Gates ini ditampilkan secara menarik dalam file ini!

Aturan Bill Gates

iklan

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

Sakit stroke

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

gambar spanduk sano

sano-sembuhkan-stroke

Kartu nama Yuni 2

Ganti sistem ujian nasional dengan menerapkan sistem open book test dan tes terstandar

Mei 8, 2010

Sistem ujian nasional kita hanya menjatuhkan sanksi tidak lulus kepada siswa tapi para guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan provinsi, dan kabupaten / kota serta ketua yayasan pendidikan swasta terbebas dari sanksi.

Tiap anak dilahirkan dengan potensi otak menjadi manusia brilyan. Namun, cara mengajar dan mendidik guru yang kuno dan satu arah mengakibatkan siswa hanya duduk, dengar, catat, dan hafal. Sistem ujian nasional kita justru mendukung cara mengajar kuno ini melalui penggunaan model soal pilihan ganda yang kurang mendorong kreativitas berpikir dan kemampuan memecahkan masalah.

Di dunia ini tidak ada masalah belajar. Yang ada adalah masalah mengajar. Mengapa yang salah mengajar dan mengelola pendidikan tidak terkena sanksi apa pun. Mengapa hanya siswa yang menangis malu dan histeris lalu pingsan mendengarkan namanya termasuk dalam daftar peserta yang tidak lulus diberi sanksi tidak lulus? Adilkan ini?

Sistem ujian nasional sebenarnya mudah sekali diubah untuk menghindari tim sukses yang terdiri dari guru dan kepala sekolah serta pengawas memberikan jawaban kepada siswa setelah soalnya dikerjakan pendidik itu. Atau, siswa mendapatkan bocoran soal sebelum ujian nasional. Pakai saja bentuk soal uraian atau esai. Siswa diperbolehkan membawa buku pelajaran dan membukanya, juga rumus-rumus Matematika dan Fisika. Jika soal esai  yang disusun menuntut penalaran siswa, walaupun ia membuka buku pelajaran dan rumus tak ada gunanya ia membuka buku  karena tuntutan penalaran untuk menjawab soal. Mudah sekali, bukan?

Alternatif solusi yang lain adalah menerapkan tes terstandar (standardized test) yang juga dipakai di Amerika Serikat dan Inggris. Di tengah semester atau setelah satu semester atau satu tahun, di kelas-kelas tertentu di SD, SMP, dan SMA siswa diwajibkan mengerjakan tes terstandar yang dikerjakan dan diterbitkan serta didistribusi Pusat Penilaian Pendidikan Nasional Balitbang Kemdiknas. Dengan memeriksa hasil tes ini, guru dapat mendiagnosis kelemahan siswa dan selanjutnya melakukan perbaikan dalam proses belajar-mengajar.

Pada akhir tiap jenjang SMA siswa mengikuti ujian nasional namun tiap siswa diberi kebebasan memilih mengikuti ujian mata pelajaran yang dia kuasai dan sesuai dengan rencana studinya di perguruan tinggi. Ujian nasional ini hendaknya terdiri dari ujian tulis dan praktik. Jika ia ingin masuk fakultas kedokteran misalnya, ia hanya memilih mengikuti ujian mata pelajaran Kimia, Biologi, dan Matematika. Jika ia ingin masuk fakultas teknik, ia hanya ikut ujian Fisika, Matematika, dan mungkin Bahasa Inggris. Jika ia ingin masuk fakultas sastra, program studi sastra Inggris, ia hanya memilih ikut ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Sejarah, dan Antropologi atau Sosiologi. Dengan mengantongi nilai kelulusan mata-mata pelajaran tertentu ini, lulusan SMA langsung diperbolehkan mendaftar di perguruan tinggi. Apa susahnya sih menempuh alternatif solusi ini?

Karena konsep kita soal UN ini tidak matang dan tidak cerdas, tiap tahun kita saksikan tragedi siswa merasa gagal, kasus pembocoran soal dan jawaban, dan sederet masalah yang membuat siswa merasa trauma dan konsep kegagalan telah kita tanamakan dalam hati sanubarinya. Karena kita kurang cerdas berpikir, tiap tahun tak kunjung berhenti polemik tentang relevan atau tidak relevannya ujian nasional dipertahankan. Jika kami amati betapa susah dan keteter Mendiknas menjawab gugatan anggota DPR dan pertanyaan wartawan. Demikian pun, anggota DPR juga dibuat pusing mempersoalkan sistem ujian yang diskriminatif ini. Seharusnya think tank di Kemdiknas-lah yang mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki sistem ujian nasional yang buruk ini. Namun, tampaknya tidak ada think tank itu. BSNP juga bingung hendak berbuat apa dan daripada memikirkan solusi yang lain, lebih baik jalankan sistem yang rutin. Sampai kapan kita terkurung dan tersandera oleh pola pikir konvensional ini?

Sebenarnya, contoh yang baik dari berbagai negara sudah ada. Kita tinggal belajar dari negara-negara itu. Tahun ini India mereformasi sistem ujiannya dan bentuk soal pilihan ganda itu telah mereka kuburkan dalam kubur tradisi pendidikan yang kuno. Sistem ujian nasional Singapura dan Malaysia jauh lebih baik karena ada ujian praktik di samping ujian tulis. Mengapa kita tidak cerdas dan seolah tak bisa melihat negeri tetangga dan meniru yang baik dari mereka? Quo vadis dunia pendidikan Indonesia?

Silahkan baca juga goresan puisi berikut ini!

TANPA JUDUL 192

Oleh Martin Bhisu

Negeriku Indonesia
negeri tumpah darah,
serta air mata rakyat jelata
di sana indahnya bentangan pulau
bersama gunung-gunung yang tinggi dan buas,
tumpukan revolusi anti-korupsi.

Negeriku Indonesia
negeri siang dan malam penuh teror
bayang-bayang kejahatan hingga melacuri mimpi
tentang darah dan keringat rakyat jelata yang mengalir
tumpah ruah di lautan duka,
anakmu menangis, tiada air mata
berjuang hingga tumpah darah, darah tiada.

Negeriku Indonesia
negeri anak-anak suka nyontek
pemerintah dan guru-guru dengan dedikasi yang luntur
menabur benih-benih korupsi sejak dini
hidup enak di negeri ini tanpa kerja keras
mengajar melukis garis-garis pembatas
agar generasi baru selalu berada di bawah garis kemiskinan.

Guayaybi, Paraguay, 07 de mayo de 2010

Kunjungilah posting yang berkaitan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/20/bagaimana-ujian-nasional-un-di-belanda/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/17/sedih-menyaksikan-amburadulnya-ujian-nasional-un-tahun-ini/

https://sbelen.wordpress.com/2008/12/29/belajar-aktif-pakem-ujian-nasional-un-ibarat-air-dengan-minyak/

https://sbelen.wordpress.com/2011/08/08/mengapa-mutu-pendidikan-finlandia-terbaik-di-dunia/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/15/mengapa-peringkat-kelulusan-un-2011-siswa-smantt-tetap-di-nomor-buntut/

https://sbelen.wordpress.com/2011/01/11/3-tahun-banyak-siswa-tak-lulus-un-pecat-guru/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/30/tes-remidial-di-sd-sma-dan-sma-itu-salah-kaprah/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/09/mengapa-kita-memaksa-siswa-mempelajari-semua-mata-pelajaran/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/16/hasil-un-ntt-jeblok-tas-anak-sekolah-ntt-kempes/

 

 

Iklan

Rumah

Tekanan darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni 3

10 tahun MBS-Pakem, Move forward, no retreat. Maju terus pantang mundur

Desember 8, 2009

Kumpulan kata-kata bijak ini terdiri dari pepatah, sayings, wise words, dan pandangan para ahli. Kata-kata bijak ini dipilih dari sudut pandang pendekatan belajar aktif. Karena itu, ada yang langsung dan ada yang tak langsung berhubungan dengan belajar aktif. Urutannya disusun secara acak. Sedangkan, kata kunci pada tiap kutipan diketik dengan warna biru.

Bocah Papua ini seharusnya masih berada di sekolah. Namun saat “bersenang kedua” (istirahat), ia memilih pulang ke rumah dan bermain di pantai. Mengapa? Guru masih memukul siswa? Pelajaran membosankan? Duduk, dengar, catat, hafal?

Manfaat kata-kata bijak ini adalah sebagai bahan refleksi tentang mengapa belajar aktif itu penting dan manfaat apa saja yang dapat diraih jika diterapkan pendekatan belajar aktif. Koleksi kata bijak ini kami kumpulkan untuk merayakan dalam refleksi peringatan 10 tahun dimulainya “MBS-Pakem” (Manajemen Berbasis Sekolah-Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Upaya beberapa “orang gila” membangkitkan kembali pendekatan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) yang “mati suri” akibat kebijakan pejabat di Depdiknas waktu itu yang kurang mengerti makna belajar aktif ditandari dengan penataran (TOT) awal kepada para pendidik yang mewakili 3 provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan di Pacet, Mojokerto, Jawa Timur  pada akhir 1999 yang diselenggarakan Depdiknas (Pusat Kurikulum Balitbang & Direktorat Dikdas Ditjen Dikdasmen, bekerja sama dengan Unicef dan Unesco. Setelah 10 tahun sejak awal gerakan ini dimulai, kini “MBS-Pakem” telah masuk ke dalam sistem nasional karena telah menjadi program Depdiknas, dinas provinsi, berbagai NGO, yayasan persekolahan, dan sejumlah lembaga pendidikan guru.

Tiap instansi dan lembaga atau organisasi mengembangkan manajemen berbasis sekolah dan pendekatan belajar aktif menurut penekanan dan corak serta gaya sendiri-sendiri. Namun, semua upaya tak kenal lelah dan tak kenal menyerah ini berhasil mengarusutamakan kreativitas berpikir dan bertindak yang perlu ditumbuhkembangkan dalam diri anak didik agar menjadi insan kreatif yang mandiri dan mampu memecahkan masalah untuk menghadapi masa depan yang kian kompetitif dan sulit diprediksi.

Salam MBS-Pakem

S.Belen

Silahkan klik file word berikut ini! Anda tak akan menyesal.

Kata bijak ttg belajar aktif 3

Iklan

big love dance

Sakit asam urat

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Janganlah mendayung melawan arus!

Juli 2, 2009

Intan dayung

Intan tidak mendayung melawan arus di pantai Adonara, Flores.

Contra aquam remigamus. Ini adalah kata bijak bahasa Latin yang berarti “Kita mendayung melawan arus.” Kata bijak ini diambil dari penggalan akhir kalimat filsuf Seneca dalam sebuah suratnya kepada Lucilius. Kata-kata Seneca adalah sbb: “Ideo, Lucili, tenenda nobis uia est quam natura praescripsit, nec ab illa declinandum: illam sequentibus omnia facilia, expedita sunt, contra illam nitentibus non alia vita est quam contra aquam remigantibus.

Nah, sebenarnya “Contra aquam remigamus” sudah dialihkan ke bentuk present tense (waktu sekarang), untuk menunjukkan bahwa kecenderungan ini terlihat terus-menerus pada banyak orang. Sedangkan, “…contra aquam remigantibus”, kata kerja ini dalam bentuk future tense. (Kita akan berenang melawan arus). Terjemahannya sbb: “Jadi, Lucilius, kita harus selalu mengikuti jalan yang sudah ditentukan Alam, dan tidak menyimpang darinya; jika kita mengikuti jalan Alam, semua hal menjadi gampang dan tak terhalang, tetapi jika kita berjuang melawan jalan Alam, kehidupan kita menjadi tak berarti karena kita (akan) mendayung melawan arus air.”

original

Barrack Obama berenang melawan arus. Lebih susah maju & menguras tenaga.

Seneca mengeritik kecenderungan orang mendayung melawan arus. Menurut Seneca, alam sudah mengatur seluruh kehidupan. Kepiting tidak pernah akan mampu berjalan tegak. Gajah tidak dapat menari. Besi tidak dapat berenang. Kucing tidak mungkin terbang. Ikan tidak mungkin berjalan di darat.


Bagi Seneca, gagasan mendayung melawan arus adalah sesuatu yang sulit dan bahkan sia-sia. Dan, ia berargumentasi bahwa kita tidak boleh menerapkan pendekatan ini terhadap kehidupan.


Namun, dalam hidup ini, terkadang atau bahkan sering kita dituntut atau bahkan terpaksa berenang melawan arus, setidak-tidaknya untuk sejenak, atau bahkan kita tinggalkan perahu sama sekali dan berenang sambil mengangkat kepala ke atas dan terus menantang arus. Namun, ini hanyalah kasus, kekecualian yang terkadang terpaksa kita lakukan.

Gagasan Seneca ini menunjukkan “kebenaran” abadi. Dalam kehidupan ultramodern di era global ini, umat manusia cenderung berenang melawan arus dan ternyata dampak merugikan dirinya sendiri, manusia yang lain, dan generasi masa depan.

original 5

Barrack Obama berenang mengikuti arus. Lebih mudah & lebih cepat.

Contoh-contohnya makin banyak. Kita kemukakan saja sejumlah contoh.

l      Penduduk Jakarta dan sekitarnya terus saja mengambil air tanah untuk konsumsi hotel, kantor, mall, pabrik, dan rumah keluarga. Dua puluh lima tahun lalu, intrusi air laut diperkirakan telah sampai ke kawasan Monas dan belum muncul data kini sudah sampai di mana. Namun, kebanyakan orang tidak peduli. Lalu, bukankah tidak mungkin bahwa permukaan tanah semakin turun dan kini kita lihat di pesisir Jakarta utara, air laut sudah lebih tinggi daripada permukaan tanah. Lama-lama penduduk Jakarta akan berenang di air laut!

l      Bencana banjir dan tanah longsor sudah menjadi acara rutin setiap musim penghujan di berbagai wilayah tanah air karena kita serakah menebang pepohonan di hutan, menanam dengan sistem ladang berpindah. Alam tidak bisa dilawan.

l      Kita sudah tahu bahwa makanan cepat saji dan minuman bersoda merusak kesehatan tetapi kita biarkan anak-anak terus mengkonsumsi dan kini semakin banyak orang mati muda.

l      Di dunia pendidikan kita tahu dari hasil riset otak bahwa otak manusia, otak anak tidak mampu berkonsentrasi menerima informasi melalui ceramah guru lebih dari 10 menit. Tetapi, para guru terus saja berceramah selama 30 menit, 40 menit, dan bahkan di perguruan tinggi bisa sampai 60 menit s.d. 80 menit. Apa yang didengar melalui telinga kiri akan keluar melalui telinga kanan.

RECO1989

Biarkan anak-anak “mendayung” mengikuti arus. Mengapa kita memaksa anak belajar dengan cara yang bertentangan dengan kehendak otak?

l      Otak anak akan lebih mampu mengingat atau menyusun memori dan memproduksi kembali jika informasi yang masuk ke dalam otak diterima melalui lebih dari satu indra.Misalnya siswa SMA belajar menghitung 1 – 10 dalam bahasa Jerman.  Jika hanya mendengarkan sebutan lisan guru, siswa mudah lupa. Tapi bila guru menyebut sambil menulis eins, zwei, drei dan siswa juga langsung menulis angka-angka itu sambil menyebut keras-keras agar telinganya mendengar, ingatan akan lebih mantap tersimpan di memori otak. Nah, jika guru hanya mengajarkan bahasa asing hanya melalui ocehan ceramah guru tentang grammar tanpa memanfaatkan mata dan tangan anak untuk menulis dan langsung praktik berbahasa asing, sia-sialah upaya guru. Karena, guru berenang melawan arus, melawan kodrat alamiah otak anak.

DSCN3958

Anak senang bermain sambil belajar (playing while learning).Anak-anak SD Labuha 1 di Pulau Bacan Provinsi Maluku Utara bermain meloncat tali. Mengapa kita harus memaksa anak belajar sambil duduk tegak di kursi depan meja padahal hal ini menghambat kebebasan tubuh untuk bergerak sehingga aliran darah yang lancar meningkatkan kinerja otak anak?

DSCN3948

Anak-anak senang belajar sambil bermain (learning by playing). Anak-anak SD Labuha 1 kelas III sedang bermain drama menjadi perawat dan dokter waktu belajar tentang penyakit malaria dan penyebabnya nyamuk Annopheles.

Sumber:

http://audiolatinproverbs.blogspot.com/2006/12/contra-aquam-remigamus.html

Iklan

andydwyer-lapdance

Pneumonia

Kunjungilah posting kami:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-pneumonia

Kartu nama Yuni 2

Kebijakan pendidikan gratis: Mutu kian merosot

Mei 16, 2009

Dampak kebijakan pend gratis

Bulan-bulan ini saya terjun langsung ke sekolah guna membantu mengembangkan lima SD agar dapat dicontoh sekolah-sekolah lain di wilayah itu.

Karena isu pendidikan gratis tampak populer, “jual obat” slogan, kampanye,  dan iklan pendidikan gratis bahkan telah diterjemahkan menjadi kebijakan pendidikan gratis di daerah-daerah. Yuran komite sekolah di sekolah negeri guna menutupi kekurangan dana pemerintah dihapuskan. Alasan utamanya, karena sudah ada kucuran dana BOS dan di daerah tertentu ada tambahan insentif dari pemerintah daerah. Namun, hanya sekitar 20% kebutuhan biaya rutin sekolah yang tertanggulangi dana-dana tersebut, yang nota bene seharusnya merupakan dana rutin namun dipolitikkan menjadi kucuran dana dari kemurahan hati pemerintah. Ini kan hanya tipuan.

Dampak mudharat kebijakan yang tak bijak ini yang dimotori slogan, kampanye, dan iklan politik ini  jauh lebih banyak daripada manfaatnya. Dampak negatif yang menonjol sesuai dengan pengamatanku disajikan pada gambar di atas.

Mana ada pendidikan yang bermutu dengan “barang” gratisan? Bahkan, kampanye pendidikan gratis itu pun dibiayai dengan uang rakyat yang pajaknya tidak digratiskan. Ke mana dan bagaimana logika berpikir para pejabat ini? Ke mana perasaan mereka?

Iklan

big love dance

Klik gambar kalau belum bergerak

Human heart

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-normalkan-gula-darah

Kartu nama Yuni