Archive for Juli, 2008

Tes remidial di SD, SMP, dan SMA salah kaprah

Juli 30, 2008

Kunjungilah posting yang berkaitan:

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/20/bagaimana-ujian-nasional-un-di-belanda/

https://sbelen.wordpress.com/2013/04/17/sedih-menyaksikan-amburadulnya-ujian-nasional-un-tahun-ini/

https://sbelen.wordpress.com/2010/05/08/ganti-sistem-ujian-nasional-dengan-menerapkan-sistem-open-book-test-dan-tes-terstandar/

https://sbelen.wordpress.com/2008/12/29/belajar-aktif-pakem-ujian-nasional-un-ibarat-air-dengan-minyak/

https://sbelen.wordpress.com/2011/08/08/mengapa-mutu-pendidikan-finlandia-terbaik-di-dunia/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/15/mengapa-peringkat-kelulusan-un-2011-siswa-smantt-tetap-di-nomor-buntut/

https://sbelen.wordpress.com/2011/01/11/3-tahun-banyak-siswa-tak-lulus-un-pecat-guru/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/09/mengapa-kita-memaksa-siswa-mempelajari-semua-mata-pelajaran/

https://sbelen.wordpress.com/2011/05/16/hasil-un-ntt-jeblok-tas-anak-sekolah-ntt-kempes/

 

 

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Iklan

Today’s joke. Guyon & gambar aneh hari ini.

Juli 30, 2008

Harga BBM naik! Hidup tambah SIMANUNGKALIT, PANDAPOTAN MANURUNG, banyak SIHOTANG, tak ada lagi HARAHAP, keadaan semakin GINTING, badan tidak SIREGAR, kepala pusing sampai SIBUTAT-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK. Jumlah rakyat miskin sudah PANGARIBUAN, anak-anak nangis MARPAUNG-PAUNG, otak sudah SITOMPUL, tapi kita masih saja diminta sabar SITORUS. Jangan putus HARAHAP katanya, mintalah PARLINDUNGAN supaya BONAR-BONAR selamat. BUTET dah

(Maaf, ini hanya anekdot. Jangan marah ya, saudara-saudaraku orang Batak. Semula kukirim sms kepada seorang temanku orang Sunda dan seorang Jawa. Eh, keduanya malah kirim ke teman-temannya orang Batak. Mereka tak tersinggung. Kemarin kucoba bacakan depan guru-guru SMP Yadika sejabodatabek yang kutatar. Peserta orang Batak tak tersinggung. Mereka bilang tak apa-apa, pak. Jadi, hari ini kumasukkan ke dalam blogku. Horas! Menjua-jua!)

Gambar aneh hari ini:

Amatilah tanda lalu lintas di bawah ini! Apa lucu?

Advertorial

Nyender kucing

Sakit stroke

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-stroke

Kartu nama Yuni

Lestarikan lingkungan hidup, tidak hanya sekadar kampanye di sekolah ini

Juli 28, 2008

SDN Sumbersono, Dlanggu, Mojokerto, Jawa Timur ini tampak rindang, asri, dan menyejukkan. Bayangkan, bagaimana perasaan kita tatkala menginjakkan kaki di sekolah ini.

Setiap tanaman mendapatkan tempatnya yang terhormat dan tertata serasi. Memberikan kesan menyenangkan, tidak menimbulkan stres.

Amatilah tulisan pada papan kayu yang tergantung di aula sekolah ini! ”Sabda Rasullullah: Barang siapa menanam pohon atau tanaman dan ia Muslim…Kemudian tanaman itu dimakan burung, manusia, atau hewan, maka baginya pahala sama dengan sedekah.”

Tepat sekali kata-kata pilihan ini. Pastilah setiap agama memiliki kata-kata seperti itu. Bayangkan jika setiap insan Indonesia menanam satu pohon atau tanaman saja dalam satu bulan. Sudah berapa tanaman yang ditanam di Indonesia?

Kedua bocah SD ini sedang menggarap benih pada gelas plastik air mineral bekas. Kata-kata pada papan kayu itu tidak hanya tinggal slogan tak bermakna.

Sebidang tanah di halaman sekolah ini dimanfaatkan untuk menamam tanaman yang bisa dimakan manusia.

Anak SD tidak hanya menanam dan membiarkan tanaman itu berjuang sendiri. Siswa ini menyiangi rumput, menyingkirkan gulma yang mengganggu tanaman.

Bahkan para siswa belajar bagaimana memilih benih padi yang bagus, menanam, dan merawat padi, walaupun ada Pak Bon (penjaga sekolah) yang secara kontinu menangani tanaman padi ini.

Kegiatan menanam dan merawat tanaman tidak hanya berhenti di sini. Guru membimbing siswa untuk melakukan kegiatan belajar mengamati tanaman (mengukur dan mencatat pertumbuhan), melakukan deskripsi tiap tanaman dalam tugas Bahasa Indonesia. Mereka belajar secara berkelompok. Banyak sekali kegiatan belajar aktif yang dapat dilakukan jika sekolah memelihara lingkungan sebagai sumber belajar.

Setelah sekian lama anak-anak menanam dan merawat tanaman, mereka sampai ke tahap menilai apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya dan di seluruh tanah air, seperti yang mereka baca di koran dan tonton di TV. Penilaian yang lahir dari penghayatan melalui tindakan konkret ”go green”, membuat kita terkesima. Pada pajangan karya siswa di ruang kelas, anak-anak SD mempersalahkan pabrik yang merusak lingkungan. Mereka menyesalkan ulah manusia rakus yang menyebabkan hutan gundul, dan dampak selanjutnya: bencana banjir dan tanah longsor.

Banyak pejabat yang getol mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup, dengan menanam pohon sembari disorot kamera TV dan diiringi para birokrat dan rakyat yang disuruh berkerumun. Setelah satu tahun, mungkin tanaman-tanaman yang ditanam itu telah mati. Namun, anak-anak cilik SD ini tak berkoar-koar. Mereka hanya melakukan yang bisa mereka lakukan, dengan bimbingan bapak dan ibu guru. Congratulation bagi anak-anak, kepala sekolah, para guru, dan orang tua SDN Sumbersono, Mojokerto ini!

(Terima kasih kepada Ibu Noor Indrastuti, yang telah memberikan foto-foto dan menjelaskan tentang aktivitas sekolah ini serta mengizinkan kami memuatnya dalam blog ini)

Iklan

gif-aug-4-12-12_zpsfd12c40d

Parkinson

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-parkinson

Kartu nama Yuni 3

Mengapa sekarang siswa dan orang tua sulit mendapatkan buku pelajaran bagi anaknya? Pertanyaan dan jawaban

Juli 27, 2008

Perpustakaan SDN 005 Pekanbaru

(Foto koleksi Noor Indrastuti)

Pada post ini penulis kemukakan pertanyaan yang sering diajukan orang tua, siswa, dan guru tentang pengadaan buku pelajaran dan jawaban singkat atas pertanyaan itu.

(Penulis adalah pengamat buku pelajaran sekolah, pembimbing guru untuk menulis buku pelajaran, dan melatih penulis buku pelajaran dan editor agar memproduksi buku yang sesuai dengan tuntutan kurikulum, terutama tuntutan belajar aktif, untuk membuat siswa kreatif dalam belajar).

Selamat membaca!

1.Mengapa Anda sulit mendapatkan buku pelajaran bagi anak pada awal tahun ajaran ini?

Jawaban: Kesulitan ini muncul pada awal tahun ajaran ini karena pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 2 Tahun 2008 yang pada intinya mengusahakan buku murah bagi para siswa. Untuk itu, Depdiknas membeli copyright naskah buku pelajaran, yang berlaku selama 15 tahun. Naskah buku itu lalu didesain pemerintah dan dimasukkan ke Internet sehingga siswa dan sekolah dapat men-download buku pelajaran itu. Sekarang buku itu disebut E-book.

2.Siapa saja yang diizinkan mendownload, mencetak, dan menjual E-book tersebut?

Jawaban: Siapa saja diizinkan mendownload dan menggandakan buku itu dan dapat dijual kepada siswa dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditentukan Mendiknas.

3.Lalu, mengapa buku murah tersebut sulit diperoleh?

Jawban: Karena, harga eceran tertinggi yang ditentukan Mendiknas terlalu rendah, tidak sesuai dengan harga pasar yang ditentukan oleh mekanisme pasar. Tampaknya tidak mungkin orang mencetak dan menggandakan buku itu lalu dijual dengan harga tersebut. Mengapa? Karena, harga kertas sering melambung terutama menjelang tahun ajaran baru, apalagi di tengah kelanggkaan yang dirasakan orang tua murid sekarang.

HET yang ditentukan pemerintah tak masuk akal karena harga kertas dan tinta sudah melambung naik, terutama sejak kenaikan harga BBM. Akibatnya, tak ada percetakan yang mau mencetak.

Lalu, masalah muncul karena dalam Permen No. 2 Tahun 2008 itu, pada Pasal 11 dinyatakan bahwa penerbit swasta tidak diperbolehkan menjual buku ke sekolah. Peraturan lain juga menyatakan bahwa guru dan kepala sekolah dilarang bekerja sama dengan penerbit, termasuk melalui koperasi sekolah. Buku pelajaran yang diperbolehkan hanyalah E-book tersebut.

Siswa SDN 005 Pekanbaru sedang belajar di taman sekolah

4.Apakah mudah men-download E-book?

Jawaban: Masyarakat kecewa karena amat sulit dan memerlukan waktu amat lama men-download E-book. Di Indonesia, maksimal hanya 5% populasi siswa yang dapat mengakses E-book. Siswa yang dapat mengakses dan menggunakan E-book tentu saja harus memiliki komputer atau menggunakan komputer sekolah, dan komputer pun harus terhubung dengan Internet. Dalam keadaan jaringan internet dan listrik PLN yang sering padam ini, penggunaan E-book tampak seperti impian di siang bolong.

5.Apakah benar dengan adanya E-book, siswa tak perlu membeli buku pelajaran karena tinggal menggunakan komputer dan langsung belajar dari layar komputer, termasuk mengerjakan PR?

Jawaban: Di dunia ini kenyataan menunjukkan bahwa di negara maju, seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan Jepang, para siswa tetap menggunakan buku pelajaran. Mengapa? Karena, dari segi keterbacaan, siswa lebih mudah dan santai belajar dan mengerjakan PR dari buku pelajaran daripada langsung menggunakan komputer. Lalu, komputer pun harus tersambung dengan Internet. Penggunaan internet langsung dalam proses belajar-mengajar dengan membaca E-book akan menganggu konsentrasi siswa dan guru sulit mengendalikan para siswa.

Mengerjakan PR lebih baik dengan

buku pelajaran daripada dengan E=book

6.Mengapa pemerintah melarang penerbit swasta menjual buku ke sekolah?

Jawaban: Menurut pemerintah, hal ini akan menimbulkan kolusi antara guru dan kepala sekolah dengan penerbit. Namun, hal ini sebenarnya hanya dilakukan oleh satu-dua penerbit kecil yang tidak memiliki percetakan. Mereka berusaha membuat bukunya laris dengan memberi TV, kulkas, atau mengongkosi para guru mengadakan study tour ke tempat wisata. Pemerintah men-generalisasi seolah-olah semua penerbit melakukan hal yang sama. Sebenarnya, penerbit besar, terutama yang memiliki percetakan sendiri tidak melakukan hal itu. Mengapa? Karena untuk apa penerbit besar itu memberi hadiah TV atau kulkas kepada guru. Kan, lebih menguntungkan terjun saja ke bisnis menjual TV dan kulkas.

7.Apakah masuk akal jika pemerintah mewajibkan orang tua murid membeli buku di toko buku?

Jawaban: Di daerah di luar Jawa, semisal NTT, Maluku, Papua, Kalimantan, dan Sumatra ada berapa toko buku di tiap pulau? Terbanyak hanya ada di ibukota provinsi. Bagaimana bisa, orang tua dan siswa diwajibkan membeli buku di toko buku. Di Jakarta saja, orang tua murid yang mencari 1 judul buku Matematika SD kelas 5 misalnya harus berkeliling Jakarta karena di toko buku tidak semua jilid tersedia. Akhirnya, biaya untuk membeli buku itu berlipat ganda jika dihitung dengan biaya transportasi.

8.Apakah benar penerbit swasta yang besar hanya menarik keuntungan dari menjual buku ke sekolah?

Jawaban: Penerbit besar pada umumnya mengadakan perjanjian dengan kepala sekolah dan guru dengan prinsip saling memberi dan menerima. Penerbit sering melakukan pelayanan kepada pelanggan (customer service), misalnya dengan mensponsori penataran atau pelatihan bagi para guru, membantu pengadaan kurikulum, contoh silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau persiapan mengajar guru kepada para guru. Selain itu, ada penerbit yang membantu membuat laboratorium bagi sekolah, membantu pengadaan alat dan bahan lab, bahkan ada yang membantu pembuatan kolam renang bagi sekolah besar di kota besar.

9.Apakah sekolah dapat melakukan negosiasi harga buku dengan penerbit?

Jawaban: Dalam dunia bisnis, negosiasi harga adalah hal biasa. Jika sebuah sekolah memiliki jumlah siswa yang banyak, penerbit dapat saja menurunkan harga buku.

10.Apakah para guru dan kepala sekolah mendapatkan rabat dari pembelian buku pelajaran?

Jawaban: Dalam dunia bisnis, pemberian rabat adalah hal biasa dan dapat dinegosiasikan dengan penerbit. Ada penerbit yang memberikan rabat 25% – 30% dari hasil pembelian bruto. Sebagai contoh, jika sebuah sekolah memesan buku pelajaran dengan biaya total Rp 10 000 000, para guru dan kepala sekolah dapat memperoleh rabat Rp 2 500 000. Kalau omzet sebuah sekolah besar Rp 1 milyar, para guru dan kepala sekolah dapat memperoleh Rp 250 juta. Rabat ini dapat digunakan untuk menambah modal koperasi sekolah, membeli mobil operasional sekolah, membeli alat dan bahan lab, dan dibagi-bagikan kepada guru sebagai bonus untuk biaya meyekolahkan anaknya. Bahkan, ada sekolah besar yang mengalihkannya untuk membuat kolam renang.

11.Apakah ada perbedaan mutu antara buku paket pemerintah yang ada dahulu dengan mutu buku penerbit swasta?

Jawaban: Secara umum dapatlah dikatakan bahwa mutu buku pelajaran penerbit swasta lebih baik daripada buku paket pemerintah. Karena, penerbit swasta harus meningkatkan mutu produk agar menarik konsumen, yaitu siswa, orang tua murid, dan guru. Namun, kemudian Depdiknas tidak menerbitkan lagi buku paket. Namun, sejak dulu, bahkan sejak ada buku paket, Depdiknas berhak menetapkan sebuah buku pelajaran penerbit swasta telah lolos seleksi pemerintah untuk dijual kepada para siswa. Pada umumnya penerbit berusaha mengikuti aturan seleksi buku pemerintah. Dan, tahun-tahun terakhir ini sekolah berhak memilih buku penerbit swasta dari daftar yang diterbitkan pemerintah dan membelinya dengan dana BOS untuk jenjang SD dan SMP. Sedangkan, dana BOS buku untuk SMA sampai sekarang belum ada. Tahun ini, jadi tidaknya pemerintah memberikan dana BOS buku kepada sekolah belum ada kepastian.

12.Apakah tepat dan masuk akal jika pemerintah melarang penerbit swasta menjual buku ke sekolah dan menerbitkan aturan yang menghalangi bisnis buku penerbit swasta?

Jawaban: Penerbitan buku, termasuk buku pelajaran, adalah bisnis kreatif (creative business) yang termasuk kerja ilmu pengetahuan (knowlede work). Jika suatu bangsa ingin maju, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mencerdaskan bangsa, bisnis perbukuan seharusnya didukung, bukan dihalang-halangi dan dicurigai. Penerbit menjual buku, bukan narkoba. Mengapa penjual bakso dan jajanan yang menggunakan zat pewarna, pengawet, dan bisa juga formalin tidak dilarang pemerintah berjualan di sekolah?

Selain itu, selama ini pemerintah tetap bersikukuh sejak era Orde Baru sampai dengan sekarang untuk tidak menghapuskan pajak pembelian kertas kepada penerbit buku. Karena itu, harga buku menjadi mahal karena penerbit mengalihkan beban biaya pembelian kertas ini kepada konsumen.

Perpustakaan SDN Sumbersono, Mojokerto

(Foto koleksi Noor Indrastuti)

Advertorial

 

Anak tendang guru

Diabetes

Bacalah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-normalkan-gula-darah

Kartu nama Yuni

Bingung membedakan cinta dan seks?

Juli 26, 2008
www.todaysseniornetwork.com)

Pasangan senior di pantai (Sumber foto: http://www.todaysseniornetwork.com)

Woody Allen mengatakan, “Seks tanpa cinta adalah pengalaman kosong, tetapi sejalan dengan perjalanan pengalaman kosong itu, ia akan menjadi yang terbaik.”

Ya, banyak yang mungkin masih bingung. Apa ini cinta? Atau, apa ini hanya sekadar seks? Inilah pertanyaan yang sudah sekian lama ditanyakan kaum wanita kepada terapis. Dan mereka hanya menginginkan satu jawaban. Dapatkah laki-laki benar-benar mendapatkan seks tanpa perasaan-perasaan yang lain? Dan, mengapa laki-laki dan wanita begitu sering tak mampu melihat hal ini dengan jelas?

“Karena banyak wanita bingung tentang seks”, kata ahli seks Alice Haemmerle dalam bukunya A Perfect Mind. “Semua wanita menginginkan keintiman, dan mereka menyamakan keintiman dengan mendapatkan seks. Wanita mencari seorang pasangan dan hubungan, sedangkan bagi lelaki, seks hanyalah sekadar sebuah kebutuhan.”

Selama sebuah episode The Queen Latifah Show , psikolog Dr Grace Cornish mengakui bahwa cinta dan seks membuat kombinasi yang bisa membuat orang bingung.

Ada sebuah adagium bahwa wanita memberi seks hanya untuk merasakan cinta dan laki-laki akan berkata, ‘Aku mencintaimu’ hanya untuk mendapatkan seks”

Para ahli mengatakan, tampaklah bahwa selama momen hebat “O” (orgasme), wanita melepaskan hormon yang disebut oxytocin, hormon ”rangkulan”. Alasannya? Hormon itulah yang menyebabkan wanita menginginkan menjalin hubungan lebih kuat dengan lelaki, dan mendadak merasakan perasaan afeksi, dan bahkan cinta. (Lihat Samantha Brett, Sam and the City: Modern Love: How the Blog Generation Do It, (Harlequin)

(Sumber : blogs.smh.com.au)

Emosi dan otak: cinta

Apakah akhirnya kita telah cukup tahu tentang biochemistry untuk memahami misteri dan magic romantisme?

Stephen Johnson mempublikasikan secara online pada 1 Mei 2003:

Yocelyn Selim, mengatakan, bahwa oxytocin, yang diproduksi sistem limbik otak, dilepaskan pada laki-laki dan wanita pada waktu mengalami klimaks seksual seperti waktu kelahiran dan menyusu. Reseptor yang terletak pada system reward dopamine di otak memperkuat perasaan-perasaan enak yang dibawa oleh aktivitas-aktivitas tersebut. Tetapi oxytoxin, seperti cinta, bekerja dengan cara-cara misterius. Pada wanita, estrogen rupanya memperlancar efek rasa enak oxytocin dengan memoderasi pelepasan adrenaline dan hormon stres yang lain. Testosterone membuat laki-laki lebih menerima responsi melawan-atau-melarikan diri dan menyiagakan efek oxytocin melepaskan stres. ”Walaupun sebab dan akibat sulit dibedakan, oxytocin jelas memudahkan jaringan hubungan sosial, “ kata neuroscientist Jaak Panksepp. “Dan jaringan sosial yang lebih baik berkaitan dengan seluruh kesehatan yang lebih baik dan meningkatnya umur panjang.”

www.bp3blogger.com)

(Sumber:bp3.blogger.com)

Mengapa tikus padang kutub (praire voles) jatuh cinta?

Kapasitas biologis cinta adalah cara otak menyiapkan turunan yang lahir mungil dan tak berdaya dan memiliki harapan teramat kecil untuk bertahan hidup. Hal ini muncul dalam hubungan sosial – antara orang tua dan anak, antar-orang tua, antara anggota-anggota keluarga yang menolong memelihara anak. Perekat yang mempertahankan hubungan itu agar tetap kuat adalah perasaan senang dan berharga serta kepuasan bahwa otak kita membimibng kita waktu kita masuk ke dalam hubungan cinta.

Cinta adalah bahan inti yang merekatkan terdapat pada manusia dan tikus padang kutub. Karena, cinta adalah sumber sekian banyak prestasi kreatif tertinggi, kita suka berpikir bahwa perasaan itu sendiri benar-benar unik. Namun, kesamaan kimia otak dan kesamaan perilaku – menunjuukan bahwa sekurang-kurangnya suatu bagian intoksikasi cinta dialami oleh mamalia yang lain. (Lihat abstrak tentang riset oxytocin pada www.oxytocin.org/oxytoc/index.html.

Nina Munteanu, penulis film seri dan ekolog pada 27 September 2007 menulis:

Dalam bukunya “Why We Love: the Nature and Chemistry of Romantic Love”, anthropolog Helen Fisher mengatakan bahwa bahan biologis / kimiawi dopamine berperan dalam cinta.

Menurut Fisher dan ahli-ahli lain, proses cinta mirip dengan ketagihan kimiawi. “Dopamine berhubungan dengan semua ketagihan (addictions),” kata Fisher. “Dopamine berhubungan dengan kecanduan, energi yang meninggi, dan memotivasi kita untuk memenangkan suatu reward.” Ia lanjutkan “Kita semua memiliki dorongan seks, dan inilah apa yang membuat kita berusaha mencari seseorang. Namun, pada tahap kedua, cinta romantis, yang membuat kita gembira, merasakan euphoria, dan mulai memfokuskan diri kepada kencan. Pada sirkuit ketiga, pertautan (attachment), muncul sehingga kita dapat belajar memberi toleransi kepada seseorang dari tahap 2 sekurang-kurangnya cukup lama untuk memelihara seorang anak melalui masa bayi.

Oxytocin diproduksi secara alamiah dalam otak, pada hypothalamus, dan dilepaskan ketika sebuah pasangan intim secara fisik. Oxytocin distimulasi oleh sentuhan, pijatan, ciuman, dan saling melayani.Oxytocin meningkat pesat ketika wanita dan laki-laki mencapai orgasme, menghasilkan hubungan yang kuat. Pada wanita hal ini meningkatkan kepercayaan dan serentak memproduksi perasaan bertaut., Oxytocin juga meningkat jumlah sperma laki-laki, memperlancar aliran sperma, dan memperkuat ejakulasi sebagai tambahan untuk memberikan perasaan melindungi. Jalinan keintiman pasangan yang terulang akan memperkuat ikatan mereka.

(Sumber: http://www.cosmos-liturgy-sex.com)

******************

Topik posting yang berhubungan:

Sign of love

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/29/makna-cinta-di-hari-ulang-tahun-perkawinan-untuk-suami-dan-istri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/02/06/kotak-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/21/hidup-tanpa-cinta-ibarat-sebuah-bintang-tanpa-cahaya/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

Iklan

Frozen-pool-cannonball-dive

Awet muda

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano bikin anda awet muda

Kartu nama Yuni 3

Alasan kami memilih pemenang Lomba Karya Tulis Guru ESIS 2008

Juli 26, 2008

Pak Rakhmad Fauzi, juara II sedang menjelaskan inovasi dengan oyong yang dilakukan di sekolahnya

Pak Rakhmad Fauzi, juara 2 sedang menjelaskan inovasi dengan oyong yang dilakukan di sekolahnya

Tanggal 28 Juni 2008 lalu bertempat di Pesta Buku 2008 di Istora Senayan, Jakarta diumumkan para pemenang Lomba Karya Tulis Guru ESIS 2008.

Setelah melalui proses yang cukup panjang untuk penjurian terhadap naskah yang terdiri dari -/+ 300 naskah, maka akhirnya tim juri Lomba Karya Tulis Guru Esis menetapkan pemenang dalam Lomba Karya Tulis Guru ESIS dengan tema “Kisah Suksesku Mengajar dengan Metode Pembelajaran Inovatif untuk Bidang Matematika dan Sains”.

Lima (5) kriteria yang kami gunakan untuk menilai naskah-naskah tersebut adalah :

Kriteria

Skor maksimum

1. Kesesuaian isi dengan tema

10

2. Inovatif (terdapat hal yang baru)

30

3. Mudah digunakan / dipraktikkan

30

4. Mengaktifkan siswa (kognitif dan psikomotorik)

30

5. Bahan mudah diperoleh dan murah

10

Jumlah skor maksimum

100


Tim juri dalam Lomba Karya Tulis Guru ESIS tersebut adalah :
1. Dr.S. Belen,B.Phil.,S.Pd (Konsultan Pendidikan)
2. C.H. Eny Wijayanti (ESIS)
3. Riana Hadiana (ESIS)
4. Khairul Hidayati (ESIS)

Para pemenang sebagai berikut:

JUARA 1
Rp 5.000.000,-
Nama : Drs. Suka Rahmadi
Alamat : SMA 1 Wonosari, Gunung Kidul Yogyakarta

“Inovasi Pembelajaran pada Tabung Pitot Menggunakan Barang Bekas”

Juara 2
Rp 3.000.000,-
Nama : Rakhmat Fauzi,M.Si
Alamat : SMP Negeri 14, Depok
Jl. Kemang Dalam 20 Komplek Arco Sawangan, Depok

“Pemanfaatan Oyong (Luffa Acutangula) Sebagai Media Pembelajaran Osmosis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas VIII SMPN 14, Depok

Juara 3
Rp 2.000.000,-
Nama : Pris Priyono,S. Kom
Alamat : SMA Batik 1 Surakarta
Jl. Slamet Riyadi 445 Surakarta, Jawa Tengah

“Teknologi Antena Wajan Bolic untuk Pemahaman Materi Jaringan Tanpa Kabel (Wireless) di SMA Batik 1 Surakarta”

Juara Harapan 1
Rp 1.500.000,-
Nama : Ambrosius Rantebatu
Alamat : Jl.
Raya Tembagapura No. 605 PO Box 14; Tembagapura 99930; Timika-Papua

“Penggunaan Lingkaran Positif dan Negatif untuk Penjumlahan dan Pengurangan Bulat Serta Penggunaan Kartu Domino Bilangan Bulat Guna Menumbuhkan Minat Belajar Siswa”

Juara Harapan 2
Rp 1.000.000,-
Nama : Maman Damanhuri, S.Pd
Alamat : Sekolah Dasar Islam Al Azhar 11, Surabaya

“Ular Tangga Kwartet”

Juara Harapan 3
Rp 750.000,-
Nama :Mulyono
Alamat : Madrasah Aliyah Negeri 1, Bekasi

“Kesebangunan Dalam Segitiga Siku-Siku”

Keputusan juri tersebut bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

(Sumber: http://www.erlangga.co.id)

Sebagai anggota tim juri, izinkan kami mengemukakan latar belakang diskusi kami tentang mengapa kami memilih Pak Suka Rahmadi, dari Gunung Kidul, Jogjakarta sebagai Juara 1. Pak Rahmadi membuat tabung Pitot dengan menggunakan barang bekas, padahal selama ini para guru Fisika SMA selalu menceramahkan tentang Hukum Bernoulli karena tak ada alat di lab. Perangkat lab Fisika yang diadakan Pemerintah juga tidak menyertakan alat ini. Pak Rakhmat Fauzi, juara 2 memanfaatkan oyong (Luffa Acutangula) sebagai media bagi siswa dalam mempelajari osmosis. Eksperimen yang dilakukan Pak Rakhmat Fauzi menggunakan kentang sebagai pembanding. Hasil penggunaan oyong tampak lebih jelas dari kentang yang selama ini digunakan para guru SMP. Dalam acara pengumuman pemenang, Pak Rakhmat Fauzi yang hadir diberi kesempatan menjelaskan tentang inovasi yang dilakukan dan berbagai inovasi lain yang dilakukan bersama dengan para siswa SMP di sekolahnya.

Pak Pris Priyono, guru SMA Batik 1 Surakarta, juara 3 membuat antena wajan Bolic untuk memahami materi jaringan tanpa kabel (wireless). Tampak kreativitas dalam membuat antena ini dan disertai foto-foto sehingga meyakinkan bahwa antena ini bisa bekerja.

Pak Ambrosius Rantebatu dari Tembagapura, Timika, Papua yang merebut juara harapan 1 menggunakan lingkaran positif dan negatif untuk penjumlahan dan pengurangan bulat serta penggunaan kartu domino bilangan bulat guna menumbuhkan minat belajar siswa SD. Penggunaan lingkaran ini dapat kita temukan pada buku pelajaran dan lembar kerja di negara tertentu di luar negeri. Anehnya, seorang guru SD di Papua di Timika yang terpencil bisa menemukan cara yang memudahkan siswa belajar matematika.

Pak Maman Damanhuri dari Surabaya yang merebut juara harapan 2 menggunakan ular tangga kwartet, yang mendorong siswa untuk berpikir kreatif, sedangkan Pak Mulyono dari Madrasah Aliyah Negeri 1, Bekasi, yang merebut juara harapan 3, melakukan kreasi cara mudah memahami kesebangunan dalam segitiga siku-siku (Matematika) dengan menggunakan analogi cumi-cumi.

Pak Mulyono Juara Harapan III menerima piagam penghargaan dari Pak Bintoro, Manajer Marcomm Penerbit Erlangga

Pak Mulyono Juara Harapan III menerima piagam penghargaan dari Pak Bintoro, Manajer Marcomm Penerbit Erlangga

Tim juri mengusulkan dan panitia menetapkan bahwa semua peserta Lomba Karya Tulis Guru ESIS 2008 (sekitar 300 guru) mendapatkan piagam penghargaan dengan predikat “Lolos dengan Baik”. Keputusan ini diambil berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa hanya sedikit guru yang benar-benar mau mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya untuk melakukan inovasi berskala kecil di sekolahnya. Selain itu, lebih sedikit lagi guru yang benar-benar mau berusaha menuangkan ujicoba inovasinya ke dalam karya tulis. Dengan demikian, tiap peserta yang mengikuti lomba karya tulis ini dipandang telah lolos dari seleksi “alamiah”. Piagam penghargaan ini dapat digunakan guru dalam mengikuti program sertifikasi guru, khususnya unsur ke-10 (Unsur Pendukung Profesi), yaitu penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

Semoga di masa depan, para guru lebih bergairah melakukan inovasi di tingkat sekolah. Misalnya melalui penelitian tindakan kelas dan menuangkannya dalam karya tulis ilmiah. Jika semua guru di sebuah sekolah melakukan penelitian dan didorong kepala sekolah, kualitas sebuah sekolah dapat meningkat. Dan, jika dilakukan inhouse training secara berkala, melalui pelatihan yang dilakukan dari seorang guru yang memperoleh gagasan baru dari sumber eksternal kepada rekan guru yang lain, kualitas sebuah sekolah akan meningkat dengan pesat.

Selamat memenangkan lomba karya tulis ini kepada ke-6 pemenang! Congratulation bagi semua peserta lomba karya tulis. Anda semua memang layak menjadi juara!

Bagaimana jika kita kontrak presiden dari negara lain untuk 2009?

Juli 23, 2008

Kata Edward De Bono berpikir kreatif bukanlah berpikir lurus-linier tapi berpikir menyamping-lateral.

Ada juga yang mengatakan, jika Anda ingin menelurkan gagasan kreatif, cobalah berpikir terbalik (think the opposite) sambil mengatakan ”mengapa tidak?” (Why not?). Dengan cara berpikir menyamping, terbalik, dan bila perlu berpikir ”menggurita” seperti yang kini dipopulerkan Tony Buzan dengan ”mindmapping” . Buatlah peta pikiran Anda yang liar seperti bola bergulir ditendang ke kiri, kanan, menyilang, mendatar, melambung, dan akhirnya gol. Tercapailah tujuan. Efektif dan efisien.

Berpikir sampai kepala pening tentang ujung-ujungnya kampanye pemilu 9 bulan ini, kita jadi bingung. Mau pilih calon presiden recycled ya jangan-jangan nanti kita salah pilih. Mau pilih calon presiden tebar pesona, eh nanti salah lagi. Mau pilih orang muda, ya susah juga karena biar muda tapi pikirannya tua, atau malah lebih tua dari presiden recycled dan presiden tebar pesona.

Anehnya, kita (baca elit politik) kok terseret berpikir seolah-olah pemilu presiden akan mengakibatkan perang baratayudha, hidup atau mati, to be or not to be. Bayangkan kalau sekarang saya tetapkan koruptor bisa dihukum tembak, jangan-jangan selepas berkuasa malah saya yang ditembak. Senjata makan tuan dah! Mau saya galakkan KPK agar benar-benar galak, jangan sampai sehabis masa jabatan malah saya yang diburu dan ditangkap KPK. Alur dan arah serta arus berpikir masyarakat ini sudah pastilah membuat 9 bulan ini kita sebagai bangsa tidak produktif. Bagaimana bisa produktif kalau waktu selama itu kita boros energi, uang, harta-benda, dan waktu tidur hanya untuk saling menjelek-jelekkan, memfitnah, bersumpah serapah dengan kemasan membangun image, mengorkestra citra?

Bertolak dari hiruk pikuk opini publik dan opini kepala pening, saya mencoba berpikir menyamping-menyimpang, terbolak-balik, dan menggurita ke berbagai arah. Daripada pusing, bagaimana kalau kita hire alias menyewa, tapi lebih kerennya mengontrak dengan bayaran amat tinggi calon dari negeri lain menjadi presiden satu periode saja, mulai dari 2009 sampai 2014. Sesudah itu baru kita pilih lagi presiden anak bangsa. (Terima kasih kepada Ibu Noor Indrastuti yang melemparkan ide dan Pak Wahyudi yang mengusulkan seorang tokoh yang diburu Amerika, dan Pak Lambas yang kritis menggugat gagasan dalam diskusi makan malam kita).

Ini cara berpikir membenahi sebuah perusahaan yang bakal bangkrut. Daripada bangkrut CEO-nya kita kontrak saja untuk satu periode dari perusahaan lain dari luar negeri yang menjanjikan perubahan yang lebih pasti berhasil. Atau seperti klub-klub sepak bola nasional dalam Euro Cup yang lalu. Pelatih kesebelasan nasional Belanda Marco van Basten bersaing dengan pelatih kesebelasan nasional Rusia asal Belanda Gus Hiddink. Rusia menang. Nasionalisme Gus Hiddink kan tak dipersoalkan rakyat Belanda. Yang jadi dasar penilaian adalah profesionalisme.

Bagaimana kalau kita kontrak saja Barrack Obama menjadi presiden Indonesia? Obama kan pernah jadi ”orang Indonesia” yang tulus dan polos waktu menjadi siswa SD di Jakarta.Tapi, relakah rakyat Amerika? Masa’ rakyat Amerika mau melepaskan ”presiden”-nya yang menjanjikan masa depan Amerika yang cerah! Tapi kalau Obama setuju, mengapa tidak?

Barrack Obama (www.scottthongfiles.wordpress.com

Barrack Obama (www.scottthongfiles.wordpress.com)

Atau, bagaimana kalau kita kontrak saja Lee Kuan Yew? Beliau kan terbukti membawa Singapura menjadi negara maju. Apalagi beliau kan sudah berpengalaman menjadi penasihat presiden kita. Tapi, beliau kan sudah tua? Tapi pikirannya kan masih muda! Dan, jika beliau mau, mengapa tidak?


www.uploadwikimedia.org)

Lee Kuan Yew (Sumber: http://www.uplodadwikimedia.org)

Eh, yang lebih dekat kan Anwar Ibrahim. Beliau kan sama melayu dengan kita, hanya kebetulan lahirnya di negeri jiran. Tapi, apakah Anwar Ibrahim mau? Kan namanya politik, satu langkah lagi beliau bisa menjadi Perdana Menteri Malaysia. Tapi, kalau Pak Anwar mau, mengapa tidak?

Anwar Ibrahim (www.aldittablogspot.com)

Anwar Ibrahim (www.aldittablogspot.com)

Namun, andaikan setelah tawaran kita ajukan kepada ketiga calon dan ternyata ketiganya sama-sama setuju, kita buat kampanye pemilu presiden tersingkat di dunia. Hanya satu minggu! Kampanyenya amat sederhana dengan biaya amat murah. Kampanye melalui debat di televisi. Itu saja.Tak perlu ada KPU. Lalu, pemilu diselenggarakan dengan mengirim SMS, email,dan surat. Penghitungannya benar-benar Quick Count! Langsung kita punya presiden yang menjanjikan masa depan cerah sekaligus mencatat sejarah memilih presiden dari negara lain secara demokratis tulen-murni. Dan, tercatatlah nama Indonesia dalam Guiness Book of Records!

Ah, mungkin ada yang bilang saya berkhayal. Republik mimpi. Tidak mungkin. Tidak bisa. Jawaban saya adalah banyak penemuan spektakuler, lebih banyak terobosan, dan amat banyak keberhasilan di dunia ini dimulai dari pertanyaan why not, mengapa tidak? Kalau Anda setuju dengan gagasan ini, apakah Anda punya calon yang lebih baik dari tiga calon yang kami usulkan?


Apakah otak laki-laki dan wanita berbeda? Apa impilikasinya?

Juli 22, 2008

Dua tahun ini kami mempelajari hasil-hasil riset otak dan bagaimana hasil riset itu dapat diterapkan dalam proses belajar-mengajar yang berciri belajar aktif. Dalam pencarian ini, kami temukan hasil riset yang mengungkapkan perbedaan antara otak pria dan wanita. Selama ini, kami percaya kepada berbagai gagasan perihal keseteraan gender, terutama bahwa perbedaan hakiki antara pria dan wanita hanyalah pada soal perbedaan jenis kelamin. Namun, setelah mempelajari hasil riset otak ini, kami cenderung mempertanyakan kembali pandangan yang selama ini kami yakini, sambil terus mengikuti wacana tentang perbedaan pria dan wanita. Pencarian kami belum selesai, namun mungkin pendapat berikut ini dapat mendorong kita untuk terus berwacana untuk mencari kebenaran.

Otak manusia

Otak manusia

Hasil riset otak antara lain mengungkapkan, bahwa otak wanita lebih kecil dari pria tapi memiliki lebih banyak koneksi antara dua belahan otak. Daerah di antaranya (corpus collosum) lebih besar dan berkembang pada wanita dan memungkinkan dua belahan itu lebih mudah bekerja sama. Pikiran dan emosi dapat tergabung pada fungsi otak wanita karena sistem limbik yang lebih aktif yang mengontrol emosi. Pria cenderung menggunakan hanya satu belahan otak pada satu waktu, sedangkan wanita memanfaatkan “seluruh pemikiran otak”.

Wanita mampu memahami hubungan manusiawi yang kompleks dan bagaimana hubungan itu cocok dalam konteks emosional. Itulah mengapa kebanyakan anak wanita senang cerita fiksi. Sebaliknya, anak pria senang non-fiksi dan terutama senang membaca tentang bagaimana suatu alat beroperasi.

Anak-anak Aceh, pria dan wanita, korban bencana tsunami sedang belajar di “sekolah tenda” (Foto koleksi Save the Children UK)

Carol Gilligan berteori: Cara berpikir wanita yang berciri emosional yang lebih kompleks dirugikan dalam sekolah campuran pria dan wanita (koedukasi). Teorinya dapat menjelaskan mengapa bahkan siswi yang cerdas merasa bodoh, tak kompeten, dan tak berprestasi memadai di sekolah campuran. Anak wanita mungkin terpaksa menekan cara alamiahnya dalam memecahkan masalah agar cocok dengan “cetakan” cara berpikir pria yang berbeda.

Namun, menurut riset otak, pikiran dan emosi dapat tergabung pada fungsi otak wanita karena sistem limbik (pengontrol emosi) yang lebih aktif.

Apa perbedaan pria dan wanita?

Menurut paradigma kesetaraan gender, perbedaan hanyalah di bidang seksual (jenis kelamin).Namun, ada ahli otak yang mengemukakan pendapat tentang perbedaan otak pria dan wanita dan implikasinya (yang selintas tampak bias gender).

Amatilah perbandingan berikut ini! (Tiap pernyataan atau kalimat hendaknya dibaca ”lebih cenderung”. Pria lebih cenderung, sedangkan wanita lebih cenderung. Tidak ada perbedaan yang mutlak di sini, yang ada adalah kecenderungan).

Perbedaan pria dan wanita

Pria sering tidak memihak / objektif, sedangkan wanita sering emosional.

Pria sering terobsesi pada olahraga, sedangkan wanita menganggap olahraga kurang penting.

Kebanyakan pria berbicara tentang benda-benda, sedangkan wanita paling banyak berbicara tentang “orang”.

Pria tidak banyak berbicara secara pribadi, sedangkan wanita tidak banyak berbicara di depan publik.

Pria memandang berbagai hal secara harfiah, sedangkan wanita mencari arti yang tersembunyi.

Pria adalah pendengar yang kurang tanggap, sedangkan wanita adalah pendengar yang lebih tanggap.

Pria lebih terfokus kepada solusi, sedangkan wanita senang membahas masalah.

Pria kurang bersedia mencari bantuan, sedangkan wanita segera mencari bantuan.

Pria takut dengan komitmen, sedangkan wanita sangat ingin berkomitmen.

Pria lebih sadistis, sedangkan wanita lebih masokhistis.

Pria lebih berorientasi seks, sedangkan wanita lebih berorientasi kepada cinta.

Pria memiliki lebih sedikit teman dekat, sedangkan wanita memiliki banyak teman dekat.

Pria kurang mempercayai, sedangkan wanita sering terlalu mempercayai.

Pria berbelanja karena kebutuhan, sedangkan wanita sering berbelanja demi kesenangan.

(Sumber: Cris Evatt, 1989, He & She: 60 Significant Differences between Men and Women, Berkeley, CA: Conari Press).

Dalam kerangka berpikir ini, kami tertarik membaca pandangan Paulo Coelho, seorang novelis bestseller Brasil. Banyak novelnya ditulis dalam bahasa Portugis dan kini sudah dialihbahasakan ke dalam 56 bahasa. Ia lahir di Rio de Janeiro pada tahun 1947. Sebagai mahasiswa ia belajar hukum, namun pada tahun 1970 meninggalkan studinya dan berkelana ke Meksiko, Peru, Bolivia, Chile, Eropa, dan Amerika Utara. Dua tahun kemudian ia kembali ke Brasil dan mulai menulis lirik musik populer, bekerja sama dengan musisi terkenal Raul Seixas. Keterlibatannya dalam musik meluas ke rencana menciptakan “Masyarakat Alternatif”. Rencana ini dipandang subsersif oleh kalangan militer Brasil dan kelompoknya dipenjara. Ia dan Seixas dilaporkan disiksa selama dalam penjara.

Lembaga perkawinan

Lembaga perkawinan ibarat surga bagi yang berada di luar. Ingin cepat-cepat masuk. Ibarat neraka untuk yang berada di dalam. Ingin cepat-cepat keluar. Itu terjadi jika tiada saling pemahaman antara pria dan wanita.

Berikut ini saya sajikan posting yang dikirim WH pada tanggal 11 Juli 2008, yang di-browse dari www.masculineheart.blogspot.com.


Pengarang Paulo Coelho memiliki sebuah blog. Baru-baru ini Paulo Coelho menerbitkan sebuah posting pada blognya. Isi postingnya mengungkapkan apa yang dikirim Julia, seorang temannya. Kemudian, Paulo Coelho mencoba menghubunginya untuk menanyakan apakah ia sendiri yang telah menulis teks ini. Namun, Julia telah berangkat untuk suatu perjalanan dan saya tak tahu dengan tepat kapan ia akan pulang.

Paulo Coelho kemudian mengecek di Internet dan tebaklah apa yang ia temukan? Bahwa ada banyak kelompok diskusi tentang topik ini! Dengan kata lain, dewasa ini wanita sedang mencari alasan-alasan mengapa mereka jatuh cinta kepada lawan jenisnya. Sebagai seorang lelaki yang setuju terhadap beberapa alasan ini, Paulo Coelho membuat sebuah daftar berdasarkan apa yang mereka katakan:

Banyak pria dan wanita gagal berkomunikasi, sering karena mereka tidak memiliki gagasan tentang apa yang disukai lawan jenis. Nah, ini adalah pendapat pihak wanita.

Issue nº 176 – Mengapa kami mencintai laki-laki (Why we love men)

Kami mencintai lelaki karena mereka tidak dapat berpura-pura belum mencapai orgasme, bahkan jika mereka ingin menipu.

Karena mereka tidak akan pernah mengerti kami, bahkan jika mereka tetap mencoba.

Karena mereka masih mampu melihat kecantikan kami, bahkan ketika kami sendiri tidak mempercayainya.

Karena mereka memahami persamaan, politik, matematika dan ekonomi, tapi bukan hati wanita.

Karena mereka adalah kekasih yang hanya beristirahat ketika kami telah (atau berpura-pura telah) mendapatkan kenikmatan.

Karena mereka mampu mengangkat olahraga sampai wilayah berbatasan dengan agama.

Karena mereka tidak pernah takut akan kegelapan.

Karena mereka bersiteguh memasang alat-alat di luar batas kemampuannya, dan mengabdikan dirinya kepada hal ini dengan entusiasme yang sama dengan seorang dewasa yang merasa frustrasi jika tidak berhasil.

Karena mereka seperti buah delima: terbanyak bagian buah itu tak mungkin dicerna, tetapi biji benihnya enak.

Karena mereka tak pernah memberi komentar tentang apa yang mungkin dipikirkan tetangga.

Karena mereka selalu tahu apa yang sedang mereka pikirkan, dan ketika mereka membuka mulutnya mereka dengan tepat mengatakan apa yang kami imaginasikan mereka akan katakan.

Karena mereka tidak pernah bermimpi merusak dirinya dengan memakai sepatu tumit tinggi.

Karena mereka senang menjelajahi tubuh kami dan menaklukkan jiwa kami.

Karena seorang anak wanita berusia 14 tahun dapat meninggalkan mereka terdiam seribu bahasa, dan seorang wanita berusia 25 tahun dapat menjinakkan mereka tanpa usaha apa pun.

Karena mereka selalu tertarik kepada hal yang ekstrim: yang mewah atau yang asketis, prajurit atau rahib, artis atau jenderal.

Karena mereka benar-benar melakukan tiap hal yang mungkin untuk mencoba menyembunyikan kelemahan-kelemahannya.

Karena ketakutan seorang lelaki adalah tidak menjadi laki-laki (tak pernah terlintas dalam pikirannya seperti seorang wanita yang tidak ingin menjadi wanita).

Karena mereka selalu makan apa saja di piringnya, dan tidak merasa bersalah tentang hal itu.

Karena mereka amat senang terhadap hal-hal yang benar-benar tak menarik, seperti apa yang terjadi dalam pekerjaan, atau membuat mobil yang berbeda.

Karena mereka memiliki bahu tempat kami dapat mengistirahatkan kepala kami dan tidur tanpa banyak upaya.

Karena mereka berdamai dengan tubuhnya, kecuali untuk hal-hal kecil, sepele seperti kepala menjadi botak atau bertambah gemuk.

Karena mereka benar-benar berani di depan serangga.

Karena mereka tidak pernah berbohong tentang umurnya.

Karena meskipun mereka coba mendemonstrasikan segala sesuatu, mereka tidak dapat hidup tanpa seorang wanita.

Karena ketika kami katakan kepada seorang dari mereka ”Saya mencintaimu”, mereka selalu meminta kami menjelaskan dengan tepat bagaimana.

(Sumber gambar: www.masculineheart.blogspot.com)

Seorang pembaca, Kristen, menyatakan bahwa kita benar-benar tak tahu apa pun tentang kondrat wanita, dan mengirimkan daftar berikut ini:

1.Kami wanita dilahirkan sebagai detektif. Di mata kami, semua laki-laki adalah tersangka dan petualangannya akan berakhir setelah tertangkap – itu hanya masalah waktu.

2.Bahkan bila kami tidak mencintai seorang pria, mendengar “Saya mencintaimu” adalah sebuah minyak gosok bagi jiwa kami. Dan bila Anda tidak mengatakannya, kami akan prihatin dan menjadi sedih.

3.Hal yang sama berlaku untuk “kamu memang cantik”. Kurang dari dua detik untuk mengucapkan tiga kata magis ini, yang dapat mengubah mimpi buruk kami menjadi cerita dongeng yang nyata.

4.Jika kami bertanya pakaian apa yang harus kami pakai, jangan jengkel jika kami benar-benar mengenakan yang sebaliknya dari yang Anda pilih – itu adalah bagian kodrat kami.

5.Pada sebuah pesta kami dapat melihat sekilas seluruh ruangan kurang dari satu menit untuk menemukan apa yang menarik perhatian kami. Pandang sajalah.

6.Kami memikirkan seks dengan gairah yang sama seperti laki-laki – atau mungkin bahkan lebih banyak. Yang berbeda hanyalah kami tidak menunjukkannya.

7.Jika kami tidak segera menerima undangan makan malam atau kencan pertama, jangan khawatir – kami hanya perlu beberapa hari untuk mengurangi beberapa kg berat badan yang selalu kami rasakan menyusahkan hidup kami.

8.Wanita selalu ingat segala hal. JIka Anda bertanya kapan kita pernah bertemu, tak ada dari kami yang akan mengatakan ”pada sebuah pesta”. Kami akan mengatakan: ”Oh itu hari Selasa, langsung setelah makan malam di mana mereka melayani salad dan kuah ayam, dan Anda memakai sebuah blazer hitam dan sepatu mode baru, dan seterusnya.

9.Betapa pun banyaknya cinta yang mampu kami berikan, ada tujuh hari ketika kami ingin menjauhi setiap hal dan setiap orang. Anda memiliki dua pilihan: mengikat dirimu pada sebuah tiang lampu dan menunggu sampai guntur berlalu, atau pergi ke toko permata terdekat dan membeli sebuah hadiah. Kami menyarakan pilihan yang kedua.

10.Kami memiliki kekuatan penalaran yang sama banyak dengan laki-laki. Tetapi kami tidak perlu membuatnya jelas, jika Anda tidak ingin merasa tak aman. Wanita yang melakukannya hidupnya akan berakhir dalam kesendirian.

11.Kami menyukai semua jenis rambut pada tubuh laki-laki, walaupun memoles rambut dengan aneka bahan adalah siksaan yang kami inginkan.

12.Kami benci bermain cinta ketika kami tidak suka, tetapi bagaimana pun kami melakukannya, dan Anda tidak akan pernah dapat memperhatikan perbedaannya.

13.Bermainlah dengan hewan peliharaan dan anak-anak kami, dan kami akan bermain dengan Anda. Abaikan mereka, dan kami akan mengabaikan Anda juga.

14.Wanita dilengkapi dengan pandangan sinar-X. Kami dapat melihat kepada mata yang keras, gelap dan menemukan seorang anak bersembunyi di baliknya. Kami dapat memandang mata malaikat yang biru dan menemukan setan berbaring di sana. Kami tahu ketika laki-laki berpura-pura tidur karena capai atau – lebih jelas – ketika mereka berpura-pura tidak tidur dengan seorang wanita yang lain mana pun.

15.Tidak semua wanita menginginkan perkawinan dan anak-anak. Banyak yang hanya menghendaki orgasme dan hewan peliharaan.

16.Jika kelembutan itu tulus, ia dapat melelehkan hati yang keras.

17.Jika kami menghadapi masalah berdiskusi dengan Anda, janganlah coba memberi solusi, kami sudah memiliki satu solusi. Itu hanyalah satu tanda untuk mencegah suatu hubungan berakhir dalam kebosanan.

Jika Anda ingin berbagi tentang apa yang Anda suka tentang wanita, silahkan tambahkan komentar Anda.

****************************

Iklan

900x900px-LL-220dee17_AD8pjIu

Sulit hamil

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-menyuburkan-wanita-juga-pria

Kartu nama Yuni 2

Hidup tanpa cinta ibarat bintang tanpa cahaya

Juli 21, 2008
Seorang ibu Flores dan anaknya

Seorang ibu Flores dan anaknya

Kemarin, ketika aku sampaikan kata mutiara ini kepada seorang teman yang barusan tiba dari London, serta-merta ia menambahkan versinya

“Life without friends is like a garden without flowers.” (“Hidup tanpa teman ibarat sebuah kebun tanpa bunga.”). Kata mutiara ini tertulis pada sebuah papan di sebuah desa terpencil dan tenang di pedalaman Inggris (England) dan ia tak pernah melupakan kata bijak ini.

Cinta adalah sebuah kata yang paling banyak dibicarakan, ditulis, dipikirkan, dan dialami oleh setiap orang. Pengalaman cinta telah merangsang dan mengilhami para novelis, penyair, penggubah musik, pematung, penulis naskah drama, dan banyak penyandang profesi lain. Bahkan, para filsuf! Untunglah, kita tetap mendapatkan manfaat dari karya-karya mereka.

Berikut ini, silahkan baca terjemahan sebuah tulisan dalam bahasa Inggris yang diberikan seorang temanku. Jika Anda ingin membaca teks ini dalam bentuk powerpoint yang didesain dengan gambar (foto) dan animasi, silahkan klik di sini! love-bahasa-indonesia1

Jika Anda ingin membaca teks asli dalam bahasa Inggris, silahkan browse www.sbelen.wordpress.com dengan judul “Life without love is like a star without light”.

Cinta

Dari seorang teman

Ada waktu-waktu tertentu ketika kita takut dan malu untuk mengungkapkan cinta yang kita rasakan. Karena takut menyinggung orang lain, atau diri Anda sendiri, kita ragu mengucapkan kata-kata yang sebenarnya “ Saya mencintaimu.”

Karena itu, kita mencoba menyampaikan gagasan dengan kata-kata lain. Kita bilang ’hati-hati’ atau ’jangan mengendara terlalu cepat’ atau ’baik-baik-lah’. Akan tetapi sebenarnya, ini hanyalah cara-cara lain mengatakan ’Aku mencintaimu’, ’Anda penting bagiku’, Saya peduli terhadap apa yang terjadi pada Anda’, ’Saya tak ingin hati Anda terluka’.

Kita terkadang menjadi orang yang amat aneh. Satu-satunya hal yang ingin kita katakan, dan satu hal yang harus kita ucapkan, adalah hal yang tidak kita katakan.

Dan belum lagi, karena perasaan itu amat nyata, dan kebutuhan mengucapkannya begitu kuat, kita terdorong menggunakan kata-kata dan tanda lain untuk mengatakan apa yang sebenarnya kita maksudkan.

Dan banyak kali arti itu tak pernah disampaikan sama sekali dan orang lain ditinggalkan dengan perasaan tak dicintai dan tak dibutuhkan.

Karena itu, kita harus MENDENGARKAN CINTA dalam kata-kata lain yang orang lain katakan kepada kita. Terkadang kata-kata yang eksplisit itu perlu, tetapi lebih sering, cara menyampaikan hal-hal ini bahkan lebih penting. Sebuah hinaan yang lucu dalam suasana gembira merasuki perasaan dan cinta menjadi sentimen yang diungkapkan secara tidak tulus.

Sebuah rangkulan terdorong kata hati menyatakan SAYA MENCINTAMU walaupun kata-kata itu diucapkan secara amat berbeda. Ungkapan keprihatinan apa pun kepada seorang lain menyatakan saya mencintaimu. Terkadang ungkapan itu janggal, terkadang bahkan kasar.

Terkadang kita harus melihat dan mendengarkan dengan amat sungguh-sungguh cinta yang terkandung di dalamnya. Tetapi sering hal itu ada, di bawah permukaan.

Seorang ibu mungkin terus-menerus mengomeli anak perempuannya tentang kemajuan belajarnya atau tentang keharusan membersihkan kamar. Anak itu mungkin hanya mendengar omelan, tetapi jika ia mendengarkan dengan teliti, ia akan mendengar cinta di balik omelan itu. Ibunya menghendaki ia melakukannya dengan baik, agar ia berhasil. Keprihatinan dan cinta kepada anak perempuannya sayangnya muncul dari omelannya. Tetapi itulah cinta yang selalu sama.

Seorang anak lelaki terlambat pulang ke rumah lewat tengah malam, dan ayahnya menghadapinya dengan kata-kata amarah. Anak itu mungkin hanya mendengarkan amarah, tetapi jika ia mendengarkan dengan teliti, ia akan mendengar cinta di balik amarah. “Saya khawatir tentang Anda”, ayahnya mengatakan. “Karena saya peduli tentang kamu dan saya mencintaimu. Kamu penting bagiku.”

Kita katakan saya mencintaimu dengan banyak cara – dengan hadiah ulang tahun, dan dengan catatan kecil, dengan senyuman dan terkadang dengan air mata. Terkadang kita menunjukkan cinta kita dengan hanya berdiam diri dan tidak mengatakan sepatah kata pun, pada waktu yang lain dengan mengatakannya, bahkan secara kasar.

Kita menunjukkan cinta kita terkadang secara impulsif (sesuai dorongan hati). Banyak kali kita harus menunjukkan cinta kita dengan memaafkan seseorang yang tidak mendengarkan cinta yang coba kita ungkapkan.

Masalah dalam mendengarkan cinta adalah bahwa kita tidak selalu mengerti bahasa cinta yang sedang digunakan orang lain.

Seorang anak wanita mungkin menggunakan air mata atau emosi untuk mengatakan apa yang ingin ia katakan, dan pacarnya mungkin tidak memahaminya karena sang pacar mengharapkannya menggunakan bahasanya. Jadi, kita harus memaksa diri kita untuk benar-benar mendengarkan cinta.

Masalah dunia kita ini adalah bahwa orang hampir tidak saling mendengarkan, Mereka mendengar kata-kata, tetapi mereka tidak mendengarkan tindakan yang menyertai kata-kata atau ekspresi wajah. Atau orang mendengarkan hanya untuk menolak atau salah dimengerti. Mereka tidak melihat cinta yang hanya ada di balik permukaan, bahkan jika kata-kata itu bernada amarah.

Kita harus mendengarkan cinta pada orang-orang sekeliling kita. Jika kita mendengarkan dengan sungguh-sungguh kita akan menemukan bahwa kita lebih banyak dicintai daripada yang kita sadari.

Dengarkanlah cinta dan kita akan menemukan bahwa dunia ini adalah sebuah tempat yang tercinta.

Betapa pun juga …………

CINTA adalah sesuatu yang menyenangkan.

Ia membuat kita tertawa.

Ia membuat kita bernyanyi.

Ia membuat kita sedih.

Ia membuat kita menangis.

Ia membuat kita mencari alasan mengapa.

Ia membuat kita menerima.

Ia membuat kita memberi.

Di atas segala-galanya ……………

Ia membuat kita HIDUP.

Bertolak belakang, dialog terhambat

Bertolak belakang, dialog terhambat

Topik posting yang berhubungan:

Sign of love

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/pernak-pernik-cinta-dari-pengalaman-2/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/30/kata-mutiara-tentang-cinta-apakah-cinta-itu-sebuah-misteri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/04/29/makna-cinta-di-hari-ulang-tahun-perkawinan-untuk-suami-dan-istri/

https://sbelen.wordpress.com/2014/02/06/kotak-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2009/12/29/apa-yang-dapat-dibeli-dengan-uang-seks-tapi-bukan-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2009/05/12/the-secret-of-love-rahasia-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/07/kahlil-gibran-gaya-bahasa-petualangan-cinta-dan-surat-surat-cinta-dengan-mary-haskell/

https://sbelen.wordpress.com/2008/09/02/kata-mutiara-hari-ulang-tahun-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/13/peribahasa-latin-tentang-cinta/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/06/mutiara-kata-dan-pepatah-tentang-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/08/04/kata-mutiara-cinta-dan-perkawinan/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/26/bingung-membedakan-cinta-dan-seks/

https://sbelen.wordpress.com/2008/07/16/kata-mutiara-perkawinan/

 

 Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Sakit amandel

Kunjungi posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-amandel

Kartu nama Yuni 3

Apakah hotel berhak menutup akses masyarakat ke pantai dan laut?

Juli 20, 2008

Pada bulan Juni 2008 ini satu minggu saya menginap di sebuah hotel di Pantai Losari, Makassar. Hebatnya hotel ini tidak hanya dibangun di pantai, namun bahkan menjorok ke laut, sehingga banyak kamar hotel justru berada di atas air laut. Temanku yang mendapatkan kamar di atas air laut semalaman tak bisa tidur karena takut tsunami akibat bayangan tsunami Aceh. Ada juga restoran yang dinamakan Sunset Restaurant, yang menawarkan pengambilan foto sunset, matahari terbenam dari restoran itu. Jika hendak mengambil foto sunset dari restoran ini, Anda dipaksa memesan minuman dulu agar mendapatkan hak mengambil foto dari posisi yang cocok.

Saya kagumi kemampuan arsitek yang merancang dan kemampuan insinyur teknik sipil yang membangun hotel itu. Bayangkan tiang-tiang penyanggah hotel dibangun sekuat tiang-tiang dermaga pelabuhan! Namun, satu pertanyaan selalu mengusik sanubari: ”Dari mana para kapitalis pemilik hotel mendapat hak menutup akses masyarakat terhadap pantai dan laut?” Atas dasar hukum apa, mereka begitu leluasa menutup akses bagi masyarakat yang tidak berduit? Sepanjang pantai itu telah berdiri Port of Makassar, pelabuhan Makassar yang sudah berumur berabad-abad. Jika sebuah pelabuhan sebagai infrastruktur publik menutup akses bagi publik, tindakan ini dapat dimengerti karena menyangkut kepentingan publik.

Pelabuhan Makassar (Foto dari koleksi Fujiono)

Di bulan Juli ini saya menginap di dua hotel di pantai Anyer, Banten. Kedua hotel itu juga menutup akses ke laut bagi masyarakat. Bahkan, salah satu hotel justru sebagian gedungnya berdiri di atas tanah urukan yang dulunya laut. Enak benar, pemilik hotel itu! Ia hanya membeli sekeping tanah di tepi pantai lalu semaunya menambah lahan dengan menguruk pantai. Jadi, bertambah luaslah lahan hotel itu. Kepada siapa ia membayar tanah yang dulunya laut? Pasti gratislah. Lalu, dengan cara serakah ini ia mengambil alih hak dan akses masyarakat kepada kepiting dan hasil laut yang dapat diambil di tepi pantai itu.

Pengamatan di bulan Juni dan Juli ini membuat aku merefleksi pengalaman berkunjung atau mengingap di hotel-hotel di tempat lain di Indonesia yang melawan aturan hukum, menutup akses masyarakat ke laut. Di Pantai Kuta yang terkenal, saya melihat satu hotel langsung membangun kamarnya merampas pantai, sehingga pengunjung tak bisa mengakses bagian Pantai Kuta itu. Di Maumere, Flores, sebuah kota kecil yang dilanda tsunami pada tahun 1992, ada juga hotel-hotel yang dibangun di tepi pantai dan menutup akses bagi masyarakat. Nelayan yang hendak melaut, siswa sekolah yang hendak berpiknik, dan warga masyarakat yang mau mandi di laut pada hari libur tak berhak mencapai pantai melewati hotel-hotel itu.

Pantai Kuta, Bali

Pantai Kuta, Bali (Foto Eliske)

Warga Jakarta sudah lama menderita sejak dibangunnya Pantai Ancol. Walaupun Jakarta terletak di tepi pantai, tapi sebagai warga Jakarta janganlah berharap melihat pemandangan laut dari tepi pantai. Pantai Jakarta sudah ditutup Pelabuhan Tanjung Priok dan deretan gedung pemerintah dan swasta. Pantai yang tersisa telah disulap menjadi Taman Impian Jaya Ancol. Masuk akal jika kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tertutup bagi publik. Namun, dari mana konglomerat yang membangun Taman Impian Jaya Ancol mendapatkan hak tak terbatas waktu menutup akses masyarakat ke pantai? Warga Jakarta harus mengeluarkan banyak uang untuk menikmati pantai. Di Pantai Ancol Anda akan dihadang oleh sekian banyak pintu gerbang, dan di setiap pintu Anda harus membayar.

Di Danau Toba, Sumatra Utara, penutupan akses masyarakat ke tepi danau juga terjadi baik di Parapat maupun di Pulau Samosir. Siapa pemilik Danau Toba? Apakah kapitalis pendiri hotel berhak mengambil alih hak masyarakat Toba dan Samosir mendapatkan akses ke danau? Waktu saya berkunjung ke Poso, saya menginap di sebuah hotel di tepi Danau Poso. Namun, ada batas jalan antara lahan hotel dan tepi danau. Dengan demikian, akses masyarakat ke danau tidak dibatasi.

(Foto dari koleksi Sri Hidayati)

(Foto dari koleksi Sri Hidayati)

Di negara-negara lain, pemerintah amat ketat memberlakukan aturan agar hotel dan gedung di tepi pantai dilarang menutup akses bagi masyarakat. Biasanya ada jalan raya yang membatasi tepi pantai dengan lahan hotel dan berbagai bangunan lain milik perusahaan atau individu.

Pantai dan laut itu adalah bagian alam yang sudah terberi kepada manusia, kepada masyarakat yang hidup di wilayah itu. Pantai dan laut itu katakanlah milik negara, tapi di atas segala-galanya adalah milik Tuhan pencipta. Pantai dan laut itu sudah ada sejak zaman es gletzer mencair di kutub utara. Umur pantai dan laut itu jauh lebih tua dari umur seorang insan manusia Indonesia. Mengapa ada individu serakah yang seenaknya merampas hak masyarakat mengakses pantai dan laut? Pejabat negara yang kebetulan menjabat pada waktu itu sama sekali tidak berhak memberikan lahan pantai kepada pemilik modal.

Lalu, kalau semua ini sudah terlanjur, apakah pihak pemilik hotel masih berhak melanjutkan haknya memonopoli pantai dan akses ke laut melalui pantai itu? Apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan tindakan yang serakah dan melawan hak masyarakat ini? Apakah kita harus menunggu sampai berbagai pantai laut dan danau di Indonesia mengalami nasib yang sama seperti pantai Jakarta? Pantai ini sudah dikuasai kaum pemilik modal. Kepada siapa masyarakat harus mengadu?

Advertorial

Boat grenade explosion

Gagal ginjal

Kunjungilah posting ini:

https://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

 

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-ginjal

Kartu nama Yuni pemesanan 2