Surat penderita sakit jantung koroner tentang sirup herbal yang kami buat

Katerisasi jantung

Proses katerisasi pembuluh arteri koroner

 

EMAIL DARI MELATI

 

12 Juni 2015

Melati

to me

Dear Pak S Belen,
Perkenalkan nama saya Melati, usia 42 tahun. Saya baca blog bapak tentang perlukah operasi pasang ring dan bypass, dan tertarik untuk mengetahui tentang Sano.  Apakah Sano memang bermanfaat untuk jantung seperti yang bapak ceritakan? Mohon maaf apabila saya bertanya ini, karena saya hanya ingin memastikan. Saya baru saja dari dokter jantung dengan keluhan ringan seperti dada kadang terasa berat, nafas kadang pendek. tapi tidak berat sama sekali. Setelah tes treadmill, katanya terdapat penyempitan pembuluh darah dan disarankan untuk kateter dan tindakan-tindakan selanjutnya. Saya sangat terpukul, karena saya baru awal 40, tidak gemuk, tidak merokok. Memang kolesterol agak tinggi, sekitar 220 total. Anak-anak saya juga masih kecil-kecil. Orang tua dan nenek saya pun baik-baik saja dan tidak ada masalah jantung.

Tindakan invasif yang disarankan membuat saya stres, karena tentunya bukan tanpa risiko. Saya kan mencari second dan third opinions.   Tentu saja saya ingin sembuh.. Saya mencari alternatif cara lain yang cukup aman tapi dapat menyembuhkan. Cerita bapak di blog cukup membuat saya optimis, masih ada cara lain yang lebih alami.

Mohon share bapak lebih lanjut dan di Jakarta Selatan di mana saya bisa mendapatkan Sano.

Terima kasih banyak

Salam
Melati

Treadmill pasien sakit jantung

Tes treadmill pasien sakit jantung koroner

 

 

S Belen
Jun 13
to Melati

Terima kasih, mbak Melati. Membaca email mbak saya merasa trenyuh. Masih muda, anak-anak masih kecil, lalu masuk ke perangkap tipu-tipu rumah sakit.

Apa yang saya tulis di blog itu berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil-hasil riset di mancanegara dengan sampel ribuan orang.

Sejak mengalami serangan jantung saya lebih percaya rumah sakit dan dokter. Dari rumah sakit Mitra Keluarga, ke rumah sakit Haji, dan akhirnya mendarat di rumah sakit terkenal di Jakarta setelah mendapatkan informasi bahwa rumah sakit ini menerima pasien Askes (saya PNS di Balitbang Kemdikbud). Karena amat percaya rumah sakit terkenal ini saya menjalani operasi pasang ring 2 x dan tanpa sengaja, kebetulan terbebas dari operasi bypass atas saran dokter di rumah sakit itu. Benar kata mbak, perlu sekali kita mendapatkan second, third, bahkan fourth opinions. Jangan percaya satu dokter saja. Dokter yang menangani saya di rumah sakit terkenal di Jakarta menyarankan pasang ring sampai 2 x, lalu karena tersumbat lagi disarankan bypass. Prof Dr X, dokter spesialis jantung di rumah sakit yang sama menyarankan operasi transplantasi jantung. Dokter S di rumah sakit yang sama yang mencegah sehingga batal operasi bypass. Akhirnya saya mengikuti opinion dokter S. Sekarang malah dokter S langsung mendorong pasiennya untuk membeli Sano ke Jatibening. Hehehe. Beliau tahu perjuangan saya mengatasi sakit jantung saya.

Untuk mendapatkan gambaran lengkap mbak bisa membaca 5 posting saya di blog:
https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/11/apa-saja-rahasia-khasiat-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-lemon-jahe-cuka-apel-madu/

https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/25/apa-saja-gejala-unik-sakit-jantung-dan-serangan-jantung-perempuan/

Banyak sekali penderita sakit jantung yang membeli Sano dan semuanya terbebas dari operasi pasang ring atau bypass jantung. Hanya seorang ibu yang ngotot operasi pasang ring di rumah sakit Pertamina karena gratis. Mungkin suaminya karyawan Pertamina. Padahal risiko mati dalam operasi jantung itu di dunia sekitar 5% pasien.

Pada posting https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

pada bagian akhir kami sampaikan tentang dokter jantung yang menyarankan pasiennya mengkonsumsi Sano.

Bisnis kami ini didorong oleh motivasi membantu sesama yang menderita. Karena saya sudah hampir putus asa dalam derita sakit jantung ini dan kemudian membuat racikan sirup herbal ini yang ternyata membuat jantung saja bekerja dengan bagus, kabar baik ini saya siarkan kepada orang-orang lain agar terbantu dan bisa lolos dari operasi yang berisiko.

Bisnis kami berdasarkan integritas, kejujuran dalam meramu herbal. Kejujuran pula yang kami tekankan kepada karyawan kami. Di Jakarta Selatan ada 4 agen Sano:
Reni Jaya Lama dekat Pamulang: Vindy, HP 0812 8950 0585

Pondok Labu, Jakarta Selatan: Ibu Rini, HP 0856 9226 6088

Ciputat dan Bintaro: Ibu Sembiring, HP 0821 1423 7026

Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan: Bapak Iqbal, HP 0812 9800 8881

Semoga mbak cepat sembuh dan terbebas dari operasi.

Salam kami,

S Belen

 

Melati    
Jun 16
to me

Dear pak Belen

Terima kasih atas kesediaan bapak membalas email saya.  Saya senang dapat share hal ini dengan bapak, karena merasa ada yang memahami kekhawatiran saya.  Saya telah mendapatkan Sano dari agen di Jakarta Selatan dan sudah mulai meminumnya.  Saya sudah membaca seluruh link yang bapak kirim, sangat berguna dan informatif.  Saya pelajari di presentation slide bapak bahwa ternyata gejala untuk wanita memang tidak begitu jelas dan spesifik seperti halnya gejala bagi laki-laki.
Saya sudah mencari second opinion dari dokter yang senior yang mengkonfirmasi pendapat dokter yang pertama.  Saya dan keluarga memutuskan untuk memastikan diagnosis dokter dengan melakukan sebatas kateterisasi saja, dengan pertimbangan untuk memberi kepastian sehingga dapat mengukur risiko dan melakukan hal-hal sesuai dengan risiko yang mungkin ada.  Misalnya, harus menjaga makanan, jenis olah raga, pembatasan aktivitas (kalau diperlukan), dll.  Yang jelas saya akan meminum Sano untuk menyembuhkan, dan obat-obat dokter saja.  Saya tidak akan melakukan tindakan-tindakan invasif lainnya.  Semoga bapak tidak berkeberatan apabila saya bertanya-tanya atau sekadar sharing dengan bapak.

Semoga bapak selalu sehat dan dilimpahkan berkah oleh Tuhan YME, karena bapak telah banyak membantu orang dan memiliki motivasi untuk membantu sesama.

 

Terima kasih

Melati

 Cari pendapat kedua

Demi tenteramnya pikiran anda, carilah pendapat kedua dari dokter lain

 

 

S Belen
                             Jun 16 (7 days ago)
to Melati

Dear Mbak Melati,

Terima kasih atas balasan email kami. Syukurlah, mbak sudah menemukan solusi untuk beban derita yang sedang dihadapi. Dalam mengatasi masalah pribadi kita, informasi itu amat penting. Sering terjadi dalam hidup ini, informasi penting dan benar tidak kita dapatkan pada waktu yang tepat saat kita membutuhkan. Informasi yang benar justru datang setelah kita memilih solusi yang kemudian ternyata bertolak belakang dengan informasi sebelumnya, yang menjadi dasar pengambilan keputusan kita waktu itu.

Jika informasi dari dokter ketiga, Pak dokter S yang menyarankan berobat jalan saja, Pak mungkin sekali mati jika menjalani operasi bypass, saya dapatkan pada tahap awal, tentu saja saya tidak bakalan setuju operasi pasang ring, bahkan sampai 2 x.

Informasi benar yang tepat bila disampaikan oleh orang yang tepat (kompeten) pada waktu yang tepat amat membantu kita dalam memecahkan masalah pribadi yang kita hadapi.

Waktu saya sedang berjuang mengatasi masalah sakit jantung saya yang mengancam nyawa, semua buku dan tulisan tentang penyakit jantung saya baca dengan teliti. Bahkan, hasil-hasil pemeriksaan lab dan echocardiography dalam istilah kedokteran yang sulit dan tidak lazim saya usahakan memahami dengan membuka semua kamus yang ada di rumah (dalam bahasa Latin dan Inggris). Waktu itu internet belum marak seperti sekarang. Saya tidak bisa mencari informasi melalui membaca literatur tentang sakit jantung dan pengobatannya di internet, terutama dalam bahasa Inggris.

Andaikan waktu itu akses internet mudah didapatkan, lalu saya baca hasil-hasil riset tentang risiko operasi pasang ring dan bypass jantung, pastilah saya tidak dengan mudah mengiyakan rekomendasi dokter untuk operasi pasang ring, bahkan sampai 2 x, dan kemudian mengiyakan rekomendasi operasi bypass, yang dicegah oleh Pak dokter S.

Semoga mbak cepat pulih setelah minum Sano. Perkenankan kami mohon izin memasukkan isi komunikasi email ini dalam posting kami di blog (dengan memakai inisial saja). Apa yang mbak alami dengan keprihatinan ini pasti juga dialami sama saudara kita yang lain di tempat lain. Melalui sharing pengalaman mbak kepada orang lain, mereka akan terbantu dalam mengambil keputusan menyangkut kelangsungan hidupnya.

Salam sehat, salam optimisme,

S Belen

 

 Pemeriksaan jantung di rumah sakit

Sakit jantung tidak punya sistem alarm. Kondisi jantung yang sebenarnya hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dokter dengan alat.

.

Second opinion

Jangan percaya satu dokter, carilah pendapat kedua, ketiga, keempat. Karena, kini banyak dokter yang kurang kompeten.

 

 

Melati
to me

Dear Pak Belen,

Terima kasih atas email balasannya.  Prinsipnya saya tidak keberatan untuk sharing isi email ini di blog, asal jangan menyebutkan nama asli saya.  Siapa tahu ada yang memiliki pengalaman yang sama dengan saya.  Membaca pengalaman bapak dengan penyakit jantung bapak telah menginspirasi saya, bahwasanya apa yang saya alami belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pengalaman bapak dan usaha bapak untuk “menaklukan” penyakit ini.

Minggu lalu saya sudah dikateterisasi Pak, dengan hasil normal. Tidak ada penyempitan atau penyumbatan apapun sebagaimana hasil EKG dan treadmill.  Prosesnya katerisasi sangat menegangkan menurut saya, tidak terbayang apabila saya harus mengalami pasang ring, dll.  Menurut dokter, hasil EKG dan tes treadmill-nya salah, karena hasil kateter ini yang paling akurat.  Hal ini bisa saja terjadi, meskipun cukup jarang.   Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dengan hasil ini. Rasa optimisme dan semangat saya timbul kembali. Saya bertekad akan hidup lebih sehat lagi, demi keluarga saya.

Dengan hasil yang normal ini, apakah menurut bapak saya masih perlu meminum Sano? Apabila ya, berapa dosisnya? Fyi, setahun terakhir ini saya memiliki hipertensi karena turunan dari ibu dan nenek saya.  Keduanya masih sehat wal afiat dengan obat-obat hipertensi. Hipertensi saya terkontrol karena minum obat dokter.  Kolesterol total saya sekitar 220 sebelum minum obat kolesterol. Kedua faktor inilah yang membuat dokter yakin bahwa saya menderita penyempitan pembuluh darah, apalagi ditunjukkan dengan hasil EKG dan treadmill.  Apabila saya tetap minum Sano, apakah tidak sayang Pak.. mungkin saja suatu saat saya benar-benar mengalami penyempitan pembuluh darah, sehingga Sano baru saya minum.  Tapi saya juga ingin melepaskan diri .. paling tidak mengurangi obat-obat dokter terkait hipertensi.  Mohon petunjuknya.

Terima kasih, semoga bapak dan keluarga sehat-sehat selalu.

Salam

Melati

 

S Belen
       June 24
to Melati

Dear Mbak Melati,

Terima kasih atas balasan email mbak. Terima kasih juga atas kesediaan mbak mengizinkan saya mempublikasikan email-email kita ini.

Saya turut bergembira membaca hasil katerisasi jantung mbak. Benar, hasil EKG tidak menjamin akurasi bahwa kita terkena sakit jantung koroner. Karena itu, biasanya para dokter spesialis jantung menyarankan kita menjalani treadmill. Kalau masih ragu-ragu atas hasil treadmill dokter biasanya menyarankan kita menjalani katerisasi.

Katerisasi bukan tanpa risiko kematian. Karena itu, sebelum menjalani katerisasi, kita sendiri dan seorang anggota keluarga harus menandatangani sebuah surat pernyataan kesediaan menjalani katerisasi. Hasil katerisasi dipandang lebih akurat. Namun, dari bacaan literatur dalam bahasa Inggris di internet ada dokter ahli penyakit jantung yang mengatakan, bahwa hasil katerisasi bahwa seseorang tidak menderita penyumbatan pembuluh koroner tidak berarti sepenuhnya atau 100% ia terbebas dari sakit jantung koroner. Ada pasien yang dinyatakan tidak menderita sakit jantung koroner tahu-tahu kemudian terkena serangan jantung. Betapapun canggih alat medis kedokteran, jantung manusia masih menyimpan banyak misteri yang belum terungkap sepenuhnya.

Akhir-akhir ini saya rajin browse dan membaca hasil-hasil riset yang diterbitkan di Google Scholar tentang khasiat jintan hitam atau habbatussauda. Lima puluh tahun terakhir ini ilmuwan dunia Barat giat mempelajari kehebatan jintan hitam. Dan, 20 tahun terakhir ini mereka lebih intensif mempelajari jintan hitam. Ada yang bekerja sama dengan ilmuwan dari Mesir, Arab Saudi, Maroko, Pakistan, India. Hasil riset demi riset menguak rahasia jintan hitam. Ada yang sampai mencoba untuk mengobati penyakit yang mematikan ikan. Dan, ternyata sedikit biji atau bubuk jintan hitam yang dicampur denan pakan ikan membuat ikan sehat. Ikan saja bisa sehat apalagi manusia. Namun, dari hasil-hasil sekian banyak riset selama setengah abad baru terungkap sedikit rahasia kehebatan jintan hitam.

Kalau kita renungkan lebih mendalam, ternyata para dokter mendiagnosis penyakit orang dan meresepkan terapi tindakan dan obat dengan bekal pengetahuan medis yang relatif masih minim. Ini masuk akal bila kita bandingkan dengan betapa gelapnya misteri tubuh manusia. Dunia kedokteran makin maju setelah ditemukan dan digunakan alat-alat canggih, diungkapkan sedikit tentang rahasia gen dan DNA. Namun, misteri manusia sebagai ciptaan Tuhan masih tetap misterius.

Sekitar 85% faktor penyebab hipertensi atau penyakit darah tinggi tidak diketahui. Bayangkan dunia medis kedokteran modern dengan alat-alat semakin canggih belum mampu menguak rahasia penyebab hipertensi. Kalau kita tidak tahu secara tepat penyebab hipertensi, bagaimana bisa kita memecahkan masalah hipertensi?

Ramuan herbal Sano ternyata bisa mengurangi sumbatan pada pembuluh arteri koroner, bahkan menghilangkannya. Dokter spesialis jantung sering mengatakan obat dokter tidak bisa, hanya bisa membantu. Karena itu, disarankan pasien menjalani operasi pasang ring atau bypass. Namun, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa ini bukanlah solusi signifikan. Karena, pasien yang menjalani obat jalan malah cenderung berumur lebih panjang daripada yang menjalani operasi ini. Sano ternyata mampu menyembuhkan penyakit asma kronis selama 25 tahun. Padahal, belum ada obat dokter yang ampuh menyembuhkan sakit asma. Sano bisa menyembuhkan penyakit vertigo yang diderita belasan tahun. Padahal, belum ada obat dokter yang manjur menyembuhkan sakit vertigo. Dunia kedokteran belum sepenuhya dapat menjelaskan fakta ini. Begitu pula dengan khasiat jintan hitam. Dunia kedokteran baru bisa menjelaskan sedikit dari rahasia khasiat jintan hitam.

Kembali ke pertanyaan mbak Melati, apakah perlu tetap minum Sano atau berhenti minum. Kalau menyangkut penyakit jantung koroner tampaknya tidak perlu minum Sano karena hasil katerisasi telah memastikan tidak menderita penyakit jantung koroner. Namun, karena Sano berfungsi memperlancar aliran darah, mungkin baik bila tetap konsumsi agar tak ada hambatan aliran darah ke dan dari jantung. Mempertimbangkan gejala hipertensi mbak karena faktor keturunan dan kadar kolesterol yang terkadang masih tinggi mungkin lebih baik tetap minum Sano. Karena Sano menyembuhkan pula hipertensi dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, dari catatan testimoni yang masuk, Sano mampu menyembuhkan 51 penyakit. Dan, yang lebih penting, Sano meningkatkan sistem imunitas tubuh dan stamina sehingga kita terhindar atau tercegah dari penyakit-penyakit berbahaya.

Dalam keluarga besar kami, sering kami motivasi anggota keluarga agar konsumsi Sano agar tubuh tetap sehat dan tidak terkena penyakit-penyakit berbahaya. Seluruh karyawan kami tiap bulan diberi Sano 1 botol agar kesehatannya tetap terjaga. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Kalau mau minum, dosisnya tetap 1 sendok makan yang diminum hanya 1 x antara waktu setelah bangun tidur dan waktu makan pagi. Minimal 30 menit setelah minum Sano baru boleh minum air atau makan pagi. Dalam 24 jam sehari-semalam, waktu yang tepat minum Sano adalah waktu lambung / perut masih kosong. Kalau dihitung, ya sekali minum per hari biayanya hanya Rp 2 ribuan atau 3 ribuan. Jangan lihat Sano sebagai obat, tapi anggap saja ini minuman sirup jus, hasil olahan bumbu-bumbu dapur. Sama seperti bangun pagi kita minum jus jeruk nipis aau lemon untuk detoks racun-racun dalam tubuh dan menambah Kalsium untuk meningkatkan imunitas tubuh, agar terhindar dari serangan penyakit berbahaya.

Namun, keputusan bergantung kepada pertimbangan mbak Melati. Tanpa minum Sano tapi pola hidup sehat tetap dijalankan menjadi kunci solusi. Makan makanan yang sehat dan bergizi, sering makan sayuran dan buah-buahan, sering melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan, istirahat yang cukup adalah contoh pola hidup sehat. Dan, yang terpenting bisa mengendalikan stres.

Salam optimisme. Tiap masalah apapun dalam hidup ini pasti ada solusinya. Bahkan, jumlah solusi dalam hidup di dunia ini jauh lebih banyak dari jumlah masalah.

Slalu smangat pagi.

Salam kami,

S Belen

 

Melati                                     29 June

to me

Dear Pak Belen,

Terima kasih atas balasan dari bapak.  Sekedar ingin menambah info, ada beberapa hal yang saya ingin tanyakan:

  1. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan bapak berpenyakit jantung? Apakah bapak ada faktor turunan atau tidak menjaga pola hidup sehat?
  2. Mengapa dokter memvonis usia bapak 3 bulan saja?
  3. Mengenai hipertensi, sebelum minum Sano, berapakah tensi bapak sebelumnya dan umur berapa bapak terdeteksi memiliki hipertensi?

Terima kasih dan salam sehat sejahtera selalu.

Melati

 

 

S Belen                                     30 June

to Melati

Dear Mbak Melati,

1. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan bapak berpenyakit jantung? Apakah bapak ada faktor turunan atau tidak menjaga pola hidup sehat?

JAWABAN:

Faktor penyebab sakit jantung saya pertama adalah faktor keturunan. Ayah saya meninggal akibat serangan jantung waktu naik sepeda di Jakarta, dari Jalan Gunung Sahari ke Tanah Abang tempat lembaga pendidikannya pada tahun 1954. Waktu itu mama dan anak-anak masih di Kupang. Ayah sedang mencari rumah untuk mendatangkan kami. Karena ayah meninggal dan dikuburkan di Jakarta, kami tetap tinggal di Kupang.

Kakak saya, Lambert Belen meninggal akibat serangan jantung di Atambua, Timor tahun 1994.

Adik saya Paul Belen meninggal juga akibat serangan jantung di Adonara, Flores tahun 2010. Ia datang untuk menguburkan adik sepupu yang meninggal di kampung akibat serangan jantung. Satu minggu setelah penguburan adik sepupu, adik kandungku terkena serangan jantung dan langsung meninggal.

Melihat kerja katup jantung yang tak beres, saya berpendapat bahwa ini sudah bawaan sejak lahir.

Faktor kedua, setelah hidup di Jakarta sejak tahun 1979 saya tidak pernah berolahraga, kurang aktivitas fisik, banyak duduk menulis. Pola makan sehat tak bisa sepenuhnya dijalankan karena sering makan enak waktu seminar dan lokakarya di luar kota dan juga makan di restoran, terutama restoran Padang, waktu bertugas di luar kota. Selain itu, saya juga punya kebiasaan jelek merokok sejak mahasiswa di Malang.

2. Mengapa dokter memvonis usia bapak 3 bulan saja?

JAWABAN:

Dokter memvonis usia tinggal 3 bulan karena di samping sakit jantung, saya terkena sakit liver. Penyakit hepatitis ini juga entah hepatitis B, C atau D, dokter pun tidak bisa memastikan karena hasil pemeriksaan darah di lab tidak menemukan virus penyebab hepatitis.

3. Mengenai hipertensi, sebelum minum Sano, berapakah tensi bapak sebelumnya dan umur berapa bapak terdeteksi memiliki hipertensi?

JAWABAN:

Perlu saya koreksi, bukan hipertensi tapi hipotensi (darah rendah). Sebelum serangan jantung tahun 2001 (usia 51 tahun) saya tidak hafal, tidak ingat tensi darah saya. Sejak serangan jantung, tensi saya selalu rendah sehingga saya mengira saya termasuk orang berdarah rendah (hipotensi). Kadang-kadang tensi bisa mencapai 90/ 50, bahkan 70 / 35 tapi saya tenang saja karena yakin saya termasuk orang yang bertekanan darah rendah (hipotensi). Setelah minum Sano 4 bulan tahun 2013 tiba-tiba saya terkaget-kaget karena tensi darah saya baru pertama kali mencapai 120/80. Belum pernah tensi darah setinggi itu sejak tahun 2001. Sampai sekarang tensi darah berkisar 110/70 – 120/80, kadang-kadang bisa 125/80. Ini berarti sebenarnya saya termasuk orang yang memiliki tensi darah normal.

Makanan Penambah Darah Rendah

Tensi darah yang rendah selama 12 tahun ini disebabkan oleh rusaknya banyak sel otot jantung yang mengakibatkan kinerja pompa jantung tidak maksimal, sumbatan pada pembuluh koroner masih ada, dan katup jantung bekerja tidak lancar (darah mengalir kembali). Setelah minum Sano 4 bulan, tensi darah yang kembali normal ini menunjukkan bahwa persentase sel otot jantung yang mati telah berkurang, sumbatan telah banyak terkikis, dan kinerja katup jantung membaik.

Buah Penambah Darah untuk penderita anemia

Anemia adalah penyakit kurang darah

Tiap hari selama 2 tahun saya minum Sano. Setelah eksperimen ramuan Fides (habbatussauda atau jintan hitam yang didukung bawang putih, jahe, lemon, dan madu) semakin intensif saya beralih mengkonsumsi Fides. Walaupun kinerja jantung semakin bagus berkat Sano, saya tidak mau teledor. Secara berkala, tiap 3 sampai 6 atau 9 bulan saya selalu check up jantung di rumah sakit.

Soal tensi darah, Sano menaikkan tensi darah orang yang berdarah rendah dan menurunkan tensi darah orang yang berdarah tinggi. Ramuan ini mengatur sendiri. Mungkin gejala ini dominan dipengaruhi bawang putih yang berkemampuan menaikkan atau menurunkan tensi darah ke arah tensi yang seimbang dengan kebutuhan tubuh.

Sebelum kami menemukan resep komposisi dan cara membuat Sano, sebelum minum Sano, saya paling khawatir bila terkena flu. Karena pasti berkembang ke batuk-batuk yang bisa berlangsung lama. Sejak minum Sano terkadang masih terkena flu tapi cenderung tidak lama dan tiap kali tidak mesti berkembang sampai ke batuk-batuk. Walaupun sampai batuk tapi tidak berlangsung lama. Ini adalah tanda bahwa imunitas tubuh saya meningkat. Stamina juga meningkat. Menatar guru-guru ke daerah-daerah selama 1 hari – 6 hari (tiap hari dari Pukul 8.00 pagi s.d. Pukul 16.00 sore), terkadang 2 minggu stamina tetap terjaga. Walau harus bekerja dari pagi sampai malam sering saya tidak merasa capek. Imunitas dan stamina tubuh yang baik mampu mencegah kita terserang berbagai penyakit berbahaya.

Salam sehat bersama Sano,

S Belen

Fides 5 bahan

Setelah sirup herbal Sano berusia 2 tahun lebih, pada tanggal 11 Juni 2015 CV SANO launching produk kedua, yang diberi nama Fides (dalam bahasa Latin berarti percaya)

.

 Operasi pasang ring jantung

Operasi pasang ring jantung

 

RIKA BERTANYA TENTANG SAKIT JANTUNG

 

Pada posting kami berjudul “Perlukah operasi pasang ring atau bypass jantung?” kemarin Rika bertanya sebagai berikut:

Pak S Belen,

Mohon info. Papa saya terkena jantung koroner, kena serangan jantung dan disarankan pasang ring. Setelah baca beli Sano, hari ini menurut hasil echo jantung papa saya ada satu sisi yang mati. Mohon info apa Sano bisa perbaiki jantung juga pak?
Terima kasih pak.

Berikut ini JAWABAN kami:

Dear Rika,

Terima kasih atas pertanyaan Rika. Menurut hasil echo jantung papa ada satu sisi yang mati mungkin dimaksudkan ada klep pada serambi atau bilik jantung yang tidak bekerja buka tutup dengan baik dan rapat, sehingga darah yang sudah mengalir ke satu serambi atau bilik mengalir kembali.

Ada satu sisi yang mati mungkin saja dimaksudkan dokter adalah matinya sekian persen sel-sel otot jantung yang membuat kinerja pompa jantung kurang baik. Kalau pompa jantung bekerja kurang maksimal ya jantung kita lemah. Aliran darah ke dan dari jantung menjadi kurang lancar.

Sirup herbal Sano mampu menyembuhkan 51 jenis penyakit. Dari jumlah penyakit yang banyak itu, yang membuat Sano jadi populer adalah kemampuannya memperbaiki jantung dan kinerjanya sehingga hampir semua penderita sakit jantung macam-macam terbebas dari operasi pasang ring atau operasi bypass jantung. Para penderita sakit jantung itu terhindar dari serangan jantung yang kedua atau terhindar pula dari stroke.

Masalah jantung yang mungkin papa dari Rika alami juga saya alami. Setelah mengalami serangan jantung 2 x, sekitar 40% sel otot jantung saya mati sehingga kinerja jantung jadi sulit, terhambat. Ini akibat dokter pada klinik 24 jam mengatakan bahwa maag saya kambuh, bukan serangan jantung. Dan, sialnya pada serangan jantung kedua, dokter pada klinik 24 jam yang lain mengatakan hal yang sama, maag kambuh.

Karena tidak langsung ditangani oleh dokter spesialis jantung di rumah sakit, akibatnya adalah 40% sel otot jantungku mati. Selain itu, dari hasil pemeriksaan echocardiografi di RSCM dan di Rumah Sakit Harapan Kita, ternyata klep jantung saya ada yang rusak, tidak bisa buka tutup dengan baik. Akibatnya darah mengalir kembali ke bilik / serambi jantung.

Tindakan medis yang dijalani adalah operasi pasang ring sampai 2 x dan setelah tiap kali pasang ring, 3 bulan kemudian dokter jantungku mengatakan pembuluh koroner jantung saya sudah tersumbat lagi. Akhirnya direkomendasikan operasi bypass jantung. Untung tanpa disengaja, tanpa direncanakan, seorang dokter spesialis jantung di rumah sakit yang sama menyarankan agar jangan operasi bypass. Karena, kalau operasi bypass kemungkinan besar saya akan mati. Solusinya adalah ikut dokter itu, obat jalan saja. Nah, nyawaku ditolong oleh seorang dokter yang benar-benar ahli.

Selain dengan obat dokter, 8 tahun saya bertahan dengan minyak bawang putih, yang kemudian didukung oleh dokter penyelamat nyawaku itu. Teruskan konsumsi minyak bawang putih. Setelah kami meracik Sano, yang satu bahannya bawang putih, minyak bawang putih itu saya tinggalkan. Setelah minum Sano 4 bulan kinerja jantung saya jadi bagus. Tensi darah saya menjadi normal. Itu berarti kinerja pompa jantung, masalah klep jantung yang membuat jantung ‘bocor’ relatif telah teratasi.

Saran dari hati tulus kami, bukan dengan motif agar Sano laku adalah papa Rike konsumsi saja Sano secara rutin. Ada harapan yang bisa dipegang, ada solusi yang bisa didambakan. Dan, buktinya sudah ribuan orang tertolong oleh Sano. Bahkan sejumlah dokter di tanah air dan Malaysia menyarankan pasien jantungnya mengkonsumsi Sano. Tidak hanya sampai di situ, sejumlah dokter yang sakit jantung atau stroke membeli dan mengkonsumsi Sano.

Mungkin Tuhan masih mengizinkan saya hidup agar bisa membuat ramuan untuk menolong sesama yang menderita sakit jantung dan berbagai penyakit lainnya. Itu, saya lihat sebagai tugas hidup saya, setelah sempat hampir putus asa menanggung beban derita sakit jantung.

Agar mendapatkan informasi dan uraian yang lebih jelas, saya sarankan Rika membaca minimal 2 posting kami berikut ini:

https://sbelen.wordpress.com/…/bawang-putih-cuka-apel-madu…/

https://sbelen.wordpress.com/…/tanya-jawab-tentang-ramuan-…/

Terima kasih. Optimis berharap, papa Rika pasti pulih, pasti sembuh.

 Kartun bisnis rumah sakit

Jangan sampai anda jadi korban bisnis komersial rumah sakit

 

PERTANYAAN TENTANG APAKAH ORANG YANG TELAH DIOPERASI PASANG RING BOLEH MINUM SANO

Ibu saya penderita jantung koroner selama 1,5 tahun ini dan disuruh dokter untuk operasi ring jantung. Apakah boleh mengkonsumsi obat ini? (Puspita Sari)

JAWAB:

Dear Puspita Sari,

Tentu saja ibunya Puspita boleh mengkonsumsi ramuan Sano ini. Sudah banyak kesaksian pelanggan yang sakit jantung koroner yang sembuh berkat ramuan ini. Dari laporan yang masuk dari para pelanggan yang sakit jantung melalui sms dan telepon kepada kami dan melalui informasi dari reseller dan agen, semuanya batal operasi pasang ring atau bypass arteri koroner jantung setelah konsumsi Sano.

Hari ini melalui agen di Pamulang kami mendapatkan informasi tentang Pak Anto. Dua bulan yang lalu Pak Anto membeli 4 botol Sano dan mengkonsumsinya 2 x sehari, sebelum makan pagi dan menjelang tidur malam. Sebulan yang lalu ia dirujuk dari Rumah Sakit Mitra Keluarga ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita agar dilakukan katerisasi untuk mengetahui seberapa penyumbatan pada arteri koroner jantungnya. Ternyata ada 2 sumbatan sebesar 70% dan 80%. Dokter menyarankan tindakan medis operasi pasang ring. Dua hari yang lalu, ia ke Rumah Sakit Harapan Jantung Harapan Kita untuk operasi pasang ring. Sebelumnya dokter memeriksa dan merasa heran karena satu sumbatan telah hilang dan sumbatan yang lain telah turun menjadi 40%. Dokter memutuskan batal operasi pasang ring. Pak Anto sendiri terheran-heran dan seolah tak percaya, masa’ dalam satu bulan perkembangan begitu hebat sampai batal operasi. Dokter bertanya kepada Pak Anto ada minum apa selama 1 bulan ini. Ia jawab, saya minum obat dokter dan ramuan Sano, berupa racikan bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon. Tanggapan dokter, oh bisa juga ya ramuan itu.

Kemarin ia langsung datang ke agen di Pamulang dan mengucapkan terima kasih sambil membeli 2 botol Sano lagi. Ia katakan, saya mau sebarkan pengalaman saya ini kepada teman-teman, saudara, dan kenalan siapa saja yang sakit jantung untuk mengkonsumsi Sano. Silahkan mbak masukkan kesaksian saya ini di internet agar banyak orang tahu. Nanti saya fotokopi dokumen medis hasil katerisasi dan hasil pemeriksaan terakhir dan memberinya kepada mbak.

Begitulah ceritanya. Silahkan Puspita berbicara dengan ibu dan saran saya adalah kalau ibu masih kuat, minum saja Sano agar terhindar dari operasi pasang ring. Semoga berhasil. Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini kalau kita berusaha dan percaya.

Batuk berdarah

.

YANG TELAH DIOPERASI BYPASS APAKAH BOLEH MINUM SANO

Sejumlah pelanggan bertanya apakah orang yang telah dioperasi bypass jantung boleh minum Sano?

 

JAWAB: Sama seperti jawaban saya mengenai orang yang telah dioperasi pasang ring, orang yang telah dioperasi bypass boleh, bahkan dianjurkan minum Sano. Ramuan ini membantu menyembuhkan sakit jantung anda dan mencegah anda mengalami serangan jantung kedua.

Operasi bypass jantung

Operasi bypass jantung

 

PERTANYAAN DEVI MURDIANI TENTANG BATUK BERDARAH SETELAH MINUM SANO

Pagi Bu / Pak, saya baru membeli Sano untuk ayah saya dan baru diminum 2 hari. Sebelumnya ayah saya terkena sakit jantung (penyumbatan pembuluh darah pada jantung) dan sudah minum obat jantung hampir setahun belakangan ini. Namun kemudian ayah saya batuk sebulan ke belakang ini dan batuknya menjadi berdarah 3 hari ini. Ayah saya minum sano, per tanggal 12 April 2015, efeknya ayah saya sesak dan malam tidak bisa tidur, serta batuknya masih ada darahnya. Bagaimana ya Pak? (Murdiana)

JAWAB:

Dear Devi Murdiani,

Pertama-tama kami ikut berbela rasa dengan derita yang dialami ayah. Dari informasi terbatas dari penjelasan ibu tampaknya ayah mengalami penyakit jantung koroner dan batuk yang sampai mengeluarkan darah. Penyebab batuk berdarah bisa infeksi akibat TBC, abses paru, pneumonia (infeksi paru-paru karena terkumpulnya bakteri dan kuman pada paru-paru), jamur atau penyebab lain. Bisa juga batuk berdarah disebabkan oleh penyakit jantung, yaitu stenolis mitralis atau aneurisma aorta. Bisa juga penyebabnya adalah gangguan pada saluran pernapasan pada bronkus atau ada pembuluh darah dari paru-paru dan saluran pernapasan yang pecah. Untuk itu, kita hendaknya memeriksakan diri ke dokter ahli atau berpengalaman, tidak boleh menganggap enteng batuk berdarah.

Bila ayah baru minum Sano 2 hari berarti masih dalam proses detoks atau pembersihan racun-racun dalam tubuh. Tampaknya Sano juga sudah mulai bekerja untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang ada, terlihat dari rasa sesak napas dan tidak bisa tidur pada malam hari karena sesak napas itu. Tampaknya penyakit-penyakit ayah telah berlangsung relatif lama dan perlu waktu bagi tubuh melakukan adaptasi dengan dimulainya konsumsi Sano. Tiap orang berbeda soal daya tanggap terhadap kinerja Sano yang bergantung pula pada intensitas penyakit yang diderita dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Karena itu, dampak penyembuhan Sano ada yang cepat dan ada yang lambat. Dalam kasus ayah ibu, Sano mampu menyembuhkan penyakit jantung koroner dan bisa juga radang bronkus dan pneumonia yang mungkin mengakibatkan batuk berdarah itu. Namun, yang jelas, perlu pemeriksaan dokter agar diagnosis penyebab batuk berdarah itu tepat, tidak berdasarkan dugaan atau perkiraan orang awam.

Biasanya penderita sakit jantung koroner itu akan lebih menderita bila terserang flu yang disertai batuk. Bisa berlangsung lama dan konsumsi obat batuk juga harus hati-hati, jangan minum obat batuk yang dilarang bagi penderita sakit jantung. Ayah ibu perlu sabar dan tabah dalam proses penyembuhan karena pemulihan sakit jantung itu berlangsung perlahan dan bertahap. Kalau penyebab batuk itu adalah bertumpuknya cairan pada dada, paru-paru karena kurang lancarnya kinerja jantung biasanya dokter memberikan obat untuk mengeluarkan cairan itu, yang biasanya disebut orang awam sebagai obat kencing. Cairan itu dikeluarkan melalui air seni yang frekuensinya meningkat dalam waktu relatif singkat. Bila ayah mengkonsumsi obat dokter diberi jarak waktu 2 – 3 jam setelah / sebelum minum Sano. Semoga ayah ibu cepat pulih dan menjalani kehidupan ini dengan tenang dan bahagia.

Bisnis rumah sakit

Bisnis rumah sakit

 

PERTANYAAN PAK FAUZI TENTANG EFEK DAN WAKTU YANG AMAN MINUM SANO

Apakah tidak ada efek yang berbahaya dari kombinasi ramuan ini dan obat dokter?

Kalau memang boleh berapa lama waktu yang aman untuk minum ramuan tradisional – sarapan – obat dokter?

 

Fauzi dari NTB berTANYA: Yth pak S.Belen. Saya baru saja terkena serangan jantung pada tgl 10/9/2014 dan dirawat 8 hari. Menurut dokter saya harus ke Jakarta untuk katerisasi. Sebelum ke Jakarta saya mencoba ramuan ini…. Masalahnya adalah karena saya juga mengkonsumsi obat dari dokter yaitu 7 macam (3 pagi, 1 siang, dan 3 malam). Yang ingin saya tanyakan:

  • Apakah tidak ada efek yang berbahaya dari kombinasi ramuan ini dan obat dokter?
  • Kalau memang boleh berapa lama waktu yang aman untuk minum ramuan tradisional – sarapan – obat dokter?

Terima kasih. Balas

Obat herbal versus obat dokter

Ramuan herbal versus obat kimia dokter

JAWAB:

Dear Pak Fauzi, Membaca pertanyaan bapak saya merasa prihatin dan ikut berbela rasa dengan cobaan yang sedang bapak hadapi karena saya sendiri telah mengalami serangan jantung 2 x sejauh yang saya ketahui. Mungkin juga lebih dari 2 x tapi karena kurangnya pengetahuan tentang serangan jantung saya tidak tahu apakah serangan hebat yang pernah dialami termasuk serangan jantung.

Perkenankan saya sampaikan pengalaman anggota keluarga besar saya, pria yang berusia 60 tahun. Namanya Leo Leba. Ia terkena serangan jantung dan dilarikan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Ia dirawat di ruang ICU. Kami mengunjunginya di sana dan membawa 2 botol Sano. Tapi, kami sarankan, ikuti saja dulu advis dokter dan minum saja obat yang diberikan. Nanti setelah pulang ke rumah baru minum Sano, 1 x per hari 1 sendok makan sebelum makan pagi. Ia dirawat 1 minggu dan boleh pulang tanpa dikaterisasi, tanpa tindakan medis  pemasangan ring atau bypass. Selanjutnya tak ada kabar berita tahu-tahu setelah 1 bulan kami baca status facebook anaknya bahwa ia, ibu, dan ayahnya (yang sakit jantung) pagi terbang dari Jakarta dan sore sudah mendarat di Flores.

Kami menelepon kepada saudara yang sakit jantung ini kok berani-beraninya terbang ke Flores. Apakah sudah pulih dari sakit jantung? Ia jawab, sudah pulih, dan merasa badannya fit untuk berlibur ke kampung mengunjungi bapaknya yang sudah amat tua dan sakit-sakitan. Pemulihan dari serangan jantung ini membuat tetangganya heran akan khasiat Sano dan ramai-ramai mereka minta saudaraku ini memesan untuk mereka. Akhirnya, kini ia menjadi agen Sano di wilayah tempat tinggalnya. Ternyata sejak keluar dari rumah sakit, ia tidak minum obat dokter lagi, hanya mengandalkan Sano. Bahkan, dalam renovasi rumahnya ia bisa mengangkat dan membawa adukan semen dan pasir tanpa merasa capek.

Minum ramuan tradisional ini dapat dilakukan bersamaan dengan konsumsi obat dokter. Obat dokter dapat tetap dikonsumsi tapi harus diberi jarak 2 – 3 jam sebelum atau sesudah minum ramuan ini. Sebelum makan pagi pak bisa minum ramuan ini dan setelah 2 – 3 jam baru konsumsi obat dokter. Kalau ingin minum menjelang tidur malam haruslah 2 – 3 jam setelah minum obat dokter.

Patokan ini kami tetapkan berdasarkan pengalaman kami dan juga berdasarkan bacaan hasil riset yang dibrowse di Google Scholar di internet. Pendapat ahli kita juga sejalan dengan hasil riset di luar negeri. Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Apt, guru besar farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia yang juga menjadi Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alam UI a.l. menegaskan bahwa tanaman herbal tetap bisa digunakan bersama-sama dengan penggunaan obat sintetis (obat dokter). Hanya, penggunaannya sebaiknya diberi selang waktu beberapa jam setelah menelan obat dokter. (http://pustakaalbayaty.wordpress.com/2009/10/11/herbal-bagi-diabetes/)

Selain cerita tentang saudara kami yang pulih dari serangan jantung dalam waktu relatif singkat, para pelanggan Sano yang sakit jantung pada akhirnya batal operasi pasang ring atau bypass jantung melalui pemeriksaan dan persetujuan dokter dan ada yang tak ke dokter lagi. Ada yang tetap mengkonsumsi obat dokter dan ada yang sudah tidak minum obat dokter lagi. Hal itu bergantung kepada kondisi dan keputusan tiap individu.

Bagi Pak Fauzi, keputusan berada di tangan bapak demi pemulihan dan kesembuhan dari sakit jantung karena bapak dan keluarga yang paling tahu tentang kondisi dan kebutuhan bapak. Semoga bapak cepat pulih dan akhirnya kembali sehat.

Buku ramuan herbal berasal dari kebun Tuhan

Inilah kover buku yang menjelaskan, ‘obat’ herbal berasal dari Tuhan, diambil dari kebun Tuhan. Ada sindiran terhadap obat dokter dibandingkan dengan obat tradisional. Obat tradisional berasal dari Tuhan sedangkan obat dokter berasal dari manusia karena sudah diutak-atik melalui rekayasa manusia.

Surat-surat yang lain

 Jika pembaca ingin membaca surat-surat lain yang berisi pertanyaan tentang Sano, silahkan kunjungi posting:

https://sbelen.wordpress.com/2014/10/07/tanya-jawab-tentang-ramuan-herbal-sano-bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon/

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: