Posts Tagged ‘batu’

SMA Selamat Pagi Indonesia: Model sekolah entrepreneur berasrama serba-gratis

Januari 26, 2016

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia mementaskan Pesona Sang Garuda

 

Adakah sekolah menengah umum, SMA di tanah air yang terfokus membekali siswa menjadi entrepreneur? Umumnya dapat dikatakan tidak ada. Kalau sekolah menengah kejuruan, SMK membekali siswa menjadi entrepreneur ya itu logis, masuk akal karena itulah satu tujuan SMK sebagai sekolah terminal, lulusan terjun ke dunia kerja.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia (SMA SPI) di Kota Batu, Kabupaten Malang. Sekolah ini memiliki laboratorium entrepreneurship , sebagai sarana mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur.

SMA Selamat Pagi Indonesia Pentas 3

Inilah gedung utama SMA Selamat Pagi Indonesia di Batu, Malang

Adakah SMA di tanah air yang dapat dikatakan sebagai sekolah terminal terakhir yang tidak mendorong siswanya melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) tetapi memotivasi siswanya untuk merintis usaha menjadi entrepreneur, menjadi pebisnis belia? Tidak ada. Tujuan SMA adalah terutama menyiapkan siswa agar mampu melanjutkan pendidikan ke PT. Lulusan yang tidak melanjutkan ke PT biasanya karena orang tua tidak mampu membiayai pendidikan lanjutan anaknya.

Jawaban atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini mendidik untuk membekali siswa menjadi entrepreneur. Sekolah ini tidak melarang lulusannya melanjutkan pendidikan ke PT. Namun, mengingat lulusannya tidak lagi memiliki orang tua atau masih memiliki orang tua tapi tidak mampu, tampaknya hanya ada segelintir siswa yang akan melanjutkan ke PT. Ada lulusan yang telah bekerja atau punya usaha sendiri yang kemudian melanjutkan pendidikan ke PT atas biaya sendiri.

Adakah SMA tanpa bayar uang sekolah untuk sumbangan pembangunan pendidikan (SPP) yang disebut sekolah gratis? Ada, yaitu sekolah negeri. Namun, pakaian seragam, buku pelajaran harus tetap dibeli orang tua. Kegiatan ekskul (ekstrakurikuler) tetap harus dibiayai orang tua. Adakah SMA swasta di tanah air yang gratis, tanpa bayar SPP, tanpa bayar pakaian seragam dan tanpa bayar buku pelajaran, serta tanpa bayar kegiatan ekskul? Pada umumnya tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

Adakah SMA berasrama yang orang tuanya tidak membayar uang asrama? Ada sedikit sekolah terutama yang didirikan panti asuhan. Namun, adakah SMA berasrama yang gratis segala-galanya, termasuk tanpa bayar uang asrama tapi siswanya malah mendapatkan uang tabungan bulanan sebagai imbalan terhadap kerjanya? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia. Setiap bulan tiap siswa mendapatkan uang tabungan bulanan, yaitu di kelas I Rp 100 ribu dan di kelas II dan III Rp 150 ribu.

Adakah SMA serbagratis yang menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim piatu, dan anak dari keluarga miskin dari Sabang siswa Merauke , dari Sangir-Talaud siswa Rote dan mendidik mereka menjadi calon entrepreneur? Tidak ada.

Jawaban lain atas pertanyaan ini adalah ada SMA seperti itu, yaitu SMA Selamat Pagi Indonesia.

?????????????

 

Seeing is believing

Tiga tahun ini dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pimpinan yayasan sekolah swasta, dalam pelatihan guru, dalam diskusi lewat milis, kami selalu mempromosikan SMA Selamat Pagi Indonesia. Agar omongan kami dipercaya, kami berpura-pura seolah-olah telah melihat langsung sekolah ini. Padahal, data yang kami gunakan hanya berbekal informasi dari internet dan cerita seorang ketua yayasan persekolahan di Palangkaraya ketika kami menatar guru-guru dan kepala sekolah yayasan ini di Palangkaraya. Agar lebih dipercaya, bila ada yang bertanya bagaimana meminta izin berkunjung ke sekolah ini, kami memberi nomor telepon sekolah, bahkan No. Hp pendirinya, yaitu Pak Julianto Eka Putra.

Sabtu, 16 Januari 2016, kesempatan berkunjung ke sekolah ini datang. Tanggal 15 s.d. 17 Januari, angkatan 1979 Fakultas Psikologi UI melakukan reuni di Surabaya, menjadi tamu Laksma A W Burhan dan Kolonel Mithra, dua teman angkatan kami yang bekerja di Dinas Psikologi Angkatan Laut di Sidoarjo. Laksma A W Burhan adalah Kepala Dinas Psikologi AL ini. Pada hari kedua Surabaya tour ini, kami berkunjung ke Malang, khususnya ke Kota Batu untuk mengunjungi Museum Angkut.

Ketika bus yang mengantar kami mendekati Museum Angkut di Kota Batu, tiba-tiba timbul niat saya untuk mengunjungi SMA Selamat Pagi Indonesia. Kunjungan ke Museum Angkut dapat dilakukan di waktu lain, bersama keluarga nanti. Langsung saya minta izin kepada ketua rombongan untuk memisahkan diri dari rombongan yang akan berkunjung ke Museum Angkut selama 2 jam. Setelah diizinkan saya menelepon temanku, seorang pengacara yang berdomisili di Kota Batu. Temanku yang masih muda ini bergerak cepat. Ketika bus rombongan tiba di Museum Angkut, temanku ini sudah tiba duluan di sana, siap mengantar saya ke SMA SPI.

 

 

?????????????

 

?????????????

Hamparan lahan 3,3 ha SMA Selamat Pagi Indonesia, dibatasi kali, anak sungai Brantas: Medan latihan kecakapan hidup dan entrepreneurship.

Setelah melapor ke Pos Satpam, kami dipersilahkan menemui Pak Didiek. Ketika berjalan menyusuri gedung-gedung sekolah ini mencari Pak Didiek, kami bertemu dengan seorang anak putri bernama Cika. Yang membuat saya heran, Cika menyapa kami, “Selamat pagi, Pak.” Dalam hati saya pikir, ah, anak ini salah. Masa’ siang dibilang selamat pagi. Waktu berjabat tangan, tangan kanan kami ditempelkan pada pipinya. Ia adalah seorang siswa kelas III, berusia 17 tahun, berasal dari Tobelo, Halmahera, Maluku Utara. Ayah dan ibunya telah berpisah.

Cika tampak ceria, lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan. Tidak ada rasa canggung berbicara dengan tamu. Ia tidak ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Cita-citanya menjadi pengusaha. Tiap bulan uang tabungannya bertambah Rp 150 ribu. Dengan uang yang terkumpul ia bisa berlibur ke Tobelo. Tapi, ia merasa tidak perlu berlibur. Ia betah terus belajar dan menimba kiat-kiat bisnis di sekolah ini. Berkali-kali ia menyelipkan kalimat “Semuanya ini karena kemurahan Tuhan.”

Waktu sedang diantar Cika, tiba-tiba seorang anak cowok berlalu. Cika memanggilnya untuk mendekat dan ia langsung mengucapkan selamat pagi, padahal hari telah siang. Kami berjabat tangan dan ia menempelkan tangan kanan kami ke pipinya. Melihat tampangnya sudah bisa kutebak, ah, anak ini pasti berasal dari Timor, dari “negeriku” NTT. Benar, dari SoE, Timor Tengah Selatan (TTS). Bilis anak yatim piatu. Ia kini berusia 16 tahun, kelas II. Iabetah di sini. Ia sudah bisa mengerti bahasa Jawa dan sekali-sekali menjawab dengan bahasa Jawa dalam percakapan dengan teman-temannya. Ia bernasib baik sampai ke sekolah ini karena didorong kepala SMP-nya di SoE agar melamar ke sekolah ini. Alekot (bagus), Bilis!

?????????????

Selalu selamat pagi. Ceria, gembira, sehat. Cika (kanan) dan Bilis (kiri).

 

Sekolah ini fenomenal karena gratis segala-galanya dan bahkan memberi uang kepada siswa sebagai imbalan latihan bekerja, latihan entrepreneurship. Sekolah ini hanya menerima anak yatim, anak piatu, anak yatim-piatu termasuk yang orang tuanya cerai, anak keluarga miskin orang tua masih bersatu dan lengkap. Dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir-Talaud siswa Rote. Persentase siswa yang diterima menurut persentase penganut agama di Indonesia sambil mengikuti kuota daerah agar siswa dari kelima agama yang diakui resmi di Indonesia dan dari berbagai daerah di Indonesia terwakili. Di sekolah yang menampung siswa beragam agama dan suku bangsa ini ditumbuhkembangkan semangat persatuan sebagai bangsa Indonesia yang menghargai perbedaan dan melaksanakan toleransi. Selain itu ditumbuhkembangkan pula jiwa entrepreneurship sebagai bekal mencari nafkah dan berbuat bagi bagi masyarakat sekitar.

mencemoh

Julianto Eka Putra pendiri SMA SPI.

Julianto Eka Putra 2

Bersemangat. Julianto di tahun 2012

Julianto Eka Putra

Julianto Eka PutraL Belajar dari mengalami. Mewujudkan impian anak-anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan walau orang tuanya miskin.

Yenny Tantono

Yenny Tantono, istri Pak Julianto Eka Putra. Di belakang suami yang hebat ada istri yang hebat.

11825910_1130067353673595_5513002837954372967_n

Berlibur ke luar negeri bersama istri dan ketiga anak: Dari kiri ke kanan: Pak Julianto, Angeline, Bu Yenny Tantono, Jean, dan Stevanus. Anak-anak SMA Selamat Pagi Indonesia juga diberi kesempatan studi banding ke luar negeri.

 

Pendirinya adalah Julianto Eka Putra, pria asal Surabaya yang kini berusia 43 tahun. Masih muda. Ia bermimpi Indonesia menjadi bangsa yang saling menghargai perbedaan suku dan agama. Ia pun coba mewujudkan mimpi tersebut lewat SMA Selamat Pagi Indonesia, sekolah serbagratis yang dia bangun di Batu, Jawa Timur.

Sekolah yang mulai beroperasi pada 2007 ini unik. Siswa yang diterima di sekolah itu harus memenuhi syarat utama, yaitu yatim piatu atau punya orangtua tetapi amat miskin. Selama bersekolah, mereka tak mengeluarkan uang sedikit pun, bahkan mendapat uang saku Rp 100.000 – Rp 150.000 per bulan.

Tak hanya itu, dalam setiap penerimaan siswa baru, komposisi siswa yang diterima harus berasal dari sejumlah daerah, dari Sabang siswa Merauke. Proses seleksi semakin ketat karena siswa yang diterima per tahun harus mewakili kelima agama yang diakui di Indonesia.

Pada penerimaan siswa baru tahun 2007, sebanyak 27 siswa yang diterima dari kuota penerimaan 30 orang. Jumlah siswa sekolah ini tak sebanyak sekolah pada umumnya karena SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) bersistem asrama dengan tempat terbatas.

Ide spontan

Tahun 2000 Julianto memberikan motivasi bisnis di Surabaya. Waktu itu ia menjadi distributor sebuah produk kesehatan yang dipasarkan secara multi-level marketing (MLM). Pekerjaan yang ditekuninya sejak 1995.

”Tahun 2010 kita harus punya sebuah sekolah gratis,” kata Julianto waktu itu. Ia menyerukan kalimat itu secara spontan dan di luar naskah. Hadirin langsung bersorak. Namun, rekan dekat dan istri Julianto menganggap seruan spontannya itu sebagai keteledoran. Ia dianggap berbicara tanpa berpikir dulu.

Setelah itu dia baru bingung, bagaimana bisa membangun sebuah sekolah gratis, sementara penghasilannya sekitar Rp 20 juta per bulan.

Ia lalu mengajak rekannya berpartisipasi dengan menyumbang 5 persen dari pendapatan. Namun, uang yang terkumpul baru sekitar Rp 300 juta, masih jauh dari cukup.

Pendiri perusahaan tempat Julianto bekerja, Peter Chia, yang berada di Singapura, mendengar rencana pembangunan sekolah itu pada tahun 2003. Dia menghubungi Julianto dan menyatakan mau membantu. Peter meminta Julianto segera mencari tanah.

Batu dipilihnya karena daerah itu berhawa sejuk sehingga sekolah sekaligus asrama tak memerlukan banyak mesin pendingin ruangan. Biaya operasional bisa ditekan.

Julianto mendapat tanah 3,3 hektar seharga Rp 5,3 miliar. Tanah sudah ada, tetapi sekolah tak segera bisa dibangun karena dia sibuk dan biaya pembangunan gedung yang ditaksir Rp 7,5 miliar belum terkumpul.

Tahun 2005, selama tiga hari berturut-turut ia membaca berita tentang siswa yang bunuh diri karena tak punya uang untuk sekolah. Julianto berjanji dalam hati, jika esok hari masih mendapati berita serupa, artinya berita itu merupakan teguran dari Tuhan. Keesokan hari, ia membaca berita serupa.

Tanpa pikir panjang, Julianto mengumpulkan koleganya di Surabaya untuk membahas pembangunan sekolah. ”Apapun yang terjadi, sekolah itu harus dibangun sekarang,” katanya waktu itu.

Sekolah dan asrama itu pun dapat dibangun dengan dana sumbangan dari rekan-rekan Julianto dan uang pribadi. Kebetulan tahun 2001-2005 Julianto mendapat bonus 300 persen per tahun. Di perusahaan, Julianto kini menjadi distributor dengan tingkatan tertinggi, Royal Crown.

Saat sekolah itu berhasil dibangun lebih cepat dari yang diimpikan, Julianto merasa takjub. Ia menyebut sekolah yang berawal dari gagasan mustahil itu sebagai karya Tuhan.

Belajar hidup

Sistem pendidikan SMA SPI memakai kurikulum umum. Namun, siswa sebanyak mungkin tak belajar di kelas karena kelas akan memenjarakan imajinasi dan kreativitas siswa. Mereka banyak belajar di kebun atau pendopo di lingkungan sekolah.

Dengan misi menanamkan jiwa toleransi, ada lima guru agama berbeda di sini. Namun, dalam setiap perayaan hari besar agama, siswa yang tak merayakan ikut membantu. Mereka dilatih menghargai cara berdoa dan keyakinan pemeluk agama lain.

Keistimewaan lain yang dirasakan siswa adalah kesempatan studi banding ke luar negeri. Siswa diajak Julianto ke Singapura, China, Makao, dan Hongkong. ”Tak semua siswa ikut, hanya 13-17 siswa terpilih.”

Di luar negeri, siswa belajar melihat cara hidup orang lain. Misalnya, kerja keras para pedagang di China atau cara berjalan para pekerja di Singapura yang cepat. Julianto berharap, hal-hal positif itu dapat dicontoh dan kelak siswa pun menularkannya kepada masyarakat.

Setelah lulus, para siswa tak wajib menjadi entrepreneur. Mereka bebas menentukan profesi sesuai dengan bakat. Sekolah hanya memancing bakat mereka dan mengarahkan. Namun, banyak siswa yang lalu mengembangkan usaha seperti makanan ringan dan biro perjalanan.

Daya tarik SMA SPI itulah yang membuat banyak orang tua ingin menyekolahkan anaknya di sini. Pada penerimaan siswa baru angkatan pertama, tahun 2007, hanya ada 27 siswa. Mulai tahun 2012, kuota ditingkatkan menjadi 40 siswa, tetapi pendaftar mencapai 150 orang.

Penerimaan siswa juga dibantu jaringan Julianto dalam bisnis MLM yang tersebar di Indonesia. Sesuai namanya, sekolah itu bertujuan memberikan semangat dan harapan bagi anak yatim piatu dan tak mampu. SMA SPI juga mematahkan pola lama bahwa hanya anak pandai yang mendapatkan beasiswa. Jika sekolah seperti ini tersedia di banyak daerah, setiap pagi anak-anak akan berseru lantang, ”Selamat Pagi Indonesia!”

Sumber:

http://www.kaskus.co.id/thread/512aa7137e1243fa01000001/julianto-eka-putra-ajarkan-toleransi-lewat-sekolah-gratis/1

http://smaspi.blogspot.co.id/2012/06/kampoeng-kidz-julianto-eka-putras-story.html

http://hdabangherrys.blogspot.co.id/2010_11_01_archive.html

 

Sampai tahun 2011 tiap tahun sekolah ini menerima 30 anak, tahun 2012 – 2014 menerima 40 anak karena baru ada satu gedung tingkat yang menampung baik anak putra maupun putri. Tahun 2015 sekolah ini menerima 70 anak karena satu gedung tingkat baru untuk anak putri selesai dibangun. Kini menampung 142 anak dan 40 anak yang sudah lulus tapi tak tahu pulang ke kampung mau usaha apa. Ke-40 anak ini masih perlu bekal tambahan entrepreneurship.

 

?????????????

Latar belakang: Gedung bertingkat, asrama putri. Latar depan: lapangan dan fasilitas teater.

Angkatan I SMA SPI

Siswa angkatan I SMA SPI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. “Kami bersatu. Kami optimis menatap masa depan.”

 

Proporsi anak putri sekitar 55% dan anak putra 45%. Mengapa lebih banyak anak putri? Karena, lebih banyak anak putri yang melamar. Jumlah guru 23 orang. Jumlah anak yang masih bersekolah di SMA ini sebanyak 142 orang. Jumlah ini ditambah 40 anak yang telah lulus SMA tapi masih ingin memperdalam penguasaan soal entrepreneurship, soal bisnis agar lebih percaya diri merintis usaha setelah kembali ke kampung halamannya

Kriteria penilaian siswa

?????????????

Pak Didiek, wakil kepala sekolah yang kami temui dalam kunjungan singkat ini. Pak Didiek menjalani pendidikan tinggi selama 4 tahun di Solo, 2 tahun di Australia, lalu 2 tahun di Malang. Hidupnya didedikasikan untuk mendidik anak-anak bernasib kurang beruntung agar mengubah nasib masa depannya.

Menurut Pak Didiek, SMA SPI tetap melaksanakan Kurikulum 2006 (KTSP 2006). Sekolah ini kurang sepaham dengan Kurikulum 2013, khususnya soal penilaian siswa. Karena, guru dituntut menilai siswa selagi mengajar dan terlalu dibebani administrasi penilaian. Dari pengalaman mendidik siswa, sekolah ini berpendapat, menilai siswa sebaiknya menerapkan kriteria sesuai dengan tujuan sekolah ini. Penilaian pun dilakukan dalam rentang waktu yang panjang. Kriteria penilaian siswa disingkat dengan akronim PAKSA, yaitu Pray, Attitude, Knowledge, Skill, Action.

?????????????

 

?????????????

Akronim kriteria penilaian pada baju kaus: PAKSA

 

Pray: Anak dibiasakan berdoa pribadi dan bersama-sama. Tiap pagi dan malam, 2 x sehari anak-anak berdoa bersama menurut agamanya masing-masing. Ada 5 guru untuk tiap agama yang siap memberi bimbingan.

Attitude: Sikap dan nilai-nilai yang penting agar menjadi insan berkarakter.

Knowledge: Pengetahuan akademis yang dinilai dari rapor.

Skill: terutama yang penting untuk menjadi entrepreneur.

Action: Jangan suka omong tanpa tindakan. Yang penting rajin. Praktik. Kerja.

?????????????

Latar depan: Bangunan yang menampung asesori yang dibutuhkan untuk pentas teater. Sekolah ini menekankan seni drama, seni pentas teater. Banyak pentas yang menunjukkan semangat nasionalisme, cinta bangsa dan tanah air. Para siswa mengatur sendiri, menjadi koreografer aneka-pentas.

?????????????

Asesori teater

?????????????

Asesori teater

Sekolah ini menyediakan fasilitas dan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dan entrepreneurship dalam 12 divisi usaha, antara lain:

  • Pertanian, tanam-menanam
  • Peternakan kelinci, kambing, ayam, burung
  • Perikanan: ikan lele, ikan nila, dan jenis ikan lain
  • Restoran
  • Air isi ulang
  • Pemasaran
  • Merchandise: Jual suvenir dan oleh-oleh
  • Outbound
  • Event organizer (EO)
  • Tour & travel
  • Perhotelan: penginapan

Ke-12 divisi usaha itu dimaknai sebagai Laboratorium Enterpreneuership. Menurut Pak Julianto, hadangan ekonomi atau keuangan menjadi masalah bagi siswa SMA ini bila mereka ingin melanjutkan pendidikan ke PT. Karena itu, pendidikan di SMA ini merupakan pendidikan terminal, terakhir untuk terjun ke dunia kerja. Karena itu, sekolah ini membekali siswa dengan kecakapan hidup (life skills), yaitu kemampuan untuk memenangkan kehidupan, dan entrepreneurship, yaitu kemampuan menjadi seorang pengusaha. Melalui cara ini, kata Pak Julianto, kami memiliki kerinduan uinuk bisa melihat adik-adik ini bisa membangun kehidupannya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Untuk keperluan PRAKTIK LIFE SKILLS dan ENTERPRENEURSHIP yang dipelajari, SMA SELAMAT PAGI mendirikan LABORATORIUM bernama KAMPOENG SUCCEZZ dan KAMPOENG KIDZ.

Melalui sarana laboratorium yang ada, para siswa bisa belajar mempraktikkan:

  1. Bagaimana menjadi customer service.
  2. Bagaimana menjadi seorang sales dan marketing.
  3. Bagaimana menjadi seorang petugas administrasi dan accounting.
  4. Bagaimana proses membangun dan mengelola sebuah kedai (kantin-tempat makan).
  5. Bagaimana menjadi seorang event organizer (EO) yang baik.
  6. Bagaimana melaksanakan hospitality (menerima tamu) melalui pengelolaan rumah tamu yang ada (guest house).
  7. Bagaimana melayani orang lain dengan baik.
  8. Bagaimana menjadi seorang team player yang baik.
  9. Bagaimana menjadi seorang supervisor yang baik.
  10. Bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.

Sumber: http://www.selamatpagiindonesia.org/?module=academic&ID=5

?????????????

Tulisan pada bagian belakang baju kaus menunjukkan bahwa SMA SPI menggembleng siswa agar menjadi lulusan yang nanti mampu menjadi insan yang berguna (a valuable person) bagi masyarakat sekitarnya.

Untuk itulah, sebagai bekal hidup mereka, SMA Selamat Pagi Indonesia  memberikan fasilitas pembelajaran selain akademis juga tidak kalah penting pada pembelajaran life skills. Sebagai bagian tak terpisahakan, Yayasan menyediakan laboratorium Entrepreneurship, yaitu Transformer Center yang merupakan wadah bagi siswa-siswi SMA Selamat Pagi untuk belajar dengan model Experiential Learning.

Dalam Transformer Center ada beberapa unit usaha, yang dibangun sejak tahun 2009. Beberapa unit usaha itu, antara lain:

1. KAMPOENG KIDZ : Penyedia program edukatif untuk anak-anak.

Gambar Kampoeng Kidz

2. KAMPOENG TEENZ : Penyedia program edukatif untuk remaja.

Gambar Kampoeng Teens3. KAMPOENG SUCCEZZ : Penyedia program edukatif untuk mahasiswa dan profesional.

Gambar Kampoeng Profezzional

?????????????

 

?????????????

Baju kaus Kampoeng Kidz

3. PRODUCTION : Bidang usaha penghasil produk snack dan  minyak angin aroma teraphy.

Gambar production

4. LEARNING CENTER ACCOMODATION : Usaha penginapan untuk keluarga dan akomodasi training.

Penginapan SMA SPI

 

5. EAGLE TOUR & TRAVEL : Penyedia perjalanan wisata (tour and travel).

Eagle Tour

 

6. MERCHANDISE : Outlet penjualan suvenir dengan ribuan jenis produk lokal dan impor.

?????????????

 

7. ZPRING : Usaha air minum isi ulang dengan standar keamanan resmi.

8. RESTO : Usaha kuliner makanan tradisional Indonesia.

9. PERTANIAN & PETERNAKAN : Budidaya ternak kelinci, unggas, kambing, dan merpati serta unit usaha budidaya tanaman sehat berupa sayuran dan buah-buahan.

Anak-anak peternakan

Anak-anak pengunjung bermain dengan kelinci

Bertani SMA SPI

Menanam, menanam, dan menanam guna mencapai cita-cita ketahanan pangan nasional.

 

Berbagai macam usaha ini menjadi bagian pendidikan karakter, karena dengan berbagai kondisi dan permasalahan yang ada, dapat menjadi medan latihan yang luar biasa bagi perkembangan pengetahuan dan kepribadian siswa. Dengan didampingi langsung oleh praktisi-praktisi usaha yang selalu mendukung dan membekali siswa dalam mengoperasionalkan seluruh unit usaha mereka, membuat siswa-siswi SMA Selamat Pagi Indonesia mempunyai bekal teori maupun praktik.

Selain itu, siswa pun dididik agar peduli kepada masyarakat sekitar, terutama orang miskin di lingkungan sekitar sekolah. Dengan berbagai cara mereka terjun berbaur ke masyarakat setempat dan membantu orang yang susah. Ada ibu yang dibantu merasa terharu. Karena, anak-anak ini adalah anak yatim piatu atau anak keluarga miskin namun berhati mulia masih ingin membantu kami yang susah.

Para siswa dididik untuk memberi dari kekurangan, bukan dari kelimpahan.

 

Keceriaan di SMA SPI

Keceriaan, kegembiraan memperlancar kerja otak

 

Sumber: http://kampoengkidz.com/study-banding/

?????????????

Sari yang mengantar kami

Sari adalah siswa kelas II, muslim, berasal dari Malang. Orang tuanya masih lengkap namun tergolong keluarga kurang mampu. Ia dipanggil Pak Didiek dan diminta tolong mengantar kami berkeliling melihat kegiatan dan fasilitas sekolah ini. Seperti telah diduga, ia mengucapkan selamat pagi padahal hari sudah siang menjelang sore. Berjabat tangan dan menempelkan tangan kanan kami ke pipi. Bicaranya lancar, ceria, percaya diri. Ia bercita-cita menjadi reporter. Sering terucap dari mulutnya: “Semua ini karena kemurahan hati Tuhan.” Kata Sari, “Teman-teman dari luar Jawa pada awalnya belum mengerti bahasa Jawa. Tapi, kemudian bisa mengerti dan akhirnya bisa juga berbahasa Jawa.”

Waktu hendak berpisah, kami ingin memberi uang sekadarnya tapi ditolak dengan halus. Kemudian, kami tahu bahwa para siswa di sekolah ini dididik untuk tidak menerima uang dari orang lain. Walau berasal dari keluarga miskin, mereka dididik untuk tidak bergantung kepada pemberian orang. Harus percaya diri untuk mencari uang dengan kemampuan sendiri, melalui bekerja, melalui berwirausaha, melalui usaha berbisnis. Luar biasa!

20160116_161537

 

20160116_154707

Fasilitas kantin. Tiap anak yang datang untuk belajar dan bermain di Kampoeng Kidz, Kampoeng Teens atau Kampoeng Succezz membayar Rp 150 ribu, termasuk makan siang di kantin ini.

?????????????

Rumah produksi. Di rumah produksi ini siswa belajar antara lain membuat keripik snack dan minyak angin untuk terapi.

 

20160116_154851

 

20160116_154902

20160116_155344

20160116_154925

20160116_154920

Fasilitas budidaya burung puyuh

20160116_155333

Budidaya merpati

?????????????

 

?????????????

Budidaya anggsa dan mentok (sejenis ayam)

20160116_155243

20160116_155234

?????????????

Budidaya ayam negeri

 

20160116_155516

 

?????????????

 

?????????????

Budidaya ikan

 

?????????????

Tempat orang tua atau pengantar anak duduk santai ketika anak belajar sambil bermain

 

20160116_155105

20160116_155057

Budidaya kambing

 

20160116_155035

20160116_155031

Budidaya kelinci sekaligus menjadi ajang anak-anak pengunjung belajar memberi makan kepada kelinci dan bermain-main dengan kelinci.

20160116_154940

20160116_154937

Budidaya burung gelatik

 

?????????????

Kolam pada latar depan kiri adalah kolam yang dimanfaatkan untuk kegiatan bertualang, adventure anak-anak pengunjung yang ingin belajar sambil bermain.

20160116_160936

20160116_160932

Pertanda jalinan kerja sama dengan perusahaan. Isi tulisan ini adalah ucapan terima kasih dari anak-anak SMA SPI kepada kakak-kakak AO BCA yang menyumbang anakan pohon jambu, sebagai perwujudan cinta dan kasih sayang kepada mereka. Berharap pohon jambu ini bakal berbuah lebat dan dapat dinikmati banyak orang.

20160116_161107

20160116_155504

20160116_161318

Bercocok tanam dengan teknik pertanian organik

20160116_161002

Budidaya cendawan

20160116_162155

Kolam ikan dan kolam sebagai arena adventure (petualangan) anak-anak pengunjung

20160116_161923

Anak-anak pengunjung dapat belajar menangkap ikan

20160116_161916

Budidaya pohon buah-buahan

20160116_161709-1

Dua siswa putra: Kiri: dari Jogja. Kanan: dari Madura. Sehat, ceria, optimis menatap masa depan.

 

20160116_161612

Fasilitas rumah ibadah yang sedang dibangun. Untuk tiap agama dari 5 agama dibangun satu rumah ibadah.

 

20160116_161149

Dalam perjalanan keliling diantar Sari, kami bertemu dengan Wayan yang berasal dari Lampung, telah lulus SMA tapi masih ingin belajar lebih banyak tentang marketing (pemasaran) di sekolah ini. Sari tertawa, kok bisa ya ketemu kamu yang pakai baju kaus yang sama. Hahaha.

20160116_154833

Tempat anak-anak pengunjung belajar bercocok tanam

20160116_155758

Kedua siswa ini berpraktik melayani konsumen di Kidz Corner. Anak-anak pengunjung mengambil “uang” Kampoeng Kidz untuk membeli alat dan bahan, lalu membuat desain dan membuat karya seni dan kerajinan sendiri, seperti lukisan, bingkai lukisan, kalung dan gelang hiasan, tas, topi, dan rumah-rumahan 3 dimensi. Hasil karya ini dijual dengan harga yang ditentukan kedua siswa ini.

20160116_161801

Siswa ini menjelaskan cara dan proses mengambil “uang” Kampoeng Kidz kepada anak pengunjung, menciptakan desain atau karya buatan sendiri, lalu dijual. Kerja siswa ini dihargai dengan diberi imbalan uang yang dihitung untuk menambah tabungan Rp 100 000 – Rp 150 000 per bulan. Betapa indah belajar mencari uang untuk pemenuhan kebutuhan pribadi. Dari tabungan ini, siswa dapat mengirim uang kepada orang tua atau saudaranya ataupun mengirim ke adiknya agar bisa bersekolah di kampung halaman. Luar biasa!

 

Craft 4

Craft 3

Craft

Alat dan bahan untuk membuat desain dan karya sendiri

 

20160116_161033

20160116_161115

Anak-anak ini bermain memanen buah-buahan didampingi siswa SMA ini dan orang tua anak yang memakai topi petani.

 

Adventure di SMA SPI

20160116_161051

20160116_161048

Tempat anak-anak pengunjung belajar bertualang (adventure).

 

20160116_160745

Wishing Garden, taman harapan. Pengunjung dapat mengungkapkan harapannya di waktu mendatang atau masa depan. Siswa dan pengunjung yang beragama yang sama berdoa bersama menurut agama masing-masing agar harapan dikabulkan Tuhan.

 

20160116_160815

Agama Islam

 

20160116_160811

Agama Katolik

 

20160116_160805

Agama Hindu

 

20160116_160751

Agama Buddha

 

20160116_160757

Agama Kristen

20160116_162033

Tempat kasir

 

20160116_162030

Belajar menjual, bagaimana melayani pembeli dengan ramah.

 

20160116_160407

Kiri: Fang Fang dari Selat Panjang, sebuah pulau di Kepulauan Riau. Kanan: Clara Rima dari Blitar. Ceria, gembira, ramah, optimis. Belajar menjual, melayani konsumen. Ketika uang kembalian dibilang untuk adik saja, mereka menolak dengan halus. Belajar mencari uang dengan keringat sendiri. Tidak bergantung kepada belas kasihan orang dalam perjuangan kehidupan.

 

20160116_160335

Born to be great”. Setiap anak dilahirkan dengan potensi menjadi orang hebat. Sekolah ini menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan potensi anak agar mengubah nasib di masa depan.

20160116_155843

 

20160116_155902

Kae Gita yang berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan, belajar melayani konsumen yang ingin membeli suvenir dan oleh-oleh. Orang tua masih lengkap tapi kurang mampu secara ekonomis untuk menyekolahkan anaknya. Percaya diri untuk berjuang mengubah nasib.

 

20160116_161944

“Hall berkat” ini adalah gedung pertemuan untuk menampung kegiatan seminar, lokakarya, dan training perusahaan atau instansi apapun.

 

20160116_160927

Pak Julianto sedang berbicara memberi motivasi dalam acara di dalam gedung pertemuan ini.

 

20160116_230002

Bagian depan baju kaus sekolah ini: Selamat Pagi Indonesia. Membawa fajar semangat persatuan bangsa.

20160116_230028

20160116_230052

Bagian belakang baju kaus sekolah ini: Menjadi jembatan persatuan bangsa Indonesia dari beragam suku dan agama.

 

Pengumuman pendaftaran siswa baru lewat email dan WhAtsup

Selamat Pagi….

Tahun ajaran 2016-2017 Sekolah Gratis SMA SELAMAT PAGI INDONESIA-Kota Batu kembali membuka pendaftaran siswa baru.

Bagi rekan-rekan dapat merekomendasikan anak-Anak Yatim piatu/yatim/piatu dan tidak mampu di sekitar Anda untuk dapat mengikuti seleksi tahun ajaran ini.
Sedikit hal yang kita bisa lakukan untuk dapat ikut memastikan anak-anak bangsa yang benar-benar sangat membutuhkan pendidikan setingkat SMA, tapi hal itu akan sangat berharga bagi mereka. Kami menerima pendaftaran untuk siswa-siswi dari 5 agama dan dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekolah gratis SMA Selamat Pagi Indonesia akan membiayai mereka dalam pendidikan berikut dengan biaya hidup di asrama Selama 3 tahun.
Informasi selengkapnya dapat menghubungi:

Didik Tri Hanggono 081233005205
Abdy Riskiyanto 085933088017
Risna amalia 081233199919
atau langsung unduh formulir pendaftarannya di www.selamatpagiindonesia.org

Graha Belajar SMA SPI.
Jl. Raya Pandanrejo No. 2 Bumiaji-Kota Batu-Jawa Timur
Telp. 0341-512743

Pentas seni teater

Sekolah ini amat menekankan pendidikan seni drama, seni pentas teater. Perlengkapan dan asesori pentas teater disediakan sekolah. Koreagrafi teater dikembangkan siswa sendiri dan penanganan teater diatur siswa sendiri. Belajar mengorganisasi dan mengembangkan kreativitas.

Pentas pesona sang garuda di SMA SPI

Pentas Pesona Sang Garuda

The Chipmunks Penampilan gerak dan lagu enerjik dan lucu

The Chipmunks: Penampilan gerak dan lagu yang enerjik dan lucu

 

My transformation pentas kisah anak-anak SMA SPI

My transformation: Pentas kisah anak-anak kurang beruntung bertransformasi di SMA SPI

 

Studi banding ke luar negeri

Anak-anak yang semula tampak bernasib kurang beruntung mendapatkan kesempatan mengubah nasib melalui pendidikan di SMA Selamat Pagi Indonesia. Sekolah ini memiliki program studi banding bagi para siswa yang memenuhi kriteria untuk mengunjungi negeri-negeri lain, seperti ke Hongkong, Makau, dan Shenzhen di China. Para siswa pun melakukan studi banding dengan menumpangi kapal pesiar terbesar di Asia, yaitu Mariner of the Seas 6 hari 5 malam, untuk mengunjungi Garden by the bay, Orchad Road di Singapura, Penang dan Langkawi di Malaysia, dan James Bond Island, Phuket di Thailand. Pada kesempatan ini siswa melakukan panjat tebing (rock climbing), bermain golf mini, bermain basket, melakukan aktivitas kebugaran fitness, berendam di kolam air panas Jacuzzi, dan makan enak (fine dinning) di atas kapal pesiar Mariner of the Seas. Kata siswa waktu makan enak di atas kapal itu, “Baru tahu bagaimana merasa seperti orang kaya.”

Rasanya seperti mimpi menjadi kenyataan. Bahkan, waktu kecil mereka pesiar ke luar negeri mungkin tak mampir dalam mimpi mereka. Meskipun demikian, di sekolah ini ditekankan:

A dream doesn’t become reality

through magic.

It takes sweat, faith, determination, hard work

and miracles.

(Sebuah mimpi tidak menjadi kenyataan melalui magi. Ia menuntut keringat, iman, ketekunan, kerja keras, dan mujizat).

Kunjungan luar negeri akan membuka wawasan siswa dan diberi peluang mengaati bagaimana kenyataan hidup di negeri orang.

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 3

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 2

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 1

 

Studi banding ke luar negeri SMA SPI 4

Dunia tidak selebar daun kelor. Peluang bisnis terbuka lebar asalkan kita jeli membaca dan memanfaatkan peluang.

Amati video

Inilah gambar 5 siswa SMA Selamat Pagi Indonesia yang kami ambil dari Video Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video).

 

Ona dari Maluku SMA SPI

“Saya Ona. Saya berasal dari Maluku. Sejak saya lahir sampai sekarang ini, saya belum pernah melihat wajah ayah saya. Ayah saya sudah meninggal.”

Fatkha dari Jombang SMA SPI

“Saya Fatkha dari Jombang. Sejak ibu saya meninggal, saya terpaksa menjadi pembantu rumah tangga. Supaya saya tetap bisa bersekolah.”

Olfa dari Poso SMA SPI

“Saya Olfa dari Poso. Saat kerusuhan itu terjadi di tanah saya, saya merasa sangat takut. Sejak saat itu, saya mengalami trauma yang sangat dalam. Saat saya berusia 13 tahun, saat itulah ayah saya dipanggil Tuhan.”

Keller dari Papua SMA SPI

“Saya Keller dari Papua. Untuk bisa ke sekolah, saya harus berlari melewati enam sungai dan tiga gunung dan pernah dikejar macan.”

Ien dari Medan SMA SPI

“Saya Ien dari Medan. Orang tua saya sudah tidak ada. Sekarang saya tidak punya siapa-siapa lagi.”

Guna mengenal lebih jauh tentang SMA yang fenomenal ini, bagaimana rasanya menjadi siswa di sekolah ini, dan pengalaman mereka, amatilah video berikut ini:

Our Story – SMA Selamat Pagi Indonesia (Official Video). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=fpxWEmSfcZM

Our Story 2015 (SMA Selamat Pagi Indonesia). Klik: https://www.youtube.com/watch?v=c9feXmlsU4k

SMA Selamat Pagi Indonesia Explore with Mariner of The Seas – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=Yv8GwiV-X9M

The Kitchen of Kampoeng Kidz – Transformer Center. Klik: https://www.youtube.com/watch?v=0eEPWcs8D7k

.

Advertorial

Logo CV Sano

CV SANO, Jatibening, Bekasi telah memproduksi dan menjual 4 produk sirup herbal ke seluruh Indonesia dan bahkan Malaysia.

Dari Sano ke Xanthi

Sano mampu menyembuhkan sekitar 50 penyakit (harga per botol 125 mili Rp 60 ribu dari kami sebagai produsen untuk 30 sendok makan atau konsumsi 30 hari; tiap hari hanya 1 sendok makan), Fides sekitar 70 penyakit (Rp 75 ribu), VCO Plus (Rp 85 ribu)  dan Xanthi (Rp 85 ribu) masing-masing sekitar 100 penyakit. Harga pada tingkat agen dinaikkan untuk menutupi ongkos kirim dan kurir, biaya promosi, dan sedikit keuntungan dari jasa melayani konsumen.

Ekstrak kulit manggis kombinasi - Copy

.

Kartu nama Yuni Juli 2015

Iklan

Kata mutiara Latin tentang keadilan, uang, korupsi, hukum, kesehatan, penguasa, cinta, perang & Pidato “I have a dream” Martin Luther King Jr

April 6, 2014

fly-to-your-heart-selena-gomez-o

Ab honesto virum bonum nihil deterret – Tak ada yang menakutkan (menggetarkan) orang baik yang melaksanakan kewajiban / tugasnya dengan jujur.

Abite nummi, ego vos mergam, ne mergar a vobis – Pergilah wahai uang, saya akan menenggelamkan kamu, sehingga kamu tidak bisa menenggelamkan saya.

Accipere quam facere praestat injuriam –Lebih baik menerima dampak kesalahan orang lain apa adanya daripada sendiri melakukan kesalahan itu. Lebih baik menderita ketidakadilan daripada berbuat ketidakadilan.

Ad astra per aspera – Mencapai bintang melalui pengorbanan, rintangan, kesulitan.

Ad augusta per angusta – Mencapai tempat tinggi melalui jalan-jalan sempit.

Ad maiorem dei gloriam (AMDG) – Untuk kemuliaan Allah yang lebih besar.

Ad praesens ova cras pullis sunt meliora – Telur sekarang lebih baik daripada anak ayam besok. Contoh yang mirip: Seekor burung di tangan lebih berharga daripada dua ekor burung di semak-semak, hutan.

Altissima quaeque flumina minimo sono labi – Aliran sungai yang terdalam mengalir tenang (dengan bunyi terkecil).

Amantium irae amoris integratio est – Amarah antar-kekasih memadukan, mempersatukan cinta. Pertengkaran antar-kekasih memperbarui cinta. (Terence)

Amare et sapere vix deo conceditur – Bahkan dewa pun sulit mencintai dan bijaksana sekaligus (pada waktu bersamaan).

Amor animi arbitrio sumitur, non ponitur – Cinta dipilih melalui pertimbangan pikiran, tidak berlaku untuk berhenti mencintai. Saya memilih mencintai, tapi saya tidak memilih untuk berhenti mencintai. (Publilius Syrus)

Amor est vitae essentia – Cinta adalah hakikat kehidupan. Cinta adalah esensi kehidupan. (Robert B Mackay)

Amor ordinem nescit – Cinta tidak mengenal aturan. (St. Jerome)

Animus facit nobilem – Semangat melahirkan hal yang mulia.

Astra inclinant, non necessitant – Bintang mengarahkan, tidak menentukan.

Audio, video, disco – Saya dengar, saya lihat, saya belajar.

Audio, video, facio, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya membuat, saya mengerti. (S Belen)

Audio, video, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya mengerti. (S Belen)

Avarus animus nullo satiatur lucro – Pikiran rakus tidak puas dengan keuntungan berapa pun.

Bellum omium contra omnes – Perang semua orang melawan semua orang. (Thomas Hobbes)

secretary-of-education-gun-o

Si vis pacem, para bellum. Jika anda menginginkan perdamaian, siapkan perang.

Beneficium accipere libertatem est vendere – Menerima kebaikan sama dengan menjual kebebasan. (Publilius Syrus)

Bis repetita placent – Apa pun yang menyenangkan diulangi dua kali. Yang menyenangkan menuntut pengulangan. (Horatius)

Bis vincit qui se vincit in victoria – Siapa yang menang atas dirinya menang dua kali. (Syrus)

conquest-of-space2-1954-o

Manusia mampu menaklukkan ruang angkasa melalui pendaratan manusia di bulan dan pengiriman pesawat sampai ke planet Mars, tapi manusia jauh lebih sulit menaklukkan dirinya.

Bis vivit qui bene vivit – Siapa yang hidup baik hidup dua kali.

Bonum vinum laetificat cor hominis – Anggur yang baik menyenangkan hati manusia.

Caeca invidia est – Iri hati itu buta. (Livy)

Caeci caecos ducentes – Orang buta membimbing orang buta.

Caelum non animum mutant qui trans mare currunt – Siapa yang menyeberangi laut mengubah langit, bukan jiwanya. (Horatius)

selena-gomez-fly-to-your-heart-o

Mengubah langit atau mengubah jiwa?

Canis timidus vehementius latrat quam mordet – Anjing penakut menggonggong lebih keras dari gigitannya. (Curtius Rufus)

Cave ab homine unius libri – Hati-hati dengan orang yang hanya memiliki atau membaca satu buku. (Latin Epigram)

Cave quid dicis, quando, et cui – Berhati-hatilah terhadap apa yang anda katakan, dan kepada siapa.

Commune periculum concordiam parit – Bahaya bersama membawa harmoni.

Concordia res parvae crescent – Kesepakatan menumbuhkan yang kecil menjadi besar. Bekerja sama menghasilkan lebih banyak.

Coniecturalem artem esse medicinam – Pengobatan adalah seni menebak. (Medicine is the art of guessing). (Aulus Cornelius Celsus)

Corruptio est extraordinarium crimen. Corruptio est incredibile crimen. (S Belen). Korupsi adalah kejahatan luar biasa.

Corruptio optimi pessima – Korupsi apa yang terbaik itu amat buruk.

Cotidie damnatur qui semper timet – Yang tiap hari menuduh adalah orang yang selalu takut. Orang yang selalu takut (penakut) tiap hari menuduh. (Syrus)

Credite amori vera dicenti – Percayalah bahwa cinta mengatakan hal-hal yang benar. Percayalah, cinta mengatakan kebenaran. (St. Jerome)

Credula vitam spes fovet et melius cras fore semper dicit – Harapan yang dilandasi kepercayaan mendukung kehidupan dan selalu mengatakan bahwa hari esok akan lebih baik. (Tibullus)

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang. Semakin banyak mendapatkan uang, semakin bertambah cinta anda kepada uang. (Juvenalis)

Crudelius est quam mori semper timere mortem – Lebih kejam selalu takut mati daripada kematian itu sendiri. Selalu takut mati lebih buruk daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Cui peccare licet peccat minus – Siapa yang diizinkan berdosa, dosanya lebih kecil. (Ovid)

fry-mud-o

Tradisi menyakiti diri dalam perlawanan tanpa kekerasan kepada penguasa juga masih hidup pada beberapa etnis di Indonesia, termasuk bergolek dalam lumpur.

Cuiusvis hominis est errare; nullius nisi insipientis in errore perseverare – Manusia siapa pun berbuat salah; hanya orang yang tidak bijaksana (bodoh) yang terus saja berbuat salah.

Cum audio, obliviscor, cum video, memoro, et cum facio, intellego. Bila Saya dengar, saya lupa; bila saya lihat, saya ingat, dan bila saya melakukan saya mengerti. (S Belen)

Cum catapultae proscriptae erunt tum soli proscript catapultas habebunt – Bila katapel dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki katapel.

Cum tacent, clamant – Bila mereka diam, sebenarnya mereka berteriak. Diam adalah teriakan dalam bentuk lain. Diam berbicara lebih keras dari kata-kata. (Cicero)

Cum tormenta proscripta erunt tum soli proscript tormenta habebunt – Bila senjata dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki senjata. (S Belen)

De duobus malis, minus est semper eligendum – Dari dua hal yang jahat, harus selalu dipilih yang kurang jahat. (Thomas a Kempis)

De minimis non curat praetor – Walikota tidak mempedulikan hal yang paling sedikit. Penguasa (raja, ratu, presiden) tidak mempedulikan hal-hal yang tidak penting. (Prinsip “De minimis non curat praetor” sering digunakan di bidang hukum. Misalnya, hakim menolak mengadili si terdakwa yang hanya mencuri seekor ayam. Atau, pengadilan menolak perkara gugatan kekurangan Rp 100 000 dalam perjanjian jual-beli 1 milyar rupiah).

De mortuis nil nisi bonum – Tentang orang mati, bicaralah hal-hal yang baik saja. (Chilon)

Deus et natura non faciunt frusta – Tuhan Allah dan alam tidak membuat potongan-potongan terpisah. Kerja Tuhan dan alam tidak bertentangan. Kerja Tuhan dan alam tidaklah sia-sia.

Difficile est longum subito deponere amorem – Sulitlah tiba-tiba menghentikan cinta yang telah lama berlangsung. (Catullus)

Draco dormiens nunquam titillandus – Jangan mengganggu (kili-kili) naga yang sedang tidur. (Motto di alma mater Harry Potter)

Dulce bellum inexpertis – Perang itu harum (‘enak’) bagi yang belum mengalaminya. (Pindaros)

Dulce et decorum est pro patria mori – Harum dan mulia mati demi tanah air. (Horatius)

Eventus stultorum magister – Kejadian, peristiwa adalah guru orang-orang bodoh. Pengalaman adalah guru orang-orang bodoh.

Facilius est multa facere quam diu – Lebih gampang membuat banyak hal daripada satu hal dalam jangka panjang. (Quintilianus)

Facta, non verba – Perbuatan, bukan kata-kata. (Actions speak louder than words, tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata).

Falsus in uno, falsus in omnibus – Salah dalam satu hal, salah semuanya.

Fama crescit eundo – Rumor (gosip, kabar burung) berkembang, menyebar ke mana-mana. (Vergilius)

Fama nihil est celerius – Tak ada yang lebih cepat daripada rumor (gosip, kabar burung).

Fama volat – Rumor (gosip, kabar burung) terbang. Rumor (gosip, kabar burung) memiliki sayap-sayap. (Vergilius)

Fas est et ab hoste doceri – Tepatlah diajarkan bahkan oleh musuh. Tepatlah belajar bahkan dari musuh. (Ovid)

Fiat justitia (et ruat caelum) – Biarlah keadilan tegak (walaupun langit runtuh).

Fortes fortuna adiuvat – Nasib baik, keberuntungan menolong orang yang kuat. Nasib baik, keberuntungan berpihak kepada orang yang berkuasa. (Terence)

Fortiter in re, suaviter in modo – Tegas dalam masalah (substansi), lembut dalam cara.

Gutta cavat lapidem, non vi sed saepe cadendo – Tetesan air menghilangkan batu, bukan dengan kekuatan tapi dengan sering jatuh menimpa. (Ovid)

117ah5v

Hukum Tuhan dan hukum alam tidak bertentangan karena hukum alam diciptakan Tuhan.

Historia est vitae magistra – Sejarah adalah guru kehidupan.

Hoc est vivere bis vita posse priore frui – Orang yang mengambil hikmah dari hidup sebelumnya hidup dua kali.

Hoc tempore obsequium amicos, veritas odium parit – Pada zaman sekarang, orang mendapatkan teman melalui pemberian pelayanan (service), kebenaran malah menimbulkan kebencian. (Terence)

Homines libenter quod volunt credunt – Orang lebih mudah percaya apa yang mereka inginkan. (Terentius)

Honores mutant mores – Gila hormat mengubah perilaku.

Ignorantia juris neminem excusat – Ketidaktahuan hukum tidak memaafkan siapa pun.

Imperium in imperio – Pemerintah dalam pemerintah. Dalam bahasa populer sering dikatakan “negara dalam negara.”

In alio pediculum, in te ricinum non vides – Anda melihat kutu pada orang lain, tidak melihat kerudung pada dirimu. (Petronius). Mirip pepatah: Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.

900x900px-LL-118f1987_Shock

Mata adalah pelita hati

In dubiis non est agendum – Dalam kebimbangan janganlah bertindak.

In medio stat virtus – Kebajikan berada di tengah. (Horatius)

In medio tutissimus ibis – Anda aman jika berada di tengah. Aman mengambil jalan tengah. (Ovid)

In necessariis unitas, in dubiis libertas, in omnibus caritas – Dalam keadaan terjepit, persatuan, dalam kebimbangan, kebebasan, dalam semuanya cinta kasih.

Iniqua nunquam regna perpetuo manent – Kerajaan yang tidak adil tidak pernah bertahan selamanya. (Seneca)

Inter arma silent leges – Di antara senjata, diamlah hukum. Di waktu perang hukum tidak berlaku.

Inter caecos regnat strabo – Di antara orang buta, orang bermata juling-lah yang memerintah. (Erasmus)

fall-from-chair-o

Hidup manusia penuh risiko. Musibah datang tiba-tiba, tanpa diundang.

Ius est ars boni et aequi – Hukum adalah seni kebaikan dan keadilan.

Labor omnia vincit – Kerja mengalahkan semuanya. (Virgilius)

Legum servi sumus ut liberi esse possimus – Kita adalah hamba hukum agar kita menjadi orang bebas. Kita adalah budak hukum agar kita dapat meraih kebebasan. (Cicero)

Libertas inaestimabilis res est – Kebebasan adalah sesuatu yang tak ternilai (harganya tak terhitung). (Corpus Iuris Civilis)

Lupus est homo homini – Manusia adalah serigala bagi manusia lain.

Mater artium necessitas – Kebutuhan adalah ibu kesenian

Mea mihi conscientia pluris est quam omnium sermo – Hati nurani saya bernilai lebih banyak daripada semua kotbah. (Cicero)

Medicus curat, natura sanat – Dokter merawat, alam menyembuhkan.

science-blows-minds-o

Mendacem memorem esse oportet – Pembohong harus memiliki ingatan yang kuat. (Quintilianus)

Multi famam, conscientiam pauci verentur – Banyak orang takut nama baik (reputasi), hanya segelintir orang yang takut suara hatinya. (Pliny)

Nam et ipsa scientia potestas es – Pengetahuan adalah kekuatan, kekuasaan. Knowledge is power. (Sir Francis Bacon)

Natura in minima maxima – Alam itu mahabesar pada hal-hal yang amat kecil.

Natura nihil fit in frustra – Alam itu satu kesatuan, tidak terpisahkan

Natura, artis magistra – Alam, guru kesenian.

Nec mortem effugere quisquam nec amorem potest – Tak ada orang yang dapat melarikan diri dari kematian dan cinta.

Nemo autem regere potest nisi qui et regi – Tak ada orang yang mampu memerintah sekarang kalau ia tidak pernah diperintah. (Seneca)

Nemo propheta in patria sua – Tak ada nabi di tanah airnya sendiri.

Nemo surdior est quam is qui non audiet – Tak ada yang lebih tuli daripada orang yang tidak mendengarkan.

Nemo timendo ad summum pervenit locum – Tak ada penakut yang mencapai puncak, tempat tertinggi. (Syrus)

b-a-s-e-jump-o

Nervos belli, pecuniam. (Nervus rerum.) – Saraf perang, uang. Uang adalah saraf perang. (Cicero)

Nihil sub sole novum – Tak ada yang baru di bawah matahari

Nihil tam munitum quod non expugnari pecunia possit – Tiada benteng yang sedemikian kuat yang tidak dapat ditaklukkan dengan uang. (Cicero)

Non est ad astra mollis e terris via – Tak ada jalan mulus dari bumi ke bintang-bintang. (Seneca)

Non est vivere sed valere vita est – Hidup itu sia-sia jika tidak bermakna.

Non mortem timemus, sed cogitationem mortis – Kami tidak takut kematian tapi takut pikiran tentang kematian. Pikiran tentang kematian lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Non omne quod nitet aurum est – Tidak semua yang berkilau itu emas.

Non omnes qui habemt citharam sunt citharoedi – Tidak semua yang memiliki sitar adalah pemain sitar. Tidak semua orang yang memiliki alat musik adalah musisi. (Bacon)

Non teneas aurum totum quod splendet ut aurum – Jangan anggap emas setiap benda yang bersinar seperti emas.

science-o 3

Jangan terjebak menilai kemilau emas, intan, dan permata tanpa menyelidiki keasliannya. Jangan menilai orang dari penampilan lahiriahnya.

Non uno die roma aedificata est – Roma tidak dibangun dalam satu hari.

Nulla regula sine exceptione – Tidak ada peraturan tanpa kekecualian.

Nullum magnum ingenium sine mixtura dementiae – Tak ada kejeniusan hebat tanpa tercampur dengan kegilaan.

Nullum saeculum magnis ingeniis clausum est – Tak ada generasi yang berakhir tanpa orang jenius yang hebat. (Seneca)

Numquam aliud natura, aliud sapientia dicit – Tak pernah alam berkata lain dan kebijaksanaan berkata lain.

Omnia vincit amor; et nos cedamus amori – Cinta menaklukkan semua hal; marilah kita pun menyerah kepada cinta. (Vergilius)

Pecunia est non omnis in omnibus sed sine pecunia inveniemus difficultates in omnibus. Uang bukan segala-galanya tapi tanpa uang susah segala-galanya. (S Belen)

mm-democracy-o

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang.

Pecunia potest aperire omnia ostia nisi ostium caeli. Uang dapat membuka semua pintu, kecuali pintu surga. (S Belen)

Primus edere deinde philosophari. Pertama-tama makan dulu baru berfilsafat.

poland-apple-o

Perut lapar tak bisa berfilsafat

Primus laborare deinde philosophari. Pertama-tama bekerja dulu baru berfilsafat. (S Belen)

Tantum eruditi sunt liberi – Hanya orang terdidik yang bebas. (Epictetus)

Tantum religio potuit suadere malorum – Betapa hebatnya agama sampai bisa mendorong orang melakukan perbuatan jahat. (Lucretius)

Tempora mutantur, nos et mutamur in illis – Waktu berubah, dan kita berubah bersamanya. (John Owen)

Timor mortis conturbat me – Rasa takut mati membuat saya kacau (bangkrut)

Ubi amor, ibi oculus – Di mana ada cinta, di situ ada mata. Di mana ada cinta, di situ orang mampu melihat kecantikan / kegantengan / kebaikan orang yang dicintai.

Sumber: http://www.inrebus.com/latinphrases_t.php

snsd-run-devil-run-o

Mater artium necessitas est – Kebutuhan adalah ibu kesenian

E pluribus unum – Dari yang banyak, satu. Persatuan dari banyak yang beranekaragam. (Motto Amerika Serikat). Mirip “Bhinneka Tunggal Ika.

Bangsa Amerika Serikat (AS) membutuhkan ratusan tahun untuk mewujudkan motto ini. Banyak tokoh yang berhasil menoreh tonggak perjuangan menegakkan kesamaan hak warga negara. Tokoh yang menonjol adalah Presiden Abraham Lincoln yang menghapus sistem perbudakan.

Di zaman modern tokoh pejuang hak asasi manusia yang melegenda adalah Martin Luther King Junior.

martin-luther-king-jr

Martin Luther King Jr (15 Janauari 1929 – 4 April 1968), pendekar perjuangan hak-hak sipil warga kulit hitam AS dengan menggunakan strategi pembangkangan sipil tanpa kekerasan. mengucapkan pidato yang terkenal “I have a dream” pada tanggal 28 Agustus 1963 di Washington DC, di hadapan ratusan ribu pencinta keadilan yang berdemonstrasi menuntut pemenuhan hak-hak sipil. Pidato bersejarah ini menobatkan Martin Luther King sebagai seorang orator ulung AS.

Tanggal 14 Oktober 1964 King menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perjuangan tanpa kekerasan menentang diskriminasi rasial. Pada akhir hidupnya King memperluas fokus perjuangan dengan memasukkan isu kemiskinan dan Perang Vietnam. Tahun 1968  King merencanakan pendudukan Washington DC dengan sebutan Poor People’s Campaign ketika ia dibunuh pada 4 April 1968 di Memphis, Tennessee.  Pembunuhannya memicu kekacauan di banyak kota besar AS. Pengadilan tahun 1999 menetapkan bahwa pembunuhnya James Earl Ray merencanakan bersama agen-agen pemerintah dalam konspirasi melawan King.

I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: ‘We hold these truths to be self-evident: that all men are created equal.’

I have a dream that one day on the red hills of Georgia the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at the table of brotherhood.

I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character.

I have a dream today.
I have a dream that one day, down in Alabama, with its vicious racists, with its governor having his lips dripping with the words of interposition and nullification; one day right there in Alabama, little black boys and black girls will be able to join hands with little white boys and white girls as sisters and brothers.

I have a dream today.

 

Terjemahan pidato:

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan menghidupi makna kepercayaannya (kredonya): “ Kita memegang kebenaran yang sudah jelas: bahwa semua manusia diciptakan setara.”

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari di bukit merah Georgia anak-anak mantan budak dan anak-anak mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di meja persaudaraan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari negara bagian Mississippi, sebuah negara bagian yang diteriki panas ketidakadilan, diteriki panas penindasan, akan ditransformasi ke dalam sebuah oase kebebasan dan keadilan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa empat anak kecilku suatu hari akan hidup dalam sebuah bangsa di mana mereka tidak akan dinilai menurut warna kulitnya tapi menurut isi karakternya.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari, nun di Alabama, dengan para rasis yang ganas, dengan gubernur yang bibirnya mengeluarkan kata-kata penempatan dan pembatalan; suatu hari tepat di sana di Alabama, anak kecil lelaki dan perempuan hitam akan dapat berjabat tangan dengan anak kecil lelaki dan perempuan putih sebagai saudari dan saudara.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

(Terjemahan S Belen)

martin-luther-king-jr-o 3

 Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther_King,_Jr.

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/12/kata-mutiara-bahasa-latin-tentang-kesehatan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Sano adalah ramuan herbal pencegah dan penyembuh beragam penyakit. Kunjungilah posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Kartu nama Yuni Juni 2015

.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah: https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Gambar hari ini: Udang …

Oktober 12, 2008


Yang ini,ada udang di sungai!

Ada udang di tangan!

Ada udang di piring!

Ada udang di balik batu!

Sumber foto:

udang_cenaku2.i110.photobucket

Balado Udang.bp2.blogger