Apa ada anak ayam kembar?

telur-anak-ayam-kembarsbelen

Pagi ini anakku memecahkan sebutir telur ayam yang agak besar. Dan, betapa ia kaget dan berlari menanyakan saya, apakah ada anak ayam yang kembar? Saya asal jawab, mungkinlah.  Langsung saya suruh difoto.

telur-anak-ayam-kembarsbelen-2

Jawabanku hanyalah berdasarkan logika. Manusia ada yang kembar, jadi bisa saja ada anak ayam kembar.

telur-anak-ayam-kembarsbelen-31

Kemudian, saya bertanya kepada dua temanku, ahli biologi. Teman yang pertama menjawab: “Ada-ada saja. Ya, iyalah. Pembuahan ayam pada prinsipnya sama dengan manusia.”

telur-anak-ayam-kembarsbelen-42

Teman yang kedua menjawab: “Ikan kembar dari satu telur banyak. Ya, tentu saja ada ayam kembar!”

Memang pengetahuan biologiku amat minim, demikian pula anakku. Dalam hidup ini, banyak fakta empiris yang mengherankan yang kita temukan yang dulu tak dipelajari di bangku sekolah. Karena, guru ikut saja yang tertulis di kurikulum tanpa berimprovisasi untuk menantang imajinasi dan rasa ingin tahu anak.

Tag: , , , , ,

2 Tanggapan to “Apa ada anak ayam kembar?”

  1. b0cah Says:

    telur dengan kuning dua adalah memang peristiwa unik, hal ini disebabkan karena terdapat inti telur yang ganda, namun hal itu tidak akan menghasilkan anak ayam kembar, karena dalam prosesnya akan terjadi persaingan, selengkapnya dapat dibaca di
    http://b0cah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=744&Itemid=54

    semoga bermanfaat

    • S Belen Says:

      Terima kasih atas penjelasan. Baru kutahu ternyata tak dihasilkan anak ayam kembar walau telurnya ganda. Penjelasan ilmiah seperti ini amat penting bagi sebagian warga masyarakat kita yang masih berpandangan serba-tahyul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: