Archive for the ‘Kiat hidup’ Category

Bunga anggrek & gelombang cinta di rumahku

April 3, 2010

Bunga anggrek ini sudah berusia lebih dari 7 tahun. Bunga ini dibeli istriku, Dewi Sumarwiyati, 3 bulan sebelum meninggalnya karena tabrakan mobil di terorongan Cawang, Jakarta Timur.

Keempat anakku kurang memperhatikan bunga anggrek ini dan sampai sekarang tak ada yang mengetahui nama jenis anggrek ini.

Tempat ini juga dibeli istriku untuk menanam berbagai anggrek kegemarannya. Namun, karena tak diperhatikan kami, satu demi satu mati.

Namun, bunga anggrek yang berada pada tempat yang tertinggi tetap survive. Dan, setiap kali ia menampakkan bunganya yang indah.

Walaupun kami amat memperhatikan tanaman sebagai bagian dari perjuangan menanamkan kesadaran lingkungan hidup bagi guru-guru dan para siswa yang kami bina, bunga anggrek ini tetap merana. Paling-paling terkadang Pak Karyo, Pak Bon yang datang merawat tanaman di halaman rumah memindahkan bunga ini agar mendapatkan terik mentari. Pak Karyo pun tak tahu cara merawat anggrek.

Tidak seperti manusia yang tidak diperhatikan dan dirawat, bunga anggrek ini sungguh tahan banting.

Bunga anggrek ini seolah mencerminkan kasih sayang istri dan mamanya anak-anak terhadap kami dari tempat bahagianya di akhirat.

Pohon di belakang bunga anggrek ini juga ditanam istriku setelah ia mengusulkan mencabut pohon sejenis yang tumbuh subur sebelumnya. Saya setuju dicabut tapi harus diganti dengan jenis tanaman yang sama.

Terkadang waktu duduk di teras, kami kagumi ketabahan dan daya tahan banting anggrek ini. Ia memberi pelajaran kepada kami, bahwa dalam interaksi dengan orang lain, walaupun kita kurang atau tidak diperhatikan, disepelekan, tapi the show must go on, the life must go on. Take it easy.

Hidup ini dihiasi gelombang naik dan turun. Ada ups and downs silih berganti. Tapi, hidup ini harus jalan terus.

Inilah bunga gelombang cinta yang ditanam pada dua pot pada hari yang sama dengan bunga anggrek ini. Semula kami tak tahu namanya. Namun, waktu harganya melambung gila-gilaan, tiap kali tetangga dan orang yang tak dikenal mengintipnya. Dan, kemudian beberapa orang menawar dengan harga yang tinggi. Aku bilang, walaupun harganya 1 milyar rupiah, saya tak akan melepas bunga ini. Karena, bunga ini adalah bunga kenangan peninggalan istriku dan mama anak-anakku.

Gelombang cinta ini juga tetap tahan banting walaupun hanya sekali-sekali dirawat. Buahnya telah dibawa keluarga dan kenalan untuk dijadikan bibit untuk ditanam di rumah mereka atau bahkan dijual.

Bunga anggrek dan gelombang cinta mengajarkan kepada kami untuk tetap optimis menghadapi hidup ini. Untuk merawat cinta dalam gelombang tantangan kehidupan. Karena kasih adalah motivator utama hidup yang dinamis, hidup yang bermanfaat bagi orang lain, betapa pun kecilnya.

Iklan

Seorang anak dan seekor buaya

April 3, 2010

Bila anda bangun, bila Anda bangkit berdiri, bila Anda mengerti, dunia ini menjadi baik. Kita selalu terganggu mengamati dan menyaksikan masalah kejahatan, kemiskinan, penderitaan di dunia ini. Ikutilah kisah seorang anak dan seekor buaya. Dan, ikutilah bagaimana peran seekor burung, seekor ular, seekor keledai, seekor kelinci, dan seekor anjing serta orang-orang desa.

Silahkan klik file powerpoint ini. Selamat membaca!

Anak & buaya

Doa, imajinasi, dan kreativitas

Januari 28, 2010

  • Kreativitas amat penting bagi seseorang dalam menghadapi tantangan kehidupan yang tak pasti di masa depan. Kreativitas adalah fungsi multikecerdasan.
  • Kreativitas didorong oleh imajinasi. Kreativitas adalah aplikasi atau penerapan imajinasi. Tak mungkin mengharapkan seorang anak kreatif jika kita membatasi ia berimajinasi bebas dan “liar”. Anak adalah makhluk berimajinasi. Tiap individu adalah makhluk berimajinasi. Apakah ayam berimajinasi? Tidak. Apakah kucing berimajinasi? Tidak. Karena itu tak ada kreasi yang diciptakan ayam atau kucing. Dari dulu kala perilakunya sama saja. Justru manusia dianugerahi kreativitas sehingga ia turut menjadi co-creator bersama Sang Maha-kreator.
  • Imajinasi tidak datang dari mana-mana. Imajinasi itu datang dari otak, terutama belahan otak kanan.
  • Namun, otak akan terkendala berimajinasi jika pemilik dan penyandang otak itu tidak berharap, tidak bermimpi, tidak ingin mengulurkan tangannya untuk meraih sesuatu yang lebih baik di masa depan. Nah, harapan dan impian meraih sesuatu yang diidam-idamkan itu justru terjelma dalam doa.
  • Orang yang kurang berdoa menunjukkan sikap kurang berharap, kurang bermimpi, dan juga kurang bersyukur. Tidak semua harapan, impian, dan keinginan bersyukur kita terpenuhi. Doa memotivasi orang untuk bertindak. Doa memacu orang mencapai idamannya melalui bantuan tangan ilahi yang tak kentara tetapi bekerja memberi stimuli kepada otak untuk mewujudkan doa itu ke dalam tindakan nyata, action untuk merealisasi idaman.

  • Ora et labora. Berdoalah dan bekerjalah. Doa tanpa kerja adalah sikap malas yang meminta Tuhan bekerja untuknya. Bekerja tanpa doa adalah sikap rajin yang tidak disertai imajinasi, tak disertai motivasi.
  • Kreativitas tiap orang itu unik karena entitas kreativitas itu bervariasi. Ada orang yang berpikir dengan suaranya (tipe auditif), ada orang yang berpikir dengan matanya (tipe visual), tapi ada orang yang berpikir dengan gerakan tangan / tubuhnya (tipe kinestetik) dan ada orang yang senang berpikir abstrak.
  • Kreativitas itu dinamis, selalu bergerak dan berubah, naik-turun, timbul-tenggelam.
  • Kreativitas itu berbeda-beda antara seseorang dengan orang yang lain, bergantung kepada pengalaman, warisan genetik, dan kehidupannya. Lain kata, bergantung kepada otobiografinya.
  • Karena itu, anak-anak dan generasi muda kita perlu sekali dibekali dengan kemampuan berkreasi, kemampuan kreatif, dengan kreativitas.
  • Namun, orientasi menekankan mata pelajaran dalam hirarki pada kurikulum terbanyak negara di dunia (Urutan dari atas ke bawah: Bahasa – Matematika – IPA – IPS – Humaniora – Keterampilan – Kesenian) justru bertentangan dengan ciri-ciri kreativitas. Hirarki seperti ini disusun bagi semua anak didik untuk masuk ke gerbang universitas. Ijasah universitas adalah tiket masuk dunia kerja. Tapi itu dulu. Kini, fakta menunjukkan bahwa begitu banyak lulusan universitas di seluruh dunia terjerembab frustrasi karena menganggur, tidak mendapatkan pekerjaan. We teach subjects. We do not teach children. Karena itu, tidak heran jika Albert Einstein mengatakan, bahwa satu-satunya hal yang menghambat kreativitasnya adalah pendidikan.

  • Guru bersemangat menghembuskan ke telinga anak-anak bahwa mata pelajarannya yang lebih penting. Kegairahan kepada mata pelajarannya menyebabkan ia mengabaikan, melalaikan pelayanan terhadap minat anak yang berbeda-beda.
  • Kekeliruan ini bersumber dari kesalahan fatal menyiapkan anak untuk masa depan dengan berupaya menggunakan cara-cara dan kiat-kiat yang cocok di masa lampau dengan lebih baik. Semuanya menghambur-hamburkan tenaga dan dana untuk sesuatu yang usang di masa depan.
  • Jalan yang terbaik yang seyogianya dipilih adalah menumbuhkembangkan dan melatih anak berolah kreativitas. Kreativitas justru mandek jika kita memaksakan anak menghafal dan menguasai mata pelajaran yang justru menyandra kreativitas.
  • Bagaimana cara mengembangkan kreativitas? Silahkan kunjungi postings dalam blog ini dengan tag kreativitas dan tag otak! Terima kasih!

Iklan

Burung

Sakit stroke

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-stroke

Kartu nama Yuni 2

Kisah seorang anak & sebuah pohon apel

Januari 25, 2010

Seorang bocah kecil berteman dengan sebuah pohon apel. Keduanya saling menyayangi. Namun, kisahnya berakhir dengan kepedihan. Ingin tahu jalan ceritnya?

Silahkan klik file powerpoint ini!

Kisah sebuah pohon apel

Disusun dan diterjemahkan dari kiriman Ratna Ariani

Iklan

30-rock1

Human heart

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni

You know you are living in 2009 when …

Desember 16, 2009

YOU KNOW YOU ARE LIVING IN 2009 when…

1. You accidentally enter your password on the microwave.

2. You haven’t played solitaire with real cards in years.

3. You have a list of 15 phone numbers to reach your family of 3.

4. You e-mail the person who works at the desk next to you.

5. Your reason for not staying in touch with friends and family is that they don’t have e-mail addresses.

6. You pull up in your own driveway and use your cell phone to see if anyone is home to help you carry in the groceries.

7. Every commercial on television has a web site at the bottom of the screen.

8. Leaving the house without your cell phone, which you didn’t have the first 20 or 30 (or 60) years of your life, is now a cause for panic and you turn around to go get it.

10. You get up in the morning and go on line before getting your coffee.

11. You start tilting your head sideways to smile.  : )

12. You’re reading this and nodding and laughing.

13. Even worse, you know exactly to whom you are going to forward this message.

14. You are too busy to notice there was no #9 on this list.

15. You actually scrolled back up to check that there wasn’t a #9 on this list.

AND NOW U R LAUGHING AT YOURSELF

Go on, forward this to your friends. You know you want to.

Never regret a day in your life. Good days give you Happiness. Bad days give you Experiences. Both are essential to life. Keep going… Happiness keeps you Sweet, Trials keep you Strong, Sorrows keep you Human, Failures keep you Humble, Success keeps You Glowing, But Only God keeps You Going!

If you want to read this caption in colourful writing, please click here!

YOU KNOW YOU ARE LIVING IN 2009 when

What should I do on the time left this year?

Desember 16, 2009

What should I do on the time left this year?

Is it enough to act like this? Is this a real life action? Am I a person of action?

Please click this file to plan your actions and do whatever you want to do as soon as possible …

What to do


Ingin selalu sehat? Makanlah sesuai diet golongan darah Anda!

Oktober 27, 2009

Family_eats

Apa rahasia tokoh ekonomi dan begawan pelestarian lingkungan hidup Prof Dr Emil Salim tetap sehat bugar dan mampu berjalan kaki menelusuri hutan dan bukit di usianya yang lebih dari 80 tahun? Beliau konsisten mengikuti diet golongan darah!

Anak cewekku bingung karena badannya bertambah gemuk. Berbagai cara telah ia tempuh, bahkan sampai berkali-kali berpuasa 40 hari, bahkan terkadang sampai 100 hari tapi selalu gagal. Setelah membaca khasiat diet golongan darah, ia praktikkan. Dan, hanya dalam 2 bulan berat badannya turun 7 kg.

Terdorong oleh sukses anakku ini, saya telusuri berbagai sumber literatur dan meramunya dalam file powerpoint ini.

 

baby-eating-lemon-o

Sejak kecil anak sebaiknya diperkenalkan dan dibiasakan makan buah-buahan, beragam sayur dan ikan karena ini akan menentukan jenis makanan yang ia senangi selama hidupnya.

Jika dalam perjumpaan pelatihan dengan berbagai kalangan saya lihat banyak ibu dan bapak terlalu gemuk atau mengalami obesitas saya tayangkan dan copy file ini untuk mereka. Dan, banyak yang mempraktikkannya secara konsisten berhasil menurunkan berat badannya dan tubuhnya terasa lebih sehat.

Jika Anda berminat, silahkan ikuti tayangan powerpoint ini! Selamat mencoba!

Makanan sehat menurut golongan darah

Orang bergolongan darah O paling bahagia di dunia karena mereka mendekati omnivora, pemakan segala. Karena itu, kalau tak salah perdana menteri Jepang baru-baru ini bilang, atlit Jepang yang hebat terbanyak bergolongan darah O. Ya, mungkin karena sang pemakan segala bertenaga hebat. Sedangkan, banyak ilmuwan Jepang justru bergolongan darah B. Mungkin karena orang-orang bergolongan darah B diuntungkan jika makan daging dan ikan macam-macam, juga sayur-sayuran yang mengandung banyak protein yang membuat orang cerdas intelektual  yang cocok untuk kerja ilmiah. Dan, banyak makanan yang dilarang untuk golongan darah ini justru tak disenangi orang Jepang.

Kalau hasil riset menu makanan sehat menurut golongan darah digunakan
orang Indonesia, kita pilih saja lebih banyak calon atlit muda bergolongan darah O untuk dilatih menjadi juara dunia. Lalu, pilih lebih banyak orang muda bergolongan darah B menempuh pendidikan ilmiah sampai Doktor di mancanegara.

Jika Anda baca file powerpoint ini secara teliti ternyata ada jenis makanan yang dilarang untuk semua golongan darah, yaitu daging babi, minuman bersoda, dan es krim. Khusus perihal daging babi, hasil riset ternyata membuktikan kebenaran pernyataan Nabi Mohammad yang mengharamkan makan daging babi. Nabi telah jauh mendahului zaman. Begitulah kejeniusan dan visi para nabi dan juga Buddha yang sering melontarkan visinya jauh mendahului zaman.

Oh ya, satu lagi makanan yang amat sangat dilarang untuk semua golongan darah, yaitu ”makan hati”. He he he.

 

Kunjungilah posting yang berhubungan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/11/06/ingin-sehat-makanlah-makanan-sesuai-dengan-golongan-darah-anda/

******************************

Iklan

learn-to-eat-o

Human heart

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-serang-sel-kanker

Kartu nama Yuni 3

What to do? Apa rencana tersisa Anda tahun ini?

Oktober 12, 2009

Dear readers,

Barusan saya dapat sebuah file powerpoint dari seorang teman nun jauh di luar negeri. Waktu memasuki tahun ini, mungkin Anda telah membuat resolusi untuk meraih impian dan harapan Anda. Mana yang telah dicapai? Mana yang belum? Silahkan, klik file ini. Selamat menikmati. Be more successful.

WHATTODO

Gempa Padang: Ramlan nekad amputasi kakinya sendiri

Oktober 10, 2009

20091011230925602

Ramlan (18 tahun, asal Purwakarta, Jawa Barat) terbaring di rumah sakit Katolik Yos Sudarso, Padang

3995441932_15667b24bb_b

Ramlan duduk di kursi roda di pelataran rumah sakit bersama Herman, rekan kerja buruh bangunan. Ramlan yang baru sebulan di Padang terjebak waktu sedang merenovasi gedung Telkom di Jalan Khatib Sulaeman ketika terjadi gempa Padang. Sebenarnya jam kerja hampir usai ketika terjadi gempa pada Pukul 5.16 sore tanggal 30 September 2009 itu. Sebuah besi beton besar mengimpit kaki kanannya.

Ramlan terpaksa mengamputasi kaki kanannya agar darah yang mengalir dari luka kakinya tak habis. Ia memakai gergaji kayu dan memotong sendiri kakinya. Karena tak putus-putus, ia menggunakan juga cangkul dan sendok semen. Ia terus berteriak minta tolong. Untunglah, Herman yang telah berada di lantai bawah berlari kembali ke lantai enam untuk membantu temannya.

Setelah membantu menyelesaikan penggergajian kaki temannya, Herman menggendong Ramlan turun dan melarikannya ke Rumah Sakit Selasih, 500 meter dari gedung Telkom. Karena rumah sakit ini pun hancur berantakan, lukanya hanya dibalut dokter agar terhindar dari infeksi. Akhirnya, dengan tertatih-tatih ia dilarikan ke Rumah Sakit Yos Sudarso agar mendapatkan perawatan semestinya.

Saat ini Ramlan masih merasa trauma jika mengenang kejadian buruk yang dialaminya. Ia ingin segera pulang kampung, bertemu dengan orang tuanya. Ia berencana memulai usaha di kampungnya dengan membuka kios untuk menjual HP dan pulsa.

Sumber:

Eri Naldi l Padang, VIVAnews;

http://nasional.vivanews.com/news/read/96087-ramlan_nekat_potong_kaki_sendiri

Tim O’Connor, Caritas Australia;

http://blog.caritas.org/2009/10/08/sumatra-quake-man-amputates-leg-to-free-himself-from-rubble/

Advertorial

Animation_of_the_sick_distributed_Bupparai_traditional_ceremony

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-pneumonia

Kartu nama Yuni

Janganlah mendayung melawan arus!

Juli 2, 2009

Intan dayung

Intan tidak mendayung melawan arus di pantai Adonara, Flores.

Contra aquam remigamus. Ini adalah kata bijak bahasa Latin yang berarti “Kita mendayung melawan arus.” Kata bijak ini diambil dari penggalan akhir kalimat filsuf Seneca dalam sebuah suratnya kepada Lucilius. Kata-kata Seneca adalah sbb: “Ideo, Lucili, tenenda nobis uia est quam natura praescripsit, nec ab illa declinandum: illam sequentibus omnia facilia, expedita sunt, contra illam nitentibus non alia vita est quam contra aquam remigantibus.

Nah, sebenarnya “Contra aquam remigamus” sudah dialihkan ke bentuk present tense (waktu sekarang), untuk menunjukkan bahwa kecenderungan ini terlihat terus-menerus pada banyak orang. Sedangkan, “…contra aquam remigantibus”, kata kerja ini dalam bentuk future tense. (Kita akan berenang melawan arus). Terjemahannya sbb: “Jadi, Lucilius, kita harus selalu mengikuti jalan yang sudah ditentukan Alam, dan tidak menyimpang darinya; jika kita mengikuti jalan Alam, semua hal menjadi gampang dan tak terhalang, tetapi jika kita berjuang melawan jalan Alam, kehidupan kita menjadi tak berarti karena kita (akan) mendayung melawan arus air.”

original

Barrack Obama berenang melawan arus. Lebih susah maju & menguras tenaga.

Seneca mengeritik kecenderungan orang mendayung melawan arus. Menurut Seneca, alam sudah mengatur seluruh kehidupan. Kepiting tidak pernah akan mampu berjalan tegak. Gajah tidak dapat menari. Besi tidak dapat berenang. Kucing tidak mungkin terbang. Ikan tidak mungkin berjalan di darat.


Bagi Seneca, gagasan mendayung melawan arus adalah sesuatu yang sulit dan bahkan sia-sia. Dan, ia berargumentasi bahwa kita tidak boleh menerapkan pendekatan ini terhadap kehidupan.


Namun, dalam hidup ini, terkadang atau bahkan sering kita dituntut atau bahkan terpaksa berenang melawan arus, setidak-tidaknya untuk sejenak, atau bahkan kita tinggalkan perahu sama sekali dan berenang sambil mengangkat kepala ke atas dan terus menantang arus. Namun, ini hanyalah kasus, kekecualian yang terkadang terpaksa kita lakukan.

Gagasan Seneca ini menunjukkan “kebenaran” abadi. Dalam kehidupan ultramodern di era global ini, umat manusia cenderung berenang melawan arus dan ternyata dampak merugikan dirinya sendiri, manusia yang lain, dan generasi masa depan.

original 5

Barrack Obama berenang mengikuti arus. Lebih mudah & lebih cepat.

Contoh-contohnya makin banyak. Kita kemukakan saja sejumlah contoh.

l      Penduduk Jakarta dan sekitarnya terus saja mengambil air tanah untuk konsumsi hotel, kantor, mall, pabrik, dan rumah keluarga. Dua puluh lima tahun lalu, intrusi air laut diperkirakan telah sampai ke kawasan Monas dan belum muncul data kini sudah sampai di mana. Namun, kebanyakan orang tidak peduli. Lalu, bukankah tidak mungkin bahwa permukaan tanah semakin turun dan kini kita lihat di pesisir Jakarta utara, air laut sudah lebih tinggi daripada permukaan tanah. Lama-lama penduduk Jakarta akan berenang di air laut!

l      Bencana banjir dan tanah longsor sudah menjadi acara rutin setiap musim penghujan di berbagai wilayah tanah air karena kita serakah menebang pepohonan di hutan, menanam dengan sistem ladang berpindah. Alam tidak bisa dilawan.

l      Kita sudah tahu bahwa makanan cepat saji dan minuman bersoda merusak kesehatan tetapi kita biarkan anak-anak terus mengkonsumsi dan kini semakin banyak orang mati muda.

l      Di dunia pendidikan kita tahu dari hasil riset otak bahwa otak manusia, otak anak tidak mampu berkonsentrasi menerima informasi melalui ceramah guru lebih dari 10 menit. Tetapi, para guru terus saja berceramah selama 30 menit, 40 menit, dan bahkan di perguruan tinggi bisa sampai 60 menit s.d. 80 menit. Apa yang didengar melalui telinga kiri akan keluar melalui telinga kanan.

RECO1989

Biarkan anak-anak “mendayung” mengikuti arus. Mengapa kita memaksa anak belajar dengan cara yang bertentangan dengan kehendak otak?

l      Otak anak akan lebih mampu mengingat atau menyusun memori dan memproduksi kembali jika informasi yang masuk ke dalam otak diterima melalui lebih dari satu indra.Misalnya siswa SMA belajar menghitung 1 – 10 dalam bahasa Jerman.  Jika hanya mendengarkan sebutan lisan guru, siswa mudah lupa. Tapi bila guru menyebut sambil menulis eins, zwei, drei dan siswa juga langsung menulis angka-angka itu sambil menyebut keras-keras agar telinganya mendengar, ingatan akan lebih mantap tersimpan di memori otak. Nah, jika guru hanya mengajarkan bahasa asing hanya melalui ocehan ceramah guru tentang grammar tanpa memanfaatkan mata dan tangan anak untuk menulis dan langsung praktik berbahasa asing, sia-sialah upaya guru. Karena, guru berenang melawan arus, melawan kodrat alamiah otak anak.

DSCN3958

Anak senang bermain sambil belajar (playing while learning).Anak-anak SD Labuha 1 di Pulau Bacan Provinsi Maluku Utara bermain meloncat tali. Mengapa kita harus memaksa anak belajar sambil duduk tegak di kursi depan meja padahal hal ini menghambat kebebasan tubuh untuk bergerak sehingga aliran darah yang lancar meningkatkan kinerja otak anak?

DSCN3948

Anak-anak senang belajar sambil bermain (learning by playing). Anak-anak SD Labuha 1 kelas III sedang bermain drama menjadi perawat dan dokter waktu belajar tentang penyakit malaria dan penyebabnya nyamuk Annopheles.

Sumber:

http://audiolatinproverbs.blogspot.com/2006/12/contra-aquam-remigamus.html

Iklan

andydwyer-lapdance

Pneumonia

Kunjungilah posting kami:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-pneumonia

Kartu nama Yuni 2