Psikologi harapan: Antara takut dan berharap

9jlc373tmmzkp3cym483httpwwwgigaimagecomimages9jlc373tmmzkp3cym483

“Olahraga mengajar kami bertahan saat kesusahan, kuat saat terdesak. Mental tegar di bawah tekanan ini yang menyemangati kami ketika berhenti dari bulu tangkis dan mulai dari awal terjun ke bisnis.” (Susy Susanti, peraih medali emas cabang bulu tangkis di Olimpiade Barcelona 1992). Berbicara tentang krisis global Susy Susanti dan Alan Budikusuma bersiap. Menurunnya daya beli yang berujung pada turunnya permintaan, mereka siasati dengan mempertahankan kualitas dengan harga bersaing, Prinsip tetap tegar di bawah tetap mereka hidupi sampai sekarang ini. (Kompas, 3 Januari 2009).


s-meltdown-small

Joice McFadden menandaskan, baik harapan maupun ketakutan adalah motivator dan keduanya memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan dalam diri kita. Tetapi harapan menciptakan ruang dalam pikiran dan hati kita, sedangkan ketakutan lebih sering membatasi kita.

Jika Anda ketakutan, bagaimana rasanya tubuh Anda? Anda waspada, bersiap siaga, seperti seekor binatang yang tersudut dan hanya punya pilihan, menantang berkelahi atau melarikan diri. Misalnya, Anda sedang berjalan di malam yang gelap gulita. Tiba-tiba terdengar ada seseorang yang membuntuti Anda. Langsung Anda sadari dan tubuh dan pikiranmu benar-benar terdorong dan seluruh energimu dicurahkan ke situasi dilematis: “Apakah saya dalam bahaya? Apa yang harus kulakukan? Apakah saya berbalik badan dan menghadapinya? Jika saya hadapi, apa yang bakal terjadi? Jika saya lari, ke mana? Seluruh duniamu membatasi Anda untuk terfokus kepada situasi ini.

Jika Anda berharap, tubuhmu rileks (santai). Anda merasa tampil bersahabat dan terbuka bukan hanya dengan orang lain tetapi juga dengan diri sendiri. Duniamu mengembang dengan gagasan-gagasan tentang bagaimana harapan bahkan dapat mengumpulkan momentum lebih besar. Anda merasa termotivasi untuk bergerak ke depan.


happywomanhttpyourtangos3amazonawscomstory-page-imghappywoman

Jika ketakutan terlalu menggenggam kepribadianmu, pikiranmu menjadi kaku dan buntu dan masuklah paranoia. Menurut psikiatri paranoia adalah sakit mental tatkala seseorang percaya bahwa orang lain sedang mencoba berbuat jahat kepadanya atau merasa dirinya jauh lebih penting dari kenyataan sebenarnya. Dalam bahasa sehari-hari berarti merasa amat curiga, takut, dan tidak percaya kepada orang lain. (Collins Cobuild English Language Dictionary, 1993). Jika hal ini terjadi pada tingkat nasional, terjadilah kecenderungan yang sama. Dampak negatif yang dapat terjadi adalah gejala-gejala seperti rasisme, seksisme (misalnya berpandangan bahwa wanita selalu boros, tidak bisa menyimpan rahasia, berstatus lebih rendah, dan wajar digunakan sebagai komoditas pemuas nafsu seks laki-laki), dan kebencian. Namun, jika harapan merasuk kepribadian orang secara ekstrim, suatu perasaan terlepas dari belenggu (borgol) realitas (kenyataan) mendorong munculnya angan-angan. Dan, pada tingkat nasional hal ini dapat menciptakan iklim atau budaya suka berpuas diri menghadapi masa depan dan sikap suka menunda, suka santai, dan tak suka bersiap diri.

Abraham Lincoln menghapus sistem perbudakan Amerika Serikat. Melalui penghapusan ini, terbukalah kesempatan bagi warga kulit hitam AS untuk memperjuangkan harapan baru selanjutnya.


miller

Martin Luther King Jr menghembuskan angin harapan. “I have a dream.” Impiannya mendorong warga kulit hitam untuk tetap bertahan menghadapi tantangan diskriminasi rasis dan jangan sampai berputus asa.


martin-luther-king-jr

Obama memetik hasilnya 40 tahun kemudian. Obama menginspirasi Amerika Serikat untuk membuat sejarah dengan menyadarkan masyarakat bahwa kita membutuhkan hal yang persis sama dengan yang diubutuhkan dalam kehidupan pribadi kita.


obamas000x0432x339

Jika kita gunakan bagian yang lebih baik dari harapan dan ketakutan secara bersama-sama, kita berada dalam sikap dan posisi mental bahwa kita bisa, kita mampu. Bagian terbaik ketakutan mengajarkan kita tentang apa yang kita khawatirkan akan hilang. Bagian terbaik harapan mengajarkan bahwa sekali kita tahu tentang apa yang ditakutkan hilang, kita dapat bertindak untuk menjaga dan mempertahankannya agar tetap aman dan kuat dalam genggaman kita. Ketakutan memang melahirkan power, kekuatan. Namun, dibandingkan dengan rasa takut, harapan memberi kekuatan yang lebih besar.

Ketakutan datang tepat waktu. Jika Anda takut terhadap terkaman anjing yang tiba-tiba menyerang, Anda tak mungkin menunda, eh sabar dulu, nanti baru saya takut. Ketakutan datang saat itu juga ketika Anda merasa takut.

Harapan sering datang terlambat. Harapan mungkin berkembang perlahan-lahan, tahap demi tahap. Harapan memang seperti orang yang tidak berdisiplin, sering datang tidak tepat waktu. Namun, ciri khas harapan adalah ia membuka jalan. Ketakutan berhubungan dengan mencoba bertahan hidup atau mempertahankan sesuatu. Harapan berkaitan dengan mengetahui mengapa Anda menginginkan sesuatu.

Lebih baik menyalakan sebuah lilin daripada menyumpahi kegelapan. Obama memenangkan persaingan Pemilu Presiden AS karena ia menyalakan lilin harapan dan ucapannya dipercaya masyarakat, sedangkan janji McCain tidak dipercaya.

Memang lebih baik kasih dan harapan daripada kebencian dan ketakutan.


pegang-lilin-harapan

Dalam pengobatan tradisional China dipercaya bahwa emosi tertentu berhubungan dengan anggota tubuh bagian dalam. Karena itu, ketika seseorang memiliki suatu emosi yang kuat, emosi itu dapat mempengaruhi organ. Misalnya, ketakutan jangka panjang dapat mempengaruhi ginjal dan kandung kemih. Emosi positif dapat juga memberi dampak baik bagi organ-organ tubuh kita. Harapan membantu kinerja jantung.

Sumber:

  1. Joyce McFadden, 2008 dalam The-psychology-of-hope-an_b_141856.httpwww.huffingtonpost.comjoyce-mcfaddenthe-sychology-of-hope-an_b_141856.html
  2. Singgah: Tetap Tegar di Bawah Tekanan, Kompas, 3 Januari 2009

Iklan

1349816165214603_animate

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-ginjal

Kartu nama Yuni

Tag: , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: