Posts Tagged ‘hati di telapak tangan’

Kita berjalan searah cinta

Desember 22, 2009

Hei GB, JDM, BW dan allesa. Kali ini tanpa judul saya abadikan untuk P.Rahmat di Kalimantan dan Maria Mendes di Portugal, dua avonturir di dua benua. Juga kupersembahkan bagi ratusan pengabdi di lima benua, yang menggeluti pewartaan cinta, masing-masing dengan cara yang unik. Bukanlah yang utama untuk apa dan siapa kita mengabdi, yang penting selalu dengan hati di telapak tangan, dengan cinta dan kelembutan. Merupakan suatu kehormatan bila Pak Belen memasukkannya dalam blog. Semoga di keluarga baru anakmu, tersemai semerbak mawar untuk para pewarta cinta dengan doa lantunan hati. Feliz Navidad 2009 y prospero año nuevo 1010. Martín

TANPA JUDUL 23

Oleh Martin Bhisu

Indah derap langkahmu
di tangan menenteng segumpal hati
menelusur belantara perawan
menjajaki trotoar metropolitan
mendaki gunung, mengarung laut
menuruni lembah, menepis duri menyengat tubuh
berselingkuh dengan bising Aeropagos tak jenuh
mewartakan cinta hangat di dada
merangkul kepedihan dan jeritan sukma manusia dan alam

Duhai derap langkah menghentak
singgahi hatiku sejenak
agar Warta Gembiramu membakar semangat ternoda
oleh nafsu yang sudah beranak cucu
jauh sebelum Adam dan Eva tercipta

Bila langkahmu lewat tak acuh di depan pintu hatiku
kirimkan mentari pagi tersenyum padaku
layangkan sepoi angin membelai aku
agar diri yang sarat dosa terbangun dari nikmat menggoda
mengemas langkah menelusuri jejakmu samar
menggema Warta Gembira di kota dan kampung
agar sekali kau kembali
kita bersukaria dengan panenan limpah
saat hidup bersemi kembali di bekas jejak langkahmu.

Duhai pewarta
langkahmu adalah sayatan kecepatan metalika
menelusur relung jiwa menganga
mengiris hatiku yang beku
membelah dada hampa kerontang
tak tega kau memberi aku ampun
agar di diri ini bertunas pula Wartamu.

Perhaluskan derapmu
hentikan langkahmu
biarkan aku menggapai langkahmu berikut
supaya kita berjalan searah cinta
dengan hati di telapak tangan
menjadi Warta untuk alam dan sesama

San Jorge, Paraguay, Amerika Latin, 21 de diciembre de 2009


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 78 pengikut lainnya.