Mengapa Anda harus mematikan lampu waktu tidur malam, termasuk lampu kamar mandi?

“Yang ini cuma patung, bukan benaran”

Andaikan Thomas Alva Edison diizinkan Tuhan datang ke bumi dan berkeliling dunia, jika menginap di hotel pastilah tidur malamnya terganggu. Bahkan, bisa terkena insomnia. Soalnya, pada zamannya orang tidur malam dalam keadaan gelap gulita dan sehat-sehatlah manusia pada zaman itu. Alam ini memang sudah mengatur, ada siang dan ada malam. Di malam hari bumi hanya disinari cahaya rembulan penuh di bulan purnama dan selanjutnya bumi gelap gulita.

Soal tidur baru dapat dijelaskan secara fisiologis pada tahun 1930-an. Lalu, setelah penemuan tentang gerak cepat mata (rapid eye movement atau REM) tahun 1950-an, terjadilah kemajuan besar dalam pemahaman kita tentang tidur.Tidur kita biasanya dibagi ke dalam beberapa fase, berdasarkan perbedaan aktivitas otak sepanjang malam. Selama fase-fase ini tubuh kita memperbaiki diri dan memori kita disusun (diorganisasi) kembali.

”Yang ini bermimpi masuk surga”

Dalam keadaan gelap gulita tubuh mengeluarkan hormon melatonin dalam sisten kekebalan tubuh kita. Melatonin pertama kali diidentifikasi setelah berhasil diisolasi sekitar 50 tahun lalu. Melatonin adalah zat kimia yang bertugas mengatur irama harian, yaitu pola terjaga dan tidur kita, fungsi imunitas, dan pencegahan kanker. Melatonin tidak langsung menyebabkan orang tertidur. Melatonin hanyalah “membuka pintu gerbang” untuk tidur.

Donna Gate dalam tulisannya “Sleep Starts in Your Brain” menyatakan, bahwa kelenjar kecil pineal di otak, terkadang disebut “mata ketiga”, adalah penghasil hormon melatonin. Kelenjar ini justru membutuhkan kegelapan untuk memproduksi melatonin. Melatonin-lah yang mengatakan kepada tubuh kita saatnya pergi tidur malam. Lagi-lagi, otaklah yang senyatanya mengendalikan hidup kita.

“Yang ini bantal imajinasi, tak bisa pulas tertidur”

(Sumber: http://www.blogiseverything.com.lap_pillow01)

Cahaya lampu sekecil apa pun di malam hari yang terpapar kepada tubuh kita akan mengganggu ritme harian serta produksi melatonin dan seratonin oleh kelenjar pineal di otak. Sebaiknya lampu kamar mandi pun dimatikan. Biarlah cahaya alami seperti cahaya bulan membuat Anda tidak terantuk atau menabrak-nabarak. Jika Anda ke kamar mandi waktu tidur malam, sekali Anda menyalakan lampu, terhentilah seluruh produksi melatonin yang membantu tidur Anda. (Joseph Mercola, 2008. 33 Secrets to a Good Night’s Sleep pada www.mercola.com). Nah, bersyukurlah orang-orang di kampung-kampung di seluruh negeri yang hidup sesuai kodrat alam. Mereka tidak menjadi korban kemajuan teknologi listrik.

“Yang ini posisi siap meloncat jika ada serangan mendadak”

(Sumber: http://www.sleepfoundation.orgg)

Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. (Lihat juga artikel A.F.Wiechmann, C.F.Chignell, dan Joan E Roberts, “The Influence of Dietary Melatonin on Photoreceptor Survival in the Rat Retina: An Ocular Toxicity Study”, Februari 2008, dalam www.pubmedcentral.nih.gov.articlerender.fcgi).

Joseph Mercola tidak menganjurkan orang mengkonsumsi tablet hormon melatonin yang dijual untuk merangsang rasa kantuk. Ia sarankan agar kita tingkatkan keterpaparan tubuh kita terhadap cahaya matahari di siang hari. Dan, pada malam hari tidur dalam keadaan benar-benar atau secara mutlak gelap gulita. (Wah, bisa nabrak sana-sini!) Karena itu, jika Anda ragu, pakailah penutup mata waktu tidur malam.

“Yang ini terpaksa pakai penutup mata”

(Sumber: http://www.wrapables.com)

Di samping membantu tidur malam, melatonin memainkan peran lain dalam tubuh kita. Ia adalah antioksidan yang berperan menurunkan risiko kanker dan meningkatkan imunitas tubuh yang sama ampuhnya dengan vitamin C. Kekurangan jumlah melatonin menyebabkan orang terkena risiko sulit tidur, badan lesu dan malas, depresi, penyakit, dan melemahkan sistem lain dalam tubuh. (Sumber: www.bodyecology.com). Berbagai studi terakhir menunjukkan bahwa orang yang cukup tidur cenderung berumur lebih panjang.

“Yang ini benar-benar tenggelam”

(Sumber: blogspot.com)

Mark Stibich (dalam www.longevity.about.com) menyatakan bahwa orang yang bekerja di malam hari berisiko lebih besar terkena kanker payudara dan usus besar. Para peneliti percaya bahwa kaitan ini disebabkan oleh tingkatan melatonin yang berbeda pada tiap orang yang terpapar cahaya waktu malam. Cahaya lampu di malam hari mengurangi tingkat melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk dan yang melindungi kita dari kanker. Melatonin tampaknya menekan pertumbuhan tumor.

“Yang ini mungkin belum tertidur. Wong tampang orang ketawa”

(Sumber: http://www.hibermate.comm)

Pine Street Foundation dalam “Avenues” tahun 2005 (www. PineStreetFoundation. org) menyatakan, beberapa studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan perubahan aktivitas sel imun tubuh. Satu studi tentang pertumbuhan tumor pada tikus menemukan, ukuran tumor mencapai puncak lebih cepat pada tikus yang kurang tidur. Mudah-mudahan studi lanjut akan memperjelas hubungan antara tidur dan peran sistem imunitas dalam mengontrol pertumbuhan dan ukuran tumor.

Percayakan Anda bahwa tidur malam tanpa lampu dalam keadaan gelap gulita membuat Anda lebih sehat dan bugar? Kalau percaya, selamat tidur bergelap ria!

(Sumber: Info Kesehatan 28 Maret 2007 halaman 14; www.mercola.com; www. pubmedcentral.nih.gov.articlerender.fcgi; www.bodyecology.com; Pine Street Foundation dalam “Avenues” tahun 2005: www.PineStreetFoundation.org)

Iklan

andy

Sakit kanker

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano serang sel kanker

Kartu nama Yuni Juni 2015.

Khasiat FIDES & HP pemesanan

Kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2015/06/11/habbatussauda-jintan-hitam-bawang-putih-jahe-lemon-madu-diabetes-stroke-penyakit-komplikasi-sembuh-tubuh-sehat/

Tag: , , , , , , ,

5 Tanggapan to “Mengapa Anda harus mematikan lampu waktu tidur malam, termasuk lampu kamar mandi?”

  1. inyuss Says:

    Pada alinea 7 disebut “Karena itu, jika Anda ragu, pakailah penutup mata waktu tidur malam.” Apakah itu berarti walau tidur di bawah sinar lampu tapi mata menggunakan penutup mata, pineal bisa bekerja normal?

    • S Belen Says:

      Dear Inyuss, penutup mata berguna untuk membatasi pengaruh cahaya ke mata kita walaupun tidak sampai 100%. Cobalah tutup mata kita waktu tidur sambil lampu tetap menyala. Sepertinya terlihat bayang-bayang.

      Penutup mata membantu kinerja otak mengeluarkan melatonin. Umumnya penutup mata dipakai jika keadaan terpaksa seperti dalam pesawat udara dari tanah air ke Eropa. Yang paling pas, matikan saja semua lampu.

      Sebenarnya bagi bayi yang tidur semua lampu lebih baik dimatikan. Orang tua biasanya menyalakan lampu agar lebih mudah memonitor si bayi. Padahal, bila lampu mati tidur bayi lebih nyenyak.

  2. Rodin Saputra Says:

    Reblogged this on Serambi Rodin Saputra and commented:
    coba yuk tdur dengan gelap gulita(matiin lampu kamar tidur)

  3. luluk muthoharoh Says:

    Susah kalau yang tinggal di asrama untuk mematikan lampu saat tidur, soalnya ada teman yang takut gelap.

    • S Belen Says:

      Dear Luluk, untuk yang tinggal di asrama sebaiknya pembina menjelaskan pentingnya mematikan lampu saat tidur dari segi kesehatan. Yang takut gelap akan mengerti dan setuju lampu dimatikan waktu tidur malam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: