Apa saja makanan dari tumbuhan yang paling sehat di dunia?

Makanan tersehat di planet 2

Lihatlah gambar! Inilah makanan tersehat di muka bumi ini. Dari 15 makanan dari tumbuhan ini, mungkin anda kurang mengenal arugula. Arugula adalah sejenis sayur yang biasanya tumbuh di Timur Tengah. Sayur arugula bisa juga dijadikan salad.

Baby arugula plant

Sayur arugula

Sayur arugula

Sayur arugula dapat dijadikan salad

Dari 15 jenis makanan ini, cobalah anda pilih 10 yang tersehat menurut anda. Lalu dari 10 itu, pilih saja 5. Lalu, 4, 3, dan 2 makanan. Terakhir pilih 1 makanan saja kalau anda hanya boleh memilih satu.

Dalam sebuah talkshow di Oprah Winfrey Show, dokter Oz diminta menyebutkan 10 makanan tersehat di muka bumi ini. Lalu, ia disuruh memilih 5 makanan dari 10 makanan itu. Akhirnya, ia diminta memilih hanya 1 makanan yang paling sehat menurut dia. Dokter Oz memilih tomat.

Kalau kami, agak kurang setuju karena pada gambar yang ditampilkan pada awal posting ini tidak dimasukkan sayur daun kelor (moringa oleifera atau di NTT sering disebut marungge). Menurut pendapat kami, daun / tumbuhan kelor itu paling bergizi di antara semua sayuran di dunia. Mengapa? Karena kandungan gizinya lebih tinggi dari apel, jeruk, wortel, pisang. Dan, menurut WHO, tumbuhan kelor berkhasiat menyembuhkan lebih dari 300 jenis penyakit.

Daun kelor

Daun kelor

Mimpi kami adalah pemerintah menjadikan kelor sebagai pohon nasional seperti di Argentina. Tiap keluaga diimbau menanam pohon kelor. Kalau di Indonesia diikuti langkah kebijakan seperti di Argentina yang melakukan kampanye mempromosikan kelor di seluruh negeri, masalah kekurangan gizi dan gizi buruk dapatlah diatasi secara signifikan.

Moringa-Oleifera-1

Pohon kelor

Hayo, teman-teman, mulai sekarang, makanlah sayur daun kelor atau minumlah teh daun kelor!

Semula 15 makanan dari tumbuhan yang tersehat di planet kita ini kami tampilkan sebagai posting di facebook. Berikut komentar yang menggambarkan diskusi di facebook.

Mariati Purba: Pak Belen, yang seperti apa ya pohonnya? Belum kenal. Aduh, kalo punya boleh, mau ditanam.

S Belen: Bu Mariati Purba, untuk mengenal bagaimana pohonnya, kunjungilah posting kami: https://sbelen.wordpress.com/2011/09/10/apa-rahasia-stamina-pemain-sepak-bola-amerika-latin-daun-kelor-merunggai-marungge/            Kunjungi juga posting: https://sbelen.wordpress.com/2014/08/28/daun-biji-ekstrak-akar-pohon-kelor-menyembuhkan-kanker-diabetes-dan-parkinson/

Mas Pung Wanto: Cara mengolahnya bagaimana? Di Lampung banyak tuh pohon kelor. Di sana terkenal sebagai tanaman yang bisa menghilangkan kesaktian seseorang karena ilmu hitam…, bukan ilmu orang yang kulitnya hitam haha.

S Belen: Mas Agus Pung Wanto, cara membuat sayur daun kelor gampang sekali, ya seperti memasak sayuran lain. Intinya direbus dan bisa diberi bumbu seperti irisan bawang merah, bawang putih, sedikit garam, dll. Cepat sekali memasaknya. Di Flores terkadang disebut sayur 5 menit karena waktu untuk membuatnya singkat sekali. Kalau ada tamu yang tiba malam, ya tinggal ambil daunnya dari pohon di halaman rumah lalu dimasak. Tentang cara membuat teh daun kelor, kunjungilah posting kami: https://sbelen.wordpress.com/…/daun-biji-ekstrak-akar…/ Ada penderita diabetes di Amerika Serikat yang mengatakan, dari pengalamannya teh daun kelor lebih berkhasiat daripada sayur daun kelor.

Bimas Ntb: He he he. Papa, mama, daun kelor maknyuss sekali/ Kini sudah bisa tanam pinggi ruma (baca dengan aksen Kupang ala iklan . ..kini air suda dekat. ..he he he. .). Lebih maknyus aromanya tambahin daun pucuk kemangi, plus ada sambal terasi Lombok plus ikan bajo/asin. He he pak S Belen lewat bisa tidak nampak. . . Ha ha ha.

S Belen: Bila menatar guru-guru di daerah sering kami populerkan pohon kelor. Mimpi kami adalah para siswa, terutama TK dan SD sebelum ke sekolah minum teh daun kelor. Bisa dicampur dengan gula agar manis. Betapa hebat kandungan gizinya. Teh daun kelor bisa membuat siswa-siswa kita sehat dan pintar. Penyakit lari menjauh.

S Belen: Sekali waktu pulang kampung, di pasar Larantuka istri dan saya membeli daun kelor. Sampai di kampung, orang-orang kampung bilang, kenapa beli daun marungge (kelor). Di sini banyak tuh di pagar. Kami jawab, cepat masak dan malam ini kita makan sayur daun marungge karena khasiatnya hebat sekali, gizi tinggi dan bisa menyembuhkan lebih dari 300 penyakit. Kami mau yakinkan kalian betapa pentingnya konsumsi daun marungge. Mereka bilang, oh iya ya, pantas kambing dan babi di sini gemuk-gemuk karena makan daun kelor. Anak-anak kita kurus-kurus karena kami tidak tahu kehebatan daun marungge. He he he. Setiap kali pulang kampung, ada nenek dan kakek yang bilang saya tidak sakit lagi karena rutin makan sayur daun marungge.

Bimas Ntb: Pak S Belen, di rumah saya adalah “kelor”paling terkenal di kampung saya…. Hampir semua orang di kampung saya kalo\au ambil daun kelor ya di rumah saya. Konon kata bapak saya bahwa semakin sering daun kelor diambil maka semakin enak, bahkan semakin lembut bila dimasak. Maka, saya sering membenihkan pohon kelor di rumah saya sampai ada kakak bawa ke Kalteng he he he. Itu semua gratis. . ..

S Belen: Pak Suliarna (Bimas Ntb), wah hebat sekali. Alam NTT dan NTB itu mirip dan wilayah seperti inilah yang biasanya pohon kelor bertahan hidup walaupun di musim kemarau panjang. Semakin kita memberi malah pohon itu kian subur. Nah, seperti pohon mangga di halaman rumah ya. Kalau kita sering memberi buahnya kepada tetangga, orang lain, eh malah pohon mangga tambah subur dan berbuah banyak. Percaya nggak percaya tapi benar itu. Di halaman rumahku ada 3 pohon jambu air. Orang yang lewat sering meminta dan terutama anak-anak SD. Eh, pohon jambu ini malah lupa musim berbuahnya. Terus saja pohon ini berbuah sepanjang tahun. Hehehe.

Anak SD petik buah jambu air

Anak SD petik buah jambu air 3

Anak-anak SD memetik jambu air di halaman rumahku

S Belen: Ada bapak tukang loak barang bekas yang beroperasi di perumahan kami. Sekali ia bercerita kepada istri, anaknya sakit berat dan sudah habis Rp 6 juta untuk berobat. Pusing dan tak tahu solusi. Istri sarankan ia cari daun kelor, rebus, dan beri kepada anaknya. Dalam waktu singkat anaknya sembuh. Ia berterima kasih sekali. Sekarang kami jadi akrab.

Agus Pung Wanto: Jadi pingin pulang kampung supaya bisa coba daon kelor.

S Belen: Pak Agus Pung Wanto dan Pak Suliarna (Bimas Ntb), Mimpiku sekali waktu bisa bikin produk teh daun kelor dan dijual murah. Ada seorang ibu dari keluarga kami yang sudah mulai praktik bikin teh daun kelor untuk dijual. Tapi, sayang, pasokan susah, jarang dijual di pasar karena ada kepercayaan kelor dipakai untuk mengusir roh jahat dan mengeluarkan ilmu hitam dari tubuh orang yang pakai magic. Juga, kebiasaan memandikan jenasah di kalangan orang Jawa. Kami bermimpi bisa punya sebidang tanah cukup luas untuk ditanami pohon kelor dan aneka-tanaman obat. Dari lahan ini bisa kami produksi teh daun kelor dan dikemas yang bagus dan dijual murah untuk membantu kalangan masyarakat kurang mampu.

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: