Air rendaman ampas kopi bisa membuat Anda lepas kacamata baca atau kacamata rabun jauh?

Mei 11, 2018
Hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 Sr Fronsi Leha SSpS asal Flores, misionaris di Polandia lama bertelepon dengan kami. Dia mau menolong rekan suster asal Timor, misionaris di Roma, yang pulang cuti ke tanah air, eh terdeteksi terkena kanker payudara. Sudah dioperasi di RKZ Surabaya April lalu dan akan menjalani kemoterapi. Ia tanya apakah ada sirup herbal kami yang bisa membuat suster itu tidak perlu menjalani kemo.

Omong-omong melenceng ke soal minum kopi dan risiko sakit jantung. Sebelumnya kukirim artikel kami bahwa minum kopi justru menguatkan jantung. Lihat Banyak orang takut minum kopi, padahal khasiat kesehatannya luar biasa” pada http://sanoherbal.id/web17/sbelen/2017/10/05/banyak-orang-takut-minum-kopi-padahal-khasiat-kesehatannya-luar-biasa/

Dia setuju, karena orang tuanya hidup di Hokeng, Flores Timur, produsen kopi. Mamanya paling tidak suka dokter yang melarangnya minum kopi. Dia bilang dari kecil sampai tua saya minum kopi tidak sakit. Buktinya mamanya meninggal di usia 101 tahun dan kakeknya dari pihak ayah meninggal di usia 119 tahun. Hehehe.

Mama Martina Sareng, mama dari Sr Fronsi Leha, yang terbiasa mencuci mata dengan air rendaman ampas kopi, sampai meninggal pada usia 101 tahun tidak pernah pakai kacamata

Nenek Martina Sareng berkulit putih sehingga di kalangan keluarga dan di kampung dipanggil Inang bule

Suster Fronsi bercerita lagi. Mama Martina Sareng suka mencampurkan air hangat ke ampas kopi di gelas. Direndam sampai dingin, lalu dia ambil air rendaman itu dan basuh wajahnya dan mencuci matanya. Sampai wafat mamanya tidak pakai kacamata.

Barusan seorang bapak kerabat suster di Flores yang lama pakai kacamata baca mencoba resep mamanya suster. Eh, lama-lama pandangan mata makin jelas dan sekarang dia sudah lepas kacamata. Syukurlah.

Sudah 33 tahun saya pakai kacamata untuk mata minus agar bisa membaca. Tidak pernah lepas, kecuali waktu mandi dan tidur.

Guna meyakinkan hati untuk mencoba, iseng-iseng kami membaca hasil riset di Google Scholar dan di link lain yang cenderung mendukung bahwa kafein berkhasiat menyehatkan mata.

Riset terhadap penderita glaukoma menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara makin tinggi konsumsi kopi, makin berkurang tekanan darah pada lensa mata. (https://journals.lww.com/glaucomajournal/Abstract/2005/12000/Effects_of_Caffeine_on_Intraocular_Pressure__The.16.aspx)

Studi yang dilaporkan pada link ini menunjukkan bahwa kafein membantu menghambat stres oksidatif terhadap lensa mata. Konsekuensinya, melemahkan atau mengurangi proses terbentuknya katarak. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2845664/)

Riset dengan tikus yang dilakukan Cornell University tahun 2014 menunjukkan bahwa asam klorogenat sebagai unsur utama pada kopi dapat mencegah memburuknya penglihatan dan kemungkinan mata jadi buta karena degenerasi (mengausnya) retina akibat glaukoma, penuaan atau diabetes. (https://www.aoa.org/news/inside-optometry/could-your-morning-coffee-be-good-for-your-eyes)

 

Nah, dua hari ini saya mulai mencoba resep nenek Martina Sareng. Saya gunakan kopi arabica campuran kopi Wamena, Manggarai, Bajawa, dll. yang diberi teman pengusaha kopi.

Sebaiknya kita gunakan kopi bermerk yang biasanya dijual di supermarket atau kopi asli yang dibikin di kampung. Kopi arabica atau kopi robusta dapat digunakan. Mungkin kurang baik jika kita gunakan kopi suset karena mungkin dicampur dengan bahan lain bukan kopi.

Sebaiknya digunakan ampas kopi yang diminum tanpa gula, kopi pahit, agar tidak tercampur dengan glukosa pada gula. Andaikan Anda belum terbiasa minum kopi pahit, ya setelah selesai kopi dibuat dengan air mendidih, pisahkan air kopi dengan ampas. Air kopi tanpa gula dimasukkan ke cangkir atau gelas lain lalu dicampur dengan gula. Ampas kopi yang tersisa di cangkir atau gelas dicampurkan dengan air hangat, dibiarkan sampai dingin, barulah digunakan untuk mencuci mata.

Air rendaman kopi saya gunakan untuk mencuci kedua mataku. Ampasnya saya oles ke bagian wajah lain. Siapa tahu ya ada keajaiban. Jika berhasil, berarti ada peluang bisnis bagi entrepreneur membuat obat tetes mata dengan bahan utama air rendaman ampas kopi. Paling tidak bisa membantu sesama. Hehehe.

Jangan lupa ya, siapa pun yang mencoba resep terapi nenek Martina Sareng ini beri kabar agar kita bisa siarkan ke seluruh penjuru mata angin. Agar, orang tidak perlu pakai kacamata. Yang sudah pakai kacamata, ya bisa melepaskan kacamata yang sering mengganggu. Kita gunakan saja dua bola mata anugrah Sang Mahapencipta. (S Belen)

Iklan

Ibu 59 tahun di Cibinong, Jawa Barat sembuh dari sakit pinggang dengan sirup herbal Radix

April 30, 2018

Ibu Sri Hartatik

Ibu Sri Hartatik, 59 tahun, di Cibinong, Jawa Barat menderita sakit jantung koroner. Ia tekun mengkonsumsi herbal Sano, kemudian Credo dan Liber.

Akhirnya, ia menjalani katerisasi untuk mengetahui kondisi sumbatan pada pembuluh koroner jantung. Hasilnya ada sumbatan 5% – 10% pada cabang utama pembuluh koroner dan sumbatan 90% pada cabang samping pembuluh koroner.

Dokter memutuskan tidak perlu dilakukan operasi pemasangan ring karena sumbatan cukup rendah.

Persentase sumbatan ini berkurang sebagai dampak kerja sirup herbal Sano, dan kemudian Credo dan Liber yang semuanya berkhasiat menyembuhkan sakit jantung.

Yang masih dikeluhkan Ibu Sri Hartatik adalah sakit pinggang sebelah kanannya yang tak kunjung sembuh.

Sakit pinggang kanan mungkin disebabkan suatu organ tubuh yang terletak di daerah pinggang.

Bisa saja terjadi penyempitan tulang belakang yang merupakan pemicu umum sakit ini. Penyebab paling umum adalah radang sendi yang berhubungan dengan kian bertambahnya usia seseorang. Masalah bantalan saraf tulang belakang atau pun saraf terjepit bisa menimbulkan nyeri pinggang sebelah kanan.

Sakit pinggang kanan bisa juga disebabkan oleh gangguan ginjal. Bila ginjal kanan yang sakit karena adanya batu ginjal atau infeksi ginjal, bagian pinggang kanan akan terasa sakit.

Penyebab yang lain adalah cedera yang menimpa persendian pada tulang belakang, yaitu pada bagian bantalan tulang. Cedera ini akan menekan saraf di sekitarnya yang menimbulkan rasa sakit.

Penyebabya bisa juga gangguan otot pada punggung yang mengalami cedera atau kekakuan otot. Gejala yang bisa muncul adalah kram otot atau kedutan otot yang terjadi mendadak tanpa bisa dikendalikan.

Organ empedu yang terletak pada perut atas bagian kanan bermasalah karena batu empedu misalnya, rasa sakit dapat menjalar sampai ke pinggang sebelah kanan.

Sumber: Sakit Pinggang Sebelah Kanan Muncul Karena Ini, pada https://www.alodokter.com/sakit-pinggang-sebelah-kanan-munc…

Karena sakit pinggang Bu Sri semakin parah sebulan terakhir ini, sedangkan kepastian penyebab dari pemeriksaan dokter belum ada, kami sarankan agar ia mencoba sirup herbal Radix yang baru terbit tanggal 5 April 2018.

Karena, sirup herbal bekerja secara autopilot, apa saja organ atau sistem tubuh tertentu yang bermasalah mampu dibereskan sirup herbal Radix. Karena, seluruh unsur ke-15 bahan, baik beragam mineral, vitamin, hormon maupun enzim masuk ke dalam sirup herbal ini, sehingga daya menyembuhkannya dapat meliput anekapenyakit dan gangguan.

Saran kami ini berdasarkan khasiat Radix yang bisa menyembuhkan radang, termasuk radang sendi karena seluruh 15 bahannya relevan atau cocok menyembuhkan jenis radang ini. Andaikan penyebabnya adalah infeksi akibat batu ginjal, 11 dari 15 bahan Radix relevan.

Andaikan terjadi saraf terjepit di bagian pinggang sebelah kanan, 12 bahan Redix relevan dan bila terjadi masalah pada sistem saraf, 13 bahan Radix relevan.

Andaikan penyebabnya kekakuan otot atau kejang otot atau pun nyeri otot, seluruh 15 bahan Radix relevan.

Bila masalahnya adalah gangguan batu empedu, 11 bahan Radix relevan.

Mengingat usia Bu Sri yang telah mencapai 49 tahun bisa juga ia menderita sakit osteoarthritis dan seluruh15 bahan Radix cocok menyembuhkan penyakit ini.

Bisa juga penyebabnya rematik sebagai penyakit autoimun dan seluruh 15 bahan Radix dapat membereskan masalah nyeri pinggang sebelah kanan ini.

Ibu Sri setuju dan mencoba minum Radix, 2 x per hari yaitu, langsung setelah bangun tidur di pagi hari dan pada malam sebelum pergi tidur.

Hanya dua minggu berlalu dan Ibu Sri menyampaikan kabar gembira, sakit pinggang sebelah kanannya kini telah sirna. Ia telah sembuh.

Syukurlah.

Dan, Ibu Sri tetap melanjutkan minum Radix karena siapa tahu bisa juga penyebabnya adalah osteoarthritis atau rematik yang merupakan penyakit degenerative sebagai dampak mengausnya organ dan sistem tubuh tertentu seiring dengan bertambahnya usia seseorang.

 

Ibu 59 tahun di Cibinong, Jawa Barat terbebas dari operasi pasang ring berkat Sano, Credo, dan Liber

April 24, 2018

Ibu Sri Hartatik

Pada awalnya, Ibu Sri Hartatik, 59 tahun, di Cibinong, Jawa Barat sakit jantung koroner. Lama ia mengkonsumsi sirup herbal Sano. Kondisi jantungnya membaik. Ia rutin minum Sano.

Dalam perjalanan waktu, ia terkena sakit asam urat dan nyeri pinggang. Ia pun beralih minum sirup herbal Credo secara rutin. Karena, seluruh 14 bahan Credo juga relevan untuk menyembuhkan sakit jantung.

Kondisi asam urat membaik walaupun penyembuhan belum tuntas, dan ia merasa lebih “enakan” pada pinggang sebelah kanan yang sering sakit dan pegal.

Kondisi jantungnya berfluktuasi. Akhir-akhir ini ia merasa sakit di dada kiri, terasa tertikam nut-nut. Ia khawatir sakit jantungnya bertambah parah.

Kami katakan bahwa yang dirasakan ibu itu bukanlah gejala serangan jantung. Penyebabnya bisa saja aliran darah kurang lancar atau gas asam lambung naik atau ada masalah di usus. Kalau ibu khawatir sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Karena ada keraguan apakah Credo sudah cukup untuk penyembuhan sakit jantungnya, ia pun mencoba minum sirup herbal Liber juga. Karena, seluruh 18 bahan Liber relevan untuk menyembuhkan sakit jantung.

Karena nyeri dada kiri terus menyerang, bahkan sampai terasa nyeri pada lengan kiri, akhirnya ibu ini memeriksakan diri ke dokter dan menjalani katerisasi (pemeriksaan sumbatan pada pembuluh koroner). Ia siap bila dokter merekomendasikan operasi pasang ring.

Hasil katerisasi ternyata menggembirakan. Ada sumbatan 5% – 10% pada cabang utama pembuluh koroner dan 90% sumbatan pada cabang lain pembuluh koroner. Dokter menilai kondisi jantungnya masih bagus. Tidak perlu menjalani operasi pasang ring.

Berikut ini dipaparkan dokumen medis hasil katerisasi jantung Ibu Sri.

.

.

.

Ibu Sri pun merasa lega, terbebas dari tindakan operasi pasang ring.

Ibu Sri pun bertanya, bagaimana caranya mengurangi plak pada pembuluh koroner.

Kami katakan, tampaknya sebelum minum Sano, Credo, dan Liber, persentase sumbatan justru lebih tinggi daripada hasil pemeriksaan katerisasi barusan. Andaikan ibu tidak minum Sano, Credo, dan Liber, ya mungkin terpaksa harus menjalani operasi pasang ring.

Banyak sekali pengguna sirup herbal CV SANO mengalami kemajuan pada kondisi jantungnya, entah dengan Sano, Fides, VCO Plus, Xanthi, Credo atau Liber.

Persentase sumbatan secara bertahap menurun dan banyak sekali (atau dengan ungkapan lain, hampir semua, kecuali sejumlah kecil orang) terbebas dari operasi pasang ring atau bypass jantung, baik atas rekomendasi dokter atau pun atas keputusan sendiri.

Saran kami kepada Ibu Sri adalah terus saja minum Credo dan Liber.

Sekarang Ibu Sri mencoba minum sirup herbal Radix juga yang baru terbit. Karena nyeri pinggang sebelah kanan yang yang tak kunjung hilang, mungkin saja ini gejala sakit rematik. Selain itu, sakit asam urat juga tak kunjung sembuh tuntas. Radix bisa membantu ibu ini, karena seluruh 15 bahannya relevan menyembuhkan rematik dan sakit asam urat. Dan, seluruh bahan Radix juga relevan menyembuhkan sakit jantung.

Berita lanjutan:

Setelah Ibu Sri minum sirup herbal Radix selama dua minggu, ia memberi kabar gembira, syukur alhamdullillah, sakit nyeri pinggang sebelah kanan kini sudah tidak sakit lagi. Ini berarti terjadi perubahan signifikan, dan dengan meneruskan minum Radix, Bu Sri akan terbebas dari sakit yang menderanya selama ini.

Guna mengenal lebih lengkap tentang sirup herbal Credo, kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2016/12/14/credo-kumis-kucing-seledri-daun-sukun-kunyit-daun-kelor-jahe-jintan-hitam-habbatussauda-wortel-lemon-madu-dll-penderita-gagal-ginjal-terbebas-dari-cuci-darah-sembuh-gagal-liver-dan/

Guna mengenal lebih lengkap tentang sirup herbal Liber, kunjungilah:

https://sbelen.wordpress.com/2017/12/04/liber-sirup-herbal-18-bahan-membebaskan-anda-dari-ancaman-kanker-dan-tumor-serta-penyakit-berat-lainnya/

 

Ibu 42 tahun cepat sembuh dari batuk rejan dengan sirup herbal Radix

April 15, 2018

.

Kunti & ponakannya Lulu

.

.

Ibu Kunti (Sebelah kiri pada foto di atas), 42 tahun, di Jatibening, Kota Bekasi hampir 1 bulan menderita batuk rejan (kronis) tak kunjung sembuh.

Ia sudah minum beberapa obat batuk tapi batuk hebat tak kunjung sirna, tak sembuh-sembuh.

Akhirnya ia pun mencoba sirup herbal Radix yang baru saja terbit. Siang hari ia minum 1 sendok makan Radix. Dan, surprise, waktu tidur malam batuknya berhenti.

Pada pagi hari kedua, ia minum Radix lagi. Dan, malam hari waktu tidur, batuk tak datang-datang lagi.

Pada pagi hari ketiga ia minum Radix lagi. Yang sama terjadi. Tidak batuk-batuk lagi pada waktu tidur malam.

Ia pun terus minum Radix dan kini terjadi pemulihan cepat dari batuk rejan, batuk kronis yang kejam, entah disebabkan oleh bakteri atau virus apa.

Ini tidak mengherankan. Karena, 14 dari 15 bahan Radix relevan menyembuhkan batuk. Dan, 12 dari 15 bahan Radix relevan menyembuhkan radang tenggorokan.

Jika Anda batuk-batuk, pegal linu, kepala pening, masuk angin, perut sakit, minum saja sirup herbal Radix. Mengapa Radix ampuh menyembuhkan penyakit atau keluhan-keluhan itu? Karena, Radix terbuat dari bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, kencur, jintan hitam, kulit manggis yang amat kaya zat antibakteri,kuman, virus, parasit, jamur.

Brosur sirup herbal RADIX

April 11, 2018
.

 

.

.

BAHAN: Sirup herbal ini diberi nama RADIX, yang berasal dari kata benda bahasa Latin yang berarti akar. Mengapa dipilih nama Radix? Karena, digunakan 5 bahan utama berupa akar atau umbi sebagai bagian akar yang membesar untuk menyimpan makanan, yaitu bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur. Khasiat kelima bahan ini diperkuat dengan menggabungkan habbatussauda (jintan hitam), daun kelor, kulit manggis, daun sirsak, lemon, madu, dan 4 bahan lainnya.

Sinergi kelima belas bahan ini menghasilkan kemampuan luar biasa sirup herbal ini membongkar akar-akar penyebab anekapenyakit. Dalam bahasa Latin, kata benda radix menjadi kata kerja eradicare yang berarti membongkar sampai ke akar-akarnya. Sirup herbal ini amat berkhasiat menyembuhkan anekapenyakit sampaike akar penyebabnya.

KHASIAT MENYEMBUHKAN

Ciri-ciri farmakologis (pengobatan) bahan-bahan sirup herbal ini adalah antibakteri, virus, kuman, dan jamur; antiradang, antikoksidan, antikejang, antikoagulan atau antibeku darah, antiobesitas, antidepresi, dan antitumor dan kanker.

Ciri-ciri farmakologis ini membuat sirup herbal ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit autoimun. Penyakit autoimun muncul karena sistem kekebalan tubuh seseorang mengalami gangguan sehingga menyerang jaringan tubuh itu sendiri, merusak sel-sel yang sehat. Padahal, seharusnya sistem kekebalan tubuh hanya menyerang organisme atau zat-zat asing, termasuk sel-sel yang membahayakan tubuh.

Sirup herbal ini mampu menyembuhkan anekapenyakit autoimun, seperti psoriasis (peradangan kulit akibat diserang sistem imun tubuh), diabetes tipe 1 (pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin), rematik, anemia aplastik (sumsum tulang belakang berhenti memproduksi sel-sel darah baru), hepatitis autoimun, meningitis (infeksi meninges / selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang), lupus, nyeri tulang dan otot fibromyalgia (menjalar ke bagian dalam tubuh dari lokasi asal nyeri), peradangan usus, sklerosis jamak (menyerang selaput mielin yang melindungi saraf dalam otak dan saraf tulang belakang), penyakit Crohn (radang usus yang dapat memengaruhi setiap bagian saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga anus), Graves tiroid (salah satu jenis gangguan sistem imun tubuh yang umumnya menyebabkan kondisi hipertiroidisme atau berlebihnya produksi hormon tiroid), dan penyakit autoimun lainnya sesuai dengan kemampuan sirup herbal ini.

Sirup herbal ini juga mampu menyembuhkan anekapenyakit kanker (dan tumor), seperti kanker tenggorokan, kanker payudara, kanker rahim & indung telur, kanker usus, kanker kulit, termasuk melanoma, kanker liver (hati), kanker paru-paru, kanker prostat, dan jenis kanker lain.

Sirup herbal ini juga mampu menyembuhkan luka, penyakit kulit, termasuk eksem dan jerawat; sakit darah tinggi, depresi, sakit jantung koroner, sakit jantung akibat diabetes, stroke, gangguan penglihatan, obesitas, osteoartritis, masalah pencernaan dan metabolisme, penuaan dini, sirkulasi darah terhambat, asma, diare, disentri, masalah kolesterol, dan penyakit lainnya.

Selain kemampuan menyembuhkan anekapenyakit autoimun dan penyakit kronis (menahun) lainnya, sirup herbal ini menunjukkan kemampuan lebih cepat menyembuhkan anekapenyakit akut (mendadak, jangka pendek), seperti batuk rejan, influenza, masuk angin, pegal linu, kepala pusing, dan gangguan pernapasan.

Andalan utama kami adalah kesaksian kesembuhan penderita dari berbagai negara yang meracik satu bahan atau gabungan beberapa bahan yang digunakan membuat sirup herbal ini. Kesaksian ini didukung pendapat ahli dan hasil riset lab seperti percobaan in vitro dan in vivo dengan tikus dan manusia.

PEMBUATAN sirup herbal ini tanpa menggunakan zat pengawet, perasa & pewarna. Halal 100%.

GEJALA AWAL & PROSES PENYEMBUHAN 

Mungkin pengguna merasa pusing, mual, bahkan diare atau meriang, berkeringat, rasa mengantuk, sering buang angin, rasa lapar atau tetap kenyang. Ada yang merasa ulu hati sakit. Gejala awal berbeda pada tiap orang dan ada yang tak mengalami. Jika pengguna mengalami, itu pertanda ramuan sedang membersihkan racun (detoksifikasi). Bila diare, berhenti dulu guna mencegah dehidrasi. Setelah sembuh, mulailah minum lagi.

Gejala proses penyembuhan:

Sejak awal pengguna minum, proses penyembuhan langsung berjalan. Dalam proses penyembuhan, penderita kanker yang sakit maag / asam lambung mungkin merasa ulu hatinya nyeri atau sakit. Ini adalah pertanda ramuan ini sedang membereskan organ-organ yang sakit yang dapat disembuhkan.

Ramuan ini bekerja seperti autopilot membereskan dan membenahi seluruh sistem tubuh. Misal seorang penderita kanker payudara tak tahu sedang sakit asma yang masih pada tahap awal sehingga belum mengganggu, ramuan ini akan sekaligus mengobati sakit asma. Dalam proses ini, ia bisa saja mengalami susah bernapas. Selain itu, bisa saja benjolan payudaranya malah membesar. Ini terjadi karena sirup herbal mulai membongkar dan membenahi sistem yang rusak dan untuk itu muncul gejala-gejala tak terduga. Secara bertahap gejala-gejala itu akan menghilang menuju kesembuhan.

Terkadang orang yang sakit darah tinggi, tensi darahnya malah naik karena mekanisme tubuh yang membutuhkan lebih banyak darah untuk penyembuhan. Nanti, bila kondisi membaik, tensi darah akan turun. Orang yang sakit diabetes, bisa saja kadar gula darahnya malah meningkat namun nanti dalam proses akan turun dan stabil. Orang yang sakit jantung bisa saja mengalami nyeri dada kiri dan napas sesak. Gejala-gejala ini akan menghilang. Ada yang sakit TBC, malah batuk berdarah. Secara bertahap, nanti frekuensi batuk akan jauh berkurang dan tidak berdarah lagi.

ATURAN MINUM

Orang dewasa: 1 sendok makan biasa (tidak terlalu cekung) 1 x sehari.

Anak-anak: 1 sendok teh 1 x sehari.

Diminum pada pagi hari setelah bangun pagi waktu perut masih kosong. Kocok dulu sebelum minum!

Setelah minum, minimal setengah jam tidak boleh makan atau minum. Makin lama makin baik agar proses pengolahan dan peredaran ramuan ini selesai ke seluruh sistem tubuh.

Bila kondisi penyakit lagi parah atau terserang sakit yang lain, sirup herbal RADIX dapat diminum kali yang kedua menjelang tidur malam, asalkan 2 jam sebelumnya tidak makan dan minum agar perut relatif kosong. Sirup herbal ini efektif bekerja bila perut kosong.

Untuk penggunaan dari luar

Untuk penyakit atau gangguan tertentu, di samping minum RADIX, perlu ditunjang dengan penggunaan dari luar, dengan dioles atau digosok pada bagian yang sakit. Agar dapat meliput lebih luas dan merata, sirup ini dapat dicampur dengan sedikit minyak (minyak zaitun, kayu putih atau minyak goreng). Pengolesan atau penggosokan ini berlaku untuk penyakit:

  • Psoriasis
  • Eksem dan jerawat
  • Ambeien
  • Luka
  • Nyeri otot
  • Benjolan payudara

Jika masih mengkonsumsi obat dokter, diberi jarak waktu 2 – 3 jam setelah / sebelum minum RADIX.

Peringatan! Dilarang bagi wanita hamil & anak balita.

Karena sirup ini menggunakan bahan alami tanpa zat pengawet, perasa & pewarna, warna dan rasa bisa berbeda tanpa perubahan kualitas produk.

PENYIMPANAN

Simpan dalam kulkas atau di tempat sejuk. Sekali disimpan di kulkas harus tetap disimpan di kulkas sampai isi botol habis. Tidak boleh berganti-ganti disimpan di kulkas dan di luar.

Masa kadaluarsa 6 bulan.

Tanggal produksi pada botol adalah tanggal kadaluarsa dikurangi 6 bulan.

PRODUKSI: Rumah Herbal Jatibening CV SANO, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Indonesia.

Harga per botol yang ditentukan agen dan reseller lebih tinggi dari harga produsen untuk mengganti ongkos kirim, termasuk ongkos kurir, dan biaya promosi serta keuntungan sebagai balas jasa pelayanan. Walaupun harga lebih tinggi, secara keseluruhan harga per satuan botol yang dipatok agen dan reseller masih lebih murah dari biaya yang dikeluarkan konsumen yang memesan langsung, karena harus menanggung ongkos kirim, termasuk ongkos kurir. Agen dan reseller membantu mempercepat pelayanan dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan konsumen.

Pemasaran dibantu 120 agen di seluruh Indonesia.

Guna mendapatkan informasi lengkap, kunjungilah website dan link kami:

http://sanoherbal.id

sbelen.wordpress.com/radix

https://www.facebook.com/Sirup-SANO-1442545299377444/

Pemesanan kepada customer service kami pada Nomor Hp / WA 0813 8090 2316 di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi

Sirup herbal RADIX, produk ke-9 CV SANO

April 9, 2018

Baca entri selengkapnya »

Hidrosefalus dan sirup herbal

April 5, 2018

 

Hidrosefalus dikenal sebagai penyakit yang ditandai oleh kepala membesar secara berlebihan. Jadinya ukuran kepala tidak proposional dengan ukuran anggota-anggota tubuh yang lain.

Hidrosefalus terjadi karena penumpukan cairan pada rongga otak yang mengakibatkan ventrikel-ventrikel di dalam otak membesar dan menekan organ otak. Cairan ini terus bertambah sehingga ventrikel di dalam otak membesar dan menekan struktur dan jaringan otak di sekitarnya.

Yang terbaik adalah hidrosefalus ditangani dokter dengan tindakan mengeluarkan cairan berlebih di otak.

Ada agen kami yang bertanya, sirup herbal mana yang baik untuk membantu penyembuhan hidrosefalus. Inilah tanggapan kami.

Ada sejumlah faktor pemicu terjadinya hidrosepfalus.

Setelah operasi pengeluaran cairan berlebih dalam otak, sirup herbal dapatlah dicoba guna membantu proses penyembuhan. Pemilihan sirup herbal yang mana bergantung kepada faktor pemicunya.

Kalau pemicunya:

Buruknya mekanisme penyerapan cairan akibat radang atau cedera pada otak: Liber karena seluruh 18 bahan cocok.

Terhambatnya aliran cairan serebrospinal akibat kelainan pada sistem saraf: Liber karena 14 dari 18 bahan cocok.

Infeksi janin saat masih di dalam kandungan yang menyebabkan radang pada jaringan otak janin: Liber karena seluruh 18 bahan cocok.

Perdarahan di dalam otak: Fit Brain karena 10 dari 14 bahan cocok.

Tumor otak: Liber karena 10 dari 18 bahan cocok. Credo juga bisa karena 8 dari 14 bahan cocok.

Cedera parah di kepala: Fit Brain

Penyakit stroke: Liber karena 15 dari 18 bahan cocok.

 

Perbandingan obat dokter dan sirup herbal

April 5, 2018

 

1. DETOKS RACUN: Obat dokter umumnya tidak. Sirup herbal ada detoks / pembersihan racun.

2. BAHAN: Obat dokter: diambil molekul2 dari tumbuhan & hewan / direkayasa senyawa kimia murni. Sirup herbal: Semua unsur bahan2 herbal alami masuk tanpa seleksi molekul.

3. PENGEMBANGAN: Obat dokter: Hasil eksperimentasi laboratorium & bukti uji klinis; metode reduktif & analitis. Sirup herbal: Hasil eksperimen terbatas & hasil observasi klinis, bukti pengalaman & testimoni; metode induktif & sintetis.

 

4. CARA KERJA: Obat dokter: Bergantung struktur & fungsi organ; tertuju ke menangani penyakit. Sirup herbal: Autopilot, bekerjanya sistem tubuh menyeluruh; mengobati & mencegah guna memantapkan kesehatan.

5. SASARAN: Obat dokter: Tertuju ke organ / subsistem tertentu. Sirup herbal: Holistik menyeluruh; membenahi sistem tubuh.

6. RAGAM PENYAKIT: Obat dokter: 1 obat untuk 1 penyakit. Sirup herbal: 1 sirup herbal untuk beragam penyakit.

7. NAMA PENYAKIT: Obat dokter: Ada nama obat. Sirup herbal: Tidak mengenal nama obat sesuai penyakit.

8. ATURAN PENGGUNAAN: Obat dokter: Dosis & frekuensi ketat, terbanyak obat dikonsumsi setelah makan. Sirup herbal: Dosis & frekuensi fleksibel, terutama dikonsumsi waktu „perut kosong”.

9. PROSES SEMBUH: Obat dokter: Terutama bergantung operasi, pengobatan & prosedur. Sirup herbal: Menekankan kerja sistem sebagai satu kesatuan.

10. ANDALAN: Obat dokter: Bukti uji klinis. Sirup herbal: Testimoni.

Uang dapat memperbudak Anda atau membebaskan Anda

Maret 19, 2018

*UANG* 💰💱💸💷💵💴💰💱💸💷💵💴

UANG dibilang AKAR SEMUA KEJAHATAN, tapi dia dapat juga membantu MEMBONGKAR SEMUA KEJAHATAN.

Ia tidak dapat membeli KEBAHAGIAAN atau CINTA, tapi betapa pun ada orang yang jatuh CINTA KEPADANYA.

Ia dapat MENGUBAH siapa Anda, membantu menemukan SIAPA ANDA sebenarnya.

Ia dapat MEMPERBUDAK Anda, dan MEMBEBASKAN Anda.

Ia dapat membuka PINTU-PINTU, tapi ia tidak dapat mengatakan kepada Anda apa yang dilakukan sekali Anda berada DI DALAM,

MENGENDALIKAN Anda dan memberi Anda KENDALI.

Ia dapat memberimu kekuasaan untuk mengatakan YA dan kebebasan untuk mengatakan TIDAK.

Ia adalah SEGALANYA ………… dan TIDAK ADA APA-APA.

Karena UANG hanyalah UANG

Harmon Okinyo

Ateisme Stephen Hawking dan debat kami tentang eksistensi Tuhan

Maret 16, 2018

Inilah 2 buku Stephen Hawking yang kami beli di London waktu studi di sana. Baca juga ceramah-ceramahnya di berbagai negara karena kami debat soal eksistensi Tuhan dengan orang-orang Inggris dan China daratan yang tidak percaya Tuhan.

Argumen yang mereka gunakan a.l. pandangan-pandangan Stephen Hawking. Debat selalu tidak bisa meyakinkan mereka. Akhirnya kami sepakat untuk tidak sepakat. Hehehe.

Ini teman-teman ateis ini bilang hidup saya diteruskan anak-anak saya. Ya sudah, saya mati ya selesai. Sama seperti babi, hidup babi diteruskan anak-anak babi. Ya sesudah babi mati ya selesai. Apakah babi masuk surga atau neraka? Ya, manusia kan seperti babi saja. Mati ya selesai.

Waktu kakak saya meninggal teman-teman ateis ini menghibur saya dengan bilang ya saya tidak percaya Tuhan, tapi andaikan Tuhan itu ada, ya saya harap kakakmu masuk surga. Hehehe. Walau tidak percaya Tuhan tapi cinta kasih dalam hidup sehari-hari mereka oke banget.

Kalau dengan mahasiswa China daratan, mereka bilang kamu percaya Tuhan karena dari kecil sudah dicekoki Tuhan itu ada. Lha, kami di China sejak kecil tidak pernah diajari tentang Tuhan. Ya, tambah belajar ilmu-ilmu sains segala ini ya semakin yakin bahwa Tuhan tidak ada. Waduh.

Waktu kakak laki-laki sulung meninggal di Timor, yang memperjuangkan ke British Council agar saya pulang dengan biaya mereka adalah orang Inggris yang tidak percaya Tuhan. Dia juga perjuangkan agar ditambah uang untuk diberi kepada mama.

Pulang dari tanah air, satu lagi orang Inggris yang ateis di The Institute of Education University of London sudah rencanakan agar saya diberi tugas mengantar rombongan dosen Indonesia yang kursus 3 bulan keliling London. Nah, untuk itu saya diberi honor cukup besar.

Satu lagi teman yang ateis bilang, Belen, kami mengerti sekali kesedihanmu. Kalau kamu sedih telepon saja dan datang main-main ke rumah. Kami masak makanan Indonesia sebisanya untuk kamu. Itulah compassion orang ateis yang kami alami.

Kemarin, kami mulai baca-baca lagi buku A Brief History of Time: From the Big Bang to Black Holes, karya Stephen Hawking.

Ia menyatakan bahwa konsep waktu tidak punya arti sebelum penciptaan alam semesta.

Ini pertama kali dikemukakan Agustinus (dari Hippo). Ketika ditanya: Apa yang Tuhan lakukan sebelum Dia menciptakan alam semesta? Agustinus tidak menjawab: “Dia sedang menyiapkan neraka bagi orang yang mengajukan pertanyaan seperti itu.”

Sebagai gantinya ia mengatakan bahwa waktu adalah satu khasanah alam semesta yang Tuhan ciptakan, dan tidak ada waktu sebelum Tuhan menciptakan alam semesta.

Apakah ada causa prima, penyebab pertama? Kalau ada causa prima lalu sebelum causa prima itu, ada apa? Wah, kepala mulai pening. Saya berhenti dulu meneruskan membaca buku ini.

Hayo, sebelum ada alam semesta ini, yang ada apa?

Lalu sebelum penciptaan, Tuhan kerja apa?

Hawking bilang ya ada penciptaan atau tidak ada penciptaan (forever), alam semesta ini sudah ada terus berkembang dan nanti akan menyusut.

Tampaknya ia lebih yakin, Tuhan tidak perlu ada. Konsep Tuhan cenderung hanyalah rekaan manusia, yang terpesona mengamati alam semesta, dan tidak mengerti bekerjanya hukum alam.

Perubahan alam semesta, seperti tabrakan bintang, bintang punah cocok dengan teori evolusi Darwin yang disetujui Hawking.

Cogito ergo sum. Saya ada jadi saya berpikir. Ada yang bilang sebaliknya, Sum ergo cogito. Saya ada maka saya berpikir. Coba kalau gak ada, ya bagaimana kita bisa berpikir.

Satu kelebihan Hawking dari Einstein adalah dia lebih menguasai matematika. Einstein mengaku kurang serius belajar Matematika sehingga telat membuat persamaan relativitas. Kalau beristri, keduanya sama-sama kawin 2 x. Hehehe

Dari segi rasional tanpa ajaran agama, ya Tuhan ibarat gajah yang diraba orang-orang buta.

Si buta A meraba gading ya gajah itu seperti kayu yang melengkung.

Si buat B yang pegang ekor, ya gajah itu ya seperti ular-lah.

Si buta C yang meraba kaki gajah mengatakan ya gajah seperti batang pohon pendek yang kasar.

Apa pun, gambaran gajah menurut tiap orang buta, gajah ya gajah yang satu dan sama yang kita ketahui.

Apa pun pemahaman Tuhan oleh manusia, ya ibarat orang-orang buta meraba dan menggambarkan gajah berdasarkan apa yang dirabanya.

Betapa pun gambaran Tuhan menurut beragam manusia dari berbagai agama dan kepercayaan, Tuhan ya tetaplah Tuhan yang satu dan sama.

Epilog Sang Maestro Stephen Hawking: Akhirnya percaya eksistensi dan peran Tuhan serta hidup setelah mati?

Apakah suatu bentuk kesadaran (atau suatu bentuk kecerdasan) berada di balik penciptaan alam semesta? Itu adalah hal yang amat mungkin. Itulah pernyataan Stephen Hawking pada tahun 2017.

Setelah berpulangnya sang maestro ini, berita-berita dan ulasan serta video membahas bahwa ia tidak percaya Tuhan. Ia mengaku sebagai seorang ateis. Namun, pernyataan Stephen Hawking mengindikasikan bahwa ia memberi ruang, memberi peluang terhadap faktor Tuhan dalam penciptaan dan kehidupan setelah kematian manusia.

Dalam presentasi di hadapan mahasiswa di Universitas Cambridge, ilmuwan terkenal di dunia ini menyatakan bahwa tahun-tahun penelitiannya tentang penciptaan kosmos telah membawanya untuk mengisolasi faktor ilmiah aneh yang menurutnya bertentangan dengan hukum fisika universal.

Berikut ini penjelasan tentang pernyataan itu.

Fisikawan dan kosmolog teoretis Inggris, Stephen Hawking, mengejutkan komunitas ilmuwan minggu lalu saat dia mengumumkan dalam sebuah pidato di Universitas Cambridge bahwa dia percaya bahwa “suatu bentuk kecerdasan” sebenarnya berada di balik penciptaan Alam Semesta.

Fenomena aneh inilah yang dia namakan faktor Tuhan, menjadi asal mula proses penciptaan dan akan memainkan peran penting dalam menentukan bentuk alam semesta yang sebenarnya.

Ilmuwan terkenal di dunia ini mengakui bahwa pengalaman kematian di dekat saudaranya, yang meninggal secara klinis selama 43 menit setelah serangan jantung pada Oktober 2017 lalu, mengubah pandangannya secara radikal tentang sifat kesadaran manusia dan alam semesta secara keseluruhan.

(Saudaranya ini adalah Edward Hawking, yang diadopsi ayah dan ibu Stephen Hawking).

“Saudaraku selalu menjadi teladan bagiku. Pikirannya yang rasional, cerdik, dan tidak sadar telah membentuk kepribadian saya menjadi pribadi saya hari ini dan telah membawa saya ke dalam studi tentang dunia fisika yang menakjubkan. Tapi sejak kecelakaan itu pada bulan Oktober yang lalu, dia telah kembali menjadi orang yang berubah”, kenangnya.

“Dia mengatakan kepada saya tentang keberadaan makhluk hidup, dunia lain yang tidak diketahui manusia, dia  mengatakan kepada saya tentang Tuhan”, ujarnya kepada hadirin, yang tampak terkejut mendengarkan penegasan tersebut.

“Ilmu pengetahuan modern bergantung kepada persepsi bahwa kesadaran terletak di dalam otak manusia, tapi apa yang dialami saudara laki-laki saya selama kematian klinisnya, saya tidak dapat menjelaskannya. Apakah kesadaran berada di luar tubuh manusia? Apakah otak manusia hanyalah reseptor, yang mampu menerima “gelombang kesadaran” karena radio AM / FM menerima gelombang radio? Ini adalah pertanyaan sains modern yang belum terjawab dan bisa mendefinisikan kembali pandangan kita tentang alam semesta dan fisika modern sepenuhnya”, akunya.

Sumber:

http://worldnewsdailyreport.com/stephen-hawkins-admits-intelligent-design-is-highly-probable/

Video: BREAKING NEWS: HAWKING ADMITS GOD DOES EXIST! Pada https://www.youtube.com/watch?v=Ae39R98577Q

Suatu bentuk kesadaran di balik penciptaan mirip dengan pandangan Henri Bergson, filsuf Prancis

PANDANGAN HENRI BERGSON TENTANG PERAN ELAN VITAL DALAM PENCIPTAAN & KESADARAN YANG BERLANJUT SETELAH KEMATIAN

Henri Bergson, 1927

Henri Bergson adalah filsuf Prancis yang amat terkenal di zamannya dan pandangan-pandangannya amat berpengaruh pada abad 19 dan 20, dan bahkan sampai sekarang.

Henri Bergson lahir di Paris, Prancis pada 18 Oktober 1859 dan meninggal akibat sakit bronkitis juga di Paris, pada 4 Januari 1941 (81 tahun).

Pada Januari 1913 Bergson pertama kali berkunjung ke AS untuk memberikan kuliah pertamanya di Columbia University, berjudul Spiritualitas dan Libertas (Kebebasan). Seminggu sebelumnya, The New York Times menerbitkan sebuah artikel panjang tentang Bergson. Artikel ini mendorong banyak orang menyerbu tempat kuliahnya, mengakibatkan kemacetan lalu lintas, kemacetan lalu lintas pertama dalam sejarah Broadway.

Bergson berpendapat bahwa impuls vital atau élan vital itu yang berperan pada awal penciptaan. Selanjutnya, dalam evolusi kreatif, melalui konsep pelipatgandaan (multiplicity), divergensi, dan diferensiasi terjadilah evolusi anekatumbuhan dan hewan. Kemudian, selain insting, intuisi memungkinkan manusia menggunakan impuls kreatif asli untuk memecahkan berbagai hambatan yang muncul dalam upaya mencapai pengetahuan yang benar.

Dari baca-baca di internet tentang Henri Bergson, kami tertarik terhadap pernyataannya, “all the brain was in the mind but not all the mind was in the brain.” Kata “mind” ini sulit diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Karena, maknanya melebihi pikiran. Untuk sementara kita artikan pikiran saja dulu. Jadi terjemahan pernyataan Bergson itu, seluruh otak berada dalam “pikiran” tetapi tidak semua pikiran berada dalam otak”.

Pandangannya tentang ketaktergantungan (independensi) pikiran terhadap tubuh membawa dia mengajukan probabilitas eksistensi pribadi yang berlanjut setelah kematian.

Bergson merahasiakan kegiatannya seperti bermain jailangkung. Namun kemudian diketahui bahwa suatu kesempatan, ia mencoba berkomunikasi dengan arwah temannya yang telah meninggal, juga dengan koleganya filsuf William James, namun gagal.

Seperti dinyatakan William James sebelumnya, Bergson mempertimbangkan hipotesis kehidupan yang terus berlangsung dalam konteks riset telepati dan berkomunikasi lewat perantara (mediumship).

Olah pikir Bergson akhirnya sampai ke gagasan bahwa conscience qui déborde l’organisme, kesadaran meluap melampaui organisme. Gagasan ini membuat ide kehidupan sesudah kematian tampak alamiah (natural) dan mungkin (probable). Akan tetapi, pandangannya ini tidak bisa disamakan dengan hipotesis roh arwah dalam permainan seperti jailangkung.

Henri Bergson meraih Hadiah Nobel Sastra tahun 1927 untuk menghargai gagasan-gagasannya yang kaya dan menghidupkan serta keterampilannya yang brilyan. Ia dianugerahi banyak award yang lain.

Sumber:

https://psi-encyclopedia.spr.ac.uk/articles/henri-bergson

https://en.wikipedia.org/wiki/Henri_Bergson

https://plato.stanford.edu/entries/bergson/