Posts Tagged ‘Ambon’

Tahukah anda 17 faktor risiko sakit jantung & serangan jantung?

April 21, 2014

heart-attack-o 3

Kejadian seperti ini sering tak terduga. Karena itu penyakit jantung sering disebut penyakit yang diam-diam mematikan (silent killer).

Berikut ini disajikan gambar slide tentang 17 faktor risiko sakit jantung dan serangan jantung yang perlu anda ketahui sebelum semuanya terlambat. Gambar-gambar ini diambil dari file powerpoint Robin Behar berjudul:

HEART ATTACK, TUTORIAL 8, Heart Attack
Risk Factors dan

HEART ATTACK, TUTORIAL 9, Risk Factors
Continued

Faktor risiko serangan jantung 1

&

Serangan jantung informasi terpenting 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 2

&

Serangan jantung tutorial 2 slide 3

&

Serangan jantung informasi terpenting 5

&

Faktor risiko serangan jantung 6

&

Faktor risiko serangan jantung 7

&

Faktor risiko serangan jantung 8

&

Faktor risiko serangan jantung 9

&

Faktor risiko serangan jantung 10

&

Faktor risiko serangan jantung 11

&

Faktor risiko serangan jantung 12

&

Faktor risiko serangan jantung 13

&

Faktor risiko serangan jantung 14

&

Faktor risiko serangan jantung 15

&

Faktor risiko serangan jantung 16

&

Faktor risiko serangan jantung 17

&

Faktor risiko serangan jantung 18

&

Faktor risiko serangan jantung 19

&

Faktor risiko serangan jantung 20

&

Faktor risiko serangan jantung 21

&

Faktor risiko serangan jantung 22

&

Faktor risiko serangan jantung 23

&

Faktor risiko serangan jantung 24

&

Faktor risiko serangan jantung 25

Faktor risiko serangan jantung 26

&

Faktor risiko serangan jantung 27

&

Faktor risiko serangan jantung 28

&

Faktor risiko serangan jantung 29

&

Faktor risiko serangan jantung 30

&

Faktor risiko serangan jantung 31

&

Faktor risiko serangan jantung 32

&

Faktor risiko serangan jantung 33

&

Faktor risiko serangan jantung 34

&

Faktor risiko serangan jantung 35

&

Faktor risiko serangan jantung 36

&

Faktor risiko serangan jantung 37

&

Faktor risiko serangan jantung 38

&

Faktor risiko serangan jantung 39

&

Faktor risiko serangan jantung 40

&

Faktor risiko serangan jantung 41

&

Faktor risiko serangan jantung 42

&

Faktor risiko serangan jantung 44

&

Faktor risiko serangan jantung 45

&

Faktor risiko serangan jantung 46

&

Faktor risiko serangan jantung 47

&

Faktor risiko serangan jantung 48

&

Faktor risiko serangan jantung 49

&

Faktor risiko serangan jantung 50

&

Faktor risiko serangan jantung 51

&

Faktor risiko serangan jantung 52

&

Faktor risiko serangan jantung 53

&

Faktor risiko serangan jantung 54

&

Faktor risiko serangan jantung 55

&

Faktor risiko serangan jantung 56

&

Faktor risiko serangan jantung 57

&

Faktor risiko serangan jantung 58

&

Faktor risiko serangan jantung 59

&

Faktor risiko serangan jantung 60

&

Faktor risiko serangan jantung 61

&

Faktor risiko serangan jantung 62

&

Faktor risiko serangan jantung 63

&

Faktor risiko serangan jantung 64

&

Faktor risiko serangan jantung 65

&

Faktor risiko serangan jantung 66

&

Faktor risiko serangan jantung 67

&

Faktor risiko serangan jantung 68

&

Faktor risiko serangan jantung 69

&

Faktor risiko serangan jantung 70

&

Faktor risiko serangan jantung 71

&

Faktor risiko serangan jantung 72

&

Faktor risiko serangan jantung 73

&

Faktor risiko serangan jantung 74

&

Faktor risiko serangan jantung 75

&

Faktor risiko serangan jantung 76

&

 Faktor risiko serangan jantung 77

&

Faktor risiko serangan jantung 78

&

Faktor risiko serangan jantung 79

&

Faktor risiko serangan jantung 80

&

Faktor risiko serangan jantung 81

&

Faktor risiko serangan jantung 82

&

Faktor risiko serangan jantung 83

&

Faktor risiko serangan jantung 84

&

Faktor risiko serangan jantung 85

&

Faktor risiko serangan jantung 86

&

Faktor risiko serangan jantung 87

&

Faktor risiko serangan jantung 88

&

Faktor risiko serangan jantung 89

&

Faktor risiko serangan jantung 90

&

Faktor risiko serangan jantung 91

&

Faktor risiko serangan jantung 92

&

Faktor risiko serangan jantung 93

&

Faktor risiko serangan jantung 94

&

Faktor risiko serangan jantung 95

&

Faktor risiko serangan jantung 96

&

Faktor risiko serangan jantung 97

&

Faktor risiko serangan jantung 98

&

Faktor risiko serangan jantung 99

&

Faktor risiko serangan jantung 100

&

Faktor risiko serangan jantung 101

&

Faktor risiko serangan jantung 102

&

Faktor risiko serangan jantung 103

&

Faktor risiko serangan jantung 104

&

Faktor risiko serangan jantung 105

&

Faktor risiko serangan jantung 106

&

Faktor risiko serangan jantung 107

&

Faktor risiko serangan jantung 108

&

Faktor risiko serangan jantung 109

&

Faktor risiko serangan jantung 110

&

Faktor risiko serangan jantung 111

&

Faktor risiko serangan jantung 112

&

Faktor risiko serangan jantung 113

&

Faktor risiko serangan jantung 114

&

Faktor risiko serangan jantung 115

Jika Anda ingin menyimpan slides ini dalam bentuk file powerpoint, silahkan download file berikut ini:

Tutorial 8 dan 9 Faktor-faktor risiko sakit jantung & serangan jantung

 

 

Bacalah juga posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/18/informasi-apa-yang-paling-penting-tentang-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/dapatkah-anda-prediksi-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/19/gejala-serangan-jantung-yang-harus-anda-hafal/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/bagaimana-menyikapi-serangan-jantung-diam-diam-tanpa-gejala/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/21/tahukah-anda-17-faktor-risiko-sakit-jantung-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/26/inilah-11-cara-praktis-mencegah-sakit-jantung-dan-serangan-jantung/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/28/serangan-jantung-pertanyaan-yang-sering-diajukan-seks-merokok/

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/14/perlukah-operasi-pasang-ring-atau-bypass-jantung/

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

.

 

 

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Jika ingin mengenal lebih jauh tentang ramuan herbal Sano, perkenankan mengunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano cegah dan sembuhkan sakit jantung

Kartu nama Yuni 3

Bagaimana gambaran pelatihan pendidikan karakter?

Januari 15, 2012

Pendidikan karakter = pendidikan hati

Kemajuan sebuah negara amat ditentukan oleh karakter penduduknya

Sejak tahun 2010 Kemdiknas telah meluncurkan 3 program, yaitu
pendidikan karakter, belajar aktif, dan pendidikan kewirausahaan &
ekonomi kreatif. Ketiga program ini dikembangkan oleh Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas dan telah disosialisasikan ke berbagai unit relevan di Kemdiknas, kepala dinas pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten / kota, LPMP, dan perguruan tinggi. Diharapkan semua lembaga yang relevan menganggarkan dana untuk pelatihan guru, kepala sekolah, dan pengawas dari tingkat PAUD / TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, pendidikan non-formal dan pelatihan dosen di PT.

Tampaknya dari ketiga program ini, pendidikan karakter cenderung
disambut lebih entusias, mungkin karena amat relevan dengan kondisi bangsa saat ini dan dipandang sebagai ganti pendidikan budi pekerti yang telah hilang dalam kurikulum.

Pendidikan karakter dilaksanakan melalui tiga proses, yaitu proses
peneladanan, proses pembiasaan, dan proses pembelajaran. Khusus untuk proses pembelajaran, para guru didorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam silabus dan RPP yang disusun.

Tampaknya banyak dinas pendidikan di daerah belum menganggarkan dana untuk pelatihan pendidikan karakter dan Kemdiknas Pusat pun tidak bisa memaksa dinas pendidikan di daerah untuk segera mensosialisasikan program ini.

Sesuai dengan arahan dari Kemdiknas, dalam proses pembelajaran
pendidikan karakter sebaiknya dilakukan dengan pendekatan belajar
aktif karena the method is the message itself. Belajar aktif lebih
mampu mendorong tumbuhkembang nilai-nilai karakter, seperti kerja
sama, rasa ingin tahu, gemar membaca, kreativitas, peduli sosial, dan
saling menghargai.

Akhir tahun 2011 dan awal 2012 ini kami telah menatar guru, kepala sekolah, dan pengawas di Ambon bersama Save the Children dan di Riau dan Tenggarong, Kaltim bersama Penerbit Erlangga.

Jika Anda ingin mendapatkan gambaran workshop pendidikan karakter yang telah kami lakukan, silahkan klik file powerpoint berikut ini!

Workshop Pendidikan Karakter di Kaltim, Riau & Ambon

Semoga bermanfaat.

Iklan

ahs-shelley

Parkinson

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-parkinson

Kartu nama Yuni 2

Video Gaba gaba dance Halong 1 primary school (SD) Ambon

November 10, 2010

Gambar yang diambil dari video Tari gaba-gaba

 

This is Gaba-gaba dance played by Halong primary school children in Ambon, Maluku, Indonesia as an example of singing game idea introduced in active learning primary teacher training conducted by Save the Children in Indonesia.

 

(Tarian gaba-gaba oleh siswa SD Halong 1 Ambon sebagai contoh penerapan gagasan permainan bernyanyi yang diperkenalkan dalam penataran belajar aktif yang diselenggarakan Save the Children di Indonesia. Permainan bernyanyi yang dikembangkan guru dikaitkan juga dengan pelajaran, seperti Matematika)

 

Please click this video!

 

http://www.youtube.com/watch?v=KbTenQAd5D8&feature=BF&list=UL&index=1

Selamat menyaksikan!

Singing game, bermain sambil bernyanyi di Merauke, Ambon, Yogyakarta

Oktober 16, 2010

Para siswa di Merauke, Papua, menari gaba-gaba sambil bernyanyi

Awalnya, kami amati video yang kami download dari www.teachers.tv dari Inggris berjudul Singing Game. Dalam video ini dijelaskan betapa program singing game, bermain sambil bernyanyi diperkenalkan dan dipopulerkan di sekolah-sekolah di Inggris. Sambutannya amat entusias sehingga menyebar ke berbagai wilayah di Inggris.

Singing game bermanfaat mendorong para siswa lebih cepat saling mengenal dan bekerja sama. Siswa yang pemalu mampu meninggalkan kebiasaan malu-malu dan mulai berani berprakarsa untuk berteman tanpa membedakan asal bangsa, etnis, budaya, dan agama. Kakak kelas dapat dilatih menjadi song leader untuk membimbing adik kelas.

Para siswa di Merauke, Papua sedang menari ajojo sambil bernyanyi dalam school assembly mini

Dewasa ini Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) melalui Pusat Kurikulum Balitbang sedang menggalakkan program pendidikan karakter berlandaskan budaya bangsa, kewirausahaan, dan belajar aktif. Gagasan bermain sambil bernyanyi ini amat cocok untuk mendorong siswa bergaul tanpa membedakan latar belakang suku, budaya, agama, dan tingkat sosial-ekonomi. Mendorong kerja sama. Dan, menciptakan suasana gembira yang amat penting untuk belajar aktif, belajar yang menyenangkan.

Guru SD Mangunan dan staf Dinamika Edukasi Dasar (DED) di Jogja sedang bermain sambil bernyanyi

Menari sambil bernyanyi lagu-lagu Jawa

School assembly di SD Mangunan, Jogjakarta, sebuah acara yang perlu diperkenalkan di sekolah-sekolah, dari TK, SD s.d. sekolah menengah atas untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter. Permainan sambil bernyanyi dapat menjadi atraksi yang menarik dalam acara ini.

Siswa SD Mangunan, anak expat yang tinggal di Jogjakarta senang belajar di SD Mangunan karena brand SD ini adalah belajar aktif. Kemampuan seperti ini ditampilkan dalam school assembly untuk mendorong siswa meningkatkan bakat dan minatnya.

Bermain dan bernyanyi untuk meningkatkan pemahaman dan sikap mencintai lingkungan hidup

Siswa SD Halong Ambon menari gaba-gaba sambil bernyanyi

Guru-guru SD Mangunan Yogyakarta sedang berlatih tari gaba-gaba dalam situasi gawat letusan Gunung Merapi pada 5 November 2010 tatkala Yogyakarta diselimuti debu vulkanik (tampak memakai masker). Permainan bernyanyi lagu Jawa seperti ini akan diterapkan dalam pemulihan trauma anak-anak pasca-bencana Merapi.

Silahkan klik file powerpoint tentang singing game dari SD Mangunan, Jogjakarta, dan 2 SD di Merauke, Papua ini!

Singing game bermain sambil bernyanyi

Marilah bersama-sama kita populerkan singing game, permainan sambil bernyanyi yang penting untuk mendorong kegiatan belajar anak-anak.

Jika Anda ingin melihat tari gaba-gaba anak-anak SD di Ambon dan guru-guru SD Mangunan Yogyakarta, silahkan klik 4 video pada Youtube berikut ini!

http://www.youtube.com/watch?v=KbTenQAd5D8

http://www.youtube.com/watch?v=ANeXFq5Aoso

http://www.youtube.com/watch?v=tJxEFKQ7S1s

http://www.youtube.com/watch?v=8TiC9mplz4g

Selamat menyaksikan!

Iklan

Gelombang laut

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Mengapa Anda tidak mencoba model silabus & RPP gabungan 1 halaman berbentuk mindmap?

April 6, 2010

Ini adalah contoh silabus & RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) gabungan 1 halaman saja berbentuk mindmap dengan topik “TOKO”. Kini dalam berbagai penataran guru di daerah-daerah, seperti di Sipoholon, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di Tentena, Poso dan di Palu, Sulawesi Tengah, di Flores Timur, di Ambon dan Masohi serta Seram Bagian Barat, Maluku, serta di Merauke Papua, kami perkenalkan sebuah model baru silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Peserta penataran berlatih melakukan observasi dan wawancara di toko di Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku.

Guru mencatat harga barang yang dipajang di toko.

Hanya dipilih percontoh (sampel) harga barang tertentu saja, terutama sembako.

Ternyata model baru yang kami perkenalkan ini disambut entusias para guru, kepala sekolah, dan pengawas di berbagai daerah. Format yang ditawarkan BSNP pada dasarnya hanyalah sebuah model alternatif. Dalam era otonomi sekolah, para guru bebas mengembangkan model silabus dan RPP yang paling mudah dan cocok dengan situasi dan kondisi mereka. Format silabus dan RPP yang datang dari Pusat bukanlah harga mati. Selain kitab suci agama, apa yang ditulis manusia dapat saja selalu diperbaiki, diadaptasi, dan dikembangkan model yang baru.

Suasana yang terekam dalam observasi kios di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah 11 Maret 2010 lalu.

Tak ada toko atau “warung” kelontong, kios pun jadilah. Anak kemudian ditugaskan melakukan seperti yang telah dicobakan para guru, kepala sekolah, dan pengawas.

Guru dan kepala sekolah di Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara berpraktik observasi ke sebuah toko dekat sekolah.

Berlatih bertanya dan mencatat data kemudian membuat laporan observasi dan menulis sebuah karangan “Sehari dalam Kehidupan …” pemilik toko.

Guru-guru di Palu, Sulawesi Tengahini bangga menunjukkan model baru silabus dan RPP 1 halaman dengan topik “Setek”. Tidak perlu kerja dua kali dengan membuat silabus yang terpisah dengan RPP.

Jika punya komputer / laptop bisa pakai program mindmapping yang bisa didownload gratis dari internet.

Contoh mindmap topik Okulasi / Menempel. Pak guru di Palu, Sulawesi Tengah ini bangga menunjukkan hasil kerja kelompoknya.

Inilah contoh aktivitas belajar anak-anak SD Muhamadiyah 3 Palu, Sulawesti Tengah yang entusias belajar sambil bekerja sama sebagai salah satu contoh praktik kegiatan belajar yang dirancang dalam bentuk silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Bentuk mindmap meniru gambar sel otak yang terdiri dari inti sel dan percabangan neuron yang diikat dengan sinaps. Dengan mencamtumkan semua unsur silabus & RPP pada 1 halaman guru dapat melihat secara menyeluruh dan melihat hubungan antar-unsur. Digunakan beragam model huruf, gambar, warna-warni, dan kata-kata kunci sehingga dapat dilakukan asosiasi (hubungan) cepat dan berganda dengan gagasan-gagasan lain. Produksi gagasan baru dipicu oleh asosiasi antar-konsep, antar-kata, dan antar-kata dan gambar. Dari pengalamanku, gagasan kegiatan belajar dengan menggunakan mindmap jauh lebih kaya dan bervariasi. Sering muncul gagasan kreatif-tak terduga.

Tony Buzan telah memperkenalkan model mindmap sejak tahun 1995. Sejak waktu itu kini banyak guru di mancanegara telah memanfaatkannya, banyak perusahaan dan organisasi telah menerapkannya dalam membuat rencana pengembangan perusahaan, dan bahkan secara pribadi dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi dan keluarga. Banyak siswa dan mahasiswa telah menggunakan model mindmap untuk mencatat pelajaran dan kuliah, membuat karya tulis, dan mempersiapkan diri untuk ujian nasional tingkat sekolah atau universitas.

Edward Hughes menjadi mahasiswa juara, amat hebat dan unggul dalam ujian akhir di University of Cambridge dengan mendapatkan nilai fantastis mengalahkan rekor mahasiswa generasi terdahulu karena menggunakan mindmap dalam studinya.

Setelah lulus, ia ditawari pekerjaan sebagai pemikir strategis di sebuah perusahaan swasta multinasional. Pekerjaan ini dilukiskan almamaternya sebagai “salah satu yang terbaik sepanjang masa” yang diraih lulusan Cambridge. Waktu di SMA prestasinya biasa-biasa saja sehingga terancam tak bisa diterima di University of Cambridge. Namun, karena ia gunakan model mindmap dalam belajar akhirnya ia lulus SMA dengan prestasi fantastis dan lolos masuk di Cambridge.

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 2

Kado bagi guru: Format baru silabus & RPP 1 halaman

April 28, 2009

Contoh silabus & RPP Tematik 1 halaman

Format silabus dan RPP pada prinsipnya dapat dikembangkan sendiri oleh guru. Format yang disampaikan BSNP dan Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas pada prinsipnya hanyalah tawaran yang dapat digunakan guru. Dalam pengembangan KTSP, guru diberi otonomi dan kebebasan mengembangkan kurikulum sekolah sendiri, termasuk format silabus dan RPP.  Jika format tersebut Anda rasa kurang cocok, kurang relevan, sebaiknya Anda kembangkan sendiri untuk mendapatkan format yang terbaik.

43

Berikut ini kami kemukakan format silabus & RPP mata pelajaran dan tematik dalam bentuk jaringan topik 1 halaman. Walaupun contoh ini untuk tingkat SD, guru SMP, SMA, dan SMK dapat menerapkannya sesuai dengan kompetensi dasar dalam kurikulum. Unsur tujuan pembelajaran dalam RPP kami hilangkan karena sudah terwakili pada kompetensi dasar dan indikator. Unsur metode pembelajaran juga tak perlu karena sudah terwakili dalam kegiatan pembelajaran. Dua unsur ini kurang relevan karena hanya membuat pengulangan yang tak perlu. Unsur standar kompetensi juga cenderung tak kami cantumkan karena umumnya standar kompetensi hanyalah akumulasi berbagai kompetensi dasar. Yang lebih penting dan terfokus adalah kompetensi dasar. Jika kompetensi dasar masih bersifat umum, belum spesifik, sebaiknya Anda jabarkan ke dalam kompetensi konkret. Guru-guru di Ambon, Jambi, Indramayu, Ternate, Tidore, dan Bacan senang memakai format ini. Silahkan klik di sini!

Contoh Silabus & RPP 1 halaman

Bagaimana tanggapan Anda?

DSCN5672

Seorang ibu guru di sebuah SD di Ternate, Maluku Utara sedang menulis di lantai keramik silabus & RPP 1 halaman berbentuk jaringan topik (mindmap) dalam inhouse training staf guru dan  kepala sekolah di sekolah ini. Jika tak ada kertas besar, lantai menjadi pengganti kertas.

PIC_1729

Ini adalah Silabus & RPP 1 halaman dengan tema “Kenampakan Alam”, yang dibuat Ibu Wati Lasidi, guru kelas III SD Labuha 1 di Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

PIC_1673 - Copy

Para siswa kelas III SD Labuha 1 yang dibimbing Ibu Wati Lasidi sedang bermain drama dokter-dokteran dalam kegiatan belajar tema Malaria yang dirancang dalam bentuk silabus & RPP 1 halaman.

Salam hangat dari Labuha, Pulau Bacan, Maluku Utara

S.Belen

Iklan

 

 

1243328602_school-abuse

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Kartu nama Yuni 6

Perumpamaan tentang pensil

Maret 21, 2009

pencils_writing_in_circle_md_wmanimatedpencilhttpwwwschoolspinellask12flusgalleryanimatedanimatedpencil

 

Pada awal mula, Pencipta Pensil berbicara kepada pensil dengan mengatakan,

 “Ada lima hal yang harus kamu ketahui sebelum aku mengirimmu ke dunia. Ingatlah itu selalu dan kamu akan menjadi pensil terbaik sesuai potensimu.“

Pertama:

Anda akan mampu melakukan banyak hal besar, tapi hanya jika Anda membolehkan dirimu dipegang dalam tangan Seseorang.

 jangka

 Kedua:

Anda akan mengalami peruncingan yang menyakitkan dari waktu ke waktu, tetapi hal ini dipersyaratkan jika Anda ingin menjadi sebuah pensil yang lebih baik.

 Meruncing pensil

2429472-close-up-of-a-sharpened-pencil-and-sharpener

Ketiga:

Anda memiliki kemampuan untuk mengoreksi kesalahan apa pun yang Anda perbuat.

Koreksi penghapus

Keempat:

Bagian terpenting akan selalu berupa apa yang berada di dalam.

 bagian dalam pensil

Kelima:

Betapa pun kondisinya, Anda harus terus menulis. Anda harus selalu meninggalkan suatu tanda yang jelas, terbaca betapa pun sulitnya situasi.

 pencil story 2

pencil story

student_with_giant_pencil_anim_md_wm

Sang pensil mengerti, berjanji untuk mengingat, dan pergi ke dalam kotak. Ia benar-benar memahami maksud Penciptanya.

 pensil nongol

Sekarang tempatkan dirimu pada posisi pensil. Ingatlah selalu hal itu dan jangan pernah lupa. Dan, Anda akan menjadi orang terbaik sesuai dengan potensimu.

 e1

Satu:

Anda akan mampu melakukan banyak hal besar, tapi hanya jika Anda membolehkan dirimu dipegang oleh tangan Tuhan.

Dan, biarkan orang-orang lain bertemu denganmu untuk mendapatkan pemberian yang Anda miliki.

 Pensil dalam kotak

1201777_w_sq_s_pencils

Dua:

Anda akan mengalami peruncingan yang menyakitkan dari waktu ke waktu, dengan menghadapi berbagai masalah. Tapi, Anda akan memerlukan hal itu untuk menjadi seorang yang lebih kuat.

 PENCIL 2

Tiga:

Anda akan mampu mengoreksi berbagai kesalahan yang mungkin akan Anda perbuat agar bertumbuh melalui pelbagai kesalahan itu.

 Pensil pendek 2

Empat:

Bagian terpenting dalam dirimu selalu berupa apa yang berada di dalam.

 pencil story picture

Dan lima:

Pada permukaan apa pun yang Anda jalani, Anda harus meninggalkan tandamu. Betapa pun situasinya, Anda harus terus mengabdi Tuhan dalam segala hal.

 f

Tiap orang ibarat sebuah pensil…
diciptakan oleh Pencipta untuk suatu maksud yang unik dan spesial.

 you-are-just-like-a-pencil

Hal seperti ini pernah dikatakan Mother Theresa dalam wawancara dengan Edward Desmond dari Majalah Time tahun 1990, “Saya hanya pensil kecil di Tangan Tuhan. Dia yang berpikir. Dia yang menulis. Pensil itu tidak bisa apa-apa. Ia hanya digunakan. Saya merasa Tuhan ingin memperlihatkan kebesaran-Nya dengan menggunakan ketiadaan.”

Dengan pengertian dan usaha terus mengingat, marilah kita maju terus dalam hidup kita di bumi ini dengan memiliki sebuah tujuan yang bermakna dalam hati kita dan suatu hubungan dengan Tuhan tiap hari.

Anda diciptakan untuk melakukan hal-hal yang besar!

 e1

Bulan-bulan ini saya sibuk mendampingi para guru, kepala sekolah, dan pengawas di provinsi Maluku Utara dan Maluku. Kesibukan yang menyenangkan karena berkesempatan membantu para pendidik di wilayah terpencil melalui pelatihan dan field counstancy (pendampingan langsung di sekolah), khususnya SD, bersama Save the Children. Karena itu, sudah cukup lama post blog saya tak bertambah.

Nah, inilah sebuah icebreaker yang mungkin berguna bagi pembaca dan dapat dimanfaatkan pada berbagai kesempatan. Klik file powerpoint ini! perumpamaan-tentang-pensil

Salam dari Baguala, Salahutu, Pulau Ambon!

Advertorial

296

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano membuat awet muda

Kartu nama Yuni

900x900px-LL-5c4a7e3f_cinemagraph-gifs-jewelry

Omong kosong menatar belajar aktif melalui ceramah tentang belajar aktif!

Februari 1, 2009

51885388hoderoschmetterlinghttpwwwpbasecomerichmanglimage51885388

Proyek demi proyek penataran guru dan kepala sekolah setiap tahun hanya menghamburkan dana negara. Ini terjadi karena umumnya pelatihan guru didominasi ceramah para tutor, bahkan ada yang dimulai dari Pukul 9.00 pagi sampai dengan Pukul 9.00 malam. Kerja individual atau kelompok dalam porsi waktu terbatas cenderung tertuju ke membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dan silabus. Itu memang perlu tapi hanya demi kepentingan administratif.

Padahal, jumlah tetek-bengek urusan administrasi guru sudah mencapai angka 24. Gila benar cara kerja orang Indonesia! Sepengetahuan saya belum ada negara lain di dunia yang “mengalahkan” rekor beban administrasi guru Indonesia. Tugas administratif menjadi fokus kepala sekolah, pengawas, dan pembina Dinas Pendidikan di daerah untuk mempermainkan tongkat komando penanda cengekraman kekuasaannya kepada guru, sang pahlawan tanpa tanda jasa. Pengawas yang datang ke sekolah tidak masuk ke ruang kelas untuk mengamati cara guru mengajar dan memberi advis yang relevan. Malah, yang diminta pertama kali adalah di mana RPP sesuai KTSP? Tunjukkan! Dan, mengalirlah serapah kritik tak berujung pangkal! Itu hanyalah demonstrasi inkompetensi pengawas!


larangan-2sbelen1

Dampaknya adalah pola mengajar tradisional guru malah memperkuat kesalahan yang dibuat orang tua dalam mendidik anak seperti terlihat pada gambar ini.

Tradisi pengajaran tradisional zaman baheula tak bisa dihentikan. Karena itu, beberapa tahun lalu, dalam penataran guru, kepala sekolah, dan pengawas sering saya lontarkan guyonan: “Kita goreng saja para pengawas di wajan dengan minyak panas. Lalu, kita keluarkan dan mudah-mudahan mereka menjadi manusia baru.” Di Inggris pada awal tahun 1990-an, profesi pengawas dihapus dalam sistem pendidikan Inggris. Karena, pengawaslah yang menjadi penghambat inovasi, padahal job description tugasnya adalah membina guru.

Pengawaslah yang menjadi “penghalang” gelombang semangat guru melakukan pendekatan belajar aktif yang sudah dimulai sejak tahun 1970-an. Jika seorang pengawas tidak berkunjung ke sekolah, kata guru-guru Inggris: “Nobody says, I miss my supervisor!” (Tak ada guru yang bilang ia kangen pengawas agar cepat berkunjung ke sekolah). Pemerintah Inggris memutuskan, OK, siapa yang mau menjadi pengawas silahkan. Tapi, pemerintah tak mau membayar. Kalau guru dan kepala sekolah merasa Anda seorang yang ahli dan kompeten, mereka dipersilahkan mengundang dan membayar Anda. Nah, dipilihlah mantan pengawas sekitar 200 orang yang berkedudukan di ibukota dan tugas mereka hanyalah melakukan audit keuangan sekolah sekali per tahun. Tamatlah profesi pengawas di Inggris.

imagesphphttpimageskompascomimagesphppathctz2img_1439

Perilaku pengawas kita cenderung seperti terlihat di dunia militer.

Di Indonesia banyak pengawas yang telah bertransformasi menjadi fasilator bagi guru setelah mendapatkan bantuan profesional melalui program Sistem Pembinaan Profesional (SPP) CBSA yang dimulai di Cianjur pada tahun 1979, kerja sama ODA Pemerintah Inggris melalui The British Council dengan Pusat Kurikulum Balitbang Depdikbud. Gelombang gerakan ini terhenti pada awal tahun 1990-an karena kesalahpahaman yang terjadi di internal Depdikbud. Gerakan ini kembali dihidupkan melalui program Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)-Pakem (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) di tingkat SD, yang digerakkan oleh Unicef dan Unesco bekerja sama dengan Depdiknas sejak tahun 1999. Kini berbagai LSM internasional seperti US-Aid, Aus-aid, Save the Children, World Vision, Plan International, Compassion Indonesia, Bank Dunia, dan sederet LSM lain telah berkiprah mendorong gelombang gerakan inovasi ini. Dan, gerakan ini telah masuk ke dalam sistem beberapa unit utama Depdiknas dan dinas pendidikan di wilayah sasaran.

Bulan November 2008 lalu, kami terlibat dalam program Save the Children untuk menatar guru, kepala sekolah, dan pengawas di Pulau Bacan, Maluku Utara. Di bulan Januari 2009 ini kami menatar lagi guru dan kepala sekolah dari wilayah Pulau Seram dan Ambon bersama Pak Mohammad Miftahudin dan Ibu Alison Peareth dari Save the Children. Para pengawas kali ini tak ikut karena mereka telah mengikuti penataran terdahulu.

Berikut ini kami sajikan oleh-oleh foto sebagai bahan refleksi dan pemercik gagasan kita bersama.

p1000871

Menggunakan balon, sedotan, lem, dan spidol untuk menciptakan sebuah objek yang indah menurut kelompok.

p1000772

Lebih baik menggunakan kartu untuk belajar matematika daripada berjudi.

p10005511

Lokakarya mengembangkan kurikulum berbasis sekolah yang dikenal dengan nama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berciri pendekatan belajar aktif.

p1000721

Variasi dalam bentuk lingkaran besar juga penting dilakukan, terutama untuk kegiatan icebreaker.

p1000698

Kerja sama kelompok antara yang tua dan yang muda, antara kepala sekolah dan guru, antara laki-laki dan wanita, dan antara orang yang beragama berbeda.

p1000870

Setiap orang berpartisipasi memberikan sumbangan gagasan dan uluran tangan menciptakan suatu objek atau bangunan yang indah.

p1010097

Menggambar orang-orangan pada kertas lebar yang dilem sebagai starting point tema “Diri Saya”

p1010083

Sebelumnya, buatlah garis-garis berpetak untuk menghitung luas tubuh.

p10100961

Kepala sekolah ini tak jaga gengsi. Ia langsung membuat garis-garis dengan spidol besar.

p10008891

Peserta bebas memilih tempat mengerjakan tugas kelompok. Kalau bisa belajar di luar kelas, mengapa memaksa anak duduk manis, dengar, catat, dan hafal di dalam kelas?

p1000967

Versi teks gubahan guru dari lirik lagu “Naik-naik ke puncak gunung” untuk mengajarkan matematika.

p1000959

Guru dilatih membuat poster yang dipajang di ruang kelas. Inilah poster lagu “Oh Maluku” yang digubah untuk mendorong rekonsiliasi masyarakat Maluku pasca-kerusuhan!

p1000932

Ibu Poppy Siahaya dari Masohi, Seram sedang menilai kompetensi menanam tanaman dalam pot dengan menggunakan indikator-indikator kompetensi.

p1000933

Dimulai dari mengamati dan menilai daun, kemudian batang, tanah, tunas, dan keserasian tanaman dengan pot.

p1000579

Sabar, Pak. Main gitarnya nanti ya! Sekarang bekerja dulu.

p1000853

Langsung catat pada pajangan sebelum lupa.

p10005801

Kelompok ini paling senang memilih bekerja di pondok mungil yang indah di area Baguala Resort.

p1000881

Melakukan wawancara di cafe untuk mencatat data perkembangan keuntungan cafe di sebelah kolam renang ini.

p1000905

Melaporkan hasil kerja kelompok melatih berbagai kompetensi berkomunikasi.

pic_1414

Pengalaman dari penataran akan mendorong guru meminta anak tampil di depan kelas guna melatih keberanian anak.

Ruang di depan kelas hendaknya tidak digunakan untuk menghukum anak bernyanyi, atau menyetrap anak, atau dipermalukan melalui kritik guru yang menjatuhkan semangat anak. Karena, dampaknya adalah disuruh maju ke depan akan menjadi ‘doa’ anak setiap hari agar jangan sampai ia dipanggil untuk dipermalukan di depan teman-temannya.

p1000920

Peserta melepas kepenatan dengan berenang di kolam renang satu-satunya yang dibangun di Baguala untuk anak-anak Kota Ambon. Pemilik hotel ini mengabdikan diri untuk mendorong perlindungan hak-hak anak. Dangke Ibu!

pic_1447

Pohon sagu tidak pernah ditanam. Tumbuh sendiri. Manusia hanya diminta mengolahnya menjadi aneka-makanan. Tanaman pakis yang berharga mahal di Jakarta tumbuh seperti rerumputan di hutan. Mau buat sayur tinggal ambil saja di belakang rumah. Ikan-ikan di laut Maluku begitu beragam dan berlimpah. Manusia hanya diminta menangkap, memasak, dan menghindangkan di meja makan. Air berlimpah selalu berada di areal tanaman sagu. Namun, mengapa orang-orang Maluku beralih makan nasi, daging ayam ras, dan junk food serba instan serta minum air mineral dalam botol plastik? Apa yang salah pada bangsa ini?

pic_1445

Kalau kita inginkan anak berekspresi bebas, mulailah mendorong ekspresi bebas peserta pelatihan. Marie, Wia, dan Lia, nona-nona Ambon manise su siap manyanyi dan badangsa. Kapan katong makan papeda lai? Eh, ternyata makan “lem” pung enak lai! He hehe.

pic_1443

Lihatlah tanaman dengan matamu, ciumlah baunya, rabalah ranting dan daunnya! Semakin banyak indra dipakai semakin lancar kerja otak, semakin mudah kita membangun konsep, membangun makna. Dorong anak agar lebih sering menggunakan tangan kiri untuk memberi stimulus kepada belahan otak kanan!

pic_1441

Ibu-ibu kepala sekolah ini sedang mengamati tanaman dan menjadikan tiang sebagai alas buku catatan. Inilah yang persis akan dilakukan anak di sekolah.

pic_1440

Seumur hidup baru kali ini guru meninggalkan dulu buku pelajaran dan langsung mengamati tanaman di alam. Sambil menghirup oksigen segar, kerja otak lebih lancar.

pic_1437

Serius sekali ibu guru muda ini menggambar tanaman yang diamati. Tugas yang jelas dengan batasan waktu yang pasti membuat siswa memanfaatkan waktu secara efisien.

pic_1436

Pak guru muda ini tak banyak berbicara selama pelatihan. Tetapi, begitu ada kegiatan praktik, ia langsung bertindak dan amat tekun bekerja. Belajar tanpa berbuat sama dengan bercinta tanpa menyentuh. Trims, Pak, su bawa air kasi beta waktu haus, tarlalu lama manyanyi!

pic_1435

Rambut bapak kepala sekolah ini sudah banyak beruban. Tapi, ia benar-benar menunjukkan teladan rajin bekerja dalam kegiatan individual dan berperan serta aktif dalam kegiatan kelompok.

p1010193

Mengajar tidak berarti memberi tahu tetapi membawa anak mendekat, mengamati, dan meraba objek yang dipelajari serta memanipulasinya dalam kegiatan percobaan.

pic_1415

Anak turunan Jawa, anak Papua, dan anak Maluku bekerja sama tanpa prasangka rasial dan agama.

pic_1409

Kegiatan belajar yang baik adalah yang berhasil membuat anak terfokus dan terkonsentrasi berpikir melalui pelibatan aktivitas fisik.

p1010170

Jajan yang dijual di sekolah hendaknya memperhatikan kecukupan gizi anak, bersih, dan tak dihinggapi lalat. Selamat makan, nona!

p1010228

Jika Anda mendambakan generasi masa depan memperhatikan pelestarian lingkungan hidup, mulailah dengan hal sederhana, seperti melatih tiap anak menanam tanaman di pot yang setiap hari disiram! Dan, jangan lupa sediakan tempat cuci tangan dan sabun untuk melatih anak hidup bersih dan sehat!

p1010215

Salam belajar aktif dari katong, anak-anak Maluku!

Foto-foto koleksi Miftahudin & S.Belen

Iklan


1243328602_school-abuse

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Anak-anak SD Maluku berpraktik belajar aktif

Januari 20, 2009

pak-agus-praktik-2

Pak Agus Matayani, kepala SD Inpres Siaputih / Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sedang berpraktik mengajar sebagai salah satu kegiatan lokakarya pengembangan KTSP dan belajar aktif yang diselenggarakan Save the Children. Anak-anak SDN 3 Suli yang dekat dengan Kota Ambon sedang mengamati bagian-bagian bunga.

pak-agus-praktik-1

Pak Harlin Suluki dari Save the Children di latar belakang ikut merasa gembira dalam keceriaan anak-anak pasca-kerusuhan sosial yang melanda Maluku

Belajar aktif mendorong anak-anak langsung mengamati dengan melihat, meraba, dan mencium bunga, lalu membuat deskripsi. Rasa ingin tahu anak ditanggapi. Dari mengamati, anak-anak didorong untuk melakukan percobaan menanam tanaman dengan memanipulasi variabel pencahayaan, media tanaman, jenis tanah, atau frekuensi penyiraman.

pak-agus-praktik-3

Ibu guru kelas ini sedang mengamati dari jauh dan Ibu Alison Peareth dari Save the Children Jakarta sedang mengamati bunga di luar ruang kelas.

Sepulang dari lokakarya ini, Pak Agus Matayani sebagai kepala sekolah bertekad mengajar anak-anak kelas 1 s.d. 6 di sekolahnya di Pulau Seram sambil diamati semua gurunya. Setelah setiap demonstrasi mengajar dengan gaya belajar aktif (PAKEM = Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), para guru dipersilahkan mengeritik apa saja yang masih kurang. Sesudah itu, para guru akan dilatih bersama dalam pelatihan tingkat sekolah (inhouse training) secara berkala. Dalam penerapan di masing-masing kelas, para guru akan terbuka menerima masukan kepala sekolah karena ia sendiri terbuka terhadap kritik membangun.

p1010152

Salah satu pajangan hasil kerja peserta lokakarya. Agar memahami cara belajar anak dan memiliki rasa percaya diri, para guru dan kepala sekolah mengalami kegiatan belajar seperti siswa.

Selamat berkarya terus mengembangkan potensi anak-anak Maluku! Anak-anak Maluku secara alami berotak cerdas karena banyak mengkonsumsi ikan, senang bernyanyi, bermain musik, dan berenang. Cara mengajar guru yang tradisional dengan gaya duduk-dengar-catat-hafal justru membuat potensi anak-anak berotak cerdas terhambat berkembang secara maksimal. Para guru dan kepala sekolah yang mengikuti lokakarya telah bertekad melakukan “pertobatan” untuk menghentikan kekerasan fisik dengan memukul anak atau mengeluarkan kata-kata yang mematahkan semangat anak-anak. Teman-teman, kutunggu janjimu. Janji kita belumlah putus.

p1010257

Para guru dan kepala sekolah peserta lokakarya sedang bernyanyi “Topi Saya Bundar”.

Dalam acara lokakarya, baik di ruang pelatihan maupun di cafe yang menghadap ke teluk di Tabuala Resort, kami terus-menerus bernyanyi hanya dengan modal satu gitar. Kata para guru, “Pak, jangan pancing katong manyanyi! Orang Maluku kalau su mulai manyanyi seng mau barenti.” Mohon maaf ya, katong seng jadi manyanyi dan badangsa di malam terakhir pelatihan karena teman-teman harus membuat silabus dan RPP tematik. He he he. Terima kasih atas suara merdu dan membahana menyanyikan lagu “Mama bakar sagu”, lagu Ambon favoritku.

Foto-foto: Koleksi Muhammad Miftahudin

Belajar aktif dalam Pelatihan Pendidikan di Masa Darurat: Oleh-oleh dari Makassar

Agustus 1, 2008

Tanggal 16 – 21 Juni 2008 kami mengikuti Pelatihan Pendidikan di Masa Darurat di Makassar, bersama teman-teman aktivis LSM Save the Children UK, aktivis LSM lokal, dan pejabat dinas pendidikan dari Maluku Utara, Maluku, Jogjakarta, dan NTT, dan pengembang kurikulum dari Pusat Kurikulum Balitbang, Jakarta. Fokus pelatihan adalah mengenal dan mendalami ciri-ciri keadaan darurat akibat bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, banjir dan tanah longsor serta bencana sosial akibat kerusuhan dan perang. Bantuan apa dan bagaimana bantuan pendidikan harus segera diberikan kepada anak-anak. Sasaran yang diprioritaskan adalah anak balita dan anak SD, yang paling rentan terhadap risiko kekurangan gizi, terserang penyakit menular, dan terutama terkena trauma psikis serta pelecehan seksual, bahkan perkosaan.

Pelatihnya adalah trainers dari Save the Children UK yang sudah berpengalaman terjun ke daerah bencana, seperti Kabupaten Belu, NTT (pengungsi Timor Timur), Ambon, Aceh, Maluku Utara, dan Jogjakarta. Mereka pun berpengalaman membantu penanganan bantuan pendidikan, berupa dimulainya Safe Place Area (SPA) atau tempat khusus yang aman, sekolah darurat atau sekolah tenda, dan proses pemulihan kembali ke kondisi pendidikan formal yang normal.

Penyajian foto-foto pada lampiran dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa pendekatan belajar aktif seyogianya diterapkan dalam pelatihan orang dewasa. Hal ini sesuai dengan prinsip andragogi (pendidikan orang dewasa). Belajar aktif tidak hanya tepat diterapkan dalam proses belajar-mengajar di sekolah dalam kondisi normal dan pada pendidikan di masa darurat tetapi juga dalam pelatihan orang dewasa untuk beragam tema. Tanpa itu, pelatihan yang didominasi ceramah bakal tak berdampak karena suara yang masuk lewat telinga kiri akan langsung keluar melalui telinga kanan. Boros, percuma, sia-sia. Ingin melihat foto-foto? Silahkan klik di sini! kenangan-foto-dari-makassar

Bernyanyi sambil bergerak sebagai selingan laporan kegiatan. Sikap jaga jarak pejabat dinas pendidikan tertanggalkan dengan sendirinya

Advertorial

296

Migren & vertigo

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-migren-vertigo

Kartu nama Yuni