Rekaman pembicaraan pilot & copilot Adam Air: Bukti pesawat ini tidak meledak di udara

Pagi ini Pak Canny Watae memberi izin kepada saya melalui email untuk mempublikasikan tulisannya “Adam Air Tidak Meledak di Udara”. Tulisan ini sebenarnya sudah saya peroleh sejak heboh hilangnya pesawat Adam Air pada 1 Januari 2007. Setelah membaca tulisan ini saya yakin, pesawat itu tidak meledak di udara sebelum tercebur ke laut. Ketika wacana bergulir, Roy Suryo dengan berani dan yakin menandaskan bahwa pesawat ini meledak di udara sebelum tercebur.

(Sumber foto: http://www.tempointeraktif.com yang disiarkan pula pada http://www.monitoringmediafiles.wordpress.com)

Sejak rekaman pembicaraan pilot dan copilot dari blackbox pesawat nahas ini disiarkan berbagai stasiun TV, saya kembali membaca tulisan Canny Watae itu, yang disertai lampiran foto udara bentangan alam. Jika rekaman itu asli (bukan aspal), analisis Canny Watae ini yang benar.

Penerbitan tulisan ini ke dalam blog ini dimaksudkan agar di masa depan jika terjadi musibah dan bencana, kita hendaknya menggunakan analisis penyebab yang rasional berdasarkan kaidah ilmu dan teknologi, bukan asbun, berbicara asal bunyi, atau berlomba melakukan analisis berdasarkan common sense, apalagi menggunakan klenik yang dihias dengan kata paranormal. Salut bagi Pak Canny Watae.

Awal tulisan ini sebagai berikut:

Adam Air Tidak Meledak di Udara

Oleh:

Canny Watae

warga biasa tinggal di Makassar

Saya tergerak untuk beranalisis mengingat semua analisis yang terpublikasi sejak kasus Adam Air ini terjadi belum ada yang menyertakan detil geografis, dalam artian mencocokkan informasi-informasi koordinat Lintang dan Bujur dengan kondisi alam yang mendekati riil di lapangan. Juga, belum ada yang berusaha memasukkan kesaksian-kesaksian warga secara runut. Saya masih percaya kalau warga pedesaan kita cukup jujur. Orang-orang yang kelewat pintar saja yang salah mengambil kesimpulan dari kesaksian mereka.

Penemuan Tail Horizontal Stabilizer oleh nelayan Bakri di pantai MallusetasiKab. Barru memang penemuan yang sangat penting. Tetapi, sejauh ini belum ada yang berteriak “Eureka!”, seperti yang dilakukan Archimedes beberapa ribu tahun yang lalu ketika menemukan hukum berat jenis benda. Bagi saya, yang iseng-iseng “mencari “ pesawat nahas dengan nomor penerbangan KI-574 via layar komputer, temuan Pak Bakri memacu urat spontan saya berteriak Eureka!

Bacalah tulisan yang lengkap pada lampiran! Silahkan Anda klik di sini! opini_adam-air-tidak-meledak-di-udara

Iklan

3abd909e

Hepatitis

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-hepatitis

Kartu nama Yuni

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: