Archive for the ‘Lingkungan hidup’ Category

Kincir angin menghasilkan 1000 liter air minum sehari di padang gurun

Oktober 20, 2012

 Image

© Eole Water

Akhir September dan awal Oktober kami mengunjungi NTT. Di Kota Kupang penduduk mengalami kelangkaan air. Sebuah ritus rutin setiap musim kemarau yang harus dialami. Ketika menginap di sebuah losmen di Waiwerang, Adonara, sebuah pulau kecil di Fores Timur, air dari PAM menetes sekali dalam 2 hari. Dicicil. Waktu sedang menatar semua guru dan kepala sekolah se-Kecamatan Ile Boleng, Adonara Timur, siang hari tiba-tiba hujan lebat turun. Penduduk Pukaona, desa tempat pelatihan pendidikan kewirausahaan (perlunya tiap sekolah merintiskembangkan unit produksi untuk menghasilkan uang) ini ramai-ramai mengambill ember untuk menadah air hujan yang baru pertama kali turun di wilayah itu. Penduduk mengalami kelangkaan air minum sebagai suatu tradisi dari zaman nenek moyang.

Ini adalah pemandangan biasa yang bisa dilihat di wilayah Flores Timur dan Sikka (Maumere) di NTT. Di rumah-rumah penduduk umumnya tampak bak penampung air hujan yang menghubungi atap seng dan bak penampung itu. Dalam hati saya berpikir, kapan ya orang-orangku ini terbebas dari nasib alam yang keras ini.

Sepulang dari NTT, kami berkali-kali mencari bacaan di internet mengenai teknologi menghimpun air di bebatuan bertanah seperti jamak terlihat di Pulau Timor, Sumba Flores, Alor, Rote, dan Sabu (Flobamora) di NTT. Syukurlah, kami temukan teknologi kincir angin yang dimodifikasi sebuah perusahaan Prancis yang telah diuji coba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Bacalah uraian berikut ini!

Sebuah konsep baru diuji di padang pasir Abu Dhabi menggunakan sebuah kincir angin untuk mengkondensasi air dari udara dan memompanya ke dalam tanki penampung untuk penyaringan dan pemurnian. Teknologi ini diciptakan oleh Eole Water setelah pendirinya, Marc Parent, mendapatkan inspirasi setelah melihat air yang dapat ia kumpulkan dari AC waktu ia tinggal di Karibia. Ia mulai memikirkan cara-cara agar air dapat dikondensasi dari udara di wilayah tanpa jaringan listrik dan lahirlah konsep kincir angin ini.

Kincir angin ini berkekuatan 30-kW. Udara diambil dari lubang-lubang pada hidung kincir angin dan kemudian dipanaskan oleh sebuah generator untuk menghasilkan uap. Uap melewati sebuah kompresor pendingin yang menghasilkan uap-uap air yang kemudian dikondensasi dan dikumpulkan. Air yang dihasilkan disalurkan melalui pipa-pipa ke tanki penyimpanan stainless steel yang menyaring dan memurnikan air itu.

Image
© Eole Water

Sebuah prototip teknologi ini telah dipasang di Abu Dhabi sejak Oktober 2011 lalu dan mampu memproduksi 500 sampai 800 liter air bersih sehari di udara padang gurun. Eole Water mengatakan bahwa volume air dapat meningkat menjadi 1000 liter sehari dengan sistem menara kincir angin. Sistem ini membutuhkan kecepatan angin 15 mil per jam atau lebih tinggi untuk memproduksi air.

Teknologi ini menggunakan proses sederhana yang telah dicoba (eksperimen) dengan beragam desain, tapi inilah kincir angin penghasil air pertama yang dibuat. Komponen ini memungkinkan produsi air bersih di wilayah yang tidak punya jaringan listrik, sehingga amat menjanjikan bagi masyarakat di wilayah terpencil dan yang terkena musibah. Eole telah bekerja sama dengan 12 mitra industri untuk memproduksi kincir angin ini.

Sumber: http://www.treehugger.com/wind-technology/wind-turbine-makes-clean-water-desert.html

 Image

Kincir angin ini dapat memproduksi 1000 liter air minum tiap hari, menurut Eole Water

 Intisari

  • Pembuat kincir angin menyatakan bahwa kincir ini dapat menghasilkan energi dan air dari udara lembab
  • Para pengembang berharap alat ini dapat memberikan air kepada masyrakat pedesaan di negara-negara beriklim kering
  • Teknologi ini dapat diadaptasi untuk mememuhi kebutuhan kota-kota kecil di masa depan, kata perusahaan industri ini

(CNN) – Kincir angin telah cukup lama menghasilkan energi terbarukan tetapi sebuah perusahaan industri Prancis telah menemukan sebuah struktur kincir yang ramah lingkungan.

Eole Water mengklaim telah berhasil memodifikasi kincir angin tradisional dan menciptakan WMS1000, sebuah aplikasi yang dapat menghasilkan air minum dari udara lembab.

Perusahaan ini bermaksud memproduksi kincir ini secara besar-besaran untuk dijual pada akhir tahun 2012 ini, dimulai dengan fokus kepada masyarakat terpencil di negara-negara beriklim kering yang mengalami kelangkaan sumber air.

“Teknologi ini memungkinkan wilayah pedesaan mampu memenuhi kebutuhan cadangan air sendiri, “ kata Thibault Janin, direktur pemasaran Eole Water.

“Jika desain dan kemampuan berkembang, langkah berikut adalah menciptakan kincir angin yang dapat menyediakan air untuk kota-kota kecil atau wilayah berpenduduk padat, “ ia menambahkan.

Eole Water sedang memamerkan sebuah prototip WMS1000 dengan tinggi 24 meter di padang gurun dekat Abu Dhabi yang telah mampu memproduksi 62 liter air per jam, kata Janin.

Satu kincir dapat memproduksi 1000 liter air tiap hari, bergantung kepada kadar kelembaban.

Ia menjelaskan bahwa teknologi ini bekerja dengan pertama-tama menghasilkan listrik secara tradisional pada kincir angin. Energi ini memungkinkan seluruh sistem penghasil air berfungsi.

Tahap berikutnya adalah memasukkan udara melalui hidung kincir melalui sebuah alat yang disebut “air blower“.

Seluruh udara yang terjaring selama prosedur ini kemudian disalurkan melalui sebuah kompresor listrik pendingin yang berada di belakang baling-baling. Proses ini mengekstraksi kelembaban dari udara, menciptakan uap-uap air yang kemudian dikondensasi dan dikumpulkan.

Air yang terkumpul pada tahap ini kemudian dialirkan ke serangkaian pipa stainless steel, yang dimodifikasi secara khusus untuk membantu proses produksi air, ke sebuah tanki penyimpan pada bagian dasar kincir.

Setelah berada di sana, air disaring dan dimurnikan sebelum siap digunakan dan dikonsumsi.

Satu turbin dapat memproduksi 1000 liter air tiap hari, bergantung kepada tingkat kelembaban, temperatur, dan kecepatan angin, kata Janin.

“Ini cukup untuk memberikan air bagi sebuah desa berpenduduk 2000 sampai 3000 orang”, ia menambahkan.

Janin menandaskan bahwa masyarakat terpencil di Afrika dan Amerika Selatan, demikian  pula di pulau-pulau terpendil di Asia yang hanya punya akses kecil atau tak punya akses terhadap air minum yang aman merupakan pengguna potensial teknologi ini.

“Jika Anda pikirkan Indonesia yang punya ribuan pulau dan mereka tidak mensentralisasi cadangan air …. keadaan geografis negeri ini tidak memungkinkan pemusatan cadangan air,” kata Janin.

“Teknik ini memungkinkan mereka mengatasi masalah ini dan membuat pulau-pula itu dapat mememuhi kebutuhannya dengan cara yang tidak merugikan lingkungan.”

Tapi di samping entusiasme tentang potensi teknologi perusahaan, Janin mengakui bahwa biaya awal kincir angin ini dapat menjadi penghalang, terutama bagi kota atau wilayah yang miskin.

Sekarang biayanya antara €500,000 ($660,000) dan €600,000 ($790,000) bergantung pada lokasi dan kondisi lingkungan untuk memasang satu kincir angin Eole Water. Harga 1 kincir angin penghasil air minum ini sekitar $ 400 000 (kira-kira Rp 3,6 milyar).

Sejalan dengan berlalunya waktu dan proses industri ini memungkinkan perusahaan mendapatkan manfaat dari skala ekonomi, biaya ini akan menurun, kata Janin.

“Kami baru saja memulai aspek komersial produk ini tapi biaya ini tidak semahal bila Anda bandingkan dengan solusi jangka panjang yang diberikannya,” ia menambahkan.

Sumber: http://edition.cnn.com/2012/04/29/world/eole-water-turbine/index.html

Kincir angin dapat menghasilkan air minum pada iklim lembab dengan adanya terobosan teknologi oleh sebuah perusahaan industri Prancis.

Eole Water memodifikasi kincir angin listrik agar menghasilkan air minum dari udara untuk membantu negara-negara sedang berkembang memecahkan masalah kebutuhan airnya.

Sebuah prototip di Abu Dhabi telah menghasilkan 62 liter air per jam, dan Eole Water berharap menjual kincir angin penghasil seribu liter air per hari ini pada akhir tahun 2012 ini.

Saksikan video ini:

 Image

Tenaga angin: Kincir ini dapat menghasilkan baik listrik maupun air tanpa persyaratan apa pun kecuali udara yang lembab

Kincir angin ini bekerja dengan cara yang sama seperti kincir angin yang anda lihat di seluruh dunia. Yanag membedakan, kincir angin ini mampu menghasilkan juga air minum.

 Image

Bagainana kerjanya: Komponen-komponen dalam kincir angin juga berperan sebagai penghasil air, mengekstrak lusinan liter air per jam dari atmosfer

 Image

Kincir angin ini dapat beroperasi selama 20 tahun.

 Image

Kincir angin ini dapat menjadi angin surga bagi penduduk wilayah pedesaaan yang tandus, kering yang masih berjuang mendapatkan air

Video: Water turbine in action

Saksikan video kincir angin penghasil air ini pada URL berikut ini!

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=zhe4jDWfFAY

atau pada http://sbelen.wordpress.com/2012/10/20/proses-kerja-kincir-angin-penghasil-air-minum/

Sumber: http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2137386/Eole-wind-turbine-generates-drinking-water-air.html

Iklan

ibpI5li7kjnRD9

heart-attack

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano
Sano dan obesitas

Kartu nama Yuni

Proses kerja kincir angin penghasil air minum

Oktober 20, 2012

Video Caption

Bagaimana membudidayakan pohon penghasil gaharu?

April 6, 2012

Secara tradisional masyarakat kita di berbagai daerah mencari dan mengumpulkan gaharu yang dihasilkan pohon-pohon tertentu di hutan.

Karena harga gaharu kualitas prima bisa mencapai Rp 50 juta per kilogram bila diekspor ke mancanegara, kini petani di daerah-daerah tertentu berusaha membudidayakan pohon penghasil gaharu.

Menurut pakar dan praktisi tanaman penghasil gaharu, sebenarnya tidak ada yang namanya pohon gaharu. Yang ada ialah pohon penghasil gaharu. Gaharu itu seperti yang pernah kami lihat di Tarutung, Tapanuli Utara tampaknya seperti sebongkah kayu yang dihasilkan oleh pohon-pohon tertentu saja. Biasanya masyarakat kita tinggal mencari dan mengambilnya di hutan lalu dijual seperti di wilayah Asmat di Papua dan di Manggarai, Flores serta berbagai wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Kini pohon penghasil gaharu sudah dapat dibudidaya dengan teknik suntik atau inokulasi guna mempercepat produksi gaharu dan bisa diperoleh gaharu berkualitas tinggi. Karena ciri pohon penghasil gaharu itu kurang berkembang baik jika langsung terpapar sinar matahari, pohon ini hendaknya ditanam di bawah pohon pelindung seperti mahoni, cacao, dan bahkan pohon pisang. Pohon pelindung ini menciptakan tingkat kelembaban yang dibutuhkan pohon penghasil gaharu agar lebih produktif.

Guna mempercepat pembentukan gubal gaharu dan meningkatkan kualitas gaharu pada pohon penghasil gaharu, dikembangkan teknik rekayasa berupa suntikan jamur Fusarium pada pohon penghasil gaharu.

Contoh bahan jamur yang akan disuntikan ke pohon penghasil gaharu.

Pada gambar-gambar berikut ini dapat diamati bagaimana menyuntik cairan jamur ke pohon penghasil gaharu.

Kebun gaharu dengan jarak tanam yang sesuai

Contoh gaharu yang telah dipanen

Bau gaharu yang wangi membuat komoditas ini laris dipakai di berbagai bahan dunia untuk membuat dupa

Apa saja manfaat gaharu?

Sampai saat ini, pemanfaatan gaharu masih dalam bentuk bahan baku (kayu bulatan, cacahan, bubuk,atau fosil kayu yang sudah terkubur. Setiap bentuk produk gaharu mempunyai bentuk dan sifat yang berbeda. Gaharu mempunyai kandungan resin atau damar wangi yang mengeluarkan aroma dengan keharuman yang khas.

Aroma gaharu amat populer, sangat disukai oleh masyarakat negara-negara di Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Uni Emirat, Yaman, Oman, daratan China, Korea, dan Jepang. Mereka membutuhkan gaharu sebagai bahan baku industri parfum, obat-obatan, kosmetika, dupa, dan pengawet berbagai jenis asesori.

Untuk keperluan kegiatan keagamaan, gaharu sudah lama diakrabi bagi pemeluk agama Buddha dan Hindu. Secara tradisional gaharu dimanfaatkan antara lain dalam bentuk dupa untuk upacara ritual dan keagamaan, pengharum tubuh dan ruangan, bahan produk kecantikan dan kosmetik untuk merawat wajah dan menghaluskan kulit, dan obat-obatan sederhana. Saat ini pemanfaatan gaharu telah berkembang sangat luas antara lain untuk parfum, aroma terapi, sabun, dan body lotion.

 Meningkatnya penggunaan obat-obatan dari bahan organik seperti tumbuhan (herbal), membuat gaharu semakin diminati sebagai bahan baku obat-obatan untuk berbagai macam penyakit, seperti asma, hepatitis, ginjal, radang lambung, radang usus, rematik, tumor paru-paru dan usus, dan kanker. Gaharu juga dimanfaatkan sebagai obat stimulan kerja syaraf dan pencernaan. Gaharu juga digunakan sebagai bahan obat sakit perut atau diare, perangsang nafsu birahi, penghilang rasa sakit, tersedak, penghilang stres, dan sirosis. Kini pengunaan gaharu sebagai obat terus meningkat.

Contoh gaharu

Karena banyak teman bertanya tentang bagaimana menanam dan membudidayakan pohon penghasil gaharu, kami berupaya membuat kompilasi bahan-bahan yang kami browse dari internet.  Jika Anda ingin mendapatkan gambaran tata cara budidaya tanaman penghasil gaharu, silahkan klik file berikut ini.

Tata Cara Menanam Pohon Penghasil Gaharu

Salam gaharu!

Sumber: Dari beragam sumber

Jika ingin membaca posting lain yang berhubungan dengan judul “Ingin cepat kaya? Tanamlah pohon penghasil gaharu!”, klik di sini!

http://sbelen.wordpress.com/2010/10/08/ingin-kaya-tanamlah-pohon-penghasil-gaharu/

Iklan

Anak kecil di pantai

Klik gambar kalaua belum bergerak

Sakit maag

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano maag

Kartu nama Yuni 2

Jalan yang menakjubkan di dunia

April 3, 2012

Tidak perlu Anda ke Paris untuk menikmati keindahan kota ini. Saksikan yang berikut ini!

Agustus 21, 2011

Paris, hutan beton yang tertata rapi dan indah

Cermin keteraturan di kota metropolitan yang penuh sesak manusia

Sebuah fokus

Walau kota penuh sesak dengan hutan beton, taman untuk kenyamanan penghuni kota tetap diperhatikan.

Keindahan alam akan lengkap jika ada manusia di dalamnya

Tidak perlu Anda ke Paris hanya untuk menikmati keindahan kota metropolitan yang terkenal dengan Menara Eiffel ini. Saksikan saja file pps ini sambil dihibur dengan alunan musik yang juga indah!

caminhe_sobre_paris

Kiriman Vitus Gustama SVD dari Rio de Janeiro, Brasil

Fantastic mountains. Gunung dan tebing batu fantastis

Agustus 21, 2011

Sesuatu itu indah tergantung dari sudut pandang yang melihat

Pantulan menciptakan keindahan

Alam adalah jejak ciptaan Sang Mahapencipta

Air sumber kehidupan. Air juga bisa menjadi sumber konflik, bahkan perang.

Indah, rencanamu Tuhan. Indah, rencana Tuhan untuk setiap manusia.

Klik file pps berikut ini untuk melihat pemandangan gunung dan tebing batu yang indah di berbagai belahan dunia!

M_O_U_N_T_A_I_N_S

Kiriman Greg Atulolon SVD dari Polandia

Benarkah Pulau Flores bisa tenggelam, seperti jatuh ke dalam laut?

Februari 17, 2011

Pulau Flores sebagai bagian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di antara garis lintang selatan 8°4′ dan 8° 58′, dan di antara garis bujur timur 119° 48′ dan 123° 1’30’, terbentang sepanjang 360 km, di sebelah Barat laut Australia. Flores adalah salah satu pulau di wilayah Indonesia timur, termasuk dalam jajaran kepulauan Nusa Tenggara yang di antaranya termasuk pulau Timor dan Sumba.

Inilah peta NTT yang dibuat ahli Belanda zaman dulu. Apakah foto satelit masih menunjukkan bentuk pulau seperti ini?

Inilah Pulau Flores yang menujukkan letaknya pada garis bujur timur dan lintang selatan. (http://duniageologi.blogspot.com/)

Beberapa hari ini saya berpikir dan mencari-cari di internet soal geologi Pulau Flores setelah Robert Eppedando “memprovokasi” pembaca di Milis Allesaja tempat kami pun menjadi anggota perihal apakah aktivitas penambangan di Flores dapat mengakibatkan  pulau ini tenggelam atau tetap berdiri kokoh. Segera saya bertanya kepada Robert dan dalam pembicaraan telepon ia menjelaskan, bahwa Flores itu adalah sebuah pulau yang ekstrim dengan huruf T. Ujung barat dan timur menggantung sedangkan bagian tengah Flores mulai dari Nagekeo s.d. sebagian Ende itu yang tertanam seperti tiang beton sosro bahu jalan layang.

Diskusi merembet melibatkan para anggota milis forum Sahabat Flobamora. Selang pendapat menjadi ramai. Ada yang mengusulkan agar seluruh aktivitas pertambangan di Flores harus segera dihentikan dan dipersilahkan ahli geologi mengemukakan pendapatnya dalam sebuah forum ilmiah dan forum para pengambil keputusan di NTT.

Bayangannya kok seperti bagian barat dan timur itu menggantung di atas dasar laut. Inilah kira-kira gambaran Robert berdasarkan ingatan penjelasan dalam seminar tahun 2005 oleh seorang ahli geologi (ipar Jenderal Try Sutrisno?) yang membunyikan sirene tanda bahaya. Apa itu? Kalau dilakukan penambangan mineral di Pulau Flores yang kecil, lama-lama pulau ini bisa runtuh tenggelam ke dasar laut. Karena menurut ahli geologi itu, Flores adalah salah satu pulau yang ekstrim seperti ada pulau-pulau ekstrim di bumi ini. Di Amerika katanya, kita naik mobil di jalan raya tapi sebenarnya tanahnya menggantung, di bawahnya adalah laut.

Pernyataan menantang ini membuat kami mencari jawaban dengan membaca situs-situs yang relevan di internet. Dari bacaan itu tak ada indikasi bahwa sebuah pulau bisa jatuh tenggelam seperti yang dikemukakan Robert.

Akhirnya dengan kata-kata search “can an island sink” kami menemukan penjelasan, bahwa sebuah pulau itu merupakan satu kesatuan dengan dasar lapisan bebatuan, listosfer sehingga tak mungkinlah sebuah pulau itu bisa jatuh tenggelam seperti kita jatuh ke dalam sungai atau laut.

Istilah pulau tenggelam itu selama ini dimaksudkan naiknya permukaan air laut akibat melelehnya lapisan es, lapisan gletser di kutub utara sehingga pulau-pulau yang rendah di atas permukaan laut bisa tertutupi air laut.

Letusan Gunung Krakatau yang begitu hebat dan spektakuler tidak membuat gunung itu jatuh tenggelam. Yang terjadi adalah bagian gunung itu rusak porak-poranda dan dibuang materialnya sehingga tersisa bagian gunung yang muncul sedikit di atas permukaan laut yang kini dinamai Anak Krakatau.

Mungkin saja gempa mahahebat dan tsunami bisa membuat sebuah pulau kecil luruh, atau material atau bagian pulau itu longsor atau meluncur bebas ke bagian laut / samudera yang lebih dalam. Contoh seperti ini bisa terjadi mungkin pada Pulau Banda, yang langsung dikitari pantai yang curam, tak ada hamparan pasir. Menurut kami Pulau Banda itu tampaknya merupakan bagian puncak gunung sedangkan kaki gunung tertanam jauh di bawah laut. Ciri seperti ini kami lihat mirip dengan Pulau Ternate dan Tidore. Laut di pantai itu langsung dalam.

Namun, tak mungkinlah sebuah pulau sebesar Flores bisa tenggelam seperti jatuh ke dalam laut. Kita terjebak oleh imajinasi seolah permukaan Pulau Flores ini berada di atas sebuah lempeng jalan layang yang ditopang tiang beton Flores bagian tengah itu (Nagekeo – sebagian Ende).

Latar belakang pandanganku ini dipengaruhi bacaan tentang bentuk geomorfologi dasar laut pada tepian lempeng aktif di lepas pantai barat Sumatra dan selatan Jawa. Ini adalah contoh bentuk geomorfologi zona penunjaman (subduksi) yang terbaik di dunia.

“Proses geodinamika global (More et al, 1980), selanjutnya berperan dalam membentuk tatanan tepian pulau-pulau Nusantara tipe konvergen aktif (Indonesia maritime continental active margin), di mana bagian luar Nusantara merupakan perwujudan dari zona penunjaman (subduksi) dan atau tumbukan (kolisi) terhadap bagian dalam Nusantara, yang akhirnya membentuk fisiografi perairan Indonesia (Gambar 1).”

http://www.mgi.esdm.go.id/content/bentuk-geomorfologi-dasar-laut-pada-tepian-lempeng-aktif-di-lepas-pantai-barat-sumatera-dan-selatan-Jawa

Subduksi atau penunjaman tepian lempeng aktif benua dan samudera-lah yang kira-kira dapat membuat bagian pulau luruh, longsor atau meluncur ke dasar laut yang lebih dalam semisal palung laut.

Gambarannya dapat dilihat pada kutipan ini.

“Hasil identifikasi bentuk dasar laut dari beberapa lintasan seismik, citra seabeam dan foto dasar laut maka dapat dikenali beberapa bentuk geomorfologi utama yang umum terdapat pada kawasan subduksi lempeng aktif. Empat bentuk morfologi utama dapat diidentifikasi, yaitu zona subduksi, palung laut, prisma akresi, dan cekungan busur muka. Gambaran bentuk geomorfologi dasar laut ini kemungkinan merupakan contoh morfologi dasar laut yang terbaik di dunia karena batas-batasnya yang jelas dan mudah dikenali.”

Bacalah teks berikut ini.

Geomorfologi Palung Laut

“Palung laut merupakan bentuk paritan memanjang dengan kedalaman mencapai lebih dari 6.500 meter. Umumnya palung laut ini merupakan batas antara kerak samudera India dengan tepian benua Eurasia sebagai bentuk penunjaman yang menghasilkan celah memanjang tegak lurus terhadap arah penunjaman (Gambar 4).”

http://www.mgi.esdm.go.id/content/bentuk-geomorfologi-dasar-laut-pada-tepian-lempeng-aktif-di-lepas-pantai-barat-sumatera-dan-

Kris Budiono dari Puslitbang Geologi Kelautan menulis pada Jurnal Geologi Indonesia Vol. 4 No. 1 Maret 2009, halaman 9 -17 dengan judul “Identifikasi longsoran bawah laut berdasarkan penafsiran seismik pantul di perairan Flores, berdasarkan penelitiannya pada bagian Laut Flores di utara Kabupaten Sikka perihal faktor penyebab tsunami Flores atau dikenal sebagai ‘tsunami Maumere”. Gempa dan tsunami itu terjadi pada 12 Desember 1992 dengan pusat gempa pada 40 km sebelah barat Maumere. Kris Budiono menyimpulkan berikut ini.

Longoran sebelum tsunami itu terletak pada morfologi sangat curam dengan kemiringan lereng antara 38 – 40%. Pada peta sebaran struktur geologi perairan Maumere terlihat bahwa keberadaan struktur geologi tersebut berdekatan denan lokasi terjadinya longsoran bawah laut. Lokasi longsoran hanya berjarak sekitar 2 – 3 km dari pusat gempat. Dengan demikian, longsoran bawah laut perairan Flores mungkin sekali disebabkan oleh gempa bumi. Longoran bawah laut amat mungkin terjadi pada daerah dengan kemiringan lereng yang curam, berintensitas tektonik dan juga terjadi akibat gempa bumi yang cukup besar. Semakin besar gempa bumi, semakin besar longsoran yang akan terjadi. Dengan demikian, mungkin sekali longsoran bawah laut itu berpotensi menimbulkan tsunami yang merusak.

Sumber: jurnal20090102

Jika struktur geologi pada garis pantai Pulau Flores amat panjang memiliki struktur geologi seperti gambar 10 di atas yang menggambarkan struktur geologi Maumere dan sekitarnya, yang bisa terjadi adalah longsoran pada bagian yang cukup besar pada Pulau Flores. Dengan demikian, bayangan bahwa Pulau Flores berbentuk T itu dengan bagian barat dan timur menggantung itu tampaknya kurang masuk akal.

Meskipun demikian, para ahli geologi, ahli kegempaan perlu melakukan penelitian lebih lanjut seperti yang dilakukan Kris Budiono pada pantai Maumere dan sekitarnya. Penelitian ini perlu dilakukan walaupun penelitian morfologi dasar laut tampaknya membutuhkan biaya besar dengan peralatan teknologi yang canggih seperti yang dilakukan pada dasar laut pantai barat Sumatera s.d. selatan Jawa.

Untuk sementara kekhawatiran Pulau Flores akan runtuh ke dasar laut kurang masuk akal. Atau, adakah penjelasan lain yang lebih meyakinkan?

Sumber:

http://duniageologi.blogspot.com/

http://en.wikibooks.org/wiki/The_Geology_of_Indonesia/The_lesser_Sunda_Islands

http://www.dim.esdm.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=245&Itemid=282

http://www.mgi.esdm.go.id/content/bentuk-geomorfologi-dasar-laut-pada-tepian-lempeng-aktif-di-lepas-pantai-barat-sumatera-dan-

http://www.mgi.esdm.go.id/content/bentuk-geomorfologi-dasar-laut-pada-tepian-lempeng-aktif-di-lepas-pantai-barat-sumatera-dan-

jurnal20090102

Jika Anda ingin mendapatkan copy file lengkap untuk disimpan. Silahkan klik file berikut ini!

Benarkah Pulau Flores bisa jatuh ke dasar laut

Advertorial

1349816165214603_animate

heart-attack

Kunjungilah psoting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

Sano darah tinggi

Kartu nama Yuni

Bencana Merapi: Mencekam dan tak tahu kapan berakhir

November 5, 2010

Kami kini berada untuk tugas di Jogja. Masyarakat Jogja dan sekitarnya kini tercekam ketakutan. Tadi malam sekitar lewat jam 12 Gunung Merapi meletus yang terhebat sejak letusan tanggal 26 Oktober. Material yang terlempar ke angkasa mencapai 10 km, tertinggi sejak 100 tahun terakhir menurut catatan badan vulkanologi. Material yang dikeluarkan Merapi sebelum kejadian tadi malam sudah mencapai 50 juta meter kubik.

Wedhus gembel, awan panas yang paling ditakuti

Tadi malam baru pertama kali dalam hidup ini saya mendengarkan gemuruh Merapi seperti guntur yang tak berkesudahan. Penduduk dalam radius 20 km dari titik kawah Merapi diharuskan mengungsi melalui seruan di masjid-masjid, bunyi kentongan, dan sirene setelah diputuskan Dr Surono, Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Jogjakarta. Dalam kepanikan sejauh ini tercatat 5 jenasah yang ditemukan tak sempat menyelamatkan diri, tewas karena wedhus gembel, awan panas 600 derajat Celcius yang bergerak 200 km per jam disertai batu, pasir, dan debu.

Lahar dingin kini sudah mengalir antara lain melalui Kali Code yang melewati Kota Jogja. Kini lahar dingin di Kali Code meluap sambil membawa juga sapi-sapi yang mati, Hari ini kami lihat sendiri banjir lahar dingin yang coklat-hitam pekat. Kota Jogja diselimuti debu yang menyakitkan mata dan mengganggu pernapasan. Sekolah-sekolah diliburkan.

Di Stadion Maguwoharjo di Jogja dekat Universitas Sanata Dharma kini dihuni 36 ribu lebih pengungsi. Boyolali termasuk wilayah yang terkena dampak parah tapi bupatinya malah mengadakan studi banding ke Bali. Sejauh ini tercatat 64 orang meninggal dan seratus lebih luka-luka. Ribuan sapi dan kambing terbakar gosong. Rumah-rumah, persawahan, dan kebun luluh lantak. Presiden SBY datang ke Jogja mengunjungi pengungsi hari Selasa tapi Pemda membuat tipuan dengan menyuruh sebagian pengungsi ke dusunnya sehingga tampak barak pengungsi tidak terlalu berjejalan manusia. Ada pengungsi yang dibagikan selimut tapi bersifat pinjaman, akan diambil kembali setelah presiden pergi. Presiden mengajak masyarakat tabah. Hari ini presiden akan datang lagi dengan pesawat udara yang akan mendarat di Semarang sehingga sampai Pukul 10 malam ini jalan raya dari Semarang ke Jogja ditutup untuk angkutan umum, padahal warga masyarakat berbondong-bongong mengungsi ke Semarang, Surabaya, dan Jakarta.

Pak Surono adalah orang yang paling diharapkan mengambil keputusan yang tepat karena keputusan yang salah akan berakibat fatal. Beliau mengaku sudah 5 hari tidak tidur karena harus terus memantau gerak-gerik Merapi melalui gardu-gardu pemantau yang kini sudah dimundurkan makin jauh dari gunung. Dan, wartawan TV jika mewawancarainya tidak to the point dan terkadang dia jawab secara tegas dengan gaya orang Jawa yang tidak kasar.

Pemimpin yang solider dengan sesama dan konsisten melaksanakan tugas sebagai juru kunci Merapi sampai gugur dalam keadaan sujud berdoa. Kata Mbah Marijan, bahwa kita jangan mau enaknya saja dari Merapi, kita juga harus menderita waktu Merapi murka.

Mohon dukungan doa kita semua agar aktivitas Merapi mereda, tidak makin meningkat. Bencana Merapi tidak membeda-bedakan kaya dan miskin. Semua warga Jogja, Magelang, Boyolali kini terkena dampak bencana. Debu mencapai Bandung dan Sukabumi di Jawa Barat.  Ada uang juga susah karena bahan makanan mulai sulit didapat. Kita solider dengan sesama kita yang dirundung derita yang sulit diprediksi kapan berakhir.

Salam solidaritas

 

Jogja diselimuti debu Merapi pada 5 November 2010

Singing game, bermain sambil bernyanyi di Merauke, Ambon, Yogyakarta

Oktober 16, 2010

Para siswa di Merauke, Papua, menari gaba-gaba sambil bernyanyi

Awalnya, kami amati video yang kami download dari www.teachers.tv dari Inggris berjudul Singing Game. Dalam video ini dijelaskan betapa program singing game, bermain sambil bernyanyi diperkenalkan dan dipopulerkan di sekolah-sekolah di Inggris. Sambutannya amat entusias sehingga menyebar ke berbagai wilayah di Inggris.

Singing game bermanfaat mendorong para siswa lebih cepat saling mengenal dan bekerja sama. Siswa yang pemalu mampu meninggalkan kebiasaan malu-malu dan mulai berani berprakarsa untuk berteman tanpa membedakan asal bangsa, etnis, budaya, dan agama. Kakak kelas dapat dilatih menjadi song leader untuk membimbing adik kelas.

Para siswa di Merauke, Papua sedang menari ajojo sambil bernyanyi dalam school assembly mini

Dewasa ini Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) melalui Pusat Kurikulum Balitbang sedang menggalakkan program pendidikan karakter berlandaskan budaya bangsa, kewirausahaan, dan belajar aktif. Gagasan bermain sambil bernyanyi ini amat cocok untuk mendorong siswa bergaul tanpa membedakan latar belakang suku, budaya, agama, dan tingkat sosial-ekonomi. Mendorong kerja sama. Dan, menciptakan suasana gembira yang amat penting untuk belajar aktif, belajar yang menyenangkan.

Guru SD Mangunan dan staf Dinamika Edukasi Dasar (DED) di Jogja sedang bermain sambil bernyanyi

Menari sambil bernyanyi lagu-lagu Jawa

School assembly di SD Mangunan, Jogjakarta, sebuah acara yang perlu diperkenalkan di sekolah-sekolah, dari TK, SD s.d. sekolah menengah atas untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter. Permainan sambil bernyanyi dapat menjadi atraksi yang menarik dalam acara ini.

Siswa SD Mangunan, anak expat yang tinggal di Jogjakarta senang belajar di SD Mangunan karena brand SD ini adalah belajar aktif. Kemampuan seperti ini ditampilkan dalam school assembly untuk mendorong siswa meningkatkan bakat dan minatnya.

Bermain dan bernyanyi untuk meningkatkan pemahaman dan sikap mencintai lingkungan hidup

Siswa SD Halong Ambon menari gaba-gaba sambil bernyanyi

Guru-guru SD Mangunan Yogyakarta sedang berlatih tari gaba-gaba dalam situasi gawat letusan Gunung Merapi pada 5 November 2010 tatkala Yogyakarta diselimuti debu vulkanik (tampak memakai masker). Permainan bernyanyi lagu Jawa seperti ini akan diterapkan dalam pemulihan trauma anak-anak pasca-bencana Merapi.

Silahkan klik file powerpoint tentang singing game dari SD Mangunan, Jogjakarta, dan 2 SD di Merauke, Papua ini!

Singing game bermain sambil bernyanyi

Marilah bersama-sama kita populerkan singing game, permainan sambil bernyanyi yang penting untuk mendorong kegiatan belajar anak-anak.

Jika Anda ingin melihat tari gaba-gaba anak-anak SD di Ambon dan guru-guru SD Mangunan Yogyakarta, silahkan klik 4 video pada Youtube berikut ini!

http://www.youtube.com/watch?v=KbTenQAd5D8

http://www.youtube.com/watch?v=ANeXFq5Aoso

http://www.youtube.com/watch?v=tJxEFKQ7S1s

http://www.youtube.com/watch?v=8TiC9mplz4g

Selamat menyaksikan!

Iklan

Gelombang laut

Asam urat yang menyakitkan

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

http://sbelen.wordpress.com/2013/04/15/sano-ramuan-herbal-berkhasiat-mulai-bisnis-di-usia-62-tahun/

Gambar spanduk Sano

sano-sembuhkan-asam-urat-anda

Kartu nama Yuni 2

Ingin cepat kaya? Tanamlah pohon penghasil gaharu!

Oktober 8, 2010

Bibit pohon penghasil gaharu

Pohon penghasil gaharu. Agarwood trees

Agarwood beans. Biji-biji gaharu

Agarwood super, gaharu super dari Timor, Kupang

Agarwood powder, serbuk gaharu

Minyak gaharu: Agarwood oil produksi Timur Tengah ini namanya dalam bahasa Arab jika diterjemahkan menjadi “Sinar Surya”. Bahan baku utamanya  berasal dari kayu gaharu produksi Indonesia.

Tidak ada pohon gaharu. Yang ada ialah pohon penghasil gaharu. Untuk itu perlu disuntik jamur jika kita ingin membudidayakan pohon penghasil gaharu.

Indonesia adalah penghasil gaharu terbesar di dunia. Namun, apakah kita telah memproduksi sendiri minyak gaharu dan parfum gaharu kelas super untuk dijual ke mancanegara?

Jika Anda ingin terlepas dari lilitan kemiskinan, tanamlah pohon penghasil gaharu. Yang lebih cepat dan afdol adalah budidaya pohon penghasil gaharu. Untuk itu, perlu ditanam lebih dulu pohon pelindung, seperti palem, pakis, mahoni, dan pisang yang membutuhkan kelembaban sebagai tempat favorit bertumbuh suburnya pohon penghasil gaharu.

Jika Anda ingin menjadi trilyuner, produksilah aneka produk dari bahan kayu gaharu!

Jika Anda ingin mendapatkan gambaran lebih lengkap, klik file powerpoint berikut ini!

Album foto GAHARU

Jika Anda ingin tahu tentang prospek gaharu, bacalah artikel berikut ini!

Gaharu: Berlian Hijau dari Timur

Posted Mon, 31/05/2010 – 16:54 by itaibnu

Oleh Robert Eppedando, S.Fil
Senin, 31 Mei 2010 | 00:41 WIB

Gaharu adalah bahan aromatik termahal di dunia. Indonesia adalah eksportir gaharu nomor satu dunia. Namun, kuota ekspor Indonesia per tahun menurun drastis. Dari 456 ton (1999) tersisa hanya 30 ton (2000). Apakah kuota 2010 kembali menanjak? Tentu tidak. Penyebabnya yakni adanya penebangan pohon penghasil gaharu di hutan secara liar, tanpa ada upaya budi daya (peremajaan). Padahal, harga gaharu kualitas terbaik di pasar internasional berkisar Rp 5 juta s/d Rp 20 juta per kg. Bahkan pernah bertengger di Rp 100 juta per kg. Harga gaharu kelas paling rendah saja sekitar Rp 50 ribu per kg. Gaharu merupakan bahan baku untuk parfum elit, kosmetik mahal, obat-obatan (chemical content), dan ritual keagamaan.

Mahalnya harga gubal pohon gaharu tersebut menghipnotis banyak orang untuk berlomba membudi-dayakannya. Selain bernilai ekonomis tinggi, gaharu dapat tumbuh di hutan tropis. Seluruh komponen gaharu, dari akar hingga ujung daun memiliki harga tinggi.  Namun, pengembangan spesies pohon gaharu saat ini belum banyak dikenal publik. Hanya orang tertentu saja yang sudah mengembangkannya. Padahal, budi daya gaharu dapat mendatangkan banyak uang dalam waktu relatif singkat. Apalagi pohon tersebut dapat tumbuh di pekarangan rumah. Petani bisa memiliki banyak kesempatan untuk menanamnya di pekarangannya.

Gaharu sudah dikenal sebagai komoditas termahal dan konsumsi raja-raja semenjak kerajaan kuno Mesir, Babilonia, Mesopotamia, Romawi, dan Yunani. Mumi-mumi di Mesir, selain diolesi kayu manis dan cengkeh, juga diberi minyak mur, minyak cendana, dan minyak gaharu. Dalam Alkitab, disebutkan bahwa kain kafan Sang Manusia Ilahi, Ilahi Manusia (Yesus Kristus) direciki aloe. Aloe yang dimaksud bukan aloevera (lidah buaya), melainkan gaharu. Karena itu, kayu gaharu disebut aloeswood (kayu aloe). Sinonim lainnya adalah agarwood, heartwood, dan eaglewood.

Di pasar internasional, gaharu diperdagangkan dalam bentuk kayu, serbuk, dan minyak. Kayu gaharu bisa dijadikan bahan kerajinan bernilai tinggi. Minyaknya merupakan parfum kelas atas. Dupa gaharu dapat dimanfaatkan untuk mengharumkan ruangan, rambut, tubuh, dan pakaian para bangsawan. Aroma gaharu digunakan sebagai bahan aromatherapy pada spa-spa elit di Jakarta untuk ramuan awet muda (anti aging).

Serbuk gaharu digunakan sebagai dupa (hio) untuk ritual keagamaan, seperti Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Tao, Shinto, Islam, dan Katolik. Kayu gaharu disebut sebagai kayu para dewa karena aromanya dipercaya bisa mentahirkan peralatan keagamaan. Bahkan, jikalau gaharu dibakar, maka roh-roh jahat akan hengkang dalam sekejab. Hanya roh-roh suci, bahkan orang kudus akan datang menghirup aroma surgawi itu. Mungkin hanya aroma gaharu yang layak mengitari tingkap-tingkap surga.

Selain untuk ritual keagamaan, parfum, kosmetik, dan obat-obatan, gaharu sering dikaitkan dengan mitis-magis, entah faedahnya maupun perburuannya di hutan. Hingga kini, pengambilan gaharu di belantara masih dilakukan secara tradisional, bahkan dibarengi ritual magis. Pencarian gaharu di lokasi sulit harus menggunakan pesawat terbang atau helikopter. Hilangnya beberapa pesawat terbang dan helikopter pencari gaharu di hutan Kalimantan memperkuat kesan mistiknya.

EQUATOR Development Advisor (EDAR) merupakan anggota Konsorsium ‘Berlian Hijau’ yang peduli akan kepunahan spesies gaharu, khususnya dan manfaat ekonomis tinggi, berupaya melakukan budi daya semua jenis gaharu yang ada di dunia (34 spesies) secara profesional serta ditunjang oleh kajian akademis dan para pakar gaharu dari IPB, UGM, LIPI, Badan Litbang Departemen Kehutanan, Institut Pertanian, dan lain-lain.

Dengan program Gerakan Gaharunisasi Nusantara (GEGANA), yang telah dideklarasikan bersama seluruh komponen bangsa hingga peserta dari Malaysia dan Brunei Darussalam di Magister Managemen UGM Yogyakarta, 9 Mei 2010, maka lembaga EDAR telah membentuk Komunitas Petani Gaharu (KOMPIGAR) di setiap desa untuk memulai program bersama pembudidayaan gaharu secara akademis-profesional dan menanggalkan nuansa magis-tradisional dan spiritual sempit tentang gaharu. Semua kelompok tersebut berafiliasi dengan Konsorsium ‘Berlian Hijau’.

Sekitar sepuluh tahun, berbagai upaya sedang dilakukan lembaga EDAR untuk mendatangkan spesies gaharu ke NTT, di mana Flores sebagai pilot project dan basis ‘EQUATOR Green Camp’ di NTT. Identifikasi spesies dan jamur penghasil gaharu di NTT sudah diproses sejak beberapa waktu silam di IPB dan LIPI. Teknik pembenihan, inokulasi, distilasi, dan pemasaran ke manca negara merupakan kesatuan paket yang telah disiapkan lembaga EDAR.

Haruslah dicatat bahwa tidak semua pohon penghasil gaharu bisa menghasilkan gaharu kelas tinggi dan dibutuhkan pasar. Ada gaharu berkategori ‘gaharu palsu’ (black magic wood atau BMW) dan ‘gaharu imitasi’ (fake). Karena itu, lembaga EDAR hanya mengembangkan gaharu bergenus aquilaria sp dan gyrinops sp, yang terbukti bernilai ekonomis tinggi. Kedua genus tersebut memiliki kadar gaharu tertinggi dan disukai pembeli mancanegara, khususnya Timur Tengah.

Karena itu, genus aquilaria sp yang sedang dan akan dikembangkan terdiri dari aquilaria  malaccensis, aquilaria  agallocha, aquilaria  secundana, aquilaria filaria, aquilaria beccariana, aquilaria hirta, aquilaria microcarpa, dan aquilaria crassna. Sedangkan genus gyrinops sp terdiri atas gyrinops versteegii, gyrinops rosbergii, gyrinops moluccana, dan gyrinops cuimingiana. Jadi, ada 12 spesies yang bisa dikembangkan di NTT.

Semua spesies pohon penghasil gaharu bisa tumbuh di lahan basah dan lahan kering dengan ketinggian 0 m dpl s/d. 1.000 m dpl (di atas permukaan laut). Walaupun termasuk tanaman yang tahan kekeringan, hidup di bawah naungan, seperti di bawah palem, pakis, mahoni, pisang, dan lain-lain yang membutuhkan kelembaban merupakan tempat favorit pohon tersebut.

Selain NTT sebagai sumber bibit gaharu untuk genus gyrinops versteegii dan gyrinops rosbergii, Kalimantan, Sumatera, dan Jawa juga menyediakan spesies gaharu dengan harga bervariatif, yakni kisaran Rp 7.500- s/d Rp 50.000/polibag. Setiap hektar dapat ditanam sekitar 500 s/d 1.000 pohon gaharu dengan jarak tanam sekitar 3 m x 3 m. Usia pohon 7 tahun s/d 9 tahun mampu menghasilkan gubal sekitar 2 kg kelas ‘super’ per pohon.

Penentuan harga bergantung pada kualitas gaharu. Gaharu kualitas rendah laku dijual Rp 5 juta per kg. Sedangkan untuk gubal gaharu berwarna hitam atau kualitas terbaik laku dijual Rp 15 juta s/d Rp 20 juta per kg, bahkan hingga Rp 100 juta per kg. Fantastik!

Menanam pohon penghasil gaharu dan menghasilkan banyak gubal diperlukan perawatan khusus, ilmu memadai, serta kajian akademis. Saat pohon gaharu berumur sekitar 5 tahun s/d 7 tahun, pohon tersebut perlu disuntik dengan jamur (inokulum) penghasil gaharu. Hingga kini, fusarium sp (dengan 8 spesies) adalah jamur penghasil gaharu paling cepat. Setiap pohon hanya memerlukan satu ampul jamur fusarium sp. Spesies inokulum teraktif yakni fusarium lateritium dan fusarium popullaria.

Identifikasi jamur akan dilokalisasikan dari spesies pohon penghasil gaharu yang berada di NTT, bukan diadopsi dari luar NTT. Jika tidak, maka pohon tersebut akan membusuk karena mendapat inokulasi jamur dari locus lain, yang bisa saja terinfeksi mikroba antarpulau, yang merusak produksi pohon itu sendiri. Kasus di Kalimantan tahun 2009 menjadi pelajaran berharga karena beberapa hektar perkebunan gaharu serentak membusuk lantaran pemiliknya mengimpor dan menginokulasi jamur dari Jawa, yang tidak sesuai dengan karakter pohon di pulau tersebut, walaupun jamur berspesies sama.

Terbentuknya gubal gaharu setelah pohon tersebut terinfeksi jamur tertentu, seperti fusarium sp. Akibat terinfeksi, maka pohon tersebut mengeluarkan getahnya yang sangat harum. Getah tersebut menggumpal dalam batang kayu. Setelah sekian lama, batang pohon menjadi gubal, yakni berwarna hitam pekat dan harum. Pohon yang tidak terinfeksi jamur fusarium sp misalnya, tidak akan menghasilkan gaharu.

Pemasarannya sangat mudah, karena banyak pembeli siap menjemput petani yang memiliki gaharu. Banyak eksportir berlomba mendapatkan gaharu dengan harga bersaing. Kini, gaharu yang sedang beredar di pasaran, lebih banyak berasal dari perburuan liar di hutan. Pencari gaharu terkadang tidak mampu membedakan kayu yang bergubal dan tidak bergubal. Karena itu, semua spesies aquilaria sp dan gyrinops sp ditebang tanpa sortasi. Akibatnya, populasinya terancam punah.

Dalam pertemuan ke-13 Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES Conference of Parties ke-13) di Bangkok, Thailand, 2-14 Oktober 2004, genus aquilaria sp telah dimasukkan dalam Appendix II. Artinya, pohon tersebut layak dilindungi, dibudidayakan, dan dilarang penebangan tanpa mengantongi surat izin dari CITES. Namun, karena tingginya nilai ekonomis, maka penebangan terhadapnya tak tercegah.

Mengingat tingginya nilai gaharu dan juga kelangkaannya, maka budidaya gaharu semakin mendesak. Upaya membuat hutan aquilaria sp dan gyrinops sp bisa dilakukan dengan mudah. Sebab tumbuhan kedua genus tersebut relatif mudah dikembangbiakkan dan toleran dengan lokasi ekstrim sekali pun.

Apabila pemilik lahan tidur di NTT, entah lahan kering atau lahan basah, mulai berbudi daya pohon penghasil gaharu, maka dalam kisaran 7 tahun s/d 9 tahun ke depan pemiliknya akan menghasilkan uang ratusan juta hingga miliaran rupiah. Dibandingkan komoditas lain, gaharu adalah peluang bisnis sangat menjanjikan hingga 12 abad mendatang. Karena satu pohon usia dewasa dapat menghasilkan uang puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Inilah ‘berlian hijau dari Timur’, harta karun yang terlupakan, yang mampu melahirkan pundi-pundi kemakmuran bagi orang NTT, yang selalu saja berkutat pada masalah yang sama, miskin, miskin dan miskin. Dalam kurun waktu 7 tahun s/d 9 tahun  mendatang, tak ada lagi alasan demikian. Jika tidak, sebaiknya sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya dan dibuang ke lautan karena tidak bermanfaat bagi dirinya dan orang-orang yang dicintainya. Apalagi spesies gyrinops versteegii dan gyrinops rosbergii yang bermarkas di NTT sangat dicari negara Yaman karena aromanya sangat disukai mereka. Tak heran jikalau beberapa waktu lalu harganya mendekati Rp 100 juta per kg.

Hai, saudari-saudaraku orang NTT, kau apakan lahan kosong mahaluas, yang terbentang dari Manggarai Barat sampai Lembata, dari Sumba Barat Daya hingga Sumba Timur, dari Rote Ndao sampai Belu? “Berlian Hijau’ yang dulu tercecer sudah di genggaman Anda dan siap didulang dan diasah. Selamat menuai  ‘berlian hijau’  menuju kebebasan finansial (financial freedom), kebebasan ekonomi (economic freedom), dan kebebasan sosial (social freedom).*

Direktur EQUATOR Development Advisor,
Direktur Universe MUSIC EFFECT Consulting
Anggota Konsorsium ‘BERLIAN HIJAU’

Sumber: http://www.pos-kupang.com/read/artikel/48504/editorial/opini/2010/5/31/gaharu-berlian-hijau-d

Tentang cara budidaya pohon penghasil gaharu, kunjungilah posting ini!

http://sbelen.wordpress.com/2012/04/06/bagaimana-membudidayakan-pohon-penghasil-gaharu/

Iklan

big love dance

Klik gambar jika belum bergerak

Sulit hamil

Kunjungilah posting ini:

http://sbelen.wordpress.com/2013/05/03/bawang-putih-cuka-apel-madu-jahe-lemon-jantung-sehat-tubuh-bugar/

Gambar spanduk Sano

sano-menyuburkan-wanita-juga-pria

Kartu nama Yuni 2


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 68 pengikut lainnya.