I remember Indonesia: Frans Seda, Gus Dur, and ….

NAMA ADALAH TANDA………

Oleh Koko (dari Brasil, Amerika Latin)

Ah betapa enaknya kalau melanglang buana sambil mendengar kutak-katik berita yang sedap menyenangkan hati dan budi kita, cerita langkah seorang pahlawan, seorang pendiri, seorang pejuang, seorang yang pernah menjadi pengayom dan sekaligus menjadi subjek perjuangan itu sendiri.

Rasanya darah kita mengalir cepat, menelusuri tubuh, dan menghangatkan semua yang dingin atau mati  karena kedinginan dunia yang semakin jorok dengan egoisme dan bentuk-bentuk individualisme yang memaksa suatu bangsa harus hidup terkungkung dalam suatu sejarah hitam, atau paling tidak dalam benaknya terselip isyarat-isyarat kehidupan yang membuat hati kita gundah.

Walau demikian, hati kita terus berkelana, sepanjang detik-detik kehidupan ini kita sempat menemukan orang-orang yang pernah membayangi kehidupan riil dunia yang menantang, menggerogot kehidupan intim manusia. Orang-orang yang menelorkan buah-buah semangka yang menyajikan kemanisan hidup, bukan kepahitan-kepahitan yang menantang hati dan membakar jiwa. Di persimpangan ini kita menemukan jati diri, hidup seandai sebatang kara tapi selalu dikabuti oleh keberanian orang-orang yang barangkali tanpa nama, tapi punya jasa senilai berlian yang tak bisa dibayar dengan gebyar kehidupan di mata emas dan perak.

Mereka adalah pahlawan kehidupan ini, dalam hal ini Frans Seda, Gus Dur, dan semua-semua yang lain.

Frans Seda wafat pada 31 Desember 2009

Wafat 30 Desember 2009

Pahlawan! Karena, sempat menjadikan hidup ini:

♥ suatu ladang perdamaian, bukan pertikaian atau perpecahan

♥ medan solidaritas, bukan egoisme

♥ medan cinta, bukan benci

♥ medan keharmonisan, bukan kekacaubalauan

♥ medan toleransi, bukan saling menekan

♥ medan kesamaan hak, bukan ketidakadilan

♥ medan saling menghormati, bukan saling menggigit dan memerangi….

Ah sekiranya semua anak bangsa ini boleh berkiprah untuk mempelajari rahasia kehidupan yang telah diboyong oleh para pejuang ini.

Ah sekiranya hati anak manusia yang berkecimpung di pertiwi tercinta sempat meniti langkah-langkah hidup para pahlawan ini.

Ah sekiranya semua anak bangsa ini sempat meneguk air keharuman dan kebahagiaan hidup yang diteguk oleh para pendekar ini, dengan mengabaikan segala bentuk senjata yang membunuh hakikat kehidupan sesamanya, dan merangkul dengan semangat berperikemanusiaan, hukum cinta yang dipelajari dari dan oleh nenek moyang kita sampai kepada para pahlawan kita ini.

Ah sekiranya semua kita bisa ikut dalam misi yang mulia dari para penjasa kita, mereka adalah santo-santo yang bukan cuma layak di mata dunia, tetapi juga layak di akhirat juga.

Ah sekiranya demokrasi yang menjadi inspirasi utama bisa menjadi jiwa perjuangan anak-anak bangsa zaman ini.

Ah sekiranya prinsip-prinsip kehidupan yang berakhlak jangan hanya menjadi alasan politis untuk menina-bobokan semua anak bangsa tapi menjadi pedoman arah untuk setiap langkah yang dijejakinya.

Dari lubuk hatiku yang dalam, bertumbuh secarik harapan, semoga kepergian para pendekar kita menjadi doa yang terus melambung ke hadirat Dia yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, semoga kita yang masih berziarah mendapat sejuta kekuatan untuk terus maju, bukan cuma dengan menempelkan plat-plat luar dari nama-nama sang pahlawan, tapi menghayati secara mendalam arti kehidupan yang telah mereka rintis….

Nama adalah tanda….nomen est omen…………..

Maaf kalau ada yang tidak merasakan enaknya suguhan liar dan pikiran bolak-balik ini.

Go salam ro untukmu semua….di belahan bumi nan indah, terutama di bumi pertiwi Indonesia….

Mari kita melagukan bersama “lagu rayuan pulau kelapa….”.

koko-Brasil

Iklan

Cowok di tengah hadirin

Gagal ginjal

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-ginjal

Kartu nama Yuni 2

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: