Archive for the ‘Perkawinan’ Category

Hanya kematian yang memisahkan kami

November 23, 2015

i_love_you_heart_animation

Ketika aku tiba di rumah malam itu, tatkala istriku menghidangkan makan malam dan kami sama-sama makan, aku memegang tangannya dan berkata, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Ia duduk dan makan dengan tenang. Sekali lagi aku amati kepedihan di kedua matanya. Mendadak aku tidak tahu bagaimana membuka mulutku. Tapi, aku harus tega membiarkan ia tahu apa yang sedang aku pikirkan. Aku menginginkan perceraian. Aku mulai membahas topik ini dengan tenang.

Tampaknya ia tidak terganggu oleh kata-kataku. Sebaliknya, ia bertanya dengan lembut, mengapa? Aku menghindar menjawab pertanyaannya. Ini membuat ia marah. Ia melempar sumpit dan berteriak kepadaku, kamu bukan seorang laki-laki! Malam itu, kami tidak saling berbicara. Ia menangis. Aku tahu ia ingin merenung untuk menemukan apa yang telah terjadi terhadap perkawinan kami. Akan tetapi, aku tidak bisa memberinya sebuah jawaban yang memuaskan; ia telah kehilangan hatiku yang telah berpaling ke Jane. Aku tidak mencintainya lagi. Aku hanya kasihan dia!

Dengan rasa bersalah yang dalam, aku membuat draf surat persetujuan perceraian, yang menyatakan bahwa ia dapat memiliki rumah kami, mobil kami, dan 30% saham perusahaanku. Sekilas ia memandang surat itu lalu merobeknya sampai carikan-carikan kecil. Wanita yang menghabiskan sepuluh tahun hidupnya bersama aku telah menjadi orang asing. Aku merasa kasihan atas waktu, sumber daya, dan energinya yang terbuang. Tapi, aku tidak bisa mengambil kembali apa yang telah aku katakan kepada Jane, pacarku, bahwa aku sangat mencintainya. Akhirnya ia menangis tersedu-sedu di depanku. Hal yang tidak aku harapkan terjadi. Gagasan bercerai yang membuat aku terobsesi beberapa minggu ini menjadi lebih kuat dan lebih jelas sekarang.

gibran_art_g105.www.inner-growth.info.Love

Lukisan Kahlil Gibran

Keesokan harinya, aku amat terlambat pulang ke rumah dan menemukan dia sedang menulis sesuatu di meja. Aku tidak makan malam tapi langsung pergi tidur dan amat cepat nyenyak tertidur. Karena, aku amat capek setelah seharian penuh bermesraan dengan Jane. Ketika aku terbangun, ia masih duduk depan meja sambil menulis. Aku jelas tidak peduli. Aku membalikkan badan dan tertidur lagi.

Pagi-pagi ia mengajukan syarat-syarat perceraian. Ia tidak menginginkan apapun dari aku. Tapi, ia membutuhkan pemberitahuan satu bulan sebelum perceraian. Ia minta agar dalam satu bulan ini, kami berdua mencoba hidup senormal mungkin. Alasannya untuk persyaratan ini sederhana. Anak lelaki kami akan maju ujian satu bulan ke depan dan ia tidak ingin mengganggunya dengan perkawinan kami yang hancur berantakan.

Aku setuju persyaratan ini. Namun, ia ajukan satu persyaratan lagi. Ia minta aku mengingat kembali bagaimana aku menggendongnya ke kamar pengantin kami pada hari pernikahan kami. Ia minta agar tiap hari selama satu bulan aku menggendongnya keluar dari kamar tidur kami ke pintu depan setiap pagi. Aku pikir dia nyaris gila. Hanya untuk membuat hari-hari terakhir kami bersama-sama terpikulkan, aku menerima permintaannya yang aneh ini.

Aku sampaikan kepada Jane tentang persyaratan perceraian yang diajukan istriku. Ia tertawa keras dan berpikir, ini benar-benar tidak masuk akal, absurd. Tidak peduli trik yang istriku terapkan, Jane berujar dengan cemooh, ah dia toh akan terpaksa menghadapi perceraian.

Istriku dan aku tidak melakukan kontak, hubungan badan sejak niat cerai aku telah diungkapkan secara jelas, eksplisit. Karena itu, ketika aku menggendongnya ke luar pada hari pertama, kami berdua tampak canggung. Putra kami bertepuk tangan di belakang kami sambil berujar, ayah menggendong ibu. Dari kamar tidur ke ruang tamu, lalu ke pintu, aku berjalan lebih 10 meter sambil membopongnya dengan lengan-lenganku. Ia menutup matanya dan berkata dengan lembut, jangan bilang anak kita tentang perceraian. Aku mengangguk sambil merasa agak kesal. Aku menurunkannya di luar pintu. Ia lalu pergi menunggu bus ke tempat kerjanya. Aku menyetir mobil sendirian ke kantor.

Di hari kedua, kami berdua jauh lebih mudah melakukannya. Ia merebahkan diri ke dadaku. Aku dapat mencium harum mewangi blusnya. Aku sadar bahwa lama sekali aku tidak memandang wanita ini dengan saksama. Aku tersadar, ia sudah tidak muda lagi. Ada kerutan-kerutan halus di wajahnya. Rambunya mulai beruban! Perkawinan kami telah membuat ia berkorban. Satu menit aku bertanya-tanya apa yang telah aku lakukan terhadapnya.

Pada hari keempat, ketika aku mengangkatnya, aku merasakan bahwa suatu perasaan kemesraan muncul kembali. Inilah wanita yang telah mengorbankan 10 tahun kehidupannya bagiku. Pada hari kelima dan keenam, aku tersadar bahwa perasaan kemesraan kami bertumbuh lagi. Aku tidak memberitahu Jane tentang hal ini. Semakin mudah aku menggendong istriku tatkala hari demi hari bulan ini berlalu. Mungkin latihan tiap hari membuat aku lebih kuat.

Suatu pagi ia memilih busana yang akan dipakai. Ia mencobakan beberapa gaun tapi tidak menemukan satu pun yang cocok. Sambil menghela napas ia berujar, semua pakaianku bertambah longgar. Tiba-tiba aku tersadar, ia semakin kurus. Itulah alasannya mengapa aku dapat lebih mudah membopongnya. Mendadak hal ini menghentakku. Ia telah menguburbenamkan sedemikian banyak rasa sakit dan kepahitan dalam hatinya. Tanpa sadar aku mengulurkan tangan dan menyentuh kepalanya.

Saat itu anak kami muncul dan berkata, Ayah, sudah waktunya menggendong mama ke luar. Bagi anak kami, melihat ayahnya menggendong ibunya ke luar telah menjadi bagian amat penting dalam kehidupannya. Istriku memberi isyarat kepada anak kami agar mendekat dan memeluknya dengan erat. Aku memalingkan wajahku karena takut aku bisa saja berubah pikiran pada menit-menit terakhir. Lalu, aku membopongnya dengan kedua lenganku, berjalan dari kamar tidur melewati ruang tamu, ke teras. Tangannya mengalungi leherku dengan lembut dan alami. Aku memeluk tubuhnya dengan erat, sama seperti yang aku lakukan pada hari pernikahan kami.

Namun, badannya yang kini jauh lebih ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika menggendongnya dengan kedua tanganku, aku hampir tidak dapat bergerak satu langkah. Anak kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya dengan erat dan berkata, aku tidak perhatikan bahwa kehidupan kita kurang mesra. Aku menyetir mobil ke kantor dan terburu-buru melompat ke luar mobil tanpa sempat mengunci pintu mobil. Aku takut bahwa satu penundaan apapun dapat membuat aku berubah pikiran. Aku berjalan ke lantai atas. Jane membuka pintu dan aku katakan kepadanya, Maaf Jane, aku tidak ingin lagi bercerai.

Ia memandangku, terheran-heran, dan kemudian menyentuh dahiku. Apakah kamu demam? Ia bertanya. Aku memindahkan tangannya dari kepalaku. Maaf Jane, aku katakan, aku tidak ingin bercerai. Kehidupan perkawinanku membosankan, mungkin karena ia dan aku tidak memperhatikan, tidak menghargai hal-hal kecil dalam kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku sadar bahwa sejak aku menggendongnya ke dalam rumahku pada hari pernikahan kami, seharusnya aku memeluknya sampai kematian memisahkan kami.

Tampaknya Jane tiba-tiba tersadar. Ia menampar wajahku dengan keras dan kemudian membanting pintu dan menangis. Aku berjalan menuruni tangga dan menyetir mobil pulang ke rumah. Dalam perjalanan aku mampir di toko bunga, memesan satu karangan bunga untuk istriku. Gadis penjual bertanya kepadaku apa yang harus ditulis pada kartu. Aku tersenyum dan menulis, “Aku akan menggendongmu tiap pagi sampai maut memisahkan kita.”

Sore itu aku tiba di rumah dengan bunga di kedua tanganku sambil tersenyum. Aku berlari naik tangga, hanya menemukan istriku di tempat tidur – meninggal.

Istriku berjuang melawan kanker selama berbulan-bulan dan aku sedemikian berasyik mesra dengan Jane sehingga tidak menghiraukannya. Ia tahu bahwa ia akan segera meninggal dan ia ingin menyelamatkan aku dari reaksi negatif apapun dari putra kami, andaikan kami terpaksa bercerai. Setidak-tidaknya, di mata putra kami – aku adalah seorang suami yang penuh kasih.

love1

Pesan moral: Hal-hal kecil, sepele dalam kehidupan kita itulah yang justru bermakna dalam hubungan kita. Yang berarti itu bukanlah rumah gedongan, properti, uang di bank. Hal-hal sepele itulah yang menciptakan lingkungan yang mendukung (kondusif) kebahagiaan walaupun hal-hal kecil itu tidak memberi kebahagiaan dari dirinya. Karena itu, carilah waktu agar menjadi teman pasanganmu dan saling lakukan hal-hal kecil yang membangun kemesraan. Dan, raihlan kebahagiaan perkawinan yang nyata.

Sign of love

Tambahan penterjemah: Satu menu ‘makanan’ pokok yang dibutuhkan otak manusia adalah kasih sayang. Menu ‘makanan’ pokok lain yang dibutuhkan otak adalah oksigen, nutrisi atau gizi, dan informasi. Lihat posting: https://sbelen.wordpress.com/2008/11/28/otak-sang-pengendali-anda-berilah-%E2%80%9Cmakanan%E2%80%9D-yang-ia-butuhkan/

 

Makhluk manusia mana yang paling berbahagia di muka bumi ini? Bayi! Orang senang melihat dan mengamati bayi. Orang bermurah senyum kepada bayi. Orang-orang dekat ingin menggendong, mencium, membelai, serta mengajaknya tersenyum dan tertawa. Waktu masih berusia balita, anak-anak kecil pun mendapat perlakuan mirip bayi walaupun frekuensinya secara bertahap berkurang.

Semakin anak bertumbuh-kembang waktu memasuki masa remaja, ayah mulai mengambil jarak dengan anak perempuannya. Dan, ibu pun relatif melakukan hal yang sama terhadap anak lelakinya. Apalagi, adat ketimuran yang ketat semakin membatasi perlakuan kasih sayang melalui sentuhan (kecupan, belaian) orang tua kepada anak remaja, apalagi anak yang telah memasuki fase adolesens.

Defisit sentuhan itu mendapatkan kompensasi ketika orang-orang muda mulai berpacaran. Karena adat yang ketat, sentuhan antara pria dan wanita yang berpacaran malah diusahakan secara sembunyi-sembunyi. Saru, tidak sopan bila dilihat orang.

Memasuki hidup perkawinan: Kasih sayang antara suami-istri itu bukan sekadar mengatakan, Aku mencintaimu Atau kan, pasanganku tahu bahwa aku mengasihinya. Dalam kehidupan perkawinan, frekuensi sentuhan melalui pelukan, ciuman, belaian mungkin tanpa disadari, semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Dari pihak wanita, teman-temanku di Inggris mengatakan, bagi aku sebagai istri, hugging (memeluk sambil mengusap-usap bahu) bahkan lebih penting, lebih menyenangkan, membahagiakan daripada hubungan seks dengan suami.

Hasil riset otak menunjukkan, ternyata kasih sayang itu harus disalurkan, diekspresikan juga melalui sentuhan (touching) agar otak bayi, otak anak sekolah, mahasiswa bertumbuh kembang dengan bagus. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan dari suami kepada istri dan dari istri kepada suami itu amat dibutuhkan dalam merawat kehidupan perkawinan. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan itu dibutuhkan pula oleh orang lansia yang semakin uzur termakan umur.

Pamanku, seorang bruder biarawan yang hidup selibat menjalani dua kali operasi di sebuah rumah sakit terkenal di Surabaya. Usianya waktu itu 93 tahun. Belum pernah aku menyentuh om kecuali berjabat tangan. Setelah operasi yang kedua, aku mengusap-usap dahinya, membelai kedua pipi dan tangannya sambil mendorong agar om tegar menghadapi rasa sakit dan cepat pulih. Ternyata sentuhan-sentuhanku ini membuat semangat om bertambah dan proses penyembuhan berlangsung cepat.

Dari pengalaman ini, kami menyimpulkan, dari bayi sampai dengan orang lansia membutuhkan sentuhan-sentuhan agar kinerja otak bagus dan merasa senang dalam meraih kebahagiaan.

Dari kisah “Hanya kematian yang memisahkan kami” ini, dapatlah kita menarik kesimpulan, bahwa hal-hal kecil, seperti sentuhan melalui ciuman, usapan, dan belaian, dalam kehidupan rumah tangga ini makin lama makin berkurang dan akhirnya sirna, lenyap. Padahal, sentuhan ini adalah garam atau  bumbu penyedap kemesraan dalam hidup perkawinan. “Kemesraan ini janganlah cepat berlalu ….” Lirik lagu populer ini mungkin dapat mengingatkan kita untuk merawat hidup perkawinan kita melalui berbagai kiat. Tapi, jangan lupa ekspresi kasih sayang melalui sentuhan. Semoga berhasil. Good luck!

Om Bruder Paskalis pada HUT 95 tahun 2

Om-ku Bruder Paskalis pada usia ke-95 tahun di Ruteng, Flores

.

grandparents on bed

Kakek dan nenek tak lupa sentuhan kemesraan

,

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Sumber: http://www.moralstories.org/until-death-do-us-apart/

Dikirim oleh Nicole Cauley

Terjemahan S Belen

Perkawinan ibarat resleting?

Oktober 29, 2015

900x900px-LL-ddaf0acc_Supergirl-reporter-costume-smack

Dulu waktu remaja saya pernah membaca sebuah kata mutiara tentang perkawinan. Lupa dari Majalah Intisari atau Reader’s Digest. “Perkawinan itu ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Namun, perkawinan itu ibarat neraka bagi yang sudah berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar.” Nah, ini ada sebuah ibarat lain tentang perkawinan.

RESTETING DAN PERKAWINAN

Ada orang bilang, perkawinan itu seperti resleting. Ada dua deret gigi di sebuah resleting. Gigi-gigi itu masuk satu sama lain dengan amat rapi.

Tetapi, Anda tidak akan pernah bisa menutup resleting, kecuali Anda menggunakan kepala resleting itu. Kepala itulah yang menutup gigi-gigi itu bersama dan menguncinya.

Dalam perkawinan hal yang sama terjadi. Dua orang mungkin bisa sangat erat berhubungan, seperti dua sisi resleting, yang saling masuk dan saling mengikat.

Ikatan yang erat itu ditopang oleh rasa saling kasih. Diperkuat oleh bumbu pengorbanan tiada henti. Lalu, siapa kepala bahtera rumah tangga itu? Tentu saja kepalanya adalah Tuhan sendiri.

Apa yang terjadi jika pasangan suami-istri menjauhkan diri dari Tuhan, dalam kehidupan dan perkawinan mereka? Mereka akan menjadi dua sisi resleting tanpa kepala. Tentu saja ristelting itu tidak bisa berfungsi dengan benar.

Tanpa Tuhan sebagai “nakhoda” bahtera rumah tangga, hubungan suami-istri mudah retak dan terputus seperti dua sisi resleting yang terlepas, tak mau bersatu lagi.

Karena itu, tokoh spiritualitas biasa mengatakan, “Untuk menikah diperlukan tiga pihak, yaitu pria, wanita, dan Tuhan.”

Jika ingin memiliki file powerpoint tentang topik ini, silahkan klik file powerpoint ini!

Resleting dan perkawinan

Advertorial

ahs-shelley

Anak terserang anemia aplastik

Anak terseranng anemia (kurang darah) dengan kelainan trombosit

Fides sembuhkan anemia

.

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Kartu nama Yuni Juli 2015

Kita sebenarnya telah memiliki kebahagiaan & aturan kebahagiaan perkawinan

Agustus 26, 2015
 anthony-de-mello quotes
Hanya ada satu penyebab ketidakbahagiaan: kepercayaan palsu yang bersarang di kepala anda, yang sedemikian umum diyakini, sehingga tak pernah terpikir oleh anda untuk mempertanyakannya.
.
Tony de Mello, Direktur Sadhana Institute of Pastoral Counseling dekat Poona, India menandaskan, kebahagiaan itu adalah keadaan alamiah. Kebahagiaan adalah keadaan alamiah anak kecil yang mulai tergerus setelah tercemar dan terkontaminasi kebodohan masyarakat dan kebudayaan.

Agar mencapai kebahagiaan, anda tidak perlu melakukan apapun, karena kebahagiaan tidak dapat diraih. Mengapa? Karena kita sebenarnya telah memiliki kebahagiaan itu. Bagaimana bisa anda ingin meraih sesuatu yang sebenarnya telah anda miliki? Lalu, mengapa anda tidak mengalami kebahagiaan itu? Karena, anda harus membuang sesuatu. Anda harus membuang ilusi-ilusi anda. Anda harus melepaskan diri dari aneka-kemelekatan terhadap berbagai hal.

Hidup ini sebenarnya gampang. Hidup ini sebenanrya menyenangkan. Namun, anda sulit merasa bahagia karena ambisi-ambisi anda, ketamakan anda, idaman-idaman anda. Apakah anda tahu dari mana ini semua berasal? Dari perilaku anda mengidentifikasi diri dengan berbagai label!

Siapa yang menentukan sesuatu itu sebagai sukses? Masyarakat yang bodoh. Menjadi CEO perusahaan besar tidak berkaitan dengan sukses kehidupan. Memiliki banyak uang tidak menentukan sukses kehidupan. Anda akan sukses dalam kehidupan bila anda terbangun, tersadar. Kebahagiaan anda tidak bergantung dari apapun yang orang katakan tentang diri anda. Itulah yang saya sebut kebahagiaan. Kebahagiaan adalah keterlepasan dari aneka-kemelekatan.

anthony-de-mello awareness

Memiliki satu pekerjaan yang bagus atau menjadi terkenal atau meraih reputasi hebat sama sekali tidak berhubungan dengan kebahagiaan atau sukses. Itu semua tidak relevan.

Banyak orang benar-benar khawatir, bagaimana pandangan anak-anakku tentang saya, pandangan tetangga tentang saya, pandangan istri / suami terhadap saya. Anda harus jadi orang terkenal. Masyarakat dan kebudayaan kita membombardir kepala anda siang dan malam. Manusia yang menciptakan ilusi-ilusi itu. Manusia menentukan standar penilaian tentang seseorang.

Ini semua menguras energi kita untuk meraih sesuatu yang sebenarnya tidak berguna. Orang ketakutan dan bingung. Orang jadi seperti boneka. Mereka selalu dikendalikan, dimanipulasi. Mereka menjadi orang yang tak bahagia, orang yang menyedihkan. Mereka tidak menikmati hidup. Secara terus-menerus mereka diterjang ketegangan dan rasa cemas. Nah, apa faktor penyebabnya? Hanya satu penyebab: Mereka mengidentifikasi diri dengan suatu label. Mereka mengidentifikasi “Saya” dengan uang atau pekerjaan atau profesi. Itulah kekeliruan mereka.

Sumber: The Most Important Minutes in Your Lives http://www.demellospirituality.com/awareness/30.html

Keinginan dan kebahagiaan.

happiness-quotes-302.

Aturan perkawinan bahagia

Takut bayi cacat selama 9 bulan mengandung: Siapa selalu sayang kita?

November 18, 2014

Kakek dan nenek

Perkenankan membaca cerita tentang keluarga kami. Selasa 11 – 11 – 2014 malam anak kami yang sulung Eliske Purwaningrum (panggilan Like) telah melahirkan secara alami, tidak di-caesar cucu kami yang ketiga, laki-laki, dengan lancar dan selamat di Rumah Sakit Mitra Keluarga di Bekasi Barat.

Inilah cucu yang amat lama kami nanti-nantikan. Dan, masa penantian dalam kandungan ditandai perasaan was-was dan hati yang bergolak selama 9 bulan. Bagaimana mungkin tidak was-was dan hati berdebar-debar dilanda kekhawatiran?

Anak kami yang pertama Eliske menikah dengan Wahyu asal Yogya pada Januari 2010. Sejak itu, kami amat mengharapkan cucu yang pertama. Namun, tahun-tahun berlalu Eliske hamil 2 x dan tiap kali keguguran. Sejak di SMA ditemukan ada kista di rahimnya. Dokter menyarankan dioperasi tapi istri dan saya tidak setuju karena ada risiko nanti tidak bisa mengandung dan melahirkan anak. Memasuki kehidupan rumah tangga Eliske tetap berjuang memberantas kista di rahimnya dan bisa berhasil walaupun ada kekhawatiran kista bisa tumbuh lagi.

Akhirnya, ia bisa hamil lagi untuk yang ketiga kalinya. Ia mengakui bahwa kali ini rahimnya bersih dan kandungannya kuat, tidak keguguran karena minum herbal Sano (racikan bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon) yang kami produksi. Ia minum Sano pada masa nifas (40 hari setelah keguguran dan dikuret). Sano membersihkan sisa-sisa kuretan dalam rahim setelah keguguran dan terbukti menguatkan kandungan.

Namun, setelah tiba waktu haid ia tidak mendapatkan haid, bersama temannya ia berkunjung ke seorang sinshe di Jakarta Timur yang amat terkenal. Menurut kabar yang beredar shinse ini bisa menebak wanita yang terlambat haid apakah hamil atau tidak hanya dengan memegang bagian belakang telapak kaki. Sinshe menandaskan bahwa ibu terlambat haid tapi tidak hamil. Untuk membersihkan sisa-sisa haid, ia menawarkan ramuan herbal arak seharga Rp 1,5 juta. Sinshe itu mengatakan bahwa ramuan herbal arak itu amat keras, mampu memberantas kista dan miom dalam rahim serta mampu membersihkan darah kotor pasca-haid.

Sehari berlalu, perutnya sakit sekali dan ia mengoleskan ramuan herbal arak yang dibeli dari sinshe itu karena pikirnya sakit perut ini disebabkan oleh terlambatnya datang haid. Kemudian timbul pikiran jangan-jangan ini bukan terlambat haid tapi benar-benar hamil. Suaminya mengantar ke dokter kandungan di rumah sakit. Dokter memeriksa dan menyatakan mungkin hamil tapi belum bisa dipastikan karena kantong janin (bayi) belum tampak. Dokter meminta kembali lagi setelah seminggu. Lewat seminggu ia datang lagi memeriksakan diri ke dokter dan kali ini dokter menyatakan ia positif hamil.

Setelah yakin hamil, ia mulai cemas, khawatir efek ramuan herbal arak yang digosok itu di perut itu dapat menggugurkan janin. Logikanya, kalau kista dan mion bisa diberantas mungkin sekali janin hasil pembuahan yang masih baru pun dapat luruh dalam kandungan. Setelah mendengar seluruh cerita, saya yakinkan Like bahwa itu tidak apa-apa neng, jangan khawatir, berpikir yang positif saja. Padahal, dalam hati saya merasa amat khawatir. Hatiku gundah nggak karuan. Namun, dalam pertemuan dengan Like dan Wahyu, kami tampilkan wajah positif dan optimis, menyembunyikan gejolak hati. Like dan Wahyu pun menampilkan perilaku seolah tak ada yang dirisaukan. Namun, dengan intuisi orang tua kami tahu bahwa keduanya sama seperti kami, merasa cemas jangan-jangan bayi yang nanti dilahirkan tidak normal. Tidak henti-hentinya kami berdoa dan berdoa.

Waktu usia kandungan memasuki 4 bulan, ia memeriksakan diri ke dokter. Dokter bilang, bayi ibu kakinya dua. Tapi dokter tidak meneruskan kata-katanya mengenai tangan, apakah tangannya juga dua. Like juga takut bertanya mengenai tangan takut dibilang tidak normal. Karena terus khawatir, waktu mengunjungi mertua di Yogya saat mudik lebaran lalu, Like memeriksakan kandungan di Rumah Sakit Panti Rapih. Dokter mengatakan, bayi ibu kakinya dua, tangannya dua. Nah, masih khawatir juga karena dokter tidak mengatakan mengenai apakah kedua kaki dan tangannya sama panjang. Ini baru ia ceritakan pada hari kedua setelah melahirkan.

Syukurlah, bayinya lahir dengan kondisi normal. tak kurang apa pun, langsung menangis. Teriak tangisan bayi yang dinanti-nantikan saat usia perkawinan mencapai hampir 5 tahun, tepatnya 4 tahun 10 bulan. Sebuah penantian amat panjang. Apalagi, anak ketiga Intan yang kawin belakangan lebih dulu melahirkan Leon (Napoleon) cucu pertama dan anak kedua Flory melahirkan Dewi cucu kedua.

Pada malam setelah kelahiran cucu ketiga ini, waktu duduk sendirian di bawah pohon di halaman rumah semua kisah perjalanan hidup Eliske sejak lahir sampai hari ini seolah diputar seperti film. Kisah momen-momen penting perjalanan hidup tiga anak yang lain, Flory, Intan, dan Deo dan perjalanan hidup kami sendiri juga muncul dalam refleksi. Terbersitlah bisikan hati, ternyata Tuhan amat sayang kami. Tiap jurang terjal dan kegagalan ternyata akhirnya bermuara kepada keberhasilan dan berkah Tuhan yang luar biasa.

Karena telah keguguran 2 x, Eliske memberi hak menentukan nama anak kepada suaminya Wahyu. Sesaat setelah melahirkan dokter bertanya, anak ini namanya siapa, ia menjawab saya sendiri tidak tahu. Suami belum memberi bocoran nama. Di tengah seluruh keluarga, semua anak kami yang mengelilingi tempat tidur, Wahyu mengatakan nama anak adalah Ananta Nugroho, dipanggil Anan. Ananta Nugroho berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga.

Marilah bergabung dalam rasa syukur kami. Tuhan itu seolah melempar kita ke jalan yang terjal dan hampir terjatuh ke dalam jurang. Tapi, ternyata kemudian bahwa Tuhan itu amat baik. Tuhan amat sayang kami. Tuhan amat sayang kita (siapa pun nama Tuhan yang kita sapa dan apa pun agama dan kepercayaan kita).

Salam kami,

S Belen

Cucu lelaki dari anak pertama Eliske sesaat setelah partus

Eliske dan bayinya, Ananta Nugroho (yang berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga) sesaat setelah melahirkan.

Ananta di hari kedua 2

Ananta di hari kedua

Ananta Nugroho di hari kedua.

Ananta Nugroho

Welcome, our third grandchild to the world!

Ananta dan mamanya Like hari kedua

Like dan bayinya: Selamat datang CINTA!

Cerita ini kami kirimkan ke Milis Psikologi Indonesia, Milis Allesaja, dan teman-teman serta memuat di status Facebook kami. Perkenankan membaca komentar teman-teman di milis dan facebook serta email japri berikut ini.

Psikolog Lukman Sarosa Sriamin:

Selamat…selamat bung Belen
Ungkapan polos dan jujur
Semoga yang baru lahir ini tumbuh kembang
Sehat lahir batin
Bermanfaat untuk keluarga dan bangsa
Tumbuh kuat jiwa Nasionalismenya
seperti yang dimiliki kakek Belen
Salam bahagia
.
Psikolog Solita Sarwono dari negeri Belanda:
Bang Belen dan mbak Yuni yang berbahagia,
Selamat atas kelahiran cucu yang ditunggu-tunggu. Tentunya juga selamat kepada nanda Like dan Wahyu.
Kesabaran dan keuletan kalian memberi hasil. Ini bukti dari pepatah ora et labora. Berdoa atau berupaya saja tidak cukup. Keduanya harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Semoga si kecil Ananta Nugroho akan tumbuh kembang seperti apa yang diharapkan dari nama yang diberikan ayah kepadanya.
Salam, Lita
.
Psikolog Rahmad Zakaria dari Situbondo:

Pak Belen, selamat atas kelahiran cucu ketiga Ananta Nugroho.

Titip salam dan selamat berbahagia untuk Mas Wahyu dan Mba Like.

Semoga tumbuh menjadi anak yang sehat lahir dan batin yang menjadi kebanggaan keluarga.

Turut berbahagia,

R. Zakaria

.
Psikolog Mona Sugianto:
Ananta Nugroho,
Selamat datang, cinta…. Semoga Ananta menjadi FAITH – HOPE – dan LOVE di dunia ini.
Selamat untuk papa mamanya yang HEBAT, semoga tetap setia dengan panggilan hidup menjadi orang tua.
Selamat untuk opa-omanya yang SETIA DALAM DOA-DOA, terima kasih memberikan peneguhan betapa KITA DICINTAI, KITA DIPILIH, KITA DIUTUS…..
Love & hug,
Mona
Selamat mencintai dan selamat berkarya!
Mona Sugianto, M.Psi, Psikolog
Mobile: 0817133238/ PIN BB: 29DA17CA
.
Psikolog Yulia Wahyu Ningrum:
Selamat Pak Belen…

untuk kelahiran cucu yang dinanti dan harapan serta sikap optimis yang terus bapak lakukan. Saya yang dasarnya cengeng menangis membaca kisah bapak. Dan satu hal yang bisa kita petik, selalu ber-positive thinking dengan Tuhan, karena Tuhan akan berbuat seperti apa yang kita pikirkan. Sekali lagi selamat ya Bapak dan tetap memberikan karya-karya bermakna pada kami.

Tanggapan kami:

Mas Lukman, Mba Lita, Mba Mona, Mba Yulia,

Terima kasih atas tanggapan yang tulus, harapan, dan doa atas kelahiran cucu kami. Agar refleksi ini dan komentar teman-teman berguna bagi banyak orang kami muat sebagai satu posting di blog dengan judul:
.https://sbelen.wordpress.com/2014/11/18/apa-makna-hidup-anda-momongan-hidup-yang-hampa-kutipan-eksistensi-bung-karno/

Syukur terima kasih kami.

Selamat datang cinta.

Salam kami,

S Belen

.
Wilfrid Babun dari Ruteng, Flores:

Pak Sil sekeluarga yang baik. Saya turut bersuka atas kelahiran cucu Ananta. Betul satu anugerah yang tak terhingga dari Tuhan. Salam hormat untuk pak Sil sekeluarga dan juga untuk kedua orangtua Ananta.

Terima kasih juga untuk sharing-nya: Tuhan amat cinta kita. Kalau berkenan: akan saya sampaikan berita gembira ini juga ke opa Bruder Paskalis SVD. Pasti dia juga ambil bagian dalam kegembiraan ini.
Salam dan berkat.
Wilfrid
.
Antropolog Gregor Neonbasu dari Kupang, Timor:
Luar biasa Pak Siril Sekeluarga, RAHMAT TUHAN selalu membimbingmu
untuk men-sharing RAHMAT dan REJEKI KERAHIMAN ALLAH. Keep going ya.
.
Yuvens Sebatu dari BSD:
Pak Sirilus dan keluarga yang baik,
Selamat berbahagia atas kelahiran cucu pertama: Ananta Nugroho. Semoga Anan bisa bertumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, santun dan berguna bagi Gereja dan Bangsa ! Pengalaman atas kebaikan Tuhan yang Pak Sirilus rasakan, juga kami alami dalam hidup ini. Tuhan sungguh amat baik. Yang kini menjadi tantangan adalah bagaimana memberi kesaksian atas kebaikan Tuhan itu dalam hidup ini.
Maaf, kalau mengganggu. Bagaimana kalau saya pesan “Sano”? Berapa botol minimum pemesanan ? Dan apa uangnya bisa saya transfer lewat ATM?
Terima kasih banyak dan sekali lagi, Selamat berbahagia !
.
Sr Xaver Ngene dari Chicago, USA:

Bapak Sirilus, salam bahagia ke Jakarta,

Terima kasih untuk kabar gembira yaitu hadiah istimewa dari Tuhan buat keluarga Eliske dan Dwi dan juga buat opa dan oma.

Saya juga turut bersyukur dan bergembira atas anugerah istimewa dari Tuhan buat bapak Sil sekeluarga, seorang cucu, Anan yang sehat dan ganteng.Tuhan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa bapa Sil sekeluarga.

Terima kasih juga untuk foto-foto.

Turut bersyukur dan berbahagia dalam doaku. Semoga Anan bertumbuh sehat dan terus dilindungi dan di sayangi Tuhan.

Sr. Xaveriana, Chicago

.

Martin Bhisu dari Paraguay:

 

Salam Sil. Selamat berbahagia, tambah lagi keluarga. Tuhan melindungi keluargamu.

.

Dion Lamere dari Yogya:

 

Proficiat.
Sungguh kebaikan Tuhan melebihi kerinduan kita.
Semoga panjang umur, sehat, dan bahagia selalu.
Teriring Salamku !
Fr. Dion Lamere CMM
.
Daniel Tifa, Denpasar:
Kami sekeluarga  di Bali ikut bersyukur menyambut kedatangan warga baru PAULUS ANANTA NUGROHO dalam keluarga  bapak Dr Sirilus Belen. Proficiat, Ya, terimalah anggota baru, cucu ketiga ini  sebagai Anugerah Tuhan tidak terhingga.  ……
Sekali lagi proficiat untuk temanku Pak Belen. Kalo ke Bali, info ya. Tabe…
.
Stefanus Mau dari Kupang:
Mat siang Bapa.
Salam dan profisiat atas kelahiran cucu pertama. Salam dan doa. Tuhan memberkati keluarga.
.
Jaime Gomes dari Argentina:
Pak Sil sekeluarga,
Kebaikan Tuhan untuk hidup kita selalu datang dalam percobaan dan salib hidup. Dalam ketekunan doa kita akhirnya temukan kehendakNya.
Selamat untuk Like sekeluarga dan Anan buah cinta orangtuanya senantiasa diberkati Tuhan.
 Jaime
.
Paul Parung dari Chile:
Pak Sil sekeluarga, selamat berbahagia atas kelahiran cucu yang sangat dinanti-nantikan. Tuhan selalu buat indah pada waktunya.
Salam,
Paul Parung
Chile
.
Fredy Jehadin dari Papua Nugini:
Pak Sil….Proficiat untuk kehadiran cucu ketiga.  Wow bisa dibayangkan kebahagiaan keluarga besar, secara khusus Like, suami dan Pak Sil sek.  Tuhan selalu mendengarkan doa dari mereka yang selalu merasa bergantung padaNya dengan penuh IMAN.
Kita semua punya alasan untuk berbahagia bersama Like sek dan Pak Sil.
God is so good all time. Praise His Name.
Fredy
.
Rudy Usabatan dari Taiwan:
Om Sil, selamat atas bertambahnya cucu. Tapi Om Sil belum nampak tua jadi opa ko, rahasianya apa ?
Apa Sano bisa dikirim ke Taiwan? Ongkosnya berapa? Terima kasih.
Tanggapan kami:

Teman-teman,
Terima kasih atas tanggapan yang tulus, harapan, dan doa atas
kelahiran cucu kami. Agar refleksi ini dan komentar teman-teman
berguna bagi banyak orang kami muat sebagai satu posting di blog
dengan judul:
https://sbelen.wordpress.com/2014/11/18/apa-makna-hidup-anda-momongan-hidup-yang-hampa-kutipan-eksistensi-bung-karno/

Pak Yuvens, untuk memesan Sano bisa hubungi istri Ibu Yuni pada HP
0813 8090 2316. Tak ada minimal harus pesan berapa botol. Bebas.
Pembayaran bisa melalui transfer Bank Mandiri atau BCA.

Rudi Usabatan, kirim Sano ke Taiwan mungkin bisa hanya agak mahal
ongkos kirim. Saya browse di internet ada agen ekspedisi di Surabaya
yang bisa. Masih saya cari agen ekspedisi di Jakarta.

Sekali lagi syukur terima kasih kami untuk doa teman-teman semua.

Selamat datang cinta. Salam kami, S Belen

.

Bimas Ntb Selamat dan turut berbahagia . …sadhu3x (amien)

 

M Dominggus Selamat & sehat selalu utk Anak serta Cucu.

 

Yon Sudiyono Selamat pak Belen….smoga menambah kebahagiaan

 

Ridwan Ried selamat pak, atas kelahiran cucu ketiga dan anak pertamanya pak wahyu….

 

Tulus Sihombing Selamat Pak Belen, atas kedatangan anggota keluarga baru…semoga ibu dan bayinya sehat.

 

Dorce Lawotan Profiat kaka…tiada yang tidak mungkin bagi Dia yang memberi kita hidup… Salam buat Like dan pangeran kecilx… Slamat juga buat opax yang hebat!!!

 

Simon Leya Selamat pak Sil…

 

Suparlan selamat pak belen. tambah keluarga semoga tambah bahagia

 

Sitty Tedy selamat atas kelahiran cucu ketiga , semoga bertambah semarak dalam keluarga, amin

 

Gregor Neonbasu Svd Pak S Belen, pengalamanmu sangat kaya dengan pengobatan tersebut ya, keep going ya

 

Eta Saik Selamat opa atas bertambahnya seorang cucu. Salam sayang untuk Like dan jagoannya.

 

Martin Tnines Profisiat pak Belen bersama keluarga besar

 

Maria Belen Saik Selamat berbahagia su tambah 1cucu lai. Salam ya u Like,Wahyu & jagoan Anan. Beta belum bias pi liat ne masih jaga cucu. Smoga + sukses Sanonya stok ada ko, beta ju mau ambil ko su habis ne.

 

Nuel Kebe Selamat berbahagia, p Belen. Salam kami dari Denpasar….

 

Sisca Sovala Terima Kasih TUHAN , atas segala kuasa dan karunia mu. Selamat ya , semoga juniornya kelak menjadi manusia yang terbaik seperti yang telah Tuhan gariskan untuknya. AMIN.
Selamat berbahagia buat sekeluarga.@

 

Andreas Tri Scs Selamat pak…

 

Opa Billy Selamat Pak Belen.

 

Romo Dan Saya turut bersyukur dan gembira atas kelahiran cucu, …

 

Daniel Boli Kotan selamat pak Belen…sungguh pengalaman iman yang mengesankan…GbU all

 

Markus Masan Bali Petun Puji Tuhan pak, Tuhan begitu sayang dengan keluarga pak. Sukses selalu…

 

Mario Josef Mat Pagi Opung Belen, banyak anggota banyak rezeki, Tuhan itu baik, kekal abadi kasihNya.

 

Muhammad Hamka Selamat Pak Belen. Iman, sehat, berkah

 

Alex Dhae Proficiat pak Syrilus….Tuhan selalu memberkati pak sekeluarga besama cucu2…

 

Arief Masdjudi Selamat berbahagia atas kelahiram cucu

 

Anas Nachrowi Selamat pak Belen atas kelahiran cucunya. Semoga sehat dan bertambah kebahagian keluarga. Salam buat pak Wahyu.

 

Kang Maman Sutarman Turut berbahagia untuk Kakek Belen…. semoga sehat dan dapat momong cucu dengan penuh kebahagiaan

 

S Belen Teman-teman semua. Maaf kami tak langsung memberi tanggapan terhadap comments. Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih berlimpah kepada teman-teman atas ucapan, harapan, dan doa. Agar cerita ini dan komentar teman-teman lebih lestari kami telah rangkum dan terbitkan pada blog kami dengan judul: https://sbelen.wordpress.com/…/apa-makna-hidup-anda…/

Apa makna hidup anda? Momongan, hidup yang hampa, kutipan eksistensi, Bung Karno

 

Alfons Rianghepat proficiat pak Belen atas kelahiran cucunya….. Luar biasa, kelahirannya bertepatan dengan setahun Tuhan memanggil pulang ayahanda saya…..

 

S Belen Aring Alfons Rianghepat, Langsung saya masukkan komentar aring di posting blog itu. Terima kasih ya. Jadinya kalau ingat tanggal wafat bapa jadi ingat tanggal lahir cucu Anan. Bae-bae di lewotanah.

 

Mariati Purba Puji Tuhan, selamat ya buat pak S Belen dan keluarga

 

S Belen Mauliate, Bu Mariati Purba. Dalam refleksi hidup ini, kami sampai kepada kesimpulan, bahwa bila satu pintu tertutup dalam karya dan kehidupan kita, janganlah patah semangat dan menyerah. Karena, ternyata satu pintu yang tertutup akan membuka pintu-pintu yang lain. Semua akan indah pada waktunya. Itu semua akan kita tahu setelah waktu berlalu, cepat atau amat lambat. Horas.

 

Makna hidup

Kisah ini menunjukkan bagaimana tingkah laku manusia amat dipengaruhi dan ditentukan makna hidup (the meaning of life) yang dianutnya. Seorang wanita yang telah berkeluarga amat mendambakan momongan untuk menjadi seorang ibu. Lelaki yang telah menjadi suami juga mendambakan momongan sebagai penerus marga dalam sistem perkawinan patrilineal. Suami dan istri memandang anak yang dilahirkan sebagai penerus kehidupannya (the hereditary of their lives). Hidup mereka terasa tidak bermakna jika tidak mendapatkan anak kandung.

Namun, dalam masyarakat industri maju ada pasangan suami-istri yang malah tidak ingin mendapatkan anak. Mungkin mereka berpendapat, penduduk negara dan dunia sudah begitu banyak, kami tidak ingin menambah beban negara dan menambah penduduk dunia. Mungkin juga suami menjadi guru dan istri menjadi perawat anak yang penuh pengabdian sehingga pada tiap hari dinas mereka melayani anak-anak. Dan, interaksi dengan anak-anak telah memberikan kegembiraan yang seolah mengganti kegembiraan seorang anak kandung. Pengabdian kepada anak-anak membuat hidup mereka terasa bermakna.

morning-activity-1

Kegiatan pagi hari. Hidup ini harus bermakna.

Mendapatkan seorang anak yang lahir dengan kondisi fisik yang normal merupakan idaman semua orang tua karena ini menjadi prasyarat agar hidupnya penuh makna, tak kurang suatu apa pun. Dalam kisah ini seolah nasi sudah menjadi bubur dan yang tertinggal cuma harapan agar tidak terjadi apa-apa pada bayi yang akan dilahirkan. Harapan itu terekspresi dalam doa tak henti-hentinya agar ramuan herbal arak itu tidak sampai berdampak membuat kondisi fisik bayi menjadi abnormal. Doa menjadi solusi atas ancaman masalah. Bantuan Tuhan diharapkan. Bantuan Tuhan ini sesuai dengan makna hidup yang dianut, bahwa Tuhan adalah sumber hidup dan kita manusia hanyalah ko-kreator, sebagai perantara dalam proses penciptaan manusia, proses kehidupan. Bagi seorang ateis, percaya kepada Tuhan dan taat kepada perintah-perintahnya bukanlah makna hidupnya. Berdoa kepada Tuhan tidak perlu karena tidak berhubungan dengan makna hidup yang dianutnya.

Kehidupan manusia terkadang menemui jalan buntu, terbentur kepada kehampaan eksistensi (existential vacuum). Ada orang yang telah mencapai semua cita-cita dalam hidupnya. Meraih ijasah pendidikan tinggi, bekerja, mendapatkan istri / suami sesuai tipe idealnya, membina rumah tangga, meningkatkan karier, mendapatkan anak-anak yang sehat dan pintar sampai mendapatkan cucu-cucu yang cantik dan ganteng. Suatu saat di masa tua ia sampai kepada pandangan bahwa semua yang diinginkan dalam hidup ini telah tercapai. Lalu, sisa hidup ini untuk apa? Mungkin pasangan hidupnya meninggal duluan, dan ia dilanda kesepian yang hebat. Ia malah berdoa agar cepat mati karena rasanya meneruskan hidup ini tidak bermakna lagi.

 ARTI HIDUP

Perkenankan membaca kutipan-kutipan yang berhubungan dengan makna hidup berikut ini yang kami kirimkan ke Milis Psikologi Indonesia.

 

Kutipan dari An Existential Life dan Otobiogrfi Bung Karno

 

Life is absurd. Deal with it. – Hidup ini tidak masuk akal. Hadapilah.

.

“‎later that night
i held an atlas in my lap
ran my fingers across the whole world
and whispered
where does it hurt?

it answered
everywhere
everywhere
everywhere.

“di larut malam itu
aku membuka atlas di pangkuanku
menggerak-gerakkan jemariku ke seluruh dunia
dan berbisik
di mana hatiku disakiti?

ia menjawab
di mana-mana
di mana-mana
di mana-mana. ”

— Warsan Shire

“Edit your life frequently and ruthlessly. It’s your masterpiece after all.” – “Seringlah edit hidup anda tanpa rasa tega. Karena, betapa pun hidup anda adalah karya agung anda.”

— Nathan W. Morris

“He who jumps into the void owes no explanation to those who stand and watch.” – “Yang terjun ke medan laga tidak perlu memberi penjelasan kepada mereka yang berdiri dan menonton.”

— Jean Luc Godard

“So you attempt to hide your loneliness in public, to behave, in fact, as though you have too many friends already, and thus you hope to attract people who will unwittingly save you. But it never works that way. Your condition is written all over your face, in the hunch of your shoulders, in the hollowness of your laugh. You fool no one.”

“Jadi anda mencoba menyembunyikan kesepian anda di muka umum, tapi dalam kenyataan berperilaku seolah-olah anda telah memiliki terlalu banyak teman, dan dengan cara ini anda berharap bisa membuat orang-orang lain tanpa sadar tertarik menyelamatkan anda. Tapi, proses tidak terjadi seperti itu. Kondisi anda tertulis di seluruh wajah anda, di bahu anda, tercermin pada hambarnya ketawa anda. Anda tidak bisa membodohi siapa pun.”

— David Murosek

 sendiri-menyambut-surya2

“Home is in my hair, my lips, my arms, my thighs, my feet and my hands. I am my own home. And when I wake up crying in the morning, thinking of how lonely I am, I pinch my skin, tug at my hair, remind myself that I am alive. Remind myself to step outside and greet the morning. Remind myself that it’s all about forward motion. It’s all about change. It’s all about that elusive state.
Freedom.”

“Rumahku berada di rambutku, bibirku, lengan-lenganku, pahaku, kaki-kaki dan tangan-tanganku. Aku adalah rumahku sendiri. Dan ketika aku bangun di waktu pagi lalu menangis, berpikir betapa sepinya aku, aku mencubit kulitku, menarik-narik rambutku, mengingatkan diriku sendiri bahwa aku masih hidup. Mengingatkan diriku untuk berlangkah ke luar dan menyapa fajar pagi. Mengingatkan diriku bahwa semuanya itu tentang gerak maju. Semuanya itu adalah tentang perubahan. Semuanya itu adalah tentang keadaan yang sulit dipahami.

Kebebasan.”

Diriye Osman, Fairytales for Lost Children

“We’re all so desperate to be understood,
we forget to be understanding.”

“Kita semua ingin sekali dimengerti tapi kita lupa mengerti orang lain.”

Beau Taplin dari Mutual understanding

“There are times when I am convinced I am unfit for any human relationship.” – “Ada kalanya saya yakin saya tidak layak untuk hubungan / relasi insani apa pun.”

— Franz Kafka, dari Letters To Felice

“I enjoy controlled loneliness. I like wandering around the city alone. I’m not afraid of coming back to an empty flat and lying down in an empty bed. I’m afraid of having no one to miss, of having no one to love.”

“Saya suka mengendalikan kesepian. Saya suka ngeluyur keliling kota seorang diri. Saya tidak takut pulang ke flat-ku yang hampa dan berbaring di tempat tidur yang hampa. Tetapi, saya takut jika tidak punya seorang pun untuk dirindukan (dikangeni) atau dicintai.”

— Kuba Wojewodzki, Wartawan dan komedian Polandia

 Menuju matahari

“Be with someone who would drive five hours, just to see you for one.” – Bersahabatah dengan seseorang yang akan mengendara lima jam, hanya untuk melihat anda selama satu jam.”

— Latelycravingmore

“I learned that people can easily forget that others are human.” – “Saya belajar bahwa orang dapat mudah lupa bahwa orang lain itu juga manusia.”

“Prisoner” dari the Stanford Prison Experiment (1971)

Sumber: http://fuckyeahexistentialism.tumblr.com/

 Give me your hand

Ulurkan tanganmu. Give me your helping hand.

“Menderita adalah memperkuat diri.”

“Mendidik suatu bangsa adalah sangat kompleks.”

Bung Karno, 1966

Kutipan lengkap: “Menderita adalah memperkuat diri. Aku tidak menghendaki hal ini pada rakyatku, akan tetapi sebaliknya kalau semua diperoleh dengn mudah, mereka pikir Bung Karno adalah Sinterklas. Rakyat akan duduk enak-enak menunggu Sukarno mengerjakan semua untuk mereka. Kalau sekiranya aku mempunyai kemampuan untuk memberi kesenangan saja, mungkin aku tidak menjadi bapak yang baik. Aku harus memberi makanan jiwa rakyatku, tidak saja memberi makan perutnya. Kalau aku menggunakan semua uang untuk membeli beras, mungkin aku dapat memerangi kelaparan mereka. Tapi tidak. Apabila aku memperoleh $ 5, aku harus mengeluarkan $ 2,50 untuk tulang punggungnya. Dan mendidik suatu bangsa adalah sangat kompleks.”

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 431

Bung Karno dan Ibu Fat di India 1950

Bung Karno membonceng Ibu Fatmawati di India tahun 1950

Seseorang merasa begitu dekat kepada Tuhan pada waktu ia mengintip melalui lubang kecil dalam selnya dan melihat bintang-bintang, kemudian merunduk di sana selama berjam-jam dalam kesunyian yang sepi memikirkan akan suatu yang tidak ada batasnya dan segala sesuatu yang ada. Pengasingan yang sepi mengurung seseorang sama sekali dari dunia luar. Karena pengasingan yang sepi inilah aku semakin lama semakin percaya. Tengah malam kudapati diriku dengan sendirinya bersembahyang dengan tenang.

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 151,

6970_surat_bung_karno_dari_penjara_sukamiskin_2

Sukarno masuk penjara Sukamiskin. Harus digundul dulu kepalanya.

Tanggapan psikolog Mona Sugianto

Dear Pak Belen,

Teramat dalam terima kasih atas tanggapan plus hadiah sari kebijaksanaan. Mengalir air mata saat menghayati ketika Bung Karno ungkapkan yang Pak Belen berikan:

Seseorang merasa  begitu dekat kepada Tuhan pada waktu ia mengintip melalui lubang kecil dalam selnya dan melihat bintang-bintang, kemudian merunduk di sana selama berjam-jam dalam kesunyian yang sepi memikirkan akan suatu yang tidak ada batasnya dan segala sesuatu yang ada. Pengasingan yang sepi mengurung seseorang sama sekali dari dunia luar. Karena pengasingan yang sepi inilah aku semakin lama semakin peraya. Tengah malam kudapati diriku dengan sendirinya bersembahyang dengan tenang.

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 151

Terima kasih, Pak Belen, untuk mengingatkan kembali kepada kita semua betapa indahnya keheningan, dan betapa berharganya penderitaan. Betapa kita dimurnikan setiap saat, dan dari setiap pengalaman kita bertambah bijak. Sehingga, kesepian dan kesunyian bukan untuk mati-matian kita hindari, dan panggilan lembut dari dalam hati tidak kita abaikan.

Selamat mencintai dan terus berkarya.

Salam dan doa,

Mona

Selamat mencintai dan selamat berkarya!
Mona Sugianto, M.Psi, Psikolog

Tanggapan psikolog Hanna Djumhana Bastaman

Terima kasih Bung S. Belen untuk kutipan-kutipan inspiratifnya. Semuanya merupakan ungkapan-ungkapan personal yang sangat eksistensial dan penting untuk disimak dan dihayati, karena memperkaya batin.

arti-hidup

Makna cinta di hari ulang tahun perkawinan untuk suami dan istri

April 29, 2014

love1

“Saya tidak berpura-pura tahu apa itu cinta bagi setiap orang, tapi saya dapat mengatakan kepada anda apa itu cinta bagiku; cinta adalah tahu semuanya tentang seseorang, dan masih ingin bersamanya lebih dari orang lain, cinta adalah mempercayainya sedemikian cukup sehingga anda berani menceritakan semuanya tentang diri anda, termasuk hal-hal yang mungkin memalukan; cinta adalah perasaan nyaman dan aman bersama seseorang, namun ternyata lutut anda masih lemah ketika ia masuk ke dalam kamar dan tersenyum kepada anda.”

“Tiada perasaan yang lebih menghibur dan menenangkan daripada mengetahui anda tepat berada di sebelah orang yang anda cintai.”

“Yang paling indah dari semua hal dalam kehidupan, saya percaya, adalah penemuan seorang manusia lain dengan siapa hubungan seseorang memiliki kedalaman, keindahan, dan sukacita yang berrtumbuh sejalan dengan tahun-tahun yang terus bertambah. Kemajuan cinta dalam hati antara dua insan adalah hal yang paling luar biasa; ia tidak dapat ditemukan melalui upaya mencarinya atau melalui kerinduan penuh gairah terhadapnya. Ini adalah semacam “kecelakaan” ilahi, dan hal yang paling indah dari semua hal dalam hidup.”

“Cinta adalah apa yang membuat dua orang duduk di tengah-tengah sebuah bangku ketika ada banyak ruang di kedua ujungnya.”

 

amy-adams

“Cinta adalah keadaan di mana kebahagiaan orang lain adalah yang terpenting (esensial) bagi anda sendiri.”

“Hari ulang tahun perkawinan kita adalah saat untuk melihat kembali waktu-waktu yang indah yang telah berlalu dan saat untuk melihat ke depan untuk menghidupi mimpi kita bersama.”

“Sebuah kehidupan perkawinan yang sukses menuntut jatuh cinta berkali-kali, tapi selalu kepada orang yang sama.”

 

“Cinta itu ada bila kedua insan lebih peduli kepada yang lain daripada kepada dirinya sendiri.”

“Jika saya memiliki hanya sekuntum bunga tiap kali saya memikirkanmu, saya dapat berjalan selamanya di kebunku.” (“If I had a single flower for every time I think about you, I could walk forever in my garden.”)

 

“Kadang-kadang, bila hanya satu orang yang hilang, dan seluruh dunia terasa sepi.”

“Cinta adalah minuman penyegar terbaik dalam hidup.” (“Love is the best refreshment in life.”)

 snuggie

“Tidak ada lelaki atau perempuan yang benar-benar tahu apa itu cinta yang sempurna sampai mereka bersama-sama dalam hidup perkawinan selama seperempat abad.”

“Rahasia kehidupan perkawinan yang baik adalah mengerti bahwa perkawinan itu haruslah total, perkawinan itu haruslah permanen, dan perkawinan itu haruslah setara.”

“Tak masaah ke mana anda pergi dalam kehidupan, apa yang anda lakukan … yang menjadi masalah adalah siapa yang anda miliki di samping anda.”
“Kita telah berubah selama tahun-tahun berlalu, namun kilau di matamu tetaplah seterang sebelumnya, dan cintaku kepadamu bahkan bertambah kuat.” (“We have changed over the years, but the sparkle in your eyes is as bright as ever, and my love for you is even stronger.”)

“Selalu berdampingan – Tahun demi tahun.” (“Side by side – Year by year.”)

 

The-Obamas

“Kesulitan dalam hidup perkawinan adalah bahwa kita jatuh cinta kepada sebuah kepribadian, tetapi harus hidup dengan sebuah karakter.”

“Cinta dimulai suatu saat, bertumbuh dari waktu ke waktu, dan berlangsung sampai keabadian.”

“Apakah kita bukan seperti dua volume dari satu buku?”

“Pesta perak perkawinan – Sebuah perayaan cinta seterang dan seawet perak.” (“25th Anniversary – A celebration of love as bright and enduring as silver.”)
“Dunia semakin curiga terhadap segala sesuatu yang terlihat seperti kehidupan perkawinan yang bahagia.”
“Kisah cinta sejati tidak pernah berakhir.” (“True love stories never end.”)
“Hari ulang tahun perkawinan: Adalah waktu merayakan keindahan, pemberian, dan berkat dari cinta yang bertahan.”

“Tahu bahwa kamu akan selalu bersamaku pada semua hari esokku, membuat “hari ini”-ku begitu indah.” (“Knowing you will be with me in all my tomorrows, makes my today so wonderful.”)

“Pada hari ulang tahun perkawinan kita ini, kita mungkin tidak punya harta, tetapi kita benar-benar saling memiliki dan itu lebih bernilai daripada apa pun di dunia.”

“Hari ulang tahun perkawinan adalah perayaan cinta, kepercayaan, kemitraan, toleransi, dan ketabahan. Perintah ini berbeda-beda tiap tahun.”

nick-miller-knife

“Aku tidak akan mencintaimu selama sisa hidupmu, tapi selama sisa hidupku.” (“I will not love you for the rest of your life, but for the rest of my life.”)

“Perkawinan adalah memilih seseorang lagi dan lagi untuk dicintai dan dihargai setiap kali fajar menyingsing.”

 

Sumber: http://quotesnphrases.blogspot.com/2006/11/anniversary-sayings.html

 

“Cinta yang teruji melalui pendampingan dan bantuan yang tulus kepada pasangan yang sakit berat bertahun-tahun adalah cinta yang sejati.” (S Belen)

Perkawinan yang awet menuju tujuan hidup dikendalikan “supir mobil” yang selalu menatap ke depan lewat kaca depan yang besar dan hanya sekali-sekali melihat ke belakang melalui dua kaca spion yang kecil. (S Belen)

Cinta itu anggur. Anggur yang baru tidak terlalu nikmat tapi anggur yang sama itu jika semakin lama dijaga dan dipelihara akan terasa semakin nikmat. (S Belen)

cougar-town

“Cinta itu api. Namun apakah ia bakal menghangatkan hatimu atau membakar habis ‘rumahmu’, Anda tak pernah dapat mengatakannya.”
(Jason Jordan)

Bee10

Topik posting yang berhubungan:

Sign of love

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/02/06/kotak-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

 

Advertorial

Sano nature healer - Compressed

Desain polo shirt putih crop 2

Guna lebih mengenal ramuan herbal Sano, kunjungilah posting:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Sano bikin awet muda

Kartu nama Yuni 3

.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Kotak perkawinan

Februari 6, 2014

Ketika masih pacaran:

 piggybackride

Ciuman motor

learn-how-to-mambo-o

Seorang kakak perempuan yang telah berkeluarga mengingatkan adik perempuannya yang hendak memasuki mahligai rumah tangga: “Dik, dalam perkawinan itu tidak ada cinta. Kalau memang ada cinta, makan tuh cinta.” Ayah dan ibu mereka berpura-pura tidak mendengar dan dalam hati hanya mengakui, ah, anak ini sudah mulai mengerti apa itu hidup perkawinan.

Memasuki hidup perkawinan:

marriage-o

marriage-o 2

big-k-drama-marriage-photos-scene-o

Kebanyakan orang yang kawin percaya sebuah mitos bahwa perkawinan itu adalah kotak yang indah penuh dengan hal-hal yang sekian lama diidam-idamkan: pendampingan, keintiman, persahabatan, dsb. ….

Yang benar adalah bahwa perkawinan itu pada awalnya ibarat sebuah kotak kosong, yang harus anda isi dengan sesuatu sebelum anda mengambil apa pun. Tidak ada cinta dalam perkawinan, cinta itu ada pada manusia, dan manusia-lah yang mengisi cinta dalam perkawinan. Tiada romantisme dalam perkawinan, anda justru harus memasukkannya ke dalam perkawinan. Sebuah pasangan harus belajar seni mempertahankan agar kotak itu tetap penuh, melalui membangun kebiasaan memberi, mencintai, melayani, memuji. Jika anda mengambil lebih banyak dari yang anda isi, kotak itu akan kosong. (Anonim)

Ketika telah cukup lama dalam hidup perkawinan:

Psikolog Damona Poespa menyatakan bahwa bagus sekali filosofi kotak kosong ini. Psikolog Dewi Chabi menandaskan bahwa memang kita tidak bisa hidup dengan kata cinta dari dua orang tapi bagaimana kita bisa saling menyayangi satu dengan yang lain dalam keluarga dan menyatukan seluruh anggota keluarga. Dengan sendirinya cinta itu akan timbul dari kasih sayang dari semua anggota keluarga. Selain dari memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai.

Filosofi cinta itu akan ditemukan setelah kita terjun ke dalam “kolam renang” hidup perkawinan. Sebelumnya, hanyalah berteori.

carey-o 2

ahs-shelley

Selain dari saling menyayangi, memberi, menerima, memuji, melayani, dan mempercayai seperti yang dikatakan Damona dan Dewi, ingin saya tambahkan satu lagi, yaitu berkorban. Tiada cinta dalam hidup perkawinan tanpa pengorbanan.

 bad-education-o 2

Dulu waktu masih duduk di bangku SMP di Lalian, Atambua, Timor yang berbatasan dengan Timor Portugis waktu itu, saya baca kata mutiara di Majalah Intisari yang waktu itu masih anyar. “Perkawinan itu ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Tapi, ibarat neraka untuk yang berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar.”

Kata mutiara ini saya hafal dan tidak lupa sampai sekarang.

900x900px-LL-13fc5305_hDE906F1B

tumblr_mkx4lngz0S1qcwhkeo4_250

tumblr_mlmk33Kzs41qcwhkeo4_250

Dalam hidup perkawinan yang penuh dengan ups and downs, terutama ketika badai datang melanda, syukurlah banyak pasangan tetap bertahan agar terus berada di dalam, walau terkadang ada bisikan untuk cepat-cepat keluar.

Psikolog Buntje Harbunangin menimpali, sekian puluh tahun lalu, seorang tokoh orde baru pernah memberi nasihat kepada mempelai dalam satu acara pernikahan: Perkawinan itu ibarat kapal di tengah samudra. Kadang tenang, kadang dihantam badai. Yang penting, jangan pernah sekali pun meninggalkan kapal 🙂 … Kalo hanya bisikan saja mungkin bolehlah didengar lalu lupakan.

Psikolog Solita Sarwono dari negeri kincir angin, Belanda menegaskan, “Kiasan ‘a marriage is an empty box’ memang benar. Orang tidak perlu saling mencintai untuk memasuki suatu perkawinan. Buktinya, kebanyakan generasi sebelum kita menikah karena dijodohkan. Bahkan ada yang sama sekali belum pernah saling kenal pada saat menikah. Tapi kok mereka bisa bertahan menjadi suami-istri sampai puluhan tahun lamanya, bahkan sampai meninggal dunia?

Bahwa cinta itu ‘dibuat’ / ditumbuhkan oleh manusia itu betul. Pepatah Jawa mengatakan : tresno jalaran kulino (cinta tumbuh karena terbiasa – ala cinta karena biasa). Suami-istri belajar untuk saling menghargai dan mencintai pasangannya.

Menurut saya, kunci pengikat hubungan suami-istri adalah kejujuran, kepercayaan (trust), toleransi, dan apresiasi. Dengan aspek-aspek ini kita bersedia menerima kekurangan pasangan kita, mensyukuri apa yang kita peroleh / miliki bersama dan percaya bahwa kita dapat memecahkan masalah apa pun bersama-sama, menghadapi badai yang melanda bahtera perkawinan kita. Hati kita juga akan tenang dan senang, tidak diliputi kecurigaan, kegelisahan dan stress, sekali pun berpisah dari pasangan kita. Kita masih tetap bisa mengisi kotak perkawinan kita dari jarak jauh.

Semoga pasangan-pasangan muda dapat menciptakan waktu untuk mengisi kotak perkawinan sepenuh mungkin.”

Psikolog Cecil Widya mengatakan,  “Ibu Lita terima kasih atas nasihatnya. Proses menerima sampai akhirnya bisa mencintai memang luar biasa. Semoga bisa menjadi peneguhan untuk terus menjalani bersama walau sangat berat, sangat sakit. Apapun itu saya percaya ada yang lebih, yakni Beliau Sang Mahakarya kita tidak tidur … Gusti mboten sare.”

happy-o

Kebahagiaan perkawinan melalui menyenangkan anak. Anak adalah makhluk paling berbahagia di muka bumi ini.

 

Sebuah solusi

Tidak marah

Siapa pun dapat marah, itu gampang. Tetapi, marah kepada orang yang tepat, dan dengan kadar yang tepat, dan pada waktu yang tepat, dan demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang tepat, tidak mampu dilakukan semua orang karena itu tidak gampang. (Aristoteles)

  Kuburan emosi

Perasaan yang ditekan tidak mati, tidak bisa dikuburkan – Perasaan-perasaan itu kembali membayangi kita.

 Reaksi perasaan

 Perasaan tertekan menyebabkan kita bereaksi tidak tepat terhadap orang dan keadaan.

Bosan

Dengan menguburkan emosi, bertahap anda jadi mati rasa terhadap kehidupan dan cinta

 Padahal, perasaan tidak pernah mati walaupun anda berusaha menguburkannya.

 Hai sayang

 Amat sulit menekan perasaan anda dan lalu pulang ke rumah dan tetap sayang kepada istri anda!

 Puncak gunung es

 Emosi kita seperti puncak gunung es; umumnya kita hanya menunjukkan sebagian kecil dan sisanya tetap terpendam.

 Cinta pengampunan

 Di bawah semua emosi negatif ada cinta menanti untuk terpancar ke luar

Bagaimana caranya agar rasa cinta di dasar gunung es itu terpancar ke luar?

Kemarahan

  • Kemarahan yang terpendam dapat memicu stres.
  • Permusuhan kronis bisa berdampak penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.
  • Kemarahan membuat anda bereaksi lebih keras.
  • Kemarahan mengantar ke pembicaraan hal yang menimbulkan amarah dengan orang yang menyerang.
  • Masyarakat yang menghargai saling ketergantungan melihat amarah sebagai ancaman terhadap harmoni kelompok.

Tangani amarah

  • Janganlah menekan amarah!
  • Janganlah mengekspresikan amarah secara agresif!
  • Akuilah itu dan berbuatlah sesuatu terhadapnya!
  • Kalau anda terpaksa harus memarahi, marah-lah kepada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang tepat, dan dengan cara yang tepat.
  • Lebih baik mencari rekonsiliasi (berdamai) daripada balas dendam. Kalau anda dendam, anda hanya merusak diri sendiri.

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Kebahagiaan perkawinan sampai kakek-nenek

Psikolog Mona Sugianto menyampaikan pandangan berikut ini.

BIASA: mencintai orang yang mudah dicintai, yang nurut sama apa yang kita mau, yang gak banyak nuntut, apalagi sehat, tampan atau seksi, wangi, kaya raya pula.

LUAR BIASA: kalau kita tetap mencintai orang yang sulit dicintai, pemarah, tidak mudah dipahami, banyak tuntut, sakit pula, dah keriput, dan tidak pandai cari uang pula.

Mencintai dan perkawinan membuat kita yang BIASA, menjadi LUAR BIASA bila kita bersedia dibentuk dan bersedia untuk SETIA.

Selamat ya, bagi yang sedang merayakan ulang tahun perkawinan, berapa pun usianyaaaa…. Setuju sama Bu Lita (Solita Sarwono), isi kotak cinta. Dan, bagi yang orang tercintanya sudah pulang duluan kepada Sang Pencipta, kita bahkan masih bisa mencintainya dengan hidup sebaik mungkin, mencintai dan berkarya sebanyak mungkin. Sehingga, doa-doa mereka di sana tidak sia-siaaa…

fmom39

Ibu Solita Sarwono menanggapi berikut ini. Mona, saya pikir yang paling LUAR BIASA adalah orang yang tetap setia mencintai dan merawat pasangannya yang mendadak sakit keras/cacat selama bertahun-tahun. Mempertahankan kasih sayang terhadap orang yang kondisi fisik / mentalnya sangat menurun seperti itu, berat sekali. Dorongan untuk ‘cepat-cepat lari keluar dari perkawinan’ (seperti kata bang Belen) pada orang itu akan besar sekali; lebih besar daripada keinginan meninggalkan perkawinan dengan seseorang yang sejak awal sudah sakit / cacat, sehingga orang sudah menerima kondisi seperti itu pada saat menikah.

Semoga musibah seperti itu tidak terjadi pada kita. Kalau pun hal itu terjadi, semoga kita semua diberi kekuatan dan ketabahan untuk tetap setia dan mencintai pasangan kita yang dalam kondisi sakit justru membutuhkan lebih banyak kasih sayang.

moshin-o

Tertawa adalah obat mujarab mempertahankan kondisi kesehatan tubuh tanpa mengeluarkan uang, bahkan satu sen pun.

Psikolog Amanda MW mengatakan, “Membaca tanggapan rekan-rekan tentang kotak perkawinan, saya jadi tergugah untuk menambahkan. Saya ingat sewaktu melangsungkan upacara pernikahan, romo yang menikahkan kami berkotbah: “Perkawinan itu sebenarnya bukan hanya antara 2 pihak tapi ada pihak ke-3. Bukan PIL (pria idaman lain)  atau WIL (wanita idaman lain) tetapi Tuhan berperan serta di sana. Karena cinta 2 orang manusia tidak akan bertahan, tetapi cinta Tuhan yang menyatukan akan kekal selamanya. Sehingga, bila perkawinan dilanda masalah, kita dapat minta pertolongan Sang Mahacinta. Semoga dapat menambah warna dalam peneguhan perkawinan kita semua. Amin.”

Psikolog senior Koentjoro Soeparno nimbrung berpendapat. Kalau menurut pendapat saya PIL dan WIL itu nggak ada. Yang ada adalah teman kencan atau teman selingkuh. Menurut saya tidak ada istilah idaman dalam perselingkuhan…

Kami tanggapi berikut ini. Setuju Pak Koentjoro. Tidak ada WIL dan PIL. Teman kencan lebih tepat atau TTM, teman tapi mesra. He he he. Wong, yang ketangkap disuruh kawin eh malah nggak mau. Kalau idaman lain ya disuruh kawin ya hayo.

Orang Indonesia terkadang suka bikin istilah aneh.

Soal selingkuh itu kebetulan baru saya baca ungkapan bahasa Latin Vola libere sed semper domum redi. Terbanglah dengan bebas tapi selalu kembali ke rumah. Suami yang selingkuh itu terbang bebas tapi selalu kembali ke rumah. Terutama ketika sakit, nah suami-suami itu pasti kembali ke rumah, istri-lah yang paling pusing ngurus orang sakit. Waktu sehat milik semua orang, eh ketika sakit baru milik keluarga. He he he. Sekadar bercanda.

Ibu Lita menimpali, “Apalagi kalau suami pulang ke rumah bawa penyakit ….. HIV/Aids! Si istri gak tahu, jadi ketularan juga …. Aduuuh, celaka-lah seluruh keluarga. Amit-amiit.”

Tanggapan kami, Gusti Allah mboten sare dan perkawinan itu adalah ikatan segitiga antara pasangan dan Sang Mahacinta itu memang benar. Hal ini tampak dalam krisis perkawinan jika orang kembali bertopang kepada Tuhan.

Mengenai minta pertolongan Tuhan barusan saya baca hasil penelitian tentang pasien yang ingin sembuh. Sekelompok pasien yang berdoa dengan tekun dibandingkan dengan sekelompok pasien lain yang tidak berdoa. Ternyata kadar kolesterol, asam urat, tekanan darah, dan kadar trigliserida kelompok yang berdoa turun cukup signifikan sedangkan pada kelompok yang tidak berdoa tak ada perubahan berarti. Kelompok pasien yang berdoa lebih cepat sembuh.

Eksperimen dicoba lagi dengan dua kelompok pasien ateis yang tidak percaya adanya Tuhan. Kelompok ateis yang pertama diminta berdoa saja untuk kesembuhan walaupun berpura-pura saja. Kelompok kedua dibiarkan tidak berdoa. Ternyata kelompok ateis yang berdoa pura-pura dan yang pura-pura percaya Tuhan sembuh lebih cepat.

Bagi kita yang percaya Tuhan tentu kita yakin ada peran tangan Tuhan dan itu bisa kita akui setelah merefleksi rentetan kejadian dalam hidup kita. Bagi kelompok ateis itu hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa faktor harapan kepada bantuan sesuatu zat yang lebih tinggi, yang lebih mampu menjadi faktor yang membantu tubuh memulihkan kondisinya.

Kita percaya bahwa Tuhan itu membantu tanpa mengenal seseorang itu agama apa, suku atau bangsa apa, percaya Tuhan atau tidak. Tuhan menciptakan matahari bagi semua umat manusia.

madonna-like-a-prayer-o

Madonna berdoa

Dalam situasi krisis yang genting manusia cenderung bertopang kepada Tuhan. Setiap kali menjelang seorang istri melahirkan rasanya suaminya mau bergantung kepada siapa demi keselamatan anak yang akan dilahirkan. Yang paling bisa diharapkan adalah bantuan Sang Mahacinta.

Waktu Perang Dunia II tentara Inggris yang berperang berdoa kepada Tuhan. Mereka kemudian heran, kok tentara Jerman juga berdoa kepada Tuhan. Tentara Inggris berdoa, My God, Our God eh tentara Jerman ternyata menulis pada senapan mereka yang disita: Meiner Gott, Unser Gott. Nah, siapa yang benar? Tuhan mana yang berpihak?

Dalam krisis perkawinan yang penting mungkin adalah faktor masih ada harapan untuk memperbaiki tali kasih yang lagi retak. Dan, harapan itu kepada siapa? Manusia? Kalau manusia tak mampu ya kepada Sang Mahamampu. Tak ada doa yang terbuang percuma. Doa pasti menghasilkan sesuatu yang baik bagi manusia.

Psikolog Hanna Djumhana Bastaman bercerita, saya teringat pada sebuah nasihat perkawinan dari seorang ayah kepada anaknya yang bernama Hana dan menantunya yang namanya Hani. Begini katanya: “Wahai Hana, engkau tidak menikahi Hani sebagai seorang bidadari, tetapi engkau wajib untuk menjadikan Hani sebagai bidadari dalam rumah tanggamu. Dan sebaliknya engkau Hani, engkau tidak menikahi Hana sebagai seorang pahlawan, tetapi kewajiban engkaulah untuk menjadikan Hana sebagai pahlawan dalam rumah tanggamu”.

Psikolog Retno Priyani mengatakan, saya teringat kata-kata seorang dosen filsafat saya, kalau tak salah namanya Bapak Damarjati Supajar: ” Orang yang kawin, itu melepas semua yang melekat pada tubuhnya. Kalau masih pakai pangkat, perhiasan dan sebagainya malahan mengganggu. Itu menyimbolkan bahwa perkawinan sesungguhnya adalah antar manusia. Tak perlu apa pun, kecuali yang ada pada diri manusia itu. Kalau masih pakai tanda pangkat, malah menusuk badan…..”

Waktu itu, saya agak risih mendengarnya. Mosok kuliah kok ngomong “kawin” (karena masih mahasiswa yang belum menikah), tapi agaknya makna yang tersirat dari peristiwa itu benar juga ya?

LNOGX

Mengapa wajah suami-istri yang sudah lama berumah tangga mirip?

Dari yang kami amati sehari-hari di berbagai tempat, suami dan istri yang memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda ketika sudah tua kok wajahnya tampak mirip. Termasuk suami-istri dari dua suku yang berbeda.

Kebetulan kami temukan tulisan Why Do Couples Start to Look Like Each Other? Amber Angelle , 26 Juni 2010 pada link: http://www.livescience.com/8384-couples-start.html

Tulisan ini sedikit membantu menjawab pertanyaan ini.

Psikolog Robert Zajonc membuat eksperimen untuk menguji gejala pepatah lama bahwa yang berlawanan itu saling tertarik tapi dalam kenyataan hati menginkan seseorang yang mencerminkan dirinya – dan cerminan itu meningkat pada sepasang burung jantan dan betina yang lebih lama tinggal bersama-sama.

Ia menganalisis foto pasangan-pasangan yang diambil saat baru kawin dan foto-foto pasangan yang sama 25 tahun kemudian. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan-pasangan suami-istri itu tampak semakin mirip. Dan, semakin bahagia pasangan itu, semakin mirip tampilan fisiknya.

Zajonc coba menjelakan bahwa kemiripan itu disebabkan pasangan itu saling meniru mimik ekspresi wajah. Misalnya, suami memiliki rasa humor yang tinggi dan banyak tertawa. Jadinya istrinya juga sering tertawa. Lama-kelamaan terbentuk garis-garis ketawa sekitar mulut sang istri atau sebaliknya.

Bukti yang lain juga menunjukkan bahwa para pria dan wanita mungkin pada awalnya tertarik kepada partner yang memiliki kesamaan kepribadian. Tahun 2006, ilmuwan di Universitas Liverpool meminta peserta dalam sebuah studi mengamati foto-foto para pria dan wanita dan menilai kepribadian mereka.

Peserta tidak tahu siapa yang kawin dengan siapa dari foto-foto itu. Pasangan yang telah hidup bersama-sama yang terlama yang dinilai memiliki kepribadian yang lebih mirip. Peneliti menyimpulkan bahwa, memiliki ciri-ciri kepribadian yang menarik adalah yang punya hubungan kausal yang membuat wajah seseorang itu tampak menarik. Dengan kata lain, waktu awal mula waktu seorang pria menaksir seorang wanita atau sebaliknya karena ketertarikan fisik sebenarnya yang ditaksir itu memiliki ciri-ciri kepribadian yang mirip dengannya.

Orang yang memiliki DNA yang mirip cenderung jatuh cinta. Dalam sebuah studi terhadap anak-anak kembar, ilmuwan di Universitas Western Ontario menemukan bahwa peserta tidak hanya cenderung memilih partner yang memiliki kemiripan DNA tapi juga pasangan dari anak-anak kembar. Dua anak kembar satu telur lebih cenderung memilih pasangan hidupnya yang lebih mirip dengaannya daripada dua anak kembar dua telur.

Maksudnya begini. Dua anak kembar perempuan satu telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing. Lalu, dua anak kembar perempuan dua telur setelah dewasa berpacaran dan kemudian kawin dengan pria idamannya masing-masing.  Kemiripan keempat pria itu kemudian dibandingkan dengan empat anak kembar perempuan itu. Ternyata, dua suami dari dua anak kembar perempuan satu telur ternyata lebih mirip dibandingkan dengan dua suami dari dua anak kembar perempuan dua telur. Hal ini berlaku sebaliknya untuk anak kembar laki-laki satu telur dan dua telur.

Pasangan suami-istri mungkin mulai tampak mirip karena dalam beberapa hal mereka memang sudah mirip sejak awal.

Mungkin ada penjelasan yang lain atas pertanyaan ini?

Mungkin prinsip ini perlu diikuti. Dalam hidup perkawinan, setiap kali badai datang menerjang bahtera rumah tangga, tetaplah berpikir positif: “Badai pasti berlalu.”

Betapa pun hebat badai menerjang bahtera rumah tangga anda, tetaplah bertahan. Jangan meloncat ke luar dari bahtera karena anda bisa tenggelam atau dimangsa ikan buas. Tataplah ke horison happy ending.

Sumber:

16quotes.com

Chapter 11 –  Emotions, Stress and Health

Milis Psikologi Indonesia

 

Topik posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/29/makna-cinta-di-hari-ulang-tahun-perkawinan-untuk-suami-dan-istri/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

Advertorial

weird-science-magic-2-o

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Sano sembuhkan jantung koroner

gambar-spanduk-sano

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjngilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Acara masuk marga suku Batak: Anakku “diborukan”

April 18, 2010

Intan mendayung sampan di pantai Adonara, Flores

Intan berpose di pantai Adonara, Flores

Intan, anakku yang ketiga “di-parboruhon, di-boru-kan” atau diangkat menjadi anak menurut adat Batak Simalungun. Ritus ini dilaksanakan di Jakarta pada 10 April 2010. Sekarang namanya menjadi Intan Sofiana Belen boru Girsang.

Jika Anda berminat ihwal kebudayaan suku bangsa di Indonesia, silahkan klik file powerpoint ini!

Adat diangkat anak adat Batak Simalungun

Puisi untuk Like & Wahyu di hari bahagianya

April 9, 2010

Putri pertamaku, Like dan Wahyu suaminya

Menuju saat janji sehidup-semati

Menuju masa depan

Langkah anggun tangan bergandeng

Oleh Ronny Mng

Gerimis mengundang

Hujan rahmat

Sirami benih-benih cinta

Yang tersemai sekian waktu

Tumbuh subur,

Mekar berbunga

Warnai taman baru ini.

——————————–

Langkah anggun, tangan bergandeng

Satu hati, cerita cinta

Senyum terukir lirikan mata

Pada irama angklung tua

Paduan nada salam bahagia

Menuju pelaminan ucap janji

“Kita bukan lagi dua”

“Kita satu dalam cinta”

———————————

Di Taman Mini ini

Cerita cinta kita teguh erat

Dalam jamuan penuh persaudaraan

Ulurkan tangan berucap salam

Berpotret bersama

Kenangan nanti

Bahagia ini tak terlupakan

————————————-

Salam Bahagia

Ronny Nmg

Asunción-Paraguay

Bergandengan tangan

Pa Sil, ini untuk keluarga baru: LIKE WAHYU

Lembaran hidup baru dimulai
Ibarat bahtera yang mulai didayung
Kemudi hanya ada pada-Nya
Engkau Tuhan, bersama mereka

Walau kehadiranku tidak kelihatan
Apa daya kita berjauhan
Hanya Doa dan Ekaristi suci
Yang kupersembahkan di hari itu
Untukmu berdua, bahagialah selamanya!

——————————————————-
Atulolon from Poland
(Coretan LIKE WAHYU di atas lahir dari cerita berfoto yang dikirim, terima kasih berat buat bapaknya, banyak proficiat buat anaknya!).

Bersandar kepada doa

Mengikat janji

Selamat untuk Like dan Wahyu. Selamat atas jabatan barumu:  pemimpin. Wahyu jadi pemimpin untuk Like dan anak-anak kemudian. Like jadi pemimpin untuk Wahyu dan anak-anak kemudian. Selain selama ini, kamu sudah jadi pemimpin untuk hidupmu sendiri. Selamat saling memimpin! Sebuah kewajiban mulai karena saling memberi arah.  Gemes membayangkan, jika di tahun-tahun mendatang, ketika kamu dikaruniai anak, ‘jagoanmu’ ini tiba-tiba di suatu saat  meminta kepada kalian agar dia jadi bupati atau presiden, tanpa pilkada, tanpa KPU, tanpa seleksi, tanpa kampanye. Pokoknya, mau jadi bupati. Presiden! Pemimpin. Alasan ‘jagoanmu’: “saya kan dilahirkan untuk jadi pemimpin!” Apa jawaban kamu? Mungkin syair-syair berikut menyediakan sesuatu….! Untuk ‘jagoanmu’ kelak. Untuk dirimu berdua. Atau panggil om Gerard di Tmn Aries, nanti aku bisikkan syair-syair ini ke telinganya: ayo jagoan, pandanglah langit!”

Broer-gerardus bibang, svd-a, seanggota serikat dengan ayahmu, Cyril, svd-a:

Optimis menatap ke depan

Keluarga besar Belen di Jakarta

pandanglah langit

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

———

seorang anak bertanya kepada ayahnya:

“saya mau jadi pemimpin

tanpa pilkada

tanpa kampanye

karena aku dilahirkan sebagai pemimpin!”

sambil memegang pundak anaknya

memandang ke langit angkasa

berkatalah ayah:

“anakku,

lihatlah langit!

memandanglah seperti  langit!

segalanya tanpa batas

tanpa pengkotakan

buatlah keputusan tanpa beban

tidak ada tempat bagi keragu-raguan

pemimpin dilahirkan untuk bertindak

supaya kemiskinan, ketidakadilan dan kebodohan segera dibabat

tanpa terang langit

kau akan seperti serdadu yang menembak kesetanan ke segala arah!”

mendengar itu

anak bertanya lagi:

“bagaimana kalau aku mau jadi koruptor?”

hidup enak, kaya raya!”

sambil mengusap keringat di dagunya

memandang ke bumi

berkatalah ayah:

“anakku,

pandanglah bumi!

bertindaklah membumi!

laksanakanlah hukum bumi :

bila menanam ketela, yah, dapatnya ketela

bila menanam mangga, yah, buahnya mangga

bila korupsi , yah, akan dicaci!

bila mengabdi, yah, akan dihormati

bila pura-pura, yah, akan dihujat!

bila ragu-ragu, yah, akan  di-wlungku*!

—————————————————

kata ayah lagi:

“anakku

memandanglah seperti langit!

bertindaklah seperti bumi!”

——————————————

tmn aries, 30/01/10 (sabtu sebelum misa natal/thn baru KKM)

catatan:

·         wlungku = tonjok

jari jemari saya menari-nari di atas kata-kata di bawah ini karena kata-kata seorang sahabat yang bernama: Syukur. hidupnya tidak pernah tanpa kata. kata-kata-nya memberi kehidupan. untuk orang lain. juga untuk dirinya. Syukur, kau luar biasa! ‘Syukur-Syukur’ lain, banyak. tidak hanya di pang lembor, waemata, malang, lekeba’i atau ndu’a ria. banyak. syukurku bagimu Syukur-Syukur! lantas saya tersadar: “hidupku tidak ada bedanya dengan Syukur. tiada hidup tanpa kata. maka, hati-hatilah dengan kata!” sebuah harapan timbul: semoga kata demi kata yang terucap setiap hari ‘menghidupkan orang lain. sanggen tedeng len, ameng (=sampai selama-lamanya, amin!).

broer- gb

Piala perjanjian menuju piala perjuangan

Syukur kepada-Mu, ya Tuhan. Kami serahkan diri kami ke dalam kasih setiaMU

kata untuk syukur

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

awal mulanya kata

kata yang tinggal di antara kita

di hati dan lidah pengucap kata

katamu seberkas asa

justru di saat-saat serasa tidak punya harapan

katamu secercah cahaya

justru di saat-saat serasa tidak ada jalan ke luar

serasa terhanyut dalam arus lorong-lorong gulita

syukur bagimu kata

kita memang selalu tergantung pada kata

dari kata ke kata

merangkai harap dan cinta

mengolah suka dan duka

melintasi lima benua

menari-nari bersama mentari

yang datang dan pergi setiap hari

——————————————–

awal mulanya kata

kata itu di antara kita

—————————————————

tmn aries, 03/02/’10

Majulah dengan optimisme

Keluarga besar Jogjakarta

Keluarga besar Kediri

Keluarga besar Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas

Keluarga besar Penerbit Erlangga

Merangkai harap & cinta

Aku dan 4 anak bersama kakek Turijan dan Andri serta ponakan dari Malang

Jacob Zuma, Presiden dengan 5 istri dan 2 tunangan

Januari 5, 2010

Inilah foto Juni 2009. Tampak Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dengan kedua istrinya, yaitu Nompumelo Ntuli (paling kiri) dan Sizakele Khumalo (paling kanan) serta calon istri Tobeka Madiba (kedua dari kiri). Tobeka inilah yang dinikahi tanggal 4 Januari 2010 setelah melahirkan 3 anak bagi Zuma.

Istri-istri

Jacob Zuma adalah seorang poligamis, telah menikah 5 x dan memiliki 19 anak. Inilah ke-5 istrinya!

  1. Gertrude Sizakele Khumalo, yang ditemuinya tahun 1959 dan dinikahi segera setelah terbebas dari penjara tahun 1973. Ia tinggal di rumah Zuma di Nkandla, KwaZulu-Natal. Ia tak dikaruniai anak. (Paling kanan pada foto di atas).
  2. Nkosazana Diamini-Zuma, seorang menteri kabinet sejak 1999. Ia melahirkan 4 anak. Juni 1998 mereka bercerai.
  3. Kate Mantsho, dari Mazambique, yang melahirkan 5 anak. Ia bunuh diri pada 8 Desember 2000.
  4. Nompumelelo Ntuli (MaNtuli), nikah dengan Zuma 8 Januari 2008 dan melahirkan 2 anak. (Paling kiri pada foto di atas)
  5. Thobeka Stacey Mabhija, dinikahi 4 Januari 2010 yang telah melahirkan 3 anak bagi Zuma. Mabhija besar di Umlazi tempat ia belajar di Sekolah Menengah Ekonomi. Ia terakhir bekerja di Standard Bank, Ithala. (Kedua dari kiri pada foto di atas).

Tunangan

  1. Zuma membayar mas kawin 10 peternakan untuk sang putri Swazi bernama Sebentile Dlamini tahun 2002.
  2. Mas kawin juga telah dibayar untuk Bongi Ngema, yang telah melahirkan bagi Zuma anak yang kini berusia 3 tahun.

Sang pria ini menikahi 4 wanita sekaligus pada satu acara pernikahan. Poligami masih jamak pada suku-suku tertentu di Afrika.

Pacar dan dua istri Jacob Zuma tertidur.

Tarian tradisional. Jika Anda punya kaki pastilah Anda bisa menari. Jika Anda punya suara pastilah Anda bisa bernyanyi (pepatah Afrika).

Jacob Zuma gemar menari dan berjingkrak-jingkrak seperti tampak di televisi pada waktu kampanye calon presiden yang lalu.

Poligami adalah kebiasaan tradisional masyarakat Zulu dan sejumlah suku bangsa di Afrika.

Jacob Zuma berpose dengan seorang aktivis ANC (Kongres Nasional Afrika) yang mendominasi peta politik Afrika Selatan, tempat berkiprah Nelson Mandela dan Tabo Mbeki. Jacob Zuma adalah seorang pemimpin komunis yang bergabung dalam ANC.

Bagaimana pendapat Anda perihal seorang presiden dengan 5 istri dan 2 tunangan? Ketiklah komentar Anda di bawah ini! Terima kasih!

Advertorial

296

Asma

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan asma

Kartu nama Yuni 2

What to do? Apa rencana tersisa Anda tahun ini?

Oktober 12, 2009

Dear readers,

Barusan saya dapat sebuah file powerpoint dari seorang teman nun jauh di luar negeri. Waktu memasuki tahun ini, mungkin Anda telah membuat resolusi untuk meraih impian dan harapan Anda. Mana yang telah dicapai? Mana yang belum? Silahkan, klik file ini. Selamat menikmati. Be more successful.

WHATTODO