Apa yang kau cari Pansus Century? Cari barang hilang di terik mentari pakai pelita!

Pansus Century ibarat orang melihat anjing di depan mata pakai keker

Mencari keadilan seperti mencari jarum di rimba hukum Nusantara

apa yang kau cari?

oleh gerardus n bibang

(petani humaniora)

apa yang kau cari?

pembuat salah atau penjahat?

bila pembuat salah

pergilah ke gedung-gedung pejabat

akan kau dapati beberapa pejabat

yang tidak pernah diam

yang tidak hanya sibuk wacana

yang melakukan terobosan

menghancurkan belenggu-belenggu jahanam

menghalau mitos-mitos kekuasaan

yang selalu mendapat benturan

perlawanan dan kemungkinan salah

atau dipersalahkan sangat besar

itulah pejabat yang berani mendobrak

yang berpeluang melakukan kesalahan

melalui keputusan-keputusan yang ia tandatangani

salahkah ia?

jahatkah ia?

janganlah kau terjebak dalam mencari-cari kesalahannya

dengan senjata rasionalitas yang kau gunakan

pembuat salah dan penjahat bedanya besar

kesalahan melekat pada hakikat ciptaan

mengalirkan energi pembangkit asa

kejahatan sebaliknya: merenggut kehidupan

percuma kau mencari-cari pembuat salah

sementara penjahat berkeliaran di kamar-kamar hotel mewah

menari-nari mereguk keuntungan

di lorong-lorong kota dan mancanegara

nyaman duduk di kursi-kursi empuk

menikmati anggaran tanpa menggunakannya dengan prakarsa mendobrak

supaya aman dan terpilih lagi di periode kedua

—————————————————————

janganlah kau lupa akan satu hal:

bersyukurlah atas hal-hal yang lebih besar!

bahwa kesalahan yang dibuatnya tidak merembet ke mana-mana

tanpa kau harus membenarkan kesalahannya

janganlah sekali-kali bibirmu berhenti melantunkan mazmur syukur

syukurmu mengalirkan asa

mengarungi hari-hari yang cerah

taman aries, 20-01-‘10

(saat Pansus Century terlalu sibuk mencari-cari kesalahaan pembuat kebijakan dan lupa akan hal yang lebih besar).

Menjerat koruptor di Indonesia sebenarnya seperti anak SD memakai kaca pembesar melihat bunga di depan mata. Namun, politisi membuat labirin sehingga apa yang jelas menjadi semakin tak jelas, lalu tenggelam dalam alam kelupaan di dasar laut. Mau jadi apa bangsa ini?

Rakyat menuding tepat sasaran. Dengan hati nuraninya, rakyat tahu siapa yang salah dan siapa yang benar, siapa yang merampok uang rakyat dengan seribu dalih.

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: