Bertelanjang kaki: Satu kiat gratis mengembangkan otak

dsc00148c1

Salah satu kiat gratis mengembangkan kinerja otak anak adalah mengajak anak agar bertelanjang kaki sebanyak mungkin. Hal ini berlaku juga untuk Anda, orang dewasa, dan siapa saja.

obama-toddler2_cst_feed_20070907_19_15_02_1245h282w400httpdonotcolormeblogspotcom200802family-pictures-of-obamahtml2

Obama bertelanjang kaki. Pantas otaknya cerdas! Membungkus kaki bayi adalah kebiasaan buruk yang kurang menunjang perkembangan otaknya.

Mengapa? Hasil riset otak telah menunjukkan bahwa jika telapak kaki menginjak tanah, menginjak bumi, beragam saraf kita mendapatkan rangsangan (stimuli) dan ini mendorong otak bekerja. Bukankah, pijat refleksi terutama terfokus pada telapak kaki?

Kedua, hasil riset otak juga menandaskan bahwa kedua kaki kita sebenarnya merupakan tangan ketiga dan keempat. Mengapa tangan Anda (tangan pertama dan kedua) tak diberi sarung tangan, sandal, atau sepatu seperti tangan ketiga dan keempat? Bagi warga suku Anak Dalam, suku Kubu, atau anak dan orang rimba, jika telapak kakinya menginjak tumbuhan, mereka bisa tahu tumbuhan itu bisa dimakan atau beracun. Jika menginjak ular, mereka langsung tahu ular itu berbisa atau tidak.

sumpit-dayak1

Orang dayak menyumpit burung di hutan. Tak beralas kaki.


sameera_khairat_olpc

Anak kampung dan orang kampung lebih beruntung karena lebih sering bertelanjang kaki.

Ketiga, menurut temuan ilmu jika telapak kaki kita menginjak bumi, gelombang elektromagnetik dalam tubuh kita akan terhubung dengan gelombang elektromagnetik bumi. Jika kita berjalan, kaki kita seolah menjadi pengasah “mata pisau” tubuh sehingga semakin memiliki daya magnet. Waktu Neil Amstrong dkk. kembali dari bulan ternyata volume tubuh mereka berkurang karena lama tak menginjak bumi, tak diisi gelombang elektromagentik. Mereka harus dimasukkan ke karantina lalu disuntik gelombang elektromagnetik, baru diperbolehkan keluar. Nah, jika anak dan Anda sendiri semakin sering bertelanjang kaki, di masa tua anak dan Anda tak berisiko terkena keropos tulang.

rounded_drawbw

Patung-patung para pematung terkenal dunia tak bersepatu atau bersandal. Mengapa?

Keempat, mengapa umat Islam jika sholat melepas sepatu atau sandal, bertelanjang kaki? Nabi Mohammad ternyata benar setelah temuan riset otak membuktikan. Bukankah Anda lebih khusuk dan mudah berkonsentrasi dalam berdoa jika berkaki telanjang? Umat Hindu pun demikian. Terkadang saya mengamati umat Hindu berdoa di pura. Betapa khusuk mereka berdoa. Dan, mereka melepas sepatu atau sandal. Umat Buddha pun demikian. Jika bermeditasi, sepatu, sandal, dan kaus kaki dicopot. Bertelanjang kaki. Hanya umat Kristen yang masuk ke dalam gereja memakai sepatu. Mengapa? Karena agama Kristen awalnya berkembang di Eropa yang memiliki 4 musim, sungguh dingin tak tertahankan jika dalam gereja tak beralas kaki. Padahal, di beberapa biara Katolik di Timur Tengah sampai hari ini para rahib tetap bertelanjang kaki.

wwwistockphotocomist2_6382569-you-can-t-catch-me

Bertelanjang kaki membuat kita lebih lincah dan gembira.

Di sejumlah negara Eropa, Amerika, dan Australia, kini semakin banyak orang dan klub barefooters (orang yang ke mana-mana bertelanjang kaki). Mereka sering dilarang masuk ke kantor, gedung, sekolah, kampus, dan tempat yang lain karena dianggap jorok dan mengotorkan tempat yang bersih dan rapi. Tapi, mereka ngotot saja. Mereka kelak akan membuktikan bahwa rintisan mereka yang kini dianggap nyentrik dan aneh berada pada jalur yang benar.

cusl01_portraits0810httpwwwvanityfaircomculturefeatures200810portraits_portfolio200810

Tanpa sepatu sebenarnya manusia berlari lebih kencang.

Percayakah Anda argumentasi ini? Jika percaya, mau tunggu apa lagi? Hayo, lepaskan sepatu, sandal, dan kaus kaki!

copy-of-kiat-gratis-otak-kaki-telanjang1

Karena, kebiasaan bertelanjang kaki mengembangkan otak anak, mengembangkan kinerja otak anak, otak orang dewasa, dan tentu saja otak Anda.

Iklan

 

 

 

alison-brie-shirlet-dance-1

Obesitas

Kunjungi posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano dan obesitas

Kartu nama Yuni

Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Bertelanjang kaki: Satu kiat gratis mengembangkan otak”

  1. toko sepatu safety online terpercaya Says:

    Terima kasih telah berbagi berita Pak, betah sekali membaca tulisan-tulisan di sini, jadi tambah wawasan…. Semoga yang mengeleloa blog ini selalu diberikan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: