Archive for September, 2011

Apa rahasia stamina pemain sepak bola Amerika Latin? Daun kelor, merunggai, marungge

September 10, 2011

4870-moringa-oleifera-leaf-powder-capsules-drumstick-tree-oil-ben-1

Inilah daun kelor (merunggai, marungge, moringa oleifera)

 

images 2

Moringa-Oleifera-1

Pohon yang berasal dari Pegunungan Himalaya ini tumbuh subur di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Amerika Tengah

Mengapa pemain sepak bola dunia yang amat terkenal Diego Maradona di puncak kejayaannya memperlihatkan stamina yang prima. Mungkin rahasianya adalah ia mengkonsumsi daun kelor (merunggai, marungge).

Temanku Martin Bhisu dari Paraguay sekali mengirim email. Ia sarankan agar kakak kelasku yang terserang kanker mengkonsumsi daun Moringa Oleifera untuk mempertahankan stamina tubuh. Daun pohon apa itu? Segera saya browse di internet. Ternyata itu adalah daun kelor. Waktu kecil di Kupang kami menyebutnya daun marungge. Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, pohon ini disebut juga pohon merunggai. Di Flores, sayur daun marungge terkadang dijuluki sayur 5 menit karena hanya diperlukan waktu lima menit untuk merebus sayur daun marungge.

Agar saya percaya temanku itu menambahkan bahwa para pemain sepak bola Paraguay, Brasil, Argentina, dan negara-negara lain di Amerika Latin mengkonsumsi daun kelor sehingga mereka tahan berlari mengejar bola selama 90 menit. Ternyata yang saya temukan di internet, pemain sepak bola banyak negara di Afrika dan banyak atlit terkemuka di dunia juga melakukan yang sama.

Bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengkonsumsi daun kelor. Perbandingan gram, daun kelor mengandung:

7 x vitamin C pada jeruk

4 x calcium pada susu

4 x vitamin A pada wortel

2 x protein pada susu

3 x potasium pada pisang

kelor & wortel

Kelor & protein susu

kelor & pisang

Organisasi ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia. Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia.

National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor “Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.

Manfaat utama daun kelor adalah:

1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh

2. Menyegarkan mata dan otak
3. Meningkatkan metabolisme tubuh
4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit

7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal

8. Memperindah kulit
9. Meningkatkan energi
10. Memudahkan pencernaan
11. Berperan sebagai antioksidan
12. Memelihara sistem imunitas tubuh
13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
14. Bersifat anti-peradangan
15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
16. Mendukung kadar gula normal tubuh

Negara-negara Amerika Latin mengekspor produk kelor (merunggai, marungge) ke Amerika Serikat dan Eropa. Bisnis yang membawa keuntungan luar biasa.

Selain daun, bagian-bagian lain tumbuhan ini pun dikonsumsi banyak masyarakat di dunia.

  • Biji buahnya yang masih muda mengandung lebih banyak nilai gizi dibandingkan yang sudah matang. Bijinya mengandung berbagai vitamin, acid amino esensial, dan bahan gizi penting lainnya. Bijinya dapat dimakan seperti kacang hijau.
  • Bijinya dapat direbus atau digoreng dan rasanya seperti kacang. Bijinya mengandung minyak yang disebut Ben Oil. Sekitar 38-40% Ben Oil terdapat dalam biji. Minyak ini tak berbau, manis, dan tak asam. Kandungan gizi minyak ini sama dengan pada minyak olive.
  • Daunnya dapat digunakan sebagai lalapan, kari, sayuran. Daunnya juga dapat digunakan untuk membersihkan tembok dan piring dan perabot masak.
  • Bunganya kaya calcium dan potasium dan dapat dimasak dengan bahan makanan lain untuk menambah rasa enak dan nilai gizi.



Guna mendapatkan gambaran yang utuh, silahkan klik file powerpoint berikut ini!

Daun kelor merunggai marungge

Pada musim kemarau panjang beberapa daerah di tanah air seperti di NTT dan Gunung Kidul, tumbuhan mengering, tanah terbelah, dan masyarakat terancam atau telah menderita kelaparan. Korban yang paling rentan pada musim paceklik adalah bayi, anak-anak, dan ibu yang hamil. Kemungkinan besar mereka yang mengalami kekurangan gizi akan menderita malnutrisi.

Pohon kelor, terutama daunnya, mengandung kadar gizi yang amat tinggi dan pohon ini tumbuh di sembarang tempat dan sering dijadikan sebagai pagar hidup seperti di Timor, Flores, dan Sumba (NTT), Karena ketersediaaan dan kemudahan mendapatkannya sebaiknya bayi, anak-anak, dan ibu yang hamil mengkonsumsi daun kelor. Jika daun segar sulit diperoleh pada wilayah yang kurang ditumbuhi pohon kelor, daun kelor dapat dikeringkan dan diminum seperti teh dan dicampur dengan gula yang berfungsi memenuhi kebutuhan karbohidrat pada kadar tertentu.

Cara menjemur daun kelor janganlah langsung terkena sinar matahari agar khasiatnya tidak berkurang. Jemurlah di bawah naungan atau di dalam ruangan saja.

Pohon misteri, penyelamat bayi dan anak-anak yang terancam kekurangan gizi atau gizi buruk

Cerita lanjutan dari temanku Martin Bhisu di Paraguay:

Salam Sil. Daun hijau apa saja, kalau disimpan di plastik itu menghitam karena kelembaban yang tertahan dalam kantong itu. Daun marungge cepat kering. Hindari terik matahari begitu dipetik, simpanlah di naungan hingga kering, lalu sesudah kadar air kurang bungkuslah dengan plastik.

Menanam marungge bisa dengan biji dan stek. Lebih baik dalam koker dulu, terutama kalau curah hujan kurang. Kalau musim hujan, ya tanam langsung saja. Panjang stek 30 cm, di permukaan tanah cuma 10 cm. Supaya berbuah bagus dan lebat, pada tahun pertama pohon dipotong, biarkan setengah meter, nanti bertunas dan buahnya panjang serta bernas. Bila hanya daun yg dibutuhkan, jangan dipotong.

Oh ya, kandungan potasium dan calcium marungge yang lebih dari pisang dan susu sapi membuat tulang besar dan kuat, serta otot juga ngeri he he. Di sini, setiap keluarga punya sapi perah. Karena itu dari kecil orang minum susu seperti air saja. Pantas mereka sehat, kuat, dan yang berbakat main bola kaki, jelas berkembang sekali. Hehehe, bola kaki adalah masalah gizi juga. Sekarang marungge jadi idola orang Paraguay.

Kunjungilah posting kami berjudul Daun, biji, ekstrak akar pohon kelor menyembuhkan kanker, diabetes, dan Parkinson. Klik: https://sbelen.wordpress.com/2014/08/28/daun-biji-ekstrak-akar-pohon-kelor-menyembuhkan-kanker-diabetes-dan-parkinson/

********************************************

Iklan

big love dance

Klik gambar ini kalau belum bergerak

Tubuh bugar berstamina

Kunjungilah posting kami ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-tingkatkan-stamina-kebugaran-tubuh

Kartu nama Yuni 3.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/