Archive for the ‘arti hidup’ Category

Anda ingin jadi orang kaya, milyarder? Apa saja faktor suksesnya?

Juni 14, 2016

pikiran milyarder 1

Thomas J Stanley mengirim kuesioner dan melakukan interview mendalam terhadap 733 milyarder di Amerika Serikat. Dari daftar faktor sukses menjadi milyarder dipilih 100 faktor. Kemudian, ke-100 faktor itu disaring lagi menjadi 30 faktor sukses yang penting.

Apakah anda memiliki pikiran milyarder? Inilah 10 faktor sukses yang didaftar sendiri oleh para milyarder yang amat penting yang menentukan sukses mereka:

  1. Jujur terhadap semua orang

jujur, tidak nyontek

Ogah nyontek seperti anak ini

tolak uang

.

2. Disiplin

disiplin-waktu

.

3. Mudah bergaul dengan orang lain

pergaulan

.

4. Punya pasangan hidup yang mendukung

true-love

????????????????????????????????????

.

5. Bekerja keras lebih dari kebanyakan orang

Kerja keras

.

6. Mencintai apa yang dikerjakan (mencintai karier / bisnisnya)

Mencintai pekerjaan

.

7. Memiliki ciri-ciri kepemimpinan yang kuat

great leader

.

8. Memiliki semangat /kepribadian yang amat kompetitif

marathon

.

9. Mengelola kehidupan dengan baik (amat terorganisasi)

Atur jadwal kegiatan

.

10. Mampu menjual gagasan / produknya

jual obat

Jual obat di keramaian

.

Delapan dari 10 faktor sukses milyarder justru menyangkut ciri-ciri karakter individual, kecuali No. 4 Punya pasangan hidup (istri atau suami) yang mendukung dan No. 10 Mampu menjual gagasan / produknya.

Walau demikian, memilih pasangan hidup juga mencerminkan ciri karakter yang berhati-hati, penuh perhitungan, tidak sembarangan. Dan, ia memilih pasangan hidup yang mendukung karena ia mudah bergaul dengan orang lain. Ia memilih pasangan hidup yang tepat dari teman-teman gaulnya. Demikian pula, mampu menjual gagasan / produknya didukung ciri karakter mudah dan pandai bergaul dengan orang lain, mencintai karier atau bisnisnya, dan memiliki semangat dan kepribadian yang amat suka bersaing.

karakter

Orang yang berpikiran milyarder itu amat percaya diri, percaya atas kemampuan dirinya. Memiliki mentor yang baik justru berada pada urutan ke-15 dan memiliki penasihat investasiyang hebat pada urutan ke-29.

sumo anak kecil percaya diri

Anak kecil ini amat percaya diri

faktor sukses

Berapa banyak faktor sukses menurut pendapat anda? Berapa banyak faktor yang amat penting menurut pendapat anda?

Energi

Memiliki energi luar biasa dan memiliki tubuh yang sehat agar fit secara fisik dimasukkan dalam daftar 30 faktor sukses milyarder.

pikiran milyarder 5

Kesehatan adalah anugerah terbesar, kebahagiaan adalah kekayaan terbesar, kesetiaan adalah relasi yang terbaik

pikiran milyarder 6

Kekayaan terbesar anda adalah kesehatan anda

.

Inilah faktor sukses yang tersisa lainnya:

pikiran milyarder 7

.

  1. Membuat investasi yang bijaksana

Investasi

.

12. Melihat peluang yang tidak dilihat orang lain

Melihat peluang

.

13. Senang menjadi bos untuk diri sendiri

Bos

.

14. Suka mengambil risiko finansial yang memberikan keuntungan yang bagus

ambil risiko

.

15. Memiliki mentor yang baik

Mentoring

.

16. Memiliki dorongan untuk dihargai dengan baik

Lionel Messi

.

17. Berinvestasi di bisnisnya sendiri

Investasi bisnis

.

18. Mendapatkan kesempatan yang menguntungkan

peluang profit

.

19. Memiliki energi yang luar biasa

Energi

.

20. Sehat secara fisik

Lari pagi

.

21. Memiliki kecerdasan IQ / kecerdasan intelektual yang tinggi

Ketik

.

22. Memiliki spesialisasi

Expert

.

23. Studi di universitas atau perguruan tinggi papan atas

??????????????????????????????????????????????????????????

.

24. Tidak peduli kritik para pengacau

puji dan kritik

.

25. Hidup di bawah standar kekayaannya

hitung budget

.

26. Memiliki iman religius yang kuat

meditasi-teta

.

27. Beruntung

lucky

.

28. Berinvestasi pada saham perusahaan publik

Bursa efek Indonesia

.

29. Memiliki penasihat investasi yang hebat

Penasihat investasi

.

30. Juara kelas atau meraih ranking top di kelas

Juara kelas

.

pikiran milyarder 8

733 milyarder disurvei Dr. Thomas J. Stanley

pikiran milyarder 9

Stanley adalah pengarang, dosen, dan peneliti yang melakukan studi tentang milyarder sejak tahun 1973. Ia menulis beberapa buku best selling, termasuk “The Millionaire Next Door,” (Milyarder di Rumah Sebelah) “Marketing to the Affluent,” (Memasarkan kekayaan), dan “The Millionaire Mind” (Pikiran Milyarder).

Orang-orang superkaya, milyarder AS terbanyak bukan terpintar atau juara kelas. Mereka adalah orang the average level, biasa-biasa saja, tidak menonjol secara akademis. Karena tak berprestasi mereka mudah bergaul agar survive. Mereka juga tamat dari sekolah atau perguruan tinggi biasa, bukan yang ngetop atau favorit. Itulah hasil penelitian Thomas J Stanley terhadap 733 milyarder AS.

tak naik kelas

.

Hasil penelitian Thomas J Stanley, PhD mungkin akan mengubah apa yang anda percayai.

Ringkasan / catatan dari buku The Millionaire Mind yang ditulis bwillett555 tahun 2014

Thomas Stanley Ph D menulis buku The Millionaire Next Door tahun 1996.  Buku ini menonjolkan bagaimana para milyarder mengumpulkan kekayaan mereka; mereka mengklasifikasi milyarder sebagai orang yang memiliki rata-rata kekayaan lebih dari 1 juta dollar atau Rp 13 milyar. Lanjutan buku ini adalah buku The Millionaire Mind yang terbit tahun 2000.

The Millionaire Mind.

Berikut ini sejumlah hal yang perlu ditonjolkan dari buku The Millionaire Mind oleh Thomas Stanley PhD.

Statistik tentang 733 milyarder ini:

Rumah Warren Buffett

Rumah tinggal orang terkaya dunia, Warren Buffett

  • Kebanyakan tinggal di rumah tua yang dibangun tahun 1950-an dan bahkan ada yang dibangun tahun 1940-an di lingkungan pemukiman dan kota yang mapan.
  • 92% milyarder ini kawin dan 1 dari 4 milyarder kawin dan hidup setia dengan pasangannya rata-rata sudah 28 tahun. Hanya 3% yang menjadi duda atau janda. Dan, hanya 2% yang tidak pernah kawin.
  • 95% milyarder itu memiliki anak dan rata-rata memiliki 3 anak.
  • Rata-rata mereka memiliki kekayaan 9,2 juta dollar atau sekitar Rp119,6 milyar atau median sekitar 4.3 juta dollar atau Rp55,9 milyar.
  • Pendapatan 749 000 dollar atau Rp9,7 milyar; median 436 000 dollar atau Rp5,7 milyar per tahun.
  • Mereka rata-rata tidak pernah membeli mobil mahal yang berharga lebih dari Rp41 000 atau sekitar Rp533 juta.
  • Mereka tidak pernah membeli cincin kawin lebih dari $4 500 atau Rp58,5 juta.
  • Tidak suka menggunting rambut dengan harga mahal.
  • Tidak pernah membeli rumah seharga $340 ribu atau Rp 4,42 milyar.
  • Hanya 2% yang memiliki rumah warisan.
  • 61% tidak pernah mendapatkan warisan atau pemberian dari orang lain untuk mengumpulkan kekayaannya.
  • Hanya 1 dari 4 yang membeli rumah seharga Rp13 milyar.
  • 1 dari 3 milyarder adalah pemilik perusahaan bisnis. Merekalah yang terkaya.
  • 1/5 merupakan eksekutif senior pada sebuah perusahaan.
  • 1/10 adalah pengacara.
  • 1/10 adalah dokter.
  • 1/3 adalah middle managers, sales professionals, insinyur, dan profesor.
  • 50% istri mereka tidak bekerja di luar rumah.
  • 90% adalah tamatan perguruan tinggi.
  • 50% memiliki gelar lanjutan (data tentang tingkat pendidikan ini wajar untuk AS yang telah mencapai tingkat partisipasi pendidikan yang tinggi).
  • Rata-rata berusia 54 tahun.

Buku ini menonjolkan 8 bidang yang amat penting bagi para milyarder, untuk menjadi milyarder dan akhirnya memiliki apa yang disebut pengarang buku ini “The Millionaire Mind”, pikiran milyarder.

 

  1.  Faktor sukses

faktor sukses

.

Ke-733 milyarder ini diminta membuat urutan 30 faktor sukses. Ke-30 faktor sukses ini berasal dari 100 faktor sukses yang diciptakan pengarang setelah melakukan interview dan riset lain terhadap kelompok-kelompok milyarder ini.

Dari ke-30 faktor sukses pada urutan teratas adalah kejujuran, disiplin, dan keterampilan sosial. Saya kira ada sesuatu di sini yang akan membuat kita kaget.

Mengenai 3 faktor sukses tertinggi, para milyarder memberi komentar berikut ini:

  • Integritas bukanlah tanda gagal belajar.
  • Milyarder tidak menunggu orang mengatakan kepada mereka apa yang harus dikerjakan dalam pekerjaan, dalam kehidupan pribadi mereka atau dalam hal yang lain. Mereka menentukan agendanya sendiri. Mereka menciptakan tujuannya sendiri.
  • Saya adalah penyelesai atau orang yang menyelesaikan dalam masyarakat orang yang memulai, para pemrakarsa.
  • Mengambil kredit mobil Mercedes tidak akan membuatmu kaya.
  • Menemukan sumber disiplin bila anda menemukan bahwa anda kurang disiplin. Kata mereka, kami kadang-kadang kurang disiplin, tapi perbedaannya adalah orang yang berpikiran milyarder menyadari kekurangannya dan mencari solusi mendisiplinkan diri bila diperlukan.
  • 94% milyarder menempatkan kepandaian bergaul dengan orang sebagai satu faktor paling penting agar menjadi kaya.
  • Para milyarder mengakui bahwa mereka harus memiliki sikap bersyukur dan sadar bahwa kita semua saling membutuhkan untuk mencapai apa yang kita inginkan.
  • Menjadi pemimpin di tempat kerja, kita harus memiliki keterampilan sosial dan kemampuan bergaul dengan orang lain. Ini tidak hanya penting jika kita ingin bertumbuh di perusahaan dan mendapatkan promosi, tapi juga perlu agar kita mampu membuat apa yang direncanakan itu terlaksana, yang akan membuat kita dapat menyelesaikan pekerjaan, diperhatikan, dan dipromosikan. Jika anda adalah pemilik perusahaan, keterampilan sosial adalah satu keharusan untuk menumbuhkembangkan perusahaan anda.
  • Akhirnya, disiplin melakukan apa yang tidak ingin anda lakukan, ketika anda tahu pekerjaan itu harus dilaksanakan. Inilah mindset orang yang berpikiran milyarder.

.

  1. Sekolah

anak papua ke sekolah

.

Kebanyakan milyarder yang disurvei tidak mengakui nilai yang bagus yang diperoleh di sekolah atau universitas, perguruan tinggi tempat mereka belajar berperan menentukan dalam kemampuan mereka mengumpulkan kekayaan.

  • Mereka mempertanyakan status quo dan norma-norma sebagai sejumlah keterampilan yang memungkinkan orang mengumpulkan kekayaan.
  • Hanya 2% milyarder yang disurvei tamat dari perguruan tinggi dengan indeks pretasi tertinggi.
  • Hanya 3 dari 10 milyarder mendapatkan nilai A lebih banyak daripada nilai B, C, dan D.
  • 90% tamat dari perguruan tinggi dengan indeks prestasi biasa-biasa saja.

Sekolah itu penting tapi tidak terlalu perlu. Walaupun 90% milyarder yang disurvei tamat sarjana (S1), mereka semua mengatakan bahwa itu bukanlah satu-satunya hal yang berkontribusi terhadap kekayaan mereka. Mereka menempatkan pada urutan faktor sukses yang amat rendah. Memiliki kecerdasan IQ / kecerdasan intelektual yang tinggi pada urutan No. 21, Studi di universitas atau perguruan tinggi papan atas pada urutan No. 23, dan Juara kelas atau meraih ranking top di kelas pada urutan No. 30.

.

  1. Hubungan antara keberanian dan kekayaan

berani ambil risiko

Semua milyarder yang disurvei mengatakan dituntut keberanian untuk mengumpulkan kekayaan. Guna mengumpulkan kekayaan, anda harus berani mengambil risiko keuangan, demikian pula risiko yang menyertai tantangan terhadap status quo.

  • Seorang milyarder menandaskan: Bekerja untuk orang lain menempatkan anda pada risiko yang lebih besar daripada bekerja untuk diri sendiri. Hanya memiliki satu sumber pendapatan adalah risiko yang lebih besar daripada mengambil risiko untuk diri anda sendiri. Saya tidak sadari hal ini sebelumnya, tapi betapa benar hal ini.
  • Menjadi kaya sebenarnya hanya merupakan satu permainan pikiran (a mind game). Anda harus mengatasi rasa takut dan cemas anda. Mengatasi rasa takut adalah satu langkah dalam proses mengumpulkan kekayaan.
  • Bagaimana anda dapat mengatasi rasa takut anda: Percayalah dirimu sendiri.
  • Hampir semua milyarder yang disurvei mengatakan bahwa percaya diri adalah jalan nomor satu untuk mengumpulkan kekayaan. Mereka tidak selalu percaya diri, tapi mereka punya jalan untuk menemukan percaya diri, bahkan ketika mereka tidak percaya diri.
  • Sulitlah dimotivasi dan memotivasi orang lain jika anda tidak percaya kepada diri anda sendiri.
  • Rasa takut dan cemas tidak pernah bisa serta merta ditaklukkan. Percaya diri dibangun melalui proses.

.

  1.  Pekerjaan sebagai panggilan (vocation)

people_arrows

Memilih satu pekerjaan adalah satu dari alasan-alasan penting demi mencapai keberhasilan milyarder ini. Walaupun banyak milyarder setuju tentang pengasuhan yang stabil, cinta pasangan hidup dan kehangatan keluarga itu kritis dalam sukses, bergairah (kranjingan atau memiliki passion) terhadap apa yang dikerjakan sehari-hari adalah satu faktor sukses yang penting.

  • Pemilik bisnis, perusahaan adalah kategori milyarder terbanyak, setelah dokter, pengacara, dan eksekutif senior perusahaan.
  • Segala rasa percaya diri itu dimulai dari rumah, keluarga.
  • Hanya 55% milyarder mengatakan, mereka memilih kariernya atau pekerjaan karena mereka mencintainya. Tapi, dengan berjalannya waktu lebih dari 80% mengatakan bahwa karena mereka mencintai pekerjaan, pekerjaan itu yang membuat mereka dapat mengumpulkan kekayaan.
  • 58% memilih bidang kerja karena pekerjaan itu menunjukkan peluang mengumpulkan kekayaan.
  • 2 dari 3 milyarder tidak pensiun bahkan walaupun secara finansial mereka bisa, karena mereka mencintai pekerjaannya.
  • 81% milyarder memilih kariernya karena pekerjaan itu memberi peluang penggunaan penuh keterampilan, passion, dan kemampuan-kemampuannya.
  • Spesialisasi dalam satu bidang tertentu adalah satu jalan menjadi seorang milyarder.
  • 46% milyarder mengatakan bahwa intuisi-lah yag membawa mereka ke lorong menunju kekayaan dan peluang.
  • Ada lebih dari 22 000 peluang berbeda dalam bidang-bidang bisnis yang ada.

.

  1. Memilih pasangan hidup

siap nikah

Bagaimana tentang status perkawinan yang memungkinkan pasangan suami-istri mengumpulkan kekayaan?

  • Dengan dua sumber pendapatan, dari suami dan dari istri, atau dengan bahasa sekarang dengan 2 ATM, kemampuan mengambil risiko finansial lebih besar. Ini dapat mengantar kita ke bisnis yang sukses dan investasi lebih besar.
  • Dukungan dari pasangan kekasih amat menentukan ketika keadaan tak berjalan dengan baik. Dengan dukungan pasangan hidup, anda mampu melewati masa yang berat.
  • Milyarder dan orang yang berpikiran milyarder memiliki kemampuan memilih pasangan hidup. Mereka mampu memilih pasangan hidup yang memiliki kesabaran dan kebiasaan caring, merawat dengan perhatian.
  • 96% baik suami maupun istri percaya bahwa mengatakan kebenaran itu penting.
  • Untuk tiap 100 milyarder yang mengatakan pasangan hidupnya tidak penting dalam mengumpulkan kekayaan, ada 1317 orang yang mengatakan pasangan hidupnya benar-benar amat penting.

.

  1.  Rumah tangga yang produktif secara ekonomis

investasi-bagus130624c

Semua milyarder yang disurvei menjalankan rumah tangga yang produktif yang banyak orang tak perkirakan akan dilakukan milyarder umumnya. Hal-hal seperti:

  • Memperbaiki atau memoles perabot rumah sebagai ganti membeli yang baru.
  • Tak pernah membeli telepon untuk transaksi bisnis.
  • Menggunakan kupon.
  • Membeli produk kebutuhan rumah tangga dalam jumlah besar untuk penggunaan lebih lama.
  • Lebih memilih sepatunya disol daripada membeli yang baru.

Statistik menarik tentang para milyarder berdasarkan data sekitar tahun 2000 dengan standar hidup Amerika Serikat yang tinggi: Sebuah rumah tangga rata-rata membelanjakan makanan sebanyak $10 000 per tahun atau jika digunakan kurs $1 dollar = Rp13 000 berkisar Rp130 juta per tahun. Ini sama dengan sekitar $400 000 – $600 000 atau Rp5,2 milyar – 7,8 milyar sepanjang hayat. Untuk standar AS, ini adalah belanja klas menengah AS yang biasa, yang sederhana. Dengan menggunakan kupon belanja anda dapat memotong 5% biaya, sekitar $25 000 atau hemat sekitar $25 000 atau Rp325 juta sepanjang hayat. Jika anda menginvestasi uang ini dalam dana investasi yang diperdagangkan oleh satu badan yang beranggotakan banyak pemilik saham, uang anda akan berbiak menjadi setengah juta dollar atau sekitar Rp6,5 milyar.

  • Para milyarder terfokus ke masa depan.
  • Para milyarder tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang mereka tidak bisa kerjakan dengan baik. Misalnya, memasang pemanas air (water heater). Lebih baik membayar orang yang bisa daripada mengerjakan sendiri. Anda mungkin berpikir jika ia mengerjakan sendiri, ia bisa menghemat. Yang benar adalah mereka tahu ada peluang menghemat. Namun, bila dikerjakan sendiri, mereka akan kehilangan kesempatan untuk mencari dan menambah bisnis baru atau keterampilan yang akan mendatangkan lebih banyak uang.
  • Para milyarder akan berhemat jika mereka perlu melakukannya. Melakukan sendiri tidak selalu lebih murah. Lebih baik mendapatkan pendapatan dari pekerjaan anda daripada melakukan sendiri pekerjaan sepele.
  • Tanyakan diri anda: apakah ini lebih baik dalam penggunaan waktu saya.
  • 4 dari 10 milyarder lebih baik memakai pakaian lama secara bergantian daripada membeli pakaian baru.

.

  1.  Bagaimana para milyarder memilih rumah mereka

beli rumah on sale

  • Rata-rata harga rumah yang dibeli $560 ribu atau Rp7,28 milyar dan harga ini biasanya bertahan selama lebih dari 10 tahun. Untuk standar hidup AS, harga rumah demikian itu termasuk murah.
  • 53% milyarder tidak pindah rumah selama 10 tahun terakhir ini.
  • Laporan atau neraca kekayaan versus neraca pendapatan dan pengeluaran pada satu waktu tertentu, misalnya dalam setahun. Betapa berbeda bagi para milyarder. Ada banyak orang yang bisa mengumpulkan banyak uang (neraca pendapatan dan pengeluaran tahunan) tapi mereka belanjakan semua uangnya. Laporan atau neraca kekayaan milyarder dibandingkan dengan neraca pendapatan dan pengeluaran tahunannya menunjukkan betapa aset dan ragam investasi lain milyarder bernilai amat tinggi.

Para milyarder menggunakan pedoman ini dalam memilih rumahnya:

  1. Suka memilih rumah yang memungkinkan ia hanya berjalan kaki untuk membuat deal bisnis kapan saja.
  2. Tidak mau menerima harga rumah yang awalnya ditawarkan. Jika anda pernah membayar harga rumah yang pertama kali ditawarkan, amat mungkin anda tak akan jadi milyarder.
  3. Tidak pernah mencoba membeli sebuah rumah mendadak dalam jangka waktu yang amat pendek.
  4. Mencari rumah yang ditawarkan murah (estate sale), pemilik rumah lagi butuh uang atau khawatir rumahnya disita jika tak segera dijual.
  5. Hanya 27% milyarder yang membeli rumah yang siap digunakan. Satu dari 5 milyarder pernah membeli rumah spesifik atau khusus yang sengaja dibangun untuk menarik pembeli.
  6. Selalu membeli rumah yang mampu dibayar. Harga rumah yang dibeli mampu dibayar cicilannya dengan mudah.

Apa arti mampu dibayar? Asumsikan bahwa pendapatan tahunan anda dipotong separuh setelah anda membeli sebuah rumah. Apakah anda masih mampu membayar? Jika tidak, berarti harga rumah ini tidak mampu anda bayar.

.

  1.  Gaya hidup

main dengan cucu

Ke-733 milyarder yang disurvei ditanya kegiatan apa saja yang dilakukan dalam 30 hari terakhir.

Ada 27 kegiatan gaya hidup yang mereka lakukan. Inilah 3 kegiatan gaya hidup yang banyak dilakukan para milyarder dalam 1 bulan terakhir.

  1.  Bergaul (bersosialisasi) dengan anak-anak dan cucu-cucu.
  2.  Menyenangkan atau entertaining teman-teman dekat.
  3. Merencanakan investasi.
  • Milyarder tidak menggunakan uang agar mereka senang. Mereka tidak membeli kapal pesiar. Mereka tidak mengambil liburan yang menyenangkan.
  • Terbanyak milyarder bukanlah tipe manusia yang mengerjakan sendiri apa yang diperlukan. Rata-rata mereka menghasilkan uang $325 atau Rp4,2 juta per jam. Mereka tidak akan memindahkan sendiri rak-rak atau lemari di rumahnya, ketika mereka dapat mengerjakan sesuatu yang menghasilkan $325 atau Rp4,2 juta per jam.
  • Golf menempati urutan ke-13 dalam daftar kegiatan gaya hidup mereka. Terbanyak milyarder mengatakan bahwa golf bukan hanya kegiatan rekreasi, tapi juga kegiatan bisnis yang merupakan satu faktor sukses yang mengantar mereka ke jalan untuk mengumpulkan kekayaan.
  • Terbanyak milyarder dalam studi ini rata-rata membayar pajak lebih dari $300 ribu atau Rp 3,9 milyar. Satu dari 5 milyarder membayar pajak 1 juta dollar atau Rp13 milyar per tahun. Satu kegiatan yang mereka semua lakukan selama 30 hari terakhir adalah bertemu dengan konsultan pajak profesional.
  • Jangan pinjam uang untuk memulai satu bisnis baru. Mulai satu bisnis baru dengan dana seminimal mungkin dari sumber dana yang ada.
  • Mengikuti kegiatan keagamaan.

meditasi-teta

Meditasi, satu kegiatan religius

Sumber:

https://mariadorfner.wordpress.com/2013/10/20/top-10-healthy-millionaire-mind-success-factors/

https://selfdevelopmentaddict.com/2014/12/20/the-millionaire-mind-book-summarynotes/

.

Advertorial

Gambar disfungsi ereksi

Gambar disfungsi ereksi 4

Anda mengalami disfungsi ereksi atau impotensi? Anda mengalami masalah frigiditas (dingin, tak punya libido)? Kini ada VIGOR, sirup herbal yang terdiri dari 17 bahan dan bumbu dapur, guna mengatasi penyebab, bukan sekadar menanggulangi akibat. Apakah ada jamu atau obat kuat di Indonesia dan mancanegara yang terdiri dari sekian banyak bahan? Tidak ada. VIGOR membawa harapan dan optimisme bagi anda. Sudah terbukti manjur.

Kunjungilah posting: https://sbelen.wordpress.com/2016/03/13/vigor-sirup-herbal-17-bahan-untuk-mengatasi-disfungsi-ereksi-pria-dan-frigiditas-wanita/

Info dan pesan CV SANO

Iklan

Titik biru pucat di alam semesta, refleksi tentang bumi rumah kita

November 27, 2015

buzz-aldrin-moon-landing-easep-apollo-11

Tanggal 20 Juli 1969, Neil Amstrong dan Buzz Aldrin adalah dua manusia yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan. Keduanya berada hanya dua setengah jam di luar pesawat ruang angkasa yang dipiloti Michael Collins. Keduanya berhasil mengumpulkan material bulan seberat 21,5 kg untuk dibawa pulang ke Bumi. Di sebuah museum Geologi di London, pernah kami lihat satu batu bulan sekecil kuku jari kelingking, secercah bagian dari material yang dibawa ketiga astronot itu ke bumi.

Apollo_11_first_step

Ada astronom yang mengingatkan bahwa pada missi luar angkasa yang menghebohkan itu, baru pertama kali manusia bisa melihat Bumi dari luar angkasa, dari bulan. Itulah prestasi umat manusia yang luar biasa.

Delapan tahun kemudian, NASA mengirimkan pesawat robot ruang angkasa Voyager 1, yang diluncurkan pada 5 September 1977 (berat 722 kg) untuk missi mempelajari luaran sistem surya dan akhirnya ruang antar-bintang.

Voyager 1

 

Dua puluh satu tahun sejak manusia pertama kali mampu melihat Bumi dari bulan, pada tanggal 14 Februari 1990, pesawat ruang angkasa Voyager 1 dapat mengambil foto Bumi, sebagai bagian dari seri foto keluarga sistem surya dari jarak sekitar 6 milyar km dari Bumi.

Tatkala Voyager 1 yang telah menyelesaikan misi utamanya sedang meninggalkan sistem tata surya, pesawat robot ruang angkasa itu diperintahkan NASA untuk membalikkan kameranya dan mengambil satu foto terakhir Bumi di hamparan mahaluas jagat raya, atas permintaan astronom dan penulis Carl Sagan.

Bagaimana Bumi tampak pada foto itu? Bumi hanya tampak seperti A Pale Blue Dot, satu titik biru pucat di jagat raya. Inilah pertama kali manusia dapat melihat Bumi melalui foto yang diambil dari luar tata surya.

Pada foto ini, ukuran Bumi tampak lebih kecil dari 1 pixel (1 noktah pada foto); planet ini tampak seperti satu titik kecil dalam kemahaluasan ruang alam semesta, di antara berkas-berkas cahaya mentari yang tersebar oleh optik kamera.

Pale_Blue_Dot

.

Pada gambar di atas, garis elips berwarna hijau menunjukkan lokasi Voyager 1 yang terdekat saat foto Bumi itu diambil.

.

Voyager blue dot svg

.

Dari foto yang dikirim dari jarak sekitar 6 milyar km dari Bumi, Bumi tampak seperti satu titik kecil (titik putih kebiruan sekitar separuh jalur coklat sebelah kanan) dalam kegelapan jagat raya.

PaleBlueDot

Sagan menekankan, “semua sejarah manusia terjadi pada satu noktah kecil”, terlihat pada lingkaran biru pada gambar, “yang merupakan satu-satunya rumah kita.” (pidato di Universitas Cornell, 13 Oktober 1994).

Carl Sagan memberi judul kepada bukunya yang terbit tahun 1994 “Pale Blue Dot: A Vision of the Human Future in Space. (“Titik Biru Pucat: Sebuah Visi Masa Depan Manusia di Alam Semesta). Dalam buku ini, ia mengekspresikan pandangannya tentang makna lebih mendalam foto itu. Inilah hasil refleksi Carl Sagan.

.

TITIK BIRU PUCAT DI ALAM SEMESTA

 

Dari sudut pandang manfaat yang jauh ini,

Bumi mungkin sama sekali tidak menarik perhatian.

Tapi bagi kita, hal itu berbeda.

Perhatikan lagi titik itu.

Yang ada di sini.

Itulah rumah.

Itulah kita.

Di sini setiap orang yang Anda cintai,

setiap orang yang Anda ketahui,

setiap orang yang pernah Anda dengar,

setiap manusia yang pernah ada,

menghidupi kehidupannya.

Segenap sukacita dan penderitaan,

ribuan agama, ideologi, dan doktrin ekonomi yang diyakini,

setiap pemburu dan penjelajah,

setiap pahlawan dan pengecut,

setiap pencipta dan perusak peradaban,

setiap raja dan petani,

setiap pasangan belia yang jatuh cinta,

setiap ibu dan ayah,

anak pemberi harapan,

penemu dan penjelajah,

setiap guru moral,

setiap politisi korup,

setiap “superstar,”

setiap “pemimpin tertinggi,”

setiap orang kudus dan pendosa

dalam sejarah spesies kita

tinggal di sana – pada setitik debu

yang melayang pada secercah sinar mentari.

######################################

Bumi adalah satu panggung amat kecil

di gelanggang kosmik yang luas.

Pikirkan tentang sungai-sungai darah

yang ditumpahkan para jenderal dan kaisar

sehingga dalam kemuliaan dan kemenangan

mereka bisa menjadi tuan sesaat pada satu bagian kecil titik itu.

Pikirkan tentang kekejaman tanpa akhir

yang dialami penghuni salah satu sudut noktah gambar ini

yang hampir tak bisa dibedakan dari penghuni suatu sudut yang lain.

Betapa sering terjadi kesalahpahaman antar-mereka,

betapa bernafsunya mereka saling membunuh,

betapa keji kebencian mereka.

Sikap kita, bayangan kehebatan diri kita,

khayalan bahwa kita memiliki kedudukan istimewa di alam semesta,

ditantang oleh titik pucat ini.

Planet kita adalah setitik sepi

dalam selimut kegelapan kosmik yang besar.

Dalam kekaburan kita – pada semua kemahaluasan ini –

tiada petunjuk bahwa bantuan akan datang dari tempat lain

untuk menyelamatkan kita dari diri kita sendiri.

###########################################

Bumi adalah satu-satunya dunia yang dikenal, sejauh ini,

untuk menopang kehidupan.

Tiada tempat lain, setidaknya di masa depan yang dekat,

ke mana spesies kita dapat bermigrasi.

Berkunjung? Ya.

Menetap? Belum.

Suka atau tidak, untuk saat ini, Bumi adalah tempat kita berpijak.

Telah dikatakan bahwa astronomi adalah sebuah pengalaman

yang membuat kita rendah hati

dan pengalaman pembinaan karakter.

Mungkin tiada cara yang lebih baik untuk menunjukkan

betapa bodohnya kesombongan manusia

daripada gambar tampilan jauh dunia kecil kita.

Bagi saya, hal itu menggarisbawahi tanggung jawab kita

agar saling peduli lebih ramah

dan untuk melestarikan dan menghargai titik biru pucat,

satu-satunya rumah yang pernah kita kenal.

 

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Pale_Blue_Dot

https://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_11

Terjemahan S Belen

#############################################

Bila Anda ingin mengamati video untuk melihat ilustrasi dan mendegar suara Carl Sagan membacakan hasil refleksi bak puisi ini, silahkan kunjungi video pada Youtube

Carl Sagan – The Pale Blue Dot [Indonesian Sub] .mp4

Klik: https://www.youtube.com/watch?v=Zb-XHHn1fPQ

 

 

 

Kapal persahabatan & pulau gurun

November 24, 2015

Badai kilat

 

Sebuah kapal yang sedang berlayar karam saat badai laut menerpa dan hanya tinggal dua pria di kapal itu yang mampu berenang ke sebuah pulau kecil tandus seperti gurun kecil.

Lightning storm

Dua pria yang selamat itu selama ini berteman baik, sudah tak tahu lagi apa yang dapat diperbuat. Keduanya sepakat bahwa mereka tidak punya pilihan lain selain berdoa kepada Tuhan. Namun, untuk mengetahui doa siapa yang lebih ampuh, mereka sepakat membagi pulau itu ke dalam dua wilayah, masing-masing ditempati satu orang.

Circle

Yang pertama-tama mereka minta dalam doa adalah makanan. Esok paginya, orang yang pertama melihat sebuah pohon berbuah lebat di wilayahnya. Ia dapat makan buah-buah pohon itu. Wilayah temannya di sebelah tetap tandus, tak ditumbuhi pohon.

Setelah seminggu, pria pertama merasa kesepian dan ia putuskan berdoa meminta seorang istri. Keesokan harinya, sebuah kapal lain karam, dan satu-satunya orang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang ke wilayah pulau orang yang pertama. Di wilayah sebelahnya tidak ada apa-apa.

Baling

Segera pria yang pertama berdoa meminta rumah, pakaian, dan lebih banyak makanan. Keesokan harinya, seperti terjadi mujizat, semua yang diminta diberikan kepadanya. Akan tetapi, pria yang kedua tetap saja tidak memiliki apa-apa.

Akhirnya, pria yang pertama berdoa meminta sebuah kapal, agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pada pagi hari, ia menemukan sebuah kapal yang berlabuh di pantai wilayahnya. Pria yang pertama dan istrinya naik ke kapal dan memutuskan meninggalkan pria yang kedua di pulau itu.

Ia menilai pria yang lain itu tidak layak menerima berkah Tuhan, karena tak satu pun doanya dikabulkan.

Ketika kapal hendak berangkat, pria pertama mendengar sebuah suara dari surga yang berbunyi, “Mengapa kamu tinggalkan temanmu di pulau ini?”

“Berkah-berkah ini adalah milikku, karena saya-lah yang berdoa memintanya,” jawab pria pertama. “Doa-doanya, semua tidak dikabulkan dan karena itu ia tak berhak apapun. ”

“Kamu keliru!” suara itu menegurnya. “Dia hanya memanjatkan satu doa, yang telah saya kabulkan. Jika, bukan karena doa itu, kamu tidak akan menerima berkah apapun dariKu.”

“Katakan kepadaku,” pria pertama bertanya kepada suara itu, “Apa yang dia doakan sehingga saya terpaksa berhutang sesuatu kepadanya?”

“Dia berdoa agar semua doa-doamu dikabulkan.”

Pesan moral: Seperti yang kita ketahui, berkah-berkah kita bukanlah buah doa-doa kita sendiri, tapi juga doa-doa orang-orang lain yang berdoa untuk kita. Hargailah teman-temanmu, jangan tinggalkan orang-orang yang Anda cintai di belakang Anda.

ship storm

.

desert island drink

 

Dikirim oleh Velma, Amerika Serikat
Sumber: http://iholdittrue.multiply.com

http://www.moralstories.org/the-ship-of-friendship/comment-page-12/#comment-74531

 

Hanya kematian yang memisahkan kami

November 23, 2015

i_love_you_heart_animation

Ketika aku tiba di rumah malam itu, tatkala istriku menghidangkan makan malam dan kami sama-sama makan, aku memegang tangannya dan berkata, aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Ia duduk dan makan dengan tenang. Sekali lagi aku amati kepedihan di kedua matanya. Mendadak aku tidak tahu bagaimana membuka mulutku. Tapi, aku harus tega membiarkan ia tahu apa yang sedang aku pikirkan. Aku menginginkan perceraian. Aku mulai membahas topik ini dengan tenang.

Tampaknya ia tidak terganggu oleh kata-kataku. Sebaliknya, ia bertanya dengan lembut, mengapa? Aku menghindar menjawab pertanyaannya. Ini membuat ia marah. Ia melempar sumpit dan berteriak kepadaku, kamu bukan seorang laki-laki! Malam itu, kami tidak saling berbicara. Ia menangis. Aku tahu ia ingin merenung untuk menemukan apa yang telah terjadi terhadap perkawinan kami. Akan tetapi, aku tidak bisa memberinya sebuah jawaban yang memuaskan; ia telah kehilangan hatiku yang telah berpaling ke Jane. Aku tidak mencintainya lagi. Aku hanya kasihan dia!

Dengan rasa bersalah yang dalam, aku membuat draf surat persetujuan perceraian, yang menyatakan bahwa ia dapat memiliki rumah kami, mobil kami, dan 30% saham perusahaanku. Sekilas ia memandang surat itu lalu merobeknya sampai carikan-carikan kecil. Wanita yang menghabiskan sepuluh tahun hidupnya bersama aku telah menjadi orang asing. Aku merasa kasihan atas waktu, sumber daya, dan energinya yang terbuang. Tapi, aku tidak bisa mengambil kembali apa yang telah aku katakan kepada Jane, pacarku, bahwa aku sangat mencintainya. Akhirnya ia menangis tersedu-sedu di depanku. Hal yang tidak aku harapkan terjadi. Gagasan bercerai yang membuat aku terobsesi beberapa minggu ini menjadi lebih kuat dan lebih jelas sekarang.

gibran_art_g105.www.inner-growth.info.Love

Lukisan Kahlil Gibran

Keesokan harinya, aku amat terlambat pulang ke rumah dan menemukan dia sedang menulis sesuatu di meja. Aku tidak makan malam tapi langsung pergi tidur dan amat cepat nyenyak tertidur. Karena, aku amat capek setelah seharian penuh bermesraan dengan Jane. Ketika aku terbangun, ia masih duduk depan meja sambil menulis. Aku jelas tidak peduli. Aku membalikkan badan dan tertidur lagi.

Pagi-pagi ia mengajukan syarat-syarat perceraian. Ia tidak menginginkan apapun dari aku. Tapi, ia membutuhkan pemberitahuan satu bulan sebelum perceraian. Ia minta agar dalam satu bulan ini, kami berdua mencoba hidup senormal mungkin. Alasannya untuk persyaratan ini sederhana. Anak lelaki kami akan maju ujian satu bulan ke depan dan ia tidak ingin mengganggunya dengan perkawinan kami yang hancur berantakan.

Aku setuju persyaratan ini. Namun, ia ajukan satu persyaratan lagi. Ia minta aku mengingat kembali bagaimana aku menggendongnya ke kamar pengantin kami pada hari pernikahan kami. Ia minta agar tiap hari selama satu bulan aku menggendongnya keluar dari kamar tidur kami ke pintu depan setiap pagi. Aku pikir dia nyaris gila. Hanya untuk membuat hari-hari terakhir kami bersama-sama terpikulkan, aku menerima permintaannya yang aneh ini.

Aku sampaikan kepada Jane tentang persyaratan perceraian yang diajukan istriku. Ia tertawa keras dan berpikir, ini benar-benar tidak masuk akal, absurd. Tidak peduli trik yang istriku terapkan, Jane berujar dengan cemooh, ah dia toh akan terpaksa menghadapi perceraian.

Istriku dan aku tidak melakukan kontak, hubungan badan sejak niat cerai aku telah diungkapkan secara jelas, eksplisit. Karena itu, ketika aku menggendongnya ke luar pada hari pertama, kami berdua tampak canggung. Putra kami bertepuk tangan di belakang kami sambil berujar, ayah menggendong ibu. Dari kamar tidur ke ruang tamu, lalu ke pintu, aku berjalan lebih 10 meter sambil membopongnya dengan lengan-lenganku. Ia menutup matanya dan berkata dengan lembut, jangan bilang anak kita tentang perceraian. Aku mengangguk sambil merasa agak kesal. Aku menurunkannya di luar pintu. Ia lalu pergi menunggu bus ke tempat kerjanya. Aku menyetir mobil sendirian ke kantor.

Di hari kedua, kami berdua jauh lebih mudah melakukannya. Ia merebahkan diri ke dadaku. Aku dapat mencium harum mewangi blusnya. Aku sadar bahwa lama sekali aku tidak memandang wanita ini dengan saksama. Aku tersadar, ia sudah tidak muda lagi. Ada kerutan-kerutan halus di wajahnya. Rambunya mulai beruban! Perkawinan kami telah membuat ia berkorban. Satu menit aku bertanya-tanya apa yang telah aku lakukan terhadapnya.

Pada hari keempat, ketika aku mengangkatnya, aku merasakan bahwa suatu perasaan kemesraan muncul kembali. Inilah wanita yang telah mengorbankan 10 tahun kehidupannya bagiku. Pada hari kelima dan keenam, aku tersadar bahwa perasaan kemesraan kami bertumbuh lagi. Aku tidak memberitahu Jane tentang hal ini. Semakin mudah aku menggendong istriku tatkala hari demi hari bulan ini berlalu. Mungkin latihan tiap hari membuat aku lebih kuat.

Suatu pagi ia memilih busana yang akan dipakai. Ia mencobakan beberapa gaun tapi tidak menemukan satu pun yang cocok. Sambil menghela napas ia berujar, semua pakaianku bertambah longgar. Tiba-tiba aku tersadar, ia semakin kurus. Itulah alasannya mengapa aku dapat lebih mudah membopongnya. Mendadak hal ini menghentakku. Ia telah menguburbenamkan sedemikian banyak rasa sakit dan kepahitan dalam hatinya. Tanpa sadar aku mengulurkan tangan dan menyentuh kepalanya.

Saat itu anak kami muncul dan berkata, Ayah, sudah waktunya menggendong mama ke luar. Bagi anak kami, melihat ayahnya menggendong ibunya ke luar telah menjadi bagian amat penting dalam kehidupannya. Istriku memberi isyarat kepada anak kami agar mendekat dan memeluknya dengan erat. Aku memalingkan wajahku karena takut aku bisa saja berubah pikiran pada menit-menit terakhir. Lalu, aku membopongnya dengan kedua lenganku, berjalan dari kamar tidur melewati ruang tamu, ke teras. Tangannya mengalungi leherku dengan lembut dan alami. Aku memeluk tubuhnya dengan erat, sama seperti yang aku lakukan pada hari pernikahan kami.

Namun, badannya yang kini jauh lebih ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika menggendongnya dengan kedua tanganku, aku hampir tidak dapat bergerak satu langkah. Anak kami telah pergi ke sekolah. Aku memeluknya dengan erat dan berkata, aku tidak perhatikan bahwa kehidupan kita kurang mesra. Aku menyetir mobil ke kantor dan terburu-buru melompat ke luar mobil tanpa sempat mengunci pintu mobil. Aku takut bahwa satu penundaan apapun dapat membuat aku berubah pikiran. Aku berjalan ke lantai atas. Jane membuka pintu dan aku katakan kepadanya, Maaf Jane, aku tidak ingin lagi bercerai.

Ia memandangku, terheran-heran, dan kemudian menyentuh dahiku. Apakah kamu demam? Ia bertanya. Aku memindahkan tangannya dari kepalaku. Maaf Jane, aku katakan, aku tidak ingin bercerai. Kehidupan perkawinanku membosankan, mungkin karena ia dan aku tidak memperhatikan, tidak menghargai hal-hal kecil dalam kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku sadar bahwa sejak aku menggendongnya ke dalam rumahku pada hari pernikahan kami, seharusnya aku memeluknya sampai kematian memisahkan kami.

Tampaknya Jane tiba-tiba tersadar. Ia menampar wajahku dengan keras dan kemudian membanting pintu dan menangis. Aku berjalan menuruni tangga dan menyetir mobil pulang ke rumah. Dalam perjalanan aku mampir di toko bunga, memesan satu karangan bunga untuk istriku. Gadis penjual bertanya kepadaku apa yang harus ditulis pada kartu. Aku tersenyum dan menulis, “Aku akan menggendongmu tiap pagi sampai maut memisahkan kita.”

Sore itu aku tiba di rumah dengan bunga di kedua tanganku sambil tersenyum. Aku berlari naik tangga, hanya menemukan istriku di tempat tidur – meninggal.

Istriku berjuang melawan kanker selama berbulan-bulan dan aku sedemikian berasyik mesra dengan Jane sehingga tidak menghiraukannya. Ia tahu bahwa ia akan segera meninggal dan ia ingin menyelamatkan aku dari reaksi negatif apapun dari putra kami, andaikan kami terpaksa bercerai. Setidak-tidaknya, di mata putra kami – aku adalah seorang suami yang penuh kasih.

love1

Pesan moral: Hal-hal kecil, sepele dalam kehidupan kita itulah yang justru bermakna dalam hubungan kita. Yang berarti itu bukanlah rumah gedongan, properti, uang di bank. Hal-hal sepele itulah yang menciptakan lingkungan yang mendukung (kondusif) kebahagiaan walaupun hal-hal kecil itu tidak memberi kebahagiaan dari dirinya. Karena itu, carilah waktu agar menjadi teman pasanganmu dan saling lakukan hal-hal kecil yang membangun kemesraan. Dan, raihlan kebahagiaan perkawinan yang nyata.

Sign of love

Tambahan penterjemah: Satu menu ‘makanan’ pokok yang dibutuhkan otak manusia adalah kasih sayang. Menu ‘makanan’ pokok lain yang dibutuhkan otak adalah oksigen, nutrisi atau gizi, dan informasi. Lihat posting: https://sbelen.wordpress.com/2008/11/28/otak-sang-pengendali-anda-berilah-%E2%80%9Cmakanan%E2%80%9D-yang-ia-butuhkan/

 

Makhluk manusia mana yang paling berbahagia di muka bumi ini? Bayi! Orang senang melihat dan mengamati bayi. Orang bermurah senyum kepada bayi. Orang-orang dekat ingin menggendong, mencium, membelai, serta mengajaknya tersenyum dan tertawa. Waktu masih berusia balita, anak-anak kecil pun mendapat perlakuan mirip bayi walaupun frekuensinya secara bertahap berkurang.

Semakin anak bertumbuh-kembang waktu memasuki masa remaja, ayah mulai mengambil jarak dengan anak perempuannya. Dan, ibu pun relatif melakukan hal yang sama terhadap anak lelakinya. Apalagi, adat ketimuran yang ketat semakin membatasi perlakuan kasih sayang melalui sentuhan (kecupan, belaian) orang tua kepada anak remaja, apalagi anak yang telah memasuki fase adolesens.

Defisit sentuhan itu mendapatkan kompensasi ketika orang-orang muda mulai berpacaran. Karena adat yang ketat, sentuhan antara pria dan wanita yang berpacaran malah diusahakan secara sembunyi-sembunyi. Saru, tidak sopan bila dilihat orang.

Memasuki hidup perkawinan: Kasih sayang antara suami-istri itu bukan sekadar mengatakan, Aku mencintaimu Atau kan, pasanganku tahu bahwa aku mengasihinya. Dalam kehidupan perkawinan, frekuensi sentuhan melalui pelukan, ciuman, belaian mungkin tanpa disadari, semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Dari pihak wanita, teman-temanku di Inggris mengatakan, bagi aku sebagai istri, hugging (memeluk sambil mengusap-usap bahu) bahkan lebih penting, lebih menyenangkan, membahagiakan daripada hubungan seks dengan suami.

Hasil riset otak menunjukkan, ternyata kasih sayang itu harus disalurkan, diekspresikan juga melalui sentuhan (touching) agar otak bayi, otak anak sekolah, mahasiswa bertumbuh kembang dengan bagus. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan dari suami kepada istri dan dari istri kepada suami itu amat dibutuhkan dalam merawat kehidupan perkawinan. Ekspresi kasih sayang melalui sentuhan itu dibutuhkan pula oleh orang lansia yang semakin uzur termakan umur.

Pamanku, seorang bruder biarawan yang hidup selibat menjalani dua kali operasi di sebuah rumah sakit terkenal di Surabaya. Usianya waktu itu 93 tahun. Belum pernah aku menyentuh om kecuali berjabat tangan. Setelah operasi yang kedua, aku mengusap-usap dahinya, membelai kedua pipi dan tangannya sambil mendorong agar om tegar menghadapi rasa sakit dan cepat pulih. Ternyata sentuhan-sentuhanku ini membuat semangat om bertambah dan proses penyembuhan berlangsung cepat.

Dari pengalaman ini, kami menyimpulkan, dari bayi sampai dengan orang lansia membutuhkan sentuhan-sentuhan agar kinerja otak bagus dan merasa senang dalam meraih kebahagiaan.

Dari kisah “Hanya kematian yang memisahkan kami” ini, dapatlah kita menarik kesimpulan, bahwa hal-hal kecil, seperti sentuhan melalui ciuman, usapan, dan belaian, dalam kehidupan rumah tangga ini makin lama makin berkurang dan akhirnya sirna, lenyap. Padahal, sentuhan ini adalah garam atau  bumbu penyedap kemesraan dalam hidup perkawinan. “Kemesraan ini janganlah cepat berlalu ….” Lirik lagu populer ini mungkin dapat mengingatkan kita untuk merawat hidup perkawinan kita melalui berbagai kiat. Tapi, jangan lupa ekspresi kasih sayang melalui sentuhan. Semoga berhasil. Good luck!

Om Bruder Paskalis pada HUT 95 tahun 2

Om-ku Bruder Paskalis pada usia ke-95 tahun di Ruteng, Flores

.

grandparents on bed

Kakek dan nenek tak lupa sentuhan kemesraan

,

bitch-ass-nerd-granpa-n-ma-o

Sumber: http://www.moralstories.org/until-death-do-us-apart/

Dikirim oleh Nicole Cauley

Terjemahan S Belen

Kisah seekor burung rajawali

November 22, 2015

animal-graphics-eagle-971545

Rajawali memiliki harapan hidup tertinggi pada spesiesnya.

Tapi, untuk mencapai usia ini, rajawali harus membuat sebuah keputusan yang berat.

giphy

giphy 3

 giphy 4

Pada usia ’40-an” tahun ….

Cakar-cakarnya yang panjang dan lentur tidak mampu lagi mencengkeram mangsa untuk dimakan.

.

giphy 2

.

animal-graphics-eagle-640045

Paruhnya yang panjang dan tajam membengkok.

Sayap-sayapnya yang menua dan berat karena bulu-bulu yang menebal membuat sayap-sayap tersangkut di dadanya dan membuat ia sulit terbang.

tumblr_myi042YZTW1ri4vtbo3_500

.

Maka, hanya tinggal dua pilihan bagi sang rajawali: mati atau melewati satu proses perubahan yang menyakitkan yang berlangsung selama 150 hari.

Proses itu menuntut sang rajawali terbang ke puncak gunung dan membuat sarang di sana.

animal-graphics-eagle-467540

.

Di sana sang rajawali mematuk-matukkan cakarnya pada batu sampai kuku-kuku itu terlepas..

Setelah kukunya terlepas, sang rajawali harus menunggu sampai kuku-kukunya bertumbuh kembali dan menjadi tajam agar mampu mencakar.

Setelah cakar barunya bertumbuh kembali, sang rajawali mulai mencabut bulu-bulunya yang sudah tua satu per satu.

animal-graphics-eagle-627527

.

animal-graphics-eagle-604979

.

Dan setelah lima bulan, sang rajawali terbang kembali dengan gagahnya ke tempat asalnya dan bisa hidup …

lebih dari 30 tahun lagi.

7.gif~c200

.

animated-eagle-image-0036

.

animated-eagle-image-0036

.

 

.

 

 

.

Mengapa diperlukan perubahan?

Banyak kali, agar bisa bertahan hidup kita harus memulai sebuah proses perubahan.

Kita terkadang perlu membuang memori lama, kebiasaan, dan tradisi masa lampau yang lain.

Hanya melalui keterbebasan dari beban masa lampau, kita dapat memanfaatkan masa kini.

Anda ingin berumur panjang?

Jadilah burung rajawali!

giphy

.

tumblr_myi042YZTW1ri4vtbo4_500

.

Terjemahan S Belen

Apa saja ‘batu karang’, ‘batu kerikil’, ‘pasir’ dalam kehidupan Anda?

November 20, 2015

Tumpukan batu karang

Batu karang

Kerikil batu

Batu kerikil

Tumpukan pasir

Tumpukan pasir

.

Guru berdiri di depan kelas …

beberapa benda di depannya.

Sambil diam, ia mengambil ember besar, kosong …

ember kosong

Kemudian, ia mulai mengisinya dengan batu-batu karang sampai penuh. Ia bertanya kepada siswa, “Apakah ember sudah penuh?” Siswa menjawab, “Iya!”

Guru lalu memasukkan batu-batu kerikil ke dalam ember.

Ia menggoyang-goyang ember …. Batu-batu kerikil mengisi ruang-ruang kosong dalam ember. Para siswa tersenyum, beberapa tertawa. Guru lalu bertanya lagi, “Apakah ember sudah penuh?” Para siswa menjawab, “Iya!” Ember itu benar-benar penuh sekarang.

Batu kerikil pasir

.

 

Guru lalu menuangkan pasir ke

dalam ember … yang jelas akan mengisi

semua ruang kosong di mana pun dalam

ember.

toples berisi batu dan pasir

 

“Sekarang!”, kata guru, “Saya ingin membayangkan bahwa inilah KEHIDUPANMU.”

Batu karang adalah hal-hal PENTING dalam kehidupanmu … keluarga, kesehatan, pendidikan, teman, mitra, anak-anak, … hal-hal yang SEDEMIKIAN penting bagi Anda. Jika hal-hal itu hilang, Anda bisa saja hancur, berantakan, tak bahagia yang menyedihkan, tak bisa bergerak dalam hidup … trauma emosional yang dalam.

Batu kerikil adalah hal-hal lain dalam kehidupan yang penting, tetapi dalam skala yang lebih kecil… mewakili hal-hal seperti pekerjaan, rumah, mobil, hewan piaraan, liburan, investasi properti untuk disewarkan, reksadana, saham di perusahaan go public, asuransi, studi lanjut S3, menulis buku.

batu pasir

Pasir adalah segala sesuatu dalam hidupmu … ‘hal-hal tetek bengek’ … komputer, handphone, sepatu, pakaian, i-pad, televisi, alat transpor, gerak tari, main internet, membaca koran & majalah, operasi plastik, perhiasan emas, parfum, kolam ikan, mode rambut.

Mode busana

Jika pertama kali Anda memasukkan pasir atau kerikil ke dalam ember, tak ada ruang untuk batu karang. Hal yang sama berlaku dalam kehidupanmu. Jika Anda menggunakan waktu dan energi Anda untuk ‘hal-hal yang remeh-temeh’ (tetek bengek) … Anda tak akan pernah memiliki ruang untuk hal-hal yang benar-benar amat penting. Tangani lebih dahulu BATU KARANG.

Operasi plastik

Operassi plastik

.

3D Illustration of a Bucket of Sand

3D Illustration of a Bucket of Sand

‘Karena itu … berilah perhatian kepada hal-hal yang kritis dalam dan bagi kehidupanmu. Jaga kesehatan … lakukan check up … makanlah makanan yang sehat … lakukan senam. Bermainlah dengan anak-anak … usahakan cari waktu untuk membacakan cerita menjelang tidurnya. Perlakukan istri … manjakan suami … nikmatilah kehidupan keluargamu … gunakan waktu bersama mereka … jangan abaikan mereka atau teman-temanmu.

Tangga dalam hidup

Rawatlah kehidupan rohanimu dengan beribadah, berdoa, melakukan refleksi atau meditasi, membaca buku-buku spiritual.

Pilihlah sekolah yang bermutu bagus yang relevan sebagai bekal mempersiapkan anak untuk kehidupan masa depan. Usahakanlah membeli buku pelajaran bermutu, buku bacaan yang mendidik. Penuhilah kebutuhan pendidikan anakmu.

Selalu ada waktu untuk bekerja, main internet, menelepon perusahaan asuransi, berpesta, membersihkan rumah, menonton TV.

sibuk main hp

Pertimbangkanlah makna cerita ini. Pikirkan tentang baru karang, kerikil, dan pasir dalam kehidupan Anda. Bahaslah dengan pasangan hidup atau teman yang baik.

Buatlah daftar dalam 3 kolom. Kolom pertama: Tulislah contoh-contoh “batu karang” (hal-hal penting yang menentukan kebahagiaan, kedamaian hati, dan ketenangan hidup Anda). Kolom kedua: Tulislah contoh-contoh “batu kerikil” (hal-hal penting tapi dalam skala lebih kecil dalam hidup Anda). Kolom ketiga: Tulislah contoh-contoh “pasir” (hal-hal tetek bengek yang menyita perhatian, waktu, dan uang Anda).

Bacalah daftar ini berkali-kali dan renungkan apakah yang Anda lakukan selama ini sudah benar dan tepat! Misalnya:

Hal-hal apakah yang paling gampang diubah?

Apakah Anda ingin mengubah suatu hal besar (“batu karang”)?

Mengapa ada hal-hal yang berbeda sebagai “batu karang” bagi orang yang berbeda?

Apakah hal yang sama dapat menjadi sebuah “batu karang”, sebuah “kerikil” atau sebutir “pasir” bagi orang yang berbeda?

Apakah mungkin menangani kehilangan atau perubahan beberapa “batu karang” dalam kehidupan?

Yang terpenting adalah take action, bertindak untuk menata hidup Anda secara bertahap menurut prioritas Anda.

Sumber: Robert Fisher, Story for Thinking dalam File ppt Filsafat untuk Anak, P4C, Philosophy for Children, Diolah S Belen

Stories for thinking

 

 

 

 

Arti mengampuni

Mei 21, 2015

Forgive

Mengampuni berarti menyadari bahwa situasi itu bukan lagi situasi atau momen anda sekarang. Pengampunan adalah sebuah hadiah yang memungkinkan anda kembali ke saat sekarang. (Kyle Gray)

Louise Hay: Mengampuni benar-benar merupakan pintu menuju kebebasan. Saya senang kutipan Kyle Gray tersebut.

Sering saya bertanya, “Apakah lebih baik anda benar atau lebih baik anda bahagia?” Kita semua punya pendapat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah menurut persepsi kita sendiri, dan kita semua dapat menemukan cara untuk membenarkan perasaan-perasaan kita. Kita ingin menghukum orang lain untuk apa yang mereka lakukan terhadap kita. Akan tetapi, kita adalah orang yang mengulang-ulang cerita itu dalam pikiran kita sendiri. Boboh bila kita menghukum diri kita sendiri sekarang karena seseorang menyakiti kita pada masa lampau.

Untuk melepaskan masa lalu, kita bertekad mengampuni, bahkan jika kita tidak tahu bagaimana. Pengampunan berarti menghentikan perasaan-perasaan terluka kita, perasaan sakit hati kita, dan hanya melepaskan semua hal itu pergi. Keadaan tidak mengampuni benar-benar menghancurkan sesuatu dalam diri kita.

Perkenankan kami tambahkan:

Ampunilah, maka anda akan diampuni orang lain.

Maafkanlah, maka anda akan dimaafkan orang lain.

Lupakanlah kesalahan orang, maka orang lain pun akan melupakan kesalahanmu.

Bantulah, makan anda akan dibantu orang lain.

Berilah dari kekurangan anda, maka orang lain akan memberi dari kekurangan mereka.

Cintailah, maka orang lain akan mencintai anda.

Sumber:

https://www.facebook.com/pages/Sirup-SANO/1442545299377444?skip_nax_wizard=true&ref_type=logout_gear#

 

Tanpa perubahan internal, sulit mengharapkan perubahan eksternal

Mei 16, 2015

Outward change

Perubahan dari luar datang setelah kita mengubah dari dalam.

Berikut ini kami copas dari Pak Bimas Ntb di Facebook: Kehancuran Majapahit dimulai dari ring 1 kekuasaan… Kehancuran keluarga dimulai dari kamar tidur…. Kehancuran bangsa dan negara dimulai dari istana… Demikian pula, kehancuran seseorang sesungguhnya dimulai dari pikirannya sendiri… Ketika diri kita selalu melihat kekurangan orang lain atau sebaliknya iri kepada kebahagiaan orang lain….. Maka, sesungguhnya diri kita telah memulai kehancuran diri kita sendiri…. ‪#‎happy‬ week end…. Renungan di bawah pohon Klengkeng…. Be happy!