Gaya belajar otak kiri dan otak kanan


(Sumber gambar: www.ideachampions.com)

Amatilah gambar ini!

Menurut hasil penelitian Neuroscience (ilmu saraf otak), otak manusia terdiri dari belahan kiri dan belahan kanan. Dari segi gaya belajar (serta gaya berpikir dan gaya bekerja), populasi manusia di dunia ini terdiri dari 10% jumlah orang yang memiliki gaya belajar (styles of learning) otak kiri, 10% bergaya belajar otak kanan, dan 80% bergaya belajar kombinasi otak kiri dan otak kanan.

Hasil riset otak menunjukkan pula bahwa 60% gaya belajar ini tak bisa diubah karena bersifat genetik-biologis. Hanya 40% yang bisa diubah, seperti ketekunan, motivasi, kemampuan beradaptasi, dan tanggung jawab. Dilihat dari sampel yang lebih kecil, sebuah sekolah, satu kota, satu kecamatan, atau satu kabupaten menunjukkan komposisi persentase jumlah orang yang mirip. Meskipun kita berbeda dalam gaya belajar, tiap gaya belajar itu baik. Tidak ada yang jelek. Karena, dalam kehidupan bersama, tiap gaya belajar berperan dan saling menyumbang untuk menciptakan orkestra kerja sama yang menguntungkan semua orang.

Bagaimana ciri-ciri tiap gaya belajar ini, pada posting saya selanjutnya akan dibahas.

Sebagai “pemanasan”, kali ini saya ajak Anda berpikir secara santai dan sekilas tentang perbedaan orang yang bergaya belajar otak kiri dan otak kanan. Amatilah gambar otak kiri dan otak kanan ini! Apa yang dapat Anda tafsirkan dengan mengamati gambar ini?

Dari segi kegemaran melakukan kegiatan bersenang-senang, apa perbedaan aktivitas orang yang bergaya belajar otak kiri dan yang bergaya belajar otak kanan?

  • Kira-kira dalam pergaulan yang bergaya belajar manakah yang cenderung menyenangkan orang lain? Apa saja aktivitas yang dilakukan orang yang bergaya belajar otak kiri dan yang bergaya belajar otak kanan?
  • Dari segi jenis profesi, profesi apa saja yang disenangi orang yang bergaya belajar otak kiri dan yang kanan?
  • Dalam keluarga, kira-kira anak yang bergaya belajar manakah yang cenderung disenangi dan yang mana yang cenderung kurang disenangi orang tua?
  • Di sekolah, anak yang bergaya belajar manakah yang cenderung diberi label anak sopan, anak rajin, atau anak pintar? Yang bergaya belajar manakah yang sering dimarahi guru? Yang mana yang cenderung diberi label anak nakal, anak bandel, anak susah diatur, atau anak yang suka berisik? Yang manakah yang cenderung terus naik kelas dan yang mana yang cenderung tidak naik kelas atau putus sekolah?
  • Jika demikian, sebenarnya siapa yang salah? Anak atau guru? Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu diperhatikan, bahwa mata pelajaran yang mengembangkan otak kiri adalah Bahasa, Matematika, IPA, dan IPS. Sedangkan, mata pelajaran yang mengembangkan otak kanan adalah Kesenian (lukis, musik, tari, dan seni yang lain), Kerajinan Tangan, Olahraga (Pendidikan Jasmani), Pendidikan Agama, dan Pendidikan Moral. Mata pelajaran manakah yang diujikan dalam ujian nasional? Jadi mata pelajaran mana yang dianakmaskan dan yang mana yang dianaktirikan?
  • Gaya belajar guru yang cenderung menggunakan metode ceramah, menugaskan siswa mengerjakan soal, dan PR akan menguntungkan anak yang bergaya belajar apa? Dan, merugikan yang bergaya belajar apa?
  • Dalam kehidupan anak kelak, potensi belahan otak manakah yang memberikan sumbangan yang lebih besar terhadap sukses seseorang dalam pekerjaan dan kehidupan? Apakah orang yang ber-IQ (kecerdasan intelektual) tinggi atau anak yang ber-EQ (kecerdasan emosional) dan yang ber-SQ (kecerdasan spiritual) tinggi?
  • Secara umum dapat disimpulkan bahwa cara mendidik orang tua di rumah dan guru di sekolah masih mengikuti tradisi pendidikan Belanda yang menekankan pengembangan otak kiri dan melalaikan pengembangan otak kanan. Padahal di Belanda dewasa ini, pengembangan otak kiri dan kanan telah dilakukan melalui pendekatan belajar aktif yang menyenangkan, menarik, dan mendorong anak untuk banyak bergerak. Jika demikian, apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mengubah sistem pendidikan kita yang sudah ”memfosil”?

Iklan

Horse-bites-bicyclist

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni

Tag: , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: