Mau tetap sehat? Ayunkan langkah kaki Anda!

Judul berita Kompas hari ini Jumat 24 Oktober halaman 13: “Cegah diabetes dengan jalan kaki”. Melangkah minimal 7 500 langkah tiap hari bisa membuat orang tetap sehat dan terhindar dari penyakit diabetes melitus. (Dr.dr.Achmad Rudiyanto. Untuk menurunkan berat badan, orang hanya perlu rutin berjalan kaki sekitar 10 000 langkah per hari. Untuk membakar 1 kalori, orang butuh berjalan kaki 25 langkah. Misal, untuk membakar 16 kalori dalam sebuah permen,dibutuhkan jalan kaki 400 langkah.

Indonesia kini juara ke-4 dari segi jumlah penderita dabetes terbanyak, setelah China, India, dan Amerika Serikat. Menurut WHO jumlah penderita diabetes di Indonesia sekarang sekitar 8 juta orang. Tahun 2025 jumlahnya diprediksi akan melebihi 21 juta orang. Untuk menekan jumlah pengidap diabetes, sebaiknya trotoar di ota diperbaiki agar masyarakat nyaman berjalan kaki. Menurut pendapat saya, pengguna liar trotoar seperti penjaja makanan dan buah-buahan, penjual asesori, penjual koran, dan parkir sepeda motor perlu ditertibkan agar tidak memonopoli trotoar. Di Jogjakarta misalnya di banyak jalan kita tidak bisa berjalan di trotoar karena dimonopoli pedagang informal ini, terutama di malam hari.

Apakah 10 000 langkah itu magic number?

Dr. Catrine Tudor-Locke telah mempelajari berjalan dengan menggunakan alat pengukut pedometer mengumumkan pendapatnya pada Januari 2004 pada terbitan “Sports Medicine.”

Angka 10 000 langkah per hari menjadi umum berdasarkan promosi pedometer oleh sejumlah perusahaan Jepang yang kemudian diadopsi walking clubs. Namun, tak ada kumpulan riset yang mendukung angka ini. Angka 6 000 langkah menunjukkan korelasi dengan menurunnya angka kematian pada laki-laki menurut Harvard Study.

Banyak orang berpendapat, 10 000 langkah per hari terlalu sedikit untuk anak-anak dan tak dapat dicapai para lansia, orang yang seharian tinggal di rumah, atau orang yang menderita penyakit kronis. Ada yang mengusulkan agar jumlah langkah ditentukan secara khusus untuk tiap orang berdasarkan data jumlah langkah rutin tiap hari ditambah jumlah tertentu agar terpenuhi porsi per hari. Misal, seorang wanita yang menggunakan pedometer mencatat 4 000 langkah per hari. Ia perlu menambahkan jumlah langkah yang sama dengan ½ jam berjalan, misalnya 2 000 – 3 000 langkah per hari.

(Sumber gambar: httpwww.virginiamiller.comartistsJosephineHaden#image07)

Berdasarkan bukti terbaik pada akhir tahun 2003, Dr. Catrine Tudor-Locke menyarankan klasififikasi aktivitas fisik yang dihitung pedometer sbb:

Di bawah 5 000 langkah per hari utuk orang yang sehari-hari tinggal di rumah.

5000 – 7 499 langkah per hari untuk untuk orang yang “low active” (tingkat keaktifan rendah), tak termasuk aktivitas olahraga / latihan harian.

7 500 – 9 999 langkah untuk orang yang agak aktif, termasuk beberapa latihan atau berjalan (dan / atau pekerjaan yang menuntut lebih banyak berjalan).

10 000 langkah per hari untuk orang yang aktif.

Orang yang melakukan lebih 12 500 langkah per hari tergolong orang yang sangat aktif.

(Wendy Bumgardner, About.com; 28 September 2006)

Ada banyak cara meningkatkan langkah kaki harian Anda. Gunakanlah imajinasi dan buatlah daftar Anda sendiri:

Berjalanlah dengan pasangan, anak, atau temanmu

Berjalanlah dengan anjing

Lebih gunakan tangga daripada lift

Parkirlah kendaraan lebih jauh dari toko tujuan

Berjalanlah ke pusat pertokoan

Berjalan-jalan untuk melakukan window shopping (melihat-lihat barang di etalase toko)

Rencakan pertemuan yang dilakukan sambil berjalan

Berjalanlah waktu mengunjungi tetangga

Berjalanlah di taman atau berjalan sambil membersihkan tanaman di kebun

Tambahkan porsi Anda sesuai dengan perkembangan kesehatan Anda. Yang penting Anda merasa lebih sehat. Jika ada gejala gangguan penyakit, berkonsultasilah kepada dokter untuk menyesuaikan program jalan kaki Anda.

Para peneliti menyatakan bahwa bagi kebanyakan aorang, berjalanatau melakukan latihan ½ sampai 1 jam per hari cukup baik sekurang-kurangnya 3 sampai 4 hari dalam seminggu. Anda dapat mulai dengan 10 menit per hari dan menambahkannya secara bertahap sampai menjadi kegiatan berjalan yang rutin.

Manfaat berjalan kaki

Membakar kalori

Menguatkan otot-otot belakang

Merampingkan pinggang

Menguatkan tulang-tulang Anda

Mengurangi tekanan darah

Mengunakan waktu dengan keluarga dan teman

Membentuk dan menyerasikan kaki dan bokong Anda

Mengurangi kolesterol

Mengurangi risiko sakit jantung, diabetes, dan lebih banyak penyakit lain

Mengurangi stres

Tidur lebih baik

Meningkatkan gairah dan pandangan tentang kehidupan

Dapat dilakukan hampir di mana saja

Tak menuntut peralatan

Dan GRATIS

Sumber: The Walking Site

Bacalah posting yang berhubungan berikut ini!

https://sbelen.wordpress.com/2012/04/04/anda-ingin-umur-panjang-kurangi-duduk/

Iklan

Dodgeball-tricking-headshot

Tubuh bugar berstamina

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-tingkatkan-stamina-kebugaran-tubuh

Kartu nama Yuni 3

Tag: , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Mau tetap sehat? Ayunkan langkah kaki Anda!”

  1. Tips Langsing Says:

    Berjalan kaki adalah olahraga yang paling murah meriah. Mantap!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: