Archive for Januari, 2012

Minum bir dan praktik Yoga: efeknya sama

Januari 27, 2012


Yoga

Silahkan bandingkan gambar kiri (Yoga) dan gambar kanan (pemabuk beer, alkohol, minuman keras)!

Posisi SAVASANA: Tidur terlentang, menghadap ke atas.

Posisi BALASANA: Merunduk ….

Posisi SETU BANDHA SARVANGASANA: Angkat bokong dengan wajah menghadap ke atas.

Posisi MARJARYASANA: Berlutut ….

Posisi HALASANA: Sambil tidur, wajah menghadap ke atas. Tekuk kedua kaki sampai menyentuh lantai / tanah.

Posisi EL DELFIN: Seperti ikan lumba-lumba meloncat di atas air ….

Posisi SALAMBHASANA: Tengkurapkan badan lalu angkat wajah dan tubuh bagian dari perut sampai wajah dan kedua kaki diangkat ke atas.

Posisi ANANDA BALASANA: Sambil terlentang, angkat dan tekuk dua kaki sampai ….

Posisi MALASANA: Berjongkok ….

Posisi LA PALOMA: Tiarap ….

Sumber:

http://www.lahoradelbreak.com/2009/09/yoga-para-borrachos.html

Jika Anda ingin melihat dalam file word, silahkan klik:

 

Yoga versus alkohol

Selamat merenung!

Terima kasih atas kiriman rekan Jaime Gomes Ferreira dari Dili, Timor Leste, yang mendorong kami mencari gambar-gambar ini dari blog orang luar di internet.

Bagaimana gambaran pelatihan pendidikan karakter?

Januari 15, 2012

Pendidikan karakter = pendidikan hati

Kemajuan sebuah negara amat ditentukan oleh karakter penduduknya

Sejak tahun 2010 Kemdiknas telah meluncurkan 3 program, yaitu
pendidikan karakter, belajar aktif, dan pendidikan kewirausahaan &
ekonomi kreatif. Ketiga program ini dikembangkan oleh Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas dan telah disosialisasikan ke berbagai unit relevan di Kemdiknas, kepala dinas pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten / kota, LPMP, dan perguruan tinggi. Diharapkan semua lembaga yang relevan menganggarkan dana untuk pelatihan guru, kepala sekolah, dan pengawas dari tingkat PAUD / TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, pendidikan non-formal dan pelatihan dosen di PT.

Tampaknya dari ketiga program ini, pendidikan karakter cenderung
disambut lebih entusias, mungkin karena amat relevan dengan kondisi bangsa saat ini dan dipandang sebagai ganti pendidikan budi pekerti yang telah hilang dalam kurikulum.

Pendidikan karakter dilaksanakan melalui tiga proses, yaitu proses
peneladanan, proses pembiasaan, dan proses pembelajaran. Khusus untuk proses pembelajaran, para guru didorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam silabus dan RPP yang disusun.

Tampaknya banyak dinas pendidikan di daerah belum menganggarkan dana untuk pelatihan pendidikan karakter dan Kemdiknas Pusat pun tidak bisa memaksa dinas pendidikan di daerah untuk segera mensosialisasikan program ini.

Sesuai dengan arahan dari Kemdiknas, dalam proses pembelajaran
pendidikan karakter sebaiknya dilakukan dengan pendekatan belajar
aktif karena the method is the message itself. Belajar aktif lebih
mampu mendorong tumbuhkembang nilai-nilai karakter, seperti kerja
sama, rasa ingin tahu, gemar membaca, kreativitas, peduli sosial, dan
saling menghargai.

Akhir tahun 2011 dan awal 2012 ini kami telah menatar guru, kepala sekolah, dan pengawas di Ambon bersama Save the Children dan di Riau dan Tenggarong, Kaltim bersama Penerbit Erlangga.

Jika Anda ingin mendapatkan gambaran workshop pendidikan karakter yang telah kami lakukan, silahkan klik file powerpoint berikut ini!

Workshop Pendidikan Karakter di Kaltim, Riau & Ambon

Semoga bermanfaat.

Iklan

ahs-shelley

Parkinson

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-parkinson

Kartu nama Yuni 2

Pemerintah yang baik, yang kurang memerintah

Januari 5, 2012

Good governance is less governing. Semakin sedikit menyuruh-nyuruh rakyat, sebuah pemerintah itu cenderung lebih baik. Rakyat-lah yang paling tahu masalah dan kebutuhannya dan cenderung paling tahu solusi terhadap masalah yang mereka hadapi.

Waktu studi di Inggris, dalam kunjungan ke sebuah desa di Lincoln atas undangan Prof Leonard (Rektor semacam IKIP yang khusus mendidik calon guru SD) dan istrinya ke rumahnya, di utara England barulah saya sadar betapa di Inggris tidak ada kepala desa atau lurah. Semua urusan langsung ke kabupaten (county). Rakyat di desa yang umumnya disebut parish, merujuk ke wilayah paroki yang biasanya memiliki satu gereja kecil. Jalan-jalan tampak beraspal bagus, mulus, bersih, dan rapi. Tak ada kepala desa yang menyuruh masyarakat memelihara jalan. Tiap warga berupaya menjaga dan memelihara jalan di lingkungan sekitar rumahnya. Masyarakat sendiri akan bekerja sama, bergotong royong membersihkan jalan jika dianggap perlu membersihkan jalan ramai-ramai.

Di dunia modern ini, satu kasus menjadi pusat perhatian dunia, yaitu Negara Belgia yang tetap bertahan walau tanpa pemerintah dalam waktu cukup lama. Belgia memecahkan rekor negara tanpa pemerintah selama 450 hari, mengalahkan rekor 289 hari tanpa pemerintah di Irak tahun 2009 dan Kamboja 353 hari setelah Pemilu 2003.

Walau tanpa pemerintah, di Kota Anwerpen kereta api tetap beroperasi sesuai dengan jadwal, guru-guru tetap mengajar di ruang kelas, museum tetap ramai pengunjung, jaminan sosial tetap dibayar, dan pesawat jet F 16 negeri ini tetap didrop di Libya, walaupun satu tahun 3 bulan lebih tanpa pemerintah federal.

Rakyat Belgia malah merayakan rekor 450 hari atau 15 bulan lebih tanpa pemerintah ini dengan menandaskan, No Government, No Problem, dalam dunia ekonomi modern ini. Dan, aneh, pertumbuhan ekonominya 0,7%  malah lebih tinggi daripada Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Belanda, dan Swiss.

Belgia memiliki 45 pemerintahan yang berganti selama 67 tahun.

Akar masalahnya adalah pemisahan ras atau linguistik. Sebanyak 6,6 juta penutur bahasa Belanda dan 4,1 juta penutur bahasa Francis. Segala sesuatu, mulai dari partai politik sampai siaran radio dan TV, dari pramuka sampai kertas suara Pemilu ditulis dalam versi bahasa Belanda dan bahasa Prancis.

Orang Flanders yang berbicara bahasa Belanda di bagian Utara Belgia dan orang Wallonia yang berbicara bahasa Prancis di selatan telah mencapai pemerintahan yang mandiri (diatur sendiri) dalam 30 tahun terakhir dalam bidang pembangunan pedesaan, lingkungan, pertanian, tenaga kerja, energi, kebudayaan, olahraga, dan bidang-bidang lain.

Orang-orang Flanders hanya mengalami separuh pengangguran dari Wallonia dan 25% pendapatan per capita lebih tinggi dari Wallonia.

Orang-orang Flanders memperjuangkan pengaturan sendiri di bidang pengadilan, kesehatan, dan jaminan sosial. Ini membuat politisi Wallon takut bahwa menghentikan jaminan sosial sebagai tanggung jawab pemerintah federal akan berarti tamatlah bangsa ini sebagai sebuah negara.

Bagaimana dengan Indonesia? Sebenarnya dalam waktu 3 bulan dalam waktu transisi antara pemerintahan Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri ada waktu vacuum pemerintahan sebelum kabinet baru bekerja. Waktu itu, tampaknya rakyat Indonesia bisa mengatur sendiri jalannya pemerintahan tanpa pemerintah resmi.

Akhir-akhir ini kita menyaksikan konflik agraria yang berkulminasi dalam kasus Mesuji di Sumatera Selatan dan Lampung dan kasus Sape di Sumbawa. Polisi menembak rakyatnya sendiri karena kongkalikong pemerintah dan investor perkebunan kelapa sawit dan investor tambang emas. Di sini tampak bad governance is more governing. Pemerintahan yang buruk adalah yang terlalu banyak memerintah. Terlalu banyak membuat instruksi. Terlalu banyak mengeluarkan izin penguasaan lahan perkebunan kelapa sawit dan izin tambang emas sembari melanggar domain lahan atau tanah ulayat yang menjadi sumber nafkah penduduk.

Kita semakin jauh dari dalil good governance is less governing. Pemerintahan yang baik adalah yang kurang memerintah. Bad governance is more governing. Pemerintah yang buruk adalah yang terlalu banyak memerintah. Pemerintah Orde Baru yang berkuasa sekitar 32 tahun akhirnya runtuh karena tak ada pemerintah yang bertahan yang melanggar hak asasi manusia. Tiada pembangunan yang bertahan dan berkelanjutan tanpa melaksanakan hak-hak asasi manusia. Apa bedanya pemerintah Orde Baru dan pemerintah reformasi dalam pelanggaran hak asasi manusia?

Iklan

 

 

 

alison-brie-high-five

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-hepatitis

Kartu nama Yuni

Amiel-Te-kuiti

Apakah kolesterol rendah memicu aksi bakar diri Sondang Hutagalung?

Januari 1, 2012

Sondang Hutagalung berbela rasa melalui tindakan membela para orang tua yang kehilangan putranya dalam berjuang melahirkan reformasi

Sejak berita tentang aksi Sondang Hutagalung sampai hari ini pikiran kami sulit terlepas dari kembali merenungkan aksi heroik bakar diri Sondang. Untuk konteks Jakarta, tampaknya pengorbanan Sondang amat besar. Jarak dari rumah ke medan demonstrasi dan kampus cukup jauh, bersusah payah menembus kemacetan lalu lintas. Kalau ia mengendarai sepeda motor, ia bagaikan seorang anak muda yang menyabung nyawa tiap hari.

Andaikan penghasilan ayahnya hanya dari pekerjaan sebagai supir taxi, mungkin penghasilannya pas-pasan, naik-turun sesuai dengan rezeki mendapatkan penumpang untuk menafkahi keluarga, sambil tetap waspada agar terbebas dari perampasan uang dan nyawa.

Sondang adalah seorang pemuda amat cerdas dengan IP 3,7 dan tampak sedikit terbalas melalui capaiannya mendapatkan beasiswa. Teori hukum yang ia pelajari langsung diterapkan membela dan menegakkan hak asasi manusia. Ia telah menerapkan contextual learning serta link and match antara bangku kuliah dan praktik lapangan tanpa diwajibkan para dosen.

Sondang sungguh hebat. Andaikan ia tidak memilih langkah ini, mungkin sekali ia akan menjadi pengacara hebat yang berpihak kepada rakyat dalam perjuangannya. Indonesia kehilangan seorang putra harapan bangsa.

Empati dan terutama compassion-nya lebih mungkin membuat dia memproyeksikan diri sebagai orang tertindas yang hak asasinya dilanggar. Dalam aksi teatrikal waktu demo, ia pernah berperan sebagai pembunuh Munir dan tentara kejam yang membunuh orang Papua.

Ciri kepribadian Sondang yang terungkap melalui media massa adalah unik, cukup kreatif, hidup-hidup, gigih, agak pendiam, dan senang bermain gitar. Ia mampu memimpin karena menjadi Ketua Bidang Organisasi Hammurabi.

Sondang ketika berperan sebagai tentara pembunuh orang Papua

Gitar kesayangan Sondang. Bermain gitar, salah satu hobinya

Ada satu pikiran hipotetis, mengapa Sondang sampai membakar diri, suatu aksi yang menimbulkan multitafsir sesuai dengan sudut pandang orang yang menilai. Hipotesis itu adalah mungkin Sondang tak mampu melawan destinasi kimia tubuhnya jika ternyata kadar kolesterolnya rendah atau amat rendah.

Pengorbanannya meninggalkan tanda tanya

Hasil penelitian pada akhir s.d. awal tahun 1990-an telah mengungkapkan bahwa orang-orang yang impulsif, antisosial, dan menderita depresi – termasuk narapidana, pelaku kekerasan, dan orang gagal bunuh diri – umumnya mempunyai kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan dengan orang lain umumnya. Kematian ekstra di kalangan orang berkolesterol rendah, terutama disebabkan oleh kecelakaan, bunuh diri atau terbunuh. Kadar kolesterol rendah mengurangi kadar serotonin dalam otak. Kadar serotonin yang rendah meningkatkan kecemasan dan depresi.

Karena itu, jika kadar kolesterol Anda tinggi, apakah bijaksana menurunkannya dengan mengkonsumsi obat penurun kolesterol atau memaksakan diet menurunkan kolesterol? Kolesterol memainkan peran vital dalam tubuh kita. Namun, yang jelas dan yang banyak diamati adalah kenyataan bahwa kolesterol itu bernilai dan diperlukan otak agar dapat berfungsi optimal karena otak adalah organ tubuh yang paling kaya kandungan kolesterol. Sekitar 10% – 20% otak kita terdiri dari kolesterol.

Kolesterol adalah molekul lipid dalam aliran darah yang diproduksi hati dan dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Kolesterol juga bermanfaat untuk membentuk selaput sel, beberapa hormon tertentu, dan jaringan yang diperlukan lainnya. Kolesterol juga berperan: (1) menjamin agar dinding-dinding sel berfungsi secara tepat, (2) diubah menjadi vitamin D, (3) digunakan untuk membuat hormon seks dan stres, dan (4) melayani bagian terbesar dalam pembentukan sel-sel saraf.

Kadar kolesterol amat tinggi membawa risiko tersumbatnya pembuluh darah

Karena itu, seharusnya kita berterima kasih karena tanpa makanan hewani manusia tidak akan secerdas ini. Tanpa kolesterol manusia tak akan memiliki hormon seks dan vitamin D. Reproduksi manusia akan macet. Tulang-tulang kita akan keropos. Karena itu, tidaklah benar bahwa kadar kolesterol rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Sama juga, tidaklah benar bahwa kadar gula darah rendah adalah pertanda kita lebih sehat. Kekurangan kolesterol dan gula darah adalah bukti bahwa tubuh Anda kekurangan nutrisi. Jika kadar kolesterol rendah, Anda akan mudah sakit. Bila kadar kolesterol rendah, kondisi itu buruk untuk lever dan otak.

Penelitian mutakhir malah menunjukkan bahwa jika kolesterol Anda amat rendah, janganlah bersukacita karena ini adalah salah satu pertanda mungkin Anda telah terkena sakit kanker. Kadar kolesterol yang terlalu rendah juga meningkatkan risiko timbulnya penyakit Alzheimer dan dementia atau lupa ingatan.

Kolesterol yang memadai itu begitu esensial bagi tubuh Anda sehingga tubuh Anda mengingatkan Anda dengan depresi ketika kadar kolesterol terlalu rendah. Semakin rendah kadar kolesterol, semakin berat depresi Anda dan Anda akan semakin agresif. Banyak hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa kadar kolesterol orang yang mencoba bunuh diri atau yang bunuh diri itu rendah.

Beberapa tahun lalu sebuah studi hebat dipublikasi pada Journal of Psychiatric Research yang hanya mendapatkan sedikit perhatian dari pers dan tak ada reaksi dari para psikiater. Penelitian ini diikuti hampir 4500 veteran Amerika Serikat selama 15 tahun. Pada akhir studi, para peneliti menemukan bahwa laki-laki yang berkadar kolesterol total rendah dan mengalami depresi 7 kali lebih mungkin mati lebih dini (prematur) karena sebab-sebab yang tak alamiah, seperti bunuh diri dan kecelakaan daripada orang lain dalam studi ini.

Terbanyak riset mengarah ke kesimpulan yang sama, bahwa kolesterol rendah mengakibatkan tingkat depresi atau gejala depresi lebih tinggi.

Terlalu cepat Sondang pergi meninggalkan rekan mahasiswa pejuang

Bagi banyak orang yang mengalami depresi, bunuh diri adalah sebuah realitas tragis. Seperti kolesterol yang rendah berkaitan dengan depresi, kolesterol rendah juga menjadi satu faktor risiko dalam percobaan bunuh diri.

  1. Para peneliti University of Minnesota menemukan bahwa orang dengan kolesterol total yang rendah, lebih rendah dari 160 mg/dL lebih mungkin bunuh diri daripada orang yang berkadar kolesterol lebih tinggi.
  2. Kadar kolesterol dan lemak darah ditemukan rata-rata lebih rendah di kalangan pasien dengan bipolar disorder yang mencoba bunuh diri daripada pasien bipolar yang tidak memiliki kadar kolesterol dan lemak darah yang rendah.
  3. Hasil sebuah studi tahun 2008 terhadap para pasien rumah sakit jiwa menunjukkan bahwa kolesterol yang rendah dapat dikaitkan dengan upaya bunuh diri.

Bunuh diri bukanlah merupakan jenis satu-satunya kekerasan yang berkaitan dengan kadar kolesterol rendah. Membunuh orang lain dan tindak kekerasan lain ternyata ditemukan punya kaitan dengan kolesterol rendah.

Ketika para peneliti Swedia membandingkan hasil pengukuran hampir 80 ribu pria dan wanita yang dipenjawa karena kejahatan kekerasan, mereka sampai ke kesimpulan, bahwa “kolesterol rendah berkaitan dengan kekerasan kriminal yang meningkat.”

Walaupun peran kolesterol itu amat penting bagi kesehatan dan fungsi otak kita yang sehat, kolesterol terus saja dimusuhi profesi kedokteran. Bersamaan dengan iklan tentang bahaya kolesterol yang dapat berdampak penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, jutaan orang di tiap negara maju setiap tahun diberi resep seperti satin untuk menurunkan kadar kolesterol.

Hasil-hasil riset tentang hubungan signifikan antara rendahnya kadar kolesterol yang juga sebagai pertanda rendahnya kadar serotonin dan meningkatnya kekerasan, termasuk bunuh diri dan membunuh orang lain yang tak bersalah, terus saja disanggah atau disepelekan kalangan profesi kedokteran .

Kolesterol menjadi buah bibir karena mendorong terbentuknya plak penyumbat nadi koroner ke jantung

Ada sebuah fakta sangat menarik bahwa hampir semua studi untuk obat-obat dan diet penurun kolesterol pada orang biasa menunjukkan peningkatan kematian sebanyak 14%, tetapi menaikkan kematian lewat kekerasan dengan angka jauh lebih signifikan, 78%. Betapa kontras perbedaannya, lebih dari lima setengah kali lipat. Karena kematian lewat kekerasan lebih jarang dibandingkan serangan jantung, efek numeriknya tampak saling meniadakan, tetapi kematian lewat kekerasan terkadang melibatkan orang-orang tak bersalah karena mereka dibunuh oleh orang yang berkolesterol rendah yang terserang depresi. Karena itu, mengobati kadar kolesterol tinggi bisa mengundang bahaya. (Matt Ridley, 1999).

Bagaimana sebaiknya sikap kita? Sederhana saja. Carilah keseimbangan. Turunkan sedikit kadar kolesterol jika angkanya terlalu tinggi. Tingkatkan kadarnya jika angkanya terlalu rendah, belum masuk ke dalam kategori normal.

Matt Ridley menandaskan bahwa memiliki kolesterol rendah atau menurunkan kadar kolesterol terlalu banyak sangat berbahaya bagi minoritas atau etnik tertentu sebagaimana memiliki kolesterol tinggi dan mengkonsumsi diet kaya kolesterol bisa berbahaya bagi minoritas atau etnik yang lain. Anjuran untuk diet miskin kolesterol semestinya dibatasi hanya bagi mereka yang secara genetik ditakdirkan kelebihan kolesterol.

Jadi iklan gencar menurunkan kadar kolesterol tidak berlaku bagi sembarang orang. Janganlah Anda terlalu percaya dan dikendalikan iklan TV dan koran.

Sekali-sekali perlulah mengecek kadar kolesterol Anda agar terhindar dari serangan jantung dan stroke dan juga terhindar dari depresi yang bisa berakibat merusak diri, bunuh diri, membunuh orang lain atau kecelakaan

Kadar kolesterol dalam darah yang normal adalah kurang dari 200 miligram per dL, kolesterol jahat (LDL) kurang dari 130 mg/dL, kolesterol HDL lebih  dari 45 mg/dL, dan trigliserida kurang dari 200 mg/dL. Seseorang dinyatakan kelebihan kadar kolesterol dalam darah atau kolesterol tinggi jika total kadar kolesterol mencapai lebih dari 240 mg/dL. Kelebihan kolesterol jahat bisa mengakibatkan penumpukan lemak yang menyumbat pembuluh darah. Di lain pihak kolesterol yang terlalu rendah atau kurang dari 160 mg/dL ternyata juga tidak dianjurkan karena berbahaya untuk kesehatan. (Lusia Kus Anna, 2011).

Nilai kolesterol lebih rendah tak banyak artinya bagi yang tidak memiliki bakat kolesterol tinggi, tapi menjadi amat berarti pada orang yang kadar kolesterolnya selalu di atas normal. Selain memiliki nilai diagnostik, mengukur kolesterol darah secara berkala sekaligus berguna juga untuk menilai hasil terapi.

Kolesterol turun karena serangkaian terapi dan diet tidak perlu dicurigai sebagai kelainan, melainkan lebih sebagai dampak dari hasil terapi. Tak perlu dicurigai kalau orang yang semula berkolesterol tinggi lalu menjadi turun setelah diterapi.

Tidak demikian pada mereka yang kolesterolnya tidak bermasalah, tiba-tiba lebih rendah dari normal. Nilai rendah untuk yang tidak diperkenankan menjadi tinggi, dalam hal kolesterol mendadak anjlok perlu diwaspadai.

Untunglah di dahi manusia tidak tertulis angka kadar koleterol atau kadar serotonin. Jika tertulis, betapa kacaunya kehidupan ini karena orang akan menghindar dari interaksi dengan orang berkadar kolesterol atau serotonin rendah, yang diperkirakan bisa melukai atau membunuh kita. Andaikan angka-angka itu tertulis pada kartu identitas atau kartu tanda penduduk kita, banyak orang malah berupaya meningkatkan kadar kolesterol, bukan malah menurunkannya.

Aksi bakar diri Mohamed Bouazizi di Tunisia yang melahirkan Revolusi Mawar di Timur Tengah

Kembali kepada Sondang Hutagalung. Pengorbanan diri Sondang hendaknya tidak kita tafsirkan menurut sudut pandang kita yang mungkin hanya mengakibatkan pengorbanannya seolah tanpa makna bagi bangsa ini. Hipotesis tentang kemungkinan Sondang memiliki kadar kolesterol rendah yang mungkin berdampak kepada tindakan heroiknya ini dapatlah didukung jika ada rekaman jejak kadar kolesterol Sondang.

Tindakannya yang terakhir meninggalkan tanda tanya

Kalau memang ternyata ia memiliki sejarah kolesterol rendah, mungkin Sondang adalah seorang korban destinasi atau nasib yang ditentukan bahan kimia tubuh, khususnya bahan kimia otak, yang dari sananya dipengaruhi kinerja gen. Beristirahatlah Sondang dalam damai abadi. Rest in peace. Terima kasih atas pengorbanan dirimu bagi bangsa ini.

Nasib telah ditulis dalam gen?

Sumber:

  1. Matt Ridley, Genom, Kisah spesies manusia dalam 23 bab, Jakarta: Gramedia, 2005
  2.  Low Cholesterol Linked to Violence pada http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/01/02/low-cholesterol-linked-to-violence.aspx
  3. Low Cholestrol, Serotonin and Violence pada http://www.advancedhealthplan.com/lowercholestrol.html
  4. Low Cholesterol and Its Psychological Effects pada http://www.psychologytoday.com/blog/the-breakthrough-depression-solution/201106/low-cholesterol-and-its-psychological-effects
  5. Assessing the Observed Relationship between Low Cholesterol and Violence-related Mortality: Implications for Suicide Risk pada http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1749-6632.1997.tb52355.x/abstract
  6. Cholesterol and violence: is there a connection? Golomb BA pada http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9499332
  7. Scandalous Lies About Cholesterol pada http://www.13.waisays.com/cholesterol.htm
  8. Tips jantung sehat pada http://oketips.com/9600/tips-jantung-sehat-berapakah-kadar-kolesterol-hdl-normal/
  9. Kolesterol yang Terlalu Rendah Malah Berbahaya! Pada http://blog.vitanatures.com/kolesterol-yang-terlalu-rendah-malah-berbahaya
  10. Kolesterol Terlalu Rendah Juga Berbahaya, Lusia Kus Anna pada Kompas.com, Sabtu, 19 Februari 2011
  11. 4 Tanda & Gejala akibat Kadar Kolesterol HDL Rendah pada http://oketips.com/9602/tips-4-tanda-gejala-akibat-kadar-kolesterol-hdl-rendah/