Takut bayi cacat selama 9 bulan mengandung: Siapa selalu sayang kita?

Kakek dan nenek

Perkenankan membaca cerita tentang keluarga kami. Selasa 11 – 11 – 2014 malam anak kami yang sulung Eliske Purwaningrum (panggilan Like) telah melahirkan secara alami, tidak di-caesar cucu kami yang ketiga, laki-laki, dengan lancar dan selamat di Rumah Sakit Mitra Keluarga di Bekasi Barat.

Inilah cucu yang amat lama kami nanti-nantikan. Dan, masa penantian dalam kandungan ditandai perasaan was-was dan hati yang bergolak selama 9 bulan. Bagaimana mungkin tidak was-was dan hati berdebar-debar dilanda kekhawatiran?

Anak kami yang pertama Eliske menikah dengan Wahyu asal Yogya pada Januari 2010. Sejak itu, kami amat mengharapkan cucu yang pertama. Namun, tahun-tahun berlalu Eliske hamil 2 x dan tiap kali keguguran. Sejak di SMA ditemukan ada kista di rahimnya. Dokter menyarankan dioperasi tapi istri dan saya tidak setuju karena ada risiko nanti tidak bisa mengandung dan melahirkan anak. Memasuki kehidupan rumah tangga Eliske tetap berjuang memberantas kista di rahimnya dan bisa berhasil walaupun ada kekhawatiran kista bisa tumbuh lagi.

Akhirnya, ia bisa hamil lagi untuk yang ketiga kalinya. Ia mengakui bahwa kali ini rahimnya bersih dan kandungannya kuat, tidak keguguran karena minum herbal Sano (racikan bawang putih, cuka apel, madu, jahe, dan lemon) yang kami produksi. Ia minum Sano pada masa nifas (40 hari setelah keguguran dan dikuret). Sano membersihkan sisa-sisa kuretan dalam rahim setelah keguguran dan terbukti menguatkan kandungan.

Namun, setelah tiba waktu haid ia tidak mendapatkan haid, bersama temannya ia berkunjung ke seorang sinshe di Jakarta Timur yang amat terkenal. Menurut kabar yang beredar shinse ini bisa menebak wanita yang terlambat haid apakah hamil atau tidak hanya dengan memegang bagian belakang telapak kaki. Sinshe menandaskan bahwa ibu terlambat haid tapi tidak hamil. Untuk membersihkan sisa-sisa haid, ia menawarkan ramuan herbal arak seharga Rp 1,5 juta. Sinshe itu mengatakan bahwa ramuan herbal arak itu amat keras, mampu memberantas kista dan miom dalam rahim serta mampu membersihkan darah kotor pasca-haid.

Sehari berlalu, perutnya sakit sekali dan ia mengoleskan ramuan herbal arak yang dibeli dari sinshe itu karena pikirnya sakit perut ini disebabkan oleh terlambatnya datang haid. Kemudian timbul pikiran jangan-jangan ini bukan terlambat haid tapi benar-benar hamil. Suaminya mengantar ke dokter kandungan di rumah sakit. Dokter memeriksa dan menyatakan mungkin hamil tapi belum bisa dipastikan karena kantong janin (bayi) belum tampak. Dokter meminta kembali lagi setelah seminggu. Lewat seminggu ia datang lagi memeriksakan diri ke dokter dan kali ini dokter menyatakan ia positif hamil.

Setelah yakin hamil, ia mulai cemas, khawatir efek ramuan herbal arak yang digosok itu di perut itu dapat menggugurkan janin. Logikanya, kalau kista dan mion bisa diberantas mungkin sekali janin hasil pembuahan yang masih baru pun dapat luruh dalam kandungan. Setelah mendengar seluruh cerita, saya yakinkan Like bahwa itu tidak apa-apa neng, jangan khawatir, berpikir yang positif saja. Padahal, dalam hati saya merasa amat khawatir. Hatiku gundah nggak karuan. Namun, dalam pertemuan dengan Like dan Wahyu, kami tampilkan wajah positif dan optimis, menyembunyikan gejolak hati. Like dan Wahyu pun menampilkan perilaku seolah tak ada yang dirisaukan. Namun, dengan intuisi orang tua kami tahu bahwa keduanya sama seperti kami, merasa cemas jangan-jangan bayi yang nanti dilahirkan tidak normal. Tidak henti-hentinya kami berdoa dan berdoa.

Waktu usia kandungan memasuki 4 bulan, ia memeriksakan diri ke dokter. Dokter bilang, bayi ibu kakinya dua. Tapi dokter tidak meneruskan kata-katanya mengenai tangan, apakah tangannya juga dua. Like juga takut bertanya mengenai tangan takut dibilang tidak normal. Karena terus khawatir, waktu mengunjungi mertua di Yogya saat mudik lebaran lalu, Like memeriksakan kandungan di Rumah Sakit Panti Rapih. Dokter mengatakan, bayi ibu kakinya dua, tangannya dua. Nah, masih khawatir juga karena dokter tidak mengatakan mengenai apakah kedua kaki dan tangannya sama panjang. Ini baru ia ceritakan pada hari kedua setelah melahirkan.

Syukurlah, bayinya lahir dengan kondisi normal. tak kurang apa pun, langsung menangis. Teriak tangisan bayi yang dinanti-nantikan saat usia perkawinan mencapai hampir 5 tahun, tepatnya 4 tahun 10 bulan. Sebuah penantian amat panjang. Apalagi, anak ketiga Intan yang kawin belakangan lebih dulu melahirkan Leon (Napoleon) cucu pertama dan anak kedua Flory melahirkan Dewi cucu kedua.

Pada malam setelah kelahiran cucu ketiga ini, waktu duduk sendirian di bawah pohon di halaman rumah semua kisah perjalanan hidup Eliske sejak lahir sampai hari ini seolah diputar seperti film. Kisah momen-momen penting perjalanan hidup tiga anak yang lain, Flory, Intan, dan Deo dan perjalanan hidup kami sendiri juga muncul dalam refleksi. Terbersitlah bisikan hati, ternyata Tuhan amat sayang kami. Tiap jurang terjal dan kegagalan ternyata akhirnya bermuara kepada keberhasilan dan berkah Tuhan yang luar biasa.

Karena telah keguguran 2 x, Eliske memberi hak menentukan nama anak kepada suaminya Wahyu. Sesaat setelah melahirkan dokter bertanya, anak ini namanya siapa, ia menjawab saya sendiri tidak tahu. Suami belum memberi bocoran nama. Di tengah seluruh keluarga, semua anak kami yang mengelilingi tempat tidur, Wahyu mengatakan nama anak adalah Ananta Nugroho, dipanggil Anan. Ananta Nugroho berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga.

Marilah bergabung dalam rasa syukur kami. Tuhan itu seolah melempar kita ke jalan yang terjal dan hampir terjatuh ke dalam jurang. Tapi, ternyata kemudian bahwa Tuhan itu amat baik. Tuhan amat sayang kami. Tuhan amat sayang kita (siapa pun nama Tuhan yang kita sapa dan apa pun agama dan kepercayaan kita).

Salam kami,

S Belen

Cucu lelaki dari anak pertama Eliske sesaat setelah partus

Eliske dan bayinya, Ananta Nugroho (yang berarti anugrah Tuhan yang tak terhingga) sesaat setelah melahirkan.

Ananta di hari kedua 2

Ananta di hari kedua

Ananta Nugroho di hari kedua.

Ananta Nugroho

Welcome, our third grandchild to the world!

Ananta dan mamanya Like hari kedua

Like dan bayinya: Selamat datang CINTA!

Cerita ini kami kirimkan ke Milis Psikologi Indonesia, Milis Allesaja, dan teman-teman serta memuat di status Facebook kami. Perkenankan membaca komentar teman-teman di milis dan facebook serta email japri berikut ini.

Psikolog Lukman Sarosa Sriamin:

Selamat…selamat bung Belen
Ungkapan polos dan jujur
Semoga yang baru lahir ini tumbuh kembang
Sehat lahir batin
Bermanfaat untuk keluarga dan bangsa
Tumbuh kuat jiwa Nasionalismenya
seperti yang dimiliki kakek Belen
Salam bahagia
.
Psikolog Solita Sarwono dari negeri Belanda:
Bang Belen dan mbak Yuni yang berbahagia,
Selamat atas kelahiran cucu yang ditunggu-tunggu. Tentunya juga selamat kepada nanda Like dan Wahyu.
Kesabaran dan keuletan kalian memberi hasil. Ini bukti dari pepatah ora et labora. Berdoa atau berupaya saja tidak cukup. Keduanya harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Semoga si kecil Ananta Nugroho akan tumbuh kembang seperti apa yang diharapkan dari nama yang diberikan ayah kepadanya.
Salam, Lita
.
Psikolog Rahmad Zakaria dari Situbondo:

Pak Belen, selamat atas kelahiran cucu ketiga Ananta Nugroho.

Titip salam dan selamat berbahagia untuk Mas Wahyu dan Mba Like.

Semoga tumbuh menjadi anak yang sehat lahir dan batin yang menjadi kebanggaan keluarga.

Turut berbahagia,

R. Zakaria

.
Psikolog Mona Sugianto:
Ananta Nugroho,
Selamat datang, cinta…. Semoga Ananta menjadi FAITH – HOPE – dan LOVE di dunia ini.
Selamat untuk papa mamanya yang HEBAT, semoga tetap setia dengan panggilan hidup menjadi orang tua.
Selamat untuk opa-omanya yang SETIA DALAM DOA-DOA, terima kasih memberikan peneguhan betapa KITA DICINTAI, KITA DIPILIH, KITA DIUTUS…..
Love & hug,
Mona
Selamat mencintai dan selamat berkarya!
Mona Sugianto, M.Psi, Psikolog
Mobile: 0817133238/ PIN BB: 29DA17CA
.
Psikolog Yulia Wahyu Ningrum:
Selamat Pak Belen…

untuk kelahiran cucu yang dinanti dan harapan serta sikap optimis yang terus bapak lakukan. Saya yang dasarnya cengeng menangis membaca kisah bapak. Dan satu hal yang bisa kita petik, selalu ber-positive thinking dengan Tuhan, karena Tuhan akan berbuat seperti apa yang kita pikirkan. Sekali lagi selamat ya Bapak dan tetap memberikan karya-karya bermakna pada kami.

Tanggapan kami:

Mas Lukman, Mba Lita, Mba Mona, Mba Yulia,

Terima kasih atas tanggapan yang tulus, harapan, dan doa atas kelahiran cucu kami. Agar refleksi ini dan komentar teman-teman berguna bagi banyak orang kami muat sebagai satu posting di blog dengan judul:
.https://sbelen.wordpress.com/2014/11/18/apa-makna-hidup-anda-momongan-hidup-yang-hampa-kutipan-eksistensi-bung-karno/

Syukur terima kasih kami.

Selamat datang cinta.

Salam kami,

S Belen

.
Wilfrid Babun dari Ruteng, Flores:

Pak Sil sekeluarga yang baik. Saya turut bersuka atas kelahiran cucu Ananta. Betul satu anugerah yang tak terhingga dari Tuhan. Salam hormat untuk pak Sil sekeluarga dan juga untuk kedua orangtua Ananta.

Terima kasih juga untuk sharing-nya: Tuhan amat cinta kita. Kalau berkenan: akan saya sampaikan berita gembira ini juga ke opa Bruder Paskalis SVD. Pasti dia juga ambil bagian dalam kegembiraan ini.
Salam dan berkat.
Wilfrid
.
Antropolog Gregor Neonbasu dari Kupang, Timor:
Luar biasa Pak Siril Sekeluarga, RAHMAT TUHAN selalu membimbingmu
untuk men-sharing RAHMAT dan REJEKI KERAHIMAN ALLAH. Keep going ya.
.
Yuvens Sebatu dari BSD:
Pak Sirilus dan keluarga yang baik,
Selamat berbahagia atas kelahiran cucu pertama: Ananta Nugroho. Semoga Anan bisa bertumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, santun dan berguna bagi Gereja dan Bangsa ! Pengalaman atas kebaikan Tuhan yang Pak Sirilus rasakan, juga kami alami dalam hidup ini. Tuhan sungguh amat baik. Yang kini menjadi tantangan adalah bagaimana memberi kesaksian atas kebaikan Tuhan itu dalam hidup ini.
Maaf, kalau mengganggu. Bagaimana kalau saya pesan “Sano”? Berapa botol minimum pemesanan ? Dan apa uangnya bisa saya transfer lewat ATM?
Terima kasih banyak dan sekali lagi, Selamat berbahagia !
.
Sr Xaver Ngene dari Chicago, USA:

Bapak Sirilus, salam bahagia ke Jakarta,

Terima kasih untuk kabar gembira yaitu hadiah istimewa dari Tuhan buat keluarga Eliske dan Dwi dan juga buat opa dan oma.

Saya juga turut bersyukur dan bergembira atas anugerah istimewa dari Tuhan buat bapak Sil sekeluarga, seorang cucu, Anan yang sehat dan ganteng.Tuhan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa bapa Sil sekeluarga.

Terima kasih juga untuk foto-foto.

Turut bersyukur dan berbahagia dalam doaku. Semoga Anan bertumbuh sehat dan terus dilindungi dan di sayangi Tuhan.

Sr. Xaveriana, Chicago

.

Martin Bhisu dari Paraguay:

 

Salam Sil. Selamat berbahagia, tambah lagi keluarga. Tuhan melindungi keluargamu.

.

Dion Lamere dari Yogya:

 

Proficiat.
Sungguh kebaikan Tuhan melebihi kerinduan kita.
Semoga panjang umur, sehat, dan bahagia selalu.
Teriring Salamku !
Fr. Dion Lamere CMM
.
Daniel Tifa, Denpasar:
Kami sekeluarga  di Bali ikut bersyukur menyambut kedatangan warga baru PAULUS ANANTA NUGROHO dalam keluarga  bapak Dr Sirilus Belen. Proficiat, Ya, terimalah anggota baru, cucu ketiga ini  sebagai Anugerah Tuhan tidak terhingga.  ……
Sekali lagi proficiat untuk temanku Pak Belen. Kalo ke Bali, info ya. Tabe…
.
Stefanus Mau dari Kupang:
Mat siang Bapa.
Salam dan profisiat atas kelahiran cucu pertama. Salam dan doa. Tuhan memberkati keluarga.
.
Jaime Gomes dari Argentina:
Pak Sil sekeluarga,
Kebaikan Tuhan untuk hidup kita selalu datang dalam percobaan dan salib hidup. Dalam ketekunan doa kita akhirnya temukan kehendakNya.
Selamat untuk Like sekeluarga dan Anan buah cinta orangtuanya senantiasa diberkati Tuhan.
 Jaime
.
Paul Parung dari Chile:
Pak Sil sekeluarga, selamat berbahagia atas kelahiran cucu yang sangat dinanti-nantikan. Tuhan selalu buat indah pada waktunya.
Salam,
Paul Parung
Chile
.
Fredy Jehadin dari Papua Nugini:
Pak Sil….Proficiat untuk kehadiran cucu ketiga.  Wow bisa dibayangkan kebahagiaan keluarga besar, secara khusus Like, suami dan Pak Sil sek.  Tuhan selalu mendengarkan doa dari mereka yang selalu merasa bergantung padaNya dengan penuh IMAN.
Kita semua punya alasan untuk berbahagia bersama Like sek dan Pak Sil.
God is so good all time. Praise His Name.
Fredy
.
Rudy Usabatan dari Taiwan:
Om Sil, selamat atas bertambahnya cucu. Tapi Om Sil belum nampak tua jadi opa ko, rahasianya apa ?
Apa Sano bisa dikirim ke Taiwan? Ongkosnya berapa? Terima kasih.
Tanggapan kami:

Teman-teman,
Terima kasih atas tanggapan yang tulus, harapan, dan doa atas
kelahiran cucu kami. Agar refleksi ini dan komentar teman-teman
berguna bagi banyak orang kami muat sebagai satu posting di blog
dengan judul:
https://sbelen.wordpress.com/2014/11/18/apa-makna-hidup-anda-momongan-hidup-yang-hampa-kutipan-eksistensi-bung-karno/

Pak Yuvens, untuk memesan Sano bisa hubungi istri Ibu Yuni pada HP
0813 8090 2316. Tak ada minimal harus pesan berapa botol. Bebas.
Pembayaran bisa melalui transfer Bank Mandiri atau BCA.

Rudi Usabatan, kirim Sano ke Taiwan mungkin bisa hanya agak mahal
ongkos kirim. Saya browse di internet ada agen ekspedisi di Surabaya
yang bisa. Masih saya cari agen ekspedisi di Jakarta.

Sekali lagi syukur terima kasih kami untuk doa teman-teman semua.

Selamat datang cinta. Salam kami, S Belen

.

Bimas Ntb Selamat dan turut berbahagia . …sadhu3x (amien)

 

M Dominggus Selamat & sehat selalu utk Anak serta Cucu.

 

Yon Sudiyono Selamat pak Belen….smoga menambah kebahagiaan

 

Ridwan Ried selamat pak, atas kelahiran cucu ketiga dan anak pertamanya pak wahyu….

 

Tulus Sihombing Selamat Pak Belen, atas kedatangan anggota keluarga baru…semoga ibu dan bayinya sehat.

 

Dorce Lawotan Profiat kaka…tiada yang tidak mungkin bagi Dia yang memberi kita hidup… Salam buat Like dan pangeran kecilx… Slamat juga buat opax yang hebat!!!

 

Simon Leya Selamat pak Sil…

 

Suparlan selamat pak belen. tambah keluarga semoga tambah bahagia

 

Sitty Tedy selamat atas kelahiran cucu ketiga , semoga bertambah semarak dalam keluarga, amin

 

Gregor Neonbasu Svd Pak S Belen, pengalamanmu sangat kaya dengan pengobatan tersebut ya, keep going ya

 

Eta Saik Selamat opa atas bertambahnya seorang cucu. Salam sayang untuk Like dan jagoannya.

 

Martin Tnines Profisiat pak Belen bersama keluarga besar

 

Maria Belen Saik Selamat berbahagia su tambah 1cucu lai. Salam ya u Like,Wahyu & jagoan Anan. Beta belum bias pi liat ne masih jaga cucu. Smoga + sukses Sanonya stok ada ko, beta ju mau ambil ko su habis ne.

 

Nuel Kebe Selamat berbahagia, p Belen. Salam kami dari Denpasar….

 

Sisca Sovala Terima Kasih TUHAN , atas segala kuasa dan karunia mu. Selamat ya , semoga juniornya kelak menjadi manusia yang terbaik seperti yang telah Tuhan gariskan untuknya. AMIN.
Selamat berbahagia buat sekeluarga.@

 

Andreas Tri Scs Selamat pak…

 

Opa Billy Selamat Pak Belen.

 

Romo Dan Saya turut bersyukur dan gembira atas kelahiran cucu, …

 

Daniel Boli Kotan selamat pak Belen…sungguh pengalaman iman yang mengesankan…GbU all

 

Markus Masan Bali Petun Puji Tuhan pak, Tuhan begitu sayang dengan keluarga pak. Sukses selalu…

 

Mario Josef Mat Pagi Opung Belen, banyak anggota banyak rezeki, Tuhan itu baik, kekal abadi kasihNya.

 

Muhammad Hamka Selamat Pak Belen. Iman, sehat, berkah

 

Alex Dhae Proficiat pak Syrilus….Tuhan selalu memberkati pak sekeluarga besama cucu2…

 

Arief Masdjudi Selamat berbahagia atas kelahiram cucu

 

Anas Nachrowi Selamat pak Belen atas kelahiran cucunya. Semoga sehat dan bertambah kebahagian keluarga. Salam buat pak Wahyu.

 

Kang Maman Sutarman Turut berbahagia untuk Kakek Belen…. semoga sehat dan dapat momong cucu dengan penuh kebahagiaan

 

S Belen Teman-teman semua. Maaf kami tak langsung memberi tanggapan terhadap comments. Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih berlimpah kepada teman-teman atas ucapan, harapan, dan doa. Agar cerita ini dan komentar teman-teman lebih lestari kami telah rangkum dan terbitkan pada blog kami dengan judul: https://sbelen.wordpress.com/…/apa-makna-hidup-anda…/

Apa makna hidup anda? Momongan, hidup yang hampa, kutipan eksistensi, Bung Karno

 

Alfons Rianghepat proficiat pak Belen atas kelahiran cucunya….. Luar biasa, kelahirannya bertepatan dengan setahun Tuhan memanggil pulang ayahanda saya…..

 

S Belen Aring Alfons Rianghepat, Langsung saya masukkan komentar aring di posting blog itu. Terima kasih ya. Jadinya kalau ingat tanggal wafat bapa jadi ingat tanggal lahir cucu Anan. Bae-bae di lewotanah.

 

Mariati Purba Puji Tuhan, selamat ya buat pak S Belen dan keluarga

 

S Belen Mauliate, Bu Mariati Purba. Dalam refleksi hidup ini, kami sampai kepada kesimpulan, bahwa bila satu pintu tertutup dalam karya dan kehidupan kita, janganlah patah semangat dan menyerah. Karena, ternyata satu pintu yang tertutup akan membuka pintu-pintu yang lain. Semua akan indah pada waktunya. Itu semua akan kita tahu setelah waktu berlalu, cepat atau amat lambat. Horas.

 

Makna hidup

Kisah ini menunjukkan bagaimana tingkah laku manusia amat dipengaruhi dan ditentukan makna hidup (the meaning of life) yang dianutnya. Seorang wanita yang telah berkeluarga amat mendambakan momongan untuk menjadi seorang ibu. Lelaki yang telah menjadi suami juga mendambakan momongan sebagai penerus marga dalam sistem perkawinan patrilineal. Suami dan istri memandang anak yang dilahirkan sebagai penerus kehidupannya (the hereditary of their lives). Hidup mereka terasa tidak bermakna jika tidak mendapatkan anak kandung.

Namun, dalam masyarakat industri maju ada pasangan suami-istri yang malah tidak ingin mendapatkan anak. Mungkin mereka berpendapat, penduduk negara dan dunia sudah begitu banyak, kami tidak ingin menambah beban negara dan menambah penduduk dunia. Mungkin juga suami menjadi guru dan istri menjadi perawat anak yang penuh pengabdian sehingga pada tiap hari dinas mereka melayani anak-anak. Dan, interaksi dengan anak-anak telah memberikan kegembiraan yang seolah mengganti kegembiraan seorang anak kandung. Pengabdian kepada anak-anak membuat hidup mereka terasa bermakna.

morning-activity-1

Kegiatan pagi hari. Hidup ini harus bermakna.

Mendapatkan seorang anak yang lahir dengan kondisi fisik yang normal merupakan idaman semua orang tua karena ini menjadi prasyarat agar hidupnya penuh makna, tak kurang suatu apa pun. Dalam kisah ini seolah nasi sudah menjadi bubur dan yang tertinggal cuma harapan agar tidak terjadi apa-apa pada bayi yang akan dilahirkan. Harapan itu terekspresi dalam doa tak henti-hentinya agar ramuan herbal arak itu tidak sampai berdampak membuat kondisi fisik bayi menjadi abnormal. Doa menjadi solusi atas ancaman masalah. Bantuan Tuhan diharapkan. Bantuan Tuhan ini sesuai dengan makna hidup yang dianut, bahwa Tuhan adalah sumber hidup dan kita manusia hanyalah ko-kreator, sebagai perantara dalam proses penciptaan manusia, proses kehidupan. Bagi seorang ateis, percaya kepada Tuhan dan taat kepada perintah-perintahnya bukanlah makna hidupnya. Berdoa kepada Tuhan tidak perlu karena tidak berhubungan dengan makna hidup yang dianutnya.

Kehidupan manusia terkadang menemui jalan buntu, terbentur kepada kehampaan eksistensi (existential vacuum). Ada orang yang telah mencapai semua cita-cita dalam hidupnya. Meraih ijasah pendidikan tinggi, bekerja, mendapatkan istri / suami sesuai tipe idealnya, membina rumah tangga, meningkatkan karier, mendapatkan anak-anak yang sehat dan pintar sampai mendapatkan cucu-cucu yang cantik dan ganteng. Suatu saat di masa tua ia sampai kepada pandangan bahwa semua yang diinginkan dalam hidup ini telah tercapai. Lalu, sisa hidup ini untuk apa? Mungkin pasangan hidupnya meninggal duluan, dan ia dilanda kesepian yang hebat. Ia malah berdoa agar cepat mati karena rasanya meneruskan hidup ini tidak bermakna lagi.

 ARTI HIDUP

Perkenankan membaca kutipan-kutipan yang berhubungan dengan makna hidup berikut ini yang kami kirimkan ke Milis Psikologi Indonesia.

 

Kutipan dari An Existential Life dan Otobiogrfi Bung Karno

 

Life is absurd. Deal with it. – Hidup ini tidak masuk akal. Hadapilah.

.

“‎later that night
i held an atlas in my lap
ran my fingers across the whole world
and whispered
where does it hurt?

it answered
everywhere
everywhere
everywhere.

“di larut malam itu
aku membuka atlas di pangkuanku
menggerak-gerakkan jemariku ke seluruh dunia
dan berbisik
di mana hatiku disakiti?

ia menjawab
di mana-mana
di mana-mana
di mana-mana. ”

— Warsan Shire

“Edit your life frequently and ruthlessly. It’s your masterpiece after all.” – “Seringlah edit hidup anda tanpa rasa tega. Karena, betapa pun hidup anda adalah karya agung anda.”

— Nathan W. Morris

“He who jumps into the void owes no explanation to those who stand and watch.” – “Yang terjun ke medan laga tidak perlu memberi penjelasan kepada mereka yang berdiri dan menonton.”

— Jean Luc Godard

“So you attempt to hide your loneliness in public, to behave, in fact, as though you have too many friends already, and thus you hope to attract people who will unwittingly save you. But it never works that way. Your condition is written all over your face, in the hunch of your shoulders, in the hollowness of your laugh. You fool no one.”

“Jadi anda mencoba menyembunyikan kesepian anda di muka umum, tapi dalam kenyataan berperilaku seolah-olah anda telah memiliki terlalu banyak teman, dan dengan cara ini anda berharap bisa membuat orang-orang lain tanpa sadar tertarik menyelamatkan anda. Tapi, proses tidak terjadi seperti itu. Kondisi anda tertulis di seluruh wajah anda, di bahu anda, tercermin pada hambarnya ketawa anda. Anda tidak bisa membodohi siapa pun.”

— David Murosek

 sendiri-menyambut-surya2

“Home is in my hair, my lips, my arms, my thighs, my feet and my hands. I am my own home. And when I wake up crying in the morning, thinking of how lonely I am, I pinch my skin, tug at my hair, remind myself that I am alive. Remind myself to step outside and greet the morning. Remind myself that it’s all about forward motion. It’s all about change. It’s all about that elusive state.
Freedom.”

“Rumahku berada di rambutku, bibirku, lengan-lenganku, pahaku, kaki-kaki dan tangan-tanganku. Aku adalah rumahku sendiri. Dan ketika aku bangun di waktu pagi lalu menangis, berpikir betapa sepinya aku, aku mencubit kulitku, menarik-narik rambutku, mengingatkan diriku sendiri bahwa aku masih hidup. Mengingatkan diriku untuk berlangkah ke luar dan menyapa fajar pagi. Mengingatkan diriku bahwa semuanya itu tentang gerak maju. Semuanya itu adalah tentang perubahan. Semuanya itu adalah tentang keadaan yang sulit dipahami.

Kebebasan.”

Diriye Osman, Fairytales for Lost Children

“We’re all so desperate to be understood,
we forget to be understanding.”

“Kita semua ingin sekali dimengerti tapi kita lupa mengerti orang lain.”

Beau Taplin dari Mutual understanding

“There are times when I am convinced I am unfit for any human relationship.” – “Ada kalanya saya yakin saya tidak layak untuk hubungan / relasi insani apa pun.”

— Franz Kafka, dari Letters To Felice

“I enjoy controlled loneliness. I like wandering around the city alone. I’m not afraid of coming back to an empty flat and lying down in an empty bed. I’m afraid of having no one to miss, of having no one to love.”

“Saya suka mengendalikan kesepian. Saya suka ngeluyur keliling kota seorang diri. Saya tidak takut pulang ke flat-ku yang hampa dan berbaring di tempat tidur yang hampa. Tetapi, saya takut jika tidak punya seorang pun untuk dirindukan (dikangeni) atau dicintai.”

— Kuba Wojewodzki, Wartawan dan komedian Polandia

 Menuju matahari

“Be with someone who would drive five hours, just to see you for one.” – Bersahabatah dengan seseorang yang akan mengendara lima jam, hanya untuk melihat anda selama satu jam.”

— Latelycravingmore

“I learned that people can easily forget that others are human.” – “Saya belajar bahwa orang dapat mudah lupa bahwa orang lain itu juga manusia.”

“Prisoner” dari the Stanford Prison Experiment (1971)

Sumber: http://fuckyeahexistentialism.tumblr.com/

 Give me your hand

Ulurkan tanganmu. Give me your helping hand.

“Menderita adalah memperkuat diri.”

“Mendidik suatu bangsa adalah sangat kompleks.”

Bung Karno, 1966

Kutipan lengkap: “Menderita adalah memperkuat diri. Aku tidak menghendaki hal ini pada rakyatku, akan tetapi sebaliknya kalau semua diperoleh dengn mudah, mereka pikir Bung Karno adalah Sinterklas. Rakyat akan duduk enak-enak menunggu Sukarno mengerjakan semua untuk mereka. Kalau sekiranya aku mempunyai kemampuan untuk memberi kesenangan saja, mungkin aku tidak menjadi bapak yang baik. Aku harus memberi makanan jiwa rakyatku, tidak saja memberi makan perutnya. Kalau aku menggunakan semua uang untuk membeli beras, mungkin aku dapat memerangi kelaparan mereka. Tapi tidak. Apabila aku memperoleh $ 5, aku harus mengeluarkan $ 2,50 untuk tulang punggungnya. Dan mendidik suatu bangsa adalah sangat kompleks.”

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 431

Bung Karno dan Ibu Fat di India 1950

Bung Karno membonceng Ibu Fatmawati di India tahun 1950

Seseorang merasa begitu dekat kepada Tuhan pada waktu ia mengintip melalui lubang kecil dalam selnya dan melihat bintang-bintang, kemudian merunduk di sana selama berjam-jam dalam kesunyian yang sepi memikirkan akan suatu yang tidak ada batasnya dan segala sesuatu yang ada. Pengasingan yang sepi mengurung seseorang sama sekali dari dunia luar. Karena pengasingan yang sepi inilah aku semakin lama semakin percaya. Tengah malam kudapati diriku dengan sendirinya bersembahyang dengan tenang.

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 151,

6970_surat_bung_karno_dari_penjara_sukamiskin_2

Sukarno masuk penjara Sukamiskin. Harus digundul dulu kepalanya.

Tanggapan psikolog Mona Sugianto

Dear Pak Belen,

Teramat dalam terima kasih atas tanggapan plus hadiah sari kebijaksanaan. Mengalir air mata saat menghayati ketika Bung Karno ungkapkan yang Pak Belen berikan:

Seseorang merasa  begitu dekat kepada Tuhan pada waktu ia mengintip melalui lubang kecil dalam selnya dan melihat bintang-bintang, kemudian merunduk di sana selama berjam-jam dalam kesunyian yang sepi memikirkan akan suatu yang tidak ada batasnya dan segala sesuatu yang ada. Pengasingan yang sepi mengurung seseorang sama sekali dari dunia luar. Karena pengasingan yang sepi inilah aku semakin lama semakin peraya. Tengah malam kudapati diriku dengan sendirinya bersembahyang dengan tenang.

Sukarno dari Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia oleh Cindy Adams, Gunung Agung, Jakarta 1966, hlm. 151

Terima kasih, Pak Belen, untuk mengingatkan kembali kepada kita semua betapa indahnya keheningan, dan betapa berharganya penderitaan. Betapa kita dimurnikan setiap saat, dan dari setiap pengalaman kita bertambah bijak. Sehingga, kesepian dan kesunyian bukan untuk mati-matian kita hindari, dan panggilan lembut dari dalam hati tidak kita abaikan.

Selamat mencintai dan terus berkarya.

Salam dan doa,

Mona

Selamat mencintai dan selamat berkarya!
Mona Sugianto, M.Psi, Psikolog

Tanggapan psikolog Hanna Djumhana Bastaman

Terima kasih Bung S. Belen untuk kutipan-kutipan inspiratifnya. Semuanya merupakan ungkapan-ungkapan personal yang sangat eksistensial dan penting untuk disimak dan dihayati, karena memperkaya batin.

arti-hidup

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: