Apakah kolesterol rendah memicu aksi bakar diri Sondang Hutagalung?

Sondang Hutagalung berbela rasa melalui tindakan membela para orang tua yang kehilangan putranya dalam berjuang melahirkan reformasi

Sejak berita tentang aksi Sondang Hutagalung sampai hari ini pikiran kami sulit terlepas dari kembali merenungkan aksi heroik bakar diri Sondang. Untuk konteks Jakarta, tampaknya pengorbanan Sondang amat besar. Jarak dari rumah ke medan demonstrasi dan kampus cukup jauh, bersusah payah menembus kemacetan lalu lintas. Kalau ia mengendarai sepeda motor, ia bagaikan seorang anak muda yang menyabung nyawa tiap hari.

Andaikan penghasilan ayahnya hanya dari pekerjaan sebagai supir taxi, mungkin penghasilannya pas-pasan, naik-turun sesuai dengan rezeki mendapatkan penumpang untuk menafkahi keluarga, sambil tetap waspada agar terbebas dari perampasan uang dan nyawa.

Sondang adalah seorang pemuda amat cerdas dengan IP 3,7 dan tampak sedikit terbalas melalui capaiannya mendapatkan beasiswa. Teori hukum yang ia pelajari langsung diterapkan membela dan menegakkan hak asasi manusia. Ia telah menerapkan contextual learning serta link and match antara bangku kuliah dan praktik lapangan tanpa diwajibkan para dosen.

Sondang sungguh hebat. Andaikan ia tidak memilih langkah ini, mungkin sekali ia akan menjadi pengacara hebat yang berpihak kepada rakyat dalam perjuangannya. Indonesia kehilangan seorang putra harapan bangsa.

Empati dan terutama compassion-nya lebih mungkin membuat dia memproyeksikan diri sebagai orang tertindas yang hak asasinya dilanggar. Dalam aksi teatrikal waktu demo, ia pernah berperan sebagai pembunuh Munir dan tentara kejam yang membunuh orang Papua.

Ciri kepribadian Sondang yang terungkap melalui media massa adalah unik, cukup kreatif, hidup-hidup, gigih, agak pendiam, dan senang bermain gitar. Ia mampu memimpin karena menjadi Ketua Bidang Organisasi Hammurabi.

Sondang ketika berperan sebagai tentara pembunuh orang Papua

Gitar kesayangan Sondang. Bermain gitar, salah satu hobinya

Ada satu pikiran hipotetis, mengapa Sondang sampai membakar diri, suatu aksi yang menimbulkan multitafsir sesuai dengan sudut pandang orang yang menilai. Hipotesis itu adalah mungkin Sondang tak mampu melawan destinasi kimia tubuhnya jika ternyata kadar kolesterolnya rendah atau amat rendah.

Pengorbanannya meninggalkan tanda tanya

Hasil penelitian pada akhir s.d. awal tahun 1990-an telah mengungkapkan bahwa orang-orang yang impulsif, antisosial, dan menderita depresi – termasuk narapidana, pelaku kekerasan, dan orang gagal bunuh diri – umumnya mempunyai kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan dengan orang lain umumnya. Kematian ekstra di kalangan orang berkolesterol rendah, terutama disebabkan oleh kecelakaan, bunuh diri atau terbunuh. Kadar kolesterol rendah mengurangi kadar serotonin dalam otak. Kadar serotonin yang rendah meningkatkan kecemasan dan depresi.

Karena itu, jika kadar kolesterol Anda tinggi, apakah bijaksana menurunkannya dengan mengkonsumsi obat penurun kolesterol atau memaksakan diet menurunkan kolesterol? Kolesterol memainkan peran vital dalam tubuh kita. Namun, yang jelas dan yang banyak diamati adalah kenyataan bahwa kolesterol itu bernilai dan diperlukan otak agar dapat berfungsi optimal karena otak adalah organ tubuh yang paling kaya kandungan kolesterol. Sekitar 10% – 20% otak kita terdiri dari kolesterol.

Kolesterol adalah molekul lipid dalam aliran darah yang diproduksi hati dan dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Kolesterol juga bermanfaat untuk membentuk selaput sel, beberapa hormon tertentu, dan jaringan yang diperlukan lainnya. Kolesterol juga berperan: (1) menjamin agar dinding-dinding sel berfungsi secara tepat, (2) diubah menjadi vitamin D, (3) digunakan untuk membuat hormon seks dan stres, dan (4) melayani bagian terbesar dalam pembentukan sel-sel saraf.

Kadar kolesterol amat tinggi membawa risiko tersumbatnya pembuluh darah

Karena itu, seharusnya kita berterima kasih karena tanpa makanan hewani manusia tidak akan secerdas ini. Tanpa kolesterol manusia tak akan memiliki hormon seks dan vitamin D. Reproduksi manusia akan macet. Tulang-tulang kita akan keropos. Karena itu, tidaklah benar bahwa kadar kolesterol rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Sama juga, tidaklah benar bahwa kadar gula darah rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Kekurangan kolesterol dan gula darah adalah bukti bahwa tubuh Anda kekurangan nutrisi. Jika kadar kolesterol rendah, Anda akan mudah sakit. Bila kadar kolesterol rendah, kondisi itu buruk untuk lever dan otak.

Penelitian mutakhir malah menunjukkan bahwa jika kolesterol Anda amat rendah, janganlah bersukacita karena ini adalah salah satu pertanda mungkin Anda telah terkena sakit kanker. Kadar kolesterol yang terlalu rendah juga meningkatkan risiko timbulnya penyakit Alzheimer dan dementia atau lupa ingatan.

Kolesterol yang memadai itu begitu esensial bagi tubuh Anda sehingga tubuh Anda mengingatkan Anda dengan depresi ketika kadar kolesterol terlalu rendah. Semakin rendah kadar kolesterol, semakin berat depresi Anda dan Anda akan semakin agresif. Banyak hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa kadar kolesterol orang yang mencoba bunuh diri atau yang bunuh diri itu rendah.

Beberapa tahun lalu sebuah studi hebat dipublikasi pada Journal of Psychiatric Research yang hanya mendapatkan sedikit perhatian dari pers dan tak ada reaksi dari para psikiater. Penelitian ini diikuti hampir 4500 veteran Amerika Serikat selama 15 tahun. Pada akhir studi, para peneliti menemukan bahwa laki-laki yang berkadar kolesterol total rendah dan mengalami depresi 7 kali lebih mungkin mati lebih dini (prematur) karena sebab-sebab yang tak alamiah, seperti bunuh diri dan kecelakaan daripada orang lain dalam studi ini.

Terbanyak riset mengarah ke kesimpulan yang sama, bahwa kolesterol rendah mengakibatkan tingkat depresi atau gejala depresi lebih tinggi.

Terlalu cepat Sondang pergi meninggalkan rekan mahasiswa pejuang

Bagi banyak orang yang mengalami depresi, bunuh diri adalah sebuah realitas tragis. Seperti kolesterol yang rendah berkaitan dengan depresi, kolesterol rendah juga menjadi satu faktor risiko dalam percobaan bunuh diri.

  1. Para peneliti University of Minnesota menemukan bahwa orang dengan kolesterol total yang rendah, lebih rendah dari 160 mg/dL lebih mungkin bunuh diri daripada orang yang berkadar kolesterol lebih tinggi.
  2. Kadar kolesterol dan lemak darah ditemukan rata-rata lebih rendah di kalangan pasien dengan bipolar disorder yang mencoba bunuh diri daripada pasien bipolar yang tidak memiliki kadar kolesterol dan lemak darah yang rendah.
  3. Hasil sebuah studi tahun 2008 terhadap para pasien rumah sakit jiwa menunjukkan bahwa kolesterol yang rendah dapat dikaitkan dengan upaya bunuh diri.

Bunuh diri bukanlah merupakan jenis satu-satunya kekerasan yang berkaitan dengan kadar kolesterol rendah. Membunuh orang lain dan tindak kekerasan lain ternyata ditemukan punya kaitan dengan kolesterol rendah.

Ketika para peneliti Swedia membandingkan hasil pengukuran hampir 80 ribu pria dan wanita yang dipenjawa karena kejahatan kekerasan, mereka sampai ke kesimpulan, bahwa “kolesterol rendah berkaitan dengan kekerasan kriminal yang meningkat.”

Walaupun peran kolesterol itu amat penting bagi kesehatan dan fungsi otak kita yang sehat, kolesterol terus saja dimusuhi profesi kedokteran. Bersamaan dengan iklan tentang bahaya kolesterol yang dapat berdampak penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, jutaan orang di tiap negara maju setiap tahun diberi resep seperti satin untuk menurunkan kadar kolesterol.

Hasil-hasil riset tentang hubungan signifikan antara rendahnya kadar kolesterol yang juga sebagai pertanda rendahnya kadar serotonin dan meningkatnya kekerasan, termasuk bunuh diri dan membunuh orang lain yang tak bersalah, terus saja disanggah atau disepelekan kalangan profesi kedokteran .

Kolesterol menjadi buah bibir karena mendorong terbentuknya plak penyumbat nadi koroner ke jantung

Ada sebuah fakta sangat menarik bahwa hampir semua studi untuk obat-obat dan diet penurun kolesterol pada orang biasa menunjukkan peningkatan kematian sebanyak 14%, tetapi menaikkan kematian lewat kekerasan dengan angka jauh lebih signifikan, 78%. Betapa kontras perbedaannya, lebih dari lima setengah kali lipat. Karena kematian lewat kekerasan lebih jarang dibandingkan serangan jantung, efek numeriknya tampak saling meniadakan, tetapi kematian lewat kekerasan terkadang melibatkan orang-orang tak bersalah karena mereka dibunuh oleh orang yang berkolesterol rendah yang terserang depresi. Karena itu, mengobati kadar kolesterol tinggi bisa mengundang bahaya. (Matt Ridley, 1999).

Bagaimana sebaiknya sikap kita? Sederhana saja. Carilah keseimbangan. Turunkan sedikit kadar kolesterol jika angkanya terlalu tinggi. Tingkatkan kadarnya jika angkanya terlalu rendah, belum masuk ke dalam kategori normal.

Matt Ridley menandaskan bahwa memiliki kolesterol rendah atau menurunkan kadar kolesterol terlalu banyak sangat berbahaya bagi minoritas atau etnik tertentu sebagaimana memiliki kolesterol tinggi dan mengkonsumsi diet kaya kolesterol bisa berbahaya bagi minoritas atau etnik yang lain. Anjuran untuk diet miskin kolesterol semestinya dibatasi hanya bagi mereka yang secara genetik ditakdirkan kelebihan kolesterol.

Jadi iklan gencar menurunkan kadar kolesterol tidak berlaku bagi sembarang orang. Janganlah Anda terlalu percaya dan dikendalikan iklan TV dan koran.

Sekali-sekali perlulah mengecek kadar kolesterol Anda agar terhindar dari serangan jantung dan stroke dan juga terhindar dari depresi yang bisa berakibat merusak diri, bunuh diri, membunuh orang lain atau kecelakaan

Kadar kolesterol dalam darah yang normal adalah kurang dari 200 miligram per dL, kolesterol jahat (LDL) kurang dari 130 mg/dL, kolesterol HDL lebih  dari 45 mg/dL, dan trigliserida kurang dari 200 mg/dL. Seseorang dinyatakan kelebihan kadar kolesterol dalam darah atau kolesterol tinggi jika total kadar kolesterol mencapai lebih dari 240 mg/dL. Kelebihan kolesterol jahat bisa mengakibatkan penumpukan lemak yang menyumbat pembuluh darah. Di lain pihak kolesterol yang terlalu rendah atau kurang dari 160 mg/dL ternyata juga tidak dianjurkan karena berbahaya untuk kesehatan. (Lusia Kus Anna, 2011).

Nilai kolesterol lebih rendah tak banyak artinya bagi yang tidak memiliki bakat kolesterol tinggi, tapi menjadi amat berarti pada orang yang kadar kolesterolnya selalu di atas normal. Selain memiliki nilai diagnostik, mengukur kolesterol darah secara berkala sekaligus berguna juga untuk menilai hasil terapi.

Kolesterol turun karena serangkaian terapi dan diet tidak perlu dicurigai sebagai kelainan, melainkan lebih sebagai dampak dari hasil terapi. Tak perlu dicurigai kalau orang yang semula berkolesterol tinggi lalu menjadi turun setelah diterapi.

Tidak demikian pada mereka yang kolesterolnya tidak bermasalah, tiba-tiba lebih rendah dari normal. Nilai rendah untuk yang tidak diperkenankan menjadi tinggi, dalam hal kolesterol mendadak anjlok perlu diwaspadai.

Untunglah di dahi manusia tidak tertulis angka kadar koleterol atau kadar serotonin. Jika tertulis, betapa kacaunya kehidupan ini karena orang akan menghindar dari interaksi dengan orang berkadar kolesterol atau serotonin rendah, yang diperkirakan bisa melukai atau membunuh kita. Andaikan angka-angka itu tertulis pada kartu identitas atau kartu tanda penduduk kita, banyak orang malah berupaya meningkatkan kadar kolesterol, bukan malah menurunkannya.

Aksi bakar diri Mohamed Bouazizi di Tunisia yang melahirkan Revolusi Mawar di Timur Tengah

Kembali kepada Sondang Hutagalung. Pengorbanan diri Sondang hendaknya tidak kita tafsirkan menurut sudut pandang kita yang mungkin hanya mengakibatkan pengorbanannya seolah tanpa makna bagi bangsa ini. Hipotesis tentang kemungkinan Sondang memiliki kadar kolesterol rendah yang mungkin berdampak kepada tindakan heroiknya ini dapatlah didukung jika ada rekaman jejak kadar kolesterol Sondang.

Tindakannya yang terakhir meninggalkan tanda tanya

Kalau memang ternyata ia memiliki sejarah kolesterol rendah, mungkin Sondang adalah seorang korban destinasi atau nasib yang ditentukan bahan kimia tubuh, khususnya bahan kimia otak, yang dari sananya dipengaruhi kinerja gen. Beristirahatlah Sondang dalam damai abadi. Rest in peace. Terima kasih atas pengorbanan dirimu bagi bangsa ini.

Nasib telah ditulis dalam gen?

Sumber:

  1. Matt Ridley, Genom, Kisah spesies manusia dalam 23 bab, Jakarta: Gramedia, 2005
  2.  Low Cholesterol Linked to Violence pada http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/01/02/low-cholesterol-linked-to-violence.aspx
  3. Low Cholestrol, Serotonin and Violence pada http://www.advancedhealthplan.com/lowercholestrol.html
  4. Low Cholesterol and Its Psychological Effects pada http://www.psychologytoday.com/blog/the-breakthrough-depression-solution/201106/low-cholesterol-and-its-psychological-effects
  5. Assessing the Observed Relationship between Low Cholesterol and Violence-related Mortality: Implications for Suicide Risk pada http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1749-6632.1997.tb52355.x/abstract
  6. Cholesterol and violence: is there a connection? Golomb BA pada http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9499332
  7. Scandalous Lies About Cholesterol pada http://www.13.waisays.com/cholesterol.htm
  8. Tips jantung sehat pada http://oketips.com/9600/tips-jantung-sehat-berapakah-kadar-kolesterol-hdl-normal/
  9. Kolesterol yang Terlalu Rendah Malah Berbahaya! Pada http://blog.vitanatures.com/kolesterol-yang-terlalu-rendah-malah-berbahaya
  10. Kolesterol Terlalu Rendah Juga Berbahaya, Lusia Kus Anna pada Kompas.com, Sabtu, 19 Februari 2011
  11. 4 Tanda & Gejala akibat Kadar Kolesterol HDL Rendah pada http://oketips.com/9602/tips-4-tanda-gejala-akibat-kadar-kolesterol-hdl-rendah/

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Apakah kolesterol rendah memicu aksi bakar diri Sondang Hutagalung?”

  1. djiesaka Says:

    wah tragis gan ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: