Posts Tagged ‘Allah’

Kata mutiara bahasa Latin tentang kesehatan

April 12, 2014

hospital-o

Ab ovo usque ad mala – Dari telur sampai ke buah-buahan. (Horace). Dari Horace, Satire 1.3. Berarti dari awal sampai ke akhir, berdasarkan menu makanan orang Romawi yang biasanya dimulai dengan makan telur dan berakhir dengan makan buah-buahan. Konotasi arti: ketelitian, kesungguhan, konsistensi.

Acclinis falsis animus meliora recusat – Niat pikiran akan penampilan yang palsu menolak mengakui hal-hal yang lebih baik. Niat pikiran menipu atau munafik cenderung menolak hal-hal yang lebih baik. (Horace)

Ad mores natura recurrit damnatos, fixa et mutari nescia – Alam kembali meluruskan hal-hal yang menyimpang, kerja alam itu pasti dan tak bisa diubah. (Juvenal)

sheldon-s-sick-o

Aegrescit medendo – Dirawat, diobati kok malah tambah sakit.

Aegroto, dum anima est, spes esse dicitur – Bagi yang sakit, selama masih ada jiwa (kehidupan), dikatakan selalu ada harapan. Bagi orang sakit, selama masih hidup selalu masih ada harapan. (Cicero)

Aequam memento rebus in arduis servare mentem, non secus in bonis ab insolenti temperatam laetitia – Dalam situasi sulit ingatlah menjaga ketenangan jiwamu, dan sama halnya pada saat-saat sejahtera janganlah terlalu bergembira. (Horace)

Bene diagnoscitur, bene curatur – Didiagnosis dengan baik, diobati dengan baik.

Bona diagnosis, bona curatio – Diagnosis baik, pengobatan baik.

Bona valetudo melior est quam maximae divitiae – Kesehatan yang baik lebih berharga daripada kekayaan terbesar.

Coniecturalem artem esse medicinam – Pengobatan adalah seni menebak. (Medicine is the art of guessing). (Aulus Cornelius Celsus)

Credula vitam spes fovet et melius cras fore semper dicit – Harapan yang dilandasi kepercayaan mendukung kehidupan dan selalu mengatakan bahwa hari esok akan lebih baik. (Tibullus).

Crudelius est quam mori semper timere mortem – Lebih tersiksa selalu merasa takut mati daripada mati itu sendiri. Selalu takut mati lebih buruk daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

i-love-lucy-medicine-gif-o

Cuivis dolori remedium est patientia – Kesabaran adalah obat untuk siapa pun yang menderita.

Cura nihil aliud nisi ut valeas – Perawatan, bukan hal lain, agar anda sehat. (Cicero). Yang penting adalah anda terfokus ke perawatan yang menyembuhkan anda, bukan ke hal lain yang tidak relevan.

Cura ut valeas – Hati-hati agar anda baik-baik saja. Take care. Hati-hati.

Curae leves loquuntur ingentes stupent – Derita ringan dapat kita bicarakan namun derita berat membuat kita terdiam. (Seneca)

Damnant quod non intellegunt – Mereka mempersalahkan apa yang mereka tidak mengerti. (Anonim, tapi lihat Quintillian Institutions 10.1.20)

Deus et natura non faciunt frusta – Tuhan Allah dan alam tidak membuat potongan-potongan terpisah. Tuhan dan alam tidak membuat yang sia-sia. Kerja Tuhan dan alam tidak bertentangan. Kerja sama Tuhan dan alam tidaklah sia-sia.

Donec eris sospes multos numerabis amicos. Tempora si fuerint nubila, solus eris. Selama Anda sehat, Anda akan memiliki banyak teman. Ketika datang waktu sulit, Anda akan ditinggal sendirian.

Dum spiro, spero – Selama saya masih bernapas, saya berharap.

Dum vita est, spes est – Selama masih hidup, masih ada harapan.

Durate et vosmet rebus servate secundis – Bertahanlah dan selamatkan dirimu untuk hari-hari yang lebih baik. (Dari Aeneid oleh Virgilius)

Est autem fides credere quod nondum vides; cuius fidei merces est videre quod credis – Iman adalah percaya apa yang tidak anda lihat; imbalan atas iman itu adalah melihat apa yang anda percaya. (St. Augustine)

Faber est suae quisque fortunae – Tiap orang adalah tukang nasibnya sendiri. (Appius Claudius Caecus)

Fac ut vivas – Berbuatlah agar Anda hidup.

Haec olim meminisse iuvabit – Suatu hari, ini akan meyenangkan sebagai kenangan. Waktu menyembuhkan semua hal, seperti luka, penyakit, sakit hati.

Ipsa scientia potestas est – Ilmu itu sendiri adalah kekuatan, kekuasaan. (Bacon)

Male secum agit aeger, medicum qui heredem facit– Buruklah bagi seorang yang sakit yang memilih dokter menjadi ahli warisnya. (Publilius Syrus, Sententia 626)

Malum quidem nullum esse sine aliquo bono – Yakinlah, pada tiap keburukan selalu ada sesuatu yang baik. (Pliny the Elder)

Medice, cura te ipsum! – Wahai dokter, sembuhkan dirimu sendiri! (Versio Vulgata)

Medici graviores morbos asperis remediis curant – Dokter menangani penyakit berat dengan obat keras. (Curtius Rufus)

Medicus curat, natura sanat – Dokter merawat, alam menyembuhkan.

Mens sana in corpore sano. Jiwa sehat dalam tubuh yang sehat.

Mors ultima linea rerum est – Kematian adalah batas terakhir segala hal. (Horace)

Mors ultima ratio – Kematian adalah perhitungan, pertimbangan yang terakhir.

ill-o 2

Nam et ipsa scientia potestas es – Pengetahuan adalah kekuatan, kekuasaan. Knowledge is power. (Sir Francis Bacon)

Nascentes morimur – Sejak kita lahir, kita mulai menuju kematian.

Natura in minima maxima – Alam itu mahabesar dalam hal-hal terkecil.

Natura nihil fit in frustra – Alam tidak bekerja sia-sia.

Nemo liber est qui corpori servit – Siapa yang menjadi budak tubuhnya tak akan menjadi manusia yang bebas.

Non mortem timemus, sed cogitationem mortis – Kami tidak takut kematian tapi takut pikiran tentang kematian. Pikiran tentang kematian lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Non omnis moriar. Non omnia moriar. – Tidak semua dari diriku akan mati. (Horace). Walaupun seseorang telah mati tapi hasil karya atau kebaikannya tak ikut mati, tetap dikenang dan dihargai.

Nulla res carius constat quam quae precibus empta est – Tak ada yang mahal jika anda membeli sesuatu yang anda benar-benar inginkan. (Seneca)

4a962ca7_771382cf_4a94a84d_58770434_1245515314_200906210131032906222601_01

Omnia mors aequat – Kematian menyamakan semuanya. Kematian membuat tiap manusia itu sama.

Pecunia est non omnis in omnibus sed sine pecunia inveniemus difficultates in omnibus. Uang bukan segala-galanya tapi tanpa uang susah segala-galanya. (S Belen)

Perfer et obdura; dolor hic tibi proderit olim – Sabar dan tabah; suatu hari derita ini akan berguna bagi anda. (Ovid)

Pericla timidus etiam quae non sunt videtOrang yang takut bahkan melihat bahaya yang tidak ada. (Publilius Syrus, Sententia 452)

Primum non nocere – Pertama-tama, janganlah melakukan yang merugikan. (Hippocrates, sekitar tahun 460-377 BC)

Quod natura non sunt turpia – Apa yang alami tidak buruk. Yang alami itu tidak jelek. Sesuatu yang tak melawan alam cenderung mempertahankan hal yang baik sepanjang zaman.

Scientia non habet inimicum nisp ignorantem – Ilmu tidak punya musuh tapi orang bodoh.

Scio me nihil scire – Saya tahu bahwa saya tidak tahu apa pun (tentang suatu hal, persoalan). (Socrates)

Scire tuum nihil est, nisi te scire hoc sciat alter – Pengetahuanmu itu sia-sia jika tak ada orang yang tahu bahwa anda mengetahui hal itu.

Semper inops quicumque cupit – Siapa pun yang rakus selalu merasa kekurangan, tak berdaya, miskin. (Claudian)

Si post fata venit gloria non propero – Jika kemuliaan datang setelah kematian, saya tidak akan terburu-buru. Jika orang memuliakan saya setelah saya mati, saya tak mau cepat mati.

Timor mortis conturbat me – Rasa takut mati membuat saya kacau (bangkrut).

Ubi mel ibi apes – Di mana ada lebah di sana ada madu. Yang mirip dengan peribahasa ini adalah “Anda menangkap lebih banyak lebah dengan madu daripada dengan cuka. Perlakukanlah orang dengan ramah dan mereka akan balik memperlakukan anda dengan ramah.

Ubicumque homo est, ibi benefici locus est – Di mana pun ada manusia, di sana ada tempat untuk berbuat baik.

Usus magister est optimus. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Atau: Praktik adalah guru terbaik.

Ut desint vires, tamen est laudanda voluntas – Walaupun kekuatan berkurang, namun kemauan patutlah dipuji. Walau sudah tidak kuat, kemauan yang masih ada patutlah dipuji. (Ovid)

Vis medicatrix naturae – Kekuatan alam menyembuhkan. Kemampuan, kekuasaan alam menyembuhkan. The healing power of nature.

Sumber:

http://www.inrebus.com/latinphrases.php

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/06/kata-mutiara-latin-tentang-keadilan-uang-korupsi-hukum-kesehatan-penguasa-cinta-perang-pidato-i-have-a-dream-martin-luther-king-jr/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

 

Animation_of_the_sick_distributed_Bupparai_traditional_ceremony

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

 

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/06/kata-mutiara-latin-tentang-keadilan-uang-korupsi-hukum-kesehatan-penguasa-cinta-perang-pidato-i-have-a-dream-martin-luther-king-jr/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

 

Gladiator_Thumb_Down_01

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Anda ingin tahu tentang ramuan herbal ini. Silahkan kunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Kartu nama Yuni pemesanan 2.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Iklan

Kata mutiara Latin tentang keadilan, uang, korupsi, hukum, kesehatan, penguasa, cinta, perang & Pidato “I have a dream” Martin Luther King Jr

April 6, 2014

fly-to-your-heart-selena-gomez-o

Ab honesto virum bonum nihil deterret – Tak ada yang menakutkan (menggetarkan) orang baik yang melaksanakan kewajiban / tugasnya dengan jujur.

Abite nummi, ego vos mergam, ne mergar a vobis – Pergilah wahai uang, saya akan menenggelamkan kamu, sehingga kamu tidak bisa menenggelamkan saya.

Accipere quam facere praestat injuriam –Lebih baik menerima dampak kesalahan orang lain apa adanya daripada sendiri melakukan kesalahan itu. Lebih baik menderita ketidakadilan daripada berbuat ketidakadilan.

Ad astra per aspera – Mencapai bintang melalui pengorbanan, rintangan, kesulitan.

Ad augusta per angusta – Mencapai tempat tinggi melalui jalan-jalan sempit.

Ad maiorem dei gloriam (AMDG) – Untuk kemuliaan Allah yang lebih besar.

Ad praesens ova cras pullis sunt meliora – Telur sekarang lebih baik daripada anak ayam besok. Contoh yang mirip: Seekor burung di tangan lebih berharga daripada dua ekor burung di semak-semak, hutan.

Altissima quaeque flumina minimo sono labi – Aliran sungai yang terdalam mengalir tenang (dengan bunyi terkecil).

Amantium irae amoris integratio est – Amarah antar-kekasih memadukan, mempersatukan cinta. Pertengkaran antar-kekasih memperbarui cinta. (Terence)

Amare et sapere vix deo conceditur – Bahkan dewa pun sulit mencintai dan bijaksana sekaligus (pada waktu bersamaan).

Amor animi arbitrio sumitur, non ponitur – Cinta dipilih melalui pertimbangan pikiran, tidak berlaku untuk berhenti mencintai. Saya memilih mencintai, tapi saya tidak memilih untuk berhenti mencintai. (Publilius Syrus)

Amor est vitae essentia – Cinta adalah hakikat kehidupan. Cinta adalah esensi kehidupan. (Robert B Mackay)

Amor ordinem nescit – Cinta tidak mengenal aturan. (St. Jerome)

Animus facit nobilem – Semangat melahirkan hal yang mulia.

Astra inclinant, non necessitant – Bintang mengarahkan, tidak menentukan.

Audio, video, disco – Saya dengar, saya lihat, saya belajar.

Audio, video, facio, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya membuat, saya mengerti. (S Belen)

Audio, video, intellego – Saya dengar, saya lihat, saya mengerti. (S Belen)

Avarus animus nullo satiatur lucro – Pikiran rakus tidak puas dengan keuntungan berapa pun.

Bellum omium contra omnes – Perang semua orang melawan semua orang. (Thomas Hobbes)

secretary-of-education-gun-o

Si vis pacem, para bellum. Jika anda menginginkan perdamaian, siapkan perang.

Beneficium accipere libertatem est vendere – Menerima kebaikan sama dengan menjual kebebasan. (Publilius Syrus)

Bis repetita placent – Apa pun yang menyenangkan diulangi dua kali. Yang menyenangkan menuntut pengulangan. (Horatius)

Bis vincit qui se vincit in victoria – Siapa yang menang atas dirinya menang dua kali. (Syrus)

conquest-of-space2-1954-o

Manusia mampu menaklukkan ruang angkasa melalui pendaratan manusia di bulan dan pengiriman pesawat sampai ke planet Mars, tapi manusia jauh lebih sulit menaklukkan dirinya.

Bis vivit qui bene vivit – Siapa yang hidup baik hidup dua kali.

Bonum vinum laetificat cor hominis – Anggur yang baik menyenangkan hati manusia.

Caeca invidia est – Iri hati itu buta. (Livy)

Caeci caecos ducentes – Orang buta membimbing orang buta.

Caelum non animum mutant qui trans mare currunt – Siapa yang menyeberangi laut mengubah langit, bukan jiwanya. (Horatius)

selena-gomez-fly-to-your-heart-o

Mengubah langit atau mengubah jiwa?

Canis timidus vehementius latrat quam mordet – Anjing penakut menggonggong lebih keras dari gigitannya. (Curtius Rufus)

Cave ab homine unius libri – Hati-hati dengan orang yang hanya memiliki atau membaca satu buku. (Latin Epigram)

Cave quid dicis, quando, et cui – Berhati-hatilah terhadap apa yang anda katakan, dan kepada siapa.

Commune periculum concordiam parit – Bahaya bersama membawa harmoni.

Concordia res parvae crescent – Kesepakatan menumbuhkan yang kecil menjadi besar. Bekerja sama menghasilkan lebih banyak.

Coniecturalem artem esse medicinam – Pengobatan adalah seni menebak. (Medicine is the art of guessing). (Aulus Cornelius Celsus)

Corruptio est extraordinarium crimen. Corruptio est incredibile crimen. (S Belen). Korupsi adalah kejahatan luar biasa.

Corruptio optimi pessima – Korupsi apa yang terbaik itu amat buruk.

Cotidie damnatur qui semper timet – Yang tiap hari menuduh adalah orang yang selalu takut. Orang yang selalu takut (penakut) tiap hari menuduh. (Syrus)

Credite amori vera dicenti – Percayalah bahwa cinta mengatakan hal-hal yang benar. Percayalah, cinta mengatakan kebenaran. (St. Jerome)

Credula vitam spes fovet et melius cras fore semper dicit – Harapan yang dilandasi kepercayaan mendukung kehidupan dan selalu mengatakan bahwa hari esok akan lebih baik. (Tibullus)

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang. Semakin banyak mendapatkan uang, semakin bertambah cinta anda kepada uang. (Juvenalis)

Crudelius est quam mori semper timere mortem – Lebih kejam selalu takut mati daripada kematian itu sendiri. Selalu takut mati lebih buruk daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Cui peccare licet peccat minus – Siapa yang diizinkan berdosa, dosanya lebih kecil. (Ovid)

fry-mud-o

Tradisi menyakiti diri dalam perlawanan tanpa kekerasan kepada penguasa juga masih hidup pada beberapa etnis di Indonesia, termasuk bergolek dalam lumpur.

Cuiusvis hominis est errare; nullius nisi insipientis in errore perseverare – Manusia siapa pun berbuat salah; hanya orang yang tidak bijaksana (bodoh) yang terus saja berbuat salah.

Cum audio, obliviscor, cum video, memoro, et cum facio, intellego. Bila Saya dengar, saya lupa; bila saya lihat, saya ingat, dan bila saya melakukan saya mengerti. (S Belen)

Cum catapultae proscriptae erunt tum soli proscript catapultas habebunt – Bila katapel dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki katapel.

Cum tacent, clamant – Bila mereka diam, sebenarnya mereka berteriak. Diam adalah teriakan dalam bentuk lain. Diam berbicara lebih keras dari kata-kata. (Cicero)

Cum tormenta proscripta erunt tum soli proscript tormenta habebunt – Bila senjata dilarang (hukum), hanya penjahat yang memiliki senjata. (S Belen)

De duobus malis, minus est semper eligendum – Dari dua hal yang jahat, harus selalu dipilih yang kurang jahat. (Thomas a Kempis)

De minimis non curat praetor – Walikota tidak mempedulikan hal yang paling sedikit. Penguasa (raja, ratu, presiden) tidak mempedulikan hal-hal yang tidak penting. (Prinsip “De minimis non curat praetor” sering digunakan di bidang hukum. Misalnya, hakim menolak mengadili si terdakwa yang hanya mencuri seekor ayam. Atau, pengadilan menolak perkara gugatan kekurangan Rp 100 000 dalam perjanjian jual-beli 1 milyar rupiah).

De mortuis nil nisi bonum – Tentang orang mati, bicaralah hal-hal yang baik saja. (Chilon)

Deus et natura non faciunt frusta – Tuhan Allah dan alam tidak membuat potongan-potongan terpisah. Kerja Tuhan dan alam tidak bertentangan. Kerja Tuhan dan alam tidaklah sia-sia.

Difficile est longum subito deponere amorem – Sulitlah tiba-tiba menghentikan cinta yang telah lama berlangsung. (Catullus)

Draco dormiens nunquam titillandus – Jangan mengganggu (kili-kili) naga yang sedang tidur. (Motto di alma mater Harry Potter)

Dulce bellum inexpertis – Perang itu harum (‘enak’) bagi yang belum mengalaminya. (Pindaros)

Dulce et decorum est pro patria mori – Harum dan mulia mati demi tanah air. (Horatius)

Eventus stultorum magister – Kejadian, peristiwa adalah guru orang-orang bodoh. Pengalaman adalah guru orang-orang bodoh.

Facilius est multa facere quam diu – Lebih gampang membuat banyak hal daripada satu hal dalam jangka panjang. (Quintilianus)

Facta, non verba – Perbuatan, bukan kata-kata. (Actions speak louder than words, tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata).

Falsus in uno, falsus in omnibus – Salah dalam satu hal, salah semuanya.

Fama crescit eundo – Rumor (gosip, kabar burung) berkembang, menyebar ke mana-mana. (Vergilius)

Fama nihil est celerius – Tak ada yang lebih cepat daripada rumor (gosip, kabar burung).

Fama volat – Rumor (gosip, kabar burung) terbang. Rumor (gosip, kabar burung) memiliki sayap-sayap. (Vergilius)

Fas est et ab hoste doceri – Tepatlah diajarkan bahkan oleh musuh. Tepatlah belajar bahkan dari musuh. (Ovid)

Fiat justitia (et ruat caelum) – Biarlah keadilan tegak (walaupun langit runtuh).

Fortes fortuna adiuvat – Nasib baik, keberuntungan menolong orang yang kuat. Nasib baik, keberuntungan berpihak kepada orang yang berkuasa. (Terence)

Fortiter in re, suaviter in modo – Tegas dalam masalah (substansi), lembut dalam cara.

Gutta cavat lapidem, non vi sed saepe cadendo – Tetesan air menghilangkan batu, bukan dengan kekuatan tapi dengan sering jatuh menimpa. (Ovid)

117ah5v

Hukum Tuhan dan hukum alam tidak bertentangan karena hukum alam diciptakan Tuhan.

Historia est vitae magistra – Sejarah adalah guru kehidupan.

Hoc est vivere bis vita posse priore frui – Orang yang mengambil hikmah dari hidup sebelumnya hidup dua kali.

Hoc tempore obsequium amicos, veritas odium parit – Pada zaman sekarang, orang mendapatkan teman melalui pemberian pelayanan (service), kebenaran malah menimbulkan kebencian. (Terence)

Homines libenter quod volunt credunt – Orang lebih mudah percaya apa yang mereka inginkan. (Terentius)

Honores mutant mores – Gila hormat mengubah perilaku.

Ignorantia juris neminem excusat – Ketidaktahuan hukum tidak memaafkan siapa pun.

Imperium in imperio – Pemerintah dalam pemerintah. Dalam bahasa populer sering dikatakan “negara dalam negara.”

In alio pediculum, in te ricinum non vides – Anda melihat kutu pada orang lain, tidak melihat kerudung pada dirimu. (Petronius). Mirip pepatah: Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.

900x900px-LL-118f1987_Shock

Mata adalah pelita hati

In dubiis non est agendum – Dalam kebimbangan janganlah bertindak.

In medio stat virtus – Kebajikan berada di tengah. (Horatius)

In medio tutissimus ibis – Anda aman jika berada di tengah. Aman mengambil jalan tengah. (Ovid)

In necessariis unitas, in dubiis libertas, in omnibus caritas – Dalam keadaan terjepit, persatuan, dalam kebimbangan, kebebasan, dalam semuanya cinta kasih.

Iniqua nunquam regna perpetuo manent – Kerajaan yang tidak adil tidak pernah bertahan selamanya. (Seneca)

Inter arma silent leges – Di antara senjata, diamlah hukum. Di waktu perang hukum tidak berlaku.

Inter caecos regnat strabo – Di antara orang buta, orang bermata juling-lah yang memerintah. (Erasmus)

fall-from-chair-o

Hidup manusia penuh risiko. Musibah datang tiba-tiba, tanpa diundang.

Ius est ars boni et aequi – Hukum adalah seni kebaikan dan keadilan.

Labor omnia vincit – Kerja mengalahkan semuanya. (Virgilius)

Legum servi sumus ut liberi esse possimus – Kita adalah hamba hukum agar kita menjadi orang bebas. Kita adalah budak hukum agar kita dapat meraih kebebasan. (Cicero)

Libertas inaestimabilis res est – Kebebasan adalah sesuatu yang tak ternilai (harganya tak terhitung). (Corpus Iuris Civilis)

Lupus est homo homini – Manusia adalah serigala bagi manusia lain.

Mater artium necessitas – Kebutuhan adalah ibu kesenian

Mea mihi conscientia pluris est quam omnium sermo – Hati nurani saya bernilai lebih banyak daripada semua kotbah. (Cicero)

Medicus curat, natura sanat – Dokter merawat, alam menyembuhkan.

science-blows-minds-o

Mendacem memorem esse oportet – Pembohong harus memiliki ingatan yang kuat. (Quintilianus)

Multi famam, conscientiam pauci verentur – Banyak orang takut nama baik (reputasi), hanya segelintir orang yang takut suara hatinya. (Pliny)

Nam et ipsa scientia potestas es – Pengetahuan adalah kekuatan, kekuasaan. Knowledge is power. (Sir Francis Bacon)

Natura in minima maxima – Alam itu mahabesar pada hal-hal yang amat kecil.

Natura nihil fit in frustra – Alam itu satu kesatuan, tidak terpisahkan

Natura, artis magistra – Alam, guru kesenian.

Nec mortem effugere quisquam nec amorem potest – Tak ada orang yang dapat melarikan diri dari kematian dan cinta.

Nemo autem regere potest nisi qui et regi – Tak ada orang yang mampu memerintah sekarang kalau ia tidak pernah diperintah. (Seneca)

Nemo propheta in patria sua – Tak ada nabi di tanah airnya sendiri.

Nemo surdior est quam is qui non audiet – Tak ada yang lebih tuli daripada orang yang tidak mendengarkan.

Nemo timendo ad summum pervenit locum – Tak ada penakut yang mencapai puncak, tempat tertinggi. (Syrus)

b-a-s-e-jump-o

Nervos belli, pecuniam. (Nervus rerum.) – Saraf perang, uang. Uang adalah saraf perang. (Cicero)

Nihil sub sole novum – Tak ada yang baru di bawah matahari

Nihil tam munitum quod non expugnari pecunia possit – Tiada benteng yang sedemikian kuat yang tidak dapat ditaklukkan dengan uang. (Cicero)

Non est ad astra mollis e terris via – Tak ada jalan mulus dari bumi ke bintang-bintang. (Seneca)

Non est vivere sed valere vita est – Hidup itu sia-sia jika tidak bermakna.

Non mortem timemus, sed cogitationem mortis – Kami tidak takut kematian tapi takut pikiran tentang kematian. Pikiran tentang kematian lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri. (Seneca)

Non omne quod nitet aurum est – Tidak semua yang berkilau itu emas.

Non omnes qui habemt citharam sunt citharoedi – Tidak semua yang memiliki sitar adalah pemain sitar. Tidak semua orang yang memiliki alat musik adalah musisi. (Bacon)

Non teneas aurum totum quod splendet ut aurum – Jangan anggap emas setiap benda yang bersinar seperti emas.

science-o 3

Jangan terjebak menilai kemilau emas, intan, dan permata tanpa menyelidiki keasliannya. Jangan menilai orang dari penampilan lahiriahnya.

Non uno die roma aedificata est – Roma tidak dibangun dalam satu hari.

Nulla regula sine exceptione – Tidak ada peraturan tanpa kekecualian.

Nullum magnum ingenium sine mixtura dementiae – Tak ada kejeniusan hebat tanpa tercampur dengan kegilaan.

Nullum saeculum magnis ingeniis clausum est – Tak ada generasi yang berakhir tanpa orang jenius yang hebat. (Seneca)

Numquam aliud natura, aliud sapientia dicit – Tak pernah alam berkata lain dan kebijaksanaan berkata lain.

Omnia vincit amor; et nos cedamus amori – Cinta menaklukkan semua hal; marilah kita pun menyerah kepada cinta. (Vergilius)

Pecunia est non omnis in omnibus sed sine pecunia inveniemus difficultates in omnibus. Uang bukan segala-galanya tapi tanpa uang susah segala-galanya. (S Belen)

mm-democracy-o

Crescit amor nummi, quantum ipsa pecunia crevit – Cinta uang bertumbuh sejalan dengan bertambahnya uang.

Pecunia potest aperire omnia ostia nisi ostium caeli. Uang dapat membuka semua pintu, kecuali pintu surga. (S Belen)

Primus edere deinde philosophari. Pertama-tama makan dulu baru berfilsafat.

poland-apple-o

Perut lapar tak bisa berfilsafat

Primus laborare deinde philosophari. Pertama-tama bekerja dulu baru berfilsafat. (S Belen)

Tantum eruditi sunt liberi – Hanya orang terdidik yang bebas. (Epictetus)

Tantum religio potuit suadere malorum – Betapa hebatnya agama sampai bisa mendorong orang melakukan perbuatan jahat. (Lucretius)

Tempora mutantur, nos et mutamur in illis – Waktu berubah, dan kita berubah bersamanya. (John Owen)

Timor mortis conturbat me – Rasa takut mati membuat saya kacau (bangkrut)

Ubi amor, ibi oculus – Di mana ada cinta, di situ ada mata. Di mana ada cinta, di situ orang mampu melihat kecantikan / kegantengan / kebaikan orang yang dicintai.

Sumber: http://www.inrebus.com/latinphrases_t.php

snsd-run-devil-run-o

Mater artium necessitas est – Kebutuhan adalah ibu kesenian

E pluribus unum – Dari yang banyak, satu. Persatuan dari banyak yang beranekaragam. (Motto Amerika Serikat). Mirip “Bhinneka Tunggal Ika.

Bangsa Amerika Serikat (AS) membutuhkan ratusan tahun untuk mewujudkan motto ini. Banyak tokoh yang berhasil menoreh tonggak perjuangan menegakkan kesamaan hak warga negara. Tokoh yang menonjol adalah Presiden Abraham Lincoln yang menghapus sistem perbudakan.

Di zaman modern tokoh pejuang hak asasi manusia yang melegenda adalah Martin Luther King Junior.

martin-luther-king-jr

Martin Luther King Jr (15 Janauari 1929 – 4 April 1968), pendekar perjuangan hak-hak sipil warga kulit hitam AS dengan menggunakan strategi pembangkangan sipil tanpa kekerasan. mengucapkan pidato yang terkenal “I have a dream” pada tanggal 28 Agustus 1963 di Washington DC, di hadapan ratusan ribu pencinta keadilan yang berdemonstrasi menuntut pemenuhan hak-hak sipil. Pidato bersejarah ini menobatkan Martin Luther King sebagai seorang orator ulung AS.

Tanggal 14 Oktober 1964 King menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perjuangan tanpa kekerasan menentang diskriminasi rasial. Pada akhir hidupnya King memperluas fokus perjuangan dengan memasukkan isu kemiskinan dan Perang Vietnam. Tahun 1968  King merencanakan pendudukan Washington DC dengan sebutan Poor People’s Campaign ketika ia dibunuh pada 4 April 1968 di Memphis, Tennessee.  Pembunuhannya memicu kekacauan di banyak kota besar AS. Pengadilan tahun 1999 menetapkan bahwa pembunuhnya James Earl Ray merencanakan bersama agen-agen pemerintah dalam konspirasi melawan King.

I have a dream that one day this nation will rise up and live out the true meaning of its creed: ‘We hold these truths to be self-evident: that all men are created equal.’

I have a dream that one day on the red hills of Georgia the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit down together at the table of brotherhood.

I have a dream that one day even the state of Mississippi, a state sweltering with the heat of injustice, sweltering with the heat of oppression, will be transformed into an oasis of freedom and justice.

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character.

I have a dream today.
I have a dream that one day, down in Alabama, with its vicious racists, with its governor having his lips dripping with the words of interposition and nullification; one day right there in Alabama, little black boys and black girls will be able to join hands with little white boys and white girls as sisters and brothers.

I have a dream today.

 

Terjemahan pidato:

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan menghidupi makna kepercayaannya (kredonya): “ Kita memegang kebenaran yang sudah jelas: bahwa semua manusia diciptakan setara.”

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari di bukit merah Georgia anak-anak mantan budak dan anak-anak mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di meja persaudaraan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari negara bagian Mississippi, sebuah negara bagian yang diteriki panas ketidakadilan, diteriki panas penindasan, akan ditransformasi ke dalam sebuah oase kebebasan dan keadilan.

Saya punya sebuah mimpi bahwa empat anak kecilku suatu hari akan hidup dalam sebuah bangsa di mana mereka tidak akan dinilai menurut warna kulitnya tapi menurut isi karakternya.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

Saya punya sebuah mimpi bahwa suatu hari, nun di Alabama, dengan para rasis yang ganas, dengan gubernur yang bibirnya mengeluarkan kata-kata penempatan dan pembatalan; suatu hari tepat di sana di Alabama, anak kecil lelaki dan perempuan hitam akan dapat berjabat tangan dengan anak kecil lelaki dan perempuan putih sebagai saudari dan saudara.

Saya punya sebuah mimpi hari ini.

(Terjemahan S Belen)

martin-luther-king-jr-o 3

 Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther_King,_Jr.

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/12/kata-mutiara-bahasa-latin-tentang-kesehatan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/31/ungkapan-populer-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

 

Advertorial

alam penyembuh compressed (2)

Desain polo shirt putih crop 2

Sano adalah ramuan herbal pencegah dan penyembuh beragam penyakit. Kunjungilah posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Kartu nama Yuni Juni 2015

.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah: https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Kotak perkawinan

Februari 6, 2014

Ketika masih pacaran:

 piggybackride

Ciuman motor

learn-how-to-mambo-o

Seorang kakak perempuan yang telah berkeluarga mengingatkan adik perempuannya yang hendak memasuki mahligai rumah tangga: “Dik, dalam perkawinan itu tidak ada cinta. Kalau memang ada cinta, makan tuh cinta.” Ayah dan ibu mereka berpura-pura tidak mendengar dan dalam hati hanya mengakui, ah, anak ini sudah mulai mengerti apa itu hidup perkawinan.

Memasuki hidup perkawinan:

marriage-o

marriage-o 2

big-k-drama-marriage-photos-scene-o

Kebanyakan orang yang kawin percaya sebuah mitos bahwa perkawinan itu adalah kotak yang indah penuh dengan hal-hal yang sekian lama diidam-idamkan: pendampingan, keintiman, persahabatan, dsb. ….

Yang benar adalah bahwa perkawinan itu pada awalnya ibarat sebuah kotak kosong, yang harus anda isi dengan sesuatu sebelum anda mengambil apa pun. Tidak ada cinta dalam perkawinan, cinta itu ada pada manusia, dan manusia-lah yang mengisi cinta dalam perkawinan. Tiada romantisme dalam perkawinan, anda justru harus memasukkannya ke dalam perkawinan. Sebuah pasangan harus belajar seni mempertahankan agar kotak itu tetap penuh, melalui membangun kebiasaan memberi, mencintai, melayani, memuji. Jika anda mengambil lebih banyak dari yang anda isi, kotak itu akan kosong. (Anonim)

Ketika telah cukup lama dalam hidup perkawinan:

Psikolog Damona Poespa menyatakan bahwa bagus sekali filosofi kotak kosong ini. Psikolog Dewi Chabi menandaskan bahwa memang kita tidak bisa hidup dengan kata cinta dari dua orang tapi bagaimana kita bisa saling menyayangi satu dengan yang lain dalam keluarga dan menyatukan seluruh anggota keluarga. Dengan sendirinya cinta itu akan timbul dari kasih sayang dari semua anggota keluarga. Selain dari memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai.

Filosofi cinta itu akan ditemukan setelah kita terjun ke dalam “kolam renang” hidup perkawinan. Sebelumnya, hanyalah berteori.

carey-o 2

ahs-shelley

Selain dari saling menyayangi, memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai seperti yang dikatakan Damona dan Dewi, ingin saya tambahkan satu lagi, yaitu berkorban. Tiada cinta dalam hidup perkawinan tanpa pengorbanan.

 bad-education-o 2

Dulu waktu masih duduk di bangku SMP di Lalian, Atambua, Timor yang berbatasan dengan Timor Portugis waktu itu, saya baca kata mutiara di Majalah Intisari yang waktu itu masih anyar. “Perkawinan itu ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Tapi, ibarat neraka untuk yang berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar.”

Kata mutiara ini saya hafal dan tidak lupa sampai sekarang.

900x900px-LL-13fc5305_hDE906F1B

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

tumblr_mlmk33Kzs41qcwhkeo4_250

Dalam hidup perkawinan yang penuh dengan ups and downs, terutama ketika badai datang melanda, syukurlah banyak pasangan tetap bertahan agar terus berada di dalam, walau terkadang ada bisikan untuk cepat-cepat keluar.

Psikolog Buntje Harbunangin menimpali, sekian puluh tahun lalu, seorang tokoh orde baru pernah memberi nasihat kepada mempelai dalam satu acara pernikahan: Perkawinan itu ibarat kapal di tengah samudra. Kadang tenang, kadang dihantam badai. Yang penting, jangan pernah sekali pun meninggalkan kapal 🙂 … Kalo hanya bisikan saja mungkin bolehlah didengar lalu lupakan.

Psikolog Solita Sarwono dari negeri kincir angin, Belanda menegaskan, “Kiasan ‘a marriage is an empty box’ memang benar. Orang tidak perlu saling mencintai untuk memasuki suatu perkawinan. Buktinya, kebanyakan generasi sebelum kita menikah karena dijodohkan. Bahkan ada yang sama sekali belum pernah saling kenal pada saat menikah. Tapi kok mereka bisa bertahan menjadi suami-istri sampai puluhan tahun lamanya, bahkan sampai meninggal dunia?

Bahwa cinta itu ‘dibuat’ / ditumbuhkan oleh manusia itu betul. Pepatah Jawa mengatakan : tresno jalaran kulino (cinta tumbuh karena terbiasa – ala cinta karena biasa). Suami-istri belajar untuk saling menghargai dan mencintai pasangannya.

Menurut saya, kunci pengikat hubungan suami-istri adalah kejujuran, kepercayaan (trust), toleransi, dan apresiasi. Dengan aspek-aspek ini kita bersedia menerima kekurangan pasangan kita, mensyukuri apa yang kita peroleh / miliki bersama dan percaya bahwa kita dapat memecahkan masalah apa pun bersama-sama, menghadapi badai yang melanda bahtera perkawinan kita. Hati kita juga akan tenang dan senang, tidak diliputi kecurigaan, kegelisahan dan stress, sekali pun berpisah dari pasangan kita. Kita masih tetap bisa mengisi kotak perkawinan kita dari jarak jauh.

Semoga pasangan-pasangan muda dapat menciptakan waktu untuk mengisi kotak perkawinan sepenuh mungkin.”

Psikolog Cecil Widya mengatakan,  “Ibu Lita terima kasih atas nasihatnya. Proses menerima sampai akhirnya bisa mencintai memang luar biasa. Semoga bisa menjadi peneguhan untuk terus menjalani bersama walau sangat berat, sangat sakit. Apapun itu saya percaya ada yang lebih, yakni Beliau Sang Mahakarya kita tidak tidur … Gusti mboten sare.”

happy-o

Kebahagiaan perkawinan melalui menyenangkan anak. Anak adalah makhluk paling berbahagia di muka bumi ini.

 

Sebuah solusi

Tidak marah

Siapa pun dapat marah, itu gampang. Tetapi, marah kepada orang yang tepat, dan dengan kadar yang tepat, dan pada waktu yang tepat, dan demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang tepat, tidak mampu dilakukan semua orang karena itu tidak gampang. (Aristoteles)

  Kuburan emosi

Perasaan yang ditekan tidak mati, tidak bisa dikuburkan – Perasaan-perasaan itu kembali membayangi kita.

 Reaksi perasaan

 Perasaan tertekan menyebabkan kita bereaksi tidak tepat terhadap orang dan keadaan.

Bosan

Dengan menguburkan emosi, bertahap anda jadi mati rasa terhadap kehidupan dan cinta

 Padahal, perasaan tidak pernah mati walaupun anda berusaha menguburkannya.

 Hai sayang

 Amat sulit menekan perasaan anda dan lalu pulang ke rumah dan tetap sayang kepada istri anda!

 Puncak gunung es

 Emosi kita seperti puncak gunung es; umumnya kita hanya menunjukkan sebagian kecil dan sisanya tetap terpendam.

 Cinta pengampunan

 Di bawah semua emosi negatif ada cinta menanti untuk terpancar ke luar

Bagaimana caranya agar rasa cinta di dasar gunung es itu terpancar ke luar?

Kemarahan

  • Kemarahan yang terpendam dapat memicu stres.
  • Permusuhan kronis bisa berdampak penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.
  • Kemarahan membuat anda bereaksi lebih keras.
  • Kemarahan mengantar ke pembicaraan hal yang menimbulkan amarah dengan orang yang menyerang.
  • Masyarakat yang menghargai saling ketergantungan melihat amarah sebagai ancaman terhadap harmoni kelompok.

Tangani amarah

  • Janganlah menekan amarah!
  • Janganlah mengekspresikan amarah secara agresif!
  • Akuilah itu dan berbuatlah sesuatu terhadapnya!
  • Kalau anda terpaksa harus memarahi, marah-lah kepada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang tepat, dan dengan cara yang tepat.
  • Lebih baik mencari rekonsiliasi (berdamai) daripada balas dendam. Kalau anda dendam, anda hanya merusak diri sendiri.

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Kebahagiaan perkawinan sampai kakek-nenek

Psikolog Mona Sugianto menyampaikan pandangan berikut ini.

BIASA: mencintai orang yang mudah dicintai, yang nurut sama apa yang kita mau, yang gak banyak nuntut, apalagi sehat, tampan atau seksi, wangi, kaya raya pula.

LUAR BIASA: kalau kita tetap mencintai orang yang sulit dicintai, pemarah, tidak mudah dipahami, banyak tuntut, sakit pula, dah keriput, dan tidak pandai cari uang pula.

Mencintai dan perkawinan membuat kita yang BIASA, menjadi LUAR BIASA bila kita bersedia dibentuk dan bersedia untuk SETIA.

Selamat ya, bagi yang sedang merayakan ulang tahun perkawinan, berapa pun usianyaaaa…. Setuju sama Bu Lita (Solita Sarwono), isi kotak cinta. Dan, bagi yang orang tercintanya sudah pulang duluan kepada Sang Pencipta, kita bahkan masih bisa mencintainya dengan hidup sebaik mungkin, mencintai dan berkarya sebanyak mungkin. Sehingga, doa-doa mereka di sana tidak sia-siaaa…

fmom39

Ibu Solita Sarwono menanggapi berikut ini. Mona, saya pikir yang paling LUAR BIASA adalah orang yang tetap setia mencintai dan merawat pasangannya yang mendadak sakit keras/cacat selama bertahun-tahun. Mempertahankan kasih sayang terhadap orang yang kondisi fisik / mentalnya sangat menurun seperti itu, berat sekali. Dorongan untuk ‘cepat-cepat lari keluar dari perkawinan’ (seperti kata bang Belen) pada orang itu akan besar sekali; lebih besar daripada keinginan meninggalkan perkawinan dengan seseorang yang sejak awal sudah sakit / cacat, sehingga orang sudah menerima kondisi seperti itu pada saat menikah.

Semoga musibah seperti itu tidak terjadi pada kita. Kalau pun hal itu terjadi, semoga kita semua diberi kekuatan dan ketabahan untuk tetap setia dan mencintai pasangan kita yang dalam kondisi sakit justru membutuhkan lebih banyak kasih sayang.

moshin-o

Tertawa adalah obat mujarab mempertahankan kondisi kesehatan tubuh tanpa mengeluarkan uang, bahkan satu sen pun.

Psikolog Amanda MW mengatakan, “Membaca tanggapan rekan-rekan tentang kotak perkawinan, saya jadi tergugah untuk menambahkan. Saya ingat sewaktu melangsungkan upacara pernikahan, romo yang menikahkan kami berkotbah: “Perkawinan itu sebenarnya bukan hanya antara 2 pihak tapi ada pihak ke-3. Bukan PIL (pria idaman lain)  atau WIL (wanita idaman lain) tetapi Tuhan berperan serta di sana. Karena cinta 2 orang manusia tidak akan bertahan, tetapi cinta Tuhan yang menyatukan akan kekal selamanya. Sehingga, bila perkawinan dilanda masalah, kita dapat minta pertolongan Sang Mahacinta. Semoga dapat menambah warna dalam peneguhan perkawinan kita semua. Amin.”

Psikolog senior Koentjoro Soeparno nimbrung berpendapat. Kalau menurut pendapat saya PIL dan WIL itu nggak ada. Yang ada adalah teman kencan atau teman selingkuh. Menurut saya tidak ada istilah idaman dalam perselingkuhan…

Kami tanggapi berikut ini. Setuju Pak Koentjoro. Tidak ada WIL dan PIL. Teman kencan lebih tepat atau TTM, teman tapi mesra. He he he. Wong, yang ketangkap disuruh kawin eh malah nggak mau. Kalau idaman lain ya disuruh kawin ya hayo.

Orang Indonesia terkadang suka bikin istilah aneh.

Soal selingkuh itu kebetulan baru saya baca ungkapan bahasa Latin Vola libere sed semper domum redi. Terbanglah dengan bebas tapi selalu kembali ke rumah. Suami yang selingkuh itu terbang bebas tapi selalu kembali ke rumah. Terutama ketika sakit, nah suami-suami itu pasti kembali ke rumah, istri-lah yang paling pusing ngurus orang sakit. Waktu sehat milik semua orang, eh ketika sakit baru milik keluarga. He he he. Sekadar bercanda.

Ibu Lita menimpali, “Apalagi kalau suami pulang ke rumah bawa penyakit ….. HIV/Aids! Si istri gak tahu, jadi ketularan juga …. Aduuuh, celaka-lah seluruh keluarga. Amit-amiit.”

Tanggapan kami, Gusti Allah mboten sare dan perkawinan itu adalah ikatan segitiga antara pasangan dan Sang Mahacinta itu memang benar. Hal ini tampak dalam krisis perkawinan jika orang kembali bertopang kepada Tuhan.

Mengenai minta pertolongan Tuhan barusan saya baca hasil penelitian tentang pasien yang ingin sembuh. Sekelompok pasien yang berdoa dengan tekun dibandingkan dengan sekelompok pasien lain yang tidak berdoa. Ternyata kadar kolesterol, asam urat, tekanan darah, dan kadar trigliserida kelompok yang berdoa turun cukup signifikan sedangkan pada kelompok yang tidak berdoa tak ada perubahan berarti. Kelompok pasien yang berdoa lebih cepat sembuh.

Eksperimen dicoba lagi dengan dua kelompok pasien ateis yang tidak percaya adanya Tuhan. Kelompok ateis yang pertama diminta berdoa saja untuk kesembuhan walaupun berpura-pura saja. Kelompok kedua dibiarkan tidak berdoa. Ternyata kelompok ateis yang berdoa pura-pura dan yang pura-pura percaya Tuhan sembuh lebih cepat.

Bagi kita yang percaya Tuhan tentu kita yakin ada peran tangan Tuhan dan itu bisa kita akui setelah merefleksi rentetan kejadian dalam hidup kita. Bagi kelompok ateis itu hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa faktor harapan kepada bantuan sesuatu zat yang lebih tinggi, yang lebih mampu menjadi faktor yang membantu tubuh memulihkan kondisinya.

Kita percaya bahwa Tuhan itu membantu tanpa mengenal seseorang itu agama apa, suku atau bangsa apa, percaya Tuhan atau tidak. Tuhan menciptakan matahari bagi semua umat manusia.

madonna-like-a-prayer-o

Madonna berdoa

Dalam situasi krisis yang genting manusia cenderung bertopang kepada Tuhan. Setiap kali menjelang seorang istri melahirkan rasanya suaminya mau bergantung kepada siapa demi keselamatan anak yang akan dilahirkan. Yang paling bisa diharapkan adalah bantuan Sang Mahacinta.

Waktu Perang Dunia II tentara Inggris yang berperang berdoa kepada Tuhan. Mereka kemudian heran, kok tentara Jerman juga berdoa kepada Tuhan. Tentara Inggris berdoa, My God, Our God eh tentara Jerman ternyata menulis pada senapan mereka yang disita: Meiner Gott, Unser Gott. Nah, siapa yang benar? Tuhan mana yang berpihak?

Dalam krisis perkawinan yang penting mungkin adalah faktor masih ada harapan untuk memperbaiki tali kasih yang lagi retak. Dan, harapan itu kepada siapa? Manusia? Kalau manusia tak mampu ya kepada Sang Mahamampu. Tak ada doa yang terbuang percuma. Doa pasti menghasilkan sesuatu yang baik bagi manusia.

Psikolog Hanna Djumhana Bastaman bercerita, saya teringat pada sebuah nasihat perkawinan dari seorang ayah kepada anaknya yang bernama Hana dan menantunya yang namanya Hani. Begini katanya: “Wahai Hana, engkau tidak menikahi Hani sebagai seorang bidadari, tetapi engkau wajib untuk menjadikan Hani sebagai bidadari dalam rumah tanggamu. Dan sebaliknya engkau Hani, engkau tidak menikahi Hana sebagai seorang pahlawan, tetapi kewajiban engkaulah untuk menjadikan Hana sebagai pahlawan dalam rumah tanggamu”.

Psikolog Retno Priyani mengatakan, saya teringat kata-kata seorang dosen filsafat saya, kalau tak salah namanya Bapak Damarjati Supajar: ” Orang yang kawin, itu melepas semua yang melekat pada tubuhnya. Kalau masih pakai pangkat, perhiasan dan sebagainya malahan mengganggu. Itu menyimbolkan bahwa perkawinan sesungguhnya adalah antar manusia. Tak perlu apa pun, kecuali yang ada pada diri manusia itu. Kalau masih pakai tanda pangkat, malah menusuk badan…..”

Waktu itu, saya agak risih mendengarnya. Mosok kuliah kok ngomong “kawin” (karena masih mahasiswa yang belum menikah), tapi agaknya makna yang tersirat dari peristiwa itu benar juga ya?

LNOGX

Mengapa wajah suami-istri yang sudah lama berumah tangga mirip?

Dari yang kami amati sehari-hari di berbagai tempat, suami dan istri yang memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda ketika sudah tua kok wajahnya tampak mirip. Termasuk suami-istri dari dua suku yang berbeda.

Kebetulan kami temukan tulisan Why Do Couples Start to Look Like Each Other? Amber Angelle , 26 Juni 2010 pada link: http://www.livescience.com/8384-couples-start.html

Tulisan ini sedikit membantu menjawab pertanyaan ini.

Psikolog Robert Zajonc membuat eksperimen untuk menguji gejala pepatah lama bahwa yang berlawanan itu saling tertarik tapi dalam kenyataan hati menginkan seseorang yang mencerminkan dirinya – dan cerminan itu meningkat pada sepasang burung jantan dan betina yang lebih lama tinggal bersama-sama.

Ia menganalisis foto pasangan-pasangan yang diambil saat baru kawin dan foto-foto pasangan yang sama 25 tahun kemudian. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan-pasangan suami-istri itu tampak semakin mirip. Dan, semakin bahagia pasangan itu, semakin mirip tampilan fisiknya.

Zajonc coba menjelakan bahwa kemiripan itu disebabkan pasangan itu saling meniru mimik ekspresi wajah. Misalnya, suami memiliki rasa humor yang tinggi dan banyak tertawa. Jadinya istrinya juga sering tertawa. Lama-kelamaan terbentuk garis-garis ketawa sekitar mulut sang istri atau sebaliknya.

Bukti yang lain juga menunjukkan bahwa para pria dan wanita mungkin pada awalnya tertarik kepada partner yang memiliki kesamaan kepribadian. Tahun 2006, ilmuwan di Universitas Liverpool meminta peserta dalam sebuah studi mengamati foto-foto para pria dan wanita dan menilai kepribadian mereka.

Peserta tidak tahu siapa yang kawin dengan siapa dari foto-foto itu. Pasangan yang telah hidup bersama-sama yang terlama yang dinilai memiliki kepribadian yang lebih mirip. Peneliti menyimpulkan bahwa, memiliki ciri-ciri kepribadian yang menarik adalah yang punya hubungan kausal yang membuat wajah seseorang itu tampak menarik. Dengan kata lain, waktu awal mula waktu seorang pria menaksir seorang wanita atau sebaliknya karena ketertarikan fisik sebenarnya yang ditaksir itu memiliki ciri-ciri kepribadian yang mirip dengannya.

Orang yang memiliki DNA yang mirip cenderung jatuh cinta. Dalam sebuah studi terhadap anak-anak kembar, ilmuwan di Universitas Western Ontario menemukan bahwa peserta tidak hanya cenderung memilih partner yang memiliki kemiripan DNA tapi juga pasangan dari anak-anak kembar. Dua anak kembar satu telur lebih cenderung memilih pasangan hidupnya yang lebih mirip dengaannya daripada dua anak kembar dua telur.

Maksudnya begini. Dua anak kembar perempuan satu telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing. Lalu, dua anak kembar perempuan dua telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing.  Kemiripan keempat pria itu kemudian dibandingkan dengan empat anak kembar perempuan itu. Ternyata, dua suami dari dua anak kembar perempuan satu telur ternyata lebih mirip dibandingkan dengan dua suami dari dua anak kembar perempuan dua telur. Hal ini berlaku sebaliknya untuk anak kembar laki-laki satu telur dan dua telur.

Pasangan suami-istri mungkin mulai tampak mirip karena dalam beberapa hal mereka memang sudah mirip sejak awal.

Mungkin ada penjelasan yang lain atas pertanyaan ini?

Mungkin prinsip ini perlu diikuti. Dalam hidup perkawinan, setiap kali badai datang menerjang bahtera rumah tangga, tetaplah berpikir positif: “Badai pasti berlalu.”

Betapa pun hebat badai menerjang bahtera rumah tangga anda, tetaplah bertahan. Jangan meloncat ke luar dari bahtera karena anda bisa tenggelam atau dimangsa ikan buas. Tataplah ke horison happy ending.

Sumber:

16quotes.com

Chapter 11 –  Emotions, Stress and Health

Milis Psikologi Indonesia

 

Topik posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/29/makna-cinta-di-hari-ulang-tahun-perkawinan-untuk-suami-dan-istri/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

Advertorial

weird-science-magic-2-o

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Sano sembuhkan jantung koroner

gambar-spanduk-sano

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjngilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Ibu Teresa, A Goddess of India

September 26, 2008

1-mother-teresa-arabinda-aich.fineartamerica

Temanku Saktipada Patra, seorang penganut Hindu, adalah seorang dosen bahasa Inggris yang lahir, belajar, dan bekerja di Calcutta, India. Kami bertemu dan berteman di London, Inggris. Ia bercerita banyak tentang karya Mother Teresa di kotanya, Calcutta. Pada mulanya memang masyarakat menentang karena diprovokasi tokoh Hindu bahwa ia bermaksud mengkristenkan penganut Hindu. Namun, isu itu dilawan dengan pengabdian tulus. Kemudian, masyarakat Calcutta berbalik mencintainya setelah melihat betapa ia mencintai kaum yang termiskin dari yang miskin. Pengadiannya yang amat menakjubkan akhirnya membuat rakyat India mengakuinya sebagai A Goddess of India, seorang ‘dewi’ India. Jika Anda ingin membaca dalam bentuk powerpoint yang disertai gambar, silahkan klik di sini!

Mother Teresa

Ibu Teresa pernah menulis kepada Nawin Chawala, seorang Hindu, yang menulis biografi tentangnya, “Darwin yang baik, semua yang kamu perbuat, semua yang kamu tulis, lakukanlah itu untuk kemuliaan Tuhan dan kebaikan untuk semua orang. Semoga bukumu menjadi kasih bagi Tuhan dalam tindakan.”

Ibu Teresa menulis puisi yang dijadikan landasan kerja tarekat Suster-suster Cinta Kasih sbb:

The fruit of silence is prayer,

The fruit of prayer is faith,

The fruit of faith is love,

The fruit of love is service,

The fruit of service is peace.

(Buah kesunyian adalah doa,

Buah doa adalah iman,

Buah iman adalah cinta,

Buah cinta adalah pelayanan,

Buah pelayanan adalah damai.)

Mother Teresa

“Aku mendatangi seorang perempuan di salah satu jalan Kalkuta, separuh tubuhnya sudah digerogoti oleh tikus dan sengatan lebah. Aku membawa ke rumah sakit, tetapi petugas medis menonton dan diam saja. Aku tidak mau pulang ke rumah, kalau mereka tidak segera menolong…”

“Busana cinta itu berenda-renda. Dan mau tak mau renda-rendanya itu akan menyapu debu-debu jalanan. Maka cinta itu harus menyentuh kotoran-kotoran di jalan-jalan besar dan lorong-lorong sempit, yang dilaluinya.”

“Saya ingin membantu siapa pun untuk menunjukkan cinta kepada sesama. Jika mereka membantu saya, mereka membantu yang miskin. Saya tak pernah menerima bantuan uang di bawah syarat apa pun kecuali cinta kasih.”

“Saya hanya pensil kecil di Tangan Tuhan. Dia yang berpikir. Dia yang menulis. Pensil itu tidak bisa apa-apa. Ia hanya digunakan. Saya merasa Tuhan ingin memperlihatkan kebesaran-Nya dengan menggunakan ketiadaan.”

“Setiap hari sebenarnya merupakan persiapan untuk mati. Kalau ada orang meninggal hari ini, maka bisa jadi, esok atau lusa, atau bahkan beberapa menit lagi adalah giliran kita. Dengan kesadaran itu, kita belajar menghidupi hari-hari dengan tak sedetik pun meninggalkan Tuhan. Kematian adalah sesuatu yang indah, dan tak ada yang harus ditakutkan, karena itu hanyalah tahapan yang harus dilewati untuk pulang ke Rumah, di mana Dia berada dan dari mana kita semua berasal.”

“Semua di dunia akan hancur pertama-tama bukan oleh bom dan senjata kimia berbahaya. Melainkan oleh ketiadaan cinta akibat keserakahan manusia.”

“Kemerdekaan sejati manusia sesungguhnya terletak pada kebebasan kita sebagai anak-anak Allah. Karena ia telah menciptakan kita dalam kebenaran dan cinta-Nya.”

diana_and_teresa.www.radiosonic.fm

Bunda Teresa & Lady Diana, dua orang terkenal yang menyumbang kasih dalam status yang berbeda

Guna mengenal kiprah Mother Teresa, silahkan klik file powerpoint yang dibuat oleh Nyoman Sumantra berikut ini:

Inspirasi Bunda Teresa

Posting terkait:

https://sbelen.wordpress.com/2014/05/31/kutipan-bunda-teresa-yang-dapat-mengilhami-anda/

 

iklan

andy

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 3

Kiat sukses dalam pekerjaan

September 26, 2008

Jika Anda mencintai pekerjaan Anda, pastilah Anda tak akan merasa pernah bekerja, bahkan sehari sekali pun. Hobi saya adalah menulis dan jika saya sedang menulis, tak pernah kurasakan sedang bekerja. Hobi membuat pekerjaan menyenangkan dan hobi membuat orang berumur panjang. Berikut ini disajikan 10 kiat sukses dalam pekerjaan.


1. Janganlah berpikir Anda itu globe, yang memanggul bumi di pundakmu! Bumi tetap berputar tanpa Anda. Jangan anggap dirimu terlalu penting!

Globe berputar

.

Charlie Chaplin tendang globe

2. Katakan pada dirimu, aku mencintai pekerjaanku! Pekerjaan akan menyenangkan, bukan menjemukan. Mungkin tak perlu ubah pekerjaanmu.
Ubahlah dirimu! Pekerjaanmu akan tampak berbeda.

Tanam sampai jual

3. Rencanakan pekerjaanmu! Kerjakan rencanamu! Ketiadaan sistem menghasilkan perasaan, “Saya tertimbun pekerjaan.”

Community plan

4. Jangan coba kerjakan segalanya serentak! Itu sebabnya waktu terentang. Jalankan nasihat bijak,“Satu hal ini saya lakukan!”

Pukul jam

5. Miliki sikap mental tepat! Pikirkan pekerjaan itu sukar, maka Anda membuat pekerjaan itu sukar! Pikirkan pekerjaan itu mudah, maka pekerjaan itu cenderung mudah!

Jengkel buang komputer

6. Jadilah seorang ahli dalam pekerjaanmu! Anda akan selalulebih mudah melakukan sesuatu dengan benar.

Bambu

7. Latihlah bersikap enteng! Santailah selalu dalam melakukan pekerjaanmu! Jangan tertekan atau terbeban!

Jengkel kerja

8. Jangan tunda hingga besok apa yang dapat Anda lakukan hari ini! Ini hanya membuat pekerjaan besok lebih sulit. Anda timbuni diri sendiri. Jagalah pekerjaanmu sesuai jadwal!

Action dalam film

9. Awalilah setiap hari dengan berdoa bagi pekerjaanmu! Maka, Anda akan menemukan gagasan-gagasanmu yang terbaik.

Let us pray

10. Sertakan selalu ‘Temanmu yang tak kelihatan itu’! Ia akan meringankan beban di pundakmu.Allah hadir di kantor dan toko sama seperti Ia hadir di tempat2 ibadah. Ia tahu lebih baik tentang usahamu daripada Anda sendiri. (Gems of Thought)

Footprint

Sukses bekerja, sukses berprestasi!

Iklan

book-of-mormon-dance

Osteoporosis

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan osteoporosis

Kartu nama Yuni Juli 2015

Ungkapan populer bahasa Latin

Agustus 31, 2008

Dalam berbagai tulisan mungkin terkadang Anda menemukan ungkapan-ungkapan populer dalam bahasa Latin. Contoh ungkapan itu adalah Quo vadis; Ora et labora (Berdoa dan bekerjalah); Nolli me tangere (Jangan sentuh aku); Vade mecum (Ikutilah aku); Veni, vidi, vici (Saya datang, saya lihat, saya menang). Berikut ini kami sajikan sejumlah ungkapan populer bahasa Latin. Jika Anda ingin membaca ungkapan ini dalam tulisan yang indah, klik di sini! ungkapan-bahasa-latin

Semoga menambah pengetahuan Anda!

Felix dies natalis. Bahagia di hari ulang tahun.

Te amo. Aku mencintaimu.

Amor est vitae essentia. Cinta adalah esensi kehidupan.

Omnia vincit amor. Cinta memenangkan segalanya.

Qui me amat, amet et canem meum. Siapa yang mencintaiku, mencintai juga anjingku. (St. Bernard de Clairvaus, 1150 AD)

Cave canem. Hati-hati anjing.

Aut viam inveniam aut faciam. “Saya atau akan menemukan sebuah jalan atau membuat sebuah jalan.” (Hannibal (247-183 BC)

Si vis pacem, para bellum. Jika ingin perdamaian, siapkan perang. (Dari ahli strategiu Romawi Flavius Vegetius Renatus, sekitar tahun 375 AD)

Bella, horrida bella. Perang, betapa mengerikan perang. (Virgil dalam Aeneid)

Dulce et decorum est pro patria mori. “Indah dan benar mati untuk negerimu.” (Horatius, 65-8 BC, Odes iii 2.13)

Semper fi. Atau: Semper fidelis. “Selalu Setia.” Ini adalah motto Korps Marinir Amerika Serikat.

Semper paratus.“Selalu siap” (motto Penjaga Pantai Amerika Serikat)

Dona nobis pacem. Berilah kami damai.

Si Deus pro nobis, quis contra nos? “Jika Allah berpihak kepada kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8: 31)

Durate et vosmet reubs servate secundis. “Bertahanlah dan selamatkan dirimu untuk hari-hari yang lebih baik.(Dari Aeneid oleh Virgilius)

Acta virum probant. “Tindakan membuktikan seseorang.”

Ad augusta per angusta. “Menuju ke tempat-tempat tinggi melalui lorong-lorong yang sempit.”

Carpe diem. Nikmatilah hari ini.

Dirigo. Sayalah yang memimpin. Sayalah bos.

Gaudeamus igitur. “Jadi, marilah kita bergembira.”

Laus Deo. Terpujilah Allah.

Non omnia possumus omnes. Kita semua tak dapat melakukan segala hal.

Primum non nocere. “Pertama-tama, janganlah melakukan yang merugikan.” (Hippocrates, sekitar tahun 460-377 BC)

Rem tene, verba sequentur. “Kuasailah hal itu dan kata-kata akan menyusul.” Ini berarti kuasailah yang dipelajari, dan dengan sendirinya dunia akan ikut. (Cato Senior tahun 234-149 BC)

Suaviter in modo, fortiter in re. “Halus dalam cara, tegas dalam substansi.

Sine pari. Tanpa ada yang setara. Tak sebaya.

Tempus fugit. “Waktu berlari. Waktu berlalu.”

Musica donum Dei. “Musik adalah pemberian Tuhan” (Motto Koor Harpa pada abad ke-17)

Sic transit gloria mundi. “Demikianlah kemuliaan dunia berlalu.”

Fac ut vivas. “Berbuatlah agar Anda hidup.”

Mysterim tremendum. “Misteri yang menakutkan. Misteri yang menggetarkan.”

Quo vadis? Ke mana Anda pergi?

Videbimus. “Akan kita lihat!”

Felix sit annus novus! Berbahagia di tahun baru!

Copyright © 1999-2008 CafePress.com

*****************

Topik posting yang berhubungan:

 Queen

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/12/kata-mutiara-bahasa-latin-tentang-kesehatan/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/06/kata-mutiara-latin-tentang-keadilan-uang-korupsi-hukum-kesehatan-penguasa-cinta-perang-pidato-i-have-a-dream-martin-luther-king-jr/

https://sbelen.wordpress.com/2008/11/26/mutiara-kata-ihwal-kehidupan-kata-mutiara-bahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/01/kata-kata-bijak-peribahasa-latin/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

 Gladiator_Thumb_Down_01

Iklan

bronn11

Klik gambar kalau belum bergerak

Gagal ginjal

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-ginjal

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/