Dorongan hidup versus dorongan mati

animated_dancing_lady

Jika kita amati gejala-gejala dalam kehidupan ini, tampaknya terjadi pertarungan ‘abadi’ antara keinginan versus kebutuhan, kendali versus nafsu, moderatio adversa libido, dorongan hidup versus dorongan mati.

Hasil pengamatan ini kami uji silang dengan pandangan para psikolog dan pandangan ahli mistik, dan diskusi dengan teman-teman. Hasil refleksi ini membawa kami kepada sebuah teori, yaitu hidup manusia ini merupakan pertarungan ‘abadi’ keinginan (want) versus kebutuhan (need), pengendalian diri (self-control) versus nafsu (lust), moderatio adversa libido (penguasaan, pengekangan diri versus nafsu).

compass_e0

Jika ditinjau dari segi kesehatan, tindakan dan perilaku manusia yang didorong kebutuhan dan pengendalian diri cenderung berbuah kesehatan, ketenteraman, kebahagiaan. Dengan kata lain, menumbuhkembangkan hidup. Dorongan ini dapat disebut dorongan hidup. Sedangkan, yang didorong keinginan dan nafsu cenderung berbuah penyakit, ketergantungan, ketagihan (addicted), dan penderitaan atau kesengsaraan. Dengan kata lain, berbuah kematian. Dorongan ini dapat disebut dorongan mati.

yingyang_e0

Ying versus Yang

Amatilah gambar berikut ini yang memperlihatkan contoh tindakan dan perilaku yang menunjukkan pertempuran ‘abadi’ antara dorongan hidup versus dorongan mati.

dorongan-sbelen

Orang sebenarnya sudah tahu akibat buruk tindakan dan perilaku dorongan mati. Namun, mengapa orang cenderung berbuat demikian? Faktor penyebabnya adalah tindakan dan perilaku tersebut memberi kenikmatan, kegairahan, sensasi, kesenangan, dan kepuasan. Roh rela tetapi daging itu lemah.

Sumber kenikmatan sesaat itulah yang menjadi sasaran nasihat dokter dan ulama. Itulah sasaran yang dibidik aktivitas kedokteran dan aktivitas keagamaan.

Pertarungan tiada henti antara dorongan hidup dan dorongan mati inilah yang menyebabkan adanya rangkaian ups and downs, jatuh-bangun, suka-duka, dan sukses-gagal dalam kehidupan manusia.

Pertempuran ‘abadi’ ini wajar-wajar saja. Jika tak ada tindakan dan perilaku dorongan mati, dengan alasan apa manusia mati? Tanpa tindakan dan perilaku ini, bumi ini tak bakal mampu menampung sekian banyak manusia yang tak kunjung mati.

Tag: , , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Dorongan hidup versus dorongan mati”

  1. nun1k04a Says:

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com%3c/a>. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://gaya-hidup.infogue.com/dorongan_hidup_versus_dorongan_mati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: