Posts Tagged ‘arak’

Banyak orang takut minum kopi, padahal khasiat kesehatannya luar biasa

Oktober 9, 2017

Image result for coffee gif

.

 coffee damn GIF

Akhir-akhir ini kami melakukan riset berbagai bahan herbal untuk mengembangkan produk herbal penyembuh kanker. Kami mulai dengan menelusuri literatur dan hasil-hasil riset in vitro di laboratorium dan in vivo dengan tikus dan manusia.

Kami juga menelurusi laporan-laporan tentang keadaan kesehatan suku-suku bangsa yang mengkonsumsi bahan herbal tertentu yang hidup di negerinya.

Minggu lalu kami terpana dengan informasi tentang khasiat kopi bagi kesehatan kita. Ada common sense atau pendapat masyarakat bahwa kebiasaan minum kopi itu kurang baik, bahkan buruk bagi kesehatan.

Penderita sakit jantung dianjurkan tidak minum kopi karena bisa mengganggu kinerja jantung, denyutan bahkan irama jantung.

Kalau kepala sakit atau badan mulai meriang pertanda akan terserang flu biasanya kami minum Oskadon. Namun, pernah dalam pemeriksaan jantung saya di Rumah Sakit Umum daerah di Kota Bajawa, Flores, dokter melarang saya minum Oskadon karena ada kandungan kafein. Saya tunjukkan Oskadon, dan dokter menuliskan lingkaran pada kandungan kafein pada obat ini.

Karena pandangan buruk tentang kopi ini, wajah orang-orang dekat saya tampak cemberut, tanda tidak setuju bila saya minta dibuatkan kopi panas. Kopi menjadi musuh bagi orang-orang dekat yang prihatin dengan kondisi jantung saya.

Dari hasil penelusuran berbagai studi dan riset tentang kopi di Google Scholar, saya terpana karena kesimpulannya menyatakan bahwa kopi membantu penyembuhan dan pemulihan sakit jantung.

Temanku Pak Berty Fernandez dari Ruteng, Manggarai, Flores setuju dengan pandangan ini. Ada pengalaman menarik dari kasus ibunya yang saat ini berumur 93 tahun. Beberapa tahun lalu ibunya memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit dan didiagnosis oleh seorang dokter bahwa jantungnya membengkak. Dokter mengatakan, salah satu penyebabnya adalah karena kopi.

Spontan saja ibunya protes dan menggerutu dalam bahasa daerah Manggarai bahwa sejak lahir ia seperti kebanyakan orang Manggarai sudah minum kopi. Sejak saat itu sampai saat ini ibu ini masih minum kopi ala manggarai beberapa kali sehari (dengan mok mese, mok gede).

Paul Bero temanku dari Ruteng, Manggarai, Flores juga setuju dengan pendapat Pak Berty. Ia mengatakan, ada juga pengalaman Bapak Dokter Herman Man (Wakil Walikota Kupang). Beliau minum kopi tanpa gula (pahit) dan ditambahkan satu/dua sendok makan sopi/arak yang kalau dibakar menyala.

Dokter ini berpendapat minum kopi ditambah sopi atau arak ini menguatkan jantung. Buktinya, beliau masih energik di usia yang sudah mencapai 70-an tahun.

Karena fokus riset saya tentang bahan-bahan herbal penyembuh kanker saya telusuri jenis kanker apa saja yang dapat dibantu penyembuhannya oleh kopi. Dan, sekaligus juga kopi membantu orang terhindar atau tercegah dari terkena sakit kanker.

Ternyata satu ciri farmakologis (pengobatan) kopi adalah antikanker (dan juga antitumor sebagai “adik” kanker karena umumnya tumor dapat berkembang menjadi kanker).

Ternyata kopi membantu menyembuhkan dan mencegah antara lain kanker:
 Liver
 Ginjal
 Pankreas
 Payudara
 Usus besar
 Kandung kemih

Kami telusuri juga khasiat kopi untuk beragam penyakit lain. Untuk penyembuhan dan pencegahan beragam jenis penyakit lain, kopi amat bermanfaat membantu. Penyakit-penyakit itu antara lain:
 Jantung
 Ginjal
 Liver (hati)
 Alzheimer (dan dementia atau kepikunan)
 Depresi, stres, kecemasan, dan tiadanya mood
 Diabetes
 Gigi keropos
 Masalah rendahnya kemampuan kognitif, berpikir
 Osteoarthritis (radang sendi)
 Nyeri otot
 Parkinson
 Masalah pencernaan dan metabolisme
 Sklerosis (penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf)

Tradisi minum kopi dan pemanfaatan kopi untuk membantu penyembuhan penyakit tetap saja dilakukan di berbagai sudut dunia ini. Beragam riset di berbagai negara juga sudah dan sedang dilakukan agar kita lebih mengenal zat-zat kandungan kopi dan ciri-ciri farmakologisnya serta anekapenyakit yang dapat dibantu penyembuhan dan pencegahannya.

Tentu saja jika kita hendak mengkonsumsi kopi, pilihlah kopi yang berkualitas, bukan kopi suset yang dijual murah di warung-warung, yang dibuat dari biji-biji kopi tak bermutu, dan yang dicampur dengan bahan-bahan lain yang mengurangi khasiat kesehatan kopi. Bahkan, yang dapat menimbulkan penyakit tertentu.

Tentu saja ada kondisi kesehatan tertentu yang dinilai akan memperparah penyakit atau berkontradiksi dengan obat yang dikonsumsi, sehingga dokter melarang minum kopi. Kalau saran dokter ini berdasarkan data yang akurat dan valid atau berdasarkan keyakinan dari pengalaman panjang pengobatannya, baiklah kita ikuti nasihatnya.

Lain dari itu, nikmatilah kopi panas anda. Jangan khawatir yang tidak perlu. (S Belen)

Referensi

Kris Gunnars, 13 Health Benefits of Coffee, Based on Science, June 15, 2017 pada http://www.healthline.com/…/top-13-evidence-based-health-be…

Joseph Nordqvist, Coffee: Health Benefits, Nutritional Information, 7 April 2016 pada https://www.medicalnewstoday.com/articles/270202.php

20+ Good Health Reasons To Drink Coffee pada https://www.caffeineinformer.com/7-good-reasons-to-drink-co

Dari Google Scholar:

Sunitha Elizabeth George, dkk., A Perception on Health Benefits of Coffee

Jane V. Higdon & Balz Frei, Coffee and Health: A Review of Recent Human Research

James H.O’Keefe dkk., Effects of Habitual Coffee Consumption on Cardiometabolic Disease, Cardiovascular Health, and All-Cause Mortality

A Cano-Marquina, JJ Tarín, A Cano, The impact of coffee on health

Parviz Ghadirian dkk., Tobacco, alcohol, and coffee and cancer of the pancreas. A population-based, case-control study in Quebec, Canada, 15 May 1991

Bjarne K, Jacobsen Erik, Bjelke Gunnar, Kvåle Ivar Heuch, Coffee Drinking, Mortality, and Cancer Incidence: Results From a Norwegian Prospective Study2, JNCI: Journal of the National Cancer Institute, Volume 76, Issue 5, 1 May 1986

Alberto Ascherio dkk., Coffee Consumption, Gender, and Parkinson’s Disease Mortality in the Cancer Prevention Study II Cohort: The Modifying Effects of Estrogen

Related image

Komentar & tanggapan (diambil dari Akun Facebook kami)

Wid Bhasuki berkomentar sbb: Kalau bagi penderita maag kronis bagaimana ya…. Padahal saya penikmat kopi yang terpaksa berhenti menikmati kopi karena lambungnya perih bahkan jika tiga hari berturut-turut minum 1 cangkir kopi saja langsung kambuh deh… Apa ada resep untuk lambung biar tahan terhadap gempuran kopi…. Tks.

Jawaban kami:

Dear Pak Wid Bhasuki, Ada banyak penyebab rasa mules:

1. Pakaian ketat, terutama di sekitar pinggang, bisa menyebabkan sistem tekanan usus dan perut menjadi tidak seimbang.
2. Berulang kali membungkuk setelah makan bisa menyebabkan asam bocor kembali ke kerongkongan, menyebabkan gas naik ke atas.
3. Berbaring terlalu cepat setelah makan bisa memiliki efek yang sama.
4. Makan terlalu cepat tidak memungkinkan katup esofagus terbuka dan menutup pada kadar yang sehat.
5. Berolahraga terlalu cepat setelah makan bisa menyebabkan mules.
6. Dan makan atau ngemil sering juga bisa mengijinkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan menyebabkan mules.

Cara yang lain adalah makan makanan yang acid atau asam dulu, seperti apel atau campurkan cuka apel pada makanan kita. Bila zat asam sudah cukup banyak dalam tubuh, waktu kita minum kopi, tubuh tidak perlu mengeluarkan lagi gas asam.

Cara yang lain lagi adalah memilih jenis kopi yang lain. Semakin hitam kopi, semakin baik. Semakin segar kopi, semakin baik. Pilih merk kopi yang rendah tingkat kesamamannya. Sumber: How Coffee Lovers Manage Acid Reflux pada https://cafealtura.com/coffee-and-acid-reflux/

.

Manimbul Simanjorang dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, menambah komentar: Untuk yang berpenyakit maag atau asam lambung, mungkin bisa dicoba kopinya direbus, tidak diseduh. Selain lebih aman utk lambung, rasanya pun lebih nikmat.

.

Nusantarasatoe berkomentar: Menurut pengalaman saya dan dengar dari para penikmat kopi…sangat dianjurkan minum kopi tanpa gula…kopi baik buat kesehatan tapi begitu ditambah gula jadi kurang baik.

Jawaban kami: Benar sekali. Kalau tetap ingin yang manis, ya bisa ganti gula dengan madu murni karena madu tidak berbahaya bagi meningkatnya gula darah karena glukosa pada madu telah diproses di perut lebah.

Pur Yanto berkomentar: Kalau begitu terus minum kopi ya Pak ! Terus takarannya…?

Tanggapan kami: Takarannya bergantung kepada kebutuhan tubuh. Ada orang yang minum 1 cangkir kopi sehari sudah cukup. Ada yang dua cangkir, sedangkan di daerah penghasil kopi bisa 3 cangkir. Prinsipnya adalah jangan berlebihan. Minum pagi dan sore atau minum sekali saja, entah pagi atau sore mungkin bagi terbanyak orang sudah cukup. Bagi penderita diabetes, minum kopi sebaiknya tanpa gula. Atau, campurkan madu secukupnya. Madu tidak berbahaya bagi penderita diabetes karena glukosa pada madu telah diproses dalam perut lebah. Waktu madu masuk ke dalam tubuh langsung diubah menjadi energi.

.

Melky Baran berkomentar: Selama ini orang yang sakit liver dan jantung juga ginjal justru disarankan tidak minum kopi.

Tanggapan kami: Itu pandangan dokter yang mungkin tidak mengikuti perkembangan hasil riset terbaru. Kalau tahapnya sudah sampai ke gagal ginjal sehingga harus cuci darah atau gagal liver, ya bisa kita ikuti anjuran dokter. Tapi, kalau masih sakit pada tahap biasa, minum kopi membantu proses penyembuhan.

.

Solita Sarwono dari negeri Belanda berkomentar: Kopi itu baik (di Belanda orang diizinkan minum kopi sampai 4 cangkir sehari). Yang merusak itu gula. Kebiasaan minum kopi bergula bagi orang Indonesia, perlu diganti menjadi minum kopi pahit. Saya juga pernah baca bahwa cara paling aman minum kopi adalah dengan cara menyaringnya (filtered coffee). Ampas kopinya dipisahkan dari cairan kopi. Minum kopi tubruk bisa mengganggu kesehatan karena bubuk kopinya bisa ikut terminum memasuki tubuh.. Tulisan ini boleh saya share, yang bang S Belen?

Tanggapan kami: Dear Mbak Solita Sarwono, Minum kopi sudah jadi tradisi di negeri-negeri barat. Di Inggris, saat party, minum kopi adalah acara terakhir party. Orang lebih senang minum kopi sambil berdiri ngobrol dan melakukan lobby dalam party. Saat party, kita bergeser dari berkomunikasi dengan seseorang lalu ke orang-orang lain. Jarang terlihat saat party orang ngobrol berlama-lama dengan satu orang. Inilah kesempatan bersosialisasi dan melobi orang yang jadi sasaran lobby kita. Monggo di-share mbak Lita. Selalu sehat di negeri kincir angin.

.

Thomas Lopo berkomentar: Trims senior atas laporan ini. Qta udah lama dipasung dalam geososial budaya salah kaprah. Takut kopi dan gula habis di toples lantas anak dilarang minum kopi, nanti bodoh di sekolah. Bila potong ayam, anak mesti diberi sayap biar nanti terbang tinggi, sementara isi dada dan paha buat bapa, biar badan kuat dan dapat tofa (siangi rumput) kebun.

Related image

.

Image result for Java coffee gif

 

Iklan

Coba kalo Obama di masa kecilnya di Nagi Flores

November 14, 2010

Untung Obama masa kecilnya di Jawa, coba kalo di Nagi (Larantuka, Flores), pasti dia pidato, Thank you for the RW, jagong titi, ubi, kemangi n the rumpu rampe, ikan sembe … Semuanya enak! Let’s toast with the arak n the tuak…. I like that!”