Chatawa* pada Musim Gugur: Dari Jakarta sampai Nusa Tenggara

Chatawa* pada Musim Gugur

Oleh B Wego,svd

Dingin dan kabut turun dengan pelan
langgar selokan dan jembatan
kemudian berhenti di atas danau
di sana ada bangau
dengan kedua sayap terbungkus
sebentar-sebentar mematuk terus
tiada bintang, tiada bulan. hanya beku
yang mengendap tak jemu
pada ranting pohon. Pada batu
Pada daun fikiran yang terpelanting
bersama nasib petani yang lengking
ditikung tengkulak dan orang berduit
dengan beli kertas seperti bisluit
kemudian berdiri di atasnya
dengan pagar satpam sanak sendiri
dari kampung. di tempat tambang bumi
bertebaran aset dari Jakarta
sampai Nusa Tenggara
kemudian dari Nusa Tenggara singgah
lagi di Jakarta sebelum ke Swiss
atau ke Wallstreet dengan bus
yang bernama saham dan dana
dengan sayap tiada duanya
terbang.sampai tiba musim gugur
dan semua jadi penganggur
yang tinggal di gubuk-gubuk
dan kalau protes digebuk
kalau lapar diusap-dibuai
sampai hening dan beku mulai

*Sebuah kampung kecil di Negara Bagian Mississippi
Bay St. Louis, MS-09

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: