From Syuradikara Flores with love: Menerapkan pengajaran terpadu di SMA

Mengukur lingkar keliling batang pohon untuk menaksir tinggi pohon

SMA Syuradikara di Ende, Flores, NTT adalah sebuah sekolah berasarama ternama papan atas di provinsi NTT. Ia telah melahirkan banyak tokoh nasional dan lokal sesuai dengan mottonya “Mencipta pahlawan utama”. Juni 2010 barusan SMA Syuradikara terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata (pendidikan lingkungan hidup), ya hanya satu SMA di NTT bersama 27 SMA lainnya di Indonesia.

Mengukur lingkar batang dan menghitung jumlah lingkaran pada kambium untuk memperkirakan usia pohon

Tanggal 20 Juni 2010 ketika saya memasuki kampus pencipta pahlawan utama ini, betapa banyak pohon dan tanaman tumbuh subur di areal sekolah, bahkan di samping sekolah tampak seperti hutan kecil. Suhu udara Ende yang terik langsung turun beberapa derajat di kampus ini. Hawa terasa sejuk.

Langsung saya katakan kepada Pater Kanis Bhila SVD, wah sekarang saya percaya mengapa Syuradikara mendapatkan award, diakui secara nasional sebagai Sekolah Adiwiyata. Komentar pater Kanis, “Dokter Budi, salah seorang anggota tim dari Kementerian Lingkungan Hidup waktu melakukan site visit dalam rangka pemilihan Sekolah Adiwiyata mengatakan, Pater, di sini benar-benar tidak ada kepalsuan!”

Tanggal 21 – 24 Juni saya menatar seluruh guru dalam rapat kerja yang berlangsung seminggu. Pada hari pertama, saya tantang para guru dan kepala sekolah, apakah Anda semua bertekad merebut predikat sebagai Sekolah Adiwiyata terbaik sehingga berhasil merebut trophy emas dari Presiden yang tahun ini tak ada yang dinilai lolos? Apakah kalian bisa? Mereka semua berdiri, mengacungkan dua kepalan tangan sambil berteriak, “Kami bisa!”

Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda bisa meloloskan semua siswa lulus ujian nasional tahun depan? Semua serentak melakukan adegan yang sama sambil berteriak sekeras-kerasnya, “Kami bisa!” Nah, dalam rangka tekad ini, kami diminta membimbing para guru dan kepala sekolah selama 4 hari.

Menyusun menu makanan bergizi selama satu minggu dengan harga murah tetapi kaya gizi

Aktivitas yang dilakukan berciri belajar aktif dan menekankan hands-on experience dan bermuara kepada pengembangan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berciri belajar aktif. Model silabus & RPP yang diperkenalkan adalah model mindmap 1 halaman, baik untuk mata pelajaran terpisah maupun untuk tema yang mengintegrasikan mata-mata pelajaran yang relevan.  Inilah pertama kali, kami mengajak para guru dan kepala sekolah menerapkan pola pengajaran terpadu seperti pendekatan tematik yang dilakukan di SD kelas 1 – 3.  Gagasan pola terpadu ini muncul untuk menanggulangi kekurangan guru pada sekolah ini.

Jika Anda ingin mendapatkan gambaran apa yang dilakukan dalam penataran 4 hari ini, silahkan klik file powerpoint ini!

From Syuradikara with love

Siswa mengemukakan gagasan untuk memperbaiki silabus & RPP yang disusun guru. Baru kali ini siswa diajak mengekspresikan keinginannya perihal kegiatan belajar yang bagaimana yang mereka inginkan.

Iklan

Anak jatuh

Tekanan darah tinggi

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni 2

Tag: , , , , ,

10 Tanggapan to “From Syuradikara Flores with love: Menerapkan pengajaran terpadu di SMA”

  1. gabbysvd Says:

    Wow, thanks so much Mr. Belen. it’s really amasing works, well done.
    I do wonder why those works were so wonder? the answer is so clear and easy,….it depends on who”. Who is the moderator? Mr. Belen is over qualify for this matter. He knows is very well till to the small things that an expected from the participants. He is the master in the world of education. He is the real and very practical teacher with attention most on the development of the students, students’ center.

    Mr. Belen, from the deepest of my heart, I would like to express my congratulation to what you had shared to our teachers in SMA syuradikara. It was so lucky in my part, I took all my times for this activities cos based on my reflection, i have to be well grounded to what I’m in now. The congregation has put the trust on my shoulder the future education of the three institutions. I have to be humble and starting learn like baby, fall, get courage and walk again.

    Finally, i also would like to extend my best greetings to your newly wed partner in life. i do pray that always extend His Holy blessings to your family,..

    go salam ro…
    gabbykabelensvd
    ende-st yosef.

    • S Belen Says:

      Dear Gabby, The works are wonderful coz Syuradikara teachers are wonderful. And, Adiwiyata award keeps splashing wonderful inspirations.

  2. Etty Says:

    Ide baguuus, pak..
    Siswa merasa terhargai, guru juga merasa terbantu.
    Meningkatkan rasa saling memiliki, saling mendukung, dan kebersamaan dalam proses perkembangan berbagai kompetensi..

  3. junaidin basri Says:

    bagus benar penyelenggaraan sekolahnya di flores, bagusnya ditransferkan ke sekolah yg lain tanpa membedakan sara

    • S Belen Says:

      Dear Junaidin Basri,

      Sudah beberapa kali kami menatar para guru SMA Syuradikara dan selalu diundang para guru dan kepala sekolah dari SMA dan SMP yang ada di Ende. Para guru wanita yang berjilbab baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta ikut berpartisipasi dalam berbagai pelatihan. Bagi masyarakat Ende, toleransi antar-penganut agama yang berbeda dapat menjadi contoh. Pelatihan kali ini memang hanya dikhususkan bagi para guru Syuradikara karena kepentingannya lebih internal untuk meningkatkan mutu sekolah melalui perencanaan strategis 5 tahun ke depan.

      Setelah pelatihan yang kami pandu, sekolah ini menjadi tuan rumah untuk kegiatan English Club yang disponsori donor dari luar yang dikelola para dosen Universitas Indonesia. Para siswa dari beberapa SMA di Ende yang berasal dari keluarga “miskin” mendapatkan bantuan keuangan dan mereka dituntut meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan UI menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris untuk anak-anak ini. Dalam menerima siswa, SMA ini terbuka bagi siswa dari berbagai agama. Ada siswa yang beragama Islam, Kristen, Hindu, Buddha yang diterima di sekolah ini. Dan, orang tua yang beragama lain cenderung menyekolahkan anaknya ke sekolah ini demi mendapatkan pendidikan yang bermutu. Setelah tamat mereka tetap menganut agamanya dan menjadi penganut Islam, Kristen, Hindu, atau Buddha yang lebih baik, yang bisa menjadi teladan bagi umat di lingkungannya.

  4. fritz Says:

    yah pak Cyril terlalu baaik… TETAPI… masih terus jalan.. susah, kenapa gurunya tidak bisa dikeluarkan ya.. masa’ murid terus yang dapat sanksi tidak naik kelas, tidak lulus ujian. Di St John School BSD hampir setiap tahun guru diberhentikan jika kinerjanya buruk.

  5. vinny bisara Says:

    Almamaterq…suar batinku…
    Hanya ini yang bisa kupersembahkan kepada sekolahq..
    Ketika kami angkatan 55 …membuat lagu ‘DARIMU UNTUKMU”…
    Semangattt…
    jadilah sekolah yang selalu menciptakan pahlawan utama….

  6. Tessa Hurint Says:

    Sebelumnya saya mau klarifikasi dulu kalau Syuradikara bukanlah sebuah kampus tapi merupakan SMA🙂
    Syuradikara merupakan pemenang tropi Adiwiyata tahun 2010 saat saya masih menjadi siswa Syuradikara. Semua murid, guru, dan karyawan sangat antusias menjaga lingkunganx…, bahkan kami mendapatkan pelajaran tambahan, yaitu ADIWIYATA. Kami diajari cara menanam pohon yang baik, cara pembuatan pupuk, dll…

  7. khatond Toda Says:

    I LOVE SYURADIKARA.
    itu saja yang bisa disampaikan.
    TERIMA KASIH.

  8. Frengky Ngaji Says:

    I LOVE SYURADIKARA. Engkaulah lembaga tercinta alma mater-ku.”OK, THANKS”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: