Antara buah beringin dan buah semangka: TUHAN TIDAK ADIL

Seorang rohaniwan yang lelah berjalan kaki di terik mentari berhenti dan berteduh di bawah sebuah pohon beringin besar yang rindang sambil menikmati hembusan angin semilir. Tak jauh dari pohon beringin itu, ia melihat sebuah pohon semangka yang telah berbuah dan buahnya sudah siap diambil untuk dimakan. Ia pun merenung-renung dan bertanya dalam hati: “Mengapa ya, pohon beringin yang begini besar dan tinggi, berakar tunggang, akar-akarnya menjalar jauh ke segala arah, batangnya amat besar dan kokoh, tapi coba lihat buahnya….? Minta ampun, kecil-kecil! Kecil sekali!”

”Tetapi, lihat pohon semangka itu! Berakar serabut, daunnya sedikit sekali, dan batangnya amat ’loyo’, bahkan berdiri tegak saja tidak bisa. Mampunya hanya menjalar di permukaan tanah. Namun, …coba lihat buahnya! Besar sekali! Berapa kali dibandingkan dengan buah beringin …?”

Renungan sang rohaniwan akhirnya sampai kepada kesimpulan, ”MEMANG TUHAN TIDAK ADIL. Pohon beringin yang begitu hebat hanya diberi buah yang amat kecil. Sedangkan, pohon semangka yang begitu kecil dan ’loyo’ malah dianugerahi buah yang super-besar! BENAR-BENAR, TUHAN TIDAK ADIL.”

Tiba-tiba satu buah beringin jatuh tepat menimpa kepalanya. Ia pun memungut buah kecil itu, memandangnya sambil berbicara sendiri: “Wah, untung buah beringin ini kecil sekali! Apa jadinya andaikan buah beringin ini sebesar buah semangka itu dan jatuh dari tempat yang amat tinggi dan menimpa kepalaku…? Ya… hari ini akan menjadi hari terakhir dalam hidupku. Pasti aku mati!” Tak dinyana, ia pun berteriak sambil berujar: ”TERNYATA, TUHAN ITU BENAR-BENAR ADIL!” (Diceritakan oleh seorang teman).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: