Oleh Agustinus dawarja
Kau kejam mama
Kau didik dan melatih anak kampuang
Melupakan kampuangnya
Kau kejam memang
Kau ambil semuanya
Bukan saja sumber daya anak petani
Cita-cita mereka pun kau ubah
Kau ciptakan anak-anak petani menjadi monster bagi ayah dan ibunya
Ah…mama tiri Jakarta
Aku hanya menangis….
Betapa kau kejam melatih sisi ekonomi sebagai satu-satunya sisi kehidupan
Entah mengapa anak-anak desa itu begitu kejam dan rakus memakan kampuangnya
Ya kampuangnya
Kampung yg telah mendidik dan menjadikan mereka besar
Ganas memakan ibu kandungnya sendiri
Jakarta
Ke Jakarta kau mati….jangan kau matikan induk semang ibu kandungan anak petani
Kaitkata: Agus Dawarja, Alor, anak petani, Flobamora, Flores, ibu kandung, kampung, monster, Sumba, Tambang NTT, Timor





Maret 27, 2011 pukul 8:05 am |
sedih juga, bacanya.. Emang begitulah adanya….
Kt juga hrs proaktif… bermimpi… menjungjung tinggi kampuang halaman sendiri. Caranya? buanyak cara yg dpt ditempuh…