Archive for April, 2010

“Taruhan”, “The Bet”, cerpen Anton Chekhov: Janji surga uang kenikmatan

April 23, 2010

Quem di diligunt, adulescens moritur. Orang yang dicintai Tuhan meninggal waktu masih muda. (Plautus, Bacchides, IV, 7, 18).

Posting ini kami persembahkan kepada Pak Subarjo, teman pakar Matematika di Pusat Kurikulum Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional yang meninggal mendadak pada hari Minggu, 18 April 2010.

Pak Subarjo (paling kiri) sedang mengamati permainan melepas tali yang diikat pada tangan dua orang teman dalam training staf Pusat Kurikulum baru-baru ini.

Pak Barjo dan teman sekelompoknya sedang memasang potongan kertas manila hasil pengukuran lingkar kepala, bahu, tangan, lingkar pinggul, kaki, dan tulang belakang sampai kepala pada seorang anggota kelompok dalam kegiatan topik Matematika dalam penataran staf Puskur.

Pak Subarjo adalah orang yang masih muda usia, persepsi, dan pertimbangannya masih prima, dan kompetensinya dalam Matematika masih amat kita butuhkan.

Selamat jalan, Pak Barjo. Kebaikanmu tetap kami kenang. Berjalanlah dengan tenang dengan perasaan bahagia ke tempat yang dijanjikan. Semoga istri dan anak-anak tercinta tabah dan dapat melanjutkan kehidupan ini dengan amal dan kebaikan sepeti yang telah Pak Barjo tunjukkan kepada kami.

Tampaknya cerpen Anton Chekhov ini relevan untuk mengenang kepergian Pak Barjo karena hidup ini adalah sebuah taruhan.

Anton Chekhov adalah seorang sastrawan Rusia yang terkenal (1860-1904), terutama lewat cerpen dan naskah dramanya. Ia dipandang sebagai salah seorang cerpenis Rusia yang utama. Jasanya yang begitu besar mendorong manusia merefleksikan makna kehidupan membuat kita merasa kasihan atas kematiannya akibat derita penyakit TBC. Setelah karya-karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, ia mulai dikenal dunia.

Cerpennya yang berjudul “Taruhan” (“The Bet”, judul dalam bahasa Inggris) sungguh menggugah pemaknaan hidup. Cerpen ini sungguh menohok makna yang didengung-dengungkan epikurisme dunia kapitalis: Carpe diem! Carpe noctem! Nikmatilah hidup ini sekarang ini juga, hari ini juga, malam ini juga!

Menurut hasil riset otak, inilah imbalan (reward) tubuh manusia yang utama!

Dan, inilah 5 imbalan sosial utama yang didambakan manusia!

Tokoh pengacara yang bertaruh uang 2 milyar rubel dengan si bankir kaya dalam cerpen “Taruhan” ini menolak semua imbalan yang didorong motivasi intrinsik guna memicu dopamine dalam otak manusia dan yang dipuja-puji dunia kapitalis. Ia mempertaruhkan kebebasannya, memilih dipenjara, dikurung 15 tahun untuk merebut uang 2 milyar. Uang yang dijanjikan kapitalisme, untuk membeli makanan, minuman, seks, narkoba, rokok, dan zat adiktif lainnya atas nama konsumsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Uang yang dijanjikan kapitalisme global sekarang untuk menikmati imbalan sosial, seperti puji-sanjung, pergaulan jetzet dan relasi sosial,  tahta, sentuhan wanita atau romantisme pria.

Bagaimana akhir cerita ini? Silahkan baca file powerpoint ini!

Taruhan (The Bet) oleh Anton Chekov

Iklan

annie dancing

Human heartKunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano sembuhkan asma.

Kartu nama Yuni Juli 2015

Acara masuk marga suku Batak: Anakku “diborukan”

April 18, 2010

Intan mendayung sampan di pantai Adonara, Flores

Intan berpose di pantai Adonara, Flores

Intan, anakku yang ketiga “di-parboruhon, di-boru-kan” atau diangkat menjadi anak menurut adat Batak Simalungun. Ritus ini dilaksanakan di Jakarta pada 10 April 2010. Sekarang namanya menjadi Intan Sofiana Belen boru Girsang.

Jika Anda berminat ihwal kebudayaan suku bangsa di Indonesia, silahkan klik file powerpoint ini!

Adat diangkat anak adat Batak Simalungun

Tahukah Anda apa saja taktik kesebelasan sepakbola di dunia?

April 11, 2010

Ayo klik file powerpint ini. Rugi kalau Anda tak melihatnya.

Taktik tim-tim sepakbola

Tanpa bermaksud mempengaruhi pendapat Anda, komentarku sbb:

Tim Inggris, sayang. Mereka menunggu angin, padahal di stadion mau harap angin dari mana kecuali dari tiupan udara dari mulut-mulut supporter Inggris. Tapi mau harap apa dari mulut mereka karena mereka doyan bernyanyi sepanjang pertandingan.

Tim Swiss itu lucu. Strategi dan taktik diatur untuk kalah sejak awal.

Tim Prancis, cukup kreatif karena bermain oper bola zigzag tapi produksi gol susah kecuali permainan dibuat 2 x 90 menit.

Tim Turki itu sama bego dan lucunya dengan tim Indonesia? Malah tim Indonesia, dilanjutkan dengan penontonnya baku pukul sampai di luar lapangan dan terminal bus dan stasiun kereta api sambil ambil rokok dan minuman tanpa bayar dari pedagang kaki lima.

Tim Brasil itu amat kreatif. Pantas mereka bermain cantik. Gambar taktiknya mirip gambar sel otak.

Tim Jerman, to the point, lurus ke depan, menggambarkan displin orang Jerman dan wajah yang keras kurang tersenyum.

Tim Rusia, wah wajahnya beku sebeku salju di Moskwa atau Siberia.

Tim Skotlandia = tim Indonesia. Tapi Indonesia lebih hebat karena wasit, pelatih, dan komentatornya = dengan tim Skotlandia.

Anda punya taktik lain?

Kiriman Hen Bala Wuwur dari Benin, Afrika. Sukses di rantau orang. Salam hangat dari tanah air.

Joke lucu sepak bola, suami-istri, orang gila

April 9, 2010

Tanya: Teh (tea dalam bahasa Inggris) apa yang diminum pemain bola?

Jawab: PenalTea!

Tanya: Apa kesamaan David Beckham dan kereta api British Rail?

Jawab: Kedua-duanya sama-sama masuk-keluar Victoria (Ada Stasiun Victoria di London)

Nonton pertandingan bola

Ada pace (bapak) satu ni dia tinggal di daerah transmigrasi….trus karna di transmigrasi jarang TV jadi tetangga-tetangga dong nonton di pace de pu rumah…

Kebetulan hari itu ada pertandingan sepak bola antara PERSIPURA vs PERSIJA. Pas lagi asyik-asyik nonton begini tiba-tiba lampu mati.

Pace de emosi eeeee….Pace de tra pikir panjang langsung de telepon kantor PLN.

Pace : “PLN…kamu ini kurang ajar…tra tau aturan see….kampret…..orang ada asyik-asyik nonton, kenapa kamu kasi mati lampu??!!”

(ternyata pace de salah tindis nomor telepon…de bukan telepon PLN tapi de telepon kantor PDAM)

PDAM : “Bapa….maaf salah sambung ini kami di kantor PDAM.”

Pemain hebat

“Anda seorang pemain Sepak Bola?””Benar.””Berapa kali pernah memasukkan bola ke gawang?””Lebih dari lima puluh kali.””Berarti Anda bintang sepak bola, dong?””Ah tidak. Yang saya tahu, saya seorang penjaga gawang.”

Main bola di pesawat

Ada 26 orang gila, mereka mau diuji kesehatan mentalnya di Amerika. Mereka diangkut pake pesawat Hercules yang besar! Saat di udara, orang-orang gila itu berisik karena bermain bola di dalam pesawat. Sang kapten marah dan menyuruh co-pilot untuk menenangkan mereka.

“Hoi! Berisik banget sih! Jangan maen bola di dalem pesawat dong!”, bentak co-pilot kepada orang-orang gila.

Akhirnya situasi menjadi tenang. Tapi lama-lama si kapten curiga karena situasinya terlalu tenang. Dia menyuruh lagi co-pilotnya untuk cek ke belakang.

Ketika co-pilot datang, dia kaget setengah hidup! (setengah mati juga, sama aja kan :p). Orang gilanya tinggal empat orang! “Hei, kalian! Koq tinggal berempat? Yang lain ke mana?” “Abisnya ga boleh maen bola di dalem kapal sih. Mereka jadi main bola di luar.”

“Hah?! Terus, kalian kenapa bisa ada di dalam?”

“Kan kita pemain cadangan ….”

Sepak bola di surga

Seorang pecandu sepakbola bertanya kepada seorang pendetanya, “Apakah ada sepakbola di Sorga?”.

“Saya tidak tahu,” jawab Pendetanya.

“Kalau begitu,” kata si pecandu sepakbola ini, “Bapak kan sering berbicara kepada Tuhan, coba tanyakan karena saya ingin tahu.”

Beberapa hari kemudian mereka bertemu lagi di gereja dan si pecandu sepakbola menanyakan kepada Pendetanya,”Pak Pendeta, bagaimana apakah sudah Bapak tanyakan kepada Tuhan pertanyaan saya.”

Si Pendeta menjawab, “Oh ya sudah. Ada 2 hal yang Tuhan sampaikan buat Anda.

Pertama, memang ada sepakbola di Sorga. Kedua, Tuhan mengatakan kepada saya, panitia pertandingan liga sepakbola di Sorga telah menyediakan satu tiket buat Anda. Pertandingannya akan dilangsungkan minggu depan.”

Pendeta bertanya kepada anak-anak sekolah minggu

Pendeta Andre sedang mengajar Sekolah Minggu.

“Anak-anak, kalo saya menjual mobil dan rumah saya yang garasinya gede, lalu memberikan semua hasil penjualan itu ke gereja, apakah saya bisa masuk surga?” tanya Pendeta Andre.

“Tidak!!” jawab anak-anak serempak.

“Nah, kalo saya membersihkan gereja tiap hari, memotongi rumputnya, dan memastikan segala sesuatu yang ada di gereja selalu rapi dan bersih, bisa nggak saya masuk surga?” tanya Pendeta Andre lagi.

Anak-anak menjawab lagi, “Nggak bisa!”

“Baiklah. Kalo sekarang saya seorang penyayang binatang dan suka memberi permen ke anak-anak, dan mencintai istri saya dengan sepenuh hati, sudah bisakah saya masuk surga?” Pendeta Andre bertanya lagi.

Sekali lagi jawaban anak-anak, “Nggak bisa!”

“Ok, Ok,” lalu ia meneruskan, “Jadi gimana donk caranya masuk surga?”

Seorang bocah berusia 5 tahun berteriak keras, “Bapak Pendeta harus mati dulu!”

Suami vs istri

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”

Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”

Suami: “Bad command or filename.”

Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”

Suami: “Errorneous syntax. Abort?”

Istri: “Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?”

Suami: “Variable not found ….”

Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”

Suami: “Sharing Violation. Access denied ….”

Istri: “Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?”

Suami: “Too many parameters ….”

Istri: “Kamu tidak berguna.”

Suami: “It´s by Default.”

Istri: “Bagaimana dengan gajimu?”

Suami: “File in use … Try later.”

Istri: “Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?”

Suami: “Unknown Virus.”

Istri minta uang terus

“Istriku minta uang terus,” keluh seorang pria kepada temannya. “Minggu lalu, dia minta Rp 200.000,00. Hari sebelumnya, dia minta Rp 125.000,00. Pagi ini, dia minta Rp 150.000,00.”

“Gila …,” kata sang teman. “Untuk apa semua uang itu?”

“Nggak tahu,” kata si pria, “orang aku juga nggak pernah memberinya!”

 

Iklan

 

httprionih.files.wordpress.com200807goyang.gif

heart-attackKunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Kartu nama Yuni 6

Citra wanita dalam masyarakat patriarki

April 9, 2010

Wanita adalah citra ibu

Sekadar dekorasi altar?

TANPA JUDUL 177

Oleh Martin Bhisu

Perempuan-wanita
ciptaan, abadinya kelayakan
mendiami ibu-bumi rahim aku menetap
di altar kujadikan kau korban
adidaya patriarkal titipan dewa.

Dirimu, relikui di meja korban
dikecup sakral, wajahmu noda
oleh para satria, pujangga pembuat takdir
bagimu yang memenuhi ruang-ruang doa.

Kapan aku mencuci kakimu dengan air kotor
yang kau timba di Sumur Yakob,
berjalan kaki,
meniti batu-batu, aral yang aku lintang di jalan?
Kau membasuh kakiku
dengan air mata dan fragansi
dan kau keringkan dengan rambutmu urai,
menyisir satu-satu kotoran di kaki satria.

Oh, Perempuan-wanita
indahmu adalah dekorasi altar
bunga-bunga menghias, sedap di lirikanku
menyembunyi tengiknya dosa asal
di balik altar itu.

Biarlah!
aku lahir terlalu cepat
ketika purbasangka disakralkan.
Tapi kau tetap gambaran ibuku
yang selalu bertanya:
mana yang lebih luhur,
rahim atau urapan itu?
Dan kau kuurapi
dengan minyak kasih yang suci.

Guayaybi, Paraguay, 08 de abril de 2010

Kau kuurapi dengan minyak suci

Wanita, relikui di meja korban?

(Para siswi SMA di Pematang Siantar, Sumatera Utara)

Iklan

3abd909e

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

Sano dan obesitas

Kartu nama Yuni

Puisi untuk Like & Wahyu di hari bahagianya

April 9, 2010

Putri pertamaku, Like dan Wahyu suaminya

Menuju saat janji sehidup-semati

Menuju masa depan

Langkah anggun tangan bergandeng

Oleh Ronny Mng

Gerimis mengundang

Hujan rahmat

Sirami benih-benih cinta

Yang tersemai sekian waktu

Tumbuh subur,

Mekar berbunga

Warnai taman baru ini.

——————————–

Langkah anggun, tangan bergandeng

Satu hati, cerita cinta

Senyum terukir lirikan mata

Pada irama angklung tua

Paduan nada salam bahagia

Menuju pelaminan ucap janji

“Kita bukan lagi dua”

“Kita satu dalam cinta”

———————————

Di Taman Mini ini

Cerita cinta kita teguh erat

Dalam jamuan penuh persaudaraan

Ulurkan tangan berucap salam

Berpotret bersama

Kenangan nanti

Bahagia ini tak terlupakan

————————————-

Salam Bahagia

Ronny Nmg

Asunción-Paraguay

Bergandengan tangan

Pa Sil, ini untuk keluarga baru: LIKE WAHYU

Lembaran hidup baru dimulai
Ibarat bahtera yang mulai didayung
Kemudi hanya ada pada-Nya
Engkau Tuhan, bersama mereka

Walau kehadiranku tidak kelihatan
Apa daya kita berjauhan
Hanya Doa dan Ekaristi suci
Yang kupersembahkan di hari itu
Untukmu berdua, bahagialah selamanya!

——————————————————-
Atulolon from Poland
(Coretan LIKE WAHYU di atas lahir dari cerita berfoto yang dikirim, terima kasih berat buat bapaknya, banyak proficiat buat anaknya!).

Bersandar kepada doa

Mengikat janji

Selamat untuk Like dan Wahyu. Selamat atas jabatan barumu:  pemimpin. Wahyu jadi pemimpin untuk Like dan anak-anak kemudian. Like jadi pemimpin untuk Wahyu dan anak-anak kemudian. Selain selama ini, kamu sudah jadi pemimpin untuk hidupmu sendiri. Selamat saling memimpin! Sebuah kewajiban mulai karena saling memberi arah.  Gemes membayangkan, jika di tahun-tahun mendatang, ketika kamu dikaruniai anak, ‘jagoanmu’ ini tiba-tiba di suatu saat  meminta kepada kalian agar dia jadi bupati atau presiden, tanpa pilkada, tanpa KPU, tanpa seleksi, tanpa kampanye. Pokoknya, mau jadi bupati. Presiden! Pemimpin. Alasan ‘jagoanmu’: “saya kan dilahirkan untuk jadi pemimpin!” Apa jawaban kamu? Mungkin syair-syair berikut menyediakan sesuatu….! Untuk ‘jagoanmu’ kelak. Untuk dirimu berdua. Atau panggil om Gerard di Tmn Aries, nanti aku bisikkan syair-syair ini ke telinganya: ayo jagoan, pandanglah langit!”

Broer-gerardus bibang, svd-a, seanggota serikat dengan ayahmu, Cyril, svd-a:

Optimis menatap ke depan

Keluarga besar Belen di Jakarta

pandanglah langit

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

———

seorang anak bertanya kepada ayahnya:

“saya mau jadi pemimpin

tanpa pilkada

tanpa kampanye

karena aku dilahirkan sebagai pemimpin!”

sambil memegang pundak anaknya

memandang ke langit angkasa

berkatalah ayah:

“anakku,

lihatlah langit!

memandanglah seperti  langit!

segalanya tanpa batas

tanpa pengkotakan

buatlah keputusan tanpa beban

tidak ada tempat bagi keragu-raguan

pemimpin dilahirkan untuk bertindak

supaya kemiskinan, ketidakadilan dan kebodohan segera dibabat

tanpa terang langit

kau akan seperti serdadu yang menembak kesetanan ke segala arah!”

mendengar itu

anak bertanya lagi:

“bagaimana kalau aku mau jadi koruptor?”

hidup enak, kaya raya!”

sambil mengusap keringat di dagunya

memandang ke bumi

berkatalah ayah:

“anakku,

pandanglah bumi!

bertindaklah membumi!

laksanakanlah hukum bumi :

bila menanam ketela, yah, dapatnya ketela

bila menanam mangga, yah, buahnya mangga

bila korupsi , yah, akan dicaci!

bila mengabdi, yah, akan dihormati

bila pura-pura, yah, akan dihujat!

bila ragu-ragu, yah, akan  di-wlungku*!

—————————————————

kata ayah lagi:

“anakku

memandanglah seperti langit!

bertindaklah seperti bumi!”

——————————————

tmn aries, 30/01/10 (sabtu sebelum misa natal/thn baru KKM)

catatan:

·         wlungku = tonjok

jari jemari saya menari-nari di atas kata-kata di bawah ini karena kata-kata seorang sahabat yang bernama: Syukur. hidupnya tidak pernah tanpa kata. kata-kata-nya memberi kehidupan. untuk orang lain. juga untuk dirinya. Syukur, kau luar biasa! ‘Syukur-Syukur’ lain, banyak. tidak hanya di pang lembor, waemata, malang, lekeba’i atau ndu’a ria. banyak. syukurku bagimu Syukur-Syukur! lantas saya tersadar: “hidupku tidak ada bedanya dengan Syukur. tiada hidup tanpa kata. maka, hati-hatilah dengan kata!” sebuah harapan timbul: semoga kata demi kata yang terucap setiap hari ‘menghidupkan orang lain. sanggen tedeng len, ameng (=sampai selama-lamanya, amin!).

broer- gb

Piala perjanjian menuju piala perjuangan

Syukur kepada-Mu, ya Tuhan. Kami serahkan diri kami ke dalam kasih setiaMU

kata untuk syukur

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

awal mulanya kata

kata yang tinggal di antara kita

di hati dan lidah pengucap kata

katamu seberkas asa

justru di saat-saat serasa tidak punya harapan

katamu secercah cahaya

justru di saat-saat serasa tidak ada jalan ke luar

serasa terhanyut dalam arus lorong-lorong gulita

syukur bagimu kata

kita memang selalu tergantung pada kata

dari kata ke kata

merangkai harap dan cinta

mengolah suka dan duka

melintasi lima benua

menari-nari bersama mentari

yang datang dan pergi setiap hari

——————————————–

awal mulanya kata

kata itu di antara kita

—————————————————

tmn aries, 03/02/’10

Majulah dengan optimisme

Keluarga besar Jogjakarta

Keluarga besar Kediri

Keluarga besar Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas

Keluarga besar Penerbit Erlangga

Merangkai harap & cinta

Aku dan 4 anak bersama kakek Turijan dan Andri serta ponakan dari Malang

Tiap hari adalah istimewa: “Ini pakaian dalam yang amat spesial!”

April 6, 2010

Kakak iparku membuka laci lemari pakaian kakakku yang paling bawah, lalu mengambil sesuatu terbungkus tissue putih dan mengulurkannya kepadaku sambil berkata: “Ini pakaian dalam yang sangat spesial.”

Kubuka bungkusan itu, dan kutemukan sebuah pakaian dalam yang sangat menawan, lembut, terbuat dari sutera, disulam tangan, dengan tali sangat lembut. Tag harga masih tertempel, dengan kode-kode penjualannya yang rumit.

“Jane membelinya 8 atau 9 tahun yang lalu, dan belum pernah memakainya.Katanya ia ingin memakainya untuk suatu kesempatan yang sangat istimewa.Yah, rasanya inilah hari yang istimewa itu,” kata kakak iparku lemah.

Ia mengambil pakaian dalam itu dari tanganku, dan meletakkannya di tas tempat tidur, bersama dengan pakaian lainnya yang kami persiapkan untuk dibawa ke rumah duka.

Ia memegang pakaian dalam itu sejenak, dan dengan tiba-tiba ia menutup laci tersebut keras-keras sambil berkata keras padaku: “Jangan pernah menyimpan sesuatu yang istimewa untuk kesempatan istimewa. Hidupmu tiap hari adalah istimewa.”

Aku terus ingat kata-kata tersebut sepanjang upacara pemakaman dan hari-hari sesudahnya. Saya membantu dia dan keponakan-keponakan saya untuk melewati hari-hari berkabung setelah kematian kakakku yang mendadak. Aku juga terus memikirkan mereka sepanjang penerbanganku kembali ke California dari kota Midwestern di mana kakakku tinggal. Aku juga memikirkan hal-hal yang belum sempat didengar, dilihat atau dikerjakan oleh almarhum kakakku.

Aku juga memikirkan hal-hal yang sudah ia kerjakan tanpa menyadari Bahwa hal-hal tersebut sungguh sangat spesial. Aku terus memikirkan kata-kata kakak iparku, dan sepertinya kata-kata yang ia ucapkan saat hatinya penuh duka tersebut telah mengubah hidupku. Mendadak sepertinya aku telah membaca sedemikian banyak buku tetang kehidupan.

Aku lalu memandang ke luar jendela dan menikmati pemandangan udara yang indah, tanpa pusing lagi memikirkan bagaimana kebun kesayanganku yang telah kutinggal pergi beberapa hari.

Sesampai di rumahku sendiri,aku lalu menyempatkan diri untuk lebih Banyak berkumpul dengan keluargaku dan teman-temanku, dan langsung mengurangi kegiatan rapat-rapatku. Apabila diperlukan, hidup ini semestinya dipenuhi pola-pola untuk pengalaman tentang kenikmatan, dan bukan pertahanan serta beban. Sekarang saya mencoba untuk memperhitungkan waktu dengan lebih teliti dan mensyukurinya.

Aku tidak “menyimpan” sesuatu. Kami bahkan menggunakan chinawares (piring-piring buatan cina) dan koleksi kristal kami setiap hari, tanpa menunggu ada pesta, ada tamu atau lainnya.

Ketika kami kehilangan uang, ketika kran air bocor, ketika bunga camelia kami mekar, adalah saat-saat yang kami istimewakan.

Saya pergi ke pasar memakai pakaian yang indah, jika memang sedang ingin. Semua kami lakukan tanpa rasa sayang yang berlebihan terhadap barang-barang tersebut. Teorinya, kalau saya kelihatan lebih berada daripada orang-orang di sekitarku, saya juga akan menjadi tidak pelit terhadap diriku sendiri.

Saya tidak hanya memakai parfum kalau pergi ke pesta.

Pelayan di toko bangunan, tukang sayur di pasar, teller di bank, dan teman-temanku di pesta, memiliki hidung yang berfungsi sama. Kata-kata “suatu hari kelak” ataupun “hari-hari ini”, mempunyai makna yang sama bagi saya. Jika ada hal-hal yang layak didengar, ditonton, dibaca atau dikerjakan, saya akan berusaha mendengar, menonton, membaca atau mengerjakannya sekarang juga.

Saya tidak tahu apa kira-kira yang akan almarhum kakakku apabila ia tahu bahwa keesokan harinya (“besok” adalah kata-kata yang tidak pernah kita bayangkan akan tidak terjadi) ia sudah tidak akan ada lagi di dunia ini. Mungkin ia akan menelpon seluruh keluarganya dan beberapa teman dekatnya, mungkin ia akan menelpon teman-teman lamanya dan meminta maaf akan kesalahan-kesalahan yang ia lakukan di masa lalu. Saya bahkan juga membayangkan bahwa ia justru akan pergi ke sebuah restoran cina yang sangat ia sukai.

Tapi semua itu hanya perkiraanku saja. Kita tidak pernah tahu.

Hal-hal tersebut pasti akan membuat aku marah bila belum dapat saya lakukan padahal saya tidak memiliki waktu lagi. Marah karena selama ini saya selalu menunda pertemuan-pertemuan dengan teman-teman baik saya, meskipun Saya sangat ingin berjumpa dengan mereka.

Marah, karena selama ini saya jarang membalas surat-surat yang saya terima. Marah dan menyesal karena selama ini saya jarang sekali mengatakan pada isteri dan anak-anakku, betapa Saya menyayangi mereka. Kini saya selalu mengusahakan untuk tidak menunda atau menahan hal-hal yang sekiranya akan menambah keceriaan, kesulitan atau kesedihan dalam hidup ini. membuat saya tertawa.

Dan setiap pagi, begitu saya membuka mata, saya katakan pada diri saya sendiri, bahwa hari itu adalah hari yang spesial. Setiap hari, setiap menit, setiap nafas, adalah benar-benar anugerah yang indah dari Tuhan.

Jika anda menerima mail ini, pasti karena ada orang yang peduli dan sayang kepada anda. Jika anda selama ini terlalu sibuk, cobalah berhenti sejenak.

Sempatkan beberapa menit saja memikirkan orang-orang yang dekat di hati anda, teman-teman yang telah memberikan warna pada hidup anda, guru, pembimbing, siapa pun. Kalau perlu, forward email ini kepada mereka, just to show that you care.

“Good friends must always hold hands, but true friends do not need to hold hands because they know the other hand will always be there.”

By Ann Wells (Los Angeles Times)

(Sumber: Kiriman Ratna Ariani)

Carlos Slim dari Meksiko kini menggeser kedudukan Bill Gates dan Warren Buffett sebagai manusia terkaya di bumi

April 6, 2010

Carlos Slim, orang terkaya di bumi yang pertama kali berasal dari negara sedang berkembang

Slim, Orang Terkaya di Planet Bumi

Sabtu, 20 Maret 2010 | 02:52 WIB, diambil dari http://www.cetak.kompas.com

Oleh Joice Tauris Santi

Konglomerat dari Meksiko, Carlos Slim, yang menurut majalah Forbes menggeser kedudukan Bill Gates dan Warren Buffet sebagai orang terkaya di planet ini, ternyata sudah menunjukkan bakat pandai mencari uang sejak berusia 10 tahun. Slim mendapatkan peso pertamanya dari berjualan minuman ringan dan makanan untuk keluarganya yang merupakan imigran dari Lebanon.

Ketika memasuki masa mudanya, pengetahuan keuangan Slim lebih canggih. Dia tidak hanya menghasilkan uang dari menjual barang secara konvensional. Slim muda membeli obligasi Pemerintah Meksiko. Dari situlah dia mendapat pelajaran berharga mengenai bunga majemuk.

Penghitungan bunga berbunga atau bunga majemuk disebut Einstein sebagai penemuan luar biasa dalam bidang matematika dan merupakan kekuatan yang luar biasa.

Forbes juga mencatat, Slim merupakan orang pertama dari negara berkembang yang menduduki tempat teratas daftar orang kaya di dunia.

Lebih dari setengah abad sesudahnya, Slim yang kini berusia 70 tahun itu memiliki kekayaan yang luar biasa, sebesar 53,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 481,5 triliun). Aset Slim beragam. Mulai dari perusahaan telekomunikasi, hotel, restoran, departement store, perusahaan properti, hingga bank Inbusa.

Ibaratnya, sulit hidup di Meksiko tanpa mendapatkan jasa dari perusahaan Slim dan memberinya keuntungan. Tidak hanya di Meksiko Slim berjaya. Dia juga memiliki saham di perusahaan Amerika Serikat, seperti peritel Saks dan New York Times Co.

Slim yang tidak kurus dan sangat senang merokok itu juga dikenal memiliki tangan ”Midas”. Ingat kisah raja Midas yang tangannya selalu dapat mengubah barang menjadi emas berharga? Demikianlah Slim. Dia dikenal dapat mengubah perusahaan yang sudah akan bangkrut kembali bangkit dan menghasilkan keuntungan.

Pada 2008, Slim membeli sedikit saham pada New York Times. Saat ini, waran yang dia terima dari perusahaan penerbit itu bernilai 250 juta dollar AS dan nilai bersihnya mencapai 80 juta dollar AS. Dengan uang sebesar itu, berarti Slim menguasai 16 persen saham New York Times.

Pekan lalu beredar spekulasi bahwa Slim akan menguasai saham New York Times lebih banyak lagi. Tetapi, konglomerat media Rupert Murdoch mengatakan, keluarganya tak akan memberikan kontrol kepada orang lain, apalagi dari luar negeri.

Keluarga

Lingkungan keluarga tampaknya sangat berpengaruh pada pembentukan kepribadian Slim. Ayahnya, Julian Slim Haddad, adalah imigran Lebanon yang datang ke Meksiko awal tahun 1900-an. Dia lalu membuka toko kelontong Star of the Orient.

Selama revolusi Meksiko, Haddad membeli banyak properti dengan harga murah. Keluarga imigran itu berharap mendapatkan kehidupan yang lebih baik dibandingkan saat di negeri asalnya.

Lulus dari sekolah teknik, Slim mendirikan perusahaan real estat pada pertengahan 1960-an. Satu dekade setelah itu, dia mulai dikenal dengan trademark-nya membeli perusahaan hampir bangkrut, termasuk sebuah perusahaan rokok. Dia juga membeli department store, Kafe Sanborns, sebuah perusahaan pertambangan, pabrik kabel, dan ban.

Ketika terjadi krisis di Meksiko tahun 1987, tidak seperti orang lain yang panik, Slim melihatnya sebagai kesempatan. Ketika itu bursa terpuruk. Slim mulai membeli saham-saham murah dan menjualnya dengan keuntungan berlipat ketika bursa mulai membaik.

”Kita tahu bahwa krisis selalu sementara saja. Tidak ada kesulitan yang berlangsung selama 100 tahun, selalu ada pemulihan,” ujar Slim.

Kekayaan Slim tidak membuat dia hidup bermewah-mewah. Dia tetap tinggal di rumah yang sama selama 40 tahun dan tetap mengendarai mobil Mercedes tua. Pakaiannya pun bukan yang berharga mahal.

Slim juga jarang menggunakan komputer. Ia lebih senang mencatat di bukunya yang kumal. Walaupun demikian, dia tetap dikelilingi pengawal pribadi bersenjata lengkap. Dia menjauhkan diri dari pesawat jet pribadi, yacht, dan benda mewah lain seperti yang umumnya dimiliki orang kaya lainnya.

Slim merupakan penggemar berat bisbol. Sehari-hari dia senang merokok dan minum minuman ringan bersoda. Pengusaha Meksiko ini juga dikenal memiliki koleksi karya pemahat Perancis, Auguste Rodin. Malahan, Slim merupakan kolektor karya Rodin terbanyak di luar Perancis. Anak perempuannya mengelola museum seni di Meksiko.

Perusahaan telekomunikasi

Barulah pada 1990 Slim membeli perusahaan telekomunikasi. Keberuntungan rupanya berawal dari keputusannya membeli operator telepon milik negara, Telmex, sebesar 1,7 miliar dollar AS. Ketika itu Telmex bagaikan hidup segan mati tak hendak.

Di bawah pengelolaan Slim, Telmex kemudian menjadi perusahaan yang menguntungkan dan penghasil peso yang luar biasa. Ketika Slim membeli Telmex, dia tidak terlepas dari kritik dan kontroversi. Sebagian orang mengatakan, keberhasilan dia membeli Telmex, yang merupakan operator fixed line, tidak lepas dari kedekatannya dengan kekuasaan, antara lain Presiden Carlos Salinas.

Slim menyerahkan pengelolaan harian perusahaannya kepada ketiga anak lelakinya, serta mitra bisnis yang loyal.

Selain sibuk berbisnis, Slim juga turut serta dalam pemberantasan kemiskinan, buta huruf, dan parahnya pelayanan kesehatan di Amerika Latin. Dia juga membuat proyek-proyek olahraga bagi kaum miskin. Namun, sejauh ini dia tidak berencana menyumbangkan sebagian kekayaannya untuk mendirikan yayasan amal seperti yang dilakukan Bill Gates dan Warren Buffet.

”Pebisnis itu lebih baik berbuat kebaikan dengan menciptakan lapangan kerja dan kekayaan melalui investasi, bukan bertindak seperti Santa Claus,” ujarnya.

Slim juga menyumbangkan uangnya pada beberapa kesempatan. Januari lalu, dia memberikan 65 juta dollar AS guna riset genetik untuk kanker, diabetes tipe 2, dan penyakit ginjal di Meksiko dan Amerika Latin.

”Kekayaan itu harus dilihat sebagai tanggung jawab, bukan keistimewaan. Tanggung jawab itu untuk menciptakan kekayaan yang lebih lagi. Ini seperti memelihara anggrek, kita harus memberikan hasilnya kepada orang lain, tetapi bukan pohonnya,” kata Slim soal kekayaannya.

Sekarang ini, sekitar 50 juta dari 107 juta penduduk Meksiko berada di bawah garis kemiskinan. Dari 50 juta orang itu, 19,5 juta di antaranya sangat miskin. Mereka tidak memiliki uang untuk membeli makanan.

Mudah-mudahan falsafah Slim tentang tanggung jawab orang kaya itu diikuti lebih banyak orang lain. Tanggung jawab orang berpunya adalah menciptakan lapangan pekerjaan, bukan menjadikan kekayaannya sebagai sebuah keistimewaan bagi diri sendiri.

CARLOS SLIM

• Lahir: Meksiko City, 28 Januari 1940

• Ayah: Yusuf Salim Hadad

• Ibu: Linda Helu

• Istri: Soumoya Domit Gemayel (1967), meninggal karena kanker tahun 1999 • Anak: 6 orang

• Kewarganegaraan: Meksiko

• Pendidikan: Universidad Nacional Autonama de Meksiko

Sumber:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/20/02525211/slim.orang.terkaya.di.planet.bumi#

Bill Gates, hampir 1 dasawarsa menduduki peringkat satu manusia terkaya di planet ini. Tak selesai studi di Harvard University karena lebih senang utak-atik komputer di rumah. Dan, kini ia menjadi donatur terbesar bagi Harvard University. Bukan ilmu di universitas yang membuat Anda kaya, tapi kreativitas gagasan dan sikap segera bertindak dan menerapkan gagasan baru ke dalam praxis nyata-lah yang membuat Anda kaya raya.

Warren Buffett, manusia terkaya tahun 2008. Ia masih tinggal di rumahnya yang dibelinya puluhan tahun lalu. Kini ia telah mendonasikan sebagian kekayaannya kepada lembaga amal yang didirikan Bill Gates. Menurut pendapatnya, ia hanyalah perantara rezeki yang diterima untuk disalurkan kepada orang-orang miskin dan sakit yang membutuhkan. Ia adalah penyumbang terbesar bagi suksesnya Obama menjadi Presiden AS dan sampai sekarang hidupnya masih sederhana. Katanya, dalam hidup ini kita harus mengambil risiko, tapi risiko dalam margin aman yang masuk akal.

Mengapa Anda tidak mencoba model silabus & RPP gabungan 1 halaman berbentuk mindmap?

April 6, 2010

Ini adalah contoh silabus & RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) gabungan 1 halaman saja berbentuk mindmap dengan topik “TOKO”. Kini dalam berbagai penataran guru di daerah-daerah, seperti di Sipoholon, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di Tentena, Poso dan di Palu, Sulawesi Tengah, di Flores Timur, di Ambon dan Masohi serta Seram Bagian Barat, Maluku, serta di Merauke Papua, kami perkenalkan sebuah model baru silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Peserta penataran berlatih melakukan observasi dan wawancara di toko di Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku.

Guru mencatat harga barang yang dipajang di toko.

Hanya dipilih percontoh (sampel) harga barang tertentu saja, terutama sembako.

Ternyata model baru yang kami perkenalkan ini disambut entusias para guru, kepala sekolah, dan pengawas di berbagai daerah. Format yang ditawarkan BSNP pada dasarnya hanyalah sebuah model alternatif. Dalam era otonomi sekolah, para guru bebas mengembangkan model silabus dan RPP yang paling mudah dan cocok dengan situasi dan kondisi mereka. Format silabus dan RPP yang datang dari Pusat bukanlah harga mati. Selain kitab suci agama, apa yang ditulis manusia dapat saja selalu diperbaiki, diadaptasi, dan dikembangkan model yang baru.

Suasana yang terekam dalam observasi kios di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah 11 Maret 2010 lalu.

Tak ada toko atau “warung” kelontong, kios pun jadilah. Anak kemudian ditugaskan melakukan seperti yang telah dicobakan para guru, kepala sekolah, dan pengawas.

Guru dan kepala sekolah di Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara berpraktik observasi ke sebuah toko dekat sekolah.

Berlatih bertanya dan mencatat data kemudian membuat laporan observasi dan menulis sebuah karangan “Sehari dalam Kehidupan …” pemilik toko.

Guru-guru di Palu, Sulawesi Tengahini bangga menunjukkan model baru silabus dan RPP 1 halaman dengan topik “Setek”. Tidak perlu kerja dua kali dengan membuat silabus yang terpisah dengan RPP.

Jika punya komputer / laptop bisa pakai program mindmapping yang bisa didownload gratis dari internet.

Contoh mindmap topik Okulasi / Menempel. Pak guru di Palu, Sulawesi Tengah ini bangga menunjukkan hasil kerja kelompoknya.

Inilah contoh aktivitas belajar anak-anak SD Muhamadiyah 3 Palu, Sulawesti Tengah yang entusias belajar sambil bekerja sama sebagai salah satu contoh praktik kegiatan belajar yang dirancang dalam bentuk silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Bentuk mindmap meniru gambar sel otak yang terdiri dari inti sel dan percabangan neuron yang diikat dengan sinaps. Dengan mencamtumkan semua unsur silabus & RPP pada 1 halaman guru dapat melihat secara menyeluruh dan melihat hubungan antar-unsur. Digunakan beragam model huruf, gambar, warna-warni, dan kata-kata kunci sehingga dapat dilakukan asosiasi (hubungan) cepat dan berganda dengan gagasan-gagasan lain. Produksi gagasan baru dipicu oleh asosiasi antar-konsep, antar-kata, dan antar-kata dan gambar. Dari pengalamanku, gagasan kegiatan belajar dengan menggunakan mindmap jauh lebih kaya dan bervariasi. Sering muncul gagasan kreatif-tak terduga.

Tony Buzan telah memperkenalkan model mindmap sejak tahun 1995. Sejak waktu itu kini banyak guru di mancanegara telah memanfaatkannya, banyak perusahaan dan organisasi telah menerapkannya dalam membuat rencana pengembangan perusahaan, dan bahkan secara pribadi dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi dan keluarga. Banyak siswa dan mahasiswa telah menggunakan model mindmap untuk mencatat pelajaran dan kuliah, membuat karya tulis, dan mempersiapkan diri untuk ujian nasional tingkat sekolah atau universitas.

Edward Hughes menjadi mahasiswa juara, amat hebat dan unggul dalam ujian akhir di University of Cambridge dengan mendapatkan nilai fantastis mengalahkan rekor mahasiswa generasi terdahulu karena menggunakan mindmap dalam studinya.

Setelah lulus, ia ditawari pekerjaan sebagai pemikir strategis di sebuah perusahaan swasta multinasional. Pekerjaan ini dilukiskan almamaternya sebagai “salah satu yang terbaik sepanjang masa” yang diraih lulusan Cambridge. Waktu di SMA prestasinya biasa-biasa saja sehingga terancam tak bisa diterima di University of Cambridge. Namun, karena ia gunakan model mindmap dalam belajar akhirnya ia lulus SMA dengan prestasi fantastis dan lolos masuk di Cambridge.

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 2

Bunga anggrek & gelombang cinta di rumahku

April 3, 2010

Bunga anggrek ini sudah berusia lebih dari 7 tahun. Bunga ini dibeli istriku, Dewi Sumarwiyati, 3 bulan sebelum meninggalnya karena tabrakan mobil di terorongan Cawang, Jakarta Timur.

Keempat anakku kurang memperhatikan bunga anggrek ini dan sampai sekarang tak ada yang mengetahui nama jenis anggrek ini.

Tempat ini juga dibeli istriku untuk menanam berbagai anggrek kegemarannya. Namun, karena tak diperhatikan kami, satu demi satu mati.

Namun, bunga anggrek yang berada pada tempat yang tertinggi tetap survive. Dan, setiap kali ia menampakkan bunganya yang indah.

Walaupun kami amat memperhatikan tanaman sebagai bagian dari perjuangan menanamkan kesadaran lingkungan hidup bagi guru-guru dan para siswa yang kami bina, bunga anggrek ini tetap merana. Paling-paling terkadang Pak Karyo, Pak Bon yang datang merawat tanaman di halaman rumah memindahkan bunga ini agar mendapatkan terik mentari. Pak Karyo pun tak tahu cara merawat anggrek.

Tidak seperti manusia yang tidak diperhatikan dan dirawat, bunga anggrek ini sungguh tahan banting.

Bunga anggrek ini seolah mencerminkan kasih sayang istri dan mamanya anak-anak terhadap kami dari tempat bahagianya di akhirat.

Pohon di belakang bunga anggrek ini juga ditanam istriku setelah ia mengusulkan mencabut pohon sejenis yang tumbuh subur sebelumnya. Saya setuju dicabut tapi harus diganti dengan jenis tanaman yang sama.

Terkadang waktu duduk di teras, kami kagumi ketabahan dan daya tahan banting anggrek ini. Ia memberi pelajaran kepada kami, bahwa dalam interaksi dengan orang lain, walaupun kita kurang atau tidak diperhatikan, disepelekan, tapi the show must go on, the life must go on. Take it easy.

Hidup ini dihiasi gelombang naik dan turun. Ada ups and downs silih berganti. Tapi, hidup ini harus jalan terus.

Inilah bunga gelombang cinta yang ditanam pada dua pot pada hari yang sama dengan bunga anggrek ini. Semula kami tak tahu namanya. Namun, waktu harganya melambung gila-gilaan, tiap kali tetangga dan orang yang tak dikenal mengintipnya. Dan, kemudian beberapa orang menawar dengan harga yang tinggi. Aku bilang, walaupun harganya 1 milyar rupiah, saya tak akan melepas bunga ini. Karena, bunga ini adalah bunga kenangan peninggalan istriku dan mama anak-anakku.

Gelombang cinta ini juga tetap tahan banting walaupun hanya sekali-sekali dirawat. Buahnya telah dibawa keluarga dan kenalan untuk dijadikan bibit untuk ditanam di rumah mereka atau bahkan dijual.

Bunga anggrek dan gelombang cinta mengajarkan kepada kami untuk tetap optimis menghadapi hidup ini. Untuk merawat cinta dalam gelombang tantangan kehidupan. Karena kasih adalah motivator utama hidup yang dinamis, hidup yang bermanfaat bagi orang lain, betapa pun kecilnya.