Posts Tagged ‘Sipoholon’

Video anak-anak SD di tanah Batak bermain jual-beli

November 10, 2010

Gambar dari video

Batak primary school children of Sipoholon, North Tapanuli in North Sumatra, Indonesia play buy and sell game in traditional market in an outdoor school assembly.

 

Anak-anak SD Garaga di Sipoholon, Tapanuli Utara bermain jual-beli di pasar dalam school assembly di lapangan. Ini adalah salah satu contoh kegiatan dalam upaya pengembangan SD model dalam manajemen berbasis sekolah (MBS) dan belajar aktif (PAKEM) pada 3 SD di Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatra Utara yang disponsori Penrbit Erlangga.

Please click this video!

http://www.youtube.com/watch?v=jzYxUZi54Es&feature=BF&list=UL&index=5

Selamat menyaksikan!

Mengapa Anda tidak mencoba model silabus & RPP gabungan 1 halaman berbentuk mindmap?

April 6, 2010

Ini adalah contoh silabus & RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) gabungan 1 halaman saja berbentuk mindmap dengan topik “TOKO”. Kini dalam berbagai penataran guru di daerah-daerah, seperti di Sipoholon, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di Tentena, Poso dan di Palu, Sulawesi Tengah, di Flores Timur, di Ambon dan Masohi serta Seram Bagian Barat, Maluku, serta di Merauke Papua, kami perkenalkan sebuah model baru silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Peserta penataran berlatih melakukan observasi dan wawancara di toko di Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku.

Guru mencatat harga barang yang dipajang di toko.

Hanya dipilih percontoh (sampel) harga barang tertentu saja, terutama sembako.

Ternyata model baru yang kami perkenalkan ini disambut entusias para guru, kepala sekolah, dan pengawas di berbagai daerah. Format yang ditawarkan BSNP pada dasarnya hanyalah sebuah model alternatif. Dalam era otonomi sekolah, para guru bebas mengembangkan model silabus dan RPP yang paling mudah dan cocok dengan situasi dan kondisi mereka. Format silabus dan RPP yang datang dari Pusat bukanlah harga mati. Selain kitab suci agama, apa yang ditulis manusia dapat saja selalu diperbaiki, diadaptasi, dan dikembangkan model yang baru.

Suasana yang terekam dalam observasi kios di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah 11 Maret 2010 lalu.

Tak ada toko atau “warung” kelontong, kios pun jadilah. Anak kemudian ditugaskan melakukan seperti yang telah dicobakan para guru, kepala sekolah, dan pengawas.

Guru dan kepala sekolah di Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara berpraktik observasi ke sebuah toko dekat sekolah.

Berlatih bertanya dan mencatat data kemudian membuat laporan observasi dan menulis sebuah karangan “Sehari dalam Kehidupan …” pemilik toko.

Guru-guru di Palu, Sulawesi Tengahini bangga menunjukkan model baru silabus dan RPP 1 halaman dengan topik “Setek”. Tidak perlu kerja dua kali dengan membuat silabus yang terpisah dengan RPP.

Jika punya komputer / laptop bisa pakai program mindmapping yang bisa didownload gratis dari internet.

Contoh mindmap topik Okulasi / Menempel. Pak guru di Palu, Sulawesi Tengah ini bangga menunjukkan hasil kerja kelompoknya.

Inilah contoh aktivitas belajar anak-anak SD Muhamadiyah 3 Palu, Sulawesti Tengah yang entusias belajar sambil bekerja sama sebagai salah satu contoh praktik kegiatan belajar yang dirancang dalam bentuk silabus & RPP 1 halaman berbentuk mindmap.

Bentuk mindmap meniru gambar sel otak yang terdiri dari inti sel dan percabangan neuron yang diikat dengan sinaps. Dengan mencamtumkan semua unsur silabus & RPP pada 1 halaman guru dapat melihat secara menyeluruh dan melihat hubungan antar-unsur. Digunakan beragam model huruf, gambar, warna-warni, dan kata-kata kunci sehingga dapat dilakukan asosiasi (hubungan) cepat dan berganda dengan gagasan-gagasan lain. Produksi gagasan baru dipicu oleh asosiasi antar-konsep, antar-kata, dan antar-kata dan gambar. Dari pengalamanku, gagasan kegiatan belajar dengan menggunakan mindmap jauh lebih kaya dan bervariasi. Sering muncul gagasan kreatif-tak terduga.

Tony Buzan telah memperkenalkan model mindmap sejak tahun 1995. Sejak waktu itu kini banyak guru di mancanegara telah memanfaatkannya, banyak perusahaan dan organisasi telah menerapkannya dalam membuat rencana pengembangan perusahaan, dan bahkan secara pribadi dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi dan keluarga. Banyak siswa dan mahasiswa telah menggunakan model mindmap untuk mencatat pelajaran dan kuliah, membuat karya tulis, dan mempersiapkan diri untuk ujian nasional tingkat sekolah atau universitas.

Edward Hughes menjadi mahasiswa juara, amat hebat dan unggul dalam ujian akhir di University of Cambridge dengan mendapatkan nilai fantastis mengalahkan rekor mahasiswa generasi terdahulu karena menggunakan mindmap dalam studinya.

Setelah lulus, ia ditawari pekerjaan sebagai pemikir strategis di sebuah perusahaan swasta multinasional. Pekerjaan ini dilukiskan almamaternya sebagai “salah satu yang terbaik sepanjang masa” yang diraih lulusan Cambridge. Waktu di SMA prestasinya biasa-biasa saja sehingga terancam tak bisa diterima di University of Cambridge. Namun, karena ia gunakan model mindmap dalam belajar akhirnya ia lulus SMA dengan prestasi fantastis dan lolos masuk di Cambridge.

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 2

Bermain dengan pasir mengembangkan kreativitas anak. Mulailah dengan guru!

Januari 26, 2010

Anak-anak SD Geraga, Sipoholon, Tapanuli Utara ini bermain dengan pasir tanpa disuruh. Mereka memanfaatkan pasir yang dipersiapkan bagi para guru untuk membuat model IPS dalam penataran.

Bermain-main memanipulasi benda alamiah lebih menarik minat anak daripada mainan buatan pabrik.

Buat apa ini, nak? Ungkapan spontan budaya Batak?

Acara terakhir penataran Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan belajar aktif  pendidik dari 3 SD model ditambah guru dan kepala sekolah dari 7 SD lain di Kecamatan Sipoholon tanggal 19 – 22 Januari 2010 diisi dengan kegiatan membuat model lokasi wisata yang pernah dikunjungi.

Penataran ini adalah kegiatan terakhir dari program 6 bulan pengembangan SD model melalui pendampingan lewat inhouse training dari akhir Juli 2009 s.d. akhir Januari 2010. Ibu Nia Susanti bekerja secara kontinu selama 6 bulan mendampingi para guru dan kepala sekolah pada 3 SD ini. Kami datang secara berkala untuk membantu pendampingan ini. Ini adalah program bantuan keluarga Gunawan Hutauruk, pemilik Penerbit Erlangga.

Berikut ini kami sajikan foto-foto kegiatan membuat model dari pasir dan peta dari objek-objek pada model yang dihubungkan dengan tali rafia. Ini adalah salah satu ide kegiatan belajar IPS.

Giliran para guru berkreasi sesuai dengan imajinasinya

Hands-on experience atau pengalaman langsung membuat model akan menstimulasi kerja otak. Praktik ini akan mendorong para guru untuk menerapkannya kepada anak-anak

Bekerja sama adalah salah satu ciri penerapan pendekatan belajar aktif

Kelompok ini sedang membentuk Danau Toba dan Pulau Samosir di tengahnya

Anak perempuan ini tertarik memperhatikan betapa para guru gembira bermain pasir. Jika orang dewasa senang memanipulasi pasir, apalagi anak-anak.

Ibu kepala sekolah ini terlibat membuat model. Tanpa dorongan kepala sekolah mustahil diharapkan kemajuan inovasi di sekolah yang dilakukan para guru.

Teori belajar konstruktivisme menandaskan bahwa belajar adalah mengalami.

Berkotor tangan adalah kebiasaan yang perlu ditanamkan bagi para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar.

Menghubungkan objek pada model dengan gambar simbol / legenda pada peta.

Guru saja bangga terhadap hasil pekerjaannya, apalagi para siswa.

Mungkin ini pengalaman pertama yang mereka alami dalam penataran yang biasanya didominasi ceramah. Penataran yang diisi dengan ceramah dan ceramah membuat apa yang masuk dari telinga kiri langsung keluar lewat telinga kanan.

Inilah hasil karya kami!

Dari imajinasi ke arah model lewat aktivitas melakukan. Agar tahu tentang model dan peta, praktikkan membuat model dan peta.

We are the best!

Keceriaan adalah emosi senang yang turut memotivasi belajar.

Inilah hasil maksimal yang telah kami buat!

Iklan

134845588186362_animate

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Anak-anak SD dari tepian Danau Toba say “Horas!”

Desember 8, 2009

 


Anak-anak SD Lumban Soit, Sipoholon, Tapanuli Utara menari dan bernyanyi dalam school assembly. They say “Horas!” for all of Indonesian children.

 

Anak-anak SD Lumban Soit dalam sebuah pentas waktu school assembly yang rutin dilaksanakan sekali dalam 2 minggu.

Anak-anak Batak berbakat musik dan nyanyi. Kami sedang melatih para guru di SD Lumban Soit menyanyikan lagu “Nasihat Jari”, di luar anak-anak langsung menyanyikan lagu ini dan waktu pulang dari sekolah mereka ramai-ramai bernyanyi, “Ini namanya jari jempol, ini namanya jari jempol, apa kata jari jempol, sayang, kalau belajar jangan ngobrol. Apa kata jari klingking, … jangan nangis …

Anak-anak SD Garaga, Sipoholon, Tapanuli Utara sedang membuat pajangan hasil karyanya dibimbing Bu Guru

 

Anak-anak itu menunjukkan pajangan karyanya dalam school assembly

 

Anak-anak SD Lumban Baringin, Sipoholon, Tapanuli Utara memerankan isi cerita yang dibacakan Bu Guru

 

Berlatih ekspresi amat cocok dengan anak-anak kelas II SD yang lebih polos dan tampil apa adanya

 

Guru-guru dari 3 SD model Manajemen Berbasis Sekolah dan Belajar Aktif, yaitu SD Lumban Soit, SD Garaga, dan SD Lumban Baringin kini gemar berlatih mengoperasikan komputer dan mencari bahan untuk mengajar dari Internet.

Inilah oleh-oleh dari Tano Batak, dari 3 SD model yang pengembangannya disponsori keluarga Gunawan Hutauruk, pemilik Penerbit Erlangga, sejak akhir Juli 2009 dalam rangka membantu kampung halaman. Siapa menyusul membantu inovasi bagi perkembangan optimal anak-anak kita?

Silahkan klik video permainan jual-beli yang dilakukan anak-anak SD Garaga, Sipoholon berikut ini!

http://www.youtube.com/watch?v=jzYxUZi54Es

Selamat menyaksikan

Anak-anak Batak berlatih sikat gigi

Oktober 24, 2009

SD Lumban Soit Taput

Sejak Juli 2009 keluarga Gunawan Hutauruk memprakarsai pengembangan 3 SD model Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Ke-3 SD model itu adalah SD Lumban Soit, SD Garaga, dan SD Lumban Baringin.

Pengembangan model dilakukan melalui pendampingan langsung ke sekolah melalui inhouse training. Tenaga pengembang yang bekerja sehari-hari di sana adalah Nia Susanti sedangkan kami hanya datang melatih setiap bulan.Selama 1 bulan Kartini Tongo-tongo telah membantu pendampingan di sana.

Gambar anak-anak kelas I di atas memperlihatkan betapa sehatnya anak-anak yang sebelumnya tampak kurang gizi. Untuk meningkatkan gizi diadakan program minum susu 4 x dan makan bubur kacang hijau 1 x per minggu untuk anak-anak kelas I dan II. Setelah berlangsung 3 bulan, anak-anak tampak lebih sehat, lebih hidup-hidup, dan lebih gesit bergerak.

Selain itu, anak-anak dilatih pula cara menggosok gigi, mencuci tangan, dan membasuh wajah dengan benar. Silahkan klik file powerpoint ini!

Cara anak gosok gigi & cuci muka

Silahkan klik juga video tentang permainan jual-beli anak-anak SD Garaga, Sipoholon sebagai salah satu acara school assembly yang dilakukan di lapangan berikut ini!

http://www.youtube.com/watch?v=jzYxUZi54Es

Selamat menyaksikan!

Iklan

Sikat kepala

Tubuh bugar berstamina

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-tingkatkan-stamina-kebugaran-tubuh

Kartu nama Yuni 2


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 78 pengikut lainnya.