Archive for the ‘Kiat hidup’ Category

Psikologi harapan: Harapan adalah bahan “makanan” kehidupan spiritual

Januari 4, 2009

animated_gif_image_birdhttp3bpblogspotcom

Deborah Eggelletion menandaskan, bahwa manusia membutuhkan hal-hal spiritual yang tak kelihatan untuk pengembangan psikologis dan spiritualnya. Harapan adalah salah satu prinsip spiritual yang dibutuhkan untuk menjaga dan mempertahankan pikiran dan jiwanya.

Prinsip-prinsip spiritual, seperti harapan, iman, dan kasih, sama-sama diperlukan untuk mempertahankan kehidupan insani seperti bahan jasmani dibutuhkan untuk kehidupan badaniah. Misalnya, kerja tubuh manusia membutuhkan oksigen, hidrogen, dll. untuk hidup dan diperlukan sel-sel tubuh untuk membakar makanan untuk menghasilkan energi. Makanan dan air adalah bahan-bahan yang penting.

wwwindonesia-ottawaorg8

Doa seorang ibu Aceh yang berharap setelah bencana dahsyat tsunami.

Doborah Eggelletionmenjelaskan “apa itu HARAPAN?” dan apa yang BUKAN HARAPAN. Tesisnya: Setiap manusia mengalami harapan. Ada yang menyenangkan, positif (harapan tinggi, high hope), yang lain menyedihkan dan merasa frustrasi (harapan rendah, low hope). Betapa pun, harapan yang diolah, dimengerti, dan diterapkan dengan tepat dapat menjadi suatu kebajikan yang diharapkan.


103836036hhowcprp

Webster’s New World Dictionary, College Edition 1959) menyatakan bahwa harapan adalah suatu perasaan agar sesuatu yang diinginkan terjadi, hasrat yang disertai antisipasi atau ekspektasi, keterandalan, kepercayaan.

C. R. Synder mendefinisikan harapan dari sudut psikologi sebagai; “kumpulan kekuatan keinginan ditambah kekuatan jalan (cara) ke arah tujuan seseorang. Arti tujuan sama denganobjek, pengalaman, atau hasil yang kita imajinasikan dan inginkan dalam pikiran kita (The Psychology of Hope: You can get there form Here, halaman. 10). Berbeda dari iman dan kasih, harapan ditujukan ke masa depan yang tidak diketahui.

Apa saja ciri-ciri harapan?

Jika objek harapan dicapai, perasaan berharap menghilang karena harapan telah terpenuhi dan dicapai. Ini sama seperti dorongan biologis rasa haus air. Sekali kebutuhan ini dipernuhi, dorongan berhenti.

Jika “cinta tidak pernah berhenti”, harapan memiliki awal dan akhir. Jika seornag anak kecil mengharapkan mendapatkan hadiah sebuah sepeda mini. Sekali sepeda mini itu dimiliki, berhentilah atau selsailah harapan itu. Jika seseorang telah mencapai kebahagiaan di akhirat, tak perlu lagi harapan kebahagiaan di akhirat itu. Ia telah mencapainya.

Dua sisi harapan – Yin dan Yang

Deborah menjelaskan bahwa harapan itu seperti dua sisi koin – positif dan negatif. Dari segi spiritual jika seseorang berjalan harmonis dengan harapan, ia akan memetik manfaat yang positif, Namun, jika ia melawan prinsip ini dengan tidak menerapkan atau menggunakannya setengah hati, ia akan mendapatkan sanksi atau penalti.


yenyan5_e01

Aspek negatif harapan menyebabkan pasivitas, pengunduran diri, dan stagnasi. Kaum muda di kota-kota besar dunia mencerminkan keadaan tiadanya harapan dan putus asa. Mereka tidak memiliki kekuatan mental atau rencana untuk mencapai tujuan-tujuannya. Kegagalan melakukan tindakan yang spesifik atau khusus, penuh energi (energetik), dan sering untuk memperbaiki suatu situasi tertentu adalah penerapan jenis harapan yang salah yang bahkan bekerja melawan Anda. Dalam situasi seperti ini orang akan mengatakan, ”Kalau begitu, di mana harapan? Untuk harapanku, siapa yang akan memperhatikannya?

Sisi positif harapan menurut ilmuwan sosial terkini menunjukkan bahwa harapan mencakup persepsi bahwa tujuan-tujuan seseorang dapat dicapai. Bila harapan dikatikan atau dijangkarkan ke suatu tujuan spesifik atau khusus, harapan yang terarah lebih disenangi. Psikolog melihat perlunya memiliki harapan pada tingkatan fisik-jasmani dan psikologis dalam kehidupan insani kita. Kita tahu seseorang yang tak berpengharapan atau putus asa, bila ia biasanya menghentikan tujuan atau aspirasinya. Harapan biasanya awalnya diaplikasi terhadap beberapa aspirasi fisik-jasmani sebelum seseorang dapat mengharapkan kehidupan abadi yang spiritual.

harapan-dari-balik-penjara1

Tetap berharap dari balik jeruji penjara.

Prinsip-prinsip apa yang mengendalikan kinerja harapan?

Seperti setiap hukum alam semesta, seperti gravitasi, ada faktor-faktor tertentu yang mengatur kerjanya. Gravitasi bergantung kepada masa objek-objek dan jarak di antaranya. Semakin besar masa objek, semakin besar pengaruh gravitasi, walaupun jarak antar-keduanya kecil. Pengaruh gravitasi menurun jika jarak meningkat atau masa objek berkurang. Ini adalah cara hukum gravitasi bekerja.

Semakin dekat planet ke matahari, semakin besar pengaruh gravitasi matahai terhadapnya. Semakin jauh jarak planet dari matahari, semakin kurang pengaruh gravitasi matahari terhadap planet itu.

Deborah menjelaskan bahwa prinsip spiritual bekerja dengan cara yang sama. Hal-hal yang biasanya menyebabkan harapan untuk menjelma adalah tujuan, kebutuhan, atau tantangan dalam kehidupan. Sebelum situasi ini, prinsip tersebut ada sebagai suatu abstraksi jelas atau sebagai suatu gagasan tanpa basis kenyataan atau realitas.


1416

Harapan adalah sebuah prinsip spiritual yang tidak dapat dianalisis secara nyata-konkret dalam laboratorium. Ia adalah suatu perasaan subjektif seperti juga cinta. Harapan biasanya bekerja di luar kontrol seseorang. Hanya melalui proses harapan hal-hal diejawantah dalam lingkup fisik. Misalnya, orang merencanakan berkuliah dan menyelesaikan studi di perguruan tinggi, lalu kawin dalam bayangan ketakpastian. Hasil yang diinginkan tidak dijanjikan atau terberi begitu saja (given), tetapi visi dan mimpi menentukan harapannya.

Jika seseorang kini menghadapi suatu situasi atau tujuan, harapan untuk mencapai hasil yang menyenangkan harus dipraktikkan. Harapan menuntut pengorbanan seiring dengan mimpi atau visi untuk mempertahankan harapan. Pengorbanan itu dapat berupa waktu, uang, usaha fisik atau mental yang diterapkan dalam upaya ke arah tujuan. Visi atau mimpi menjaga agar usaha sampai ke terwujudnya tujuan itu. Perwujudan konkret adalah manifestasi tujuan, tantangan yang dihadapi menunjukkan kekuatan harapan.


golden_morningimagelinkinn1

Melangkah di jembatan menuju harapan, cita-cita.

Deborah menyimpulkan bahwa tanpa prinsip harapan, tujuan, mimpi, visi, atau tantangan dalam kehidupan tidak terwujud bagi manusia. Dunia akan tenggelam dalam belenggu keputusasaan. Hal ini benar secara psikologis dan spiritual. Dunia dan manusia itu tidak akan ada tanpa harapan.

Sumber: Deborah Eggelletion, seperti dilaporkan oleh Lee Warren , © Power Latent in Man 1997 dalam Hope97.httpwww.plim.orgHope97.html

Advertorial

407c0438

20110113103012059

Diabetes, penyakit mematikan di Indonesia. Perlu cek gula darah secara berkala.

Periksa gula darah 3

Pemeriksaan kadar gula darah

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-normalkan-gula-darah

Kartu nama Yuni 2

Psikologi harapan: Antara takut dan berharap

Januari 4, 2009

9jlc373tmmzkp3cym483httpwwwgigaimagecomimages9jlc373tmmzkp3cym483

“Olahraga mengajar kami bertahan saat kesusahan, kuat saat terdesak. Mental tegar di bawah tekanan ini yang menyemangati kami ketika berhenti dari bulu tangkis dan mulai dari awal terjun ke bisnis.” (Susy Susanti, peraih medali emas cabang bulu tangkis di Olimpiade Barcelona 1992). Berbicara tentang krisis global Susy Susanti dan Alan Budikusuma bersiap. Menurunnya daya beli yang berujung pada turunnya permintaan, mereka siasati dengan mempertahankan kualitas dengan harga bersaing, Prinsip tetap tegar di bawah tetap mereka hidupi sampai sekarang ini. (Kompas, 3 Januari 2009).


s-meltdown-small

Joice McFadden menandaskan, baik harapan maupun ketakutan adalah motivator dan keduanya memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan dalam diri kita. Tetapi harapan menciptakan ruang dalam pikiran dan hati kita, sedangkan ketakutan lebih sering membatasi kita.

Jika Anda ketakutan, bagaimana rasanya tubuh Anda? Anda waspada, bersiap siaga, seperti seekor binatang yang tersudut dan hanya punya pilihan, menantang berkelahi atau melarikan diri. Misalnya, Anda sedang berjalan di malam yang gelap gulita. Tiba-tiba terdengar ada seseorang yang membuntuti Anda. Langsung Anda sadari dan tubuh dan pikiranmu benar-benar terdorong dan seluruh energimu dicurahkan ke situasi dilematis: “Apakah saya dalam bahaya? Apa yang harus kulakukan? Apakah saya berbalik badan dan menghadapinya? Jika saya hadapi, apa yang bakal terjadi? Jika saya lari, ke mana? Seluruh duniamu membatasi Anda untuk terfokus kepada situasi ini.

Jika Anda berharap, tubuhmu rileks (santai). Anda merasa tampil bersahabat dan terbuka bukan hanya dengan orang lain tetapi juga dengan diri sendiri. Duniamu mengembang dengan gagasan-gagasan tentang bagaimana harapan bahkan dapat mengumpulkan momentum lebih besar. Anda merasa termotivasi untuk bergerak ke depan.


happywomanhttpyourtangos3amazonawscomstory-page-imghappywoman

Jika ketakutan terlalu menggenggam kepribadianmu, pikiranmu menjadi kaku dan buntu dan masuklah paranoia. Menurut psikiatri paranoia adalah sakit mental tatkala seseorang percaya bahwa orang lain sedang mencoba berbuat jahat kepadanya atau merasa dirinya jauh lebih penting dari kenyataan sebenarnya. Dalam bahasa sehari-hari berarti merasa amat curiga, takut, dan tidak percaya kepada orang lain. (Collins Cobuild English Language Dictionary, 1993). Jika hal ini terjadi pada tingkat nasional, terjadilah kecenderungan yang sama. Dampak negatif yang dapat terjadi adalah gejala-gejala seperti rasisme, seksisme (misalnya berpandangan bahwa wanita selalu boros, tidak bisa menyimpan rahasia, berstatus lebih rendah, dan wajar digunakan sebagai komoditas pemuas nafsu seks laki-laki), dan kebencian. Namun, jika harapan merasuk kepribadian orang secara ekstrim, suatu perasaan terlepas dari belenggu (borgol) realitas (kenyataan) mendorong munculnya angan-angan. Dan, pada tingkat nasional hal ini dapat menciptakan iklim atau budaya suka berpuas diri menghadapi masa depan dan sikap suka menunda, suka santai, dan tak suka bersiap diri.

Abraham Lincoln menghapus sistem perbudakan Amerika Serikat. Melalui penghapusan ini, terbukalah kesempatan bagi warga kulit hitam AS untuk memperjuangkan harapan baru selanjutnya.


miller

Martin Luther King Jr menghembuskan angin harapan. “I have a dream.” Impiannya mendorong warga kulit hitam untuk tetap bertahan menghadapi tantangan diskriminasi rasis dan jangan sampai berputus asa.


martin-luther-king-jr

Obama memetik hasilnya 40 tahun kemudian. Obama menginspirasi Amerika Serikat untuk membuat sejarah dengan menyadarkan masyarakat bahwa kita membutuhkan hal yang persis sama dengan yang diubutuhkan dalam kehidupan pribadi kita.


obamas000x0432x339

Jika kita gunakan bagian yang lebih baik dari harapan dan ketakutan secara bersama-sama, kita berada dalam sikap dan posisi mental bahwa kita bisa, kita mampu. Bagian terbaik ketakutan mengajarkan kita tentang apa yang kita khawatirkan akan hilang. Bagian terbaik harapan mengajarkan bahwa sekali kita tahu tentang apa yang ditakutkan hilang, kita dapat bertindak untuk menjaga dan mempertahankannya agar tetap aman dan kuat dalam genggaman kita. Ketakutan memang melahirkan power, kekuatan. Namun, dibandingkan dengan rasa takut, harapan memberi kekuatan yang lebih besar.

Ketakutan datang tepat waktu. Jika Anda takut terhadap terkaman anjing yang tiba-tiba menyerang, Anda tak mungkin menunda, eh sabar dulu, nanti baru saya takut. Ketakutan datang saat itu juga ketika Anda merasa takut.

Harapan sering datang terlambat. Harapan mungkin berkembang perlahan-lahan, tahap demi tahap. Harapan memang seperti orang yang tidak berdisiplin, sering datang tidak tepat waktu. Namun, ciri khas harapan adalah ia membuka jalan. Ketakutan berhubungan dengan mencoba bertahan hidup atau mempertahankan sesuatu. Harapan berkaitan dengan mengetahui mengapa Anda menginginkan sesuatu.

Lebih baik menyalakan sebuah lilin daripada menyumpahi kegelapan. Obama memenangkan persaingan Pemilu Presiden AS karena ia menyalakan lilin harapan dan ucapannya dipercaya masyarakat, sedangkan janji McCain tidak dipercaya.

Memang lebih baik kasih dan harapan daripada kebencian dan ketakutan.


pegang-lilin-harapan

Dalam pengobatan tradisional China dipercaya bahwa emosi tertentu berhubungan dengan anggota tubuh bagian dalam. Karena itu, ketika seseorang memiliki suatu emosi yang kuat, emosi itu dapat mempengaruhi organ. Misalnya, ketakutan jangka panjang dapat mempengaruhi ginjal dan kandung kemih. Emosi positif dapat juga memberi dampak baik bagi organ-organ tubuh kita. Harapan membantu kinerja jantung.

Sumber:

  1. Joyce McFadden, 2008 dalam The-psychology-of-hope-an_b_141856.httpwww.huffingtonpost.comjoyce-mcfaddenthe-sychology-of-hope-an_b_141856.html
  2. Singgah: Tetap Tegar di Bawah Tekanan, Kompas, 3 Januari 2009

Iklan

1349816165214603_animate

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-ginjal

Kartu nama Yuni

Anak & obat

Januari 2, 2009

apotek-anaksbelen

Anak dan obat

Januari 2, 2009

apotek-anak-2sbelen

Obat pabrik & obat ramuan sendiri: Jahenisasi bangsa ini

Januari 2, 2009

obat-pabrik-dan-jahe

Antara obat pabrik & obat ramuan sendiri

Januari 2, 2009

obat-pabrik-obat-buatan-sendiri

Demam obat buatan pabrik

Januari 2, 2009

obat-buatan-pabrik

Jika anak terbiasa dengan makanan cepat saji

Januari 2, 2009

generasi-junkfoodsbelen

Hidup = kincir angin: Aburizal Bakrie

Januari 1, 2009

hidup-kincir-angin2

Batang pohon mangga & nangka dibacok dulu baru berbuah banyak. Manusia?

Desember 31, 2008

mythhttptipiswebidwp-contentuploads200801myth

Petani di kampung dan desa sudah tahu bahwa batang pohon mangga perlu disayat atau dibacok. Nah, sesudah itu ia akan berbuah banyak.


mangotree-02httpwwwparadisegardensfloridacomimagesmangotree-02

Mengapa pohon mangga berbuah banyak setelah batangnya dibacok?


mangos_on_treeimagesgooglecoid

Berbuah banyak setelah disiksa?


jackfruit_tree1httpbenedikawidyatmokofileswordpresscom200808jackfruit_tree1

Batang pohon nangka pun perlu dibacok baru pohon itu menghasilkan banyak buah?


jackfruit-tree

Di Pulau Belitung petani biasa membacak-bacok batang pohon nangka, sambil mengancam: “Awas kau, kalau tidak berbuah kutebang kau!” Kemudian, pohon nangka yang “ketakutan” itu berbuah banyak.

Mengapa? Penjelasan ilmiah yang saya baca, bahwa dengan demikian batang pohon itu tidak menguras zat makanan. Zat makanan lebih terfokus ke bunga yang kemudian menghasilkan buah. Penjelasan ini belum masuk akal. Bukankah tubuh yang terluka membutuhkan lebih banyak zat makanan untuk memulihkan lukanya? Begitulah cara pikir sederhana orang yang tak ahli.

Apa gunanya pohon mangga atau pohon nangka yang subur dan berdaun rimbun tetapi tidak berbuah? Apa gunanya manusia yang tumbuh sehat, berbadan tegap atau montok tetapi tak menghasilkan karya apa pun yang berguna bagi sesama?  Pengamatan sehari-hari menunjukkan, bahwa orang yang tabah merasakan kesulitan, menghadapi masalah, mengalami tantangan, dan berkali-kali mendapatkan cobaan, dan bahkan sering gagal akan menghasilkan banyak “buah” dalam pekerjaan dan kehidupannya.

Sumber foto:

  1. myth.httptipis.web.idwp-contentuploads200801myth.jpg
  2. MangoTree-02.httpwww.paradisegardensflorida.comimagesMangoTree-02.jpg
  3. mangos_on_tree.images.google.co.id
  4. s8001504.httpriskaworld.comwp-contentuploads200808s8001504.jpg


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 88 pengikut lainnya.