Posts Tagged ‘emosi’

Tahukah anda 17 faktor risiko sakit jantung & serangan jantung?

April 21, 2014

heart-attack-o 3

Kejadian seperti ini sering tak terduga. Karena itu penyakit jantung sering disebut penyakit yang diam-diam mematikan (silent killer).

Berikut ini disajikan gambar slide tentang 17 faktor risiko sakit jantung dan serangan jantung yang perlu anda ketahui sebelum semuanya terlambat. Gambar-gambar ini diambil dari file powerpoint Robin Behar berjudul:

HEART ATTACK, TUTORIAL 8, Heart Attack
Risk Factors dan

HEART ATTACK, TUTORIAL 9, Risk Factors
Continued

Faktor risiko serangan jantung 1

&

Serangan jantung informasi terpenting 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 3

&

Serangan jantung informasi terpenting 5

&

Faktor risiko serangan jantung 6

&

Faktor risiko serangan jantung 7

&

Faktor risiko serangan jantung 8

&

Faktor risiko serangan jantung 9

&

Faktor risiko serangan jantung 10

&

Faktor risiko serangan jantung 11

&

Faktor risiko serangan jantung 12

&

Faktor risiko serangan jantung 13

&

Faktor risiko serangan jantung 14

&

Faktor risiko serangan jantung 15

&

Faktor risiko serangan jantung 16

&

Faktor risiko serangan jantung 17

&

Faktor risiko serangan jantung 18

&

Faktor risiko serangan jantung 19

&

Faktor risiko serangan jantung 20

&

Faktor risiko serangan jantung 21

&

Faktor risiko serangan jantung 22

&

Faktor risiko serangan jantung 23

&

Faktor risiko serangan jantung 24

&

Faktor risiko serangan jantung 25

Faktor risiko serangan jantung 26

&

Faktor risiko serangan jantung 27

&

Faktor risiko serangan jantung 28

&

Faktor risiko serangan jantung 29

&

Faktor risiko serangan jantung 30

&

Faktor risiko serangan jantung 31

&

Faktor risiko serangan jantung 32

&

Faktor risiko serangan jantung 33

&

Faktor risiko serangan jantung 34

&

Faktor risiko serangan jantung 35

&

Faktor risiko serangan jantung 36

&

Faktor risiko serangan jantung 37

&

Faktor risiko serangan jantung 38

&

Faktor risiko serangan jantung 39

&

Faktor risiko serangan jantung 40

&

Faktor risiko serangan jantung 41

&

Faktor risiko serangan jantung 42

&

Faktor risiko serangan jantung 44

&

Faktor risiko serangan jantung 45

&

Faktor risiko serangan jantung 46

&

Faktor risiko serangan jantung 47

&

Faktor risiko serangan jantung 48

&

Faktor risiko serangan jantung 49

&

Faktor risiko serangan jantung 50

&

Faktor risiko serangan jantung 51

&

Faktor risiko serangan jantung 52

&

Faktor risiko serangan jantung 53

&

Faktor risiko serangan jantung 54

&

Faktor risiko serangan jantung 55

&

Faktor risiko serangan jantung 56

&

Faktor risiko serangan jantung 57

&

Faktor risiko serangan jantung 58

&

Faktor risiko serangan jantung 59

&

Faktor risiko serangan jantung 60

&

Faktor risiko serangan jantung 61

&

Faktor risiko serangan jantung 62

&

Faktor risiko serangan jantung 63

&

Faktor risiko serangan jantung 64

&

Faktor risiko serangan jantung 65

&

Faktor risiko serangan jantung 66

&

Faktor risiko serangan jantung 67

&

Faktor risiko serangan jantung 68

&

Faktor risiko serangan jantung 69

&

Faktor risiko serangan jantung 70

&

Faktor risiko serangan jantung 71

&

Faktor risiko serangan jantung 72

&

Faktor risiko serangan jantung 73

&

Faktor risiko serangan jantung 74

&

Faktor risiko serangan jantung 75

&

Faktor risiko serangan jantung 76

&

 Faktor risiko serangan jantung 77

&

Faktor risiko serangan jantung 78

&

Faktor risiko serangan jantung 79

&

Faktor risiko serangan jantung 80

&

Faktor risiko serangan jantung 81

&

Faktor risiko serangan jantung 82

&

Faktor risiko serangan jantung 83

&

Faktor risiko serangan jantung 84

&

Faktor risiko serangan jantung 85

&

Faktor risiko serangan jantung 86

&

Faktor risiko serangan jantung 87

&

Faktor risiko serangan jantung 88

&

Faktor risiko serangan jantung 89

&

Faktor risiko serangan jantung 90

&

Faktor risiko serangan jantung 91

&

Faktor risiko serangan jantung 92

&

Faktor risiko serangan jantung 93

&

Faktor risiko serangan jantung 94

&

Faktor risiko serangan jantung 95

&

Faktor risiko serangan jantung 96

&

Faktor risiko serangan jantung 97

&

Faktor risiko serangan jantung 98

&

Faktor risiko serangan jantung 99

&

Faktor risiko serangan jantung 100

&

Faktor risiko serangan jantung 101

&

Faktor risiko serangan jantung 102

&

Faktor risiko serangan jantung 103

&

Faktor risiko serangan jantung 104

&

Faktor risiko serangan jantung 105

&

Faktor risiko serangan jantung 106

&

Faktor risiko serangan jantung 107

&

Faktor risiko serangan jantung 108

&

Faktor risiko serangan jantung 109

&

Faktor risiko serangan jantung 110

&

Faktor risiko serangan jantung 111

&

Faktor risiko serangan jantung 112

&

Faktor risiko serangan jantung 113

&

Faktor risiko serangan jantung 114

&

Faktor risiko serangan jantung 115

Jika Anda ingin menyimpan slides ini dalam bentuk file powerpoint, silahkan download file berikut ini:

Tutorial 8 dan 9 Faktor-faktor risiko sakit jantung & serangan jantung

 

 

Bacalah juga posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/18/informasi-apa-yang-paling-penting-tentang-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/dapatkah-anda-prediksi-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/gejala-serangan-jantung-yang-harus-anda-hafal/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/bagaimana-menyikapi-serangan-jantung-diam-diam-tanpa-gejala/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/21/tahukah-anda-17-faktor-risiko-sakit-jantung-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/26/inilah-11-cara-praktis-mencegah-sakit-jantung-dan-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/28/serangan-jantung-pertanyaan-yang-sering-diajukan-seks-merokok/

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/14/perlukah-operasi-pasang-ring-atau-bypass-jantung/

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

.

 

 

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano cegah dan sembuhkan sakit jantung

Kartu nama Yuni 3

Iklan

Kotak perkawinan

Februari 6, 2014

Ketika masih pacaran:

 piggybackride

Ciuman motor

learn-how-to-mambo-o

Seorang kakak perempuan yang telah berkeluarga mengingatkan adik perempuannya yang hendak memasuki mahligai rumah tangga: “Dik, dalam perkawinan itu tidak ada cinta. Kalau memang ada cinta, makan tuh cinta.” Ayah dan ibu mereka berpura-pura tidak mendengar dan dalam hati hanya mengakui, ah, anak ini sudah mulai mengerti apa itu hidup perkawinan.

Memasuki hidup perkawinan:

marriage-o

marriage-o 2

big-k-drama-marriage-photos-scene-o

Kebanyakan orang yang kawin percaya sebuah mitos bahwa perkawinan itu adalah kotak yang indah penuh dengan hal-hal yang sekian lama diidam-idamkan: pendampingan, keintiman, persahabatan, dsb. ….

Yang benar adalah bahwa perkawinan itu pada awalnya ibarat sebuah kotak kosong, yang harus anda isi dengan sesuatu sebelum anda mengambil apa pun. Tidak ada cinta dalam perkawinan, cinta itu ada pada manusia, dan manusia-lah yang mengisi cinta dalam perkawinan. Tiada romantisme dalam perkawinan, anda justru harus memasukkannya ke dalam perkawinan. Sebuah pasangan harus belajar seni mempertahankan agar kotak itu tetap penuh, melalui membangun kebiasaan memberi, mencintai, melayani, memuji. Jika anda mengambil lebih banyak dari yang anda isi, kotak itu akan kosong. (Anonim)

Ketika telah cukup lama dalam hidup perkawinan:

Psikolog Damona Poespa menyatakan bahwa bagus sekali filosofi kotak kosong ini. Psikolog Dewi Chabi menandaskan bahwa memang kita tidak bisa hidup dengan kata cinta dari dua orang tapi bagaimana kita bisa saling menyayangi satu dengan yang lain dalam keluarga dan menyatukan seluruh anggota keluarga. Dengan sendirinya cinta itu akan timbul dari kasih sayang dari semua anggota keluarga. Selain dari memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai.

Filosofi cinta itu akan ditemukan setelah kita terjun ke dalam “kolam renang” hidup perkawinan. Sebelumnya, hanyalah berteori.

carey-o 2

ahs-shelley

Selain dari saling menyayangi, memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai seperti yang dikatakan Damona dan Dewi, ingin saya tambahkan satu lagi, yaitu berkorban. Tiada cinta dalam hidup perkawinan tanpa pengorbanan.

 bad-education-o 2

Dulu waktu masih duduk di bangku SMP di Lalian, Atambua, Timor yang berbatasan dengan Timor Portugis waktu itu, saya baca kata mutiara di Majalah Intisari yang waktu itu masih anyar. “Perkawinan itu ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Tapi, ibarat neraka untuk yang berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar.”

Kata mutiara ini saya hafal dan tidak lupa sampai sekarang.

900x900px-LL-13fc5305_hDE906F1B

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

tumblr_mlmk33Kzs41qcwhkeo4_250

Dalam hidup perkawinan yang penuh dengan ups and downs, terutama ketika badai datang melanda, syukurlah banyak pasangan tetap bertahan agar terus berada di dalam, walau terkadang ada bisikan untuk cepat-cepat keluar.

Psikolog Buntje Harbunangin menimpali, sekian puluh tahun lalu, seorang tokoh orde baru pernah memberi nasihat kepada mempelai dalam satu acara pernikahan: Perkawinan itu ibarat kapal di tengah samudra. Kadang tenang, kadang dihantam badai. Yang penting, jangan pernah sekali pun meninggalkan kapal 🙂 … Kalo hanya bisikan saja mungkin bolehlah didengar lalu lupakan.

Psikolog Solita Sarwono dari negeri kincir angin, Belanda menegaskan, “Kiasan ‘a marriage is an empty box’ memang benar. Orang tidak perlu saling mencintai untuk memasuki suatu perkawinan. Buktinya, kebanyakan generasi sebelum kita menikah karena dijodohkan. Bahkan ada yang sama sekali belum pernah saling kenal pada saat menikah. Tapi kok mereka bisa bertahan menjadi suami-istri sampai puluhan tahun lamanya, bahkan sampai meninggal dunia?

Bahwa cinta itu ‘dibuat’ / ditumbuhkan oleh manusia itu betul. Pepatah Jawa mengatakan : tresno jalaran kulino (cinta tumbuh karena terbiasa – ala cinta karena biasa). Suami-istri belajar untuk saling menghargai dan mencintai pasangannya.

Menurut saya, kunci pengikat hubungan suami-istri adalah kejujuran, kepercayaan (trust), toleransi, dan apresiasi. Dengan aspek-aspek ini kita bersedia menerima kekurangan pasangan kita, mensyukuri apa yang kita peroleh / miliki bersama dan percaya bahwa kita dapat memecahkan masalah apa pun bersama-sama, menghadapi badai yang melanda bahtera perkawinan kita. Hati kita juga akan tenang dan senang, tidak diliputi kecurigaan, kegelisahan dan stress, sekali pun berpisah dari pasangan kita. Kita masih tetap bisa mengisi kotak perkawinan kita dari jarak jauh.

Semoga pasangan-pasangan muda dapat menciptakan waktu untuk mengisi kotak perkawinan sepenuh mungkin.”

Psikolog Cecil Widya mengatakan,  “Ibu Lita terima kasih atas nasihatnya. Proses menerima sampai akhirnya bisa mencintai memang luar biasa. Semoga bisa menjadi peneguhan untuk terus menjalani bersama walau sangat berat, sangat sakit. Apapun itu saya percaya ada yang lebih, yakni Beliau Sang Mahakarya kita tidak tidur … Gusti mboten sare.”

happy-o

Kebahagiaan perkawinan melalui menyenangkan anak. Anak adalah makhluk paling berbahagia di muka bumi ini.

 

Sebuah solusi

Tidak marah

Siapa pun dapat marah, itu gampang. Tetapi, marah kepada orang yang tepat, dan dengan kadar yang tepat, dan pada waktu yang tepat, dan demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang tepat, tidak mampu dilakukan semua orang karena itu tidak gampang. (Aristoteles)

  Kuburan emosi

Perasaan yang ditekan tidak mati, tidak bisa dikuburkan – Perasaan-perasaan itu kembali membayangi kita.

 Reaksi perasaan

 Perasaan tertekan menyebabkan kita bereaksi tidak tepat terhadap orang dan keadaan.

Bosan

Dengan menguburkan emosi, bertahap anda jadi mati rasa terhadap kehidupan dan cinta

 Padahal, perasaan tidak pernah mati walaupun anda berusaha menguburkannya.

 Hai sayang

 Amat sulit menekan perasaan anda dan lalu pulang ke rumah dan tetap sayang kepada istri anda!

 Puncak gunung es

 Emosi kita seperti puncak gunung es; umumnya kita hanya menunjukkan sebagian kecil dan sisanya tetap terpendam.

 Cinta pengampunan

 Di bawah semua emosi negatif ada cinta menanti untuk terpancar ke luar

Bagaimana caranya agar rasa cinta di dasar gunung es itu terpancar ke luar?

Kemarahan

  • Kemarahan yang terpendam dapat memicu stres.
  • Permusuhan kronis bisa berdampak penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.
  • Kemarahan membuat anda bereaksi lebih keras.
  • Kemarahan mengantar ke pembicaraan hal yang menimbulkan amarah dengan orang yang menyerang.
  • Masyarakat yang menghargai saling ketergantungan melihat amarah sebagai ancaman terhadap harmoni kelompok.

Tangani amarah

  • Janganlah menekan amarah!
  • Janganlah mengekspresikan amarah secara agresif!
  • Akuilah itu dan berbuatlah sesuatu terhadapnya!
  • Kalau anda terpaksa harus memarahi, marah-lah kepada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang tepat, dan dengan cara yang tepat.
  • Lebih baik mencari rekonsiliasi (berdamai) daripada balas dendam. Kalau anda dendam, anda hanya merusak diri sendiri.

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Kebahagiaan perkawinan sampai kakek-nenek

Psikolog Mona Sugianto menyampaikan pandangan berikut ini.

BIASA: mencintai orang yang mudah dicintai, yang nurut sama apa yang kita mau, yang gak banyak nuntut, apalagi sehat, tampan atau seksi, wangi, kaya raya pula.

LUAR BIASA: kalau kita tetap mencintai orang yang sulit dicintai, pemarah, tidak mudah dipahami, banyak tuntut, sakit pula, dah keriput, dan tidak pandai cari uang pula.

Mencintai dan perkawinan membuat kita yang BIASA, menjadi LUAR BIASA bila kita bersedia dibentuk dan bersedia untuk SETIA.

Selamat ya, bagi yang sedang merayakan ulang tahun perkawinan, berapa pun usianyaaaa…. Setuju sama Bu Lita (Solita Sarwono), isi kotak cinta. Dan, bagi yang orang tercintanya sudah pulang duluan kepada Sang Pencipta, kita bahkan masih bisa mencintainya dengan hidup sebaik mungkin, mencintai dan berkarya sebanyak mungkin. Sehingga, doa-doa mereka di sana tidak sia-siaaa…

fmom39

Ibu Solita Sarwono menanggapi berikut ini. Mona, saya pikir yang paling LUAR BIASA adalah orang yang tetap setia mencintai dan merawat pasangannya yang mendadak sakit keras/cacat selama bertahun-tahun. Mempertahankan kasih sayang terhadap orang yang kondisi fisik / mentalnya sangat menurun seperti itu, berat sekali. Dorongan untuk ‘cepat-cepat lari keluar dari perkawinan’ (seperti kata bang Belen) pada orang itu akan besar sekali; lebih besar daripada keinginan meninggalkan perkawinan dengan seseorang yang sejak awal sudah sakit / cacat, sehingga orang sudah menerima kondisi seperti itu pada saat menikah.

Semoga musibah seperti itu tidak terjadi pada kita. Kalau pun hal itu terjadi, semoga kita semua diberi kekuatan dan ketabahan untuk tetap setia dan mencintai pasangan kita yang dalam kondisi sakit justru membutuhkan lebih banyak kasih sayang.

moshin-o

Tertawa adalah obat mujarab mempertahankan kondisi kesehatan tubuh tanpa mengeluarkan uang, bahkan satu sen pun.

Psikolog Amanda MW mengatakan, “Membaca tanggapan rekan-rekan tentang kotak perkawinan, saya jadi tergugah untuk menambahkan. Saya ingat sewaktu melangsungkan upacara pernikahan, romo yang menikahkan kami berkotbah: “Perkawinan itu sebenarnya bukan hanya antara 2 pihak tapi ada pihak ke-3. Bukan PIL (pria idaman lain)  atau WIL (wanita idaman lain) tetapi Tuhan berperan serta di sana. Karena cinta 2 orang manusia tidak akan bertahan, tetapi cinta Tuhan yang menyatukan akan kekal selamanya. Sehingga, bila perkawinan dilanda masalah, kita dapat minta pertolongan Sang Mahacinta. Semoga dapat menambah warna dalam peneguhan perkawinan kita semua. Amin.”

Psikolog senior Koentjoro Soeparno nimbrung berpendapat. Kalau menurut pendapat saya PIL dan WIL itu nggak ada. Yang ada adalah teman kencan atau teman selingkuh. Menurut saya tidak ada istilah idaman dalam perselingkuhan…

Kami tanggapi berikut ini. Setuju Pak Koentjoro. Tidak ada WIL dan PIL. Teman kencan lebih tepat atau TTM, teman tapi mesra. He he he. Wong, yang ketangkap disuruh kawin eh malah nggak mau. Kalau idaman lain ya disuruh kawin ya hayo.

Orang Indonesia terkadang suka bikin istilah aneh.

Soal selingkuh itu kebetulan baru saya baca ungkapan bahasa Latin Vola libere sed semper domum redi. Terbanglah dengan bebas tapi selalu kembali ke rumah. Suami yang selingkuh itu terbang bebas tapi selalu kembali ke rumah. Terutama ketika sakit, nah suami-suami itu pasti kembali ke rumah, istri-lah yang paling pusing ngurus orang sakit. Waktu sehat milik semua orang, eh ketika sakit baru milik keluarga. He he he. Sekadar bercanda.

Ibu Lita menimpali, “Apalagi kalau suami pulang ke rumah bawa penyakit ….. HIV/Aids! Si istri gak tahu, jadi ketularan juga …. Aduuuh, celaka-lah seluruh keluarga. Amit-amiit.”

Tanggapan kami, Gusti Allah mboten sare dan perkawinan itu adalah ikatan segitiga antara pasangan dan Sang Mahacinta itu memang benar. Hal ini tampak dalam krisis perkawinan jika orang kembali bertopang kepada Tuhan.

Mengenai minta pertolongan Tuhan barusan saya baca hasil penelitian tentang pasien yang ingin sembuh. Sekelompok pasien yang berdoa dengan tekun dibandingkan dengan sekelompok pasien lain yang tidak berdoa. Ternyata kadar kolesterol, asam urat, tekanan darah, dan kadar trigliserida kelompok yang berdoa turun cukup signifikan sedangkan pada kelompok yang tidak berdoa tak ada perubahan berarti. Kelompok pasien yang berdoa lebih cepat sembuh.

Eksperimen dicoba lagi dengan dua kelompok pasien ateis yang tidak percaya adanya Tuhan. Kelompok ateis yang pertama diminta berdoa saja untuk kesembuhan walaupun berpura-pura saja. Kelompok kedua dibiarkan tidak berdoa. Ternyata kelompok ateis yang berdoa pura-pura dan yang pura-pura percaya Tuhan sembuh lebih cepat.

Bagi kita yang percaya Tuhan tentu kita yakin ada peran tangan Tuhan dan itu bisa kita akui setelah merefleksi rentetan kejadian dalam hidup kita. Bagi kelompok ateis itu hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa faktor harapan kepada bantuan sesuatu zat yang lebih tinggi, yang lebih mampu menjadi faktor yang membantu tubuh memulihkan kondisinya.

Kita percaya bahwa Tuhan itu membantu tanpa mengenal seseorang itu agama apa, suku atau bangsa apa, percaya Tuhan atau tidak. Tuhan menciptakan matahari bagi semua umat manusia.

madonna-like-a-prayer-o

Madonna berdoa

Dalam situasi krisis yang genting manusia cenderung bertopang kepada Tuhan. Setiap kali menjelang seorang istri melahirkan rasanya suaminya mau bergantung kepada siapa demi keselamatan anak yang akan dilahirkan. Yang paling bisa diharapkan adalah bantuan Sang Mahacinta.

Waktu Perang Dunia II tentara Inggris yang berperang berdoa kepada Tuhan. Mereka kemudian heran, kok tentara Jerman juga berdoa kepada Tuhan. Tentara Inggris berdoa, My God, Our God eh tentara Jerman ternyata menulis pada senapan mereka yang disita: Meiner Gott, Unser Gott. Nah, siapa yang benar? Tuhan mana yang berpihak?

Dalam krisis perkawinan yang penting mungkin adalah faktor masih ada harapan untuk memperbaiki tali kasih yang lagi retak. Dan, harapan itu kepada siapa? Manusia? Kalau manusia tak mampu ya kepada Sang Mahamampu. Tak ada doa yang terbuang percuma. Doa pasti menghasilkan sesuatu yang baik bagi manusia.

Psikolog Hanna Djumhana Bastaman bercerita, saya teringat pada sebuah nasihat perkawinan dari seorang ayah kepada anaknya yang bernama Hana dan menantunya yang namanya Hani. Begini katanya: “Wahai Hana, engkau tidak menikahi Hani sebagai seorang bidadari, tetapi engkau wajib untuk menjadikan Hani sebagai bidadari dalam rumah tanggamu. Dan sebaliknya engkau Hani, engkau tidak menikahi Hana sebagai seorang pahlawan, tetapi kewajiban engkaulah untuk menjadikan Hana sebagai pahlawan dalam rumah tanggamu”.

Psikolog Retno Priyani mengatakan, saya teringat kata-kata seorang dosen filsafat saya, kalau tak salah namanya Bapak Damarjati Supajar: ” Orang yang kawin, itu melepas semua yang melekat pada tubuhnya. Kalau masih pakai pangkat, perhiasan dan sebagainya malahan mengganggu. Itu menyimbolkan bahwa perkawinan sesungguhnya adalah antar manusia. Tak perlu apa pun, kecuali yang ada pada diri manusia itu. Kalau masih pakai tanda pangkat, malah menusuk badan…..”

Waktu itu, saya agak risih mendengarnya. Mosok kuliah kok ngomong “kawin” (karena masih mahasiswa yang belum menikah), tapi agaknya makna yang tersirat dari peristiwa itu benar juga ya?

LNOGX

Mengapa wajah suami-istri yang sudah lama berumah tangga mirip?

Dari yang kami amati sehari-hari di berbagai tempat, suami dan istri yang memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda ketika sudah tua kok wajahnya tampak mirip. Termasuk suami-istri dari dua suku yang berbeda.

Kebetulan kami temukan tulisan Why Do Couples Start to Look Like Each Other? Amber Angelle , 26 Juni 2010 pada link: http://www.livescience.com/8384-couples-start.html

Tulisan ini sedikit membantu menjawab pertanyaan ini.

Psikolog Robert Zajonc membuat eksperimen untuk menguji gejala pepatah lama bahwa yang berlawanan itu saling tertarik tapi dalam kenyataan hati menginkan seseorang yang mencerminkan dirinya – dan cerminan itu meningkat pada sepasang burung jantan dan betina yang lebih lama tinggal bersama-sama.

Ia menganalisis foto pasangan-pasangan yang diambil saat baru kawin dan foto-foto pasangan yang sama 25 tahun kemudian. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan-pasangan suami-istri itu tampak semakin mirip. Dan, semakin bahagia pasangan itu, semakin mirip tampilan fisiknya.

Zajonc coba menjelakan bahwa kemiripan itu disebabkan pasangan itu saling meniru mimik ekspresi wajah. Misalnya, suami memiliki rasa humor yang tinggi dan banyak tertawa. Jadinya istrinya juga sering tertawa. Lama-kelamaan terbentuk garis-garis ketawa sekitar mulut sang istri atau sebaliknya.

Bukti yang lain juga menunjukkan bahwa para pria dan wanita mungkin pada awalnya tertarik kepada partner yang memiliki kesamaan kepribadian. Tahun 2006, ilmuwan di Universitas Liverpool meminta peserta dalam sebuah studi mengamati foto-foto para pria dan wanita dan menilai kepribadian mereka.

Peserta tidak tahu siapa yang kawin dengan siapa dari foto-foto itu. Pasangan yang telah hidup bersama-sama yang terlama yang dinilai memiliki kepribadian yang lebih mirip. Peneliti menyimpulkan bahwa, memiliki ciri-ciri kepribadian yang menarik adalah yang punya hubungan kausal yang membuat wajah seseorang itu tampak menarik. Dengan kata lain, waktu awal mula waktu seorang pria menaksir seorang wanita atau sebaliknya karena ketertarikan fisik sebenarnya yang ditaksir itu memiliki ciri-ciri kepribadian yang mirip dengannya.

Orang yang memiliki DNA yang mirip cenderung jatuh cinta. Dalam sebuah studi terhadap anak-anak kembar, ilmuwan di Universitas Western Ontario menemukan bahwa peserta tidak hanya cenderung memilih partner yang memiliki kemiripan DNA tapi juga pasangan dari anak-anak kembar. Dua anak kembar satu telur lebih cenderung memilih pasangan hidupnya yang lebih mirip dengaannya daripada dua anak kembar dua telur.

Maksudnya begini. Dua anak kembar perempuan satu telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing. Lalu, dua anak kembar perempuan dua telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing.  Kemiripan keempat pria itu kemudian dibandingkan dengan empat anak kembar perempuan itu. Ternyata, dua suami dari dua anak kembar perempuan satu telur ternyata lebih mirip dibandingkan dengan dua suami dari dua anak kembar perempuan dua telur. Hal ini berlaku sebaliknya untuk anak kembar laki-laki satu telur dan dua telur.

Pasangan suami-istri mungkin mulai tampak mirip karena dalam beberapa hal mereka memang sudah mirip sejak awal.

Mungkin ada penjelasan yang lain atas pertanyaan ini?

Mungkin prinsip ini perlu diikuti. Dalam hidup perkawinan, setiap kali badai datang menerjang bahtera rumah tangga, tetaplah berpikir positif: “Badai pasti berlalu.”

Betapa pun hebat badai menerjang bahtera rumah tangga anda, tetaplah bertahan. Jangan meloncat ke luar dari bahtera karena anda bisa tenggelam atau dimangsa ikan buas. Tataplah ke horison happy ending.

Sumber:

16quotes.com

Chapter 11 –  Emotions, Stress and Health

Milis Psikologi Indonesia

 

Topik posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/29/makna-cinta-di-hari-ulang-tahun-perkawinan-untuk-suami-dan-istri/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

Advertorial

weird-science-magic-2-o

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Sano sembuhkan jantung koroner

gambar-spanduk-sano

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjngilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Apakah otak laki-laki dan wanita berbeda? Apa impilikasinya?

Juli 22, 2008

Dua tahun ini kami mempelajari hasil-hasil riset otak dan bagaimana hasil riset itu dapat diterapkan dalam proses belajar-mengajar yang berciri belajar aktif. Dalam pencarian ini, kami temukan hasil riset yang mengungkapkan perbedaan antara otak pria dan wanita. Selama ini, kami percaya kepada berbagai gagasan perihal keseteraan gender, terutama bahwa perbedaan hakiki antara pria dan wanita hanyalah pada soal perbedaan jenis kelamin. Namun, setelah mempelajari hasil riset otak ini, kami cenderung mempertanyakan kembali pandangan yang selama ini kami yakini, sambil terus mengikuti wacana tentang perbedaan pria dan wanita. Pencarian kami belum selesai, namun mungkin pendapat berikut ini dapat mendorong kita untuk terus berwacana untuk mencari kebenaran.

Otak manusia

Otak manusia

Hasil riset otak antara lain mengungkapkan, bahwa otak wanita lebih kecil dari pria tapi memiliki lebih banyak koneksi antara dua belahan otak. Daerah di antaranya (corpus collosum) lebih besar dan berkembang pada wanita dan memungkinkan dua belahan itu lebih mudah bekerja sama. Pikiran dan emosi dapat tergabung pada fungsi otak wanita karena sistem limbik yang lebih aktif yang mengontrol emosi. Pria cenderung menggunakan hanya satu belahan otak pada satu waktu, sedangkan wanita memanfaatkan “seluruh pemikiran otak”.

Wanita mampu memahami hubungan manusiawi yang kompleks dan bagaimana hubungan itu cocok dalam konteks emosional. Itulah mengapa kebanyakan anak wanita senang cerita fiksi. Sebaliknya, anak pria senang non-fiksi dan terutama senang membaca tentang bagaimana suatu alat beroperasi.

Anak-anak Aceh, pria dan wanita, korban bencana tsunami sedang belajar di “sekolah tenda” (Foto koleksi Save the Children UK)

Carol Gilligan berteori: Cara berpikir wanita yang berciri emosional yang lebih kompleks dirugikan dalam sekolah campuran pria dan wanita (koedukasi). Teorinya dapat menjelaskan mengapa bahkan siswi yang cerdas merasa bodoh, tak kompeten, dan tak berprestasi memadai di sekolah campuran. Anak wanita mungkin terpaksa menekan cara alamiahnya dalam memecahkan masalah agar cocok dengan “cetakan” cara berpikir pria yang berbeda.

Namun, menurut riset otak, pikiran dan emosi dapat tergabung pada fungsi otak wanita karena sistem limbik (pengontrol emosi) yang lebih aktif.

Apa perbedaan pria dan wanita?

Menurut paradigma kesetaraan gender, perbedaan hanyalah di bidang seksual (jenis kelamin).Namun, ada ahli otak yang mengemukakan pendapat tentang perbedaan otak pria dan wanita dan implikasinya (yang selintas tampak bias gender).

Amatilah perbandingan berikut ini! (Tiap pernyataan atau kalimat hendaknya dibaca ”lebih cenderung”. Pria lebih cenderung, sedangkan wanita lebih cenderung. Tidak ada perbedaan yang mutlak di sini, yang ada adalah kecenderungan).

Perbedaan pria dan wanita

Pria sering tidak memihak / objektif, sedangkan wanita sering emosional.

Pria sering terobsesi pada olahraga, sedangkan wanita menganggap olahraga kurang penting.

Kebanyakan pria berbicara tentang benda-benda, sedangkan wanita paling banyak berbicara tentang “orang”.

Pria tidak banyak berbicara secara pribadi, sedangkan wanita tidak banyak berbicara di depan publik.

Pria memandang berbagai hal secara harfiah, sedangkan wanita mencari arti yang tersembunyi.

Pria adalah pendengar yang kurang tanggap, sedangkan wanita adalah pendengar yang lebih tanggap.

Pria lebih terfokus kepada solusi, sedangkan wanita senang membahas masalah.

Pria kurang bersedia mencari bantuan, sedangkan wanita segera mencari bantuan.

Pria takut dengan komitmen, sedangkan wanita sangat ingin berkomitmen.

Pria lebih sadistis, sedangkan wanita lebih masokhistis.

Pria lebih berorientasi seks, sedangkan wanita lebih berorientasi kepada cinta.

Pria memiliki lebih sedikit teman dekat, sedangkan wanita memiliki banyak teman dekat.

Pria kurang mempercayai, sedangkan wanita sering terlalu mempercayai.

Pria berbelanja karena kebutuhan, sedangkan wanita sering berbelanja demi kesenangan.

(Sumber: Cris Evatt, 1989, He & She: 60 Significant Differences between Men and Women, Berkeley, CA: Conari Press).

Dalam kerangka berpikir ini, kami tertarik membaca pandangan Paulo Coelho, seorang novelis bestseller Brasil. Banyak novelnya ditulis dalam bahasa Portugis dan kini sudah dialihbahasakan ke dalam 56 bahasa. Ia lahir di Rio de Janeiro pada tahun 1947. Sebagai mahasiswa ia belajar hukum, namun pada tahun 1970 meninggalkan studinya dan berkelana ke Meksiko, Peru, Bolivia, Chile, Eropa, dan Amerika Utara. Dua tahun kemudian ia kembali ke Brasil dan mulai menulis lirik musik populer, bekerja sama dengan musisi terkenal Raul Seixas. Keterlibatannya dalam musik meluas ke rencana menciptakan “Masyarakat Alternatif”. Rencana ini dipandang subsersif oleh kalangan militer Brasil dan kelompoknya dipenjara. Ia dan Seixas dilaporkan disiksa selama dalam penjara.

Lembaga perkawinan

Lembaga perkawinan ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Ibarat neraka untuk yang berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar. Itu terjadi jika tiada saling pemahaman antara pria dan wanita.

Berikut ini saya sajikan posting yang dikirim WH pada tanggal 11 Juli 2008, yang di-browse dari www.masculineheart.blogspot.com.


Pengarang Paulo Coelho memiliki sebuah blog. Baru-baru ini Paulo Coelho menerbitkan sebuah posting pada blognya. Isi postingnya mengungkapkan apa yang dikirim Julia, seorang temannya. Kemudian, Paulo Coelho mencoba menghubunginya untuk menanyakan apakah ia sendiri yang telah menulis teks ini. Namun, Julia telah berangkat untuk suatu perjalanan dan saya tak tahu dengan tepat kapan ia akan pulang.

Paulo Coelho kemudian mengecek di Internet dan tebaklah apa yang ia temukan? Bahwa ada banyak kelompok diskusi tentang topik ini! Dengan kata lain, dewasa ini wanita sedang mencari alasan-alasan mengapa mereka jatuh cinta kepada lawan jenisnya. Sebagai seorang lelaki yang setuju terhadap beberapa alasan ini, Paulo Coelho membuat sebuah daftar berdasarkan apa yang mereka katakan:

Banyak pria dan wanita gagal berkomunikasi, sering karena mereka tidak memiliki gagasan tentang apa yang disukai lawan jenis. Nah, ini adalah pendapat pihak wanita.

Issue nº 176 – Mengapa kami mencintai laki-laki (Why we love men)

Kami mencintai lelaki karena mereka tidak dapat berpura-pura belum mencapai orgasme, bahkan jika mereka ingin menipu.

Karena mereka tidak akan pernah mengerti kami, bahkan jika mereka tetap mencoba.

Karena mereka masih mampu melihat kecantikan kami, bahkan ketika kami sendiri tidak mempercayainya.

Karena mereka memahami persamaan, politik, matematika dan ekonomi, tapi bukan hati wanita.

Karena mereka adalah kekasih yang hanya beristirahat ketika kami telah (atau berpura-pura telah) mendapatkan kenikmatan.

Karena mereka mampu mengangkat olahraga sampai wilayah berbatasan dengan agama.

Karena mereka tidak pernah takut akan kegelapan.

Karena mereka bersiteguh memasang alat-alat di luar batas kemampuannya, dan mengabdikan dirinya kepada hal ini dengan entusiasme yang sama dengan seorang dewasa yang merasa frustrasi jika tidak berhasil.

Karena mereka seperti buah delima: terbanyak bagian buah itu tak mungkin dicerna, tetapi biji benihnya enak.

Karena mereka tak pernah memberi komentar tentang apa yang mungkin dipikirkan tetangga.

Karena mereka selalu tahu apa yang sedang mereka pikirkan, dan ketika mereka membuka mulutnya mereka dengan tepat mengatakan apa yang kami imaginasikan mereka akan katakan.

Karena mereka tidak pernah bermimpi merusak dirinya dengan memakai sepatu tumit tinggi.

Karena mereka senang menjelajahi tubuh kami dan menaklukkan jiwa kami.

Karena seorang anak wanita berusia 14 tahun dapat meninggalkan mereka terdiam seribu bahasa, dan seorang wanita berusia 25 tahun dapat menjinakkan mereka tanpa usaha apa pun.

Karena mereka selalu tertarik kepada hal yang ekstrim: yang mewah atau yang asketis, prajurit atau rahib, artis atau jenderal.

Karena mereka benar-benar melakukan tiap hal yang mungkin untuk mencoba menyembunyikan kelemahan-kelemahannya.

Karena ketakutan seorang lelaki adalah tidak menjadi laki-laki (tak pernah terlintas dalam pikirannya seperti seorang wanita yang tidak ingin menjadi wanita).

Karena mereka selalu makan apa saja di piringnya, dan tidak merasa bersalah tentang hal itu.

Karena mereka amat senang terhadap hal-hal yang benar-benar tak menarik, seperti apa yang terjadi dalam pekerjaan, atau membuat mobil yang berbeda.

Karena mereka memiliki bahu tempat kami dapat mengistirahatkan kepala kami dan tidur tanpa banyak upaya.

Karena mereka berdamai dengan tubuhnya, kecuali untuk hal-hal kecil, sepele seperti kepala menjadi botak atau bertambah gemuk.

Karena mereka benar-benar berani di depan serangga.

Karena mereka tidak pernah berbohong tentang umurnya.

Karena meskipun mereka coba mendemonstrasikan segala sesuatu, mereka tidak dapat hidup tanpa seorang wanita.

Karena ketika kami katakan kepada seorang dari mereka ”Saya mencintaimu”, mereka selalu meminta kami menjelaskan dengan tepat bagaimana.

(Sumber gambar: www.masculineheart.blogspot.com)

Seorang pembaca, Kristen, menyatakan bahwa kita benar-benar tak tahu apa pun tentang kondrat wanita, dan mengirimkan daftar berikut ini:

1.Kami wanita dilahirkan sebagai detektif. Di mata kami, semua laki-laki adalah tersangka dan petualangannya akan berakhir setelah tertangkap – itu hanya masalah waktu.

2.Bahkan bila kami tidak mencintai seorang pria, mendengar “Saya mencintaimu” adalah sebuah minyak gosok bagi jiwa kami. Dan bila Anda tidak mengatakannya, kami akan prihatin dan menjadi sedih.

3.Hal yang sama berlaku untuk “kamu memang cantik”. Kurang dari dua detik untuk mengucapkan tiga kata magis ini, yang dapat mengubah mimpi buruk kami menjadi cerita dongeng yang nyata.

4.Jika kami bertanya pakaian apa yang harus kami pakai, jangan jengkel jika kami benar-benar mengenakan yang sebaliknya dari yang Anda pilih – itu adalah bagian kodrat kami.

5.Pada sebuah pesta kami dapat melihat sekilas seluruh ruangan kurang dari satu menit untuk menemukan apa yang menarik perhatian kami. Pandang sajalah.

6.Kami memikirkan seks dengan gairah yang sama seperti laki-laki – atau mungkin bahkan lebih banyak. Yang berbeda hanyalah kami tidak menunjukkannya.

7.Jika kami tidak segera menerima undangan makan malam atau kencan pertama, jangan khawatir – kami hanya perlu beberapa hari untuk mengurangi beberapa kg berat badan yang selalu kami rasakan menyusahkan hidup kami.

8.Wanita selalu ingat segala hal. JIka Anda bertanya kapan kita pernah bertemu, tak ada dari kami yang akan mengatakan ”pada sebuah pesta”. Kami akan mengatakan: ”Oh itu hari Selasa, langsung setelah makan malam di mana mereka melayani salad dan kuah ayam, dan Anda memakai sebuah blazer hitam dan sepatu mode baru, dan seterusnya.

9.Betapa pun banyaknya cinta yang mampu kami berikan, ada tujuh hari ketika kami ingin menjauhi setiap hal dan setiap orang. Anda memiliki dua pilihan: mengikat dirimu pada sebuah tiang lampu dan menunggu sampai guntur berlalu, atau pergi ke toko permata terdekat dan membeli sebuah hadiah. Kami menyarakan pilihan yang kedua.

10.Kami memiliki kekuatan penalaran yang sama banyak dengan laki-laki. Tetapi kami tidak perlu membuatnya jelas, jika Anda tidak ingin merasa tak aman. Wanita yang melakukannya hidupnya akan berakhir dalam kesendirian.

11.Kami menyukai semua jenis rambut pada tubuh laki-laki, walaupun memoles rambut dengan aneka bahan adalah siksaan yang kami inginkan.

12.Kami benci bermain cinta ketika kami tidak suka, tetapi bagaimana pun kami melakukannya, dan Anda tidak akan pernah dapat memperhatikan perbedaannya.

13.Bermainlah dengan hewan peliharaan dan anak-anak kami, dan kami akan bermain dengan Anda. Abaikan mereka, dan kami akan mengabaikan Anda juga.

14.Wanita dilengkapi dengan pandangan sinar-X. Kami dapat melihat kepada mata yang keras, gelap dan menemukan seorang anak bersembunyi di baliknya. Kami dapat memandang mata malaikat yang biru dan menemukan setan berbaring di sana. Kami tahu ketika laki-laki berpura-pura tidur karena capai atau – lebih jelas – ketika mereka berpura-pura tidak tidur dengan seorang wanita yang lain mana pun.

15.Tidak semua wanita menginginkan perkawinan dan anak-anak. Banyak yang hanya menghendaki orgasme dan hewan peliharaan.

16.Jika kelembutan itu tulus, ia dapat melelehkan hati yang keras.

17.Jika kami menghadapi masalah berdiskusi dengan Anda, janganlah coba memberi solusi, kami sudah memiliki satu solusi. Itu hanyalah satu tanda untuk mencegah suatu hubungan berakhir dalam kebosanan.

Jika Anda ingin berbagi tentang apa yang Anda suka tentang wanita, silahkan tambahkan komentar Anda.

****************************

Iklan

900x900px-LL-220dee17_AD8pjIu

Sulit hamil

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-menyuburkan-wanita-juga-pria

Kartu nama Yuni 2