Posts Tagged ‘berlari’

Dari membaca pengalaman makan makanan mentah sampai ke membuat green smoothies

Maret 4, 2018

Burung, sapi, kuda, kambing, ayam, bahkan serangga tidak makan makanan dimasak.

Dalam keluarga mamalia, DNA yang terdekat dengan manusia adalah simpanse (termasuk bonobo sang pengasih) sebesar 99%. Simpanse makan buah-buahan dan dedaunan juga. Tidak makan makanan yang dimasak.

Bayi minum air susu ibu atau ASI (makanan tersehat di dunia) yang tidak pernah dimasak, bukan? Coba perhatikan bayi pada awal disuapi makanan dimasak. Dia tolak kan, tapi dipaksa terus-menerus akhirnya bayi menerima karena ketagihan, addicted.

Sebenarnya manusia adalah makhluk yang diprogram dari sononya sebagai makhluk pemakan makanan mentah, bukan makanan dimasak.

KISAH NYATA YANG MENGUBAH POLA MAKAN

Bacalah kisah berikut ini pelan-pelan.

*PENGALAMAN MENJALANI RAW FOOD, SEBUAH AWAL PENCARIAN (KISAH NYATA)*

Oleh : *Victoria Boutenko*

(Penulis Buku Best Seller “Green Smoothies”)

Kami dulu bergurau bahwa kami beruntung karena sekeluarga bisa sakit bersama-sama. Tapi pada tahun 1993, masalah kesehatan kami bukanlah gurauan lagi karena saya, suami, dan kedua anak saya sekarat.

Saya 38 tahun, didiagnosa penyakit yang sama dengan ayah saya , aritmia, yaitu detak jantung yang tidak biasa. Kaki saya terus-menerus terasa sakit karena edema, berat badan saya 140 kg, dan masih terus bertambah.

Lengan kanan saya mati rasa pada malam hari, dan saya khawatir jika saya meninggal dan anak-anak saya jadi yatim piatu.

Saya terus-menerus merasa capai dan depresi.

Akhirnya, dokter saya angkat tangan dan menyuruh saya untuk berdoa.

Suami saya, Igor, sakit-sakitan sejak kecil.

Sampai usia 17 tahun dia sudah menjalani operasi sebanyak sembilan kali.

Dia menderita hipertiroid progresif (gondok) dan rematoid artritis (rematik) kronis. Pada usia 38 tahun kesehatannya sudah rusak total.

Denyut jantungnya hampir selalu 140+, matanya selalu berair pada siang hari, dan tangannya gemetar.

Seluruh badannya terasa sakit.

Dokternya berkata bahwa dia harus bersiap untuk menghabiskan sisa hidupnya di atas kursi roda.

Anak perempuan kami Valya terlahir dengan asma dan alergi.

Mukanya pucat, dan hidupnya banyak duduk karena dia akan batuk dan tersedak bila berlari atau melompat.

Tahun 1993, pada usia 8 tahun, hampir setiap malam dia bangun karena batuk yang terus-menerus.

Anak lelaki kami, Sergei, didiagnosa menderita diabetes pada usia 9 tahun.

Kami menghabiskan 2 sampai 4 ribu dollars AS dalam sebulan untuk membayar pengobatan, asuransi, pertemuan-pertemuan dengan dokter dan obat-obatan.

September 1993 dokter memberitahu kami bahwa Sergei harus diberi insulin.

Igor dan saya sangat terpukul.

Nenek saya yang menderita diabetes belum lama meninggal karena overdosis insulin.

Saya tidak dapat membayangkan bahwa Sergei harus menerima obat yang kekuatannya begitu besar.

Saya bertekad tidak akan memberikan insulin.

Saya mencari informasi tentang insulin di perpustakaan.

Semua buku yang saya baca menjelaskan bahwa suntikan insulin dapat menyebabkan melemahnya fungsi mata dan gagal ginjal.

Ketakutan saya terhadap insulin semakin menguat.

Saya bertanya kepada semua orang, dan akhirnya bertanya hanya kepada orang yang tampak sehat mengenai alternatif pengobatan lain untuk diabetes.

Dua bulan kemudian, keajaiban terjadi!

Dalam antrian bank yang letaknya hanya dua blok dari rumah, saya melihat seorang wanita dan langsung mengerti apa yang dikatakan orang tentang ‘kulit yang bersinar’

Dia, yang bernama Elisabeth, terlihat sangat sehat.

Saya (S) bertanya kepadanya : “Menurut anda, apakah diabetes bisa disembuhkan secara alami”.

Elisabeth (E) :”Tentu saja!”

S :”Mengapa anda begitu yakin?”

E :”Karena saya sembuh dari kanker usus stadium 4, dua puluh tahun yang lalu”

S :”Tetapi itu tidak sama dengan diabetes”

E :”Semuanya sama”

S :”Bolehkah saya mentraktir anda makan siang dan kita bisa mengobrol?”

E :”Terima kasih, tetapi saya tidak akan makan makanan anda. Dengan senang hati saya akan menjawab pertanyaan anda.”

Saya dan Elisabeth duduk di luar bank dan dia bercerita tentang, makanan mentah.

Awalnya, saya sangat kecewa.

Saya mencari jawaban yang lebih serius.

Saya akan bekerja keras dan membayar berapa pun untuk ramuan obat yang mujarab.

Makanan mentah terdengar terlalu sederhana.

Saya pernah mendengar tentang makanan mentah dan saya tidak senaif itu untuk percaya.

Saya bertanya kepada Elisabeth,

“Apakah anda percaya bahwa manusia bisa hidup hanya dengan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian mentah?!”

Elisabeth menjawab dengan mengemukakan tiga hal:

Hewan tidak memasak makanan mereka. Saya makan hanya makanan mentah selama 20 tahun dan sembuh dari kanker usus. Anda tidak datang ke dunia ini dengan kompor menempel di perut anda.

Jawaban yang jauh dari ilmiah, tetapi saya tidak dapat membantahnya.

Selain itu, saya sangat terkesan dengan penampilan Elisabeth yang terlihat sangat muda, dan saya sangat ingin kesehatan anggota keluarga saya menjadi lebih baik.

Saya ingin mencoba makanan mentah, dan demi anak lelaki saya, saya mengajak suami saya untuk mencoba makanan mentah selama beberapa minggu.

Suami saya marah,

“Saya orang Rusia, tidak bisa hidup dengan makanan kelinci. Saya bekerja fisik. Saya menyukai borscht Rusia dengan babi. Makanan menyatukan keluarga. Kamu mau kita duduk bersama mengelilingi batang wortel?”

Coba pikir lagi.

Seseorang harus belajar selama 14 tahun untuk menjadi dokter.

Pemerintah telah mengeluarkan bilyunan dollar untuk penelitian medis.

Apakah menurutmu mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan?

Kalau menjadi sehat segampang itu, para dokter sudah melakukannya sejak dulu.

Saya kecewa, namun saya mencoba untuk membicarakannya lagi pada waktu yang lebih tepat.

Suatu hari suami saya bangun dengan rasa sakit yang paling buruk.

Dia merasakan sakit di tenggorokan, tidak dapat berbicara.

Saya membawanya ke rumah sakit.

Setelah melihat hasil tes darah, dokter menyarankannya operasi, karena tiroidnya sudah tidak bagus lagi dan harus diambil.

Igor protes,

“Saya sudah menjalani 9 kali operasi. Tidak satu pun membantu, dan saya telah memutuskan untuk tidak akan menjalani operasi lagi sepanjang hidup saya.”

“Operasi ini tidak bisa dihindari”, kata dokter.

“Bagaimana bila saya menolak?” tanya Igor

“Anda akan mati”, jawab dokter.

Igor bertanya, “Berapa lama lagi?”

Dokter memperkirakan, “Mungkin kurang dari dua bulan.”

“Saya akan menjalani pola makan makanan mentah!” kata Igor

Kami pulang dan hari itu, 21 Januari 1994 adalah titik balik dalam sejarah kesehatan keluarga kami.

Sejak waktu itu seluruh keluarga saya menjalankan pola makan makanan mentah.

Kami pulang dari rumah sakit sambil belum mengetahui takdir kami dan sepakat untuk menjalani pola makan makanan mentah selama dua minggu dan melihat apakah ada perbaikan pada kesehatan kami.

Beberapa jam kemudian, Igor pergi bekerja, saya ke dapur.

Saya menyadari bahwa ini bisa menjadi satu-satunya kesempatan dalam hidup untuk melakukan perubahan besar.

Saya memeriksa makanan di kulkas dan di lemari dan menemukan bahwa hampir tidak ada makanan mentah di rumah kami.

Semuanya harus menyingkir!

Saya mengambil kantong sampah besar dan membuang semua makaroni, sereal, nasi, makanan kecil, es lilin, busa krim kental, roti, saus, keju, dan tuna kaleng.

Selanjutnya menyingkirkan mesin pembuat kopi, pemanggang roti, dan mesin pembuat pasta.

Saya mematikan lampu kompor dan menutup kompor dengan sebuah talenan besar.

Yang tinggal hanyalah sebuah microwave yang besar dan mahal. Saya teringat akan roti lapis dengan keju meleleh, tarcis, dan semua “keajaiban” yang telah saya buat dengannya.

Lalu saya berpikir tentang Sergei dan diabetesnya.

Dari semua hal di dunia, saya tidak ingin dia menggunakan insulin. Jadi saya mengambil palu, memecahkan pintu kaca microwave itu, dan memindahkannya ke garasi.

Saya keluarkan semua panci dan wajan baru saya ke pinggir jalan, yang lenyap beberapa menit kemudian.

Lalu saya segera pergi ke supermarket.

Saat itu saya tidak pernah tahu tentang menu makanan mentah.

Saya tidak tahu apa saja yang dimakan para penganut pola makan mentah, dan tidak pernah mengenal mereka, hanya Elisabeth, yang makan secara sederhana.

Saya belum pernah mendengar tentang kraker flaxseed yang dikeringkan, susu kacang, keju, biji-bijian, atau kue mentah.

Saya pikir makanan mentah itu hanyalah salad.

Sejauh ini, saya berasal dari Rusia, di mana buah dan sayur segar hanya ada pada musim panas.

Makanan kami adalah kentang, daging, makaroni, banyak produk susu, dan kadang-kadang buah.

Kami tidak biasa makan salad dan keluarga saya tidak suka sayuran.

Maka, saya menuju ke bagian buah-buahan.

Mengacu kepada dana, kami biasanya hanya beli apel washington, jeruk navel, dan pisang.

Saya penuhi keranjang dengan tiga macam buah ini.

Saat anak-anak pulang sekolah dan Igor pulang kerja, mereka bertanya,

“Apa makan malamnya?”

Saya minta mereka lihat di kulkas. Anak-anak tidak percaya apa yang mereka lihat.

“Di mana camilan saat nonton TV? Ke mana semua es krim?”

Sergei berkata,

“Lebih baik saya disuntik insulin seumur hidup daripada harus ikut pola makan gila ini.”

Mereka menolak untuk makan dan pergi ke kamar.

Igor makan 2 buah pisang dan protes, katanya membuat semakin lapar.

Kami punya banyak waktu hari itu.

Saya ingat, kami berjalan dari ruang satu ke ruang lainnya sambil terus-menerus melihat jam, sambil memikirkan, merencanakan, menyiapkan makanan, makan, dan membersihkannya.

Kami merasa lapar, tidak nyaman, aneh, dan tersesat.

Kami mencoba menonton tv, tapi iklan ayam panggang sangat tak tertahankan.

Sangat sulit menunggu hingga pukul sembilan.

Tidak bisa tidur karena lapar, saya mendengar langkah kaki di dapur dan suara laci dibuka dan ditutup.

Esoknya, tidak seperti biasanya, kami bangun lebih awal dan berkumpul di dapur.

Saya melihat banyak kulit pisang dan kulit jeruk di pojok.

Valya bercerita bahwa dia tidak batuk malam itu.

Saya ingat, saya berkata kepadanya,

“Itu hanya kebetulan, pola makan ini tidak bekerja secepat itu”

Sergei memeriksa gula darahnya.

Masih tinggi, tapi lebih rendah daripada beberapa pekan terakhir. Igor dan saya merasakan pertambahan energi, dan secara umum, merasa lebih ringan dan positif.

Kami juga merasa sangat lapar.

Saya tidak pernah mengatakan bahwa beralih ke pola makan mentah itu mudah.

Itu sangat berat bagi kami berempat.

Tubuh kami meminta makanan yang biasa kami makan.

Dari hari pertama, dan sampai beberapa minggu sesudahnya, menit demi menit, saya melamun membayangkan makan bagel dengan krim keju, sup panas, cokelat, dan terakhir, bermacam-macam keripik.

Malam hari, saya mencari french fries di bawah bantal saya.

Saya mengambil dua dollar dari uang belanja dan menyimpannya.

Saya berencana suatu hari, saya akan lari sendirian ke restoran dan membeli sepotong pizza keju panas, memakannya cepat-cepat tanpa dilihat, lari pulang dan meneruskan pola makan mentah.

Untungnya kesempatan itu tidak pernah ada.

Sementara itu terlihat perubahan positif yang cepat.

Batuk Valya di malam hari berhenti, dan dia tidak pernah mendapat serangan asma lagi.

Gula dara Sergei mulai stabil dengan teratur.

Tenggorokan Igor berangsur normal kembali.

Denyutnya menurun, dan gejala hipertiroidnya berkurang dari hari ke hari.

Baju-baju saya terasa longgar, bahkan pada saat baju-baju itu keluar dari pengering.

Tidak pernah terjadi sebelumnya.

Saya sangat gembira!

Setiap pagi, saya berlari ke cermin dan memeriksa wajah saya, menghitung kerutan-kerutan yang hilang.

Wajah saya jelas terlihat lebih bagus dan lebih muda seiring hari-hari bersama makanan mentah.

Setelah sebulan makan makanan mentah, Sergei bertanya mengapa dia harus mencek gula darahnya setiap tiga jam, karena sekarang sudah konsisten dalam skala normal. Saya katakan kepadanya untuk mencek sekali saja di pagi hari.

Jumlah denyut Igor turun jadi 90, yang tidak pernah dicapai bertahun-tahun.

Valya sekarang bisa berlari seperempat mil di sekolah, tanpa batuk.

Saya turun 15 pon (7-8 kg).

Kami semua merasa sangat berenergi.

Saya sendiri merasa sangat berenergi sehingga saya tidak bisa berjalan lagi – saya selalu berlari!

Saya berlari dari tempat parkir ke toko dan di lorong dan naik-turun tangga di rumah kami.

Kami harus melakukan olahraga untuk menyalurkan energi ekstra yang kami miliki sekarang.

Saya pernah membaca bahwa berlari adalah keharusan bagi penderita diabetes.

Si pengarang buku menjelaskan bahwa saat berolahraga, otot memproduksi tambahan insulin.

Kami memutuskan untuk berlari bersama sekeluarga.

Secara bertahap, gula darah Sergei menjadi stabil dengan pola makan barunya dan jogging teratur.

Sejak memulai pola makan mentah sampai sekarang, dia tidak pernah lagi merasakan gejala-gejala diabetes.

Agar anak-anak saya bersemangat jogging, saya mendaftarkan keluarga saya dalam sebuah lomba.

Karena kami tidak pernah lari sebelumnya, saya memilih jarak terpendek, yaitu “Tiny Trot, lari jarak 1 kilometer, di Denver’s Washington Park.

Saat kami datang saat lomba, kami berlomba dengan anak-anak kecil, tapi Sergei dan Valya tidak memperhatikannya.

Kami semua berusaha mencapai garis finish.

Kami disemangati oleh para orang tua, dan masing-masing mendapatkan medali ‘Juara Pertama Kelompok Usia Muda” – penghargaan atletik pertama dalam hidup kami.

Anak-anak saya sangat gembira. Mereka tidak mau melepas medali itu selama seminggu, bahkan membawanya tidur.

Mereka memohon untuk didaftarkan lomba lagi, dan saya lakukan itu.

Sejak waktu itu, kami mengikuti lomba hampir setiap akhir minggu.

Pada Memorial Day tahun itu, empat bulan sesudah kami berpola makan mentah, kami mengikuti Bolder Boulder Race, lari 10 km bersama 40 000 pelari lainnya.

Berlari di antara orang-orang yang tampak sehat, di mana banyak di antara mereka adalah pelari berpengalaman, sangat sulit bagi kami untuk membayangkan bahwa 4 bulan sebelumnya, kami semua sakit, tanpa ada harapan.

Kami semua mencapai garis finish dengan catatan waktu yang memuaskan, dan kami tidak merasa lelah.

Setelah selesai lomba, kami mendaki gunung.

Tidak ada keraguan bahwa kesehatan kami berhubungan dengan pola makan, dan saya tahu bahwa saya tidak lagi sekarat karena bagaimana saya bisa berlari 10 km, jika saya sedang sekarat?

Kami sangat menghargai bahwa kesehatan kami membaik dengan cepat bahkan lebih sehat dari sebelumnya.

(Terjemahan Putu Indrati, dengan sedikit editing oleh S Belen)

PERTANYAAN YANG TERJAWAB

Membaca kisah Victoria Boutenko ini, terjawab pertanyaan kami hampir setahun ini. Apakah pemanasan yang berlebihan saat kita memasak sayuran, ikan, dan daging menyebabkan berkurangnya atau “matinya” enzim, vitamin, mineral yang bermanfaat bagi tubuh?

Ini bermula dari diskusiku dengan sahabatku mas Sutrisno, guru SMA ahli Biologi di Semarang.

Dari berbagai sumber saya membaca bahwa pemanasan lebih dari 37 derajat Celsius membuat enzim pada banyak bahan makanan “mati”. Enzim yang masuk ke dalam tubuh menjadi sia-sia. Tidak berguna.

Guru sahabatku itu menambahkan, bahwa ada vitamin dan zat bergizi lain ikut mati bila dipanaskan dengan suhu tinggi, apalagi sampai mendidih. Tandasnya, jadi kita makan daging, sayuran, ikan yang  bergizi tinggi itu sudah tak bergizi lagi. Sebenarnya kadar gizi sudah amat rendah sehingga pada prinsipnya kita makan lauk itu hanya bikin kenyang, tapi sudah tak menyehatkan.

Nutrien atau senyawa kimia apa saja, yang digunakan untuk metabolisme, yang sering berkurang karena dimasak?

Nutrien berikut ini sering berkurang selama dimasak:

  • Vitamin yang larut dalam air:Vitamin C dan B – thiamin (B1), riboflavin (B2), niacin (B3), pantothenic acid (B5), pyridoxine (B6), folic acid (B7), dan cobalamin (B8).
  • Vitamin yang larut dalam lemak: Vitamins A, D, E, dan K.
  • Mineral: Terutama potassium, magnesium, sodium, dan calcium.

Sayuran umumnya kaya vitamin C, namun banyak yang hilang bila dimasak dengan air. Vitamin C pada brokoli, bayam, dan selada dapat hilang sampai 50% atau lebih bila direbus.

Karena vitamin C larut dalam air dan peka atau sensitif terhadap panas, vitamin C itu akan keluar atau mulai menghilang bila direndam dalam air panas.

Vitamin B juga sensitif terhadap panas. Bisa sampai 60% thiamin, niacin, dan vitamin B lainnya mungkin hilang saat daging direbus dan cairannya berkurang atau mengering.

Sumber: Spritzler Franziska, How Cooking Affects the Nutrient Content of Foods, 206, pada https://www.healthline.com/nutrition/cooking-nutrient-content

AMATILAH VIDEO INI

Klik: https://www.youtube.com/watch?v=nslnpojbrP8&t=22s

Pada video ini Victoria Boutenko menceritakan kisahnya sampai ke perubahan sikap total, beralih ke makan makanan mentah tak dimasak, seperti yang dikemukakan pada kisah di atas.

Lalu, ditambahkan juga penjelasan lain berdasarkan pencariannya: membaca, bertanya kepada para ahli gizi dan para dokter, melakukan riset, dan untuk itu berkunjung ke berbagai negara mencari fakta, melatih para peminat yang mau beralih ke makanan mentah, dan menerbitkan buku-buku tentang makanan mentah dan aneka-resep membuatnya.

Pada video berikut ini, Victoria Boutenko menunjukkan cara membuat green smoothies.

Klik: https://www.youtube.com/watch?v=uUlJZD-RzEM

Cara membuat green smoothies yang ditunjukkan pelopornya Victoria Boutenco. Pembiasaan bisa dimulai dengan 80% buah-buahan dan 20% sayuran hijau agar lebih enak. Bertahap persentase buah-buahan dikurangi hingga jadi 60% sayuran hijau dan 40% buah-buahan atau bisa juga sampai 80% sayuran hijau dan 20% buah-buahan.

Apa saja manfaat utama green smoothies? Manfaatnya terutama untuk:

  • Menambah energi
  • Detoksifikasi toksin atau racun dalam tubuh
  • Membuat tubuh bersifat basa atau alkalis
  • Memperlancar pencernaan
  • Menyehatkan tubuh sehingga Anda tidak mudah terserang anekapenyakit
  • Membantu penyembuhan penyakit

Green smoothies pada intinya adalah minuman/makanan sayuran dan dedaunan hijau. Ditambahkan buah-buahan bertujuan untuk menciptakan rasa manis, rasa enak. Untuk itu, buah-buahan pun menambah dan melengkapi kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi yang sudah ada pada sayuran dan dedaunan hijau.

Manfaat green smoothies bila hanya ditinjau dari segi klorofil pada sayuran dan dedaunan hijau amat banyak.

Klorofil merupakan zat hijau pada daun yang berperan dalam proses fotosintesis. Atau, bisa juga diartikan sebagai molekul yang dapat menyerap sinar matahari dan menggunakan energi untuk mensintesis karbohidrat dari CO2 dan air yang dikenal dengan proses fotosintesis.

Nutrisi dalam klorofil

Klorofil merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki berbagai nutrisi yang penting bagi tubuh, antara lain:

  • Vitamin A,
  • Vitamin C,
  • Vitamin E,
  • Vitamin K, dan
  • Beta karoten

Klorofil juga kaya kandungan antioksidan dan berbagai mineral penting seperti magnesium, zat besi, kalium, kalsium, dan asam lemak esensial.

Manfaat Klorofil

Klorofil merupakan bagian tanaman yang banyak mengandung antioksidan, anti-inflamasi, yang dapat berkhasiat membantu penyembuhan beberapa jenis luka. Klorofil biasa dikonsumsi dalam bentuk cairan atau minuman. Hal ini dikarenakan klorofil memiliki sifat mudah diserap tubuh.

Klorofil memiliki berbagai manfaat yang menakjubkan bagi manusia. Makanan yang mengandung klorofil sangat sehat karena banyak mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk sistem kardiovaskular, otot, dan kesehatan saraf. Cara pemanfaatannya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung klorofil secara langsung.

Manfaat klorofil:

  1. Membantu proses pembentukan sel-sel darah merah serta dapat mencegah anemia (kurang darah)
  2. Membantu mengontrol rasa lapar dan karena itu berguna untuk mengatasi obesitas
  3. Dapat mengontrol bau, menghilangkan bau mulut akibat pencernaan yang buruk dan bau luka
  4. Mempercepat proses penyembuhan luka
  5. Menghilangkan racun dalam tubuh (proses detoksifikasi)
  6. Melindungi DNA dalam tubuh
  7. Sebagai antioksidan yang ampuh
  8. Membantu dalam proses terapi pada pasien penyakit kanker
  9. Sangat efektif melawan albicans candida, yaitu infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan semacam ragi (candida) secara berlebihan.
  10. Dapat mengobati bengkak dan kemerahan pada kulit
  11. Menurunkan risiko gangguan arthritis atau radang sendi
  12. Mencegah penuaan dini
  13. Menjaga kesehatan sistem pencernaaan
  14. Mencegah insomnia
  15. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  16. Mengatur keseimbangan asam alkali dalam tubuh.
  17. Menjaga kesehatan tulang dan otot
  18. Membantu proses pembekuan darah
  19. Menurunkan risiko batu ginjal
  20. Mencegah sinusitis
  21. Menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh
  22. Mencegah risiko gangguan pankreas
  23. Menjaga kesehatan gigi dan gusi

Sumber: 23 Manfaat Klorofil bagi Tubuh, pada https://manfaat.co.id/manfaat-klorofil-bagi-tubuh

MOLEKUL ATAU SENYAWA PENYUSUN KLOROFIL MEMILIKI KESAMAAN DENGAN MOLEKUL ATAU SENYAWA KARBOHIDRAT

Victoria Boutenko menyatakan bahwa molekul-molekul penting klorofil pada dedaunan dan sayuran hijau sama juga dengan molekul-molekul penting pada karbohidrat.

Karbohidrat yang kita kenal misalnya nasi, jagung, sagu, sorgum, roti, kentang, singkong, ubi jalar.

Karena itu, kalau kita mengkonsumsi green smoothies sebagai adonan sayuran dan dedaunan hijau yang dicampur dengan buah-buahan (makanan mentah), sebenarnya kita tidak perlu mengkonsumsi lagi karbohidrat, seperti nasi, jagung, sagu, sorgum, roti, kentang, singkong, ubi jalar yang dimasak. Karena, kebutuhan tubuh akan karbohidrat telah dipenuhi oleh adonan green smoothies.

Kami coba menelusuri literatur tentang klorofil dan karbohidrat untuk mengkaji kebenaran pernyataan kesimpulan Victoria Boutenko.

Hasil penelusuran kami kemukakan berikut ini.

Carbon atau karbon, hidrogen, dan oksigen (C-H-O) pada klorofil adalah pembentuk karbohidrat, protein, lemak, asam nukleat (DNA dan RNA), serta senyawa organik lainnya.

Karbohidrat (juga disebut sakarida) adalah senyawa molekul yang terbuat dari tiga unsur, yaitu Carbon atau karbon, hidrogen, dan oksigen (C-H-O).

Unsur-unsur lain yang terkandung pada klorofil terdapat juga pada karbohidrat.

Senyawa penyusun klorofil:

  • Unsur- unsur makro, yaitu unsur-unsur yang selalu terdapat pada tubuh tumbuhan dalam jumlah banyak dan harus ada di tubuh tanaman. Unsur-unsur makro terdiri dari: C (Carbon, karbon), H (Hidrogen), O (Oksigen), N (Nitrogen), S (Sulfur atau belerang), P (Phosphorus, fosfor), Ca (Calcium, kalsium), K (Kalium), Mg (Magnesium), Fe (Ferrum, besi). Unsur-unsur ini dikenal juga sebagai penyusun tubuh tumbuhan sehingga disebut unsur-unsur klasik atau unsur-unsur Sachs, sesuai dengan nama penemunya.
  • Unsur-unsur mikro, yaitu unsur yang mutlak diperlukan oleh tumbuhan, tetapi jumlahnya sangat kecil. Jumlah unsur ini bila banyak dapat menyebabkan keracunan. Unsur-unsurnya adalah: Cl (Chlorine, klor), Zn (Zinc, seng), B (Boron), Mo (Molibden), Mn (Mangan), dan Cu (Cuprum, tembaga)  .
  • Unsur-unsur tambahan, yaitu unsur yang hanya terdapat pada tumbuhan tertentu, kadang-kadang dalam persentase yang cukup tinggi misalnya, Na (Natrium), Al (Alumunium), Cl (Chlorine, klor), dan Si (Silicon, silikon).

Fungsi unsur-unsur tersebut untuk tumbuh-tumbuhan:

  • C-H-O (Carbon atau Karbon – Hidrogen – Oxigen atau Oksigen): Pembentuk karbohidrat, protein, lemak, asam nukleat (DNA dan RNA), serta senyawa organik lainnya.
  • N (Nitrogen): Pembentuk protein, dan asam nukleat
  • P (Phosphorus, fosfor): Pembentuk asam nukleat, ATP, ADP
  • S (Sulfur atau belerang): Pembentuk protein
  • K (Kalium): Pembentuk enzim
  • Ca (Calcium, kalsium): Pembentuk dinding sel
  • Mg (Magnesium): Pembentuk klorofil
  • Fe (Ferrum, besi): Sebagai katalisator

Semua unsur yang diperlukan diambil dari dalam tanah oleh akar dalam bentuk larutan garam mineral, kecuali CO2 (untuk berfotosintesis) dan O2 (untuk berespirasi) yang diambil dari udara dalam bentuk gas. Karbondioksida masuk ke dalam tubuh tumbuhan melalui mulut daun (stoma) dan lentisel.

Sumber: https://brainly.co.id/tugas/7918880

Karbohidrat

Karbohidrat (juga disebut sakarida) adalah senyawa molekul yang terbuat dari tiga unsur: karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat itu bermacam-macam. Monosakarida (misalnya glukosa) dan disakarida (misalnya sukrosa) adalah molekul yang relatif kecil. Mereka sering disebut gula. Molekul karbohidrat lainnya sangat besar (polisakarida seperti pati dan selulosa).

Karbohidrat terdiri dari:

  • monosakarida yang mengandung glukosa, galaktosa, fruktosa, ribosa, dan / atau demosiribosa
  • disakarida, misalnya sukrosa
  • polisakarida yang mengandung pati, glikogen, dan / atau selulosa

Molekul glukosa alpha

Molekul fruktosa alpha

Rangkaian molekul amilosa

Himpunan molekul amilopektin

Rangkaian molekul selulosa

Karbohidrat adalah:

  • sumber energi bagi tubuh, misalnya glukosa dan penyimpanan energi, misalnya pati pada tanaman
  • pembangun polisakarida (karbohidrat raksasa), misalnya selulosa pada tanaman
  • komponen molekul lain, misalnya DNA dan RNA (asam nukleat), glikolipid, glikoprotein, ATP (satuan molekular Adenosina trifosfat)

Sumber: Carbohydrates pada http://www.rsc.org/Education/Teachers/Resources/cfb/carbohydrates.htm

Dengan demikian, dapat kita simpulkan, bahwa kalau kita mengkonsumsi green smoothies, sebenarnya kita tidak perlu mengkonsumsi lagi karbohidrat, seperti nasi, jagung, sagu, sorgum, roti, kentang, singkong, ubi jalar yang dimasak. Karena, kebutuhan tubuh telah dipenuhi oleh adonan green smoothies.

.

APAKAH SIKAP EKSTRIM MENOLAK MAKANAN YANG DIMASAK ITU BIJAKSANA?

Kontroversi antara penganut makanan serba-mentah 100% dan penganut makan makanan yang dimasak terus berlangsung. Tiap kubu menggunakan berbagai argumen dan terjadi adu argumen, dengan menggunakan hasil riset. Namun, hasil riset juga bisa saling bertentangan.

Victoria Boutenko menjalani makan makanan mentah 100% belasan tahun. Manfaat kesehatan yang berdampak signifikan positif adalah kesembuhan dirinya dari sakit aritmia jantung, kesembuhan suaminya Igor dari sakit gondok , kesembuhan putranya Sergei dari sakit diabetes, dan kesembuhan putrinya Valya dari sakit asma dan alergi.

Namun, akhirnya Vitoria Boutenko pun mengakui telah membuat kesalahan. Ia mengalami defisiensi vitamin dan mineral tertentu karena tidak makan telur, daging, dan ikan.

Pemakan makanaan mentah dapat saja mengalami defisiesi kekurangan gizi tertentu, terutama vitamin B12 dan vitamin D, selenium, seng, besi, dan dua asam lemak omega 3, yaitu DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eiscosapentaenoic acid). (Lihat Reality Check: 5 Risks of a Raw Vegab Diet, pada https://www.scientificamerican.com/article/reality-check-5-risks-of/

Akhirnya, Victoria Boutenko bersama suami, putra, dan putrinya mengoreksi kesalahannya dengan mulai lagi makan telur, daging, dan ikan.

Banyak penganut ekstrim akhirnya menganut keseimbangan makanan mentah dan makanan dimasak.

.

CONTOH GREEN SMOOTHIES YANG KAMI BUAT

Menurut Victoria Boutenko, sayuran apa saja dapat dijadikan green smoothies.

Inilah contoh sayuran yang biasanya dilalap orang Indonesia

 

Contoh sayuran dan buah yang biasa dimakan mentah orang Indonesia

Para penganut vegetarian membuktikan bahwa jenis sayuran pada gambar ini semuanya dapat dimakan mentah.

Itulah gambaran sayuran yang dapat diproses menjadi green smoothies.

Contoh green smoothies yang kami buat.

Kami gunakan bahan yang kebetulan ada di kulkas, yaitu kenikir, sayur sawi, daun bawang, dan daun baobab yang dipetik dari pohon baobab (pohon raksasa asal Afrika) di halaman rumah kami. Untuk buah-buahan, kami gunakan pisang, apel, dan pear yang tersisa di kulkas.

Proses membuat green smoothies:

  1. Mencuci sayuran, dedaunan, dan buah-buah itu pertama kali dengan air biasa (air mentah yang tidak dimasak).
  2. Mengiris kecil-kecil.
  3. Mencuci lagi irisan sayuran dan dedaunan hijau dan buah-buahan dengan air matang dingin yang sudah dimasak. Ini bahan-bahan itu higiensis, bersih dari anekabakteri, kuman, dan jamur. Kecuali pisang, karena seteah dikuliti langsung dimasukkan ke dalam blender.
  4. Memasukkan semua irisan yang telah dicuci dengan air matang itu ke dalam blender.
  5. Menuangkan air yang sudah dimasak, bukan air mentah agar menghindari mikroba berupa bakteri, kuman, dan jamur.
  6. Menghidupkan blender dan menghentikan ketika semua bahan tampak sudah tercampur merata.
  7. Menuangkan hasil blender ke gelas untuk diminum. Sisanya disimpan di kulkas.

Sebaiknya minuman ini langsung diminum. Dan, yang disimpan di kulkas pun sebaiknya tidak boleh terlalu lama, misalnya satu jam kemudian diminum lagi sampai habis. Karena itu, tidak perlu membuat minuman ini banyak-banyak. Semakin lama disimpan minuman ini akan semakin kental dan kurang segar. Sebaiknya, minuman ini dihabiskan dalam sehari. Bila terpaksa, paling lama minuman ini disimpan hanya selama 2 hari.

Jika Anda ingin minum seperti es parut, simpanlah dalam freezer. Lalu, kalau sudah membatu, Anda bisa garuk-garuk dengan sendok lalu disantap. Rasanya lezat dan nyaman di siang terik.

Rasanya enak di lidahku

Rasanya juga enak di lidahku

Gambar atas: Depan, dari kiri ke kanan: Daun bawang, sayur sawi, daun ubi jalar, selada, brokoli, mentimun, bayam.

Gambar atas: Belakang, dari kiri ke kanan: Tauge, apel malang, jeruk, apel fuji, jagung muda, pisang, alpukat, nanas, jambu biji, dukuh.

Gambar dalam lingkaran: Kenikir, semangka, pepaya

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Ini percobaan pertama green smoothies yang dibuat Ibu Yeni Rimawati di Waingapu, Sumba, NTT

Ibu Yeni minum pada Jam 7.00 pagi dan merasa kenyang sampai Jam 12.00 siang. Inilah satu manfaat green smoothies untuk mengurangi berat badan.

Mengapa? Karena, unsur-unsur utama klorofil pada dedaunan dan sayuran hijau itu adalah karbon, hidrogen, dan oksigen. Ketiga unsur ini sama juga terdapat pada karbohidrat, seperti nasi, jagung, singkong, ubi jalar, kentang, roti. Karena itu, green smoothies bisa mengganti makan karbohidrat.

Suaminya juga mendukung karena penasaran ingin menyehatkan badan dengan green smoothies.

.

.

Daun cabe atau daun lombok berkhasiat untuk kesehatan kita. Untuk membuat green smoothies ini, kami gunakan daun cabe gendut yang kebetulan ditanam di pot di halaman rumah kami.

Daun cabe mengandung vitamin A, C, B1, B2 dan mineral seperti besi, kalsium, potasium yang berguna untuk membantu penyembuhan:

radang sendi atau artritis

penyakit kulit

pembersihan toksin atau racun dalam tubuh

obesitas

kadar kolesterol

rendahnya imunitas tubuh

gangguan pencernaan

demam

luka

bau mulut

Daun cabe adalah sumber antioksidan dan membantu pankreas memproduksi insulin bagi penderita diabetes.

Sumber:

20 Health Benefits of Chili Leaves – Medical – Beauty – Culinary Uses pada https://drhealthbenefits.com/herbal/leaves/health-benefits-chili-leaves, dan berbagai sumber lain

.

Hari-hari ini kami rutin minum green smooties.
Manfaat yang kami alami dan rasakan:

Rasa kenyang, tidak cepat merasa lapar
Pencernaan lancar & buang air besar lancar
Stamina, tenaga meningkat
Tidur nyenyak

Marilah kita coba membuat green smoothies dan menjadikannya sebagai kebiasaan. Demi, kesehatan kita.

.

CONTOH FRUIT SMOOTHIES

Berikut ini ‘Smoothies Bowl’ yang dibuat Vindy.

Bahan: Pisang, buah naga, mix granola, bluberry, kiwi, dan di dasarnya smoothies alpukat yang dicampur dengan susu rendah lemak.

Cara membuat:

(1) Sebelumnya, simpan alpukat dan susu rendah lemak (low fat) di kulkas agar dingin.

(2) Siapkan semua bahan dan peralatan seperti blender, pisau, sendok.

(3) Blender alpukat dan susu rendah lemak. Usahakan agar hasilnya kental. Karena itu, volume susu disesuaikan dengan volume alpukat.

(4) Potonglah atau iris buah-buahan dalam ukuran besar atau kecil sesuai dengan selera, dalam hal ini buah naga, mix granola, bluberry, kiwi. Pisang bisa tidak dicampur agar dimakan tersendiri saat menyantap fruit smoothies ini.

Santaplah kreasi ini, seperti kita makan sup kental.

Ini adalah contoh smoothies buah yang menyehatkan tanpa menggunakan pemanis, seperti gula pasir, gula batu, sirup.

Jika digunakan pemanis akan menambah glukosa (gula) yang sudah banyak terdapat pada buah-buahan. Terlalu banyak dan terlalu sering mengkonsumsi smoothies buah dalam jangka panjang akan meningkatkan kadar gula darah. Dampaknya, kita bisa terkena sakit diabetes, sakit jantung, darah tinggi, obesitas (kegemukan, kelebihan berat badan), dan penyakit lain.

penyakit lain.

 

Empat bahan pada fruit smoothies ini ditambah air secukupnya, lalu diblender

Ini contoh fruit smoothies yang dibuat Vindy. Bahannya: Setengah buah naga, 1 apel Puji, 6 strawberry, dan 2 pisang barangan.

Bagi orang yang belum terbiasa atau takut minum green smoothies, bisa dimulai dengan mengkonsumsi fruit smoothies, barulah bertahap beralih ke mengkonsumsi green smoothies.

 

 

Iklan

Bertelanjang kaki: Satu kiat gratis mengembangkan otak

November 27, 2008

dsc00148c1

Salah satu kiat gratis mengembangkan kinerja otak anak adalah mengajak anak agar bertelanjang kaki sebanyak mungkin. Hal ini berlaku juga untuk Anda, orang dewasa, dan siapa saja.

obama-toddler2_cst_feed_20070907_19_15_02_1245h282w400httpdonotcolormeblogspotcom200802family-pictures-of-obamahtml2

Obama bertelanjang kaki. Pantas otaknya cerdas! Membungkus kaki bayi adalah kebiasaan buruk yang kurang menunjang perkembangan otaknya.

Mengapa? Hasil riset otak telah menunjukkan bahwa jika telapak kaki menginjak tanah, menginjak bumi, beragam saraf kita mendapatkan rangsangan (stimuli) dan ini mendorong otak bekerja. Bukankah, pijat refleksi terutama terfokus pada telapak kaki?

Kedua, hasil riset otak juga menandaskan bahwa kedua kaki kita sebenarnya merupakan tangan ketiga dan keempat. Mengapa tangan Anda (tangan pertama dan kedua) tak diberi sarung tangan, sandal, atau sepatu seperti tangan ketiga dan keempat? Bagi warga suku Anak Dalam, suku Kubu, atau anak dan orang rimba, jika telapak kakinya menginjak tumbuhan, mereka bisa tahu tumbuhan itu bisa dimakan atau beracun. Jika menginjak ular, mereka langsung tahu ular itu berbisa atau tidak.

sumpit-dayak1

Orang dayak menyumpit burung di hutan. Tak beralas kaki.


sameera_khairat_olpc

Anak kampung dan orang kampung lebih beruntung karena lebih sering bertelanjang kaki.

Ketiga, menurut temuan ilmu jika telapak kaki kita menginjak bumi, gelombang elektromagnetik dalam tubuh kita akan terhubung dengan gelombang elektromagnetik bumi. Jika kita berjalan, kaki kita seolah menjadi pengasah “mata pisau” tubuh sehingga semakin memiliki daya magnet. Waktu Neil Amstrong dkk. kembali dari bulan ternyata volume tubuh mereka berkurang karena lama tak menginjak bumi, tak diisi gelombang elektromagentik. Mereka harus dimasukkan ke karantina lalu disuntik gelombang elektromagnetik, baru diperbolehkan keluar. Nah, jika anak dan Anda sendiri semakin sering bertelanjang kaki, di masa tua anak dan Anda tak berisiko terkena keropos tulang.

rounded_drawbw

Patung-patung para pematung terkenal dunia tak bersepatu atau bersandal. Mengapa?

Keempat, mengapa umat Islam jika sholat melepas sepatu atau sandal, bertelanjang kaki? Nabi Mohammad ternyata benar setelah temuan riset otak membuktikan. Bukankah Anda lebih khusuk dan mudah berkonsentrasi dalam berdoa jika berkaki telanjang? Umat Hindu pun demikian. Terkadang saya mengamati umat Hindu berdoa di pura. Betapa khusuk mereka berdoa. Dan, mereka melepas sepatu atau sandal. Umat Buddha pun demikian. Jika bermeditasi, sepatu, sandal, dan kaus kaki dicopot. Bertelanjang kaki. Hanya umat Kristen yang masuk ke dalam gereja memakai sepatu. Mengapa? Karena agama Kristen awalnya berkembang di Eropa yang memiliki 4 musim, sungguh dingin tak tertahankan jika dalam gereja tak beralas kaki. Padahal, di beberapa biara Katolik di Timur Tengah sampai hari ini para rahib tetap bertelanjang kaki.

wwwistockphotocomist2_6382569-you-can-t-catch-me

Bertelanjang kaki membuat kita lebih lincah dan gembira.

Di sejumlah negara Eropa, Amerika, dan Australia, kini semakin banyak orang dan klub barefooters (orang yang ke mana-mana bertelanjang kaki). Mereka sering dilarang masuk ke kantor, gedung, sekolah, kampus, dan tempat yang lain karena dianggap jorok dan mengotorkan tempat yang bersih dan rapi. Tapi, mereka ngotot saja. Mereka kelak akan membuktikan bahwa rintisan mereka yang kini dianggap nyentrik dan aneh berada pada jalur yang benar.

cusl01_portraits0810httpwwwvanityfaircomculturefeatures200810portraits_portfolio200810

Tanpa sepatu sebenarnya manusia berlari lebih kencang.

Percayakah Anda argumentasi ini? Jika percaya, mau tunggu apa lagi? Hayo, lepaskan sepatu, sandal, dan kaus kaki!

copy-of-kiat-gratis-otak-kaki-telanjang1

Karena, kebiasaan bertelanjang kaki mengembangkan otak anak, mengembangkan kinerja otak anak, otak orang dewasa, dan tentu saja otak Anda.

Iklan

 

 

 

alison-brie-shirlet-dance-1

Obesitas

Kunjungi posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano dan obesitas

Kartu nama Yuni