Pemerintah bersembunyi, rakyat tampil mengatur sendiri

Good governance is less governing. Memerintah yang baik adalah semakin kurang mengatur. Ini adalah dalil yang ditemukan dan dihidupkan lagi dalam buku Reinveting Government. Pembelian, subsidi, dan penyaluran pupuk terlalu banyak diatur pemerintah melalui tangan-tangan gurita yang mencaplok yang di setiap lini. Tangan-tangan itu adalah para pengusaha dan manusia bermental tengkulak, mau untung besar melalui membuat rakyat rugi dan menderita. Presiden SBY kok baru sekarang berani memarahi Nirwan Bakri tatkala Bakri group sudah bangkrut. Dari dulu ngapain? Bela-belain melulu.

rakyat-blokir-jalan

Sumber foto: Irwan Yulianto www.surabaya.detik.com

Di mana pemerintah? Di mana ia bersembunyi. Apakah seperti unta menyembunyikan kepalanya? Jika pemerintah tak bisa mengatur, rakyat akan tampil memimpin. Kebangkrutan dunia usaha dan ‘tsunami’ PHK di awal tahun depan dapat berisiko Pemilu batal dilaksanakan karena negara tidak punya uang. Politisi juga ramai-ramai bangkrut karena dirinya dan penyusunya – penyandang dana dan tim sukses – sudah duluan bangkrut. Bagaimana mau menyelenggarakan Pemilu jika rakyat di 8 ibukota provinsi bangkit bergolak, terjadi hura-hara pada waktu yang sama? Apa polisi dan TNI mampu mengerahkan pasukan untuk meredam? Lalu, siapa yang menjadi presiden? Ini mungkin tepat menjadi bahan renungan di akhir tahun 2008 menjelang fajar 2009.

Advertorial

bacon

Sulit hamil

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Gambar spanduk Sano

sano-menyuburkan-wanita-juga-pria

Kartu nama Yuni

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: