Masuk sekolah lebih pagi merugikan anak bergaya belajar otak kanan

waktu-otak-siap-belajarsbelen

Karena itu, kebijakan Pemda DKI memajukan jam masuk sekolah ke Pukul 6.30 akan merugikan kelompok anak bergaya belajar otak kanan. Yang paling dirugikan adalah anak-anak SD kelas 1 dan 2 yang hanya belajar di sekolah selama 3 jam.

Anak bergaya belajar otak kanan adalah tipe burung hantu. Otaknya aktif pada malam hari, suka begadang, dan suka terlambat tidur malam. Karena itu, biasanya anak tipe ini sulit bangun waktu subuh. Otaknya baru siap untuk aktif bekerja sekitar Pukul 11 pagi.

Ciri-ciri lain anak bergaya belajar otak kanan adalah:

suka bergerak dan berjalan ketika belajar

jumpalitan

tak betah duduk diam

banyak berbicara dan suka ngobrol

cenderung menjauh dari orang yang berkuasa (guru & orang tua)

suka olahraga, seni

sering mengemukakan gagasan kreatif

senang mencoba hal baru, termasuk yang berisiko

banyak kawan

sulit menghemat uang jajan

senang santai

senang belajar bersama orang-orang lain, belajar kelompok

lancar mengerjakan PR sambil nonton sinetron

senang mendengarkan musik sambil belajar

suka ngemil dan minum ketika sedang belajar

senang belajar sambil berbaring atau duduk santai di lantai

dapat melakukan beberapa tugas sekaligus pada waktu yang sama

meja belajar, kamar tidur, pakaian tak rapi, berantakan

Berdasarkan ciri kerja otak ini, mata-mata pelajaran yang sulit dan penting, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Biologi, sebaiknya diajarkan mulai Pukul 11 pagi. Tradisi sekolah-sekolah kita yang menempatkannya pada jam-jam awal di pagi hari keliru karena amat merugikan anak bergaya belajar otak kanan.

Karena tradisi pendidikan Indonesia sangat dominan berciri gaya belajar otak kiri, anak-anak bergaya belajar otak kanan sering dibilang bandel, nakal, suka berisik, kurang patuh, dan sulit diatur. Akibat tradisi ini, mereka adalah anak-anak yang cenderung lebih dahulu putus sekolah (dropout) dan prestasinya sering anjlok serta cenderung gagal dalam ujian nasional yang mengandalkan bentuk soal pilihan ganda. Padahal, banyak anak tipe ini sebenarnya memiliki IQ superior atau bahkan jenius, dan sistem yang salah mengakibatkan banyak yang menjadi gelandangan.

Iklan

900x900px-LL-2bfaf4ac_funny_gif_selection10

 Bronkitis

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano bronkitis

Kartu nama Yuni 2

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: