Posts Tagged ‘cuka apel’

SANO, Ramuan herbal berkhasiat: Mulai bisnis di usia 62 tahun

April 15, 2013

Jatiasih-20130610-00545 

Ramuan SANO

Teman-teman, Waktu adikku Paul Belen meninggal karena serangan jantung mendadak di kampung yang didahului wafatnya adik sepupu Nanu Belen di kampung juga karena serangan jantung, saya mengirim berita duka ini ke teman-teman, termasuk ke milis Sahabat Flobamora. Prof Dr Robert Lawang mengirim email ucapan belasungkawa disertai resep ramuan dari air sari bawang putih, cuka apel, madu, jahe (disebut juga halia), dan lemon. Kata-kata yang menyentak adalah jika operasi pasang ring biayanya bisa Rp 100 juta tapi dengan ramuan ini tidak perlu lagi pasang ring atau bypass, cukup dengan biaya Rp 300 ribu. Karena takut mati seperti dua adikku, istriku langsung membuat ramuan ini.

Waktu mengecek kesehatan rutin setiap bulan ke Rumah Sakit Harapan Kita, saya dan istri berjalan menyeberangi jembatan penyeberangan. Biasanya saya harus berhenti dua kali. Tapi, setelah mengkonsumsi ramuan berwujud sirup ini, saya sendiri heran karena naik jembatan tak berhenti dan sampai di atas napas tak ngos-ngosan. Sekarang kalau mengajak ponakan dan cucu ponakan berenang di hari libur, saya berani menantang para ponakan untuk lomba renang.

Mulailah kami bercerita kepada tetangga dan tetangga pun tertarik. Istri lalu membuat ramuan ini bagi tetangga. Hal begini biasa dilakukan istri karena ia selalu sediakan teh daun sirsak dan teh daun kelor (marungge) dan menawarkan ke tetangga yang datang ke rumah. Melihat banyak tetangga meminta dibuatkan ramuan ini, anak kami yang pertama mengajak kami ke Pasar Pramuka dan membeli 50 botol kecil.

Mulailah ramuan ini dijual ke tetangga dan dititipkan pada warung / toko tetangga depan rumah. Suami istri ini telah mencoba ramuan ini dan merasa gejala sakit menghilang. Anak kami lalu memberi ide untuk segera membuat label pada botol. Sambil, saya terus browse di internet mengenai ramuan ini, terutama di Google Scholar untuk membaca hasil riset tentang ramuan ini, terutama kombinasi trio bahan, yaitu bawang putih, cuka apel, dan madu. Ada juga hasil riset ramuan yang ditambah juga dengan jahe dan lemon. Akhirnya, ditemukan resep yang berbeda dengan yang semula dikirim Pak Robert Lawang. Karena, tanpa sengaja telah masuk ke bisnis rumah tangga, ya resep ini jadi rahasia perusahaan. He he he.

.

Selama kami sakit jantung, istri sering membuat ramuan herbal, seperti teh daun kelor, teh daun sirsak, teh daun nimba, air daun miana (mayana), dan racikan tradisional lainnya. Dalam tugas ke daerah-daerah ramuan ini sering saya bawa untuk menjaga kesehatan, khususnya stamina dan kekebalan tubuh. Tampaknya ini seperti persiapan jalan menuju aktivitas meracik ramuan sirup Sano.

 

Teh daun kelor

Teh daun kelor (marungge) yang dibuat istri. Daun, biji, kulit batang pohon kelor berkhasiat menyembuhkan 300 penyakit dan disarankan WHO sebagai ramuan obat tradisional di negara-negara sedang berkembang. Kandungan gizinya melebihi apel, jeruk, wortel, pisang, dan susu.

Teh daun sirsak 3

Teh daun sirsak buatan sendiri yang ampuh mencegah dan menyembuhkan kanker

Bang Rohim

Bang Rohim mencoba ramuan Sano

Teman kelas adik Paul Belen di SMP Ndao Ende adalah Pak Dominggus, asisten direktur di Penerbit Erlangga. Setelah membaca emailku tentang ramuan ini, ia langsung keliling Jakarta mencari toko yang menjual ramuan ini. Waktu saya bilang istri telah membuat dan saya sudah minum dan merasakan khasiatnya, Pak Dom langsung minta dibuatkan 1 botol besar dan datang sendiri ke rumah untuk mengambil. Pak Dom mendorong agar ramuan ini dibisniskan saja. Wah, kami jadi termotivasi.

Setelah label yang dipesan datang, tampak menarik dan kami mulai bawa-bawa contoh dan memberikan kepada teman-teman. Mulailah pesanan datang melalui telepon dan sms. Pak Fidelis Waruwu, Rm Kristo Tara, Pak Dharma Hutauruk. Encik tetangga mulai promosi ke teman-temannya. Pak Bambang Yuswanto, teman Erlangga di Manado memesan untuk ayahnya di Surabaya. Pak Zakaria Rahmad, teman Erlangga di Sutubondo memesan untuk ibunya di Magetan dan keluarganya di Cikarang.

Ada seorang bapak dari Ciputat yang mulai mengontak melalui email dan setelah berdiskusi, ia memesan 4 botol. Yang aneh, bapak ini justru mendapatkan informasi mengenai usaha kami dari email yang dikirim dari Belanda. Ternyata email kami tentang usaha membuat ramuan ini ke dua milis dan teman-teman di-forward seorang teman ke sebuah milis. Salah seorang anggota milis tersebut mengirim ke temannya di Belanda. Dan, teman ini mem-forward lagi ke bapak di Ciputat itu. Tetangga keluarga istri di Reni Jaya Pamulang juga pesan. Ada salesman juga mencoba dulu dan akan promosikan ke relasinya. Ada juga teman yang mengusulkan agar dalam workshop nasional di Jakarta, silahkan bawa ramuan ini dan promosikan. Kami langsung pesan spanduk untuk dipasang dulu di rumah.

Gambar spanduk Sano

Gambar spanduk

Namanya kami pilih SANO yang berasal dari kata “sano” dalam peribahasa Latin “Mens sana in corpore sano (Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat; Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat). Setiap kali dihasilkan 8 botol. Hanya dalam 3 minggu 50 botol telah habis dan kami ke Pasar Pramuka dan membeli 100 botol. Ada seorang kepala SMA di Kupang memesan 3 botol dan mengatakan tertarik menjadi agen di Kupang. Ada teman yang mendaftar ingin menjadi distributor untuk wilayah Jakarta Timur. Ada lagi seorang dari Flores Timur yang mengirim email ingin menjadi agen di Larantuka. Wah, wah, tak disangka.

sticker Sano 3

 

Pesanan mulai berdatangan lalu kami jadi bingung karena agen paket barang tertentu dan kantor pos menolak kiriman barang cair. Cari-cari di internet akhirnya untuk wilayah Jabodatabek ketemu solusinya setelah menemukan “Ada Delivery”. Pak Budi yang simpatik bersedia mengantar ke Rempoa di Ciputat dengan bayaran yang masuk akal. Lagi-lagi setelah browse di internet akhirnya ditemukan ESL Express dalam lingkungan bisnis Bus Lorena yang bersedia menerima paket barang cair dengan charge tambahan 50% biaya karena barang cair dan mengirim sampai ke alamat-alamat kota di Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok yang dilayani bus Lorena. Sano telah kami kirimkan ke Bandar Lampung, Jambi, Tanjung Pinang, dan Batam.

Untuk kota-kota lain di luar Sumatera, Jawa, dan Bali seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, dan Papua biasanya dipesan melalui saudara atau teman yang kebetulan hendak terbang dari Jakarta. Kami kirimkan paket Sano / Fides ke saudara atau teman itu untuk dibawa ke dalam cabin pesawat. Selain itu, untuk pengiriman paket Sano / Fides ke pulau-pulau itu dipersyaratkan packaging yang kuat dan aman. Syukurlah ada agen CV SANO yang bisa menangani packaging dan bisa mengirim Sano / Fides melalui sebuah agen paket barang yang bersedia menerima paket barang cair dan mengirimnya dengan pesawat udara ke kota-kota yang jauh di pulau-pulau itu. Untuk itu, silahkan hubungi Ibu Yuni pada HP 0813 8090 2316 dan akan disampaikan nomor HP agen CV SANO yang bisa mengirim ke pulau-pulau itu.

Produk SANO siap untuk delivery

20140208_221708

Ramuan SANO siap untuk packing dan delivery

Kalau Colonel Sanders memulai bisnis Kentucky Fried Chicken pada usia 60 tahun, kami memulai bisnis ini di usia 62 tahun. Lebih tua. He he he. Ya, kami hanya ingin membuktikan bahwa usaha bisa dimulai pada usia senja dan bahwa seorang konsultan pendidikan bisa juga berbisnis. Apalagi, di mana-mana, di berbagai daerah dalam pengembangan sekolah model dan pelatihan, kami sering mendorong kepada sekolah dan para guru agar memberi pendidikan kewirausahaan (edupreneurship) kepada siswa dan bahkan menatar para guru dan kepala sekolah tentang unit produksi di sekolah umum (SD, SMP, dan SMA) sebagai wadah praktik wirausaha siswa sekaligus menjadi sumber dana ekstra bagi keperluan sekolah. Terkadang dalam pelatihan di daerah kami memasukkan sesi praktik membuat ramuan obat sesuai dengan tradisi pengobatan tradisional masyarakat setempat di daerah itu. Teladan berbicara lebih kuat daripada kata-kata.

Ramuan herbal di Merauke 2

Ramuan herbal di Merauke 6

Contoh ramuan obat yang dibuat para guru SD dan SMP dalam pelatihan di Merauke, Papua. Untuk tiap ramuan harus ditulis apa saja bahan yang digunakan, langkah-langkah membuatnya, dan khasiatnya untuk mengobati penyakit apa saja.

Daun pepaya ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang

Bratawali ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang

Sirih ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang

Temulawak ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang

Ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang 2

Ramuan herbal sekolah Theresiana Semarang 6

Contoh ramuan obat yang dibuat para guru SD, SMP, SMA, dan SMK Theresiana dalam pelatihan di Semarang. Untuk tiap ramuan harus ditulis apa saja bahan yang digunakan, langkah-langkah membuatnya, dan khasiatnya untuk mengobati penyakit apa saja.

Merefleksikan kembali penderitaan sakit jantung  dan kebiasaan kami mengkonsumsi ramuan herbal serta gairah luar biasa (passion) mendorong para guru di daerah-daerah melatih siswa membuat sendiri ramuan dari aneka-tanaman berkhasiat di lingkungan setempat, tampaknya apa yang kami lakukan ini ibarat ziarah yang akhirnya sampai ke oase membuat ramuan sirup yang amat berkhasiat mencegah / menyembuhkan beragam penyakit. Tampaknya kami hanyalah sekadar perpanjangan tangan Sang Ilahi untuk membantu sesama yang membutuhkan. Sakit jantung yang semula kami lihat sebagai musibah, sebagai nasib sial, kini dipandang sebagai pelajaran / hikmah yang berharga agar hidup yang masih diberi Sang Pencipta kehidupan diisi dengan karya yang berguna bagi banyak orang.

sticker Sano 15

Mohon doa teman-teman agar rintisan awal ini berkembang. Terima kasih. Slalu smangat pagi. Leaflet Sano Jika anda ingin membaca leaflet yang pada awalnya kami buat dan sebarkan, silahkan klik file berikut ini.

Leaflet SANO

Aneka khasiat SANO

Selain penyakit tersebut, ternyata ramuan Sano berkhasiat mencegah / menyembuhkan sakit stroke, asam lambung, maag, sinusitis, keputihan, kista, miom, tumor, sakit ginjal, ambeien, bronkitis, amandel, herpes, migren & vertigo, pneumonia (infeksi paru-paru), prostat, parkinson, Alzheimer, osteoporosis, osteoartritis (kerusakan tulang rawan sendi), saraf terjepit, hepatitis, darah rendah, alergi, eksim, tifus, disenstri, batu empedu, kencing berdarah, tiroid (gondok), gangguan haid, pencernaan, dan libido, penyakit yang disebabkan kuman, bakteri, dan virus tertentu, dll. Komposisi ini berfungsi menyehatkan tubuh manusia secara holistik, menyeluruh.

Inilah daftar penyakit yang dapat disembuhkan Sano sesuai dengan pengalaman di tanah air dan berbagai negara di dunia.

Penyakit disembuhkan Sano 1

Penyakit disembuhkan Sano 2

bahan SANO

Sekian banyak penyakit yang dapat disembuhkan ramuan sirup ini menunjukkan bahwa komposisi kelima bahan ini berfungsi menyehatkan tubuh seorang individu secara holistik, menyeluruh.

sticker Sano 5

Bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon adalah bahan yang tidak hanya mengandung zat-zat pengobatan tetapi juga berbagai mineral, vitamin, dan nutrien (gizi) makro (yang menghasilkan energi bagi tubuh). Karena kayanya kandungan ini, gabungan kelima bahan ini tidak hanya berfungsi menyembuhkan penyakit tetapi juga mencegah tubuh terserang berbagai penyakit.

Jika anda ingin tahu rahasia khasiat masing-masing bahan ini dari segi pengobatan (farmakologi), perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/11/apa-saja-rahasia-khasiat-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-lemon-jahe-cuka-apel-madu/

 

Sano tingkatkan stamina & kebugaran tubuh

Sano mencegah kejadian seperti ini

SANO cegah serangan jantung

Sano jantung koroner

Sano kolesterol tinggi

Sano darah tinggi

Sano sembuhkan stroke

Sano sembuhkan kelumpuhan saraf

Sano sembuhkan asam urat anda

Sano dan obesitas

Sano normalkan gula darah

Sano serang sel kanker

Sano sembuhkan ginjal

Sano sembuhkan ambeien

Khusus untuk sakit ambeien atau wasir selain minum ramuan ini, anda dapat mempercepat dengan mengoleskan ramuan ini pada anus.

Sano bronkitis

Sano sembuhkan amandel

Sano sembuhkan herpes

Sano sembuhkan migren & vertigo

Sano sembuhkan pneumonia

Sano sembuhkan penyakit prostat

Sano menyuburkan wanita juga pria

Sano sembuhkan asam lambung

Sano maag

Sano sembuhkan sinusitis

Sano sembuhkan asma

Sano sembuhkan keputihan

Sano sembuhkan parkinson

Legenda tinju Mohamman Ali mengkonsumsi ramuan ini, khususnya trio bahan: bawang putih, cuka apel, dan madu

Sano menyembuhkan Alzheimer

Sano sembuhkan osteoporosis

Sano sembuhkan osteoartritis

Sano sembuhkan hepatitis

Sano sembuhkan tifus

Sano sembuhkan alergi gatal koreng

Khusus untuk alergi, gatal-gatal, dan bahkan koreng dapat disembuhkan dengan mengoleskan Sano pada bagian tubuh yang gatal.

Sano sembuhkan batu empedu

Sano sembuhkan kencing berdarah

.

Sano sembuhkan sakit gigi

Sakit gigi sering secara berkala datang menyiksa saya. Biasanya saya minum obat penahan sakit dan memeriksakan diri ke dokter gigi. Bila tiba-tiba sakit gigi menyerang, saya membeli obat sakit gigi dan obat penahan sakit di apotek. Satu saaat ketika gigiku sakit karena infeksi pada gigi yang berlubang, istriku menyarankan minum Sano 1 sendok makan, ditahan di mulut pada bagian gigi yang sakit, kumur-kumur lalu ditelan. Benar saja, hanya dalam 5 menit, sakit gigiku sirna, dan saya merasa lega. Sejak saat itu saya tidak bingung lagi bila sakit gigi menyerang. Ada Sano yang jadi andalan saya.

Pak Miko, 43 tahun dari Cakung, Jakarta Timur mengirim kabar berikut ini.

Menuang pengalaman …. semalam aku sakit gigi kira-kira Jam 9 malam. Rasanya sakit buaanget… Saya langsung gosok gigi ..dan sampai Jam 1 malam sakit tidak kunjung sembuh…. Akhirnya saya minum Sano 3 sendok makan. Saya kumur-kumur selama kurang lebih 3 menit…. Setelah itu saya telan.Di mulut terasa panas dan pedas….sakit gigiku langsung mereda… sampai saya tertidur dan ketika bangun pagi harinya sakit gigiku sudah hilang. Wau…senang sekali hatiku…. Aku berterima kasih sama Tuhan … dan herbal Sano…. Mantap.

.

Menyeberangi jembatan penyeberangan

Menyeberang di jembatan penyeberangan: Bernapas tidak ngos-ngosan lagi

Renang dengan ponakan dan cucu ponakan

Berani menantang lomba renang dengan ponakan berkat Sano

sticker Sano 12

Robin Behar mengatakan, bagi orang awam yang sulit mengingat jenis-jenis penyakit kardiovaskuler, lebih gampang jika aneka-penyakit kardiovaskuler itu disebut saja penyakit jantung dan risiko utamanya adalah serangan jantung. Agar lebih mendalami penyakit jantung dan serangan jantung, perkenankan membaca paparan Robin Behar dalam bentuk yang sederhana berupa slide powerpoint dengan uraian sedikit kata dan gambar yang kami terjemahkan dan alihkan berupa gambar dan dimuat dalam 9 posting berikut ini.

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/18/informasi-apa-yang-paling-penting-tentang-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/17/serangan-jantung-kolesterol-waktu-bertahan-hidup-tutorial-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/dapatkah-anda-prediksi-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/gejala-serangan-jantung-yang-harus-anda-hafal/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/bagaimana-menyikapi-serangan-jantung-diam-diam-tanpa-gejala/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/21/tahukah-anda-17-faktor-risiko-sakit-jantung-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/26/inilah-11-cara-praktis-mencegah-sakit-jantung-dan-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/28/serangan-jantung-pertanyaan-yang-sering-diajukan-seks-merokok/

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/14/perlukah-operasi-pasang-ring-atau-bypass-jantung/

 

sticker Sano 10

 

Jika anda ingin mengenal latar belakang khasiat ramuan ini, silahkan klik leaflet SANO yang telah kami susun berikut ini!

Leaflet ramuan herbal alami SANO

alam penyembuh compressed (2)

 

PENGUMUMAN SANO

Logo SANO 2

Khasiat: 

Herbal Sano (mens sana in corpore sano) berwujud sirup ini meningkatkan kesehatan, kekebalan & stamina tubuh; menambah kesuburan wanita / pria; serta mencegah / menyembuhkan sakit jantung, kolesterol tinggi, darah tinggi, stroke, asam urat, flu, infeksi, asam lambung, maag, sinusitis, asma, keputihan, obesitas, diabetes, kista, miom, tumor, kanker, sakit ginjal, ambeien, bronkitis, amandel, herpes, migren & vertigo, pneumonia (infeksi paru-paru), prostat, parkinson, Alzheimer, osteoporosis, osteoartritis (kerusakan tulang rawan sendi), saraf terjepit, hepatitis, darah rendah, alergi, eksim, tifus, disentri, batu empedu, kencing berdarah, tiroid (gondok), gangguan haid, pencernaan, dan libido, penyakit yang disebabkan kuman, bakteri, dan virus tertentu, dll.

Dengan Sano penyempitan / sumbatan pembuluh darah jantung akan terbuka. Tidak diperlukan lagi operasi pembalonan / bypass jantung.

Komposisi ramuan ini berfungsi menyehatkan tubuh manusia secara holistik, menyeluruh. Khasiat Sano tidak hanya menyembuhkan beragam penyakit tapi terutama mencegah anda terserang aneka-penyakit.

Kehebatan Sano

Bahan: ● Bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon. Tidak pakai zat pengawet dan pewarna. Bahkan, air putih setetes pun tidak dipakai. Kualitas bahan selalu kami pilih yang terbaik. Botol yang dipakai adalah botol beling yang bening karena kami tak mau mengecoh konsumen. Produk ini halal 100%.

Netto 125 ml (± 30 sendok makan biasa yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu cekung serta menuangkan Sano hati-hati agar tidak sampai tumpah dari sendok). Botol tidak diisi penuh karena jika terjadi perbedaan tekanan udara ekstrim antara yang di dalam dan di luar botol, tutup botol atau botol dapat pecah, terutama sebagai dampak memuainya kandungan madu dalam ramuan.

Saran penyajian / minum: 1 x sehari (sebelum makan pagi)

● Dewasa: 1 sendok makan biasa

● Anak-anak: 1 sendok teh biasa.

Alasan minum sebelum makan pagi: Setelah bangun pagi perut kita masih kosong. Sirup herbal ini akan langsung diproses dalam lambung dan zat-zat berkhasiat akan segera disalurkan ke seluruh tubuh. Selain itu, dari tradisi pengobatan herbal timur, sirup herbal Sano yang tergolong ‘obat’ tonik karena menyegarkan dan memulihkan kesehatan, energi, dan vitalitas pada prinsipnya dikonsumsi waktu perut masih kosong. Bila diminum setelah makan, khasiatnya akan berkurang karena tercampur dengan makanan yang kita makan. Paling cepat setengah jam setelah minum Sano barulah kita makan atau minum. Makin lama anda menunda makan pagi makin baik. Biarlah zat-zat ramuan ini selesai diproses dalam lambung, dikirim ke liver (hati) lalu didistribusi ke dalam aliran darah, lalu masuk ke dalam proses metabolisme tubuh.

Dalam waktu 24 jam sehari-semalam, saat perut kita benar-benar kosong adalah setelah bangun tidur sebelum makan pagi. Berdasarkan alasan ini dengan logika yang mendukungnya, kami menetapkan sirup herbal Sano hanya diminum 1 x sehari sebelum makan pagi. Janganlah pola konsumsi ‘obat’ herbal disamakan dengan pola konsumsi obat dokter yang cenderung lebih banyak dikonsumsi 3 x sehari dan lebih banyak setelah makan. Obat dokter diambil dari senyawa kimiawi dari tumbuhan dan hewan dan dikhususkan untuk menyembuhkan satu organ khusus tubuh. Dampak kinerja bisa cespleng, langsung membereskan organ khusus yang dituju. Sedangkan, ‘obat’ herbal diramu dari berbagai bahan tanpa pemilahan sehingga cenderung mampu menyembuhkan beragam penyakit secara bertahap, berlangsung relatif lama dalam jangka panjang. Karena itu, sering dikatakan bahwa ‘obat’ herbal menyembuhkan tubuh secara menyeluruh, holistik.

Bagi pengguna Sano yang sakit maag atau asam lambung yang sudah parah, Sano dapat diminum pagi hari setelah makan sedikit (jangan banyak-banyak) agar enzim-enzim dalam tubuh dikeluarkan dulu untuk memproses sirup herbal Sano dalam lambung. Setelah makan sedikit, tunggu minimal 15 menit barulah anda minum Sano. Setelah sakit maag atau asam lambung relatif pulih, sebaiknya anda kembali ke minum sano waktu bangun pagi sebelum makan pagi.

Lalu, mengapa hanya 1 sendok makan? Mengapa bukan 2 atau 3 sendok? Alasan 1 sendok makan adalah bila tubuh kita sakit, porsi 1 sendok makan yang hanya sedikit itu sudah cukup. Organ tubuh yang sakit amat dipengaruhi zat-zat penyembuh dalam ramuan ini walaupun porsi tiap zat sedikit sekali. Bila tubuh kita tidak sakit, 1 sendok ramuan ini tidak berpengaruh menyembuhkan tapi berpengaruh meningkatkan stamina dan imunitas tubuh sehingga kita terhindar dari serangan penyakit-penyakit berbahaya.

Kocok dahulu sebelum diminum.

Jika masih mengkonsumsi obat dokter, diberi jarak waktu 2 – 3 jam setelah atau sebelum minum Sano.

Obat dokter dan Sano jarak waktu

Konsumsi Sano tidak boleh berbarengan dengan obat dokter. Harus diberi jarak 2 – 3 jam setelah atau sebelum minum Sano

Peringatan! Dilarang bagi wanita hamil dan anak di bawah lima tahun (balita).

Gejala awal bagi pemula: 

Mungkin anda merasa pusing, mual, bahkan perut sakit (diare) atau badan terasa panas-dingin atau berkeringat. Ada yang terserang rasa mengantuk berlebihan. Ada yang terus-menerus kentut. Ada yang ingin makan berkali-kali. Ada yang merasa tetap kenyang dan tak ingin makan. Ada yang merasa sakit ulu hati, bahkan dada seperti terbakar (nyeri dada). Gejala awal berbeda-beda pada tiap orang dan ada orang yang tak merasakan gejala awal sama sekali.

Jika anda mengalami reaksi tubuh seperti ini, itu pertanda ramuan ini mulai bekerja, membersihkan racun-racun (detoksifikasi) dalam tubuh. Janganlah berhenti mengkonsumsi karena gejala awal ini. Kalau anda merasa khawatir, terutama kalau mengalami diare yang dapat berakibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), ya berhenti untuk satu-dua hari lalu mulai lagi mengkonsumsi. Teruskan dan gejala itu akan menghilang sejalan dengan proses penyembuhan.

Gejala dalam proses penyembuhan:

Sejak awal pengguna minum, proses penyembuhan langsung berjalan. Dalam proses penyembuhan penderita yang sakit maag / asam lambung mungkin merasa ulu hatinya nyeri atau sakit. Ini adalah pertanda ramuan ini sedang “membereskan” organ yang sakit. Ramuan ini bekerja seperti autopilot. Misal pengguna mengalami gangguan maag tapi tak tahu sedang sakit asma yang masih pada tahap awal sehingga belum mengganggu. Setelah minum ramuan herbal ini, tahu-tahu muncul gejala sesak napas. Ini pertanda ramuan ini sedang menyembuhkan pula sakit asma yang tak diketahui pengguna.

Contoh lain, tiba-tiba muncul gejala batuk-batuk keras. Mungkin saja pengguna sakit pneumonia atau infeksi paru-paru tapi tidak diketahui. Ramuan ini ikut juga menyembuhkan pneumonia. Contoh lain, pengguna malah merasakan sakit pinggang yang amat nyeri. Mungkin saja ada masalah pada ginjal (sakit ginjal) atau bisa juga ada sakit batu ginjal yang tidak diketahui karena belum parah. Inilah pertanda bahwa ramuan ini langsung membereskan ginjal yang sedang bermasalah yang selama ini tidak diketahui pengguna.

Prinsipnya adalah mungkin saja organ anda yang sakit atau bermasalah akan terasa sakit dan anda mungkin berburuk sangka, “Ah, minum ramuan ini malah membuat penyakit saya tidak sembuh, malah kambuh.” Ini pikiran yang keliru. Ini adalah gejala ramuan ini sedang bekerja mengatasi masalah penyakit anda.

Itulah cara kerja ramuan herbal. Sebenarnya ramuan tradisional itu tidak mempunyai nama penyakit seperti obat dokter (obat batuk, obat flu, obat TBC, obat ginjal, obat liver atau obat diabetes). Sekali masuk ke dalam tubuh, ramuan ini akan mendatangi dan menangani organ-organ yang sakit atau bermasalah yang dapat ia sembuhkan.

Karena itu, orang yang kurang mengenal ciri-ciri khas ramuan tradisional terkadang tak percaya, kok satu ramuan bisa menyembuhkan sekian banyak jenis penyakit. Inilah perbedaannya dengan obat dokter yang sudah amat spesifik menyembuhkan satu jenis penyakit tertentu. Berbeda dengan obat dokter yang menargetkan atau menyasar satu organ atau jenis penyakit tertentu, ramuan ini menargetkan penyehatan tubuh seorang individu secara holistik, menyeluruh.

Testimoni / kesaksian:

“Ukuran riil manfaat sebuah produk herbal tidak ditemukan dalam pengukuran di latoratorium, tapi pada sebaik apa produk itu bekerja dalam kehidupan nyata. Penelitian atau studi itu baik dilakukan, tapi dalam riwayat kasus yang aktual atau testimoni mengungkapkan apa yang terjadi dalam kehidupan riil bagi orang-orang riil dalam dunia riil”, tandas DR Bruce Fife dalam bukunya Virgin Coconut Oil, Nature’s Miracle Medicine, Colorado Springs: Picadilly Books, Ltd., 2006).

Ibu S (50 tahun) penyiar TV nasional batal operasi bypass jantung setelah konsumsi Sano 1 bulan sedangkan Pak Sembiring di Jakarta juga batal operasi bypass setelah konsumsi 5 bulan. Bapak B (56) di Bekasi batal operasi pasang ring setelah konsumsi 2 bulan. Bapak C (68) di Cilincing, Jakarta Utara dua bulan yang lalu melakukan pemeriksaan jantung dan hasil katerisasi menunjukkan ada 5 sumbatan di pembuluh koroner. Setelah minum Sano 2 bulan ia terbebas dari sesak napas dan memutuskan tak menjalani operasi pasang ring.

Pak O (45) di Jakarta Barat menderita sakit jantung dan infeksi paru-paru. Hanya 2 hari minum Sano, selang oksigen yang dipasang di hidungnya langsung dilepas. Setelah konsumsi 1 bulan, bengkak kakinya kempes, tak sesak napas, dan bisa berbicara lancar. Pak Maman (55) di Garut sakit jantung sampai kaki, tangan, dan wajahnya bengkak-bengkak dan ia sampai tidak bisa bicara. Ia pun sering mengalami sesak napas. Seluruh keluarga dipanggil karena diperkirakan hari ajalnya sudah dekat. Pak Dedi ponakannya yang bekerja di Tangerang datang ke Garut sambil membawa Sano. Baru di hari kedua setelah minum Sano 2 x (berarti 2 sendok makan dalam 2 hari), bengkak di tangan, kaki, dan wajahnya mulai mengempis dan Pak Maman sudah bisa berbicara (ngobrol) dan menggerakkan kaki dan mengangkat dua tangannya ke atas dengan bangga. Tidak jadi meninggal. Terjadi mujizat bagi Pak Maman. Sekarang Pak Maman sudah bebas berjalan ke mana-mana, bahkan tak masalah naik-turun tangga di rumahnya yang berlantai 2.

Minggu kedua April 2015 saya dan istri menatar guru-guru SMK Pertanian Bitauni, di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT . Kamis, 9 April, menjelang maghrib, Romo Vinsen Manek PR, kepala sekolah dipanggil satu keluarga untuk memberi sakramen minyak suci kepada seorang kakek berusia 95 tahun yang hampir meninggal. Kakek ini sudah lama menderita sakit jantung dan tidak bisa tidur tertelentang lagi. Ia hanya bisa tidur sambil duduk. Kami memberi 1 botol Sano kepada kakek ini dan meminta ia langsung minum 1 sendok makan. Besok pagi minum 1 sendok makan lagi, dan seterusnya. Selasa 14 April kami mendapatkan berita dari keluarga ini bahwa kakek itu tidak jadi meninggal dan sekarang mulai pulih, sudah tak sesak napas dan bisa tidur terlentang. Ia dan keluarga besarnya kembali optimis. Hari Minggu 12 April malam, seorang siswa kelas III sakit kepala pusing berat dan badannya lemas. Romo Vinsen memberi dia minum Sano 1 sendok makan. Setelah 5 menit gejala kepala pusing hilang dan dia kembali belajar. Para guru dan siswa heran atas kinerja ramuan herbal ini.

Irzon Azwir sembuh jantung

Bapak Irzan Azwir

Pak Irzan Azwir (61) di Bekasi mengalami komplikasi sakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat tinggi. Setelah dikaterisasi di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta, dokter menyatakan bahwa terdapat 5 sumbatan (80%, 80%, 70%, 70%, dan 60%) pada pembuluh koroner jantungnya. Dokter menganjurkan operasi bypass.  Namun, setelah minum Sano 2 bulan, ia sudah tak sesak napas lagi, bisa mandi tanpa menimbulkan rasa capek, dan bisa berjalan tanpa ngos-ngosan. Ia yakin bisa terhindar dari operasi bypass.

Romo Karel Jande PR

Romo Karel Jande PR

Temanku Romo Karel Jande PR (56) tinggal di Kramat, Jakarta Pusat. Suatu hari Romo Karel menelepon dan mengatakan bahwa dia dirawat di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta Pusat. Dokter menyarankan agar ia menjalani operasi bypass jantung. Ia memesan Sano karena paham benar khasiat Sano untuk pasien sakit jantung dan penyakit lainnya. Selama ini ia mempromosikan Sano kepada orang sakit yang ia jumpai. Saya dan istri segera bersiap untuk bezuk Romo Karel dan menelepon untuk menanyakan nomor kamar. Ternyata ia telah pulang dari rumah sakit. Kurir langsung mengantar Sano. Selama 1 bulan ia rutin minum Sano. Waktu saya tanyakan perkembangan sakit jantungnya, ia mengatakan jantungnya drastis membaik dan terbebas dari operasi bypass. Syukurlah, temanku yang setia mengkonsumsi Sano terbebas dari operasi.

TESTIMONI Ibu E, 45 tahun, di Bumi Serpong Damai (BSD) tentang kesembuhan dari sakit jantung: Pak Belen, Sabtu sore 16 April 2016, saya periksa ke dokter jantung dengan membawa hasil lab. Dokter tercengang melihat hasil lab saya sambil berkata, menakjubkan, dan harus bersyukur. Jantung saya sudah kembali normal. Untuk membuktikannya saya disuruh check USG, Echocardiogram, EKG saat itu juga…. Alhamdulillah semua hasilnya bagus.

Dokter masih penasaran. Minggu depan saya disuruh cek CT Scan … untuk membuktikan benar-benar sudah sehat. Dokter bilang jantung saya sudah kembali normal. Dahulu hanya 40%. Syukur alhamdulillah, setelah konsumsi Sano rutin selama 4 bulan, jantung saya kembali normal. Saya akan tetap minum Sano agar jantungku tetap sehat.

GARA-GARA SANO, DUA DOKTER AHLI JANTUNG BERDEBAT

Reni Haryati Gunarjo (3)

Ibu Reni Hartati yang sembuh dari sakit jantung koroner setelah 4 bulan minum Sano dan suaminya Pak Gunarjo

Saya hanya ingin sekadar berbagi pengalaman tentang Sano. Bukan cerita orang lain tapi kisah nyata yang dialami istri saya, sekaligus latar belakang saya jadi agen CV SANO di Palembang.

Tepat dua tahun lalu, sekitar Desember 2013, istri saya Reni Haryati, usia 46 tahun, mengalami sesak napas, sakit dada, dan darah tinggi serta sinusitis. Kami ke dokter yang melakukan pemeriksaan. Ternyata sakit jantung koroner. Lalu, istri diopame di rumah sakit selama 9 hari. Di rumah sakit itu dia menjalani pemeriksaan, perawatan dan setelah minum obat akhirnya bisa keluar dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan dengan tetap kontrol ke dokter, sambil minum obat. Termasuk minum obatyang ditaruh di bawah lidah. Kalau obat dokter tak diminum, napasnya sesak kembali, begitu seterusnya.

Bulan Januari 2014 istri saya browse di internet dan ketemulah yang namanya herbal Sano. Waktu saya ke Jakarta, saya cari dan membeli 4 botol sesuai arahan Bu Yuni dan Pak Belen.

Istri saya minum sesuai dengan petunjuk, 1 x sehari di pagi hari 1 sendok makan waktu perut masih kosong. Setelah minum Sano 4 botol, belum membeli lagi, istri memeriksakan diri ke dokter. Pada bulan Juni, istri saya mau menjalani operasi polip di gigi, ada daging tumbuh. Jadi darah, jantung, dll. harus diperiksa. Hasil pemeriksaan membuat selisih paham antara dua dokter ahli jantung. Dokter ahli jantung yang pertama kali memeriksa istri saya memvonis ia terkena sakit jantung koroner. Namun, ternyata setelah diperiksa dokter kedua, kok dia bilang, siapa yang bilang sakit jantung. Ini normal semua. Dokter pemeriksa pertama dan kedua berdebat, lalu mereka mencari data yang lama.

Reni Haryati Gunarjo (1) - Copy

Hasil pemeriksaan: Istriku terkena sakit jantung koroner

Lalu, istri saya bilang kepada dua dokter ahli jantung itu, “Dok, saya konsumsi obat herbal, namanya Sano. Lalu dokter bilang, mungkin juga ya. Karena, berdasarkan hasil pemeriksaan yang kedua tidak ada lagi penyakit jantung koroner. Semua clear. Lihat foto di bawah ini.

Reni Haryati Gunarjo (2) - Copy

Hasil pemeriksaan kedua, semuanya normal. Istriku sembuh dari sakit jantung koroner.

Kemudian saya bilang istri saya, saya mau telepon Ibu Yuni, mengabarkan bahwa istri saya telah sembuh total berkat Sano 4 botol. Lalu, saya menelepon ibu Yuni menyampaikan berita gembira ini. Istri terus mengkonsumsi Sano sampai hari ini, karena kata dokter, orang yang sakit jantung harus minum obat seumur hidup. Akhirnya, setelah 6 bulan saya menjadi agen CV SANO di Palembang.

Saya beritahu teman-teman yang terkena sakit jantung koroner dan Alhamdulillah sudah banyak orang yang terbantu.

Jadi kepada konsumen yang baru, saya berpesan, jangan ragu tentang khasiat Sano. Bila anda mengalami gejala-gejala setelah minum Sao itu efek, detoks, pembersihan racun sebagai bagian dari proses penyembuhan.

BAPAK 50 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG STENT (RING), BERKAT SANO

no-drug-no-surgery

Kemarin mbak Sh, temanku, mengirim kabar gembira melalui WA.

Mau ucapkan terima kasih kepada Pak Belen untuk herbal Sano-nya. Suamiku semakin hari semakin sehat. Hasil pemeriksaan oleh dokter dan Lab Prodia dua minggu lalu menunjukkan hasil yang luar biasa. Jantungnya normal lagi. Kolesterol dll. juga normal. Puji Tuhan untuk semua rahmat dan kesembuhan dan berkat pertolongan Pak Belen.

Tanggapanku via WA: Syukur kepada Allah, mbak Sh. Ini berita gembira pagi ini sekaligus sebagai pelipur lara atas wafatnya seorang penasihat rohani kami baru-baru ini akibat serangan jantung.

Dalam chatting kami, akhirnya saya meminta mbak Sh menulis terstimoni tentang kesembuhan suaminya setelah rutin dan tekun minum Sano.

Inilah testimoni itu:

Suami saya namanya S (50 tahun). Menurut hasil pemeriksaan dokter kardio melalui kateter lengan (Agustus 2016), ada penyumbatan arteri ke jantung 99%. Harus dipasang stent (ring).
Saya istrinya tidak mau, meski akan ditanggung oleh asuransi. Suamiku bekerja di sebuah perusahaan BUMN yang mengikutkan karyawannya pada asuransi kesehatan.

Terbayang efek samping dari obat-obat kimia. Setelah pemasangan stent tentu akan memberatkan kerja fungsi hati dan ginjal. Maka, suami dan saya putuskan beralih ke obat-obatan herbal, yaitu Sano.

Selama ini suamiku disiplin. Pada tiap Pukul 5.00 pagi minum Sano (dalam kondisi perut kosong) sebanyak 1 sendok makan. Sarapan pagi Pukul 7.00. Baru 3 botol besar dikonsumsi, hasilnya kondisi suami saya berangsur membaik.

Keringat normal, tidak ada bau badan, tidur tidak mendengkur, berat badan turun 12 kg (perut tidak buncit lagi), tidak pernah batuk dan pilek. Padahal, dia sering pulang malam dan kehujanan naik motor, menempuh jarak stasiun KRL – rumah lumayan jauh.

Suami saya tidak konsumsi minyak / lemak / santan & gula. Banyak makan sayuran kukus dan pisang & buah-buahan, tapi tidak makan buah durian, nangka, lengkeng, rambutan.

Sekarang suami sudah kuat berlari dan naik-turun tangga 4 lantai. Terima kasih Pak Belen untuk Sano-nya. Bagi kami, ini adalah rahmat penyembuhan dari Tuhan.

Tanggapanku: Terima kasih, mbak Sh atas testimoni yang bagus. Saya terkena serangan jantung tahun 2001 pada usia 51 tahun. Tampaknya kondisi jantung Pak S lebih baik dari saya dulu. Kondisi otot jantung masih bagus sehingga pemulihan bisa cepat.

PAK KHRIS HARTANTO 44 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG RING DAN BERAT BADAN TURUN BERKAT SANO.

Pak Khris Hartanto, 44 tahun, dari Cileduk, Tangerang sekarang fanatik konsumsi Sano. Dadanya terasa tertikam dan dikaterisasi di Rumah Sakit Harapan Kita. Skor Calciumnya mencapai angka 700. Ini pertanda dinding otot jantung mengeras akibat plak di pembuluh koroner dan berisiko amat besar terkena serangan jantung atau stroke. Skor Calcium 400 saja sudah berbahaya, apalagi ini sudah mencapai 700.

Ia khawatir disarankan dokter nanti untuk menjalani operasi pasang ring. Ia pun mencari-cari ramuan herbal, khawatir mengkonsumsi obat dokter yang bisa berdampak buruk terhadap ginjalnya.

Ia terdampar di sebuah klinik kesehatan dan rela mengeluarkan biaya Rp 5 juta untuk konsumsi herbal yang menurut pendapatnya tidak terfokus ke menyembuhkan sakit jantung. Di samping itu ia kemudian rajin minum konsentrat nanas dan tomat.

Akhirnya, ia mengenal Sano setelah searching di internet. Setelah konsumsi 3 bulan, ia merasa badannya enteng dan dadanya sudah tak terasa tertikam-tikam lagi. Terbebas dari operai pasang ring. Berat badannya juga turun 6 kg, dari 98 kg menjadi 92 kg. Ia tetap minum Sano dan menyarankan orang lain mengkonsumsi Sano dan sirup herbal lainnya.

.

syukur

Selama ini banyak pelanggan setia yang berisiko operasi pasang ring atau bypass jantung batal menjalani tindakan medis ini. Yang telah menjalani tindakan medis ini “menyesal” karena terlambat mengenal ramuan Sano.

hospital-o

BAPAK USIA 62 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT DARAH TINGGI SELAMA 6 TAHUN BERKAT SANO

Pak Hermawan, usia 62 tahun dari Kranggan, Kota Bekasi menderita sakit darah tinggi selama 6 tahun. Ia telah berobat ke dokter di mana-mana tapi sakit darah tingginya tak kunjung sirna. Ia pun telah mencoba berbagai ramuan herbal tanpa hasil nyata.

Masalah yang dihadapi adalah tingginya tensi darah dan terutama selisih tekanan sistolik dan diastolik hanya 30.

Sudah dua tahun ini ia rutin minum Sano. Dan, kini sakit darah tingginya telah terkendali dan telah mencapai angka normal, yaitu 120 / 80. Kadar kolesterolnya juga selalu bagus.

Ia tetap rutin minum Sano, karena sakit darah tinggi itu penyakit degeneratif, tak bakalan pulih 100%. Dokter mengatakan bagi penderita sakit darah tinggi (hipertensi) harus minum obatt seumur hidup. Ia memilih mengkonsumsi Sano karena harganya murah, dibandingkan dengan harga obat dokter.

?????????????

Pak Hermawan, 62 tahun, dari Kota Bekasi

.

IBU 70 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT DARAH TINGGI & VERTIGO DENGAN SANO

Ibu Lili Halimah, 70 tahun, di Rawa Lumbu, Bekasi bolak-balik berobat ke dokter tapi sakit darah tinggi (hipertensi) dan vertigo-nya tak kunjung sembuh.

Setelah mengenal Sano ia mencoba. Setelah habis 2 botol kecil selama 2 bulan, tensi darahnya jadi normal, pertanda ia telah pulih dari hipertensi.

Selain itu, biasanya dalam 2 minggu ia pasti terkena vertigo. Setelah 2 bulan minum Sano, sampai sekarang vertigo tidak pernah kumat lagi.

Ia rutin minum Sano sudah berjalan 8 bulan ini.

Sekarang terkadang ia merasa kepala sakit dan sedikit masalah pada lambung. Ia pun kini mulai mencoba sirup herbal Credo.

Ke mana-mana bertemu dengan keluarga dan teman, mereka selalu bilang, Bu Lili kok sekarang tampak sehat, ceria, dan bersemangat. Kenapa sih? Ia pun menanggapi, mau tahu rahasianya? Minumlah Sano. Hehehe.

.

Pemuda R (29) di Pancoran sembuh pulih sakit stroke setelah 1 bulan konsumsi. Ibu B (61) di Cinere yang terkena stroke sudah bisa berjalan tanpa perlu menyeret kaki setelah konsumsi 2 bulan. Bapak S (50-an) di Galaxy Bekasi selama ini tidak minum obat dokter dan mencoba bermacam-macam ramuan herbal. Ia pulih dari derita kaki bengkak, sesak napas, dan tidak bisa bicara karena stroke setelah minum Sano beberapa hari. Bapak Z (70) di wilayah Depok 7 tahun menderita stroke. Terbanyak waktu dilewatkan hanya dengan berbaring di tempat tidur. Kalau berjalan harus dibopong atau dituntun di kursi roda. Setelah 2 minggu minum Sano, ia sudah berani berjalan sendiri walaupun masih memakai tongkat.  Kini ia rutin minum Sano. Ibu Juju (58), Bekasi Timur, terkena stroke mata ringan. Mata sebelah “berkabut”. Dua bulan minum Sano, pandangan mata kembali normal, tidak kabur lagi.

Para pelanggan setia yang menderita stroke telah banyak terbantu. Dampak stroke kepada fisik tubuh relatif cepat pulih. Hanya pemulihan ingatan (kemampuan kognitif) memerlukan waktu lebih lama.

Bapak U berusia 55 tahun di Bandung 6 bulan menderita kelumpuhan saraf. Seluruh badannya lemah, tidak bisa berjalan dan terpaksa terus berbaring. Kalau hendak berjalan harus dipapah orang lain dan tertatih-tatih berjalan. Waktu memeriksakan diri di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, profesor ahli saraf otak menyarankan bapak ini minum Sano saja. Beliau bilang cari alamatnya di internet dan bisa pesan online. Bapak U mengikuti saran profesor. Setelah habis minum 1 botol, tangannya sudah bisa memegang sesuatu. Setelah habis 3 botol ia sudah bisa berjalan sendiri. Sampai sekarang ia masih rutin mengkonsumsi Sano.

Bapak M (55) di Grogol penderita asam urat sampai tangannya bengkak kembali merasa segar setelah konsumsi 1 botol. Ibu S (38) dari Manado yang mengunjungi anaknya di BSD Serpong mulai pulih dari gangguan darah tinggi, asam urat dan kolesterol tinggi serta gejala stroke sebelum habis mengkonsumsi 1 botol. Pundak, tangan, dan kaki sudah tak terasa sakit lagi dan sudah bisa pakai sepatu hak tinggi. Buang air besar jadi lancar padahal sebelumnya hanya 1 x dalam 5 hari. Ibu Aan (60-an) di Garut mengalami sakit darah tinggi dan asam urat. Baru dua hari minum Sano bengkak di lututnya mengempis dan tensi darahnya turun jadi normal.

Seorang kakek usia 70 tahun dari Jatiasih dibopong ke agen kami di Bekasi Selatan untuk membeli sirup herbal Sano. Kakinya bengkak dan tidak bisa berjalan. Terpaksa dibopong.

Ia mengkonsumsi sirup herbal Sano pada pagi hari waktu perut masih kosong dan waktu malam menjelang tidur. Belum sebulan berlalu, bengkak kakinya telah kempes. Ia sudah bisa berjalan pelan-pelan. Setelah dua bulan, ia sudah bisa menyetir mobil kembali.

Setelah empat bulan ia bisa naik motor, datang membeli di agen tersebut. Katanya, obat herbal ini bekerja pelan tapi ternyata saya bisa sembuh.

Ibu Jua (72) di Bandung sembuh dari sakit darah tinggi (hipertensi) sejak usia belia setelah minum Sano 6 botol. Putrinya Lilis (43) juga menderita sakit darah tinggi karena faktor keturunan. Setelah minum Sano 3 botol, ia sembuh dari penyakit kronis ini. Dokter yang memerika Ibu Jua dan Ibu Lilis sampai bingung menyaksikan perkembangan bagus mengatasi masalah darah tinggi.

Ruben di AS sembuh dari sakit asma 40 tahun setelah konsumsi ramuan ini satu setengah bulan. Walau bepergian dengan teman-teman, 2 di antaranya flu berat, ia tak terinfeksi. Ibu di India sembuh dari sakit asma 12 tahun setelah konsumsi ramuan ini 3 bulan. (http://ridinouttherecession.com/?p=1617). Rian (11), anak SD di Pondok Petir, Reni Jaya sakit asma dari kecil. Setelah rutin minum Sano kini ia tak diganggu asma lagi. Bapak T (36) di Pasar Minggu setelah minum 1 botol sesak napas berkurang dan sudah tak pakai obat penyemprot lagi. Bapak Rendra Baiin (55) di Kampung Sawah yang 25 tahun menderita asma sembuh setelah rutin minum Sano.

Ibu S (30-an) di Kendari sembuh dari keputihan setelah rutin konsumsi Sano selama 3 bulan. Gadis F (22) di wilayah Depok dekat Pamulang bertahun-tahun menderita sakit keputihan, sampai telah berobat juga ke dokter ahli, namun tak kunjung sembuh. Setelah rutin konsumsi Sano, kini keputihan tidak mengganggunya lagi.

Elizabeth di AS sembuh dari infeksi sinus setelah konsumsi ramuan ini 1 minggu. (http://thinkliz.com/2010/02/16/garlic-salt-lemon-ginger-honey-and-apple-cider-vinegar/).

Rizka sembuh sinusitis

Rizka (18) di Bekasi sembuh dari sakit sinusitis setelah minum Sano 7 hari. Ia memeriksakan diri ke dokter di Rumah Sakit Awal Bross dan dinyatakan sakit sinusitisnya telah sembuh.

Berat badan Machfud (45) di Bekasi yang menderita obesitas turun 11 kg, dari 100 kg ke 89 kg setelah konsumsi 1 bulan. Ibu Lus (53) di Kupang yang kegemukan berlebihan kini berhasil mencapai bobot ideal setelah konsumsi 3 bulan.

Bapak K di Bekasi (55) yang sakit diabetes kadar gula darahnya normal setelah konsumsi 10 hari dan kejantanannya bangkit lagi. Pak N (69) dari Flores menderita diabetes. Baru saja minum Sano 1 sendok sebelum makan, ia ke rumah sakit dan kadar gula darahnya diperiksa. Selama ini ia ketat diet dan biasanya kadar gula darahnya 250. Ia herheran-heran karena kadar gula darah acaknya hanya 146 setelah minum 1 sendok Sano. Ibu Sri (50-an) di Semarang sakit diabetes yang sudah parah sehingga tiap kali 15 menit sebelum makan ia harus disuntik insulin. Belum habis konsumsi Sano 1 botol kadar gula darahnya turun sehingga ia berani mengambil keputusan berhenti disuntik insulin dan tak mau lagi minum obat dokter karena sebenarnya ia termasuk orang yang tidak percaya obat dokter. Bapak R (51) dari Bekasi mengalami kemajuan pesat dari sakit diabetes setelah konsumsi 1 bulan. Kadar gula darah turun, bengkak di kaki mengempis, dan luka di kaki sembuh.

Ibu Zalmi, 56 tahun, sembuh dari diabetes setelah 4 bulan

Ibu Zalmi (56) di Jatimakmur, Pondok Gede menderita diabetes 3 tahun. Gula darahnya biasanya di angkat 300. Setelah minum Sano 4 bulan (4 botol), kadar gula darah jadi normal dan stabil. Luka basah yang memerah kering. Padahal, sebelumnya ia rutin berobat ke dokter. Namun, kadar gula darah naik-turun tidak stabil. Luka hanya diberi salep dan tidak sembuh-sembuh.

Ibu S (36) di Jakarta yang mengalami obesitas (berat badan 100 kg lebih) dan sakit diabetes karena keturunan mengalami kemajuan berarti setelah rutin mengkonsumsi. Berat badan terus menurun, kadar gula darah menjadi normal. Sebelumnya bekas gigitan nyamuk bisa menjadi luka yang menghitam dan sulit sembuh sekarang gigitan nyamuk tak mengakibatkan luka dan luka yang ada cepat sembuh.

Ibu P (33) di Bekasi sembuh dari kista di rahim setelah minum 1 botol. Ibu E (38) di Jakarta Pusat terus merasa sakit di perut setelah operasi miom di peranakan. Setelah 4 hari minum rasa sakit berkurang. Setelah minum 1 minggu rasa sakit hilang. Pak A  (40-an) di Depok sembuh dari benjolan-benjolan tumor yang timbul pada tubuhnya setelah 2 bulan mengkonsumsi Sano. Ibu S (40-an) di Jakarta Timur menderita tumor mata yang telah merusak saraf mata. Sering terjadi pendarahan pada matanya. Dokter sudah angkat tangan tak mampu menyembuhkan. Setelah minum Sano 2 botol tumornya sirna dan mata ibu ini membaik. Ibu N (59), Pamulang, sakit tumor otak dan stroke melumpuhkan bagian kanan badan. Ia harus tidur, tak bisa duduk. Setelah 3 bulan, ia sudah bisa sholat sambil duduk dan bisa berjalan walau masih dipegang.

Gadis Nisa (17) di Pangkalan Jati, Jakarta Timur menderita sakit paru-paru basah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di rumah sakit melalui city-scan menggunakan gelombang ultrasonik ternyata ada massa berwarna putih yang menyelimuti paru-parunya. Dokter menyatakan bahwa ia menderita tumor tapi tidak ganas. Ada benjolan di tenggorokannya yang terasa terganjal bila ia batuk. Setelah minum Sano 2 botol, benjolan di tenggorokan mengecil dan kondisinya kini mendingan. Ia terus minum Sano agar tumor jinak pada paru-parunya bisa sembuh.

Ibu A (34) di Cimanggis, Depok menderita kanker payudara dan kista pada rahimnya. Pada fase detox (pembersihan racun) pada minggu pertama minum Sano, payudaranya terasa seperti disayat-sayat. Pada akhir minggu kedua payudaranya yang semula keras menjadi. Setelah 1 bulan kista pada rahimnya telah hilang. Setelah 2 bulan kini benjolan pada payudaranya telah mengecil. Pada bulan ketiga, benjolannya sudah amat mengecil, tinggal sebesar seujung kuku.

Ibu B (45) di Mbai, Flores menderita kanker payudara stadium 4. Setelah 4 minggu minum Sano, ia merasa mules dan mengeluarkan semua kotoran akibat kanker yang telah hancur. Setelah itu ia memeriksakan diri ke rumah sakit dan dokter membatalkan operasi pengangkatan payudara. Setelah rutin minum Sano, kini ia telah sembuh dari kanker yang sekian lama mendera.

Ibu N (29) di sebuah kota di Kalimantan Timur menderita kanker rahim. Ia telah mengikuti advis dokter dan minum semua obat yang diresepkan dokter. Ia pun sudah mencoba berbagai herbal lain tapi kurang efektif. Obat-obat yang mahal-mahal telah ia konsumsi tapi penyakit kankernya tak kunjung memperlihatkan tanda-tanda kesembuhan. Ia merasa amat takut. Ia pun tak mau lagi memeriksakan diri ke dokter karena khawatir disarankan operasi atau kemoterapi. Setelah mencoba Sano selama 3 bulan, ia merasa kondisi kesehatannya membaik, ditandai dengan pusing kepala menghilang, menstruasi lancar, jari-jari kedinginan sampai menggigil menghilang, sudah tidak mengalami kram waktu duduk. Benjolan-benjolan yang diperkirakan benjolan kanker pada tubuhnya terasa mengecil. Ia menilai bahwa ia mulai sembuh. Padahal, menurut pendapatnya ramuan Sano ini murah sekali dibandingkan dengan harga obat-obat yang telah ia coba. Selama minum Sano ia hentikan konsumsi semua herbal lain.

Pak F Panggul (46) di Manggarai Flores batal cuci darah setelah konsumsi 1 botol. Terry H (70) menderita encok serta gagal jantung dan gagal ginjal dan telah cuci darah 2 tahun. Setelah konsumsi ramuan ini 18 bulan, ia terbebas dari 3 penyakit ini. (http://www.buzzle.com/articles/health-benefits-apple-cider-vinegar.html). Pak Dani Sudrajat, 52, dari Bandung telah menjalani operasi pengambiblan satu ginjalnya tahun 1988. Ginjalnya yang tinggal satu jadi lemah karena dipaksa kerja keras. Sakit ginjalnya kambuh bila kecapekan. Belum selesai minum Sano 5 botol, ia diperiksa dokter yang menyatakan kinerja ginjalnya bagus. Dokter bertanya, Pak konsumsi apa dan ia langsung menunjukkan 1 botol Sano yang isinya tinggal separuh. Dokter terheran-heran dan langsung meminta botol Sano yang isinya tinggal separuh. Setelah selesai minum, dokter itu langsung memesan 10 botol pada agen di Bandung.

?????????????

Pak Dani Sudrajat optimis bertahan hidup dengan 1 ginjal

TERBEBAS DARI BATU GINJAL BERKAT SANO

pak-bayu-ibu

Pak Bayu & istrinya Bu Neti

batu-ginjal-pak-bayu

Batu ginjal berukuran sekitar 0,5 cm dengan ketebalan sekitar 0,4 cm yang keluar melalui air seni

Pak Bayu, 52 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan telah mengkonsumsi sirup herbal Sano 2 tahun ini. Tujuannya adalah menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima dan terhindar dari beragam penyakit berbahaya.

Meskipun demikian, telah lebih dari 10 tahun ia sering mengalami sakit pinggang tapi tidak dipedulikan.

Baru-baru ini ia coba minum sirup herbal Credo. Baru minum 2 hari atau 2 sendok makan,tiba-tiba batu ginjal keluar melalui air seni tanpa terasa sakit sama sekali. Batu ginjal itu berukuran sekitar 0,5 cm dengan ketebalan sekitar 0,4 cm.

Sebelumnya, waktu kencing telah terasa butir-butir kecil seperti pasir keluar melalui air seni.

Kini ia sadar mengapa pinggangnya sering terasa sakit. Sejak minum Sano dan sekarang Credo, syukurlah selama 2 tahun ini ia tidak pernah terserang flu atau pilek.

Ibu Nita, istri Pak Bayu, berusia 51 tahun juga rutin minum Sano selama 2 tahun ini. Dulu setelah 3 bulan minum Sano, keluar batu ginjal melalui air seni. Batu ginjal itu tipis saja, tidak terlalu besar. Ia merasa sakit sekali waktu batu itu keluar. Sebelumnya waktu kencing, air seni tampak hitam seperti kopi dan keruh dan terasa ada serbuk-serbuk kecil yang keluar bersama air seni itu.

Dulu sebelum minum Sano, ia langganan flu (pilek) hampir tiap minggu. Obat favoritnya adalah Paramex. Sekarang ia telah terbebas dari flu yang amat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bapak N (70), di Matraman yang telah lama menderita sakit ambeien sampai keluar darah dari dubur sembuh setelah minum 4 botol. Gadis V (21) di Pamulang tak diganggu sakit ambeien lagi setelah rutin mengkonsumsi Sano. Bapak R (29) di Pasar Minggu mengalami kemajuan, daging anus yang keluar sudah jauh berkurang. Pak Charles Temu (46) di Caman, Bekasi cukup lama menderita sakit ambeien. Bila mengendarai sepeda motor ia amat tersiksa. Setelah minum Sano 5 botol, ia lega mengucapkan “Good bye, ambeien.”

?????????????

Charles Temu mengucapkan “Selamat tinggal, ambeien!”

Ibu S (60) di Bekasi sembuh dari herpes setelah konsumsi 2 botol. Bapak R (55) di Banten sembuh dari penyakit herpes yang telah diderita 4 tahun setelah minum Sano 2 bulan.

Pak Rahmat (49) di Matraman saat dirawat di rumah sakit di Jakarta Pusat minum Sano yang diberi seorang teman yang bezuk. Hanya minum dua hari, ia langsung keluar dari rumah sakit. Setelah menghabiskan 1 botol ia merasa terbebas dari vertigo. Ibu Yuniwati (50) pada tahun 1999 pernah menderita vertigo. Tahun 2011 dan 2012 pernah muncul lagi sakit vertigo ini. Tahun 2013 ia pernah terserang vertigo, ia minum Sano 1 sendok makan dan langsung kembali sehat setelah 10 menit. Karena rutin mengkonsumsi ramuan ini sekarang ia telah terbebas dari vertigo. Pak Tomi (38) selama 4 tahun ini menderita vertigo. Baru 6 bulan bekerja di Jepang ia terpaksa pulang karena penyakit vertigo. Ke mana-mana ia selalu mencari informasi tentang obat vertigo dan menemukan bahwa belum ada obat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit ini. Tiap bulan rata-rata ia terserang vertigo 2 x. Seorang temannya memberinya 1 botol Sano. Syukurlah selama 1 bulan ini ia tak mengalami vertigo. Ia membeli 15 botol dan ada yang ia bagi-bagikan kepada rekan-rekan kerjanya.

Pak S Belen (62) di Bekasi sembuh dari pneumonia setelah konsumsi 4 bulan. Pak Kasiran (45) di Tanjung Duren, Jakarta Barat menderita infeksi paru-paru sampai pasang oksigen di rumah. Baru 2 hari konsumsi selang oksigen sudah bisa dilepas.

Pak Y (70), Cengkareng pulih dari dampak sakit jantung, prostat, dan insomnia setelah konsumsi 4 bulan. Pak Santoso (72) di Kampung Sawah sembuh dari sakit prostat parah hanya dalam sebulan. Kelenjar prostatnya membesar dan menekan salurah kemih sehingga sulit kencing. Kencing pun tidak tuntas sehingga dalam sehari ia terpaksa bolak-balik ke toilet untuk kencing. Dari rumah sakit di Jati Sampurna ia dirujuk ke rumah sakit di Pasar Rebo, lalu dirujuk lagi ke rumah sakit Fatmawati. Selama sakit sudah tiga kali dipasang kateter untuk menyalurkan air seni. Dokter menyarankan agar prostatnya diperiksa dengan alat seperti USG dan paru-parunya dironsen. Ia menolak karena khawatir berdasarkan hasil pemeriksaan dokter akan menyarankan operasi prostat. Kebetulan melalui sahabat ia mendapatkan ramuan Sano. Karena sakitnya sudah parah, sahabatnya bertanya kepada kami apakah boleh minum Sano dua kali sehari. Jawaban kami adalah boleh dua kali tapi jika sudah membaik ya cukup sekali saja. Ternyata setelah minum 2 botol selama 1 bulan, kelenjar prostat yang bengkak telah mengecil dan kateter dicabut. Sekarang ia bisa kencing secara normal. Bapak M (70) di Kampung Sawah sembuh dari penyakit prostat setelah konsumsi 3 botol dan obat dokter sudah bisa dilepas.

Pak Zaki (64) di Pekayon, Pasar Rebo menderita sakit prostat sampai harus pasang kateter. Telah ditetapkan hari operasi tapi setelah minum Sano 5 hari ia diperiksa dokter dan dinyatakan tidak perlu operasi. Ia pun menderrita sakit gastritis kronis yang menyebabkan ia harus buang air besar 8 s.d. 10 kali sehari. Ia juga menderita sakit perut karena ada daging (tumor) yang tumbuh di luar dinding usus. Setelah 3 minggu minum Sano prostat mulai membaik, buang air besar menjadi 3 x sehari, dan sudah tak terganggu sakit perut akibat tumor.

20141205_152500

Pak Zaki yang terbebas dari operasi prostat

Ibu I (76), Padalarang menderita penyakit osteoartritis (kerusakan tulang rawan sendi). Ia pernah terjatuh dan tulangnya retak. Ia harus terus-menerus dalam posisi tidur, tidak bisa bangun. Dokter tidak bisa melakukan tindakan operasi karena usia ibu ini telah terlalu tua. Hanya diberi obat penahan nyeri. Seminggu setelah minum Sano, ibu ini bisa bangun dari tempat tidur.

Pak Udin, 53 tahun, di Bekasi lebih setahun menderita pengapuran tulang atau osteoarthritis. Semakin hari semakin susah berjalan, sendi-sendi pada sakit dan terkadang ngilu. Setelah konsumsi 3 bulan, dia mulai bisa bergerak dan berjalan normal. Sudah bisa menyapu halaman dan membantu istri mencuci piring. Ia rutin minum sudah 7 bulan sampai sekarang. Ia berharap gerakan dan kemampuan berjalannya semakin baik agar ia bisa menyetir mobil sendiri.

SANO MENGATASI MASALAH TIDAK DATANG HAID 7 BULAN & VERTIGO IBU BIDAN DI JAKARTA TIMUR

Ibu AD, seorang bidan, 32 tahun, di Ciracas, Jakarta Timur pada usia 26 tahun mengalami kelumpuhan total. Ia terpaksa duduk di kursi roda. Ternyata sakit lain menderanya. Selama 7 bulan ia tidak mendapatkan haid. Ia pun mengkonsumsi Sano. Barusan minum 5 hari langsung ia mendapatkan haid, yang keluar berupa gumpalan-gumpalan darah.

Selain itu, ia pun terkena vertigo terutama saat ia merasa lehernya tegang. Setelah rutin minum Sano, vertigonya tidak kambuh lagi.

Suaminya adalah pribadi yang luar biasa. Dalam kondisi kelumpuhan total istrinya, suaminya tabah dan setia merawat, sampai memandikan dan mengurut-urut badannya bila terasa nyeri di sendi-sendi dan otot. Suaminya sampai belajar memijat untuk membantu istrinya. Selain itu, ia pun harus merawat dan menjaga putra satu-satunya yang kini berusia 8 tahun.

Ibu AD mau mengkonsumsi Sano lagi. Ya, ini karena ia sudah amat percaya khasiat Sano. Namun, untuk mengatasi kelumpuhannya yang mungkin disebabkan oleh stroke yang tidak disadari dan saraf otaknya yang bermasalah sesuai dengan pemeriksaan MRI, dan osteoartritis yang kini dialami, selain Sano ia kini mencoba mengkonsumsi Credo.

Semoga Credo dapat mengatasi kelumpuhannya agar ia bisa kembali menjalankan profesi bidannya dan hidup normal lagi.

Ibu Linda yang masih belia yang lama mendambakan momongan menelepon bahwa setelah mengkonsumsi Sano ia tidak mendapatkan menstruasi lagi. Setelah diperiksa dokter ia dinyatakan positif hamil. Ibu Ti (40-an) dari Surabaya dan suaminya mendambakan momongan. Keduanya sama-sama mengkonsumsi Sano. Setelah habis 1 botol ibu ini langsung hamil. Pak Heru (30) di Jakarta Timur menghadapi masalah dengan kesuburannya. Ia mulai mengkonsumsi menjelang pernikahannya. Setelah menikah, belum genap 2 bulan istrinya tak mendapatkan menstruasi. Setelah memeriksakan diri ke dokter, istrinya dinyatakan positif hamil. Ketiga ibu yang hamil ini langsung berhenti minum Sano karena Sano dapat menggugurkan janin dalam kandungan.

Ibu Ning (31) di Bogor telah satu kali mengalami keguguran dan sering telat haid tapi ternyata belum hamil juga. Bersama suaminya ia minum Sano. Setelah minum 1 botol, ia telat haid dan hasil pemeriksaan dokter menyatakan ia hamil. Kini usia kehamilannya menjelang bulan ke-8.

Eliske Purwaningrum (34), anak sulung kami mengalami kista di rahimnya sejak SMA. Melalui berbagai upaya akhirnya kista dapat diberantas menjelang pernikahan. Dalam kehidupan rumah tangganya selama hampir 5 tahun ia dan suaminya berjuang untuk mendapatkan momongan. Dua kali hamil berakhir dengan keguguran. Pada masa nifas (40 hari setelah keguguran dan dikuret), ia minum Sano untuk membersihkan rahim sekaligus memperkuat kandungan. Kemudian, ia berhasil hamil untuk yang ketiga kalinya. Kali ini ternyata kandungannya kuat selama 9 bulan dan pada tanggal 11 November 2014 berhasil melahirkan bayi laki-laki secara alami, tidak di-caesar.

Cucu lelaki dari anak pertama Eliske sesaat setelah partus

Eliske dan bayinya, Ananta Nugroho (yang berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga) sesaat setelah melahirkan.

Para ibu di Amerika Serikat, Finlandia, Inggris, Israel, Nigeria, dan Thailand berhasil hamil karena terutama mengkonsumsi cuka apel, bawang putih, dan lemon serta ada yang mengkombinasikannya dengan madu, jahe, dan terkadang kayu manis.

Seorang ibu di Ghana, Afrika berkali-kali memeriksakan diri ke dokter dan mengkonsumsi macam-macam obat tapi penyakit hepatitis B yang dideritanya tak kunjung sembuh. Setelah minum Sano empat hari, bengkak-bengkak dari kaki sampai wajah dan perutnya yang membuncit lebih besar dari waktu ia hamil mengempis. Setelah menjalani pemeriksaan lab, dokter menyatakan bahwa virus hepatitis B pada livernya telah hilang. Akhirnya ibu ini sembuh. Ibu Amsiyah, usia 39 tahun di Bandingan, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah menderita sakit hepatitis B sejak tahun 2012. Perutnya membesar seperti orang hamil 9 bulan. Ia mulai minum Sano sejak Juni 2014. Setelah minum Sano 11 botol, virus hepatitis lenyap dan perutnya kembali normal seperti sediakala dan napasnya normal kembali.

Intan (29) di Lubang Buaya, Jakarta Timur masuk ke sebuah rumah sakit di Jakarta Timur karena terserang tifus (typhus). Karena banyak nyamuk di rumah sakit itu ia takut terjangkit sakit demam berdarah dari pasien lain. Ia putuskan tak jadi opname. Setelah minum Sano dua hari kesehatannya pulih dan pada hari ketiga ia masuk kerja seperti biasa.

TERKENA DEMAM BERDARAH TAK PERLU OPNAME KARENA KONDISI DARAH BAGUS BERKAT SANO & XANTHI

Ibu Rini (54) dari Pondok Labu, Jakarta Selatan (Foto 1) pada tanggal 12 Juli tiba-tiba merasa demam dan punggung terasa pegal-pegal dan ngilu gak karuan sampai hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Tapi, ia paksakan diri ke dokter. Dokter bilang mungkin karena capek setelah mudik. Dia beri obat. Ini dokter langganan keluarga selama 29 tahun ini, sejak anaknya masih bayi. Dokter mengatakan, kalau sampai Kamis masih demam, ibu balik lagi.

Ibu Rini - Copy

Ibu Rini

Karena hari Kamis masih demam, ia menyuruh saya cek darah. Dari hasil lab diketahui ada gejala typhus (tifus) dan terkena demam berdarah (DB). Tapi, dokter heran, trombosit darah atau komponen sel darah yang berfungsi menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan masih di atas 200 000, tepatnya 205 000. Padahal, menurut dokter, biasanya di bawah 200 ribu, malah di bawah batas angka normal terbawah 150 000. Leukosit atau sel darah putih yang berfungsi membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi ternyata bagus, normal. Kekentalan darah bagus.

Pemeriksaan darah lengkap

.

Hasil lab Ibu Rini 1 - Copy

Hasil pemeriksaan lab Ibu Rini yang pertama

.

Hasil lab Ibu Rini 2 - Copy

Hasil pemeriksaan lab Ibu Rini yang kedua

Karena kondisi tubuh masih bagus sesuai dengan hasil pemeriksaan darah, terutama trombosit masih bagus, dokter memutuskan Ibu Rini tidak perlu opname. Dan, disarankan agar banyak minum air putih.

Ibu Rini sadar betapa selama ini ia rutin minum Sano dan dua bulan terakhir ini minum Xanthi. Dampaknya kondisi darah bagus sehingga bila terkena sakit akut mendadak seperti demam berdarah ini, ia tidak perlu dirawat inap di rumah sakit.

Cerita Ibu Rini mirip dengan pengalaman seorang bapak di Pekanbaru (70). Bapak ini rutin minum Sano dan ketika terserang demam berdarah, ia cepat sekali sembuh. Hanya dirawat inap 2 hari langsung dinyatakan sembuh oleh dokter dan boleh pulang ke rumah.

Pak N (69) dari Flores barat 4 tahun menderita telapak kaki dan jari-jari kaki bengkak dan nyeri serta timbul bercak-bercak hitam. Setelah konsumsi Sano 5 hari dan mengoles ramuan Sano pada bagian kaki yang sakit, bengkak  menurun dan bercak-bercak hitam mulai hilang. Pak Agung (31) di Bekasi menderita eksim pada tangan dan jari-jari tangan dan kaki sejak SMP. Bolak-balik ia berobat ke dokter kulit tapi tak kunjung sembuh. Dokter sendiri pun tidak dapat menyebut jenis eksim apa yang ia derita. Baru saja konsumsi 1 botol, eksimnya mulai hilang dan menunjukkan kemajuan luar biasa. Sekarang ia rutin minum Sano.

Ibu W (46) di Jatibening, Bekasi menderita penyakit aneh yang dokter pun bingung, tidak bisa menyebut penyakit apa. Jari tangannya jadi pucat dan putih seperti jari mayat. Setelah minum Sano 2 bulan, jari tangannya berangsur pulih dan akhirnya sembuh. Bapak A (70-an) di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur lama menderita terkelupasnya jari-jari tangan. Dugaannya sebagai tukang batu tangannya terkena air kapur tembok. Setelah konsumsi Sano 4 bulan, jari-jari tangannya kembali pulih, menjadi halus.

Seorang anak SMP berusia 14 tahun di Kampung Sawah rutin mengkonsumsi Sano mengikuti teladan orang tuanya. Sekali ia menjalani pemeriksaan darah di lab. Perawat terheran-heran melihat betapa bening warna merah darah anak ini. Perawat bertanya kepada orang tuanya, mengapa kualitas dan warna darah anak ini amat bagus. Orang tuanya mengatakan, ia rutin minum Sano selama 9 bulan ini. Akhirnya perawat itu memesan pula Sano.

Ibu N (49) di Jakarta Selatan menderita sakit gondok (hipertiroid). Setelah konsumsi 2 bulan, gondoknya mulai mengecil. Anak bernama H (7), siswa kelas I SD sakit gondok. Ada 3 benjolan sekitar telinga dan leher. Setelah 1 bulan konsumsi Sano, tiap pagi 1 sendok teh, 2 benjolan telah hilang. Tinggal 1 benjolan yang terbawa sejak lahir yang diharapkan bisa hilang.

.

IBU 50 TAHUN SEMBUH DARI SAKIT GONDOK / TIROID BERKAT SANO

Ibu Sunaya, 50 tahun, di Jatiasih, Kota Bekasi menderita sakit gondok atau tiroid yang membesar ke luar selama lebih dari 2 tahun. Dampaknya antara lain ia sering merasa pusing, mual-mual dan muntah. Berobat ke dokter terus dilakukan tapi tak berhasil.

Akhirnya ia mengenal Sano dan bisa sembuh setelah konsumsi 6 bulan. Guna mencegah terserang berbagai penyakit lain dan menjaga imunitas dan stamina tubuh, ia rutin minum Sano selama dua setengah tahun ini.

Lihat 3 foto terbaru Ibu Sunaya. Agar terlihat lehernya, ditampilkan juga foto tanpa jilbab. Terima kasih, Bu Sunaya.

.

IBU 54 TAHUN DI SEMARANG SEMBUH DARI SAKIT GONDOK, DAGING TUMBUH, DAN DARAH TINGGI BERKAT SANO

dwi-untoro-bersama-ayah-dan-ibu

Dwi Untoro pada hari wisuda setelah menyelesaikan studi electrical engineering, didampingi ayah dan ibu (Harni)

Ibu Harni, 54 tahun, di Semarang sakit darah tinggi tak kunjung sembuh. (Lihat foto di atas). Sudah diobati oleh beberapa dokter dan sudah berganti dokter tidak kunjung sembuh. Selain darah tinggi, ibu juga menderita batuk kering.

Dulu, sebelum minum Sano, tensi mencapai 190 (obat dari dokter pun tidak manjur, masih sama 190). Akhirnya setelah minum Sano tensi berangsur turun walaupun bertahap. Sekarang sudah turun ke angka 140.

Nah, alhamdulillah juga gondok yang lumayan besar di leher ibu yang timbul waktu batuk kering dulu tak sengaja sembuh dan kempes, padahal tidak sengaja mengobati gondok itu.

Selain itu, ibu juga memiliki benjolan daging hidup di siku tangannya (orang Jawa menyebutnya uci-uci). Benjolan itu sudah ada sejak masih kecil. Sebenarnya tidak mengganggu tapi lama-lama semakin tumbuh membesar. Sempat bapak pernah bilang ini bakal dioperasi nantinya. Nah, Alhamdulillah tidak disadari, daging tumbuh itu berangsur hilang. (Dikisahkan oleh Dwi Untoro, putra Ibu Harni)

Ibu Nurlaila (68) di Perumnas II Bekasi Barat menderita komplikasi penyakit diabetes, ginjal bengkak, jantung, paru-paru basah, kolesterol tinggi, dan asam urat. Bolak-balik ia dirawat di rumah sakit, dan di rumah pun tidak leluasa berjalan. Untuk urusan buang air besar ia harus dipapah ke toilet. Setelah konsumsi Sano 2 minggu ia sudah bisa berjalan sendiri dan bisa buang air besar sendiri tanpa perlu ditolong. Setelah 3 menghabiskan 3 botol, ia memeriksakan diri secara menyeluruh di rumah sakit. Kadar gula darah sewaktu dan puasa kini telah normal, ginjalnya sudah tak bengkak, kondisi jantung membaik, paru-paru basah telah pulih, kadar kolesterol dan asam urat mengalami kemajuan. Ibu Nurlaila seolah mengalami mujizat. Keluarga besar dan tetangga pada heran karena kondisinya membaik dan tampak lebih segar bugar setelah 3 bulan.

 

?????????????

Kalangan artis juga telah mengkonsumsi Sano

Pak Edy Oglek yang kini sedang populer dalam sinetron “Tukang Bubur Naik Haji” sebagai Haji Kardun Altajirun, mantan suami Bos Romlah. Dia sudah beberapa kali datang membeli Sano ke rumah. Saat pertama kali datang, Nenty karyawan yang bertugas menemui konsumen, langsung berlari ke dalam rumah karena mengenal, ah, ini Haji Kardun sambil ketawa. Istri keluar menyapa dan menanyakan, ah, bapak ini Haji Kardun di sinetron itu ya. Hahaha. Pernah dia datang beli 30 botol, pasti untuk dibagi-bagikan kepada bintang-bintang film dan crew sinetron.

Suatu kali saya menyapa, “Pak Edy ini mainnya bagus di sinetron, yang ada pesta kawin lalu ada petugas khusus yang harus mengawasi jangan sampai pak ini muncul. Eh, ternyata pak berlagak seperti orang kurang waras dan berhasil mengacaukan dan membatalkan pernikahan itu.” Pak Ey berlatih drama waktu muda di Gelanggang Remaja di Otista, Jakarta Timur. Ia bersedia diambil foto untuk dimuat di posting di internet. Semua yang ada di rumah pada ketawa. Hahaha. Pak Edy mengacungkan jari jempol untuk keampuhan Sano. Terima kasih, Pak Haji Kardun, eh Pak Edy Oglek.

?????????????

Ada juga presenter terkenal di TV nasional yang melalui orang lain membeli Sano dari agen di Senayan.

Ibu Yeni Rimawati, 44 tahun, di Waingapu, Sumba, NTT lama menderita sakit kepala yang sering mengganggu. Setelah konsumsi Sano 3 bulan, hampir tidak pernah sakit kepala lagi. Ibu ini rutin minum Sano sampai sekarang. Badan terasa kian fresh, segar dan kulit tambah terang dan halus.

Yeni Rimawati

Ibu Yeni Rimawati sembuh dari sakit kepala bertahun-tahun

KAKEK 85 TAHUN DI KUPANG SEMBUH DARI INFEKSI PARU-PARU, SAKIT JANTUNG, DAN GAGAL GINJAL DENGAN SANO SELAMA 8 BULAN DAN KEMUDIAN FIDES MENJELANG 8 BULAN SEKARANG

Suami teman saya juga konsumsi Sano. Setelah kontrol di Rumah Sakit Harapan Kita,..lokasi penyumbatan berubah. Sumbatan lama bersih… tapi ada sumbatan di tempat lain. Mungkin saja karena pola makan tidak dijaga.

Kalau ayah saya (Thomas Ke Lele) saat ini sudah berusia 85 tahun. Tahun 2010 divonis menderita infeksi paru-paru, sakit jantung, dan gagal ginjal. Dari tahun 2010 – 2015 ayah saya gunakan obat alternatif. Ginjal dan paru-paru membaik tapi beberapa kali masuk-keluar rumah sakit karena jantungnya…tiba-tiba nyeri sampai rasa seperti sesak napas. Berdasarkan hasil EKG, ayah saya menderita pembengkakan otot jantung. Terus disarankan untuk dirujuk ke RS Harapan Kita, karena peralatan masih kurang di rumah sakit di Kupang.

Tetapi, karena pertimbangan faktor umur, kami tidak mau ayah dirujuk ke Jakarta. Hasil lab: kolesterol dan juga gula darah tinggi. Waktu menjenguk suami teman saya yang baru pulang dari RS Harapan Kita, dia bercerita kalau dia lagi minum Sano. Saya tertarik karena dari sisi harga terjangkau, dibandingkan dengan obat yang selama ini saya berikan kepada ayah saya.

Akhirnya kami sekeluarga rutin konsumsi Sano dan kemudian Fides. Sampai sekarang ayah saya tidak pernah masuk rumah sakit lagi. Keluhan nyeri dada juga tidak pernah lagi.

Sekarang kami beralih ke Fides. Kami sekeluarga konsumsi Sano sejak April 2015 lalu beralih ke Fides. Lupa persisnya kapan, tapi seingat saya satu bulan setelah launching Fides. Waktu itu jarang on line, kurang infor kalau ada produk baru. Kami beralih ke Fides karena ayah saya telah mengalami komplikasi tiga macam penyakit dan jintan hitam (habbatussauda) pada Fides dapat menolong ayah saya yang telah sakit sekian lama.

Teman-teman lain di Kupang kini mengikuti jejak ayah saya, konsumsi Sano atau Fides. Namun, ada pengguna sirup herbal ini yang hanya minum 2 botol dirasa tidak ada perubahan, langsung berhenti atau beralih ke produk lain yang iklannya menjanjikan kesan seolah-olah cepat sekali sembuh, padahal jamu kan berbeda dengan obat dokter.

Kiriman Yumi Ke Lele, Dinas Kesehatan Kupang

Dokumen medis waktu rawat inap di rumah sakit pada tahun 2009 karena gagal ginjal, infeksi paru-paru, dan jantung koroner tidak diarsipkan.

Berikut ini data dokumen medis yang bisa dikemukakan.

Hasil lab ayah 1 Juli 2010

Sebelum minum Sano: Hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele tanggal 1 Juli 2010: Bilirubin direct tinggi, cholesterol tinggi (210), LDL tinggi (142), dan gula darah puasa juga tinggi (167).

Hasil lab ayah 28 Oktober 2010

Setelah 3 bulan, hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele tanggal 28 Oktober 2010: Kolesterol (218) dan gula darah masih agak tinggi (154).

Pengantar pulang ayah 2011

Bapak Thomas Ke Lele terpaksa dirawat inap di rumah sakit tahun 2011 karena sakit jantung koronernya parah. Inilah surat pengantar pulangnya.

Hasil lab ayah 4 April 2013

Hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele 4 April 2013: Kolesterol masih tinggi (288).

SETELAH MINUM SANO

Hasil lab 4 Juni 2015

Setelah 2 bulan minum Sano sejak April 2015, pada tanggal 4 Juni 2015 hasil pemeriksaan lab Bapak Thomas Ke Lele benar-benar bagus: SGOT, SGPT, ureum, creatinin, asam urat, kolesterol, trigliserida, HDL, LDL, gula darah puasa semuanya dalam batas normal. Sungguh ajaib.

LALU, SETELAH BERALIH KE MINUM FIDES:

Hasil lab ayah 9 Mei 2016

Karena sebelumnya, Bapak Thomas Ke Lele menderita komplikasi pneumonia, sakit jantung koroner, dan gagal ginjal serta ada gejala diabetes, ia beralih mengkonsumsi Fides secara rutin. Hasil pemeriksaan lab pada tanggal 9 Mei 2016: SGOT, SGPT, ureum, creatinin, asam urat, kolesterol, trigliserida, HDL, LDL, gula darah puasa semuanya dalam batas normal. Amat menggembirakan.

Mama ibu Yumi Ny. Alberthina Dima, 75 tahun menderita kolesterol tinggi. Setelah rutin minum Sano dan kemudian Fides, kini ia sudah kembali sehat, tak diganggu kolesterol lagi.

Suami ibu Yumi, Bapak Alexius Leka, 41 tahun, di-diagnosis dokter menderita hepatitis B. Hasil pemeriksaan lab menunjukkan fungsi hati tinggi, SGPT dan SGOT di atas normal, pemeriksaan imuno serologi: HBSAG reaktif. Bapak Alexius Leka juga sudah sembuh dari hepatitis B. Fungsi hati telah normal, kolesterol pun sudah turun.

Hasil pemeriksaan lab Bapak Alexius Leka sebelum minum Sano dan Fides:

Hasil lab suami 3 Sept 2012

Hasil pemeriksaan lab Bapak Alexius Leka tanggal 3 September 2012: Fungsi hati, SGPT dan SGOT di atas normal.

Hasil lab suami 24 Nov 2012

Hasil pemeriksaan lab, imuno serologi Bapak Alexius Leka sekitar 2 bulan kemudian, pada tanggal 24 November 2012: HBSAG reaktif.

Kedua hasil pemeriksaan lab ini menunjukkan bahwa Bapak Alexius Leka menderita penyakit hepatitis B.

SETELAH MINUM SANO 7 BULAN DAN FIDES MENJELANG 7 BULAN SEKARANG:

Hasil lab suami 9 Mei 2016

Hasil pemeriksaan lab pada tanggal 9 Mei 2016: SGOT dan SGPT telah normal, fungsi hati telah normal, dan kadar kolesterol telah turun.

Dengan demikian, kesimpulannya adalah Bapak Alexius Leka telah sembuh dari penyakit hepatitis B  setelah rutin minum Sano dan kemudian Fides.

.

Testimoni TaiwanTestimoni Taiwan 2Testimoni Taiwan 3.

5 DOKTER PERCAYA DAN KONSUMSI SANO

Dari satu agen di Bekasi kami mendapatkan informasi bahwa lima dokter membeli dan mengkonsumsi sirup herbal Sano. Kelima dokter itu berusia 40-an, 50-an, dan 60-an tahun. Ada bapak dokter dan ada juga ibu dokter.

Ada yang malah membeli Sano botol besar 600 mili untuk dikonsumsi seluruh keluarga. Ada yang meyakinkan saudara dan kerabatnya, bahkan rekan dokter seangkatannya sehingga mereka pun membeli dari agen tersebut.

Setelah akrab, agen kami ini bertanya kepada seorang dokter yang sudah senior. Pak dokter kan ahli obat. Apa gak salah nih, Pak dokter minum Sano. Katanya, ah, obat dokter itu kan obat kimia. Setelah obat farmasi itu habis, badan kok malah lemah.

Seorang ibu dokter yang juga membeli malah menunjukkan jempol ke arah botol Sano, sambil berujar, ramuan herbal ini bagus sekali. Kerja jantung saya jadi tambah bagus.

.

DOKTER SARANKAN PASIENNYA KONSUMSI SANO

Seorang ibu usia 55 tahun di Bandung disarankan dokter ahli penyakit jantung mengkonsumsi Sano. Yang menceritakan hal ini adalah suaminya dan anak mantunya yang membeli Sano pada agen di Bekasi.

Yang menjadi agen ini menanggapi, kok aneh, biasanya dokter memberi resep obat farmasi. Jawaban keduanya adalah kata dokter obat farmasi itu membuat pasien tampak cepat sembuh tapi cepat pula sakit jantung itu kambuh lagi. Lagian, obat farmasi suka merusak ginjal. Kata dokter itu, sirup herbal Sano bekerja perlahan, lebih lama tapi pasti sembuh.

Ibu yang sakit jantung itu minum Sano sekitar 3 botol, lalu memeriksakan diri ke dokter tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kerja jantungnya mulai bagus. Ia mulai pulih. Hampir setahun ini ibu ini mengkonsumsi Sano dan kini sakit jantungnya tak kambuh lagi.

Tetangga pada heran menyaksikan perkembangan pulihnya ibu ini dan mulai tertarik membeli Sano. Akhirnya, keluarga ini menjadi reseller sirup herbal Sano. Menjual Sano tidak hanya kepada tetangga tapi juga kenalan dan orang-orang lain yang mendengar cerita tentang kesembuhan ibu ini.

Ternyata dokter ahli jantung yang menyarankan minum Sano ini sekeluarga telah lebih duluan mengkonsumsi Sano. Terima kasih, Pak Dokter.

.

BAPAK 68 TAHUN TERBEBAS DARI OPERASI PASANG RING BERKAT SANO, NAMUN BERHENTI MINUM, DAN DAMPAKNYA TERJADI PENYEMPITAN KORONER LAGI

Bapak Nai

Pagi ini, Pak Nai, 68 tahun, tinggal di Matraman, Jakarta Timur, yang diberkahi 5 anak yang semuanya sudah menikah dan memberinya 15 cucu, muncul lagi di pondok kami.

Ia bercerita. Lebih dua tahun lalu, ia memeriksakan diri di sebuah rumah sakit swasta di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Dokter ahli jantung memeriksanya dengan alat echo dan echocardiogaphy (sering disebut juga USG jantung) dan disarankan menjalani operasi pasang ring. Sakit jantung koronernya ini merupakan dampak sakit diabetes yang telah dideritanya selama 6 tahun.

Ia menolak operasi pasang ring. Dokter yang menanganinya marah dan langsung pergi meninggalkannya, padahal dadanya masih terbuka, belum mengenakan baju.

Langsung ia ke pondok kami dan membeli 4 botol Sano, diminum 1 sendok makan tiap pagi setelah bangun tidur. Setelah 4 bulan ia memeriksakan jantungnya di Rumah Sakit Budi Asih di Cawang, Jakarta Timur.

Dokter ahli jantung yang memeriksanya terheran-heran karena kondisi jantungnya bagus, tidak ada penyumbatan. Paru-parunya juga dinyatakan bersih. Kadar gula darahnya telah normal. Kata dokter itu, Pak harus bikin selamatan karena sakit jantungnya sudah sembuh, tidak perlu operasi pasang ring.

Ia pun kemudian melakukan ibadah umroh di Tanah Suci.

Lalu, ia berhenti minum Sano. Dua tahun berlalu dan pagi ini tiba-tiba ia muncul lagi di pondok kami. Karena ia merasa sesak napas dan sakit asam lambung dan nafsu makannya hilang, ia memeriksakan diri di Rumah Sakit Carolus di Jakarta Pusat.

Dokter ahli jantung yang memeriksanya menyatakan telah terjadi penyempitan lagi di pembuluh koronernya. Karena itu, ia langsung datang untuk membeli Sano lagi.

Kami katakan, sakit jantung koroner dan sakit diabetes itu adalah dua penyakit yang tergolong penyakit degeneratif. Penurunan fungsi organ jantung dan pankreas dan fungsi organ-organ itu tidak mungkin pulih lagi ke 100% seperti sebelum sakit. Karena itu, dokter selalu menyarankan bagi penderita sakit jantung koroner dan diabetes agar minum obat seumur hidup.

Sano ini pun sebagai sirup herbal sebaiknya diminum terus agar sakit jantung dan sakit diabetes bapak tidak kambuh lagi.

Sekarang baru dia sadar. Syukurlah. Ia tampak optimis. Dan, ia masih berani mengendarai motor, bahkan dari Jakarta ke Jawa pp.

.

SAKIT AMANDEL ANAK 8 TAHUN SIRNA SETELAH MINUM SANO 3 MINGGU

Rama, anak SD kelas II, berusia 8 tahun dari Pondok Petir, Depok, dekat Pamulang, menderita sakit amandel. Amandel-nya radang, bengkak, jadi sulit makan. Ibunya memberi dia minum Sano. Tapi, namanya anak-anak ya sulit disuruh minum Sano tiap hari.

Berhenti minum radang amandelnya kambuh, karena sembarangan makan dan minum. Tiga kali terulang siklus yang sama: minum Sano – stop – radang amandel kambuh – minum Sano lagi.

Mengamati anaknya tak sembuh-sembuh, ibunya mulai bertindak tegas, harus minum rutin tanpa bolong sehari. Setelah 3 minggu rutin minum, syukurlah sakit amandelnya sirna.

Sekarang Rama malah menuntut minum Sano tiap hari. Takaran minumnya tidak sesuai dengan yang tertulis di label, untuk anak-anak hanya satu sendok teh. Ia malah minum satu sendok makan.

Dampaknya, ia sehat walafiat, jarang sekali sakit, misalnya sakit flu, batuk atau perut sakit. Imunitas tubuhnya meningkat berkat Sano. Pertahanan tubuhnya kuat menghadapi serangan virus, bakteri, kuman, jamur.

Hidup, Rama!

Amandel Rama sudah sehat, normal

Amandel Rama sudah sehat, normal

Sano menang oke untuk anak-anak

IBU YETTI, 75 TAHUN BATAL PASANG RING & BYPASS, SEMBUH HANYA DENGAN SANO. PUTRANYA ERRY, 45 TAHUN TERBEBAS DARI MASUK ANGIN, PILEK, KEPALA PUSING RUTIN DENGAN XANTHI

bu-yetti

Ibu Yetti, 75 tahun, dari Sawangan, Depok, mengidap sakit jantung koroner tapi lama tidak tahu. Ia tidak merasakan dada sebelah kiri tertikam-tikam atau nyeri. Sejak tahun 2011, bila terkena pilek, ia merasa sesak napas. Tapi, ia dan anak-anaknya tidak curiga bahwa sebenarnya ia telah sakit jantung koroner.

Secara berkala Ibu Yetti memeriksakan kesehatan di sebuah rumah sakit swasta terkenal di Jakarta. Suatu waktu, dokter ahli jantung di rumah sakit itu melakukan diagnosis dan menemukan gejala-gejala yang mengarah ke sakit jantung koroner. Karena dokter ahli ini bekerja juga di sebuah rumah sakit pemerintah dengan fasilitas pengobatan jantung yang canggih, ia disarankan beralih ke rumah sakit itu.

Hasil katerisasi menunjukkan ada tiga sumbatan di pembuluh koronernya, sebesar 90%, 75%, dan 60%. Rekomendasi dokter adalah ia sebaiknya menjalani operasi pemasangan 3 ring. Ia dan anak-anaknya setuju. Ditentukan hari H operasi pasang ring dan keluarga harus mendeposit uang muka sebesar Rp 120 juta.

Waktu Ibu Yetti dioperasi pasang ring, seluruh keluarga, anak-anaknya menunggu di luar, dengan harapan dan perasaan was-was. Setengah jam berlalu, tiada kabar dari dalam ruang operasi. Setelah satu jam berlalu, dokter keluar dan mengatakan kepada keluarga, operasi tidak bisa dilanjutkan, tidak bisa, tidak mungkin karena risiko amat besar, mengingat usia ibu yang sudah lanjut.

Dokter menyarankan anak-anak membawa Ibu Yetti kembali ke rumah. Diberi waktu satu minggu berpikir untuk menentukan langkah selanjutnya. Dalam perjalanan ke rumah, petugas rumah sakit menelepon agar uang deposito Rp 120 juta diambil kembali tanpa dikurangi sedikit pun.

Selepas satu minggu, Ibu Yetti kembali menghadap ke dokter. Dokter mempertimbangkan kemungkinan operasi bypass. Ibu Yetti kembali lagi ke rumah. Kemudian, ia menghadap lagi ke dokter. Dokter mengatakan, setelah dipertimbangkan kondisi ibu dan usia yang sudah lanjut, sebaiknya operasi bypass pun dikesampingkan saja. Karena, dalam operasi ini, ibu harus dibius total.

Dokter merekomendasikan obat jalan saja, sambil di rumah disiapkan tabung oksigen sebagai persiapan bila sesak napas. Kalau terasa ada serangan jantung, cobalah batuk-batukkan sekuat-kuatnya.

Mendengar kisah pengobatan Ibu Yetti, seorang tetangga yang telah mengkonsumsi Sano menyarankan kepada putranya, Erry (Foto 2) agar ibu mencoba saja sirup herbal Sano. Erry search di internet dan membeli Sano dari agen terdekat.

Ibu Yetti minum Sano 2 sendok tiap pagi setelah bangun tidur waktu perut masih kosong. Satu minggu konsumsi, badannya panas dan jantung berdebar-debar kencang. Erry merasa tenang karena dari bacaan di posting, ia tahu bahwa itu gejala awal proses penyembuhan.

Setelah konsumsi 3 bulan, Ibu Yetti kembali memeriksakan diri ke dokter. Dilakukan check up menyeluruh dan juga melalui pemeriksaan darah di lab. Hasilnya adalah ada peningkatan luar biasa kondisi jantungnya yang tampak membaik dalam waktu singkat. Dokter menanyakan, ibu konsumsi apa. Jawab Bu Yetti, saya minum Sano. Dokter spontan berujar, “Oh, itu dia gara-gara Sano itu, pasien saya pada kabur.” Hehehe.

Kini Ibu Yetti yang tinggal sendirian, tak mau ikut dengan anaknya, yang terpaksa menutup toko kelontongnya waktu sakit, kini kembali membuka tokonya. Ia rutin minum Sano, kali ini 1 sendok makan tiap pagi, lalu jogging. Ia amat mandiri. Suka berjalan ke mana-mana naik ojek langganan yang dipercaya. Ia suka berkeliling, bersosialisasi dengan tetangga dengan wajah riang dan suka mengajak orang tertawa. Waktu wisuda cicitnya di ITB, ia tampak kuat dan segar berjalan jauh. Kini ia sudah punya dua cicit.

mas-erry-copyErry, putranya, usia 45 tahun adalah profesional yang bekerja di kantor. Ia sering terserang pilek dan batuk. Sudah langganan masuk angin tiap minggu. Maag sering kambuh dan kepala sering pusing. Tahun 2014 ia terkena typhus dan demam berdarah secara bersamaan. Awal tahun 2015 ia terserang typhus lagi. Ini karena ia suka makan sembarangan.

Semula ia konsumsi Sano dan kemudian beralih ke Xanthi. Kini ia merasa badannya fit. Sudah terbebas dari masuk angin tiap minggu, maag kambuh, sering terserang pilek dan kepala pusing. Ia amat percaya Xanthi.

Karena pengenalan dan yakin atas khasiat sirup herbal kami, Erry dan ibunya memutuskan untuk menjadi agen CV SANO untuk wilayah Sawangan. Terima kasih, Bu Yetty. Terima kasih, mas Erry.

sano-xanthi

SANO MENGATASI MASALAH HIPERTENSI, KOLESTEROL, PERUT SAKIT & KECAPAIAN

  • Tiga kesaksian dari Palu dan Gorontalo

Nama saya Rustam Olii dari Palu, Sulawesi Tengah. Saya pensiunan sejak 9 tahun lalu. Hasil diagnosis dokter yang memeriksa saya menunjukkan bahwa saya menderita hipertensi (tekanan darah tinggi) dan sakit kolesterol.

Sejak waktu itu saya selalu berobat ke dokter dan divonis dokter harus minum obat dokter seumur hidup.

Setelah saya mengenal yang ramuan herbal SANO, alhamdulillah  tekanan darah saya menurun dan kadar kolesterol juga jadi normal, setelah minum Sano 3 botol.

Sampai sekarang saya tetap rutin minum Sano.

Nama saya Asrety Mooduto, tinggal di Bilungala, Kecamatan Bonepantai, Bonebolango, Gorontalo. Kini saya berumur 56 tahun dan bekerja sebagai seorang guru.

Saya sudah memeriksakan diri ke dokter dan dinyatakan tidak ada penyakit. Namun, semua persendian dan otot-otot saya terasa sakit dan semakin parah, sampai susah berjalan. Tampaknya diagnosis dokter keliru. Dari diskusi dengan teman-teman dan membaca, saya menyimpulkan bahwa penyakit saya ini adalah osteoartritis.

Sekian lama saya sudah berusaha mengkonsumsi obat dokter tapi tidak ada perubahan. Saya minum juga ramuan herbal tapi tak kunjung sembuh.

Namun, begitu saya mengenal ramuan herbal SANO, baru konsumsi 2 botol, manfaatnya telah terasa. Semua persendian kaki dan tangan saya tidak terasa sakit lagi. Dan, badan saya terasa fit setelah minum Sano.

BAPAK 54 TAHUN SEMBUH DARI PENGAPURAN TULANG (OSTEOARTRITIS) BERKAT SANO DAN FIDES

Pak Zainudin, 54 tahun, di Jatiasih, Kota Bekasi menderita pengapuran tulang atau osteoartritis selama 3 tahun. Angkat kaki saja sulit. Kakinya juga sering bergetar. Akibatnya ia sulit berjalan.

Ia bolak-balik berobat ke dokter tetapi tak kunjung sembuh. Akhirnya ia mengenal Sano. Setelah konsumsi Sano tak sampai 5 bulan penuh, penyakit ini sirna dan ia merasa sembuh. Kakinya sudah tak bergetar lagi dan sudah bisa berjalan walau masih sedikit mengalami kesulitan.

Ia pun beralih ke mengkonsumsi Fides dan setelah 3 bulan berjalan sudah tidak bermasalah dan ia bisa kembali menjadi supir, menyetir mobil.

Semula ia rutin minum Sano dan kini sudah berjalan 8 bulan ia rutin minum Fides. Bravo, Pak Zainudin.

.

Nama saya IKSAN. Alamat saya: BTN Pengawu Blok B No. 4, Palu, Sulawesi Tengah. Keluhan saya adalah gampang merasa capek. Selain itu, saya adalah seorang perokok. Sehari tidak merokok, badan terasa lemas.

Saya mengenal ramuan herbal SANO dari teman saya. Saya beli dan minum sesuai dengan  aturan. Langsung saya merasakan perubahan di tubuh saya setelah minum SANO selama satu bulan. Tubuh tidak cepat merasa capek walaupun saya kurang beristirahat. Padahal, sebelum mengenal Sano, baru bekerja sebentar badan sudah terasa capek.

Setelah selesai minum Sano 2 botol, saya menyetir mobil dari Palu ke Makassar. Anehnya, saya terus memacu mobil tanpa berhenti, dan badan tidak terasa capek.

Biasanya jika saya lupa sarapan, perut terasa perih. Sekarang walau kadang-kadang tidak sarapan, perut tidak terasa sakit lagi.

Sampai sekarang saya tetap rutin minum Sano. Badan jadi bugar, fit, tidak mudah capek. Sebelumnya sering saya terkena flu. Sekarang sudah tidak pernah lagi. Sekarang saya tidak merokok lagi. Semua perubahan ini saya syukuri. Semuanya … berkat SANO.

.

SATU MINGGU SEMBUH DARI SAKIT AMBEIEN BERKAT SANO & CREDO

Ini pengalaman saya. Saya seorang ibu rumah tangga, tinggal di Lahat, Sumatera Selatan. Sekarang saya berumur 39 tahun.

Pada bulan Februari 2017 tempo hari saya terkena penyakit ambeien hampir 1 bulan. Setiap buang air besar (BAB), selalu keluar darah segar. Sengaja saya tidak minum obat dokter karena saya antiobat dokter.

Saya minum Sano dan Credo (baca Kredo, Sic.) dengan diberi jarak setengah jam pada waktu bangun pagi. Menjelang tidur malam, saya minum Sano lagi dan setelah setengah jam minum Credo.

Alhamdulillah, setelah minum Sano dan Credo masing-masing sudah habis setengah botol, setelah satu minggu saya sembuh dari sakit ambeien. Demikianlah cerita singkat saya.

Pembaca terkasih, Ibu dari Lahat, Sumatera Selatan ini melakukan terobosan kreatif dengan mengkombinasi minum Sano lalu setengah jam kemudian minum Credo di pagi hari setelah bangun tidur. Lalu, kombinasi ini diulangi sekali lagi pada malam hari menjelang tidur malam.

Hasilnya bagus sekali. Setelah 1 minggu, sakit ambeiennya sembuh. Beres!

Para pengguna sirup-sirup herbal produk kami, dapat juga mencoba langkah yang telah ditunjukkan ibu ini, guna mempercepat proses penyembuhan penyakit. Semoga!

.

SEMBUH DARI SAKIT JANTUNG BERKAT SANO & CREDO

Ini pengalaman suami saya, 42 tahun. Kami tinggal di Lahat, Sumatera Selatan. Pada bulan Oktober 2016, ia terkena serangan jantung alias angin duduk.

Kejadiannya pada pagi hari setelah melaksanakan aktivitas jogging. Gak tahu kenapa, setelah istirahat lebih kurang 15 menit dari aktivitas jogging, badan suami saya terasa dingin dan ia merasa mual-mual.

Akhirnya ia dibawa ke rumah sakit dan dilakukan tindakan medis dan diopname selama 3 hari. Dari hasil uji klinis ternyata suami saya divonis dokter mengalami penyumbatan pembuluh darah di jantung dan mesti dipasang ring.

Suami saya shock. Ia tidak mau dipasangi ring karena berakibat kepada minum obat seumur hidup dan tentunya berdampak buruk terhadap ginjal dan hati (liver). Dan, ia harus membatasi aktivitas fisik. Ia lalu mencari informasi tentang obat herbal penyembuh sakit jantung di internet.

Akhirnya ketemu Sano dan kebetulan alamatnya di Jatibening, dekat dari rumah saya di Kota Bekasi.

Setelah minum sirup Sano hampir 5 botol dan dilanjutkan minum Credo (baca Kredo, Sic.) untuk menjaga kolesterol agar tetap normal, akhirnya suami saya sudah bisa bernapas lega. Tidak ada lagi yang namanya lelah, lemas, dan perasaan napas tersengal-sengal pada saat naik tangga.

Sekarang ia tetap rutin minum Sano dan Credo biar lebih joss. Saat ini ia sudah melaksanakan aktivitas jogging kembali 3 kali seminggu dengan durasi 45 menit. Setiap jogging ia menempuh jarak 4 km. Kondisi kesehatannya sudah normal. Terima kasih, Sano. Terima kasih, Credo.

Pembaca terkasih! Pilihan kreatif bapak dari Lahat ini amat baik. Ia mengobati sakit jantungnya dengan Sano, lalu mengkonsumsi juga Credo. Seluruh 14 bahan Credo relevan menyembuhkan sakit jantung. Dan, salah satu kelebihan Credo adalah mengeluarkan cairan berlebih di rongga dada, sebagai satu dampak sakit jantung (juga dampak sakit diabetes, sakit ginjal, dan sakit lain).

Dengan cara ini, penderita sakit jantung tidak perlu minum obat kencing dari dokter, seperti Lasix atau Furoseminde, yang bertujuan mengeluarkan cairan berlebih di rongga dada.

Pengguna sirup-sirup herbal produk kami dapat mengikuti langkah kreatif yang telah dilakukan bapak dari Lahat ini. Hasilnya tampak lebih baik dalam menyembuhkan dan mempercepat pemulihan stamina. Semoga!

.

LEGA SETELAH DIPERIKSA DI UGD RUMAH SAKIT. JANTUNGKU BAIK-BAIK SAJA. SIRUP HERBALKU OKE.

Tahun 2001 saya mengalami serangan jantung yang tidak disadari bahwa itu adalah serangan jantung. Tidak diambil tindakan. Ini menyebabkan banyak sel otot jantung saya mati.

Lama saya menderita sakit jantung koroner sampai menjalani operasi pasang ring 2 x. Diputuskan menjalani operasi bypass, tapi dibatalkan seorang dokter. Berobat jalan saja.

Dari pengalaman derita sakit jantung ini akhirnya Maret 2013, saya membuat sendiri sirup herbal yang diberi nama Sano yang ternyata berkhasiat bukan hanya untuk sakit jantung tapi anekapenyakit lainnya. Kami lalu terjun berbisnis dan kini telah dikembangkan dan dijual 7 jenis sirup herbal untuk anekajenis penyakit.

Betapa pun, saya tetap melakukan kontrol jantung ke rumah sakit, ke dokter ahli jantung. Janganlah “pede” berlebihan. Medical check up amatlah penting, minimal setahun sekali. Saya lakukan 2 x per tahun. Demi keamanan ….

Kemarin pagi di hari Libur, Hari Lahir Pancasila, rasa tertekan di dada kiri atas dekat lengan terasa lagi sejak gejala ini muncul pagi kemarin dulu. Khawatir jangan-jangan ini gejala akan datang serangan jantung, saya ambil keputusan ke UGD Rumah Sakit Harapan Kita, diantar istri dan ipar. Dilakukan pemeriksaan EKG dan pemeriksaan darah di lab.

Ternyata tidak ada apa-apa. Kinerja jantung bagus, semuanya beres. (Lihat foto pada lampiran).

Dokter jaga di UGD seorang pria yang masih muda belia bertanya mengenai fungsi otot jantung saya. Saya katakan hasil scanning nuklir, fungsi otot jantung saya 65%.

Dia bilang wah itu bagus. Saya tanggapi, tapi kata dokter yang selama ini saya percaya, angka 65% itu sudah tidak bisa ditingkatkan lagi. Tinggal dijaga agar irama jantung normal dan tidak bengkak dengan obat dokter. Padahal, dulu setelah operasi pasang ring kedua kata dokter waktu itu, fungsi otot jantung saya 45%. Kan ini berarti sudah naik 20%. (Saya tidak bilang minum sirup herbal buatan sendiri).

Ya, mungkin dokter kurang memberi penjelasan lebih terinci sehingga saya jadi pesimis dan bingung.

Dokter muda itu menjelaskan, kalau saya diperiksa mungkin fungsi otot jantung saya 50%. Itu normal. Maksimum fungsinya 65%. Jadi rentang angkanya bukan 0% – 100% tapi 0% – 65%. Itu tak bisa dinaikkan lagi. Sudah mentok. Berarti otot jantung Pak sudah bagus.

Berarti ada teori baru di dunia kedokteran.

Sambil menunggu hasil tes darah di lab, saya googling dengan handphone. Ternyata benar, tahun 2009 Olaf Bergman dkk. membuktikan bahwa sel-sel otot jantung bisa diregenerasi (dihasilkan kembali). Itu berarti fungsi otot jantung dapat ditingkatkan.

Ini mendobrak pandangan lama bahwa pasien sakit jantung harus pasrah karena fungsi otot jantung tidak bisa dinaikkan lagi.

Berikut ini kutipan yang penting: ” Sampai baru-baru ini, umum diyakini bahwa sel otot jantung tidak dapat diregenerasi (diciptakan lagi). Namun, sebuah studi yang dilaporkan dalam terbitan Science 3 April 2009 membantah kepercayaan itu.

Olaf Bergmann dan rekan-rekannya di Institut Karolinska di Stockholm menguji sampel otot jantung dari orang-orang yang lahir sebelum tahun 1955 yang memiliki otot jantung yang amat lemah. Banyak yang menunjukkan ketidakmampuan dalam abnormalitas ini.

Dengan menggunakan sampel DNA banyak jantung, para peneliti memperkirakan bahwa seorang berusia 4 tahun memperbaharui sekitar 20% sel otot jantungnya per tahun, dan sekitar 69 persen sel otot jantung dari orang berusia 50 tahun yang dihasilkan sejak kelahirannya.”

Sumber: https://en.m.wikipedia.org/wiki/Cardiac_muscle

Saya googling lagi tentang persentase fungsi otot jantung.

Inilah hasilnya. Bila dokter menggunakan persentase fungsi kerja jantung, ini biasanya mengacu kepada volume darah yang dipompa oleh bilik kiri jantung ke seluruh tubuh pada setiap denyut jantung. Ini adalah indikator klinis paling penting tentang seberapa baik jantung memompa darah.

Rentang cakupan kinerja bilik kiri jantung adalah 50% / 55% – 75%. Di bawah 50% berarti fungsi otot jantung di bawah normal, yang berkisar dari ringan hingga sedang sampai gagal jantung berat. Angka 50% atau lebih berarti fungsi otot jantung normal.

Sumber: http://forums.webmd.com/3/heart-disease-exchange/forum/1678

Dokter muda itu mengatakan angka tertinggi 65%, sedangkan kutipan ini menyebut angka tertinggi 75%. Mungkin angka 65% itu bisa diterima mengingat usia saya kini 66 tahun dan bulan depan akan genap 67 tahun.

Nah, dari rumah sakit saya pulang ke rumah dengan hati lega. Ternyata sirup herbal yang saya konsumsi, dari Sano, Fides, VCO Plus, Xanthi, Vigor, Fit Brain sampai dengan yang terbaru Credo mantap menjaga jantungku.

Semua sirup herbal yang kami produksi selalu rutin saya coba dengan diri sendiri, untuk kesehatan diri dan untuk mendapatkan hikmah yang berguna untuk sama saudara yang sakit.

.

SEMUA INDIKATOR SEHAT SR YOHANA SAIK SSpS, 68 TAHUN, BERES SETELAH KONSUMSI SANO 3 BULAN

Suster Yohana Saik SSpS kini 68 tahun adalah Ketua Pengurus Yayasan rumah sakit dan klinik-klinik kesehatan yang dikelola tarekat Suster SSpS di seluruh daratan Timor, NTT. Foto terlampir.

Dari pengalaman pengabdian tarekat suster ini, mereka amat percaya manfaat kesehatan tanaman herbal. Para anggota tarekat ini juga banyak yang sembuh dari sakit tuberkulosis, diabetes, sakit jantung, bahkan kanker melalui konsumsi dan penggunaan ramuan tradisional.

Sr Yohana ingin membuktikan khasiat Sano. Setelah 3 bulan mengkonsumsi Sano atau setelah habis 3 botol, ia memeriksakan diri ke rumah sakit.

Setelah pemeriksaan lab, dokter menyatakan bahwa dia sehat walafiat, semua indikator sehat “beres”. Kadar kolesterol, kadar gula darah, kadar asam urat, dan tekanan darah semuanya masuk kategori normal.

Baru-baru ini dalam tugas ke Jakarta, Sr Yohana Saik SSpS dan Sr Lidwina Ngaba SSpS berkunjung ke pondok kami untuk berdiskusi tentang ramuan herbal. Banyak tanaman herbal di halaman rumah kami diamati dan terjadi diskusi tentang beragam manfaat kesehatan tanaman herbal.

Berdasarkan pengalaman, bacaan, dan diskusi tentang ramuan herbal, Sr Yohana sebagai pimpinan menetapkan kebijakan agar di semua rumah sakit dan klinik di daratan Timor menerapkan kombinasi pengobatan medis kedokteran modern dan pengobatan tradisional masyarakat yang sudah berusia ribuan tahun.

.

Kalau anda merasa tertolong berkat Sano, lapangkan hati mengirim sms kepada kami! Informasi anda amat berguna untuk menolong sama saudara yang masih menderita.

Sano ajaib 2.

Testimoni Paraguay

.
Ramuan autopilot

Obat dokter ke Sano

Setelah sekian lama mengkonsumsi Sano secara rutin dan mendengarkan kesaksian orang yang sembuh yang disampaikan dalam tatap muka, melalui telepon dan sms serta melalui cerita agen dan reseller, kami sampai kepada kesimpulan, bahwa ramuan ini bekerja seperti autopilot. Ramuan ini sebenarnya tidak mengenal nama penyakit seperti obat dokter yang khusus untuk sakit jantung, paru-paru, ginjal, kanker, maag atau influenza. Waktu ramuan ini masuk ke dalam tubuh, ia bekerja sendiri menuju organ-organ tubuh yang sakit dan membereskan penyakit-penyakit itu sesuai dengan kemampuannya menyembuhkan penyakit apa saja.

Dari pengalaman mengatasi penyakit kami sendiri (sakit jantung koroner, lever, kolesterol tinggi, asam urat, pneumonia), sudah sekian dokter yang memvonis kami akan meninggal, paling lama umur kami tinggal 3 bulan lagi. Betapa banyak biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan nyawa. Pengalaman banyak konsumen yang menderita banyak penyakit, misalnya sakit diabetes, sakit jantung, darah tinggi, dan batu ginjal ternyata bisa sembuh hanya dengan mengkonsumsi Sano. Kalau satu per satu penyakit itu disembuhkan dengan obat dokter, berapa tablet yang harus diminum dan berapa biaya yang harus dikeluarkan? Lalu, efek samping terhadap kinerja ginjal adalah cerita tersendiri setelah minum sekian banyak obat itu.

sticker Sano 20

Inilah bukti (evidensi) yang menggiring kami kepada kesimpulan bahwa ramuan Sano ini bekerja seperti autopilot. Kepada beberapa konsumen yang percaya khasiat Sano dan sembuh, kami katakan, “Bapak, Ibu, kalau Sano ini membuat Bapak / Ibu kembali sehat,  tak perlu menjalani tindakan medis operasi yang mahal, ya biaya yang dapat dihemat itu kan lebih baik kalau digunakan untuk membeli buku pelajaran dan kebutuhan anak atau cucu Bapak / Ibu.

Daftar penyakit yang dapat disembuhkan ramuan Sano

Penyakit apa saja yang dapat disembuhkan Sano sesuai dengan kesaksian (testimoni) yang kami peroleh dari para pengguna yang didukung hasil penelitian dan literatur yang telah kami telusuri? Lihatlah daftar berikut ini.

sano-jumlah-bahan-1sano-jumlah-bahan-2sano-jumlah-bahan-3sano-jumlah-bahan-4sano-jumlah-bahan-5sano-jumlah-bahan-6sano-jumlah-bahan-7sano-jumlah-bahan-8sano-jumlah-bahan-9sano-jumlah-bahan-10