Posts Tagged ‘gagal’

Bill Gates: 11 aturan yang tidak dipelajari anak Anda di sekolah

September 12, 2010

Baru-baru ini Bill Gates berbicara depan para siswa sebuah sekolah menengah di Amerika Serikat. Ia mengemukakan 11 aturan (eleven rules) yang tidak pernah anak-anak Anda pelajari di sekolah. Inilah rangkuman ekspresi dari refleksi Bill Gates, salah seorang terkaya di muka bumi ini, tentang makna sekolah bagi pekerjaan dan sukses seseorang dalam hidup ini. Silahkan klik file powerpoint Aturan Bill Gates berikut ini!

Aturan Bill Gates

Aturan 1: Hidup ini tidak fair, tidak adil – biasakan diri dengannya!

Aturan 2: Dunia tidak peduli dengan rasa harga dirimu. Dunia mengharapkan Anda menyelesaikan sesuatu SEBELUM Anda merasa baik tentang diri Anda.

Aturan 3: Anda TIDAK akan mendapatkan uang $ 60 000 (Rp 600 000 000) setahun setelah Anda tamat sekolah menengah. Anda tidak akan menjadi wakil direktur dengan sebuah telepon mobil sampai Anda mendapatkan kedua-duanya (penghasilan sebesar itu dan jabatan seperti itu).

Aturan 4: Jika Anda pikir gurumu keras, tunggulah sampai Anda mendapatkan seorang bos.

Aturan 5: Pekerjaan hina dengan penghasilan  rendah tidaklah mengurangi kehormatan Anda. Kakek-nenekmu punya istilah berbeda untuk pekerjaan seperti itu: mereka menyebutnya kesempatan.

Aturan 6: Jika Anda gagal, itu bukanlah kesalahan orang tuamu. Karena itu, janganlah sesali kesalahanmu, belajarlah dari kesalahan itu.

Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan

Aturan 7: Sebelum Anda lahir, orang tuamu tidak merasa sebosan sekarang. Mereka bosan karena membayar rekening tagihan untukmu, mencuci pakaianmu, dan mendengarkan ocehanmu tentang betapa dinginnya udara. Karena itu, sebelum Anda selamatkan hutan tropis dari parasit generasi orang tuamu, cobalah bersihkan kloset (WC) di kamarmu sendiri.

Aturan 8: Sekolahmu mungkin telah menentukan siapa pemenang dan pecundang (yang kalah), tapi hidup TIDAKLAH DEMIKIAN. Di beberapa sekolah, mereka telah menghapus nilai gagal dan mereka akan memberimu BANYAK KESEMPATAN sesuai dengan keinginanmu untuk mendapatkan jawaban yang benar. Ini sama sekali tidak menggambarkan APA PUN dalam kehidupan nyata.

Aturan 9: Kehidupan tidak dibagi ke dalam semester demi semester. Anda tidak mendapatkan liburan tahunan dan hanya segelintir majikan yang berminat membantu Anda MENDAPATKAH LIBURAN. Lakukan itu dengan mengatur waktu Anda sendiri.

Aturan 10: Televisi BUKANLAH kehidupan yang nyata. Dalam kehidupan nyata sesungguhnya orang harus meninggalkan kedai kopi dan pergi bekerja.

Aturan 11: Berbaik-baiklah dengan orang yang tidak mampu atau bodoh. Bisa terjadi suatu waktu kelak Anda terpaksa bekerja pada salah seorang seperti itu.

Ayo klik file powerpoint ini jika Anda belum mengkliknya tadi, karena 11 aturan menurut Bill Gates ini ditampilkan secara menarik dalam file ini!

Aturan Bill Gates

iklan

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

Sakit stroke

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

gambar spanduk sano

sano-sembuhkan-stroke

Kartu nama Yuni 2

Iklan

Batang pohon mangga & nangka dibacok dulu baru berbuah banyak. Manusia?

Desember 31, 2008

mythhttptipiswebidwp-contentuploads200801myth

Petani di kampung dan desa sudah tahu bahwa batang pohon mangga perlu disayat atau dibacok. Nah, sesudah itu ia akan berbuah banyak.


mangotree-02httpwwwparadisegardensfloridacomimagesmangotree-02

Mengapa pohon mangga berbuah banyak setelah batangnya dibacok?


mangos_on_treeimagesgooglecoid

Berbuah banyak setelah disiksa?


jackfruit_tree1httpbenedikawidyatmokofileswordpresscom200808jackfruit_tree1

Batang pohon nangka pun perlu dibacok baru pohon itu menghasilkan banyak buah?


jackfruit-tree

Di Pulau Belitung petani biasa membacak-bacok batang pohon nangka, sambil mengancam: “Awas kau, kalau tidak berbuah kutebang kau!” Kemudian, pohon nangka yang “ketakutan” itu berbuah banyak.

Mengapa? Penjelasan ilmiah yang saya baca, bahwa dengan demikian batang pohon itu tidak menguras zat makanan. Zat makanan lebih terfokus ke bunga yang kemudian menghasilkan buah. Penjelasan ini belum masuk akal. Bukankah tubuh yang terluka membutuhkan lebih banyak zat makanan untuk memulihkan lukanya? Begitulah cara pikir sederhana orang yang tak ahli.

Apa gunanya pohon mangga atau pohon nangka yang subur dan berdaun rimbun tetapi tidak berbuah? Apa gunanya manusia yang tumbuh sehat, berbadan tegap atau montok tetapi tak menghasilkan karya apa pun yang berguna bagi sesama?  Pengamatan sehari-hari menunjukkan, bahwa orang yang tabah merasakan kesulitan, menghadapi masalah, mengalami tantangan, dan berkali-kali mendapatkan cobaan, dan bahkan sering gagal akan menghasilkan banyak “buah” dalam pekerjaan dan kehidupannya.

Sumber foto:

  1. myth.httptipis.web.idwp-contentuploads200801myth.jpg
  2. MangoTree-02.httpwww.paradisegardensflorida.comimagesMangoTree-02.jpg
  3. mangos_on_tree.images.google.co.id
  4. s8001504.httpriskaworld.comwp-contentuploads200808s8001504.jpg