Archive for the ‘Otak’ Category

Hanya kematian yang memisahkan kami

November 23, 2015

i_love_you_heart_animation

Ketika aku tiba di rumah malam itu, tatkala istriku menghidangkan makan malam dan kami sama-sama makan, aku memegang tangannya dan berkata, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Ia duduk dan makan dengan tenang. Sekali lagi aku amati kepedihan di kedua matanya. Mendadak aku tidak tahu bagaimana membuka mulutku. Tapi, aku harus tega membiarkan ia tahu apa yang sedang aku pikirkan. Aku menginginkan perceraian. Aku mulai membahas topik ini dengan tenang.

Tampaknya ia tidak terganggu oleh kata-kataku. Sebaliknya, ia bertanya dengan lembut, mengapa? Aku menghindar menjawab pertanyaannya. Ini membuat ia marah. Ia melempar sumpit dan berteriak kepadaku, kamu bukan seorang laki-laki! Malam itu, kami tidak saling berbicara. Ia menangis. Aku tahu ia ingin merenung untuk menemukan apa yang telah terjadi terhadap perkawinan kami. Akan tetapi, aku tidak bisa memberinya sebuah jawaban yang memuaskan; ia telah kehilangan hatiku yang telah berpaling ke Jane. Aku tidak mencintainya lagi. Aku hanya kasihan dia!

Dengan rasa bersalah yang dalam, aku membuat draf surat persetujuan perceraian, yang menyatakan bahwa ia dapat memiliki rumah kami, mobil kami, dan 30% saham perusahaanku. Sekilas ia memandang surat itu lalu merobeknya sampai carikan-carikan kecil. Wanita yang menghabiskan sepuluh tahun hidupnya bersama aku telah menjadi orang asing. Aku merasa kasihan atas waktu, sumber daya, dan energinya yang terbuang. Tapi, aku tidak bisa mengambil kembali apa yang telah aku katakan kepada Jane, pacarku, bahwa aku sangat mencintainya. Akhirnya ia menangis tersedu-sedu di depanku. Hal yang tidak aku harapkan terjadi. Gagasan bercerai yang membuat aku terobsesi beberapa minggu ini menjadi lebih kuat dan lebih jelas sekarang.

gibran_art_g105.www.inner-growth.info.Love

Lukisan Kahlil Gibran

Keesokan harinya, aku amat terlambat pulang ke rumah dan menemukan dia sedang menulis sesuatu di meja. Aku tidak makan malam tapi langsung pergi tidur dan amat cepat nyenyak tertidur. Karena, aku amat capek setelah seharian penuh bermesraan dengan Jane. Ketika aku terbangun, ia masih duduk depan meja sambil menulis. Aku jelas tidak peduli. Aku membalikkan badan dan tertidur lagi.

Pagi-pagi ia mengajukan syarat-syarat perceraian. Ia tidak menginginkan apapun dari aku. Tapi, ia membutuhkan pemberitahuan satu bulan sebelum perceraian. Ia minta agar dalam satu bulan ini, kami berdua mencoba hidup senormal mungkin. Alasannya untuk persyaratan ini sederhana. Anak lelaki kami akan maju ujian satu bulan ke depan dan ia tidak ingin mengganggunya dengan perkawinan kami yang hancur berantakan.

Aku setuju persyaratan ini. Namun, ia ajukan satu persyaratan lagi. Ia minta aku mengingat kembali bagaimana aku menggendongnya ke kamar pengantin kami pada hari pernikahan kami. Ia minta agar tiap hari selama satu bulan aku menggendongnya keluar dari kamar tidur kami ke pintu depan setiap pagi. Aku pikir dia nyaris gila. Hanya untuk membuat hari-hari terakhir kami bersama-sama terpikulkan, aku menerima permintaannya yang aneh ini.

Aku sampaikan kepada Jane tentang persyaratan perceraian yang diajukan istriku. Ia tertawa keras dan berpikir, ini benar-benar tidak masuk akal, absurd. Tidak peduli trik yang istriku terapkan, Jane berujar dengan cemooh, ah dia toh akan terpaksa menghadapi perceraian.

Istriku dan aku tidak melakukan kontak, hubungan badan sejak niat cerai aku telah diungkapkan secara jelas, eksplisit. Karena itu, ketika aku menggendongnya ke luar pada hari pertama, kami berdua tampak canggung. Putra kami bertepuk tangan di belakang kami sambil berujar, ayah menggendong ibu. Dari kamar tidur ke ruang tamu, lalu ke pintu, aku berjalan lebih 10 meter sambil membopongnya dengan lengan-lenganku. Ia menutup matanya dan berkata dengan lembut, jangan bilang anak kita tentang perceraian. Aku mengangguk sambil merasa agak kesal. Aku menurunkannya di luar pintu. Ia lalu pergi menunggu bus ke tempat kerjanya. Aku menyetir mobil sendirian ke kantor.

Di hari kedua, kami berdua jauh lebih mudah melakukannya. Ia merebahkan diri ke dadaku. Aku dapat mencium harum mewangi blusnya. Aku sadar bahwa lama sekali aku tidak memandang wanita ini dengan saksama. Aku tersadar, ia sudah tidak muda lagi. Ada kerutan-kerutan halus di wajahnya. Rambunya mulai beruban! Perkawinan kami telah membuat ia berkorban. Satu menit aku bertanya-tanya apa yang telah aku lakukan terhadapnya.

Pada hari keempat, ketika aku mengangkatnya, aku merasakan bahwa suatu perasaan kemesraan muncul kembali. Inilah wanita yang telah mengorbankan 10 tahun kehidupannya bagiku. Pada hari kelima dan keenam, aku tersadar bahwa perasaan kemesraan kami bertumbuh lagi. Aku tidak memberitahu Jane tentang hal ini. Semakin mudah aku menggendong istriku tatkala hari demi hari bulan ini berlalu. Mungkin latihan tiap hari membuat aku lebih kuat.

Suatu pagi ia memilih busana yang akan dipakai. Ia mencobakan beberapa gaun tapi tidak menemukan satu pun yang cocok. Sambil menghela napas ia berujar, semua pakaianku bertambah longgar. Tiba-tiba aku tersadar, ia semakin kurus. Itulah alasannya mengapa aku dapat lebih mudah membopongnya. Mendadak hal ini menghentakku. Ia telah menguburbenamkan sedemikian banyak rasa sakit dan kepahitan dalam hatinya. Tanpa sadar aku mengulurkan tangan dan menyentuh kepalanya.

Saat itu anak kami muncul dan berkata, Ayah, sudah waktunya menggendong mama ke luar. Bagi anak kami, melihat ayahnya menggendong ibunya ke luar telah menjadi bagian amat penting dalam kehidupannya. Istriku memberi isyarat kepada anak kami agar mendekat dan memeluknya dengan erat. Aku memalingkan wajahku karena takut aku bisa saja berubah pikiran pada menit-menit terakhir. Lalu, aku membopongnya dengan kedua lenganku, berjalan dari kamar tidur melewati ruang tamu, ke teras. Tangannya mengalungi leherku dengan lembut dan alami. Aku memeluk tubuhnya dengan erat, sama seperti yang aku lakukan pada hari pernikahan kami.

Namun, badannya yang kini jauh lebih ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika menggendongnya dengan kedua tanganku, aku hampir tidak dapat bergerak satu langkah. Anak kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya dengan erat dan berkata, aku tidak perhatikan bahwa kehidupan kita kurang mesra. Aku menyetir mobil ke kantor dan terburu-buru melompat ke luar mobil tanpa sempat mengunci pintu mobil. Aku takut bahwa satu penundaan apapun dapat membuat aku berubah pikiran. Aku berjalan ke lantai atas. Jane membuka pintu dan aku katakan kepadanya, Maaf Jane, aku tidak ingin lagi bercerai.

Ia memandangku, terheran-heran, dan kemudian menyentuh dahiku. Apakah kamu demam? Ia bertanya. Aku memindahkan tangannya dari kepalaku. Maaf Jane, aku katakan, aku tidak ingin bercerai. Kehidupan perkawinanku membosankan, mungkin karena ia dan aku tidak memperhatikan, tidak menghargai hal-hal kecil dalam kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku sadar bahwa sejak aku menggendongnya ke dalam rumahku pada hari pernikahan kami, seharusnya aku memeluknya sampai kematian memisahkan kami.

Tampaknya Jane tiba-tiba tersadar. Ia menampar wajahku dengan keras dan kemudian membanting pintu dan menangis. Aku berjalan menuruni tangga dan menyetir mobil pulang ke rumah. Dalam perjalanan aku mampir di toko bunga, memesan satu karangan bunga untuk istriku. Gadis penjual bertanya kepadaku apa yang harus ditulis pada kartu. Aku tersenyum dan menulis, “Aku akan menggendongmu tiap pagi sampai maut memisahkan kita.”

Sore itu aku tiba di rumah dengan bunga di kedua tanganku sambil tersenyum. Aku berlari naik tangga, hanya menemukan istriku di tempat tidur – meninggal.

Istriku berjuang melawan kanker selama berbulan-bulan dan aku sedemikian berasyik mesra dengan Jane sehingga tidak menghiraukannya. Ia tahu bahwa ia akan segera meninggal dan ia ingin menyelamatkan aku dari reaksi negatif apapun dari putra kami, andaikan kami terpaksa bercerai. Setidak-tidaknya, di mata putra kami – aku adalah seorang suami yang penuh kasih.

love1

Pesan moral: Hal-hal kecil, sepele dalam kehidupan kita itulah yang justru bermakna dalam hubungan kita. Yang berarti itu bukanlah rumah gedongan, properti, uang di bank. Hal-hal sepele itulah yang menciptakan lingkungan yang mendukung (kondusif) kebahagiaan walaupun hal-hal kecil itu tidak memberi kebahagiaan dari dirinya. Karena itu, carilah waktu agar menjadi teman pasanganmu dan saling lakukan hal-hal kecil yang membangun kemesraan. Dan, raihlan kebahagiaan perkawinan yang nyata.

Sign of love

Tambahan penterjemah: Satu menu ‘makanan’ pokok yang dibutuhkan otak manusia adalah kasih sayang. Menu ‘makanan’ pokok lain yang dibutuhkan otak adalah oksigen, nutrisi atau gizi, dan informasi. Lihat posting: https://sbelen.wordpress.com/2008/11/28/otak-sang-pengendali-anda-berilah-%E2%80%9Cmakanan%E2%80%9D-yang-ia-butuhkan/

 

Makhluk manusia mana yang paling berbahagia di muka bumi ini? Bayi! Orang senang melihat dan mengamati bayi. Orang bermurah senyum kepada bayi. Orang-orang dekat ingin menggendong, mencium, membelai, serta mengajaknya tersenyum dan tertawa. Waktu masih berusia balita, anak-anak kecil pun mendapat perlakuan mirip bayi walaupun frekuensinya secara bertahap berkurang.

Semakin anak bertumbuh-kembang waktu memasuki masa remaja, ayah mulai mengambil jarak dengan anak perempuannya. Dan, ibu pun relatif melakukan hal yang sama terhadap anak lelakinya. Apalagi, adat ketimuran yang ketat semakin membatasi perlakuan kasih sayang melalui sentuhan (kecupan, belaian) orang tua kepada anak remaja, apalagi anak yang telah memasuki fase adolesens.

Defisit sentuhan itu mendapatkan kompensasi ketika orang-orang muda mulai berpacaran. Karena adat yang ketat, sentuhan antara pria dan wanita yang berpacaran malah diusahakan secara sembunyi-sembunyi. Saru, tidak sopan bila dilihat orang.

Memasuki hidup perkawinan: Kasih sayang antara suami-istri itu bukan sekadar mengatakan, Aku mencintaimu Atau kan, pasanganku tahu bahwa aku mengasihinya. Dalam kehidupan perkawinan, frekuensi sentuhan melalui pelukan, ciuman, belaian mungkin tanpa disadari, semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Dari pihak wanita, teman-temanku di Inggris mengatakan, bagi aku sebagai istri, hugging (memeluk sambil mengusap-usap bahu) bahkan lebih penting, lebih menyenangkan, membahagiakan daripada hubungan seks dengan suami.

Hasil riset otak menunjukkan, ternyata kasih sayang itu harus disalurkan, diekspresikan juga melalui sentuhan (touching) agar otak bayi, otak anak sekolah, mahasiswa bertumbuh kembang dengan bagus. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan dari suami kepada istri dan dari istri kepada suami itu amat dibutuhkan dalam merawat kehidupan perkawinan. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan itu dibutuhkan pula oleh orang lansia yang semakin uzur termakan umur.

Pamanku, seorang bruder biarawan yang hidup selibat menjalani dua kali operasi di sebuah rumah sakit terkenal di Surabaya. Usianya waktu itu 93 tahun. Belum pernah aku menyentuh om kecuali berjabat tangan. Setelah operasi yang kedua, aku mengusap-usap dahinya, membelai kedua pipi dan tangannya sambil mendorong agar om tegar menghadapi rasa sakit dan cepat pulih. Ternyata sentuhan-sentuhanku ini membuat semangat om bertambah dan proses penyembuhan berlangsung cepat.

Dari pengalaman ini, kami menyimpulkan, dari bayi sampai dengan orang lansia membutuhkan sentuhan-sentuhan agar kinerja otak bagus dan merasa senang dalam meraih kebahagiaan.

Dari kisah “Hanya kematian yang memisahkan kami” ini, dapatlah kita menarik kesimpulan, bahwa hal-hal kecil, seperti sentuhan melalui ciuman, usapan, dan belaian, dalam kehidupan rumah tangga ini makin lama makin berkurang dan akhirnya sirna, lenyap. Padahal, sentuhan ini adalah garam atau  bumbu penyedap kemesraan dalam hidup perkawinan. “Kemesraan ini janganlah cepat berlalu ….” Lirik lagu populer ini mungkin dapat mengingatkan kita untuk merawat hidup perkawinan kita melalui berbagai kiat. Tapi, jangan lupa ekspresi kasih sayang melalui sentuhan. Semoga berhasil. Good luck!

Om Bruder Paskalis pada HUT 95 tahun 2

Om-ku Bruder Paskalis pada usia ke-95 tahun di Ruteng, Flores

.

grandparents on bed

Kakek dan nenek tak lupa sentuhan kemesraan

,

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Sumber: http://www.moralstories.org/until-death-do-us-apart/

Dikirim oleh Nicole Cauley

Terjemahan S Belen

Iklan

Otak lebih senang warna-warni daripada hitam-putih

Februari 6, 2012

Pada kesempatan keempat kali kami ke Inggris, barulah kami sadar betapa banyak dedaunan pohon di sana didominasi warna hijau tua pucat. Berbeda dengan di Indonesia, dedaunan pepohonan kita menunjukkan spektrum warna hijau yang amat lebar, mulai dari hijau tua yang beragam sampai dengan hijau muda yang juga beragam. Mungkin inilah salah satu daya tarik bawah sadar para turis dari Eropa berkunjung ke Indonesia.

Kalau kita amati warna pakaian orang Barat dan orang Asia tampak sekali perbedaan warna pakaian. Warna pakaian orang Barat cenderung kurang bervariasi sedangkan warna pakaian orang Asia, terutama di wilayah tropis amat beragam. Alam mempengaruhi pilihan warna pakaian.

Foto rusa hitam-putih

Foto rusa yang sama disaputi warna yang lain tapi dengan gradasi yang berbeda.

Bandingkan kedua gambar rusa ini! Yang mana yang lebih menarik mata Anda?

Gambar perahu hitam-putih

Gambar perahu yang sama dalam warna-warni

Bandingkan kedua gambar ini! Gambar yang mana yang lebih indah?

Gambar wajah wanita bercadar

Gambar wanita bercadar yang sama dalam warna-warni

Menurut kesan Anda, gambar yang mana yang tampak lebih indah?

Otak manusia cenderung lebih tertarik kepada foto warna-warni daripada foto hitam-putih. Otak pun cenderung lebih mengingat tulisan warna-warni daripada tulisan hitam-putih. Demikian pula, otak manusia lebih mengingat gambar berwarna-warni daripada gambar hitam-putih.

Karena itu, dalam latihan membuat mindmap kepada para siswa dan guru, selalu kami sarankan agar tulisan kata-kata kunci pada mindmap yang dibuat hendaknya digunakan crayon atau spidol warna-warni. Pada mindmap itu juga siswa membuat gambar warna-warni. Warna-warni lebih menstimulasi otak dan memudahkan siswa mengingat apa yang dipelajari. Siswa hendaknya dibiasakan membuat catatan waktu mendengarkan penjelasan guru dalam bentuk mindmap. Demikian pula, siswa hendaknya didorong membuat mindmap waktu belajar mandiri di rumah.

Jika Anda ingin melihat gambar-gambar lain, silahkan klik file pps ini!

Indahnya warna warni

Selamat menikmati!

Kiriman rekan Greg Atulolon dari Polandia.

Iklan

funny-gifs-gets-sick-of-the-sea

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-serang-sel-kanker

Kartu nama Yuni 6

alison-brie-high-five

Apakah kolesterol rendah memicu aksi bakar diri Sondang Hutagalung?

Januari 1, 2012

Sondang Hutagalung berbela rasa melalui tindakan membela para orang tua yang kehilangan putranya dalam berjuang melahirkan reformasi

Sejak berita tentang aksi Sondang Hutagalung sampai hari ini pikiran kami sulit terlepas dari kembali merenungkan aksi heroik bakar diri Sondang. Untuk konteks Jakarta, tampaknya pengorbanan Sondang amat besar. Jarak dari rumah ke medan demonstrasi dan kampus cukup jauh, bersusah payah menembus kemacetan lalu lintas. Kalau ia mengendarai sepeda motor, ia bagaikan seorang anak muda yang menyabung nyawa tiap hari.

Andaikan penghasilan ayahnya hanya dari pekerjaan sebagai supir taxi, mungkin penghasilannya pas-pasan, naik-turun sesuai dengan rezeki mendapatkan penumpang untuk menafkahi keluarga, sambil tetap waspada agar terbebas dari perampasan uang dan nyawa.

Sondang adalah seorang pemuda amat cerdas dengan IP 3,7 dan tampak sedikit terbalas melalui capaiannya mendapatkan beasiswa. Teori hukum yang ia pelajari langsung diterapkan membela dan menegakkan hak asasi manusia. Ia telah menerapkan contextual learning serta link and match antara bangku kuliah dan praktik lapangan tanpa diwajibkan para dosen.

Sondang sungguh hebat. Andaikan ia tidak memilih langkah ini, mungkin sekali ia akan menjadi pengacara hebat yang berpihak kepada rakyat dalam perjuangannya. Indonesia kehilangan seorang putra harapan bangsa.

Empati dan terutama compassion-nya lebih mungkin membuat dia memproyeksikan diri sebagai orang tertindas yang hak asasinya dilanggar. Dalam aksi teatrikal waktu demo, ia pernah berperan sebagai pembunuh Munir dan tentara kejam yang membunuh orang Papua.

Ciri kepribadian Sondang yang terungkap melalui media massa adalah unik, cukup kreatif, hidup-hidup, gigih, agak pendiam, dan senang bermain gitar. Ia mampu memimpin karena menjadi Ketua Bidang Organisasi Hammurabi.

Sondang ketika berperan sebagai tentara pembunuh orang Papua

Gitar kesayangan Sondang. Bermain gitar, salah satu hobinya

Ada satu pikiran hipotetis, mengapa Sondang sampai membakar diri, suatu aksi yang menimbulkan multitafsir sesuai dengan sudut pandang orang yang menilai. Hipotesis itu adalah mungkin Sondang tak mampu melawan destinasi kimia tubuhnya jika ternyata kadar kolesterolnya rendah atau amat rendah.

Pengorbanannya meninggalkan tanda tanya

Hasil penelitian pada akhir s.d. awal tahun 1990-an telah mengungkapkan bahwa orang-orang yang impulsif, antisosial, dan menderita depresi – termasuk narapidana, pelaku kekerasan, dan orang gagal bunuh diri – umumnya mempunyai kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan dengan orang lain umumnya. Kematian ekstra di kalangan orang berkolesterol rendah, terutama disebabkan oleh kecelakaan, bunuh diri atau terbunuh. Kadar kolesterol rendah mengurangi kadar serotonin dalam otak. Kadar serotonin yang rendah meningkatkan kecemasan dan depresi.

Karena itu, jika kadar kolesterol Anda tinggi, apakah bijaksana menurunkannya dengan mengkonsumsi obat penurun kolesterol atau memaksakan diet menurunkan kolesterol? Kolesterol memainkan peran vital dalam tubuh kita. Namun, yang jelas dan yang banyak diamati adalah kenyataan bahwa kolesterol itu bernilai dan diperlukan otak agar dapat berfungsi optimal karena otak adalah organ tubuh yang paling kaya kandungan kolesterol. Sekitar 10% – 20% otak kita terdiri dari kolesterol.

Kolesterol adalah molekul lipid dalam aliran darah yang diproduksi hati dan dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Kolesterol juga bermanfaat untuk membentuk selaput sel, beberapa hormon tertentu, dan jaringan yang diperlukan lainnya. Kolesterol juga berperan: (1) menjamin agar dinding-dinding sel berfungsi secara tepat, (2) diubah menjadi vitamin D, (3) digunakan untuk membuat hormon seks dan stres, dan (4) melayani bagian terbesar dalam pembentukan sel-sel saraf.

Kadar kolesterol amat tinggi membawa risiko tersumbatnya pembuluh darah

Karena itu, seharusnya kita berterima kasih karena tanpa makanan hewani manusia tidak akan secerdas ini. Tanpa kolesterol manusia tak akan memiliki hormon seks dan vitamin D. Reproduksi manusia akan macet. Tulang-tulang kita akan keropos. Karena itu, tidaklah benar bahwa kadar kolesterol rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Sama juga, tidaklah benar bahwa kadar gula darah rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Kekurangan kolesterol dan gula darah adalah bukti bahwa tubuh Anda kekurangan nutrisi. Jika kadar kolesterol rendah, Anda akan mudah sakit. Bila kadar kolesterol rendah, kondisi itu buruk untuk lever dan otak.

Penelitian mutakhir malah menunjukkan bahwa jika kolesterol Anda amat rendah, janganlah bersukacita karena ini adalah salah satu pertanda mungkin Anda telah terkena sakit kanker. Kadar kolesterol yang terlalu rendah juga meningkatkan risiko timbulnya penyakit Alzheimer dan dementia atau lupa ingatan.

Kolesterol yang memadai itu begitu esensial bagi tubuh Anda sehingga tubuh Anda mengingatkan Anda dengan depresi ketika kadar kolesterol terlalu rendah. Semakin rendah kadar kolesterol, semakin berat depresi Anda dan Anda akan semakin agresif. Banyak hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa kadar kolesterol orang yang mencoba bunuh diri atau yang bunuh diri itu rendah.

Beberapa tahun lalu sebuah studi hebat dipublikasi pada Journal of Psychiatric Research yang hanya mendapatkan sedikit perhatian dari pers dan tak ada reaksi dari para psikiater. Penelitian ini diikuti hampir 4500 veteran Amerika Serikat selama 15 tahun. Pada akhir studi, para peneliti menemukan bahwa laki-laki yang berkadar kolesterol total rendah dan mengalami depresi 7 kali lebih mungkin mati lebih dini (prematur) karena sebab-sebab yang tak alamiah, seperti bunuh diri dan kecelakaan daripada orang lain dalam studi ini.

Terbanyak riset mengarah ke kesimpulan yang sama, bahwa kolesterol rendah mengakibatkan tingkat depresi atau gejala depresi lebih tinggi.

Terlalu cepat Sondang pergi meninggalkan rekan mahasiswa pejuang

Bagi banyak orang yang mengalami depresi, bunuh diri adalah sebuah realitas tragis. Seperti kolesterol yang rendah berkaitan dengan depresi, kolesterol rendah juga menjadi satu faktor risiko dalam percobaan bunuh diri.

  1. Para peneliti University of Minnesota menemukan bahwa orang dengan kolesterol total yang rendah, lebih rendah dari 160 mg/dL lebih mungkin bunuh diri daripada orang yang berkadar kolesterol lebih tinggi.
  2. Kadar kolesterol dan lemak darah ditemukan rata-rata lebih rendah di kalangan pasien dengan bipolar disorder yang mencoba bunuh diri daripada pasien bipolar yang tidak memiliki kadar kolesterol dan lemak darah yang rendah.
  3. Hasil sebuah studi tahun 2008 terhadap para pasien rumah sakit jiwa menunjukkan bahwa kolesterol yang rendah dapat dikaitkan dengan upaya bunuh diri.

Bunuh diri bukanlah merupakan jenis satu-satunya kekerasan yang berkaitan dengan kadar kolesterol rendah. Membunuh orang lain dan tindak kekerasan lain ternyata ditemukan punya kaitan dengan kolesterol rendah.

Ketika para peneliti Swedia membandingkan hasil pengukuran hampir 80 ribu pria dan wanita yang dipenjawa karena kejahatan kekerasan, mereka sampai ke kesimpulan, bahwa “kolesterol rendah berkaitan dengan kekerasan kriminal yang meningkat.”

Walaupun peran kolesterol itu amat penting bagi kesehatan dan fungsi otak kita yang sehat, kolesterol terus saja dimusuhi profesi kedokteran. Bersamaan dengan iklan tentang bahaya kolesterol yang dapat berdampak penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, jutaan orang di tiap negara maju setiap tahun diberi resep seperti satin untuk menurunkan kadar kolesterol.

Hasil-hasil riset tentang hubungan signifikan antara rendahnya kadar kolesterol yang juga sebagai pertanda rendahnya kadar serotonin dan meningkatnya kekerasan, termasuk bunuh diri dan membunuh orang lain yang tak bersalah, terus saja disanggah atau disepelekan kalangan profesi kedokteran .

Kolesterol menjadi buah bibir karena mendorong terbentuknya plak penyumbat nadi koroner ke jantung

Ada sebuah fakta sangat menarik bahwa hampir semua studi untuk obat-obat dan diet penurun kolesterol pada orang biasa menunjukkan peningkatan kematian sebanyak 14%, tetapi menaikkan kematian lewat kekerasan dengan angka jauh lebih signifikan, 78%. Betapa kontras perbedaannya, lebih dari lima setengah kali lipat. Karena kematian lewat kekerasan lebih jarang dibandingkan serangan jantung, efek numeriknya tampak saling meniadakan, tetapi kematian lewat kekerasan terkadang melibatkan orang-orang tak bersalah karena mereka dibunuh oleh orang yang berkolesterol rendah yang terserang depresi. Karena itu, mengobati kadar kolesterol tinggi bisa mengundang bahaya. (Matt Ridley, 1999).

Bagaimana sebaiknya sikap kita? Sederhana saja. Carilah keseimbangan. Turunkan sedikit kadar kolesterol jika angkanya terlalu tinggi. Tingkatkan kadarnya jika angkanya terlalu rendah, belum masuk ke dalam kategori normal.

Matt Ridley menandaskan bahwa memiliki kolesterol rendah atau menurunkan kadar kolesterol terlalu banyak sangat berbahaya bagi minoritas atau etnik tertentu sebagaimana memiliki kolesterol tinggi dan mengkonsumsi diet kaya kolesterol bisa berbahaya bagi minoritas atau etnik yang lain. Anjuran untuk diet miskin kolesterol semestinya dibatasi hanya bagi mereka yang secara genetik ditakdirkan kelebihan kolesterol.

Jadi iklan gencar menurunkan kadar kolesterol tidak berlaku bagi sembarang orang. Janganlah Anda terlalu percaya dan dikendalikan iklan TV dan koran.

Sekali-sekali perlulah mengecek kadar kolesterol Anda agar terhindar dari serangan jantung dan stroke dan juga terhindar dari depresi yang bisa berakibat merusak diri, bunuh diri, membunuh orang lain atau kecelakaan

Kadar kolesterol dalam darah yang normal adalah kurang dari 200 miligram per dL, kolesterol jahat (LDL) kurang dari 130 mg/dL, kolesterol HDL lebih  dari 45 mg/dL, dan trigliserida kurang dari 200 mg/dL. Seseorang dinyatakan kelebihan kadar kolesterol dalam darah atau kolesterol tinggi jika total kadar kolesterol mencapai lebih dari 240 mg/dL. Kelebihan kolesterol jahat bisa mengakibatkan penumpukan lemak yang menyumbat pembuluh darah. Di lain pihak kolesterol yang terlalu rendah atau kurang dari 160 mg/dL ternyata juga tidak dianjurkan karena berbahaya untuk kesehatan. (Lusia Kus Anna, 2011).

Nilai kolesterol lebih rendah tak banyak artinya bagi yang tidak memiliki bakat kolesterol tinggi, tapi menjadi amat berarti pada orang yang kadar kolesterolnya selalu di atas normal. Selain memiliki nilai diagnostik, mengukur kolesterol darah secara berkala sekaligus berguna juga untuk menilai hasil terapi.

Kolesterol turun karena serangkaian terapi dan diet tidak perlu dicurigai sebagai kelainan, melainkan lebih sebagai dampak dari hasil terapi. Tak perlu dicurigai kalau orang yang semula berkolesterol tinggi lalu menjadi turun setelah diterapi.

Tidak demikian pada mereka yang kolesterolnya tidak bermasalah, tiba-tiba lebih rendah dari normal. Nilai rendah untuk yang tidak diperkenankan menjadi tinggi, dalam hal kolesterol mendadak anjlok perlu diwaspadai.

Untunglah di dahi manusia tidak tertulis angka kadar koleterol atau kadar serotonin. Jika tertulis, betapa kacaunya kehidupan ini karena orang akan menghindar dari interaksi dengan orang berkadar kolesterol atau serotonin rendah, yang diperkirakan bisa melukai atau membunuh kita. Andaikan angka-angka itu tertulis pada kartu identitas atau kartu tanda penduduk kita, banyak orang malah berupaya meningkatkan kadar kolesterol, bukan malah menurunkannya.

Aksi bakar diri Mohamed Bouazizi di Tunisia yang melahirkan Revolusi Mawar di Timur Tengah

Kembali kepada Sondang Hutagalung. Pengorbanan diri Sondang hendaknya tidak kita tafsirkan menurut sudut pandang kita yang mungkin hanya mengakibatkan pengorbanannya seolah tanpa makna bagi bangsa ini. Hipotesis tentang kemungkinan Sondang memiliki kadar kolesterol rendah yang mungkin berdampak kepada tindakan heroiknya ini dapatlah didukung jika ada rekaman jejak kadar kolesterol Sondang.

Tindakannya yang terakhir meninggalkan tanda tanya

Kalau memang ternyata ia memiliki sejarah kolesterol rendah, mungkin Sondang adalah seorang korban destinasi atau nasib yang ditentukan bahan kimia tubuh, khususnya bahan kimia otak, yang dari sananya dipengaruhi kinerja gen. Beristirahatlah Sondang dalam damai abadi. Rest in peace. Terima kasih atas pengorbanan dirimu bagi bangsa ini.

Nasib telah ditulis dalam gen?

Sumber:

  1. Matt Ridley, Genom, Kisah spesies manusia dalam 23 bab, Jakarta: Gramedia, 2005
  2.  Low Cholesterol Linked to Violence pada http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/01/02/low-cholesterol-linked-to-violence.aspx
  3. Low Cholestrol, Serotonin and Violence pada http://www.advancedhealthplan.com/lowercholestrol.html
  4. Low Cholesterol and Its Psychological Effects pada http://www.psychologytoday.com/blog/the-breakthrough-depression-solution/201106/low-cholesterol-and-its-psychological-effects
  5. Assessing the Observed Relationship between Low Cholesterol and Violence-related Mortality: Implications for Suicide Risk pada http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1749-6632.1997.tb52355.x/abstract
  6. Cholesterol and violence: is there a connection? Golomb BA pada http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9499332
  7. Scandalous Lies About Cholesterol pada http://www.13.waisays.com/cholesterol.htm
  8. Tips jantung sehat pada http://oketips.com/9600/tips-jantung-sehat-berapakah-kadar-kolesterol-hdl-normal/
  9. Kolesterol yang Terlalu Rendah Malah Berbahaya! Pada http://blog.vitanatures.com/kolesterol-yang-terlalu-rendah-malah-berbahaya
  10. Kolesterol Terlalu Rendah Juga Berbahaya, Lusia Kus Anna pada Kompas.com, Sabtu, 19 Februari 2011
  11. 4 Tanda & Gejala akibat Kadar Kolesterol HDL Rendah pada http://oketips.com/9602/tips-4-tanda-gejala-akibat-kadar-kolesterol-hdl-rendah/

Mau membuat anak Anda brilian? Cerdas? Belajar musik

April 4, 2011

Guna mendapatkan gambaran lengkap tentang hubungan musik dengan kecerdasan dan otak, silahkan klik file powerpoint berikut ini!

Belajar musik anak lebih cerdas

Terapkan di keluarga Anda, di sekolah Anda, di lingkungan Anda setelah membaca file ini. Pasti anak lebih cerdas dan lebih kreatif.

Kunjungi pula posting:

https://sbelen.wordpress.com/2011/04/04/konduktor-orkestra-berusia-3-tahun/

Seorang anak berusia 3 tahun mampu menjadi konduktor orkestra yang hebat.

Iklan

Cowok di tengah hadirin

Hepatitis

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-hepatitis

Kartu nama Yuni 2

Insiden dalam penyambutan Obama & mengapa hadirin di UI dan rakyat Indonesia terbius?

November 11, 2010

Obama & ibunya waktu kecil di Jakarta

Penyambutan Obama memperlihatkan, banyak orang-orang di inner circle SBY yang tampil seolah-olah profesional tapi tak bisa berpikir dan bertindak dalam situasi kritis.

Lihat saja waktu Obama dan Michelle turun dari pesawat, tidak ada payung yang disiapkan. Semua pejabat yang antri menyambut tampak begitu bego dan naif, tak bisa berbuat apa-apa sambil berdoa mudah-mudahan hujan lebat tidak turun menghantam. Apakah Obama dan Michelle harus membawa payung dari dalam pesawat? Siapa tamu dan siapa penyambut? Untung hujan deras tidak segera turun.

Menurut keluarga di Yogya, Barry doyan makan daging ayam. Satu ayam besar dapat dihabiskannya sendirian.

Barry si kidal ompong waktu gigi susunya tanggal. Orang kidal itu memang kreatif dan suka banyak akal dan suka aneh. Petinju kidal, pemain bola kiri luar sering membuat bingung lawan main.

Di Istana Negara juga tak disediakan payung ketika Obama dan istrinya keluar dari mobil. Lalu, terjadi insiden yang memalukan. Dino Patty Jalal menarik-narik istrinya berlari ketika Obama, SBY, dan kedua ibu negara hendak melintas. Waktu jamuan makan kenegaraan, SBY tidak mempersilahkan Obama menemui dan berjabatan tangan dengan Megawati. Obama yang dalam lirikannya melihat Megawati langsung datang menghampirinya.

Ya, insiden kecil begini memperlihatkan betapa kita kurang profesional dan tak terbiasa bersikap dan bertindak tepat tatkala kondisi kritis menuntut keputusan dan tindakan cepat. Di balairung UI, ternyata banyak hadirin yang kurang jelas mendengarkan pidato Obama karena sound system-nya jelek.

Ya, by the way, kasihan Presiden Austria yang datang bersamaan waktu dengan Obama padahal kerja sama dengan Austria mungkin lebih signifikan bermanfaat bagi Indonesia. Pemberitaan tentangnya tenggelam dalam euforia menyambut Obama.

Pidato Obama hanya 30 menit tapi hadirin terbius. Mengapa? Obama memang orator ulung dan ahli psikologi terapan yang hebat. Setengah jam ia bicara dan tampil memukau dengan seluruh pengalaman kiatnya merebut hati hadirin dan penonton. Ia mulai dari cerita tentang dirinya, tentang Jakarta, kemudian tentang Lolo Soetoro dan ibunya yang mencintai Indonesia, dengan selipan kata-kata bahasa Indonesia yang terpilih dan tentu telah dilatihbagaimana mengucapkannya dengan tepat, semuanya bertolak dari egosentrisme hadirin, kepentingan diri dan minat hadirin.

Bersikap dan bertindak seperti orang muda waktu muda belia

Kata-kata pujian mengalir dan meluncur dari mulutnya tentang Indonesia yang hebat, tentang Sarinah dan gedung-gedung pencakar langit, tentang becak, bemo, dan sate dan bakso, dan terutama tentang Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila serta toleransi seperti yang ia pelajari dari ayah tirinya, dari guru dan teman-teman sekolahnya dan dari orang-orang yang mampir di rumahnya.

Menjadi pejabat apalagi presiden negara adidaya, kekuatan tubuh Anda harus prima

Jika Anda bicara atau berpidato, hadirin hanya menangkap 7% dari kata-kata yang Anda ucapkan, 38% dari suara Anda, intonasi dan dinamika suara Anda, dan siswanya 55%, lebih dari separuh dari bahasa tubuh Anda (mimik, senyuman, body language). Obama benar-benar menunjukkan body language yang hebat sejak ia naik ke panggung sampai turun berjabat tangan dengan undangan pada barisan depan di bawah. Suaranya ya hebat sekali. Dari orator hebat seperti John F Kennedy, Bill Clinton, bahkan Winston Churchill dan Soekarno, suara Obama lebih bagus karena ada nada bariton dan bas, vibrasi suaranya hebat. Mungkin hanya suara Martin Luther King yang mengalahkan bius suara Obama. Ya, inilah suara khas orang hitam Afro-American, Afro-British, dan suara Obama telah dipoles melalui latihan kontinu.

Bahasa tubuh orang optimis memandang ke depan dan memperjuangkan cita-cita. Sejak kelas 3 di SD Asisi, Tebet, Obama sudah mengarang cita-citanya ingin menjadi presiden. Tidak ada yang tak mungkin di dunia ini. Tergantung Anda mengarahkan otak Anda ke mana harus berpikir dan bertindak.

Nah, ini semua membuat 5000 hadirin di UI terbius. Dan, itu kan sedikit sekali dibandingkan dengan kampanye Obama dalam proses Pemilu presiden. Dua ratus lima puluh ribu orang dibuat terpukau, terbius karena kehebatan Obama sebagai orator.


Salam Obama

Advertorial

900x900px-LL-92a6f817_girls-football-trick-animation

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano mencegah serangan jantung

Kartu nama Yuni 2

Mengapa kita pelit memberi pujian?

Mei 25, 2010

Ada satu gejala perilaku orang Indonesia. Jika kita memuji salah seorang teman, lebih sering kita dengar tanggapan: Ya, ya, tapi dia … (menyebutkan kelemahannya).

Kalau kita lihat perilaku guru-guru kita dari SD s.d. PT tampaknya mereka pelit sekali memberi pujian. Di sekolah ada gejala, jika seorang siswa dipuji beberapa guru, lalu kemudian guru-guru yang lain dan kemudian para siswa, banyak orang ramai-ramai seperti koor memuji siswa itu, tapi kasihan mayoritas siswa yang lain, di sekolah hidup merana tanpa pujian. Kalau seorang siswa sering direndahkan guru, guru-guru lain ikut merendahkan dan kemudian para siswa lain ramai-ramai seperti koor ikut merendahkan siswa itu. Mungkin itu latar belakang mengapa orang kita jarang memuji orang lain.

Pujian atau hinaan orang tidak mengubah tingkat kebaikan / keburukan seseorang, Ia akan berada pada status apa adanya, tidak tambah baik atau tambah buruk. Namun, menurut hasil riset otak, otak manusia secara alamiah membutuhkan kata-kata positif, kata-kata pujian dari orang di sekitar.

Ada orang yang menilai bahwa orang Inggris itu kalau memberi pujian cenderung superlatif, dilebih-lebihkan. Sekali dengan teman-teman mahasiswa di London, kita kumpul rayakan hari ulang tahun seorang teman wanita. Saya cuma bawa sebotol anggur Prancis yang murah. Lho, kok mereka puji anggur yang saya bawa, katanya enak sekali, padahal anggur yang mereka bawa lebih mahal dan jelas lebih enak. Saya cuma malu sendiri, mendapat pujian yang tak sepantasnya. Tapi, itulah ciri masyarakat Barat, hidup mereka dari masa kanak-kanak sampai tua selalu berada dalam udara haruam wangi pujian. Di sekolah-sekolah yang saya kunjungi tak pernah saya dengar kata stupid, silly, bad, naughty, apalagi bullshit dari mulut seorang guru. Kalau ada anak yang lemah daya tangkap sang guru tarik kita ke belakang dan sambil berbisik mengatakan anak itu agak lemah, tapi dia bagus dalam …

Nah, dari mereka saya belajar cara mengeritik, “burger appraisal”. Burger itu terdiri dari lapisan atas roti, lapisan tengah sayuran dan daging, dan lapisan bawahnya roti lagi. Jika ingin mengeritik, pertama angkat dulu, puji hal-hal yang positif (roti lapisan atas), lalu sebut satu hal negatif (lapisan sayuran dan daging), tapi jangan lupa diakhiri dengan puji lagi satu hal positif (lapisan roti bagian bawah). Kalau kita angkat orang lalu banting. Kalau mereka, angkat-banting-angkat lagi. Jadi yang dikritik tidak merasa tersinggung.

Burger appraisal saya kenalkan kepada para guru. Guru-guru orang Jawa usul pakai tahu isi saja karena burger tak begitu dikenal. Guru-guru kita cenderung bukan angkat-banting, tapi banting-banting-banting dengan kata-kata kepada siswa-siswa: bodoh, dungu, otak udang, bego, oon, bandel, anjing, babi, monyet, dst., dst. Kosa kata negatif kita jauh lebih banyak dari kosa kata pujian.

From Flores with love: Sebuah contoh kebijakan inovasi untuk meningkatkan mutu siswa NTT yang terpuruk

Mei 14, 2010

Beratraksi menyilangkan tangan membentuk tanda kali, membentuk tanda tambah, kurang, dan bagi saambil menggunakan 1o jari tangan untuk melakukan operasi bilangan, sambil bergoyang badan.

Membuat hipotesis dan melakukan percobaan “Melayang, terapung, dan tenggelam” di tepi pantai.

Besoknya siswa guru langsung mempraktikkan ide baru yang kemarin dipelajari dalam inhouse training. Siswa membuat hipotesis dan melakukan perocobaan “Melayang, terapung, dan tenggelam”.

Hari-hari ini orang NTT di provinsi ini dan di luar NTT, bahkan sampai di mancanegara diliputi rasa malu luar biasa karena hasil UN SMA & SMK serta SMP tahun 2010 ini benar-benar mencapai titik nadir setelah presentase kelulusan siswanya berbeda amat jauh dari provinsi yang menduduki ranking ke-32 nasional sebelum NTT pada ranking ke-33. Sebenarnya proses kemerosotan ini telah berlangsung sekian lama. Dan, sekarang ternyata lebih jelek dari Papua yang biasa dikenal dulu menempati urutan ekor!

Salah satu faktor penyebabnya adalah mutu pendidikan SD yang amat rendah. Hasil penelitian kemampuan baca-tulis-hitung (Calistung) siswa SD pada sejumlah kabupaten di NTT, yang dilakukan para dosen FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang, menunjukkan bahwa banyak siswa kelas 3 SD masih pada taraf menggambar huruf dan angka.

Basis pendidikan SD yang amat buruk akan tercermin dalam prestasi belajar siswa SMP dan SMA & SMK. Jika Calistung sebagai learning tools tak terbenahi bagaimana mengharapkan peningkatan mutu di sekolah menengah?

Para guru melakukan pelatihan di tepi pantai. Angin laut kaya oksigen dan deburan ombak meningkatkan kinerja otak.

Dari hasil analisis faktor penyebab amat rendahnya mutu pendidikan, salah satu langkah yang kami tempuh bersama World Vision Indonesia (WVI) adalah melakukan inhouse training di sekolah model. Salah satu upaya yang diprioritaskan adalah membenahi kemampaun Calistung melalui implementasi belajar aktif yang didukung kemampuan manajemen berbasis sekolah kepala sekolah dan ketua komite sekolah. Setelah para kepala sekolah dan guru SD model diberi contoh bagaimana melakukan inhouse training, diharapkan mereka meneruskan kebiasaan inhouse training melalui saling melatih antar-mereka secara internal di sekolah.

Dari hasil penelitian di Amerika Serikat, terbukti bahwa para siswa sekolah di slum areas yang melakukan inhouse training dalam waktu 4 tahun akan mengalahkan prestasi belajar siswa sekolah favorit di kota besar. Dalam inhouse training kontinu di sekolah, kepala sekolah, guru, dan fasilitas tidak diganti. Tetap. Siswanya juga tetap, demikian pula tingkat kemampuan ekonomi orang tuanya. Hanya dengan intervensi inhouse training, mutu sebuah sekolah yang terpuruk dapat diperbaiki dalam rentang waktu 2 s.d. 4 tahun.

Di Flores Timur, WVI ADP Flores Timur telah memilih 3 SD untuk dikembangkan menjadi SD model. Setelah model ini jadi, ke-3 sekolah ini bertanggung jawab mengembangkan 3 SD model yang lain. Tinggal direkrut kepala sekolah dan guru-guru yang menunjukkan kinerja yang hebat untuk mengembangkan sekolah lain dan berperan sebagai fasilitator penataran tingkat kecamatan / kabupaten dan dalam kegiatan kelompok kerja guru (KKG) di tingkat gugus sekolah.

Bekerja kelompok: Siswa berdiskusi dan belajar mengemukakan pendapat dalam suasana santai

Langkah terobosan WVI ini hendaknya diikuti langkah yang sama pada jenjang SMP serta SMA dan SMK. Di sinilah peran dinas pendidikan untuk mendorong dan membiayai proses inovasi untuk meningkatkan mutu.

Untuk memberi gambaran apa yang kami lakukan, perkenankan men-download file powerpoint ini. Inhouse training kali ini masih dalam bentuk gabungan dengan penataran karena diundang para kepala dinas pendidikan kecamatan, pengawas, kepala sekolah, dan guru dari 5 kecamatan dalam inhouse training di SD Lewotobi di kaki Gunung Lewotobi, Flores Timur, NTT.

Selahkan klik file powerpoint ini!

Guru-guru Flores mengubah diri

Siswa-siswa menari dalam school assembly di SD Lewotobi. Orang tua diundang menyaksikan pentas putra-putrinya.

Iklan

407c0438

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-kolesterol-tinggi

Kartu nama Yuni

Ganti sistem ujian nasional dengan menerapkan sistem open book test dan tes terstandar

Mei 8, 2010

Sistem ujian nasional kita hanya menjatuhkan sanksi tidak lulus kepada siswa tapi para guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan provinsi, dan kabupaten / kota serta ketua yayasan pendidikan swasta terbebas dari sanksi.

Tiap anak dilahirkan dengan potensi otak menjadi manusia brilyan. Namun, cara mengajar dan mendidik guru yang kuno dan satu arah mengakibatkan siswa hanya duduk, dengar, catat, dan hafal. Sistem ujian nasional kita justru mendukung cara mengajar kuno ini melalui penggunaan model soal pilihan ganda yang kurang mendorong kreativitas berpikir dan kemampuan memecahkan masalah.

Di dunia ini tidak ada masalah belajar. Yang ada adalah masalah mengajar. Mengapa yang salah mengajar dan mengelola pendidikan tidak terkena sanksi apa pun. Mengapa hanya siswa yang menangis malu dan histeris lalu pingsan mendengarkan namanya termasuk dalam daftar peserta yang tidak lulus diberi sanksi tidak lulus? Adilkan ini?

Sistem ujian nasional sebenarnya mudah sekali diubah untuk menghindari tim sukses yang terdiri dari guru dan kepala sekolah serta pengawas memberikan jawaban kepada siswa setelah soalnya dikerjakan pendidik itu. Atau, siswa mendapatkan bocoran soal sebelum ujian nasional. Pakai saja bentuk soal uraian atau esai. Siswa diperbolehkan membawa buku pelajaran dan membukanya, juga rumus-rumus Matematika dan Fisika. Jika soal esai  yang disusun menuntut penalaran siswa, walaupun ia membuka buku pelajaran dan rumus tak ada gunanya ia membuka buku  karena tuntutan penalaran untuk menjawab soal. Mudah sekali, bukan?

Alternatif solusi yang lain adalah menerapkan tes terstandar (standardized test) yang juga dipakai di Amerika Serikat dan Inggris. Di tengah semester atau setelah satu semester atau satu tahun, di kelas-kelas tertentu di SD, SMP, dan SMA siswa diwajibkan mengerjakan tes terstandar yang dikerjakan dan diterbitkan serta didistribusi Pusat Penilaian Pendidikan Nasional Balitbang Kemdiknas. Dengan memeriksa hasil tes ini, guru dapat mendiagnosis kelemahan siswa dan selanjutnya melakukan perbaikan dalam proses belajar-mengajar.

Pada akhir tiap jenjang SMA siswa mengikuti ujian nasional namun tiap siswa diberi kebebasan memilih mengikuti ujian mata pelajaran yang dia kuasai dan sesuai dengan rencana studinya di perguruan tinggi. Ujian nasional ini hendaknya terdiri dari ujian tulis dan praktik. Jika ia ingin masuk fakultas kedokteran misalnya, ia hanya memilih mengikuti ujian mata pelajaran Kimia, Biologi, dan Matematika. Jika ia ingin masuk fakultas teknik, ia hanya ikut ujian Fisika, Matematika, dan mungkin Bahasa Inggris. Jika ia ingin masuk fakultas sastra, program studi sastra Inggris, ia hanya memilih ikut ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Sejarah, dan Antropologi atau Sosiologi. Dengan mengantongi nilai kelulusan mata-mata pelajaran tertentu ini, lulusan SMA langsung diperbolehkan mendaftar di perguruan tinggi. Apa susahnya sih menempuh alternatif solusi ini?

Karena konsep kita soal UN ini tidak matang dan tidak cerdas, tiap tahun kita saksikan tragedi siswa merasa gagal, kasus pembocoran soal dan jawaban, dan sederet masalah yang membuat siswa merasa trauma dan konsep kegagalan telah kita tanamakan dalam hati sanubarinya. Karena kita kurang cerdas berpikir, tiap tahun tak kunjung berhenti polemik tentang relevan atau tidak relevannya ujian nasional dipertahankan. Jika kami amati betapa susah dan keteter Mendiknas menjawab gugatan anggota DPR dan pertanyaan wartawan. Demikian pun, anggota DPR juga dibuat pusing mempersoalkan sistem ujian yang diskriminatif ini. Seharusnya think tank di Kemdiknas-lah yang mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki sistem ujian nasional yang buruk ini. Namun, tampaknya tidak ada think tank itu. BSNP juga bingung hendak berbuat apa dan daripada memikirkan solusi yang lain, lebih baik jalankan sistem yang rutin. Sampai kapan kita terkurung dan tersandera oleh pola pikir konvensional ini?

Sebenarnya, contoh yang baik dari berbagai negara sudah ada. Kita tinggal belajar dari negara-negara itu. Tahun ini India mereformasi sistem ujiannya dan bentuk soal pilihan ganda itu telah mereka kuburkan dalam kubur tradisi pendidikan yang kuno. Sistem ujian nasional Singapura dan Malaysia jauh lebih baik karena ada ujian praktik di samping ujian tulis. Mengapa kita tidak cerdas dan seolah tak bisa melihat negeri tetangga dan meniru yang baik dari mereka? Quo vadis dunia pendidikan Indonesia?

Silahkan baca juga goresan puisi berikut ini!

TANPA JUDUL 192

Oleh Martin Bhisu

Negeriku Indonesia
negeri tumpah darah,
serta air mata rakyat jelata
di sana indahnya bentangan pulau
bersama gunung-gunung yang tinggi dan buas,
tumpukan revolusi anti-korupsi.

Negeriku Indonesia
negeri siang dan malam penuh teror
bayang-bayang kejahatan hingga melacuri mimpi
tentang darah dan keringat rakyat jelata yang mengalir
tumpah ruah di lautan duka,
anakmu menangis, tiada air mata
berjuang hingga tumpah darah, darah tiada.

Negeriku Indonesia
negeri anak-anak suka nyontek
pemerintah dan guru-guru dengan dedikasi yang luntur
menabur benih-benih korupsi sejak dini
hidup enak di negeri ini tanpa kerja keras
mengajar melukis garis-garis pembatas
agar generasi baru selalu berada di bawah garis kemiskinan.

Guayaybi, Paraguay, 07 de mayo de 2010

Kunjungilah posting yang berkaitan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/20/bagaimana-ujian-nasional-un-di-belanda/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/17/sedih-menyaksikan-amburadulnya-ujian-nasional-un-tahun-ini/

https://sbelen.wordpress.com/2008/12/29/belajar-aktif-pakem-ujian-nasional-un-ibarat-air-dengan-minyak/

https://sbelen.wordpress.com/2011/08/08/mengapa-mutu-pendidikan-finlandia-terbaik-di-dunia/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/15/mengapa-peringkat-kelulusan-un-2011-siswa-smantt-tetap-di-nomor-buntut/

https://sbelen.wordpress.com/2011/01/11/3-tahun-banyak-siswa-tak-lulus-un-pecat-guru/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/30/tes-remidial-di-sd-sma-dan-sma-itu-salah-kaprah/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/09/mengapa-kita-memaksa-siswa-mempelajari-semua-mata-pelajaran/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/16/hasil-un-ntt-jeblok-tas-anak-sekolah-ntt-kempes/

 

 

Iklan

Rumah

Tekanan darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni 3

Janganlah mendayung melawan arus: Didiklah anak sesuai apa maunya otak!

Mei 2, 2010

Atraksi musik biola oleh siswa SD 001 Sangata, Kutai Timur, Kalimantan Timur

Tanggal 1 Mei 2010 dalam rangka peringatan Hardiknas, diselenggarakan National Round Table Seminar dengan tema “Guruku hebat muridku luar biasa” di Sangata, Kutai Timur. Entusiasme guru hebat tapi panitia membatasi hanya menerima 2000 peserta yang datang dari seluruh kabupaten Kutai Timur.

Kami membawakan topik dengan judul seperti tertera di atas. Jika Anda ingin mengetahui ringkasan bahan yang kami sampaikan, silahkan klik file ini!

Didiklah anak sesuai kerja otak 2

Buatlah roket model baru dan lain. Membekali siswa dengan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah relevan untuk menantang kehidupan. Bukan menjejali mata pelajaran. Bukan anak untuk mata pelajaran.

Banyak peserta dari wilayah terpencil. Ada yang dari Sandaran, menempuh perjalanan laut dan darat 7 jam dengan mengerluarkan biaya transpsor Rp 3 juta dari kantong sendiri.

Di tengah keprihatinan dan rasa sedih yang meliputi korps pendidik karena merosotnya persentase kelulusan siswa-siswa SMA & SMK kabupaten ini yang tahun lalu mencapai 90% lebih, tahun ini terjun ke angka 55%, tema seminar ini cukup relevan. Dalam kunjungan perdana kami ke Sangata ini, kami ingin mendapatkan gambaran apakah penambangan batu bara di kabupaten ini telah menyejahterakan penduduknya. Jika Anda ingin mendapatkan gambaran suasana presentasi kami dan kesan kami soal tambang, silahkan klik file powerpoint ini!

Menyoal tambang & didik sesuai kehendak otak

Iklan

Nembak

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 2

“Taruhan”, “The Bet”, cerpen Anton Chekhov: Janji surga uang kenikmatan

April 23, 2010

Quem di diligunt, adulescens moritur. Orang yang dicintai Tuhan meninggal waktu masih muda. (Plautus, Bacchides, IV, 7, 18).

Posting ini kami persembahkan kepada Pak Subarjo, teman pakar Matematika di Pusat Kurikulum Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional yang meninggal mendadak pada hari Minggu, 18 April 2010.

Pak Subarjo (paling kiri) sedang mengamati permainan melepas tali yang diikat pada tangan dua orang teman dalam training staf Pusat Kurikulum baru-baru ini.

Pak Barjo dan teman sekelompoknya sedang memasang potongan kertas manila hasil pengukuran lingkar kepala, bahu, tangan, lingkar pinggul, kaki, dan tulang belakang sampai kepala pada seorang anggota kelompok dalam kegiatan topik Matematika dalam penataran staf Puskur.

Pak Subarjo adalah orang yang masih muda usia, persepsi, dan pertimbangannya masih prima, dan kompetensinya dalam Matematika masih amat kita butuhkan.

Selamat jalan, Pak Barjo. Kebaikanmu tetap kami kenang. Berjalanlah dengan tenang dengan perasaan bahagia ke tempat yang dijanjikan. Semoga istri dan anak-anak tercinta tabah dan dapat melanjutkan kehidupan ini dengan amal dan kebaikan sepeti yang telah Pak Barjo tunjukkan kepada kami.

Tampaknya cerpen Anton Chekhov ini relevan untuk mengenang kepergian Pak Barjo karena hidup ini adalah sebuah taruhan.

Anton Chekhov adalah seorang sastrawan Rusia yang terkenal (1860-1904), terutama lewat cerpen dan naskah dramanya. Ia dipandang sebagai salah seorang cerpenis Rusia yang utama. Jasanya yang begitu besar mendorong manusia merefleksikan makna kehidupan membuat kita merasa kasihan atas kematiannya akibat derita penyakit TBC. Setelah karya-karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, ia mulai dikenal dunia.

Cerpennya yang berjudul “Taruhan” (“The Bet”, judul dalam bahasa Inggris) sungguh menggugah pemaknaan hidup. Cerpen ini sungguh menohok makna yang didengung-dengungkan epikurisme dunia kapitalis: Carpe diem! Carpe noctem! Nikmatilah hidup ini sekarang ini juga, hari ini juga, malam ini juga!

Menurut hasil riset otak, inilah imbalan (reward) tubuh manusia yang utama!

Dan, inilah 5 imbalan sosial utama yang didambakan manusia!

Tokoh pengacara yang bertaruh uang 2 milyar rubel dengan si bankir kaya dalam cerpen “Taruhan” ini menolak semua imbalan yang didorong motivasi intrinsik guna memicu dopamine dalam otak manusia dan yang dipuja-puji dunia kapitalis. Ia mempertaruhkan kebebasannya, memilih dipenjara, dikurung 15 tahun untuk merebut uang 2 milyar. Uang yang dijanjikan kapitalisme, untuk membeli makanan, minuman, seks, narkoba, rokok, dan zat adiktif lainnya atas nama konsumsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Uang yang dijanjikan kapitalisme global sekarang untuk menikmati imbalan sosial, seperti puji-sanjung, pergaulan jetzet dan relasi sosial,  tahta, sentuhan wanita atau romantisme pria.

Bagaimana akhir cerita ini? Silahkan baca file powerpoint ini!

Taruhan (The Bet) oleh Anton Chekov

Iklan

annie dancing

Human heartKunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan asma.

Kartu nama Yuni Juli 2015